cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
ISSN : 23386649     EISSN : 24775177     DOI : -
JTT (Jurnal Teknologi Terpadu) dengan ISSN 2477-5177 (media online) dan 2338-6649 (media cetak), adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian dibidang inovasi teknologi terapan dengan cakupan: Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, dan Teknik Telekomunikasi.
Arjuna Subject : -
Articles 326 Documents
RANCANG BANGUN SPECIAL TOOL PORTABLE INSTALLING SPHERICAL BUSHING PADA UNIT DUMP TRUCK Dimas Saputra; Subur Mulyanto; Devina Sanchia Samosir
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 14 No 1 (2026): JTT (Jurnal Terpadu Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v14i1.2794

Abstract

Penggantian spherical bushing pada dump truck pertambangan yang masih dilakukan secara manual menggunakan palu 5 kg menimbulkan risiko keselamatan tinggi, rendahnya presisi pemasangan, serta peningkatan downtime dan kebutuhan manpower. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun special tool portable berbasis sistem hidrolik untuk pemasangan spherical bushing guna meningkatkan efisiensi, akurasi, dan keselamatan kerja. Metode penelitian meliputi studi lapangan, perancangan menggunakan SolidWorks, proses fabrikasi, pengujian alat, serta analisis kekuatan struktur menggunakan metode Finite Element Analysis (FEA). Alat yang dikembangkan dilengkapi hydraulic jack 10 ton dan adjustable guide bracket untuk menjaga keselarasan pemasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat memiliki nilai safety factor yang tinggi, aman digunakan, meningkatkan presisi pemasangan, mempercepat waktu kerja, serta menurunkan risiko kecelakaan dan downtime unit. Alat ini terbukti efektif dan layak digunakan sebagai solusi inovatif pada perawatan dump truck pertambangan.
Penataan Lingkungan Meningkatkan Produktivitas Kerja pada Praktek Beton Bertulang ni kadek sri ebtha Yuni
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 14 No 1 (2026): JTT (Jurnal Terpadu Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v14i1.2795

Abstract

Industri konstruksi, khususnya dalam pekerjaan beton bertulang, memainkan peran penting dalam pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, ia juga dikenal dengan tingkat kecelakaan kerja yang tinggi dan masalah yang berkaitan dengan kesejahteraan pekerja. Tugas beton bertulang sering kali melibatkan aktivitas fisik yang berat seperti mengangkat material berat, membungkuk, dan bekerja dalam posisi non-ergonomis, yang dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang dan penurunan produktivitas, efisiensi, dan kualitas kerja. Lingkungan kerja yang dirancang dengan buruk semakin memperburuk masalah ini. Ruang gerakan yang terbatas, peralatan yang tidak cocok, dan posisi kerja yang tidak optimal menyebabkan ketidaknyamanan dan mengurangi fokus dan efektivitas. Kurangnya perencanaan ergonomis berkontribusi pada tingkat kecelakaan yang tinggi dalam konstruksi. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif menggunakan pengamatan siswa yang melakukan tugas beton bertulang, termasuk penguatan kolom, pondasi lokal, dan decking beton. Intervensi ergonomis berfokus pada penataan ulang material dan penempatan alat serta menggunakan meja kerja tetrapoda yang dapat disesuaikan. Pengamatan sebelum dan sesudah intervensi, yang dilakukan selama dua minggu, menunjukkan peningkatan produktivitas: 17,8% untuk pekerjaan kolom, 21,8% untuk tulangan pondasi, dan 15,7% untuk decking beton. Siswa di kelompok pertama mencatat koordinasi yang buruk dan produktivitas yang lebih rendah dalam lingkungan yang tidak terorganisir, sementara kelompok kedua melaporkan hasil yang lebih baik dalam pengaturan yang terorganisir dengan baik.
OPTIMASI RITASE SAMPAH BERBASIS MOBILE PADA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN INDRAMAYU Esti Mulyani
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 14 No 1 (2026): JTT (Jurnal Terpadu Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v14i1.2805

Abstract

Ritase, or the number of effective trips made by garbage trucks, is an important indicator in determining the efficiency of waste management in a region. In Indramayu Regency, the reporting process for cleaning activities at Temporary Waste Disposal Sites (TPS) and recording fuel purchases for waste transport vehicles is still done manually. This hinders the evaluation of performance, operational accountability, and data validation in the field. This study aims to develop a mobile-based digital system to optimize waste transport ritase through real-time reporting by drivers and fuel station (SPBU) operators. Garbage truck drivers can report cleaning activities by including documentation and automatically recording TPS locations, while SPBU operators can log and upload proof of fuel purchase transactions. The system is developed using the Scrum methodology, with Flutter as the mobile application framework and Laravel as the backend API connected to a MySQL database. Test results show that the application simplifies the reporting process, speeds up data submission, and improves the accuracy of information received by the Environmental Agency. Additionally, features such as TPS location data collection and digital documentation provide added value in terms of transparency and activity validation in the field. This system is expected to improve the efficiency and effectiveness of waste transport fleet management and support fast, data-driven decision-making.
Pengaruh Penyerapan Air Terhadap Mortar Busa Yang Digunakan Sebagai Timbunan andi taufik hidayat; Gunaedy Utomo; Andi Marini Indriani
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 14 No 1 (2026): JTT (Jurnal Terpadu Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v14i1.2853

Abstract

Perkembangan di bidang konstruksi mendorong lahirnya berbagai inovasi ramah lingkungan, salah satunya melalui pemanfaatan material timbunan berupa mortar busa. Mortar busa merupakan campuran semen Portland, pasir, udara, dan foam agent yang menghasilkan material ringan dengan karakteristik khusus. Material ini banyak digunakan pada bangunan non-struktural, terutama sebagai pengisi rongga, karena sifatnya yang mudah diaplikasikan, ekonomis, serta mampu menyesuaikan dengan berbagai kebutuhan lapangan. Karakteristik busa mortar sangat dipengaruhi oleh daya serap udara, di mana semakin besar jumlah pori-pori maka semakin tinggi pula penyerapan udara yang terjadi. Tingginya penyerapan udara dapat berdampak pada penurunan kuat tekanan, kerusakan struktur akibat pembengkakan, perubahan warna karena pengelupasan, serta memicu pertumbuhan jamur yang mengurangi umur layak bahan. Selain itu, perbedaan volume pori juga akan menentukan tingkat kestabilan dan ketahanan busa mortar ketika digunakan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, penting untuk meninjau secara komprehensif hubungan antara volume pori dan tingkat penyerapan udara dalam busa mortar. Pengetahuan mengenai aspek tersebut diharapkan dapat membantu menghasilkan mutu mortar busa yang lebih baik dan sesuai standar konstruksi penyerapan maksimal 25%. Berdasarkan temuan penelitian sebelumnya, penulis terdorong untuk meneliti lebih lanjut bagaimana proses penyerapan udara mempengaruhi karakteristik fisik busa mortar, khususnya terkait peran volume pori sebagai salah satu faktor utama dalam penyerapan.
PERANCANGAN RANGKA MESIN CNC ROUTER SEBAGAI ALAT PENUNJANG DALAM PEMBUATAN POLA CETAKAN PADA PENGECORAN LOGAM SKALA LABORATORIUM Ressy Noor Rafiq; Besse Titing Karmiati; Manty Aldilani Ikanigsih; Lulu Nurdini; War An Rosihan
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 14 No 1 (2026): JTT (Jurnal Terpadu Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v14i1.2874

Abstract

The development of the metal casting industry requires technology capable of producing products with complex shapes and high precision. This study focuses on the design and analysis of the CNC Router machine frame on a laboratory scale to support mold pattern fabrication in metal casting practicals at Jenderal Achmad Yani University. The frame, constructed from aluminum profile 2040 and ABS material, was analyzed using the Finite Element Method (FEM) through SolidWorks Simulation to evaluate stress distribution, safety factor, and total deformation. The simulation results show a maximum Von Mises stress of 0.1771 MPa, a maximum safety factor of 15, and a maximum total deformation of 0.001409 mm. These results indicate that the designed frame possesses excellent strength, rigidity, and stability under operational loads. Therefore, the CNC Router frame is feasible for manufacturing and can support efficient, technology-based metal casting practicals.
ANALISIS EFEKTIVITAS SISTEM PENYARINGAN AIR TERHADAP PENURUNAN KESADAHAN AIR TANAH DI KABUPATEN MAJENE Amalia Nurdin
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 14 No 1 (2026): JTT (Jurnal Terpadu Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v14i1.2880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sistem penyaringan air berbahan alami dalam menurunkan tingkat kesadahan (hardness) air tanah di dua wilayah berbeda, yaitu Pangale dan Tande, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Sistem filtrasi yang digunakan terdiri atas empat lapisan media, yaitu kerikil, arang aktif, biji kelor (Moringa oleifera), dan ijuk, yang disusun dengan ketebalan yang sama, dan dibandingkan dengan variasi ketebalan yang berbeda yaitu 3 cm, 5 cm, 7 cm, 9 cm, 11 cm, dan 13 cm. Pengujian dilakukan pada tiga titik sumber air di setiap wilayah untuk mengamati perubahan nilai kesadahan sebelum dan sesudah penyaringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketebalan media berpengaruh terhadap efektivitas penurunan kesadahan, meskipun peningkatan ketebalan tidak selalu menghasilkan efisiensi yang lebih tinggi. Pada Wilayah Pangale, efektivitas tertinggi dicapai pada ketebalan 7 cm dengan nilai 20,6%, sedangkan pada Wilayah Tande, efektivitas tertinggi diperoleh pada ketebalan 13 cm sebesar 39,8%. Peningkatan ketebalan media meningkatkan waktu kontak air dengan bahan penyaring dan memperbesar peluang adsorpsi ion logam penyebab kesadahan, terutama ion Ca²⁺ dan Mg²⁺. Namun demikian, efektivitas dapat menurun apabila media mengalami kejenuhan.Perbedaan hasil antara kedua wilayah menunjukkan adanya pengaruh karakteristik kimia dan geologi air tanah terhadap kinerja sistem filtrasi. Air tanah di wilayah Pangale memiliki tingkat kesadahan dan kandungan mineral yang lebih kompleks dibandingkan wilayah Tande. Secara keseluruhan, sistem penyaringan empat lapis berbahan alami ini terbukti efektif, ekonomis, dan ramah lingkungan untuk menurunkan kesadahan air hingga 40%, serta berpotensi diterapkan sebagai teknologi pengolahan air sederhana berbasis bahan lokal di wilayah pesisir Kabupaten Majene.
ANALISIS BENTUK CROWN DAN COATING PISTON DOME TERHADAP DAYA & TORSI PADA ENGINE KYZ SEPEDA MOTOR Limbar Ganiyun Hafizd
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 14 No 1 (2026): JTT (Jurnal Terpadu Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v14i1.2887

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan yakni mengetahui pengaruh pengaplikasian variasi piston cembung dan modifikasi piston cembung yang diberikan lapisan ceramic coating pada piston cembung terhadap daya dan torsi pada engine KYZ sepeda motor. Modifikasi penggunaan variasi piston cembung dan pengaplikasian ceramic coating pada piston ini tanpa melakukan perubahan ukuran pada dimensi bore (bore up) atau langkah piston (stroke up). Metode penelitian ini adalah eksperimen dengan melakukan perhitungan matematis variasi piston cembung serta pengujian terhadap modifikasi pengaplikasian ceramic coating pada piston cembung (dome piston) berdasarkan data hasil pengujian menggunakan alat tes dynamometer untuk mengetahui daya dan torsi maksimumnya. Sampel penelitian ini adalah salah satu jenis piston variasi yang memiliki bentuk permukaan cembung/ dome. Hasil data pengujian daya dan torsi maksimum menggunakan alat tes dynamometer disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Pengujian dilakukan menggunakan alat tes dynamometer Dynojet50L sebanyak dua periode waktu pengujian dimana pengujian pertama mengaplikasikan piston cembung (dome piston) before coating memperoleh daya rata-rata sebesar 8,4 HP dan torsi rata-rata 0,43 Kg.m. Selanjutnya, pengujian kedua dilakukan dengan mengaplikasikan piston cembung (dome piston) after coating dengan hasil daya rata-rata 9,68 HP dan torsi rata-rata 0,54 Kg.m. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa pengaplikasian ceramic coating pada bagian piston memberikan pengaruh terhadap peningkatan daya sebesar 1,2 HP dan torsi sebesar 0,11 Kg.m dibandingkan dengan pengaplikasian piston before coating.
Evaluasi Daktilitas Balok Kastella Akibat Variasi Geometri Dogbone Pada Sambungan RBS Dengan Pembebanan Siklik Risman Firman
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 14 No 1 (2026): JTT (Jurnal Terpadu Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v14i1.2892

Abstract

Penelitian ini mengkaji kinerja struktural balok baja kastella dengan konfigurasi Reduced Beam Section (RBS) tipe dogbone di bawah pembebanan siklik. Kajian ini berangkat dari kebutuhan meningkatkan daktilitas sambungan balok–kolom pada wilayah rawan gempa, merespons berbagai kegagalan prematur seperti pada gempa Northridge 1994. Dua parameter geometri dogbone diuji, yaitu kedalaman dan lebar, untuk menilai pengaruhnya terhadap respons siklik. Empat spesimen diuji: dua dengan variasi kedalaman (RBSCa-1 dan RBSCa-2) dan dua dengan variasi lebar (RBSCa-3 dan RBSCa-4). Pengujian eksperimental dilakukan pada sub-asemblis balok–kolom dengan sambungan end-plate, menggunakan pembebanan siklik terkontrol berdasarkan nilai perpindahan leleh Δy = 20 mm, dimulai dari 0,25Δy hingga degradasi kapasitas menuju keruntuhan. Selama pengujian, parameter seperti beban leleh, beban maksimum, kapasitas perpindahan, penurunan kekakuan, dan rasio daktilitas (μ) dicatat menggunakan LVDT dan dianalisis melalui kurva backbone. Hasil menunjukkan bahwa variasi kedalaman dogbone memberikan peningkatan daktilitas yang lebih signifikan dibandingkan variasi lebar. Spesimen RBSCa-1 dan RBSCa-2 menghasilkan rasio daktilitas 3,97 dan 4,01, lebih tinggi daripada RBSCa-3 (3,13) dan RBSCa-4 (3,16). Kedalaman dogbone yang lebih besar terbukti memfasilitasi pembentukan sendi plastis yang lebih efektif, meningkatkan rotasi inelastis dan disipasi energi. Sebaliknya, peningkatan lebar dogbone cenderung membatasi deformasi plastis dan menaikkan kekakuan awal. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa kedalaman dogbone lebih dominan dalam meningkatkan performa siklik balok kastella berbasis RBS, serta mendukung penerapan desain RBS dengan kedalaman teroptimasi untuk meningkatkan ketahanan seismik sistem rangka momen baja.
SISTEM MONITORING SUHU, KELEMBABAN, DAN CAHAYA BUDIDAYA JAMUR TIRAM DI JAMUR MADANI UNGARAN ilham sazaly
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 14 No 1 (2026): JTT (Jurnal Terpadu Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v14i1.2985

Abstract

Oyster mushroom cultivation requires controlled environmental conditions, especially temperature, humidity, and light intensity. Instability in these parameters can reduce productivity and mushroom quality. This research aims to design and implement an Internet of Things (IoT)-based environmental monitoring system to support real-time monitoring of oyster mushroom cultivation at Jamur Madani Ungaran. The system uses a DHT22 sensor to measure temperature and humidity, and an LDR sensor to measure light intensity, controlled by an ESP8266 microcontroller as the data processing unit. The collected data are transmitted and visualized on the Blynk IoT platform using graphs and indicators for easier monitoring. Additionally, the system provides notifications when environmental parameters exceed the ideal thresholds. The testing results show that the system operates properly, provides accurate and stable data, and improves monitoring efficiency. In conclusion, this monitoring system offers a practical solution to support enhanced oyster mushroom production quality through optimal environmental supervision.
Commutation Performance Enhancement of Sensorless BLDC Motor Using Finite Impulse Response Filtering in Back-EMF Detection Ony Asrarul Qudsi; Era Purwanto; Sulis Wanto; Muhammad Rizani Rusli
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 14 No 1 (2026): JTT (Jurnal Terpadu Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v14i1.2987

Abstract

Sensorless Brushless Direct Current (BLDC) motors are widely used in industrial applications due to their high efficiency and low maintenance requirements. However, commutation based on Back-Electromotive Force (Back-EMF) zero-crossing detection is highly susceptible to noise, leading to commutation timing inaccuracies. This paper proposes an improvement in sensorless BLDC motor commutation performance through the application of a Finite Impulse Response (FIR) digital filter to the Back-EMF detection signal. The FIR filter is designed to attenuate high-frequency harmonic components without compromising system stability. The proposed method is implemented on a three-phase inverter system employing six-step commutation controlled by a microcontroller. Simulation results indicate that the dominant noise frequency in the Back-EMF signal is reduced from 347.6 Hz to 212.5 Hz after filtering. Furthermore, hardware experimental results demonstrate a reduction in disturbance frequency from 317.23 Hz to 265.43 Hz. The application of the FIR filter improves the reliability of zero-crossing detection and enhances commutation timing accuracy compared to an unfiltered system. These results confirm that the proposed approach is effective in improving the commutation performance of sensorless BLDC motors based on Back-EMF detection.

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 1 (2026): JTT (Jurnal Terpadu Terpadu) Vol 13, No 2 (2025): JTT (Jurnal Terpadu Terpadu) Vol 13 No 2 (2025): JTT (Jurnal Terpadu Terpadu) Vol 13, No 1 (2025): JTT (Jurnal Terpadu Terpadu) Vol 13 No 1 (2025): JTT (Jurnal Terpadu Terpadu) Vol 12, No 2 (2024): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu) Vol 12 No 2 (2024): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu) Vol 12 No 1 (2024): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu) Vol 12, No 1 (2024): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu) Vol 11, No 2 (2023): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu) Vol 11 No 2 (2023): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu) Vol 11 No 1 (2023): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu) Vol 11, No 1 (2023): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu) Vol 10 No 2 (2022): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu) Vol 10, No 2 (2022): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu) Vol 10, No 1 (2022): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu) Vol 10 No 1 (2022): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu) Vol 9, No 2 (2021): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu) Vol 9 No 1 (2021): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu) Vol 9, No 1 (2021): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu) Vol 8, No 2 (2020): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu) Vol 8 No 2 (2020): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu) Vol 8, No 1 (2020): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu) Vol 7, No 2 (2019): Vol 7, No 2 (2019): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu) Vol 7 No 2 (2019): Vol 7, No 2 (2019): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu) Vol 7 No 1 (2019): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu) Vol 7, No 1 (2019): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu) Vol 6 No 2 (2018): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu) Vol 6, No 2 (2018): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu) Vol 6, No 1 (2018): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu) Vol 5, No 2 (2017): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu) Vol 5, No 1 (2017): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu ) Vol 4, No 2 (2016): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu ) Vol 4, No 1 (2016): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu ) Vol 3, No 2 (2015): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu ) Vol 3, No 1 (2015): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu ) Vol 2, No 1 (2014): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu ) Vol 1, No 1 (2013): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu ) More Issue