cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
ISSN : 23386649     EISSN : 24775177     DOI : -
JTT (Jurnal Teknologi Terpadu) dengan ISSN 2477-5177 (media online) dan 2338-6649 (media cetak), adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian dibidang inovasi teknologi terapan dengan cakupan: Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, dan Teknik Telekomunikasi.
Arjuna Subject : -
Articles 277 Documents
Dewan Redaksi & Daftar Isi Redaksi JTT
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 3, No 1 (2015): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu )
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v3i1.43

Abstract

 JURNAL TEKNOLOGI TERPADUPOLITEKNIK NEGERI BALIKPAPAN Jurnal Teknologi Terpadu Politeknik Negeri Balikpapan mempublikasikan hasil penelitian ilmiah di bidang teknologi dan Ilmu Terapan. Jurnal Teknologi Terpadu Politeknik Negeri Balikpapan terbit secara berkala setiap 6 bulan sekali. PENANGGUNG JAWABNurwahidah Jamal, ST. MTDirektur Politeknik Negeri Balikpapan PEMIMPIN REDAKSITotok Sulistyo, ST. MT REDAKTUR PELAKSANANur Yanti, ST. MTWahyu Anhar, ST. M. Eng PENYUNTING AHLIDr. Ir. I Made Suarta, SE., MT (Politeknik Negeri Bali)Akhmad Suryadi, BS., MT (Politeknik Negeri Malang)Dr. Andriani Parastiwi, BSEE., MT (Politeknik Negeri Malang) PELAKSANA TEKNISNia Anggriya H, A. Md                                                                                                                           Alamat RedaksiPusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PPPM)Gedung Rektorat & Kampus I : Jl. Soekarno Hatta Km. 8 BalikpapanE-mail : adm@poltekba.ac.id     Website: www.poltekba.ac.id  JTTVolume 3. No.1.  15 Juni 2015 DAFTAR ISI Pemanfaatan Material Lokal Pasir Samboja Sebagai Campuran Beton Mutu Tinggi…………1Drs. Sunarno, M. Eng, Totok Sulistyo, St. MT, Karmila Achmad, ST. MT Perencanaan Kebutuhan Base Station Jaringan Fixed WiMAX Berdasarkan Demand Site…..6Nurwahidah Jamal, ST. MT IS/IT Strategic Planning Pada Universitas Balikpapan……………………………………….12Anwar Fattah, A.Asni B Analisis Penyebab Kelongsoran Retaining Wall Workshop PT. MHB Km. 13 Balikpapan…20Totok Sulistyo, ST,MT, Chairil Anwar, SST Penilaian Kondisi Bendungan Studi kasus Bendungan Manggar…………………………….26Mersianty, ST. MT Penataan Ulang Layout Area Rekondisi Komponen Engine Guna Mencapai Efisiensi Proses Kerja di Workshop PT. “X” Balikpapan………….…………………………………………..38Syahruddin, S. Pd. MT Traffic Modeling and Simulation on the Norra Promenaden-Packhusgatan- Intersection, Sweden………………………………………………………………………………………..44Sara Wibawaning Respati, ST. M. Sc Analisa Perbandingan Aplikasi Sistem Satu Dan Dua Tingkat Turbocaharger Terhadap Performansi Cummins Engine K38-C……………………………………………………......54Sofi Purnama, Puji saksono
Pengaruh Massa Adsorben, Lama Kontak Dan Aktivasi Adsorben Menggunakan HCl Terhadap Efektivitas Penurunan Logam Berat (Fe)Dengan Menggunakan Abu Layang Sebagai Adsorben Candra Irawan; Basri Dahlan; Nawang Retno
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 3, No 2 (2015): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu )
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v3i2.89

Abstract

Abstract This research has investigated adsorption of Fe with using fly ash adsorbent. Phases of adsorption of Fe is activated with HCIafter that the fly ash were characterized by using XRF and SEM. Determination of optimum conditions on the adsorption of Fe with adsorbent mass variations, variations in contact time. Resulth show that the adsorption of Fe in optimum condition occurs in adsorbent mass of 2.5 g, for 60 minutes and the results also able to adsorp up to 96,34% Fe. Key words: adsorption, fly ash  AbstrakTelah dilakukan penelitian adsorpsi logam Fe dengan menggunakan adsorben abu layang Batubara. Tahapan adsorpsi logam Fe yakni   mengaktivasi  abu  layang  batubara  dengan HCI  setelah itu abu layang dikarakterisasi dengan menggunakan XRF dan SEM. Penentuan kondisi umum pada adsorpsi logam Fe dilakukan dengan variasi massa adsorben,variasi lama kontak, dan percobaan apa sampel air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adsorpsi logam Fe pada kondisi optimum terjadi pada massa adsorben 2,5 g, lama kontak selama 60 menit  dan hasil penelitian ini juga mampu mengadsorpsi  logam Fe hingga  96%.  Kata Kunci: adsorpsi, abu layang
Rancang Bangun Alat Mounting Dan Dismounting Bearing Dengan Menggunakan Hydraulic Jack Ulia Ridhani; Aminuddin Aminuddin; Riky Susanto; Adhim Abdul Jabbar
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 4, No 2 (2016): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu )
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v4i2.176

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat yang bekerja dengan multifungsi yaitu dapat membuka dan memasang bearing dengan menggunakan hydraulic jack. Alat ini  memudahkan pekerjaan setiap orang ketika akan melakukan pekerjaan memasang dan melepas bearing. Penelitian ini dilakukan mengingat saat ini masih banyak orang yang memasang dan melepas bearing yang tidak tepat.Misalnya memasang bearing dengan cara menumbuk outer bearing dan melepas bearing dengan cara menarik atau memukul bagian outer-nya. Hal tersebut akan berdampak pada umur pakai bearing.Meski demikian, kebiasaan seperti ini sulit untuk diubah mengingat setiap orang memiliki cara kerja yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwaalat mounting dan dismounting bearing dapat memasang dan melepas bearing dengan aman dan mudah. Waktu yang dibutuhkan untuk memasang bearing (mounting) 50,2 – 67,9 detik. Sedangkan untuk melepas bearing (dismounting) adalah 71,8-75,8 detik.
Investigasi Patahan Spring Bolt pada Front Leaf Spring Wahyu Anhar
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 5, No 1 (2017): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu )
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v5i1.205

Abstract

AbstractThe failure of spring bolt in front leaf spring dump truck unit was investigated. Root cause of spring bolt fracture was determined from fracture surface, and condition of spring bolt. The failure of spring bolt was caused by torsional shear. The load that been caused fracture is single-overload. Supporting factors of failure were caused by no lubrication, road condition, and unit load. Position of failure was happened in groove and close by threads, because that area possess a high stress concentration. Keywords: spring bolt, fracture surface, torsional shear, single-overload AbstrakPenyebab kegagalan spring bolt pada front leaf spring unit dump truck telah dilakukan investigasi. Penyebab patahan spring bolt ditentukan berdasarkan bentuk permukaan patahan (fracture surface), dan kondisi spring bolt. Spring bolt mengalami perpatahan yang disebabkan adanya torsional shear. Pembebanan yang telah menyebabkan perpatahan adalah pembebanan secara single-overload. Faktor-faktor penunjang patahan dikarenakan tidak adanya pelumasan, kondisi jalan, dan muatan unit. Posisi patahan terjadi di groove dan dekat ulir karena bagian tersebut memiliki konsentrasi tegangan yang tinggi. Kata kunci: spring bolt, fracture surface, torsional shear, single-overload 
Rancang Bangun Alat Uji Gaya Dorong (Trust Force) Motor Brushless Randis Randis; Ida Bagus Dharmawan; Syahruddin Syahruddin
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 5, No 2 (2017): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v5i2.271

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat alat uji gaya dorong dari kombinasi motor brushless dan baling-baling pada penggunaan Unmanned Aerial Vehicle (UAV). Sistem alat uji gaya dorong yang dibuat pada penelitian ini memanfaatkan Arduino Uno  Atmega 328 sebagai mikrokontrollernya. Alat ini dilengkapi dengan load cell yang berfungsi untuk mengukur besarnya gaya dorong yang dihasilkan oleh kombinasi motor brushless dan baling-baling saat berputar. Load cell yang digunakan adalah load cell 5 kg yang dihubungkan dengan modul Hx 711 yang berfungsi untuk mengkonversi perubahan load cell yang terukur dalam perubahan resistensi dan mengkonversinya kedalam besaran tegangan melalui rangkaian yang ada. Terdapat 2 buah mikrokontroller dimana satu mikrokontroller digunakan untuk mengatur besarnya RPM motor brushless dan mikrokontroller lainya berfungsi untuk mengolah sinyal masukan dari load cell dan Hx 711 yang akan diteruskan menjadi output berupa data gaya berat melalaui serial monitor pada pc/laptop. Penelian ini menghasilkan rancangan alat uji gaya dorong yang mampu menguji gaya dorong dari kombinasi motor brushless dan baling-baling sampai maksimal 5 kg dengan penggunaaan motor brushless dan baling-baling yang dapat diganti-ganti atau divariasikan dengan output berupa data besaran gaya berat melalui serial monitor dan dapat di plot dalam bentuk table atau grafik.
Pengaruh Penggunaan dan Perhitungan Efisiensi Bahan Bakar Premium dan Pertamax Terhadap Unjuk Kerja Motor Bakar Bensin Sugeng Mulyono; Gunawan Gunawan; Budha Maryanti
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 2, No 1 (2014): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu )
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v2i1.38

Abstract

Abstract Public service vehicles such as motorcycles can currently use some type of fuel choices for gasoline motors of Pertamina include premium and pertamax. Each type of fuel has different an octane number. The performance of the motor is heavily influenced by several factors; one of them is type of fuel used. The purpose of this study was to determine the difference effect octane number of the gasoline fuel performance torque, power, and to analyze the specific fuel consumption of the motor 4 gear. This experiment tries to test motor performance,   torque, power and then analyzed fuel used especially Pertamina product   such as premium gasoline and pertamax. Each type of motor gasoline was tested on 108 cc Honda type Beat 2012 using dynotest, which is connected to the computer. The computer will record chart changes in torque and increase power of the engine rotation of 500 rpm to 9500 rpm. Meanwhile the specific fuel consumption is calculated based on the time required to spend any fuel that is tested. This study was conducted at a laboratory of Surabaya University. The results showed the maximum torque is achieved at the gasoline pertamax of 116.15 Nm at 2000 rpm rotation, followed by a mixture between 50%  pertamax and 50% premium 99.93 Nm at 2500 rpm rotation, and premium gasoline 67.53 Nm at 2500 rpm. Meanwhile, on the maximum power of gasoline pertamax is 6.6 HP at 4000 rpm and 4500 rpm, followed by 6.5 HP gas mixtures at 3500 rpm rotation until 4500 rpm and 5500 rpm rotation, and a premium of 6.4 HP at 5500 rpm rotation. For a minimum specific fuel consumption of 0.41 kg pertamax owned / kwh at 3500 rpm rotation until 5500 rpm, followed by premium gasoline by 0.48 kg / kWh at 5500 rpm, then the gas mixture of 0.53 kg / kWh at 3500 rev rpm to 4500 rpm. Keywords : Torque, Power, and Specific fuel consumption   Abstrak Kendaraan umum seperti sepeda motor saat ini bisa menggunakan beberapa pilihan jenis bahan bakar  Pertamina untuk motor bensin antara lain Premium dan Pertamax. Masing-masing jenis bahan bakar tersebut memiliki angka oktan yang berbeda. Unjuk kerja motor banyak dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya jenis bahan bakar yang digunakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan angka oktan bahan bakar bensin terhadap unjuk kerja torsi, daya, dan kemudian menganalisa konsumsi bahan bakar spesifik pada motor 4 tak. Pada percobaan ini diuji unjuk kerja motor mengenai torsi, daya, dan kemudian menganalisa konsumsi bahan bakar spesifik yang digunakan pada bensin produksi Pertamina yang biasa digunakan, antara lain bensin premium dan pertamax. Masing-masing jenis bensin diuji pada motor Honda jenis Beat 108 cc tahun 2012 dengan menggunakan Dynotest, yang terhubung dengan komputer. Komputer akan mencatat grafik perubahan torsi dan daya terhadap kenaikan putaran mesin dari 500 rpm hingga 9500 rpm. Sedangkan konsumsi bahan bakar spesifik dihitung berdasarkan waktu yang diperlukan dalam menghabiskan setiap bahan bakar yang diuji. Penelitian ini dilakukan di laboratorium teknik mesin universitas Negeri Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan torsi maksimum dicapai pada bensin pertamaxsebesar 116.15 Nm pada putaran 2000 rpm, diikuti campuran antara 50% pertamax dan 50% premium 99.93 Nm pada putaran 2500 rpm, dan bensin premium 67,53 Nm pada 2500 rpm. Sedangkan daya maksimum juga pada bensin pertamax sebesar 6,6 HP pada 4000 rpm dan 4500 rpm, diikuti bensin campuran 6,5 HP pada putaran 3500 rpm sampai 4500 rpm dan putaran 5500 rpm, lalu premium sebesar 6,4 HP pada putaran 5500 rpm. Untuk konsumsi bahan bakar spesifik minimal dimiliki pertamax sebesar 0,41 kg/kwh pada putaran 3500 rpm sampai 5500 rpm, diikuti bensin premium sebesar 0,48 kg/kwh pada 5500 rpm, kemudian bensin campuran sebesar 0,53 kg/kWh pada putaran 3500 rpm sampai 4500 rpm. Kata Kunci : Torsi, Daya, dan Konsumsi Bahan Bakar Spesifik
Pengaruh Luas Lubang Pipa Pada Kolom Pendek Dengan Variasi Diameter Lubang Pipa 1½”, 2”, 2½” Dan 3”. Agus Sugianto; Andi Marini Indriani; Ismail Husein
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 3, No 2 (2015): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu )
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v3i2.83

Abstract

AbstractThe use of holes in the manufacture of a column that serves as the placement of sewer commonly found in multi-storey buildings. Understanding of the construction perpetrators of the ideal aperture area of the column need attention so that the ability of the column structure remains fulfilled and a review of functionality also remains accommodated. This research was conducted in the form of short column with concrete cylinder models which were given hole with varied wide then doing test press. The methodology used in this study with the manufacture of concrete cylinder compressive strength of 20 MPa. and variations in the diameter of the pipe hole Ø 1½ ", 2", 2 ½ "and 3" using PVC pipe to mold a hole in the concrete cylinders. Making the hole refers to the standard of making holes in concrete columns up to 4% of the cross sectional area of concrete in accordance with SNI 03 2847 2002. Results of the study provide the conclusion that the ratio between the diameter of the hole Ø 1½ ", 2", 2 ½ "and 3" on the concrete cylinders are any additions to the aperture area of 0.015 cm2 compressive strength decreased by 0.02% against the concrete cylinder diameter of 15 cm and height 30 cm , Making holes in concrete columns resulted in a reduction in compressive strength of concrete. Keywords: wide variation hole, cylinder concrete, short columns. Abstrak Pemakaian lubang dalam pembuatan kolom yang berfungsi sebagai penempatan saluran pembuangan banyak ditemui pada bangunan-bangunan bertingkat. Pemahaman para pelaku konstruksi terhadap luas lubang ideal pada kolom perlu mendapat perhatian agar kemampuan struktur kolom tetap terpenuhi dan tinjauan terhadap fungsi juga tetap terakomodir. Penelitian ini dilakukan pada kolom pendek dengan model berupa silinder beton yang diberi lubang dengan luas bervariasi kemudian dilakukan uji tekan. Metodologi yang dipakai dalam penelitian ini dengan pembuatan silinder beton kuat tekan 20 MPa. Dan variasi diameter lubang pipa Ø 1½”, 2”, 2½” dan 3”  menggunakan pipa PVC untuk cetakan lubang pada silider beton. Pembuatan lubang mengacu pada standar pembuatan lubang pada kolom beton maksimal 4% dari luas penampang beton sesuai dengan SNI 03 2847 2002. Hasil penelitian memberikan kesimpulan bahwa perbandingan antara diameter lubang Ø 1½”, 2”, 2½” dan 3” pada silinder beton adalah setiap penambahan luas lubang 0,015 cm2 terjadi penurunan kuat tekan sebesar 0,02% terhadap silinder beton diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Pembuatan lubang pada kolom beton mengakibatkan terjadinya penurunan kuat tekan beton.Kata kunci : Variasi luas lubang, Silinder beton, kolom pendek.
Pemanfaatan Material lokal denganPerkuatan CFRP untuk Penanganan Longsor di Wilayah Balikpapan Kalimantan Timur Karmila Achmad; Sara Wibawaning Respati; Sunarno Sunarno
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 4, No 2 (2016): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu )
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v4i2.138

Abstract

Balikpapan, East Borneo gateway, is a city that grows rapidly. There has been infrastructure expansions in both city centre and away from the city. Nevertheless, based on hazard index map, Balikpapan soil condition is belong to highly vulnerable area for floods and landslides disaster. CFRP material is a material that is still slightly used in Balikpapan. This condition appears because the lack of researches of this material to overcome the structure problem in Balikpapan. So that, because of landslides threat, a breakthrough in the form of research that is able to provide solutions to disaster management is a certain needed. The result of the study showed that the average concrete strength for 28 days of age is 18,87 MPa, 20,00 MPa; 21,89 MPa; 22,27 MPa; 22,65 MPa; 17,74 MPa; 18,87 MPa; 20,38 MPa and 23,02 MPa for BN, O0, O2, O3, O7, T2, T3, T5 and TF specimens respectively. The percentage of the concrete strength increment compared to normal concrete 28 days of age is 6%; 16%; 18%; 20%; 2,12%; 8,64%; 17,33% and 32,54% for O0, O2, O3, O7, T2, T3, T5 and TF specimens respectively. The full jacketing specimen with CFRP has proved that CFRP can increase the concrete strength even not as big as compared to CFRP ability to retain the concrete tensile and ductility. Keywords : Local Material, Structure Strengthen, Carbon Fiber Reinforced Polymer (CFRP) Abstrak Balikpapan sebagai pintu gerbang Kalimantan Timur merupakan kota yang sedang berkembang pesat. Banyak pembangunan yang dilakukan, baik dipusat kota maupun pengembangan kearah luar kota. Namun berdasarkan peta indeks rawan bencana, kondisi tanah di Balikpapan termasuk dalam kondisi yang sangat rawan bencana (kategori berat) untuk bencana banjir dan longsor. Material CFRP merupakan material yang belum banyak dimanfaatkan di wilayah Balikpapan.Hal ini karena kurangnya penelitian mengenai aplikasi material ini untuk menangani permasalahan struktur yang ada di Balikpapan.Sehingga dengan adanya masalah longsor maka perlu sebuah terobosan berupa penelitian yang mampu memberikan solusi terhadap penanganan bencana tersebut.Maka perlu penelitian mengenai “pemanfaatan material lokal dengan perkuatan CFRP untuk penanganan longsor di wilayah Balikpapan, Kalimantan Timur. Dari hasil pengujian diperoleh nilai kuat tekan rata-rata beton umur 28 hari adalah 18,87 MPa; 20,00 MPa; 21,89 MPa; 22,27 MPa; 22,65 MPa; 17,74 MPa; 18,87 MPa; 20,38 MPa dan 23,02 MPa masing-masing untuk benda uji BN, O0, O2, O3, O7, T2, T3, T5 dan TF. Dengan prosentase peningkatan kuat tekan terhadap beton normal pada umur beton 28 hari adalah 6%; 16%; 18%; 20%; 2,12%; 8,64%; 17,33% dan 32,54% masing-masing untuk benda uji O0, O2, O3, O7, T2, T3, T5 dan TF. Benda uji full jacketing dengan CFRP terbukti mampu meningkatkan kuat tekan beton meskipun hasilnya tidak sebesar kemampuan CFRP menahan tarik atau daktilitas beton. Kata Kunci : Material Lokal, Perkuatan Struktur dan Carbon Fiber Reinforced Polymer (CFRP)
Karakteristik Bahan Bakar Diesel Dengan Penambahan Etanol, Dan Metanol Anhar, Wahyu; Rahmawaty, Patria; Hermansyah, Hadi; SP, Bayu; P, Wishnu
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 4, No 2 (2016): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu )
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v4i2.168

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui karakteristik viskositas dinamik, viskositas kinematik, densitas, boiling point, dan flash point bahan bakar diesel terhadap penambahan etanol, dan metanol. Bahan penelitian menggunakan solar yang didapatkan dari SPBU Pertamina, etanol murni, dan metanol murni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan zat aditif baik etanol mapun metanol dalam beberapa variasi pencampuran dapat menurunkan sifat viskositas, densitas, boiling point, dan flash point bahan bakar diesel.
Pengaruh Rasio Tinggi Blok Tegangan Tekan Dan Tinggi Efektif Terhadap Lentur Balok Bertulangan Tunggal Sugianto, Agus; Indriani, Andi Marini
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 5, No 1 (2017): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu )
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v5i1.220

Abstract

Abstract One of the structural elements contained in buildings whose function is load bearing beam bending. Load supported include live load, load plate, heavy walls and his own heavy beams. Detained horizontal load is the force created by the earthquake and wind loads. Beams according to layout and function consisting of beam and joist. The goal in research  was to determine the effect of the ratio of a (high block compressive stress) and d (effective height of the beam) to beam bending and acquiring dimensional concrete beam reinforcement single-section more effectively to the flexural strength and deformation of the ratio a (high beam compressive stress)/d (effective height of the beam).With the purposes of research to determine the effect of the ratio a/d beam to bending by type of beam collapse in accordance with SNI 2847-2002, then the model of the test object consists of a block of concrete the size 70x150x1200 mm. 3 specimen, concrete blocks the size 70x150x1400 mm. 3 specimen, concrete blocks the size 70x150x1600 mm. 3 specimen. The test results are analyzed to Vertical Load, Moment and Deformation.The influence of the ratio a/d to the reinforcement of concrete beam flexural strength of a single load (P), Moment (M) if the deformation is getting smaller, the greater the deflection. The greater the ratio a/d will make concrete beam flexural strength diminishing, it is seen from the average value of deformation decreases, so all the most optimal specimen is a model specimen BL.MM.1. The influence of the ratio a / d to the amount of deformation of the specimen visible BL.MM.1 with BL.MM.2, with the addition of the ratio a/d at 2:38 mm specimen is deformed by 0.038 mm. BL.MM.3 BL.MM.1 models with the addition of the ratio a/d of 4.76 mm specimen is deformed by 0.040 mm. Keywords: block the compressive stress, concrete beam, ratio a/d.AbstrakSalah satu elemen struktur yang terdapat dalam bangunan adalah balok yang fungsinya menahan beban lentur. Beban yang didukung meliputi beban hidup, beban plat, berat tembok dan berat sendiri balok. Beban horisontal yang ditahan adalah gaya yang ditimbulkan oleh beban gempa dan angin. Balok menurut letak dan fungsinya terdiri dari balok induk dan balok anak. Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh rasio a (tinggi blok tegangan tekan) dan d (tinggi efektif balok) terhadap lentur balok dan memperoleh dimensi balok beton tulangan tunggal dengan penampang yang lebih efektif terhadap kuat lentur serta nilai deformasi terhadap rasio a (tinggi balok tegangan tekan) /d (tinggi efektif balok).Sesuai tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh rasio a/d balok terhadap lentur berdasarkan jenis keruntuhan balok sesuai dengan SNI 2847-2002, maka model benda uji terdiri dari balok beton dengan ukuran 70x150x1200 mm. 3 benda uji, balok beton dengan ukuran 70x150x1400 mm. 3 benda uji, balok beton dengan ukuran 70x150x1600 mm. 3 benda uji. Hasil pengujian tersebut dianalisa terhadap Beban Vertikal, Momen dan Deformasi.Pengaruh dari besarnya rasio a/d terhadap kuat lentur balok beton tulangan tunggal dengan beban (P), Momen (M) jika deformasi yang terjadi semakin kecil maka defleksi semakin besar. Semakin besar rasio a/d akan membuat kuat lentur balok beton semakin berkurang, hal ini terlihat dari nilai rata-rata deformasi yang semakin menurun, sehingga dari semua benda uji yang paling optimal adalah model benda uji BL.MM.1. Pengaruh dari  rasio a/d  terhadap besarnya deformasi terlihat dari benda uji BL.MM.1 dengan BL.MM.2, dengan penambahan rasio a/d sebesar 2.38 mm benda uji mengalami deformasi sebesar 0.038 mm. Model BL.MM.1 dengan BL.MM.3 penambahan rasio a/d sebesar 4.76 mm benda uji mengalami deformasi sebesar 0.040 mm. Kata kunci: blok tegangan tekan, balok beton, rasio a/d

Page 6 of 28 | Total Record : 277