cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
ISSN : 23386649     EISSN : 24775177     DOI : -
JTT (Jurnal Teknologi Terpadu) dengan ISSN 2477-5177 (media online) dan 2338-6649 (media cetak), adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian dibidang inovasi teknologi terapan dengan cakupan: Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, dan Teknik Telekomunikasi.
Arjuna Subject : -
Articles 277 Documents
Pengaruh High Pressure Kompresor Terhadap Performansi Sistem Refrigerasi Dengan Menggunakan R-134a Dan Refrigeran Hidrokarbon Puji Saksono; Budha Maryanti
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 3, No 2 (2015): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu )
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v3i2.84

Abstract

AbstractThis general refrigeration system is used to conserve food and refreshing of air. The useful of refrigeration system depends of maximal performance this from main component as compressor, condensor, expantion device and evaporation. This research aims to know how the big high pressure compressor to its value performance. The examination is conducted by using appliance test system of refrigeration system which has been modified with the equipments of control. The refrigerant used of two variant different (R-134a and hidrocarbon refrigerant). Result of research shows that high pressure or compressor discharge from both refrigerant variant of different,  the influence for value of  COP (coeffcient of performance), and the economical of electric energy comsumption.  Keywords: refrigerant variant, high pressure compressor, COP. AbstrakPada umumnya sistem refrigerasi digunakan untuk mengawetkan makanan dan penyegaran udara. Pemanfaatan sistem refrigerasi sangat tergantung dari kinerja maksimal komponen utamanya seperti kompresor, kondensor, alat ekspansi dan evaporator. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh high pressure kompresor terhadap nilai performansinya. Pengujian dilakukan dengan menggunakan alat uji dari sistem refrigerasi yang telah dimodifikasi dengan peralatan kontrol. Adapun refrigeran yang digunakan yaitu  dua jenis yang berbeda (R-134a dan refrigeran hidrokarbon).Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai high pressure atau discharge kompresor dari kedua jenis refrigran tersebut berbeda, yang tentunya akan mempengaruhi nilai COP (coeffcient of performance) dan penghematan komsumsi energi listrik.    Kata kunci: Jenis refrigeran, high pressuret kompresor, COP.
Perhitungan Pathloss Teknologi 4G Maria Ulfah; Nurwahidah Jamal
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 4, No 2 (2016): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu )
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v4i2.142

Abstract

Propagasi gelombang melalui media transmisi udara sangatlah berperan penting bagi kelancaran komunikasi seluler, karena sinyal yang disalurkan oleh media transmisi udara yang akan diterima oleh penerima dipengaruhi oleh kontur bumi, media pantulan, penghalang (obstacle) serta jarak dan kemungkinan-kemungkinan yang tidak dapat diprediksi kemunculannya dan menghambat proses transmisi sinyal yang berlangsung.Penting dalam memperhitungkan rugi-rugi (pathloss) sinyal yang terjadi disepanjang saluran transmisi, karena mempengaruhi kualitas sinyal yang akan diterima. Dalam menentukan rugi-rugi sinyal digunakan model propagasi COST 231 karena sesuai dengan frekuensi 4G LTE yaitu 1800 MHz. Dalam penelitian ini dihitung rugi-rugi (pathloss) sinyal 4G LTE dengan variasi jarak antenna pemancar (E node B)  terhadap penerima (mobile station) yaitu 1 km, 5 km, 10 km, 15 km, 20 km, dengan ketinggian antenna pemancar 24  meter. Dari hasil perhitungan didapatkan semakin jauh jarak antara antena pemancar terhadap penerima maka nilai pathloss semakin besar yaitu dari 138.8853 dB menjadi 175.4915 dB  
Prototipe Sistem Monitoring Penggunaan Daya Motor Listrik 3 Fasa Berbasis Java Programing Akhyar Muchtar; Umar Muhammad; Ainul Mariyah
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 5, No 1 (2017): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu )
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v5i1.200

Abstract

AbstractDependence on power consumption (watts) of electricity at this time is very high, including the production processes in industry. The purpose of this study was to monitor power usage based arduino 3 phase and control power usage through the computer. This study used an experimental method to observe the results of current and voltage sensor readings. The design of the module uses a voltage sensor, a current sensor with type SCT 013 000 100A/1V, then fitted with the control microcontroller arduino uno R3, 4 channel relay module and display monitoring power usage of the Java programming language. The results of the monitoring module testing 3-phase electric power consumption is obtained percentage measurement error phase voltage R value of 0.48 %, S phase voltage values of 2.90 % and the value of the phase voltage T of 1,39%. The percentage level measurement error phase current R value of 4.6 %, a current value of 4.6 % S phase and T phase current value of 1.7 %. The percentage level measurement error R phase power value of 4.49 %, the value of the phase S of 2.03 % and the value of the phase T of 1.93 %. Keywords: monitoring, current, voltage, power (watts)  AbstrakKetergantungan dalam pemakaian daya (watt) listrik pada saat ini sangat tinggi, termasuk pada proses produksi di bidang industri. Tujuan dari penelitian ini untuk melakukan monitoring pemakaian daya listrik 3 fasa berbasis arduino dan mengendalikan pemakaian daya listrik melalui program monitoring. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan mengamati hasil pembacaan sensor arus dan sensor tegangan. Perancangan ini menggunakan sensor tegangan dan sensor arus dengan tipe sct-013-000 100A/1V, kemudian dilengkapi dengan pengontrolan mikrokontroller arduino uno R3, relay module 4 channel dan tampilan monitoring pemakaian daya listrik dari bahasa pemograman java. Hasil pengujian modul monitoring pemakaian daya listrik 3 fasa diperoleh persentase kesalahan pengukuran nilai tegangan fasa R sebesar 0,48 %, nilai tegangan fasa S sebesar 2,90 % dan nilai tegangan fasa T sebesar 1,39 %. Tingkat persentasi kesalahan pengukuran nilai arus fasa R sebesar 4,6 %, nilai arus fasa S sebesar 4,6 % dan nilai arus fasa T sebesar 1,7 %. Tingkat persentasi kesalahan pengukuran nilai daya fasa R sebesar 4,09 %, nilai daya fasa S sebesar 2,09 % dan nilai daya fasa T sebesar 1,93 %.Kata kunci: monitoring, arus, tegangan, daya (watt)  
Implementasi Metode City Block Distance pada Identifikasi Citra Tanda Tangan Markhamah Tri Utami; Tien Rahayu Tulili; Anton Topadang
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 5, No 2 (2017): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v5i2.273

Abstract

Tanda tangan adalah gaya tulisan tertentu dari nama seseorang sebagai tanda identifikasi  dan dapat digunakan untuk mengenali identitas seseorang. Saat ini, sistem identifikasi tanda tangan telah di aplikasikan pada sejumlah bidang, seperti pada bidang forensik, psikologi, dan keamanan. Tahapan yang digunakan dalam identifikasi tanda tangan memiliki tiga tahap dasar, yaitu tahap akuisi data tanda tangan, tahap ekstraksi ciri citra tanda tangan, dan terakhir tahap pengujian kecocokan tanda tangan. Tahap ekstraksi ciri citra tanda tangan merupakan tahapan yang cukup penting. Pada tahap ini akan dicari informasi-informasi yang merupakan ciri khusus dari tiap tanda tangan. Sehingga dapat dijadikan dasar untuk mendapatkan identitas dari suatu tanda tangan. Dari ciri tersebut, digunakan metode jarak City Block untuk menentukan kecocokan dalam pengujian citra tanda tangan. Berdasarkan hasil  nilai uji coba identifikasi menggunakan citra yang berbeda dari tanda tangan orang yang sama dengan menggunakan jarak city block didapatkan hasil 20 citra dari 24 citra berhasil diidentifikasi dengan tingkat keberhasilan sebesar 83,33%.
Penghitungan Jumlah Bakteri Yogurt Berbasis Threshold Andi Sri Irtawaty
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 2, No 1 (2014): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu )
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v2i1.17

Abstract

AbstractTechnological developments in the yogurt industry, has demanded us to create an innovative and creative are required. Taste and flavor derived from fermented starter. Where is the starter used in the fermentation process is a type of bacteria Lactobacillus bulgaricus and Streptococcus thermophilus. The composition is ideal for both bacteria was 1:1 The purpose of this study is to calculate the quantity of bacteria in the packing of sample 200 ml yogurt and facilitate the experts to make calculation of compotition LB and ST automatically.  In this case, the method used is a method based on the determination of threshold. Accuracy of performance of this method achieve of 90.37%.Keywords : bacteria, threshold Abstrak      Perkembangan teknologi di bidang industri yogurt, telah menuntut kita untuk menciptakan suatu inovatif dan kreatif yang diperlukan. Cita rasa dan aroma yang khas diperoleh dari hasil fermentasi starternya. Dimana starter yang digunakan dalam proses fermentasi ini berupa bakteri jenis Lactobacillus Bulgaricus (LB) dan Streptococcus Thermophilus (ST). Komposisi yang ideal untuk kedua bakteri tersebut adalah 1:1 Tujuan dari penelitian ini adalah menghitung jumlah bakteri pada sampel kemasan yogurt 200 ml, baik dalam suhu kulkas maupun dalam suhu kamar serta memudahkan para ahli di bidang industri yogurt untuk melakukan penghitungan komposisi bakteri LB dan ST secara otomatis. Dalam hal ini, metode yang digunakan yaitu suatu metode yang berdasarkan penentuan nilai ambang. Keakuratan kinerja metode ini mencapai 90,37%.    Kata kunci : bakteri,  nilai ambang
Traffic Modeling and Simulation on the Norra Promenaden- Packhusgatan Intersection, Sweden Sara Wibawaning Respati
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 3, No 1 (2015): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu )
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v3i1.50

Abstract

Abstract  In this paper, the roundabout between Norra Promenaden and Packhusgatanin Norrkoping city, Sweden was studied and simulated. Afternoon rush hours (from 15:45 to 17:00) data such as the number of vehicles, travel time and queue lengths were observed. An AIMSUN model using those data was built to simulate the traffic at the roundabout intersection. This model was calibrated using travel times and queue lengths in each direction of the intersection and validated using travel time passing through the intersection. After obtaining a calibrated and validated simulation model of the real traffic, three improvements alternatives were introduced and analyzed. The first alternative is making two new free right turn ways, the second alternative is constructing an underpass from North to South direction and the third alternative is a bowtie intersection. The results show the decrease in travel time passing the intersection from all alternatives. However, each alternative has its own different impact on the local traffic and strengths/weaknesses which makes them favorable for different situations.  Keywords: Norrkoping, AIMSUN, roundabout, traffic simulation, traffic modeling       Abstrak                       Dalam penelitian ini, bundaran yang terletak pada jalan Norra Promenaden dan Packhusgatanin di kota Norrkoping, Swedia, diteliti dan disimulasikan. Data pada jam sibuk (15:45-17:00), yaitu data jumlah kendaraan, waktu tempuh dan panjang antrian diobservasi. Pemodelan dengan AIMSUN dibuat untuk mensimulasikan lalu lintas di bundaran. Model dikalibrasikan menggunakan data waktu tempuh dan panjang antrian untuk setiap lengan dan divalidasikan menggunakan data waktu tempuh melintasi bundaran. Setelah mendapatkan model yang baik, perbaikan simpang dengan tiga alternatif dilakukan dan dianalisis. Alternatif pertama adalah membuat sistem belok kanan langsung untuk dua lengan, kedua adalah membangun terowongan, dan ketiga adalah membuat bowtie intersection. Hasil simulasi menunjukkan penurunan waktu tempuh kendaraan melewati bundaran. Bagaimanapun setiap alternative memiliki dampak yang berbeda serta keunggulan dan kekurangan masing-masing yang membuat setiap alternatif tepat untuk keadaan yang berbeda. Kata Kunci : Norrkoping, AIMSUN, bundaran, simulasi lalu-lintas, pemodelan lalu-lintas
Analisa Perbandingan Penggunaan Bahan Bakar Solar Dengan Biodiesel B10 Terhadap Performansi Engine Cummins QSK 45 C Ardhita Hendriarto; Puji Saksono; Gunawan Gunawan
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 4, No 1 (2016): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu )
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v4i1.125

Abstract

AbstractThe type of diesel fuel comes from the petroleum, which its existence is the more long and more less, so that biodiesel represents the alternative solution as the place of it. Biodiesel B10 is the type of fuel for the diesel engine by the  composition of 10 % biodiesel and 90 % of  diesel fuel. This research is conducted to analyse comparison of usage of diesel fuel with B10 biodiesel to the value of performance of engine Cummins QSK 45 C. This equipment used for the test of performance is Taylor DS4010 dynamometer. Result of examination using biodiesel B10 got by this maximal power value equal to 1432.28 HP (97.51 %) compared to diesel fuel equal 1468.763 HP, at rotation of engine 1901 rpm. While the value of torque maximal equal  4929.3 lb-ft (98.27 %) compared to diesel fuel equal 5016.189 at rotation of engine 1301 rpm.Key words: The type of fuel, Dynotest, engine performance AbstrakBahan bakar jenis solar berasal dari minyak bumi yang keberadaannya semakin lama semakin menipis, sehingga biodiesel merupakan solusi alternatif sebagai penggantinya. Biodiesel B10 merupakan jenis bahan bakar untuk mesin diesel dengan komposisi 10 % biodiesel dan 90 % solar. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa perbandingan penggunaan bahan bakar solar dengan biodiesel B10 terhadap nilai performansi engine Cummins QSK 45 C. Peralatan yang digunakan untuk uji performansi yaitu dynamometer Taylor DS4010. Hasil pengujian dengan menggunakan biodiesel B10 didapatkan nilai daya maksimal sebesar 1432,28 HP (97,51 %) dibandingkan solar sebesar 1468,763 HP, pada putaran engine 1901 rpm. Sedangkan nilai torsi maksimal sebesar 4929,3 lb-ft (98,27 %) dibandingkan solar sebesar 5016,189   pada putaran engine 1301 rpm. Kata kunci : Jenis Bahan Bakar, Dynotest, Performansi Engine
Pengaruh Penambahan Uap Air Kering Pada Langkah Hisap Terhadap Unjuk Kerja Motor Bensin Ida Bagus Dharmawan; Randis Randis
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 4, No 2 (2016): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu )
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v4i2.172

Abstract

Pembakaran yang sempurna pada ruang bakar akan menghasilkan efisiensi termis pada mesin yang semakin besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan uap air kering pada langkah isap terhadap prestasi mesin meliputi daya efektif, komsumsi bahan bakar spesifik, dan efisiensi termis pada motor bakar bensin empat langkah satu silinder. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental. Metode analisis yang digunakan adalah uji pada variabel tertentu, dengan membandingkan hasil dari masing-masing pengujian dalam bentuk grafik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pengaruh penambahan uap air kering terhadap daya efektif mesin belum terhitung karena belum menggunakan beban mesin langsung, penguji hanya menggunakan beban pengereman. Pengaruh uap air kering dapat menurunkan konsumsi bahan bakar spesifik, Sedangkan pengaruh uap air kering dapat meningkatkan efisiensi termis dari mesin karena konsumsi bahan bakar mesin lebih irit.
Obstacle Avoidance Mobile Robot With Ultrasonic Sensors Qory Hidayati
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 5, No 1 (2017): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu )
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v5i1.215

Abstract

AbstractThe robot that can move (mobile robot) is required for observation in difficult circumstances which is difficult to be performed by humans such as extreme temperature, cramped, dark and so on. Robot which is needed, is able to move on its own and can avoid obstacles. Implementation tools through experiments is performed in the laboratory. To determine the direction of the turn is based on the measurement data from the sensor ping ultrasonic range finder, then Arduino will adjust the speed of a DC motor to generate the left and right turn. The test results show mobile robot can move itself and is able to avoid obstacles. When the mobile robot obstacle is stuck in the center with left-right-front, it requires quite a long time to come out.
Analisa Metode Penentuan Waktu Penggantian Komponen Undercarriage Pada Sistem Quality Track Service (QTS) Ali Abrar
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 1, No 1 (2013): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu )
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v1i1.10

Abstract

Abstract Determination Method Analysis of Duration Change Quality Track Service (QTS) Undercarriage component is required to compare data accurate level that resulted and predicted from depletion measurement.Undercarriage component is part that has main role on heavy equipment and usually it can be reach 60% from total maintenance cost. Besides that crushing between components that also influenced by several factors whichIt is relevant with soil condition, area of heavy equipment use and operational place. From the study result and data analysis as well as analysis trend component change when depletion reaches 120% with using analysis method of linear regression can be obtained duration change until 1600 hours, with exponential method 500 hours and with using polynomial method nearly 50 hours so that it can be concluded that analysis method uses polynomial have higher accurate level. The accurate level has economically aspect regard to cost inventory. When this is commutated on linear method analysis, exponential and polynomial can be obtained cost different as much as 11, 04 Milliard, 3, 45 Milliard with furthermore can be known that inventory cost budget uses polynomial method more efficient.  Keyword: Undercarriage, Trend Analysis, Polynomial method  Abstrak Analisa Metode Penentuan Waktu Penggantian Quality Track Service(QTS) komponen Undercarriage diperlukan untuk dapat membandingkan tingkat keakuratan data yang dihasilkan dan diprediksikan dari pengukuran keausan.  Komponen Undercarriage merupakan bagian yang memiliki peranan utama pada suatu alat berat dan biasanya penggantian komponen dapat mencapai hingga 60% dari total biaya perawatan. Selain karena terjadinya pergesekan antar komponen tingkat keausan juga dipengaruhi oleh beberapa faktor yang berkaitan dengan kondisi tanah, medan, penggunaan alat berat  dan lingkungan tempat beroperasi. Dari hasil penelitan dan analisa data serta trend analisis untuk penggantian komponen ketika keausan mencapai 120%, dengan menggunakan metode analisis regresi linier didapatkan perbedaan waktu penggantian hingga 1600 jam, dengan metode eksponensial 500 jam dan dengan metode polinomial mendekati 50 jam sehingga dapat disimpulkan bahwa metode analisis menggunakan polinomial memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi. Tingkat akurasi ini juga memiliki aspek ekonomis yang terkait dengan cost inventory. Jika dihitung berdasarkan analisis metode linear, eksponensial dan polinomial diperoleh perbedaan biaya Rp.11,04 Milyar, Rp. 3.45 Milyar dan Rp. 345 Juta, dengan demikian diketahui pula bahwa biaya yang dikeluarkan untuk inventory cost menggunakan metode polinomial lebih hemat.  Kata Kunci: Undercarriage, Tren Analisis, Metode  Polinomial

Page 8 of 28 | Total Record : 277