cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
ISSN : 23386649     EISSN : 24775177     DOI : -
JTT (Jurnal Teknologi Terpadu) dengan ISSN 2477-5177 (media online) dan 2338-6649 (media cetak), adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian dibidang inovasi teknologi terapan dengan cakupan: Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, dan Teknik Telekomunikasi.
Arjuna Subject : -
Articles 277 Documents
Perencanaan Kebutuhan Base Station Jaringan Fixed WiMAX Berdasarkan Demand Site Nurwahidah Jamal
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 3, No 1 (2015): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu )
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v3i1.45

Abstract

AbstractThis research is done to know the cell range and base station needs in specific area by using fixed WiMAX technology. The planning is started with some of assumption as the initial data to do a calculation of growth and density of customer which is used to calculate the cell range and base station needs for voice services and data.         In this research, for 500.000 population in an area with 240 km2 has taken the base station needs as 148 cell for the urban area with range of each cell is 0,98 km2 and 63 cell for sub-urban area with the cell range of each cell is 1,53 km2. Keywords : Fixed WiMAX, Demand Site, Urban, Sub-urban, Base Station.   AbstrakPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui luas sel dan kebutuhan base station pada suatu wilayah tertentu dengan menggunakan teknologi fixed WiMAX. Perencanaan diawali dengan beberapa asumsi-asumsi sebagai data awal untuk melakukan perhitungan pertumbuhan dan kepadatan pelanggan yang selanjutnya digunakan untuk menghitung luas sel dan kebutuhan base station untuk layanan voice dan data. Pada penelitian ini untuk total populasi 500.000  jiwa pada suatu  wilayah seluas 240 km2 diperoleh  kebutuhan base station sebanyak 148 sel untuk wilayah urban dengan luas masing-masing sel adalah 0,98 km2  dan 63 sel untuk wilayah sub-urban dengan luas sel masing-masing sel adalah 1,53 km2. Kata kunci : Fixed WiMAX, Demand Site, Urban, Sub-urban, Base Station. 
Analisis Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Selisih Jumlah Stok Suku Cadang Di Gudang Bengkel Perawatan Alat Berat PT. “X” Syahruddin Syahruddin
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 4, No 1 (2016): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu )
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v4i1.127

Abstract

AbstractThis study aims to determine the factors that cause the difference in the number of recorded stock of spare parts available in the warehouse with PT. "X" and the issues at the warehouse PT. "X" as well as the efforts that need to be done to overcome these problems. Field research by the method of observation, documentation and interview with the supervisor, foreman and employees / warehouse staff committed to the process of receiving, stock in, invetory, stock out and stock opname. The data collected are quantitative data includes data spare parts and spare parts as well as the difference and qualitative data covering warehouse management condition and the cause of the problems that occurred in the warehouse. Research results are the factors that cause the difference in the number of recorded stock of spare parts available in the warehouse with PT. "X" is the item moved to the new warehouse 198 items (23%), spending without FPB 46 items (5%), One of the cutting stock 42 item (5%), do pengadjustan 442 items (52%) and the results of adjustment auditing 119 items (14%). Problems on the warehouse PT. "X" and the efforts made to overcome that: when the officer is not rigorous checking process parts using sampling methods in checking the spare parts, the repair effort is to check the spare parts entered with 100% inspection methods. Spare parts storage activities are carried out is still not good, then the repair effort is put parts or goods appropriately and neatly with the FIFO principle. Lack of spare parts that can come out without the FPB and cuts the number of parts, the repair effort is to store spare parts on each shelf and manufacture of card stock to control the goods out. Control tasks are not carried out properly, then the repair effort is tracking the items spare parts there is difference for re recorded existence. Key Words: Sparepart, warehouse, inventory, heavy equipment maintenance and FIFO principle AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahuifaktor-faktor penyebab terjadinya selisih jumlah stok suku cadang yang terdata dengan yang tersedia di gudang PT. “X”dan permasalahan-permasalahan pada gudang PT. “X” serta usaha-usaha yang perlu dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut.Penelitian lapangan dengan  metode observasi, dokumentasi dan wawancara kepada supervisor, foreman dan karyawan/staff gudang yang dilakukan pada proses penerimaan, penyimpanan, peneluaran dan pengontrolan. Data yang dikumpulkan adalah data kuantitatif  yang meliputi  data suku cadang dan selisih suku cadang serta data kualitatif yang meliputi kondisi pengelolaan gudang dan penyebab dari kendala yang terjadi pada gudang tersebut. Hasil penelitiannya adalah faktor-faktor penyebab terjadinya selisih jumlah stok suku cadang yang terdata dengan yang tersedia di gudang PT. “X” adalah  barang pindah ke gudang baru 198 item (23%), pengeluaran tanpa FPB 46 item (5%), Salah pemotongan stok 42 item (5%), dilakukan pengadjustan 442 item (52%) dan hasil adjustment audit 119 item (14%). Permasalahan pada gudang PT. “X” dan usaha yang dilakukan untuk mengatasinya yaitu: Petugas tidak teliti saat proses pengecekan suku cadang menggunakan metode sampling dalam pengecekan suku cadang, maka usaha perbaikannya adalah melakukan pengecekan suku cadang masuk dengan metode 100% inspection. Kegiatan penyimpanan suku cadang yang dilaksanakan masih kurang baik, maka usaha perbaikannya adalah menempatkan suku cadang atau barang secara tepat dan rapi dengan prinsip FIFO. Adanya suku cadang yang dapat keluar tanpa adanya FPB dan pemotongan jumlah suku cadang, maka usaha perbaikannya adalah dengan menyimpan suku cadang pada masing-masing rak dan pembuatan stock card untuk mengontrol barang keluar. Aktivitas pengontrolan tidak dilaksanakan dengan baik, maka usaha perbaikannya adalah melakukan tracking pada item suku cadang yang terjadi selisih untuk didata ulang keberadaannya. Kata Kunci: Suku cadang, gudang, inventory,perawatan alat berat dan prinsip FIFO
Implementasi Augmented Reality Untuk Pengenalan Lokasi Boombara Waterpark Daniel Sitohang; Nurjayadi Nurjayadi
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 6, No 1 (2018): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v6i1.436

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi maupun promosi dalam dunia periklanan, maka sangat diperlukannya berbagai ide interaktif dan creative yang untuk menghasilkan promosi yang menarik. Wisata Boombara Waterpark merupakan salah satu destinasi wisata air yang patut untuk dikunjungi bila anda sedang berada di Pekanbaru. Boombara Waterpark ini memiliki lahan parkir yang luas dan membuat pengunjung merasa lebih aman, Boombara Waterpark juga dilengkapi dengan fasilitas umum lain seperti musholla, food court dan panggung terbuka lengkap dengan sounds sistem berkualitas tinggi. Tapi masih banyak masyarakat yang belum mengetahui lokasi letak wisata Boombara Waterpark. AugmentedReality adalah teknologi yang menggabungkan benda maya atau tidak nyata dua dimensi dan ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah hal yang seolah nyata tiga dimensi lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam waktu nyata sehingga terjadi interaksi fisik antara maya dan nyata. Dengan adanya AugmentedReality dalam pengenalan Boombara Waterpark, pengunjung semakin tahu setiap detail dan fasilitas yang disediakan di dalam Boombara Waterpark karena semakin menarik pengunjung.
Pengaruh Waktu Post-Treatment Terhadap Sifat Permukaan Lapisan Nitridasi Wahyu Anhar; Syaeful Akbar; Totok Sulistyo; Suprapto Suprapto
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 6, No 1 (2018): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v6i1.442

Abstract

Proses post-treatmentterhadap lapisan nitridasi adalah proses treatment lanjutan yang dilakukan setelah proses pembentukan lapisan nitridasi.pada permukaan substrat. Karakteristiklapisan nitridasi dapat dipengaruhi oleh proses post-treatment. Pembentukan lapisan nitridasi menggunakan gas nitrogen, dengan tekanan 1,6 mbar, temperatur 300 °C, dan waktu 4 jam. Sedangkan parameter proses post-treatment dilakukan menggunakan gas argon, tekanan 1 mbar, dan temperatur 300 °C. Variasi waktu post-treatment adalah 10, 20, dan 30 menit. Karakterisasi yang dilakukan terhadap lapisan nitridasi adalah mengetahui angka kekerasan lapisan nitridasi akibat pengaruh waktupost-treatment.Pengujian mikro Vickers digunakan untuk mengetahui angka kekerasan lapisan nitridasi.
Keselamatan Konstruksi untuk Mencegah Kecelakaan Kerja pada Pekerjaan Perbaikan Flare Stack di PT. Pertamina RU V Balikpapan Sulardi Sulardi
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 6, No 2 (2018): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v6i2.457

Abstract

Angka kecelakaan kerja dilingkungan industry konstruksi masih menduduki ranking tertinggi (31.90%)  dan diantaranya adalah kecelakaan kerja jatuh dari ketinggian. Tujuan penelitian ini adalah memberikan gambaran penerapan keselamatan konstruksi untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja pada pekerjaan perbaikan konstruksi yang dilakukan diketinggian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian aplikasi dengan metode pendekatan studi kasus yakni kasus kerusakan pada konstruksi dan peralatan flare stack di PT. Pertamina RU V Balikpapan.  Hasil penelitian menunjukan bahwa keberhasilan mencegah kecelakaan kerja dan mencapai zero incident dilingkungan  PT. Pertamina adalah dengan selalu menanamkan kepada semua pekerja untuk berfikir safety first, melakukan pekerjaan dengan selamat dan menyelesaikan pekerjaan dengan selamat.
Agito (Agility Non-Thermal Wind Offensive) Sebagai Pendeteksi Cuaca Kota Balikpapan Menggunakan Gnss Wind Turbine Adhe Yusphie P T S; Arum Prastiyo Putri; Azam Fadhil A; Mohammad Saiful R; Fadli Robiandi; Budiani Fitria Endrawati
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 6, No 1 (2018): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v6i1.438

Abstract

Balikpapan sebagai salah satu kota di Kalimantan Timur, merupakan kota dengan karakteristik wilayah cukup unik, kondisi topografi wilayah terdiri dari daerah pesisir dengan daratan yang berbukit, potensi angin yang dapat dimanfaatkan. Berdasarkan data Bappeda kota Balikpapan menjelaskan bahwa topografi Balikpapan yang hampir seluruhnya berbukit (85%), serta ketinggian wilayah kota Balikpapan dari permukaan air laut berkisar 0–80 meter. Karakteristik wilayah, ketinggian daerah dari permukaan laut merupakan salah satu faktor yang  berpengaruh  pada unsur curah hujan dan suhu yang ada, sehingga mempengaruhi cuaca kota Balikpapan yang tidak menentu. Berdasarkan fenomena cuaca tersebut, menjadi sebuah objek penelitian kami dalam mengetahui cuaca berdasarkan tingkat kecepatan angin dipesisir pantai MONPERA. Penelitian ini menggunakan media alat yang menunjang dalam pengambilan data penelitian yaitu AGITO sehingga akan didapatkan berupa hasil data berupa suhu, kelembaban, dan kecepatan angin daerah tersebut. Data yang ada akan diolah sehingga dapat diketahui bahwa dalam mendeteksi cuaca Kota Balikpapan dapat dikategorikan yaitu cuaca cerah, jika suhu ≥25˚C, kelembaban <88%, dan kecepatan angin cenderung naik, serta cuaca dideteksi hujan jika suhu ≤25 ˚C, kelembaban ≥88%, dan kecepatan angin cenderung turun.
Penerapan Sistem Alternating Current Generator (Acg) Pada Motor Bensin mattrix Gasoline Engine Cx200 Farid Majedi; Fredy Susanto; Aris Tri Hardiyanto1 Tri Hardiyanto
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 6, No 1 (2018): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v6i1.443

Abstract

ACG (Alternating Current Generator) yaitu sistem yang menghasilkan arus listrik bolak-balik (AC) dan Starter adalah alat untuk memulai kerja suatu alat lain. Pada mesin Mattrix Gasoline Engine CX200 masih menggunakan starter manual yaitu dengan menarik tali yang diikatkan pada suatu system kopling untuk memutarkan poros engkol.     Tujuan penelitian ini dapat menerapkan ACG pada Mattrix Gasoline Engine CX200 sehingga dapat         meringankan pengguna motor bensin ini. Dalam penelitian ini dilakukan penerapkan ACG untuk Starter motor bensin manual sehingga starter motor Mattrix Gasoline Engine CX200 dibuat automatis. Untuk mengetahui penerapan sistem ACG ini dapat bekerja dilakukan pengujian tegangan pengisian, arus pengisian dan voltage drop.Hasil pengujian Proses pengujian tegangan pengisian menunjukan hasil tegangan yang mengalami peningkatan sebesar ± 1V pada putaran 1.500 ke 2.500 rpm dan ± 0,7V dari 2500 rpm ke 3500 rpm. Pada pengujian arus pengisian terjadi peningkatan seiring dengan naiknya putaran mesin, pada putaran 1.500 ke 2.500 rpm mengalami peningkatan sebesar ±1,5A. Sedangkan pada putaran 2.500 ke 3.500 rpm mengalami peningkatan sebesar  ± 0,8A. Pada pengujian voltage drop menunjukan hasil  ± 0,8V saat tombol starter ditekan,  ini terjadi karena tegangan mendapatkan beban untuk menjalankan sistem ACG.
Analisa Kekuatan Tarik dan Bentuk Patahan Komposit Serat Sabuk Kelapa Bermatriks Epoxyterhadap Variasi Fraksi Volume Serat Zulkifli Zulkifli; Hadi Hermansyah; Subur Mulyanto
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 6, No 2 (2018): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v6i2.459

Abstract

Penggunaan serat alam dapat mengurangi berat kendaraan sampai dengan 40% sehingga lebih irit  bahan bakar. Serat alam memiliki keunggulan dibandingkan serat sintetis antara lain bersifat renewable, bisa didaur ulang (recyclable), tidak berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan, Salah satu jenis serat alam yang sangat potensial adalah limbah sabut kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh penambahan serat 10% terhadap kekuatan tarik material komposit diperkuat serat sabuk kelapa bermatriks epoxy. Dan bentuk patahan dari material komposit diperkuat serat sabuk kelapa bermatriks epoxy. Serat sabuk kelapa diberi perlakuan perendaman NaOH 20% selama 2 jam. Dengan fraksi volume seratnya 10%, 20% dan 30% serta matrik yang digunakan  adalah polimer epoxy. Metode produksi menggunakan metode press molding dengan ukuran 200 x 200x 5 mm, dan dipotong membentuk balok komposit polimer sesuai standar ASTM D638-02. Berdasalkan Hasil penelitian uji perlakuan NaOH 20% dengan variabel fraksi volume serat 10%, 20%, dan 30% menghasilkan kekuatan yang naik turun. Dengan nilai kekuatan tarik fraksi volume 10% didapatkan 24.06 MPa,  17.16 MPa dengan fraksi volume 20%, 10.09 MPa dengan fraksi volume 30%. Dengan mode patahan fraksi volume 10% yaitu matrix rich, crack deflection, dan over load, sedangkan pada material komposit dengan fraksi volume 20% dan 30% di dominasi oleh fiber pullout dan bonding
Implementasi Sistem Monitoring Suhu Ruang Server Satnetcom Berbasis Internet Of Things (Iot) Menggunakan Protokol Komunikasi Message Queue Telemetry Transport (Mqtt) Periyaldi Periyaldi; Arief Bramanto; Agusma Wajiansyah
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 6, No 1 (2018): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v6i1.435

Abstract

SatNetCom (SNC) sebagai perusahaan dibidang penyedia jasa internet (ISP) harus menyediakan layanan internet non stop. Perangkat yang bekerja 24 jam non stop, harus ditunjang dengan monitoring untuk memastikan sistem berjalan dengan baik. Apabila terjadi kenaikan suhu yang signifikan, dapat mempengaruhi kinerja sistem atau menimbulkan kerusakan pada sisi perangkat keras. Pendingin yang ada di ruang server dirasa belum maksimal karena pendingin tersebut sering kali terkendala dengan aliran listrik yang sering padam. Dari permasalah tersebut diperlukan solusi untuk memontoring sistem dari jarak jauh. Sehingga sistem mampu mengetahui perubahan suhu ruangan (Monitoring) secara realtime. Dengan menggunakan teknologi Internet of Things (IoT) dan protokol komunikasi Message Queue Telemetry Transport (MQTT) yang diterapkan pada sistem telemetry. Sehingga dapat diperoleh perubahan suhu secara realtime dan akurat.
Pemantauan Jaringan Menggunakan The Dude pada CV Teknika Bangun Wacana Berbasis Mikrotik dan Web Joko Setiawan; Ahmad Sabiq
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 6, No 1 (2018): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v6i1.441

Abstract

CV. Teknika Bangun Wacana merupakan perusahaan yang bergerak di bidang CCTV yang sangat tergantung dengan akses informasi yang aman dan handal. Selama ini, pengelolaan jaringan di CV. Teknika Bangun Wacana masih manual, pemakaian bandwidth pada jam sibuk terkadang masih tidak dapat terkendali serta tidak dapat dipantau. Pada penelitian ini dibangun jaringan di CV. Teknika Bangun Wacana Jakarta menggunakan dude berbasis Mikrotik serta web. Pada system ini digunakan router Mikrotik, Sistem operasi Windows 10 Pro. Hasil dari penelitian yang didapat pada dua sekenario pengujian yang dilakukan, sistem The dude berbasis Mikrotik dapat digunakan untuk mendeteksi status perangkat up dan down ke e-mail, pembatasan bandwidth perangkat yang terhubung ke Mikrotik dan lalu-lintas bandwidth melalui web.

Page 9 of 28 | Total Record : 277