cover
Contact Name
Bustanul Arifin
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalstaia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ngoro-Kandangan KM 3 PA Rejoagung Jombang 61473
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
AT-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah
Published by STAI At-Tahdzib
ISSN : 20897723     EISSN : 25031929     DOI : -
Core Subject : Education,
AT-Tahdzib: Jurnal Studi Islam diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib Ngoro Jombang pada bulan September 2013. Berisi kajian studi Islam, muamalah dan bidang-bidang keilmuan. Sesuai dengan peraturan penulisan yang diterbitkan dua kali (bulan Maret Dan September ) dalam setahun dan publikasi penelitian keagamaan, muamalah (ekonomi Islam) serta keilmuan lainnya sebagai tanggung jawab ilmiah dan perwujudan Tri Darma Perguruan Tinggi.
Articles 185 Documents
Mengkaji Kapitalisme Perdagangan Berdasarkan Fiqh Mu'amalah M. Hafidz Fuad Raya
AT-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah Vol 4 No 2 (2016): At-Tahdzib
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib Ngoro Jombang Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.847 KB)

Abstract

Ekonomi adalah manajemen rumah tangga baik individu, kelompok bahkan negara guna memenuhi kebutuhan tak terbatas yang dilakukan atas dasar kejujuran, sesuai dengan etika bisnis dan mementingkan kepentingan umum. Sistem ekonomi yang paling digandrungi yakni sistem ekonomi kapitalis. Kapitalis mengusung konsep yang cenderung memahami pertumbuhan ekonomi harus lebih diperhatikan daripada pemerataan ekonomi. Kebijakan ini menjadikan kesejahteraan masyarakat terabaikan. Yang kaya akan semakin kaya dan yang miskin akan semakin miskin, itulah semboyan bagi ekonomi kapitalis. Hal tersebut cuma salah satu dari berbagai kelemahan sistemekonomi kapitalis. Berbagai krisis ekonomi di dunia adalah akibat dari penerapan sistem ini pula. tentunya sudah sepatutnya kita meninjau sistem perdagangan kapitalis berdasarkan fiqih mu'amalah.
Mengkaji Pola Perdagangan Jalur Sutra di Era Globalisasi Nani Hanifah
AT-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah Vol 4 No 2 (2016): At-Tahdzib
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib Ngoro Jombang Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.151 KB)

Abstract

Perdagangan sudah terjadi sejak dahulu kala sebagai bentuk barter sederahana masing-masing negara yang saling membutuhkan.Walau melalui jalur laut,kekuatan perdagangan sangat kuat dan gencar dilakukan.Terutama kaum etnis cina yang memiliki komoditi bahan-bahan sutra yang menjadi andalan perdagangan mereka.Hingga dinamakan jalur perdagangannya bernama Jalur Sutra dan kaum etnis cina sangat diakui kemahirannya dalam berdagang.Era globalisasi ini Cina masih diakui dunia sebagai negara produsen terbesar dalam perdagangan internasional di dunia.
Monopoli Dagang Dalam Kajian Fiqih Islam Muh. Barid Nizarudin Wajdi
AT-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah Vol 4 No 2 (2016): At-Tahdzib
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib Ngoro Jombang Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.028 KB)

Abstract

Monopoli secara umum yaitu penguasaan oleh salah satu pihak terhadap suatu jenis barang tertentu. Di Indonesia, praktik monopoli bisa dikatakan tidak semuanya merugikan. Bahkan ada beberapa praktik monopoli yang justru sangat positif, seperti monopoli pada sejumlah aset penting, seperti : PLN, PAM, Pertamina dan lain sebagainya. Praktik monopoli yang dilakukan pemerintah mengacu pada amanat Undang-Undang Dasar 1945 pasal 33. Sedangkan praktik monopoli yang dilarang adalah monopoli yang dapat merugikan masyarakat, seperti monopoli sumber kebutuhan pangan dengan tujuan mencari keuntungan secara sepihak. Dimana sumber kebutuahn pokok seperti itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat secara umum dan sifatnya mendesak. Dalam pandangan hukum bisnis di Indonesia, praktik monopoli sangat dilarang, hal itu seperti tertuang dalam undang-undang No. 5 tahun 1999. Namun dalam pandangan beberapa ulama, monopoli diperbolehkan, dengan catatan tidak melakukan ikhtikar (pengambilan keuntungan secara berlebihan). Dalam tinjauan bisnis Islam, praktik monopoli adalah penyebab utama kekacauan tatanan ekonomi. Praktik monopoli dalam dunia bisnis cenderung dilatarbelakangi oleh egoisme dan ingin mencari keuntungan secara sepihak. Ini tentu akan sangat meresahkan masyarakat.
Perdagangan Ala Nabi Muhammad SAW Gambaran Tauladan Yang Hilang Di Perdagangan Global Nihayatur Rohmah
AT-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah Vol 4 No 2 (2016): At-Tahdzib
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib Ngoro Jombang Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.573 KB)

Abstract

Kajian sejarah mengenai perdagangan dan etika bisnis Muhammad sebelum ditunjuk sebagai nabi merupakan kajian yang menarik, karena perilaku dan etika bisnis yang diterapkan oleh Muhammad didasarkan pada kajian ayat-ayat al-Qur’an. Setelah ditunjuk sebagai nabi, kehidupan Nabi Muhammad lebih dibimbing oleh wahyu-wahyu al-Qur’an. Beberapa prinsip yang diterapkan oleh Muhammad adalah jujur, amanah, timbangan yang tepat, menghindari gharar, tidak menimbun barang, tidak melakukan al-ghalb dan tadlis di antara penjual dengan pembeli.
Revitalisasi Hukum Adat Yang Berspektif Keadilan Jender Lely Ana Ferawati Ekaningsih
AT-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah Vol 4 No 2 (2016): At-Tahdzib
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib Ngoro Jombang Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.079 KB)

Abstract

Wacana mengenai hukum adat, tidaklah dapat dilakukan secara terisolir tanpa melihat interaksinya dengan hukum lain (agama, negara, kebiasaan-kebiasaan), bahkan dengan hukum internasional, dalam rangka terjadinya globalisasi dan perdagangan bebas. Keadaan itu mengakibatkan idée-idee yang dibawa oleh setiap hukum, termasuk idée-idee hak asasi manusia, dapat memasuki wilayah-wilayah yang tanpa batas. Karena adanya kontak dan saling pengaruh di antara system hukum ini, maka terjadi perubahan yang tiada henti pada masing-masing system hukum, termasuk hukum adat. Namun ketika berbicara tentang masuknya instrumen hukum yang memajukan hak asasi perempuan dan keadilan gender, kajian harus dilakukan secara hati-hati, karena ternyata hukum sebagai alat rekayasa sosial, berbenturan dengan budaya patriarkhis yang sangat kuat yang bersemai dalam institusi penegakan hukum dan masyarakat. Hukum adat “gaya baru” pun tetap berisi pelanggengan subordinasi terhadap perempuan. Apa yang terjadi di India, dan Indonesia, khususmya berkenaan dengan budaya mas kawin dan dampaknya bagi perempuan, akan memperlihatkan hal tersebut.
Pendekatan Antropologi Dalam Studi Agama Moh. Toriqul Chaer
AT-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah Vol 2 No 2 (2014): At-Tahdzib
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib Ngoro Jombang Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.113 KB)

Abstract

: Pada abad modern saat ini Islam telah menjadi kajian yang menarik minat banyak kalangan baik di Barat maupun Timur yang kemudian melahirkan Studi Islam (Islamic Studies). Islam tidak lagi hanya dipahami dalam pengertian normatif dan doktriner, tetapi telah berkembangn menjadi fenomena yang kompleks, baik dari sistem budaya, peradaban, komunitas politik, dan ekonomi. Mengkaji dan mendekati Islam, tidak lagi mungkin hanya dari satu aspek, karenanya dibutuhkan metode dan pendekatan interdisipliner dari ilmu-ilmu sosial lainnya. Islamic studies sebagaimana tersebut diatas dikaji dengan menggunakan interdisipliner ilmu-ilmu sosial dan humanities, yang menghasilkan berbagai macam fokus keahlian dalam pengkajian Studi Islam. Islamic studies dapat berkembang pesat dan dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah sesuai dengan bidangnya, sehingga muncul sejarah agama, psikologi agama, sosiologi agama, antropologi agama, dan lain-lain. Asumsi dasar dari ilmuwan sosial adalah bahwa perilaku manusia mengikuti teori kemungkinan (possibility) dan objektivitas. Bila perilaku manusia itu dapat didefInisikan, diberlakukan sebagai entitas objektif, maka akan dapat diamati dengan menggunakan metode empiris dan juga dapat dikuantifikasikan. Dengan pendekatan seperti itu, ilmuwan sosial menggambarkan agama dalam kerangka objektif, sehingga agama dapat “dijelaskan” dan perannya dalam kehidupan masyarakat dapat difahami dan dimengerti.
Teori Ekonomi Junaidi Al-Baghdadi Subaidi Subaidi
AT-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah Vol 2 No 1 (2014): At-Tahdzib
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib Ngoro Jombang Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.01 KB)

Abstract

Junaidi al-Baghdadi dalam pemikiran ekonominya menceritakan soal pemanfaatan kepemilikan individu, pemahaman ini dapat kita ambil dari kutipan kata-kata beliau soal definisi syukur, yaitu“ Syukur berarti tidak bermaksiat kepada Allah dengan menggunakan karunia yang telah Dia anugrahkan kepadamu, juga tidak menjadikan karuniaNya sebagai sumber ketidaktaatan padanya. Dalam hal ini setiap muslim mencari hartanya dalam kasab, baik itu bisnis ataupun bekerja, setelah mereka mendapatkan hal tersebut maka hukum pengendalian terhadap pembelanjaan hartapun berlaku, apakah harta yang telah diperolehnya dibelanjakan secara benar sesuai syari’ah atau tidak. Dan apakah mereka termasuk pada golongan orang-orang yang bersyukur atau tidak. Sehingga dalam hal ini perilaku konsumen untuk membelanjakan hartanya yang sesuai dengan apa yang telah Allah SWT kehendaki.
Relevansi Pendidikan Kritis Paulo Freire Dengan Pendidikan Islam Muhammad Zamroji
AT-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah Vol 4 No 1 (2016): At-Tahdzib
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib Ngoro Jombang Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.018 KB)

Abstract

Education represent process humanize human being which is plan and is continual. In Islam, education become system sub owning separate urgency in supporting intelectuality dimension and of spiritualitas Islam people. But reality that happened these days, frequently show education face which do not in line with principle of humanization. Education system which have there is and establish during the time can be pledged by as a "bank" (educational of concept banking) where student given by science to be thereof is later expected by an multiple result. Become protege is invesment obyek and source of deposit potential, teacher become active subyek, protege is malleable passive obyek. As strategic step, education world have to reconstruct idea of education. One of them is Paulo Freire which intensively keen criticism to education reality, Freire is famous figure with critical education concept of him, he tread on at principle of humanization the which critical approach represent step early in developing critical natural existence in education as reference think objective and offer one of the method alternative and strategy conception study. By tread on at critical education paradigm, education expected can awaken critical natural existence, creative ability, freedom in apresiation, and critical awareness of educative participant. For that, pattern of paedagogi becoming especial patron used in course of learning to teach at education system during the time have to change with pattern education of more opening andragogi of opportunity to educative participant to participate actively is, critical, and creative in course of learning to teach. Relate at concept education of Islam, basically education of Islam very is emphasizing of liberation and humanization as education orientation, and also place educative participant and educator both of the same as subjek in course of learning to teach. Because, Paradigm education of Islam base entire/all idea, target of, and education process at basis for sturdy belief in God and spiritualitas to Allah and of Rasul-Nya. Or equally education of Islam all vertical aspect (and spiritualitas) of horizontal (sosial) as education orientation. And one of the critical education idea that is creating situation learn democratic, and also create the condition of participant of education shall no longger embrace absolute understanding, normative, which is very kill to educative participant natural existence energy.
Menata Ulang Kekuatan Ekonomi Islam Di Persaingan Internasional Wening Purbatin Palupi
AT-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah Vol 1 No 1 (2013): At-Tahdzib
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib Ngoro Jombang Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.86 KB)

Abstract

Perdagangan internasional sudah dimulai sejak dahulu sebelum ada Undang-Undang atau peraturan yang mengatur secara hukum yang harus dipatuhi oleh semua negara yang terlibat didalamnnya. Ekonomi internasional mempelajari masalah-masalah yang berkaitan dengan hubungan ekonomi antara satu negara dengan negara lain dalam kegiatan prerekonomian di semua bidang. Perkataan hubungan ekonomi di sini mencangkup paling tidak tiga bentuk hubungan yang berbeda, meskipun antara satu dengan yang lain saling berrkaitan yaitu hubungan dagang,persaingan ekonomi dan bentuk kerja sama. Kekuatan ekonomi kapitalis dan liberal lebih mampu menjadi pioner perdagangan intenasional dan tanpa disadari bentuk-bentuk penerapannya dilakukan oleh para pelaku bisnis muslim sehingga kekuatan pola-pola ekonomi islam lebih terabaikan walaupun seharusnya dilakukan oleh para pelaku bisnis muslim. Persaingan dagang menuntut semua cara untuk dapat bertahan dan terus menghidupkan gerakan perdagangan. Kekuatan ekonomi islam secara perlahan dan menata ulang kembali kebangkitan dengan pola-pola penerapan basis syariah.
Gait Portrait Of Islamic Boarding School Qomaruddin In Indonesia Abdul Muid
AT-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah Vol 5 No 1 (2017): Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam At-Tahdzib Ngoro Jombang Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.833 KB)

Abstract

To realize the ideals of boarding Qomaruddin Bungah Gresik, East Java, Indonesia is a multi-functional, then the boarding school Qomaruddin should not be shut out of the development of the boarding school although in the digital era, as now, as well as their identity as combatants proselytizing based Islamic education Aswaja, human resources development, management of the boarding school featuring an elegant and modern, as Bulding characteristics pesantren-based Islamic education in children's character to deliver the nation for the realization of full human development in this beloved State

Page 6 of 19 | Total Record : 185