cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 358 Documents
Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Mahasiswa Satwika, Yohana Wuri; Laksmiwati, Hermien; Khoirunnisa, Riza Noviana
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3, No 1 (2018): Volume 3, Nomor 1, April 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v3n1.p7-12

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan penerapan model  Problem Based Learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa pada mata kuliah Psikologi Sosial di Jurusan Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA. Problem Based Learning digunakan untuk merangsang berpikir tingkat tinggi dalam situasi yang berorientasi masalah, termasuk di dalamnya kemampuan berfikir kritis. Melalui penerapan Problem Based Learning ini, mahasisiswa diharapkan dapat menggali dan menemukan sendiri pemecahan masalah yang dibahas dalam proses belajar mengajar didalam kelas. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Sebelum dilakukan penelitian hanya ada 66,6% mahasiswa dalam kategori “cukup kritis”  sedangkan 33,30% lainnya ada dalam kategori “tidak kritis”. Setelah dilakukan tindakan dalam siklus I dan siklus II ditemukan bahwa mahasiswa yang termasuk  dalam kategori “sangat kritis” dari yang semula tidak ada  meningkat menjadi 29%  sementara itu, untuk  kategori “kritis” dari yang semula tidak ada meningkat menjadi 58% mahasiswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa dalam mata kuliah Psikologi Sosial jurusan Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA. AbstractThe purpose of this study was to describe the application of the Problem Based Learning model in improving students critical thinking skills in the Social Psychology course at the Psychology Department of the Faculty of Education at UNESA. Problem Based Learning is used to stimulate high-level thinking in problem-oriented situations, including the ability to think critically. Through the application of Problem Based Learning, students are expected to explore and find their own problem solving discussed in the teaching and learning process in the classroom. The method used is Classroom Action Research. Before to the study there were only 66.6% of students in the "quite critical" category while the other 33.30% were in the "uncritical" category. After the study with cycle I and cycle II found that students included in the category of "very critical" from none is increase to 29% of student while for the "critical" category from none is increase  to 58% of students. Thus, it can be concluded that the problem-based learning model is able to improve students critical thinking skills in the Social Psychology course at the Psychology Department of the Faculty of Education at UNESA.
Pengembangan Modul Pembelajaran Pecahan Sederhana Kelas III SD dengan Pendekatan Contextual Teaching & Learning (CTL) Wahyuningtyas, Dyah Tri; Pratama, Ester
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3, No 1 (2018): Volume 3, Nomor 1, April 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v3n1.p34-37

Abstract

 Modul pembelajaran yang dibuat oleh guru memiliki manfaat dalam perkembangan prestasi siswa. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk menghasilkan suatu modul pembelajaran materi pecahan sederhana yang valid, efektif, dan praktis dengan mengembangkan tujuh unsur pada pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL). Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Model penelitian pengembangan menggunakan model 4-D. Tahap penelitian dilakukan dalam empat tahap, yaitu: (1) Tahap pendefinisian (define); (2) tahap perancangan (design); (3) tahap pengembangan (develop); dan tahap penyebaran (disseminate). Berdasarkan pada tahap pengembangan melalui validasi, diperoleh bahwa modul yang dikembangkan valid dengan ketercapaian validasi modul 96,73% dan ketercapaian validasi materi 76,46%. Kepraktisan modul diperoleh dari ketercapaian persentase aktivitas guru selama dua pertemuan mencapai 82% dan 91,42%. Keefektifan modul diperoleh dari hasil persentase aktivitas siswa selama pertemuan pertama dan kedua mencapai 85,14% dan 90,85%, persentase respon positif siswa terhadap modul pembelajaran mencapai 95,66%, dan rata-rata hasil belajar yang diperoleh oleh siswa mencapai nilai 88. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka modul pembelajaran matematika layak digunakan di lapangan. AbstractThis research generally had purpose to produce a modest fraction of material learning module are valid, effective, and practical by developing the seven elements of the approach Contextual Teaching and Learning (CTL). The research development model used a 4-D model. The study was conducted in four steps: (1) definition step; (2) design step; (3) development step; and (4) the disseminate step. Based on the development step through validation, it is found that the module developed is valid with 96,73% validation module achievement and material validation achievement 76,46%. Module practicality is obtained from the percentage of teacher activity during two meetings reached 82% and 91,42%. The effectiveness of module obtained from the result of the percentage of student activity during the first and second meeting reached 85,14% and 90,85%, the percentage of student’s positive responses to the learning module reached 95,66%, and the average learning outcomes obtained by students reached 88. Based on the result of the research, it can be concluded that the mathematic learning module is suitable for use in the class.
Pengaruh Struktur Teks terhadap Penguasaan Konsep dan Penurunan Miskonsepsi pada Listrik Dinamis. Perdana, Gde Parie; Suma, Ketut; Pujani, Ni Made
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3, No 1 (2018): Volume 3, Nomor 1, April 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v3n1.p13-18

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur teks yang digunakan pada materi pembelajaran terhadap penguasaan konsep dan penurunan miskonsepsi siswa. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan disain pre-test/post-test non-equivalent control group. Subjek penelitian terdiri dari 136 siswa kelas X SMA. Three-tier test dikembangkan untuk mengetahui konsepsi siswa. Terdapat dua kelompok eksperimen. Kelompok eksperimen pertama diberikan teks materi listrik dinamis dengan struktur teks perubahan konsepstual (n=45) dan kelompok eksperimen kedua diberikan struktur teks sangkalan (n=46). Kelompok kontrol (n=45) diberikan teks materi listrik dinamis dengan struktur teks konvensional dengan struktur teks expositori. Analisis data menggunakan MANCOVA untuk mengetahuan pengaruh struktur teks terhadap kedua variable dependen dengan mengontrol pengetahuan awal siswa. Hasil penelitian menunjukkan siswa pada kelompok eksperimen mengalami peningkatan penguasaan konsep dan penurunan miskonsepsi yang signifikan dibandingkan dengan siswa pada kelompok kontrol. Semua kelompok mengalami peningkatan penguasaan konsep dan penurunan miskonsepsi, namun kelompok eksperimen menunjukkan hasil yang lebih baik. AbstractThis study investigated the effect of text structure on student understanding and misconception reduction of dynamic electricity concept. A quasi-experimental research with pre-test/post-test non-equivalent control group design was used. The subjects for this study consisted of 136 tenth-grade students. The three-tier test was developed to access the student conceptions. There were two experimental group. The first experiment group received a text in conceptual change text structure (n=45) and the second experimental group received a text in refutation text structure (n=46). The control group (n=45) received a conventional text in expository text structure. MANCOVA analysis was used in analysis data process to know the effect of text structure on both dependent variables by controlled the prior student’s knowledge. The results of the study indicated that the student in the experimental group showed significantly higher understanding and higher misconceptions reduction compared to the students in the control group. All groups had increased understanding and misconceptions reduction, however, the experimental group’s result was better than the control group.
Korelasi Pemahaman Keteknikan dan Kebermaknaan Praktikum dengan Literasi Keguruan Teknik Mahasiswa PTE UM Huda, Miftahul; Putro, Setiadi Cahyono; Prihanto, Dwi
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3, No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v3n2.p104-112

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui hubungan secara simultan antara pemahaman keteknikan (X1)dan kebermaknaan praktikum (X2) dengan literasi keguruan teknik (Y). Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif korelasional yang bersifat ex post facto. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa S1 PTE FT UM angkatan 2014 sejumlah 113 mahasiswa. Data tingkat pemahaman keteknikan adalah daftar nilai akhir (data sekunder), sedangkan data tingkat kebermaknaan praktikum diungkap dengan angket yang reliabilitasnya 0,728 (alpha cronbach’s) dan data literasi keguruan teknik juga diungkap dengan angket yang reliabilitasnya 0,935 (alpha cronbach’s). Analisis yang digunakan yaitu analisis regresi ganda. Dari uji hipotesis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan secara simultan antara tingkat pemahaman keteknikan dan tingkat kebermaknaan praktikum dengan literasi keguruan teknik. AbstractThe aims of this study is to know the correlation simultaneously between the understanding of engineering (X1) and the practical significance (X2) with engineering teacher training literacy (Y). This study uses descriptive correlation study design which is ex post facto. Subject in this study is S1 students of PTE FT UM 2014 generation with number of 113 students. The data of engineering understanding is the list of final score (secondary data), while the data of practicum significance is revealed with the questionnaire which reliability 0,728 (alpha Cronbach) and engineering literacy data is also revealed with questionnaire which reliability 0,935 (alpha Cronbach). The analysis used is multiple regression analysis. From the hypothesis test that has been done can be concluded that there is a positive and significant correlation simultaneously between the understanding of engineering and the practical significance with engineering teacher training literacy.
Hubungan Pengetahuan Pedagogik Mahasiswa dan Keteladanan Guru Saat Kajian Praktik Lapangan dengan Persepsi Berkarir Sebagai Guru Bagi Mahasiswa Prodi S1 PTI UM Fitriyah, Fitriyah; Putro, Setiadi Cahyono; Widiyaningtyas, Triyanna
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3, No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v3n2.p74-79

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengungkap hubungan antara pengetahuan pedagogik mahasiswa (X1), keteladanan guru saat Kajian Praktik Lapangan (KPL) (X2) dengan persepsi berkarir  sebagai guru (Y). Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif korelasional. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa Prodi S1 PTI FT UM angkatan 2014 yang telah menempuh matakuliah kependidikan dan melaksanakan KPL sejumlah 130 responden. Teknik pengumpulan data variabel X2 dan Y pada penelitian menggunakan angket dan variabel X1 menggunakan dokumentasi Data Nilai Akhir (DNA). Hasil data angket yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas yang didapatkan dari skor nilai angket yang diisi oleh responden. Teknik analisis data menggunakan analisis korelasional parsial dan regresi linier. Dari hasil penelitian didapat persamaan regresi Y = -1,010 + 0,565 X1 + 1,174 X2  dengan signifikan sebesar 0,000 yang artinya ada hubungan positif dan signifikan antara X1, X2 dengan Y secara simultan.The purpose of this research was to reveal the significance of the relationship between studend’t knowledge of pedagogic (X1) and teachers exemplary when field practice review (X2), with perception of career as a teacher (Y). This research uses descriptive correlational research design. The sampel of this research is student of S1 PTI FT UM 2014 who has pursued pedagogic knowledge courses and conducts field practice studies a number of 130 respondents. In conducting this research the writer collects the data variable X2 and Y by using the questionnaries and variable X1 by using documentation of DNA. The result of the data that have tasted the validity and reliability which is obtained from the questionnaire scores filled by the respondents. Data analysis technique uses partial correlation analysis and liniar regression. From the research result are obtained the regression equation Y = -1,010 + 0,565 X1 + 1,174 X2 with a significance of 0,000 which means there is a positive and significant relationship between X1, X2, with Y simultaneously.
Pengaruh Implementasi Model Pembelajaran Role Playing dengan Media Film terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik dalam Pelajaran Sejarah Materi Perang Palembang Kelas X di SMA Srijaya Negara Palembang Oktivianto, Orchidta Ikhwani; Hudaidah, Hudaidah; Alian, Alian
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3, No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v3n2.p113-118

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Implementasi Model Pembelajaran Role Playing dengan Media Film Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik dalam Pelajaran Sejarah Materi Perang Palembang Kelas X di SMA Srijaya Negara Palembang”. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu apakah terdapat pengaruh implementasi model pembelajaran Role Playing dengan media film terhadap motivasi belajar peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh implementasi model pembelajaran Role Playing dengan media film terhadap motivasi belajar peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Penelitian ini menggunakan bentuk Quasi Experimental Design. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 1 Maret 2018 sampai dengan 17 Maret 2018 selama tiga kali pertemuan. Penelitian ini menggunakan satu kelas yaitu kelas X MIA 2 sebagai kelas eksperimen.  Populasi  dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X di SMA Srijaya Negara Palembang. Penentuan sampel penelitian menggunakan teknik Random Sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket.  Statistik yang digunakan untuk membuktikan hipotesis analisis adalah uji regresi sederhana dengan taraf nyata 0,05. Berdasarkan uji hipotesis analisis didapatkan nilai Fhitung ≤ Ftabel, atau 0,64 ≤ 4,20. jika nilai Fhitung Ftabel maka tolak Ha.  Karena Flinier hitung lebih kecil dibandingkan dengan Ftabel, maka tolak Ha dan terima H0, artinya tidak terdapat pengaruh implementasi model pembelajaran Role Playing dengan media film terhadap motivasi belajar peserta didik dalam pelajaran sejarah materi Perang Palembang kelas X di SMA Srijaya Negara Palembang.
Perbandingan Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning (PJBL) dan Think Pair Share (TPS) Berbantuan Modul Ajar Terhadap Kemandirian dan Hasil Belajar Rancang Bangun Jaringan Kurniawan, Hafizd Rizky; Elmunsyah, Hakkun; Muladi, Muladi
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3, No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v3n2.p80-85

Abstract

Salah  satu faktor yang menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa adalah penggunaan model pembelajaran terapan yang tidak optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kemandirian dan hasil belajar Designing Network menggunakan model Project Based Learning dan modul digital seminar Think Pair Share padasiswakelas XI TKJ di SMKN 3 Malang. Metodepenelitianinimenggunakan Quasi Experiment dengan Post-Test Only Design. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi independensi dan ketermapilan, serta pertanyaan postest dalam bentuk pilihan ganda dengan jumlah 34 pertanyaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan dalam kemandirian siswa dengan nilai signifikansi Sig. (2-tailed) = 0,003. Namun, tidak ada perbedaan  yang signifikan dalam hasil belajar dari domain pengetahuan Sig. (2-tailed) = 0,577 dan Sig keterampilan siswa. (2-tailed) = 0,431.AbstractOne of the factors causing low student learning outcomes is the use of applied learning model is not optimal. The purpose of this research is to know the difference of self-reliance and learning result of Designing Network using model of Project Based Learning and Think Pair Share digital seminar module in student class XI TKJ in SMKN 3 Malang. This research method uses Quasi Experiment with Post-Test Only Design. The instrument used is the observation sheet of independence and ketermapilan, as well as posttest questions in the form of multiple choice with the number 34 questions. The results showed that there was a significant difference in student self-reliance with significance value of Sig. (2-tailed) = 0.003. However, there is no significant difference in the learning outcomes of the Sig knowledge domain. (2-tailed) = 0.577 and Sig student skills. (2-tailed) = 0.43.
Pentingnya Pengembangan Geography Virtual Laboratory (Geo V-Lab) sebagai Media Pembelajaran Litosfer Wijayanto, Pradika Adi; Rizal, Muhammad Fatkhur; Subekti, Elok Ayu Khumaerok Ertika; Novianti, Tiara Annisa
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3, No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v3n2.p119-125

Abstract

Laboratorium geografi sangat dibutuhkan dalam kegiatan pembelajaran di Sekolah Menengah Atas (SMA). Keberadaan laboratorium geografi rill dan alami mampu menunjang proses pembelajaran geografi pada materi litosfer menjadi aktif, efektif, serta menyenangkan. Pengadaan laboratorium geografi di SMA memiliki kendala terkait biaya, peningkatan kompetensi profesional pendidik dalam memanajemen laboratorium, serta kurangnya partisipasi dari berbagai pihak. Kendala  tersebut dapat diminimalisir dengan mengembangkan geography virtual laboratory yang berguna untuk mengatasi keterbatasan dalam penyediaan laboratorium geografi rill dan alam. Kajian ini membahas pentingnya pengembangan geography virtual laboratory (GEO V-LAB) yang bermanfaat sebagai media pembelajaran materi litosfer yang praktis, efektif meningkatkan pemahaman konstekstual  siswa, menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter, menghemat waktu dan biaya. Memenuhi  hal tersebut maka pengembangannya diharapkan menjadi solusi alternatif pihak Sekolah.AbstractGeography laboratory is needed in the learning activities at Senior High School (SMA). The existence of a laboratory of natural and natural geography able to support the process of geography learning on lithosphere material to be active, effective, and fun. The procurement of geography laboratories in SMA has cost related constraints, increased professional competence of educators in laboratory management, and lack of participation from various parties. These constraints can be minimized by developing a virtual laboratory geography that is useful to overcome the limitations in the provision of laboratory geography of nature and nature. This study discusses the importance of the development of virtual laboratory geography (GEO V-LAB) which is useful as a learning media of practical lithosphere materials, effectively improving students contextual understanding, instilling character education values, saving time and cost, Fulfilling it is expected to be the solution school alternative.
Mengembangkan Keterampilan Memecahkan Masalah melalui Pembelajaran Berdasar Masalah Rahayu, Imami Arum Tri; Adistana, Gde Agus Yudha Prawira
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3, No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v3n2.p86-91

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan salah tujuan pembelajaran level tinggi dalam ranah kognitif. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran tertentu memberikan dampak peningkatan yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar kognitif. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan pemecahan masalah dan sikap sosial pebelajar. Penerapan model pembelajaran berbasis masalah dilakukan selama dua siklus dan pengukuran hasil belajar dilakukan dengan menggunakan instrumen penilaian non-test berupa lembar penilaian. Analisis data selanjutnya dilakukan dengan menggunakan metode penskoran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus satu kemampuan pemecahan masalah siswa belum optimal karena 75% subyek tidak berhasil menyelesaikan permasalahan. Selain itu, masih banyak ditemukan sikap yang tidak relevan dengan proses pembelajaran. Pada siklus kedua terjadi peningkatan kemampuan pemecahan masalah dengan indikasi bahwa 75% siswa mampu menyelesaikan permasalahan yang diberikan dan disertai dengan penurunan sikap yang tidak relevan. AbstractProblem solving ability is a high level learning goal in the cognitive domain. Some studies show that using certain learning models has a significant impact on improving cognitive learning outcomes. This research is a collaborative classroom action research which aims to find out how the influence of the use of problem-based learning models on students problem solving abilities and social attitudes. The application of the problem-based learning model was carried out for two cycles and the measurement of learning outcomes was carried out using a non-test assessment instrument in the form of an assessment sheet. Data analysis is then carried out using the scoring method. The results showed that in the cycle one the problem solving ability of students was not optimal because seventy-five percent of the subjects did not succeed in solving the problem. In addition, there are still many attitudes that are not relevant to the learning process. In the second cycle there is an increase in problem solving ability with an indication that seventy-five percent of students are able to solve the problems given and accompanied by a decrease in irrelevant attitudes.
Pengembangan Bahan Ajar Cetak dengan Model Discovery Learning untuk Mata Pelajaran Komputer dan Jaringan Dasar Kelas X Meidy, Ria Devita; Patmanthara, Syaad; Arifin, M. Zainal
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3, No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v3n2.p126-133

Abstract

Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini diadaptasi dari langkah-langkah penelitian dan pengembangan (RnD) dengan melakukan sedikit modifikasi. Seluruh proses pengembangan terbagi dalam 10 langkah yakni : (1) masalah dan potensi, (2) pengumpulan data, (3) pengembangan produk, (4) validasi ahli materi dan ahli media, (5) revisi produk, (6) uji kelompok kecil, (7) revisi produk, (8) Uji coba kelompok besar, (9) revisi produk, (10) produksi Produk.Hasil penelitian dan pengembangan Buku Ajar Cetak Komputer dan Jaringan Dasar dengan model Discovery Learning yang telah dikembangkan dan divalidasi oleh beberapa ahli yaitu: (1) ahli materi diperoleh 94,1%, (2) ahli media diperoleh 93,54%, (3) uji coba kelompok kecil diperoleh 80,4%, (4) uji coba kelompok besar diperoleh 91,96%, dan rata-rata keseluruhan diperoleh 90,79%.  Berdasarkan hasil validasi tersebut dapat dikatakan bahwa Bahan Ajar Cetak Komputer dan Jaringan Dasar Layak digunakan pada proses pembelajaran di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, khususnya pada mata pelajaran Komputer dan Jaringan Dasar kelas X program keahlian TKJ.AbstractThe development method used in this research and development steps adapted from research and development (RnD) that doing a little modification. The entire development process is divided into 10 steps: (1) problems and potential, (2) data collection, (3) product development, (4) expert validation material and media expert, product revision (5), (6) small group testing, product revision (7), (8) trial, a large group (9) revision of the product, (10) the production of the product.The results of the research and development of the print Textbook of the teaching computer and Basic Network Discovery Learning with a model that has been developed and validated by some experts, namely: (1) expert material retrieved 94.1%, (2) media experts gained 93.54%, (3) test group 80.4%, obtained a small (4) large groups of trials retrieved 91.96%, and overall average gained 90.79%. Based on the results of the validation can be said that the Printed of learning materials of the computer and basic network is feasibility to be used in the learning process in SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, particularly on the subjects of computer and Basic network class X  programs vocational skills on Computer Engineering and Networks (TKJ). 

Page 6 of 36 | Total Record : 358


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 (2026): Volume 11, Nomor 1, Januari 2026 Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10, Nomor 2, September 2025 Vol 10 No 1 (2025): Vol. 10 No. 1 (2025): Volume 10, Nomor 1, April 2025 Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9, Nomor 2, September 2024 Vol 9 No 1 (2024): Vol. 9 No. 1 (2024): Volume 9, Nomor 1, April 2024 Vol 8 No 1 (2023): Vol. 8 No. 1 (2023): Volume 8, Nomor 1, April 2023 Vol 8 No 2 (2023): September 2023 Vol 7 No 2 (2022): Vol. 7 No. 2 (2022): Volume 7, Nomor 2, September 2022 Vol 7 No 1 (2022): Vol. 7 No. 1 (2022): Volume 7, Nomor 1, April 2022 Vol 6 No 2 (2021): Vol. 6 No. 2 (2021): Volume 6, Nomor 2, September 2021 Vol 6 No 1 (2021): Vol. 6 No. 1 (2021): Volume 6, Nomor 1, April 2021 Vol 5 No 2 (2020): VOLUME 5, NOMOR 2, September 2020 Vol 5, No 1 (2020): Volume 5, Nomor 1, April 2020 Vol 5 No 1 (2020): Volume 5, Nomor 1, April 2020 Vol 5, No 2 (2020) Vol 4, No 2 (2019): Volume 4, Nomor 2, September 2019 Vol 4 No 2 (2019): Volume 4, Nomor 2, September 2019 Vol 4, No 1 (2019): Volume 4, Nomer 1, April 2019 Vol 4 No 1 (2019): Volume 4, Nomer 1, April 2019 Vol 3, No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018 Vol 3, No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018 Vol 3 No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018 Vol 3, No 1 (2018): Volume 3, Nomor 1, April 2018 Vol 3 No 1 (2018): Volume 3, Nomor 1, April 2018 Vol 3, No 1 (2018): Volume 3, Nomor 1, April 2018 Vol 2, No 2 (2017): Volume 2, Nomor 2, September 2017 Vol 2 No 2 (2017): Volume 2, Nomor 2, September 2017 Vol 2, No 2 (2017): Volume 2, Nomor 2, September 2017 Vol 2, No 1 (2017): Volume 2, Nomor 1, April 2017 Vol 2 No 1 (2017): Volume 2, Nomor 1, April 2017 Vol 2, No 1 (2017): Volume 2, Nomor 1, April 2017 Vol 1, No 2 (2016): Volume 1, Nomor 2, September 2016 Vol 1, No 2 (2016): Volume 1, Nomor 2, September 2016 Vol 1 No 2 (2016): Volume 1, Nomor 2, September 2016 Vol 1, No 1 (2016): Volume 1, Nomor 1, April 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1, Nomor 1, April 2016 Vol 1, No 1 (2016): Volume 1, Nomor 1, April 2016 More Issue