cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 355 Documents
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Terpadu Model Sequenced Tema Berbagai Pekerjaan Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Vidianto, Inggar Drasnitya; Riyanto, Yatim; Nasution, Nasution
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3, No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v3n2.p92-96

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran terpadu model sequenced pada tema berbagai pekerjaan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV di SDN Tambak Sumur Kecamatan Waru. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu tahap persiapan yang bertujuan mengembangkan perangkat dengan mengikuti rancangan 4-D model dari Thiagarajan (1974) yang dimodifikasi menjadi 3-D dilanjutkan dengan tahap pelaksanaan pembelajaran di kelas dengan menggunakan rancangan one group pretest-posttest design. Data hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut: hasil validasi perangkat pembelajaran berkatogori baik dan dapat digunakan dengan revisi. Tingkat kesulitan BAS sangat rendah dan mudah dipahami. Tingkat keterbacaan BAS sangat tinggi dan mudah dipahami. Skor keterlaksanaan pembelajaran sebesar 3,34 yang berkategori baik. Frekuensi aktivitas siswa yang menonjol adalah mendengarkan atau memperhatikan penjelasan guru sebesar 26,37%. Persentase respon siswa terhadap model pembelajaran sebesar 94,6%. Skor ketuntasan belajar siswa dari Tes Hasil Belajar (THB) uji coba I soal pretest adalah 66,5 (20%), pada posttest 88 (90%). Uji coba II soal pretest adalah 57,1 (17%), pada posttest 81,5 (92%). Kendala dalam kegiatan pembelajaran adalah media yang dimiliki sekolah sangat sedikit dan pada awal pertemuan ada beberapa siswa yang masih pasif, namun pada pertemuan berikutnya sudah tidak nampak. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran terpadu model sequenced untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dapat dikembangkan dan mempunyai kualitas yang baik, namun masih memerlukan penyesuaian dengan situasi dan kondisi di sekolah.                                                                                                                                AbstractResearch aim to develop an integrated learning device type sequenced in a sub-theme “various job” to train the critical of student thinking skill of grade 4 in SDN Tambak Sumur Waru. This research is carried out in two stages, namely preparation stage that aims is to develop an equipment to follow the design of 4D models from Thiagarajan (1974) that was modified to 3D continued with the lesson in class with using the draft one group pretest-posttest design. Result of research data is as follows: result of the validation BAS has good category and can be used by revision. Level of difficulty students textbook is very low and easy to understand. High legibility student textbook is very high and it is easy to understand. The score completed learning is 3,34 were categorized as well. The major frequency of dominant students activities are listening or implementing of the teacher explanation is 26,37%. The percentage of students response to learning model is 94,6%. The score completed score of the learning result test (THB) trial I about pretest is 66,5 (20%) in posttest 88 (90%). Trial II, pretest is 57,1 (17%), in posttest 81,5 (92%). The problems of learning activities are a lack of in media school and at the beginning of the meetings, there are a number of students who are passive but do not come in the next meeting. Based on the analysis data result, it can be concluded that integrated learning device type sequenced to train critical of thinking skills can be developed and have a good quality, but still needs adjustment to the situation and conditions in schools. 
Peningkatan Critical Thinking dan Collaborative Skill Matematika melalui Model Group Investigation Berbantuan Magic Ball Avisca, Keke Citra Wahyu; Mawardi, Mawardi; Astuti, Suhandi
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3, No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v3n2.p97-103

Abstract

 Permasalahan dalam proses pembelajaran matematika di SD Negeri Panjang 03 Ambarawa adalah bahwa keterampilan Critical Thinking dan Collaborative masih rendah dan berdampak pada hasil belajar siswa yang belum memuaskan. Berdasarkan permasalah tersebut maka perlu dilakukan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari lima tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi, dan refleksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan Critical Thinking dan Collaborative melalui penerapan model Group Investigation berbantuan media Magic Ball. Instrumen  pengumpulan data menggunakan kuisioner untuk mengukur  Critical Thinking dan Collaborative dan lembar observasi untuk memperoleh data tentang aktivitas pembelajaran. Tehnik analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan Critical Thinking dan Collaborative terlihat dari peningkatan total skor peserta didik setiap siklus. Persentase peningkatan keterampilan Critical Thinking sebesar 35% pada siklus I. Setelah diperbaiki rancangan pembelajarannya  pada siklus II berhasil meningkat sebesar 64%. Peningkatan juga terjadi pada keterampilan Collaborative, yaitu  sebesar 29% pada siklus I dan sebesar 68% pada siklus II. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa penerapan model Group Investigation berbantuan media Magic Ball efektif dalam meningkatkan keterampilan Critical Thinking dan Collaborative. AbstractThe problem in the mathematics learning process at SD Negeri Panjang 03 Ambarawa is that Critical Thinking and Collaborative skills are still low and have an impact on the students learning outcomes that have not been satisfactory. Based on these problems it is necessary to conduct classroom action research conducted in two cycles, each cycle consists of five stages: planning, action implementation, observation, evaluation, and reflection. The purpose of this research is to improve Critical Thinking and Collaborative skill through application of Group Investigation model assisted Magic Ball media. The data collection instrument used questionnaires to measure Critical Thinking and Collaborative and observation sheets to obtain data on learning activities. Data analysis techniques using quantitative and comparative descriptive techniques. The results showed that the improvement of Critical Thinking and Collaborative skills was evident from the increase in total score of learners per cycle. Percentage improvement of Critical Thinking skill by 35% in cycle I. After improved the learning design in cycle II succeeded to increase by 64%. The increase also occurred in Collaborative skill, which is 29% in cycle I and 68% in cycle II. Based on the above description it can be concluded that the application of Group Investigation model assisted Magic Ball media is effective in improving Critical Thinking and Collaborative skills. 
Profil Miskonsepsi Siswa Kelas X di Sebuah SMA Swasta di Karanganyar Liina, As Syaffa Al; Pitorini, Dewi Ekaputri; Salma, Safina; Nisa, Salis Khoirun; Prayitno, Baskoro Adi
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 3, No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v3n2.p68-73

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil miskonsepsi siswa kelas X di sebuah SMA Swasta di Karanganyar pada materi fotosintesis dan respirasi tumbuhan. Penelitian ini menggunakan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMA kelas X MIA. Teknik sampling menggunakan purposive random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 25 siswa. Miskonsepsi diukur menggunakan tes pilihan ganda Science & Plant For School yang disertai Certainty of Response Index (CRI) pada konsep fotosintesis dan respirasi tumbuhan. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa persentase siswa yang mengalami miskonsepsi pada konsep Fotosintesis dan Respirasi Tumbuhan sebesar 41,6%, siswa yang tahu konsep sebesar 38% dan siswa yang tidak tahu konsep sebesar 20,4%. AbstractThis study aims to determine the profile misconception of class X students in a private high school in Karanganyar of photosynthesis and plant respiration material. This study used survey meta-analysis. The study population is all high school students of X class MIA. The sampling technique uses purposive random sampling with the number of samples as much as 25Student. Misconceptions measured were measured using the Science & Plant For School multiple-choice test accompanied by the Certainty of Response Index (CRI) on the concept of photosynthesis and plant respiration. Data analysis used quantitative descriptive analysis. The results showed that the percentage of students who experienced misconceptions on the concept of photosynthesis and plant respiration 41.6%, students who know the concept of 38% and students who do not know the concept of 20.4%.
Hubungan Efikasi Diri, Kecerdasan Emosional dan Minat Belajar Fisika pada Mahasiswa Fisika sulistiawan, hendra; nurussaniah, nurussaniah
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 4, No 1 (2019): Volume 4, Nomer 1, April 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v4n1.p43-48

Abstract

Penelitian bertujuan menganalisis hubungan efikasi diri terhadap minat belajar fisika, hubungan kecerdasan emosional terhadap minat belajar fisika dan hubungan secara bersama-sama efikasi diri dan kecerdasan emosional terhadap minat belajar fisika. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Adapun paradigma yang digunakan dalam penelitian ini adalah paradigma ganda dengan dua variabel independent yaitu efikasi diri dan kecerdasan emosional. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa efikasi diri dan kecerdasan emosional berpengaruh terhadap minat belajar fisika mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika IKIP PGRI Pontianak. Selanjutnya secara khusus dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara efikasi diri dengan minat minat belajar fisika berdasarkan nilai signifikansi 0,000<0,05. terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kecerdasan emosional dengan minat belajar fisika berdasarkan nilai signifikansi 0,002<0,05. Dan terdapat hubungan yang positif dan signifikan efikasi diri dan kecerdasan emosinal dengan minat belajar fisika berdasarkan nilai sig. F sebesar 0,000 (p<0,05).
Self-Regulated Learning Siswa SMK Muhammadiyah di Kota Yogyakarta: Kedua Orang Tua Berpengaruhkan? Saputra, Wahyu Nanda Eka; Handaka, Irvan Budhi; Sari, Dita Kurnia
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 4, No 1 (2019): Volume 4, Nomer 1, April 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v4n1.p7-11

Abstract

Hasil belajar yang maksimal merupakan salah satu pencapaian yang diharapkan oleh siswa, termasuk orang tuanya. Namun, berbagai masalah tentang belajar siswa di sekolah menjadi masalah yang masih dialami oleh siswa. Sebagai contohnya siswa yang enggan melakukan proses belajar yang mandiri dan bahkan siswa cenderung belajar jika dikendalikan oleh guru di sekolah. Permasalahan tersebut tergolong siswa yang kurang mampu mengoptimalkan keterampilan self-regulated learning. Salah satu yang mengindikasi dan mempreduksi tingkat self-regulated learning adalah keberadaan kedua orang tua di rumah siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi perbedaan tingkat self-regulated learning berdasarkan siswa yang tinggal bersama kedua orang tuanya dengan siswa yang tinggal tidak bersama kedua orang tuanya. Penelitian ini melibatkan jumlah sampel sebanyak 415 siswa SMK Muhammadiyah di Kota Yogyakarta yang diambil menggunakan teknik stratified random sampling. Sampel terdiri dari 143 siswa tidak tinggal bersama orang tuanya dan 272 siswa tinggal bersama kedua orang tuanya. Tingkat self-regulated learning diukur menggunakan skala self-regulated learning. Teknik analisis data yang digunakan adalah Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan rata-rata skor self-regulated learning siswa SMK yang tinggal dengan kedua orang tuanya dengan siswa siswa yang tidak tinggal dengan kedua orang tuanya. Hasil penelitian ini seyogyanya menjadi dasar bagi konselor untuk meningkatkan self-regulated learning siswa dengan melibatkan unsur internal pada diri siswa buka unsur eksternal pada diri siswa seperti peran orang tua.
Strategi Pengajaran Speaking Bagi Para Pembelajar Bahasa Inggris Berkarakteristik Introvert Hakim, M. Arif Rahman Rahman
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 4, No 1 (2019): Volume 4, Nomer 1, April 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v4n1.p49-58

Abstract

Karakteristik dan kepribadian siswa dapat mempengaruhi kemampuan mereka dalam berkomunikasi. Beberapa ahli menyatakan bahwa dua karakter utama siswa dalam pembelajaran bahasa, yaitu ekstrovert dan introvert, adalah karakter yang saling bertentangan. Dalam hal ini, karakteristik ini dapat mempengaruhi kompetensi komunikasi siswa karena perberbedaan motivasi dan egoisme antara ekstrovert dan introvert. Pada dasarnya, kepribadian siswa dapat membantu pola belajar mereka mencapai keberhasilan dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Oleh karena itu, para guru disarankan untuk mengetahui karakter peserta didiknya, karena dengan mengetahui kepribadian mereka, para guru akan dapat memilih strategi pembelajaran yang tepat untuk diterapkan pada proses belajar mengajar di kelas mereka. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan deskripsi terkait proses belajar mengajar dan strategi yang diterapkan para guru Bahasa Inggris kepada para siswa yang mempunyai karakteristik kepribadian introvert di kelas speaking.
Developing Reading Handbook Based on Genre Based Approach for Islamic Senior High School Level Rosyida, Kholifatur; aisyah, rasyidah nur
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 4, No 1 (2019): Volume 4, Nomer 1, April 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v4n1.p12-17

Abstract

The purpose of the study was intended to develop supplementary reading material based on genre text for students in the tenth grade of Senior High School in order to help the learners in comprehending and interesting to study about Islamic story. This research was conducted by validation product by the experts, and try out. This research showed that the validation product by the experts showed 80% the product was appropriate, and the try out by the students were more than expected interval (l00%-76%). To find out whether the effective of the product, the writer gives the students pretest before implementing the product and posttest after implementing. The finding shows that the t-test calculation from the result of pre-test is 23% and post-test which on  is 80,7%. The result of this study concluded that the product was effective to use. 
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning dengan Menggunakan Media Video Terhadap Hasil Belajar Siswa Rahmayani, April Lia
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 4, No 1 (2019): Volume 4, Nomer 1, April 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v4n1.p59-62

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Discovery Learning dengan menggunakan media video tehadap hasil belajar siswa kelas IV SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk Pre-Experimental Design dengan jenis One Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD N Gemah. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah siswa kelas IV SD N Gemah yang terdiri dari 40 siswa dengan menggunakan teknik sampling yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan uji-t. Dalam pengumpulan data menggunakan teknik observasi,dan wawancara.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran SD dengan Model Problem Based Learning (PBL) Bervisi Science, Environment, Technology, and Society (SETS) Berbantuan MIRACAST Setyasto, Novi; Sutikno, Putri Yanuarita
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 4, No 1 (2019): Volume 4, Nomer 1, April 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v4n1.p18-24

Abstract

Pemberlakuan Permendikbud No. 22 tahun 2016 tentang Standar Proses memberikan konsekuensi adanya pergeseran paradigma pengajaran ke pembelajaran, penggunaan pendekatan scientific, dan tematik sehingga perlu diterapkan pembelajaran berbasis masalah serta guru diharuskan memiliki literasi teknologi. Namun kenyataan di lapangan berbeda. Berdasarkan hasil studi pendahuluan dilakukan di beberapa SD Gugus Drupadi Gunungpati Semarang, ditemukan perangkat pembelajaran yang digunakan masih belum sesuai dengan standar proses dan dalam pelaksanaan pembelajaran guru masih jarang menggunakan media pembelajaran dengan teknologi modern mengakibatkan peserta didik kurang aktif dan hasil belajar kurang maksimal. Solusi yang diterapkan adalah dengan pengembangan perangkat pembelajaran model PBL bervisi SETS berbantuan Miracast. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan mengacu model 4-D dari Thiagarajan tetapi dibatasi pada tahap develop. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan perangkat pembelajaran yang valid, efektif, dan praktis (applicable) serta sesuai standar proses. Subjek uji coba adalah 42 peserta didik kelas IV SDN Sadeng 02, dan 03. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, pengamatan, angket, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil validasi tiga orang ahli terhadap perangkat pembelajaran telah memenuhi kriteria valid. Perangkat pembelajaran efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa yang ditunjukkan dengan hasil uji N-gain didapat nilai gain <g> sebesar 0,48 dalam kategori sedang dan peningkatan rata-rata nilai hasil belajar dari pretest 56 menjadi 77 pada saat posttest. Hasil pengamatan aktivitas peserta didik menunjukkan rata-rata skor 33 berada pada ketegori sangat tinggi. Kepraktisan perangkat pembelajaran terlihat dari respons sangat positif yang diberikan guru dan peserta didik terhadap perangkat pembelajaran. Berdasarkan hasil tersebut, diketahui perangkat pembelajaran sudah memenuhi kriteria valid, efektif, dan praktis.
Penerapan Pendidikan Karakter Melalui Kegiatan Kedisiplinan Siswa utami, septi wahyu
Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Vol 4, No 1 (2019): Volume 4, Nomer 1, April 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jp.v4n1.p63-66

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Bagaimana penerapan pendidikan karakter melalui kegiatan kedisiplinan pada siswa di SDN Gayamsari 01 Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan penelitian kualitatif, dimana dalam penelitian kualitatif instrument utama adalah peneliti itu sendiri. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, observasi, dokumentasi dan angket. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Gayamsari 01 Semarang bulan Desember 2018 ? Januari 2019. Dalam penelitian ini digunakan uji keabsahan data triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendidikan karakter melalui kegiatan kedisiplinan di SDN Gayamsari 01 Semarang telah cukup berjalan dengan baik, kegiatan ini dilakukan dengan adanya kegiatan kedisiplinan upacara setiap hari senin dan apel pagi selain hari senin, kemudian juga ada kegiatan berbaris di dalam kelas sebelum masuk kelas untuk memulai pembelajaran serta ada kegiatanmelalui mapel agama yaitu kotak amal untuk bersedekah dan sholat dhuhur berjamaah di mushola sekolah, semua kegiatan tersebut dilakukan oleh pihak sekolah melalui metode pembiasaan. AbstractThis study aims to describe the feasibility of character education through disciplinary activities in students at Gayamsari 01 Elementary School Semarang. The research method used is qualitative research, in which the main qualitative instrument research is the researcher itself. In this study the data technique used was interviews, documentation and questionnaires. This research was conducted at Gayamsari 01 Elementary School in Semarang from December 2018 - January 2019. In this study the validity data of triangulation data were used. The results showed that the implementation of character education through disciplinary activities at Gayamsari 01 Public Elementary School was quite well underway, this activity was carried out with disciplinary announcement activities every Monday and morning apples in addition to Monday, then there were also activities marching in the classroom before entering the class for start learning and there are activities through religious maps, namely charity boxes for charity and dhuhur prayers in congregation at the school mosque, all activities carried out by the school through habituation methods.

Page 7 of 36 | Total Record : 355


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 (2026): Volume 11, Nomor 1, Januari 2026 Vol 10 No 2 (2025): Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10, Nomor 2, September 2025 Vol 10 No 1 (2025): Vol. 10 No. 1 (2025): Volume 10, Nomor 1, April 2025 Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 9, Nomor 2, September 2024 Vol 9 No 1 (2024): Vol. 9 No. 1 (2024): Volume 9, Nomor 1, April 2024 Vol 8 No 1 (2023): Vol. 8 No. 1 (2023): Volume 8, Nomor 1, April 2023 Vol 8 No 2 (2023): September 2023 Vol 7 No 2 (2022): Vol. 7 No. 2 (2022): Volume 7, Nomor 2, September 2022 Vol 7 No 1 (2022): Vol. 7 No. 1 (2022): Volume 7, Nomor 1, April 2022 Vol 6 No 2 (2021): Vol. 6 No. 2 (2021): Volume 6, Nomor 2, September 2021 Vol 6 No 1 (2021): Vol. 6 No. 1 (2021): Volume 6, Nomor 1, April 2021 Vol 5 No 2 (2020): VOLUME 5, NOMOR 2, September 2020 Vol 5 No 1 (2020): Volume 5, Nomor 1, April 2020 Vol 5, No 1 (2020): Volume 5, Nomor 1, April 2020 Vol 5, No 2 (2020) Vol 4, No 2 (2019): Volume 4, Nomor 2, September 2019 Vol 4 No 2 (2019): Volume 4, Nomor 2, September 2019 Vol 4, No 1 (2019): Volume 4, Nomer 1, April 2019 Vol 4 No 1 (2019): Volume 4, Nomer 1, April 2019 Vol 3, No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018 Vol 3 No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018 Vol 3, No 2 (2018): Volume 3, Nomor 2, September 2018 Vol 3, No 1 (2018): Volume 3, Nomor 1, April 2018 Vol 3 No 1 (2018): Volume 3, Nomor 1, April 2018 Vol 3, No 1 (2018): Volume 3, Nomor 1, April 2018 Vol 2, No 2 (2017): Volume 2, Nomor 2, September 2017 Vol 2, No 2 (2017): Volume 2, Nomor 2, September 2017 Vol 2 No 2 (2017): Volume 2, Nomor 2, September 2017 Vol 2, No 1 (2017): Volume 2, Nomor 1, April 2017 Vol 2 No 1 (2017): Volume 2, Nomor 1, April 2017 Vol 2, No 1 (2017): Volume 2, Nomor 1, April 2017 Vol 1, No 2 (2016): Volume 1, Nomor 2, September 2016 Vol 1 No 2 (2016): Volume 1, Nomor 2, September 2016 Vol 1, No 2 (2016): Volume 1, Nomor 2, September 2016 Vol 1, No 1 (2016): Volume 1, Nomor 1, April 2016 Vol 1, No 1 (2016): Volume 1, Nomor 1, April 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1, Nomor 1, April 2016 More Issue