cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Pengembangan Teknlogi Informasi dan Ilmu Komputer (J-PTIIK) Universitas Brawijaya merupakan jurnal keilmuan dibidang komputer yang memuat tulisan ilmiah hasil dari penelitian mahasiswa-mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya. Jurnal ini diharapkan dapat mengembangkan penelitian dan memberikan kontribusi yang berarti untuk meningkatkan sumber daya penelitian dalam Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer.
Arjuna Subject : -
Articles 6,850 Documents
Analisis Perbandingan Performa State Management Context API dan Zustand pada React.js Zahra Salsabila, Alfina; Trias Hanggara, Buce; Suharsono, Aswin
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 2 (2026): Februari 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan aplikasi React.js menuntut efisiensi pengelolaan state seiring meningkatnya kompleksitas aplikasi. Pemilihan mekanisme state management yang tidak tepat dapat menurunkan performa akibat re-render yang tidak perlu dan penggunaan memori yang tidak efisien. Penelitian ini membandingkan performa Context API dan Zustand pada aplikasi React.js berskala kecil dan menengah menggunakan metode eksperimen kuantitatif komparatif. Aplikasi Shopping Cart dan Video Editor digunakan sebagai objek uji, dengan pengujian otomatis sebanyak 30 iterasi menggunakan Playwright. Parameter yang dianalisis meliputi processing speed, memory usage, dan ukuran aplikasi (build size). Analisis statistik dilakukan menggunakan uji Shapiro–Wilk dan uji Mann–Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aplikasi skala kecil, Context API memiliki processing speed yang lebih baik dengan selisih rata-rata 1.111,5 ms dan perbedaan signifikan (p < 0,001), sementara tidak terdapat perbedaan signifikan pada memory usage (p = 0,830) dan ukuran aplikasi hanya berbeda 0,01 MB. Sebaliknya, pada aplikasi skala menengah, Zustand unggul signifikan pada processing speed dengan selisih 12.751,7 ms (p < 0,001) dan menghasilkan ukuran aplikasi lebih kecil sebesar 0,17 MB, sedangkan Context API lebih hemat memori dengan selisih 1,81 MB (p < 0,001). Berdasarkan temuan tersebut, Context API lebih sesuai untuk aplikasi skala kecil, sedangkan Zustand direkomendasikan untuk aplikasi skala menengah.
Sistem Monitoring Kondisi Otot Pada Pasien Intraoperatif Menggunakan Metode Root Mean Square Berbasis Sinyal Electromyogram Halimatus Sa'diah, Nur; Rosana Widasari, Edita; Muji Laksono, Ristiawan; Feza Fadlurrahman, Ahmad; Ristranda, Fajar
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 2 (2026): Februari 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemantauan kondisi otot pada pasien intraoperatif masih dilakukan secara konvensional menjadi tantangan bagi dokter dalam mendeteksi tanda-tanda kesadaran secara akurat. Penelitian ini mengembangkan sistem monitoring kondisi otot pada pasien intraoperatif berbasis sinyal EMG menggunakan perangkat Myoware 2.0 Sensor Muscle dengan ESP32. Sistem ini dirancang untuk membantu dokter dalam mengidentifikasi kesadaran pasien dengan menganalisis kondisi otot secara real-time. Penelitian ini menggunakan Notch Filter untuk menghilangkan noise dan metode Root Mean Square yang dinormalisasi dengan threshold 65% untuk menentukan kondisi otot. Sistem ini menggunakan Graphical User Interface (GUI) untuk menampilkan plot sinyal EMG, nilai Root Mean Square dan klasifikasi kondisi otot. Berdasarkan analisis kesesuaian deteksi kondisi otot menggunakan metode Root Mean Square dibandingkan dengan perhitungan Root Mean Square Normalisasi diperoleh akurasi sebesar 90% dari pengujian terhadap 10 data dengan rata-rata waktu komputasi sistem dalam mengestimasi kondisi otot sebesar 1.9 ms. Sistem monitoring kondisi otot dioperasikan secara real-time menggunakan MATLAB dengan perangkat wireless.
Analisis Kepuasan Pengguna Generasi Z Dan Generasi Milenial Terhadap Aplikasi Byond Dengan Metode End User Computing Satisfaction (EUCS) Termodifikasi Ramadhan, Muhammad Bintang Saktya; Syawli, Almira; Rachmadi, Aditya
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 13 (2026): Publikasi Khusus Tahun 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital mendorong meningkatnya penggunaan mobile banking di Indonesia, termasuk hadirnya aplikasi BYOND sebagai layanan perbankan syariah yang ditujukan untuk Generasi Z dan Milenial. BYOND menyediakan fitur lengkap yang memudahkan pengguna melakukan transaksi mandiri, mulai dari transfer, top up e-wallet, pembayaran tagihan, hingga layanan infaq dan zakat. Meski demikian, masih ditemukan beberapa kendala, seperti respons aplikasi yang lambat, kesulitan menemukan fitur tertentu, respons chatbot yang kurang tepat, serta keterlambatan informasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kepuasan pengguna BYOND dengan menggunakan metode End User Computing Satisfaction (EUCS) Termodifikasi. Variabel yang dianalisis meliputi content, accuracy, format, ease of use, timeliness, information quality, system quality, dan service quality. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan penyebaran kuesioner kepada pengguna BYOND di Kota Malang melalui teknik purposive sampling. Sebanyak 100 responden dari Generasi Z dan Milenial terlibat, dan data dianalisis menggunakan PLS-SEM. Hasilnya menunjukkan bahwa ease of use, information quality, system quality, dan service quality berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna. Sementara itu, content, accuracy, format, dan timeliness tidak memberikan pengaruh signifikan. Usia juga terbukti memoderasi hubungan system quality terhadap user satisfaction, dengan pengaruh lebih kuat pada Generasi Z.
Pengembangan Sistem Penunjang Perencanaan Karier untuk Mahasiswa Berbasis Website (Studi Kasus: Universitas Brawijaya) Hawari, Rahmada Zulvia Azzahra; Brata, Adam Hendra; Ananta, Mahardeka Tri
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 2 (2026): Februari 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai seorang mahasiswa, diperlukan adanya perencanaan karier yang dapat mempersiapkan mahasiswa menghadapi bagaimana kehidupan di dunia kerja nantinya dengan memahami dan memaksimalkan minat dan bakat yang ia miliki. Universitas Brawijaya menunjukkan adanya ketimpangan yang tidak sesuai antara jumlah lulusan dengan bagaimana lulusan memiliki pekerjaan yang layak setelah lulus sesuai dengan capaian yang hendak digapai oleh IKU poin pertama. Dari survei Tracer Study 2023 menunjukkan bahwa dari 10.677 responden lulusan 2022, 15.89% di antaranya masih belum memiliki pekerjaan. Maka dari itu dibuat pengembangan sistem penunjang Career Apps agar mahasiswa Universitas Brawijaya dapat memetakan apa saja yang harus ia persiapkan dan lakukan selama masa perkuliahan hingga nantinya mendapatkan pekerjaan yang layak selepas lulus dari bangku perkuliahan. Pengembangan sistem berbasis website ini dilakukan menggunakan metode prototyping dengan tahapan rekayasa kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian. Tahapan rekayasa kebutuhan dibuat pemodelan use case diagram, use case scenario, analisis data, serta proses bisnis hingga mendapatkan hasil berupa 19 kebutuhan fungsional dan 1 kebutuhan non fungsional. Pada tahap selanjutnya dibuat perancangan diagram klas, diagram sekuensial, algoritma, data, antarmuka, dan diakhiri dengan evaluasi prototype. Pada tahap perancangan disebutkan bahwa arsitektur yang digunakan pada pengembangan sistem ini adalah Model-View-Controller (MVC). Setelahnya dilakukan tahap implementasi dari rekayasa kebutuhan dan perancangan yang sudah disusun. Implementasi sistem dilakukan dengan bahasa pemrograman HTML, CSS, JavaScript, dan PHP dengan framework Laravel. Dari hasil implementasi dilakukan pengujian dengan hasil 3 status valid pada pengujian unit, 1 status valid pada pengujian integrasi, 72 status valid dan 7 status tidak valid pada pengujian validasi, serta 3 status valid dan 1 status tidak valid pada pengujian responsivitas.
Analisis Kepuasan Pengguna Generasi Z dan Generasi Milenial terhadap Aplikasi BYOND dengan Metode End User Computing Satisfaction (EUCS) Termodifikasi Ramadhan, Muhammad Bintang Saktya; Syawli, Almira; Rachmadi, Aditya
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 13 (2026): Publikasi Khusus Tahun 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital mendorong meningkatnya penggunaan mobile banking di Indonesia, termasuk hadirnya aplikasi BYOND sebagai layanan perbankan syariah yang ditujukan untuk Generasi Z dan Milenial. BYOND menyediakan fitur lengkap yang memudahkan pengguna melakukan transaksi mandiri, mulai dari transfer, top up e-wallet, pembayaran tagihan, hingga layanan infaq dan zakat. Meski demikian, masih ditemukan beberapa kendala, seperti respons aplikasi yang lambat, kesulitan menemukan fitur tertentu, respons chatbot yang kurang tepat, serta keterlambatan informasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kepuasan pengguna BYOND dengan menggunakan metode End User Computing Satisfaction (EUCS) Termodifikasi. Variabel yang dianalisis meliputi content, accuracy, format, ease of use, timeliness, information quality, system quality, dan service quality. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan penyebaran kuesioner kepada pengguna BYOND di Kota Malang melalui teknik purposive sampling. Sebanyak 100 responden dari Generasi Z dan Milenial terlibat, dan data dianalisis menggunakan PLS-SEM. Hasilnya menunjukkan bahwa ease of use, information quality, system quality, dan service quality berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna. Sementara itu, content, accuracy, format, dan timeliness tidak memberikan pengaruh signifikan. Usia juga terbukti memoderasi hubungan system quality terhadap user satisfaction, dengan pengaruh lebih kuat pada Generasi Z.
Sistem Wearabale Untuk Deteksi Stres Pada Pengemudi Menggunakan Algoritma Spectral Peak Recovery Berbasis Sinyal Photoplethysmogram Akbar, Rizky; Widasari, Edita Rosana
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 2 (2026): Februari 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres pada pengemudi dapat menurunkan tingkat konsentrasi dan meningkatkan risiko kecelakaan, sehingga deteksi tingkat stres secara real-time menjadi sangat penting, mengingat sistem pada penelitian sebelumnya (Fuad, 2025) masih memiliki keterbatasan dari sisi kenyamanan penggunaan, desain wearable, dan ketahanan terhadap gangguan sinyal. Penelitian ini mengembangkan perangkat wearable berbasis sinyal Photoplethysmogram (PPG) menggunakan sensor MAX30102 dan mikrokontroler ESP32-S3 untuk mengestimasi Beats Per Minute (BPM) serta mendeteksi tingkat stres. Untuk meningkatkan kualitas sinyal PPG yang sering terpengaruh oleh motion artifact, penelitian ini menerapkan algoritma Spectral Peak Recovery (SPARE) yang mencakup tahapan filtering, pemeriksaan kurtosis, Singular Spectrum Analysis (SSA), Harmonic Relationship Estimation (HRE), dan rekonstruksi narrow-band. Pengujian dilakukan terhadap lima subjek melalui tiga skenario simulasi mengemudi (low, medium, dan high) dengan total 15 sesi. Pembacaan BPM dari perangkat dibandingkan dengan oximeter sebagai acuan, sedangkan deteksi stres divalidasi menggunakan kuesioner DASS-42. Hasil pengujian menunjukkan bahwa algoritma SPARE mampu meningkatkan kejelasan bentuk gelombang PPG dan memberikan estimasi BPM yang lebih stabil, dengan rata-rata BPM subjek berada pada rentang 82–89 BPM. Perbandingan hasil deteksi stres menunjukkan tingkat kecocokan sebesar 80% atau 12 dari 15 sampel sesuai dengan hasil DASS-42. Secara keseluruhan, sistem wearable yang dikembangkan bekerja dengan baik dan cukup andal dalam mendeteksi tingkat stres, sehingga berpotensi digunakan sebagai perangkat pemantauan stres non-invasif bagi pengemudi.
Ekstraksi Fitur SampEn, PermEn, dan MAV dari Sinyal Electroencephalogram Satu Kanal Berbasis Discrete Wavelet Transform untuk Sistem Monitoring Kesadaran Dananjaya, Andreas Wirawan; Widasari, Edita Rosana
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 2 (2026): Februari 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesadaran merupakan kondisi klinis yang ditandai oleh keadaan terjaga (wakefulness) dan kemampuan menyadari diri serta lingkungan (awareness). Pada pasien kritis, khususnya di Intensive Care Unit (ICU), pemantauan kesadaran penting untuk menentukan keputusan klinis; namun penilaian konvensional seperti Glasgow Coma Scale (GCS) bersifat subjektif dan kurang optimal pada pasien terintubasi, sementara Electroencephalography (EEG) multikanal cenderung mahal dan kompleks. Penelitian ini berfokus pada pengembangan tahap awal sistem monitoring kesadaran berbasis EEG satu kanal, yaitu pemrosesan sinyal dan ekstraksi fitur yang representatif sebagai dasar analisis/pemodelan lanjutan. Sinyal EEG direkam menggunakan perangkat EEG satu kanal, kemudian dilakukan pra pemrosesan berupa normalisasi untuk mengurangi pengaruh outlier, segmentasi sinyal, serta pemilahan komponen frekuensi menggunakan Discrete Wavelet Transform (DWT) untuk memperoleh sinyal yang relevan bagi karakteristik kesadaran. Dari sinyal hasil dekomposisi tersebut diekstraksi tiga fitur utama, yaitu Sample Entropy (SampEn), Permutation Entropy (PermEn), dan Mean Absolute Value (MAV). Ketiga fitur ini disusun menjadi vektor/matriks fitur sebagai keluaran sistem yang dapat digunakan untuk tahap klasifikasi atau prediksi pada penelitian selanjutnya. Implementasi sistem disajikan melalui antarmuka berbasis perangkat lunak untuk memudahkan visualisasi sinyal dan proses ekstraksi fitur secara terstruktur. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu membedakan karakteristik kondisi kesadaran secara efektif. Hal ini ditandai dengan penurunan signifikan nilai rata-rata fitur pada kondisi tidak sadar dibandingkan kondisi sadar, dengan Sample Entropy berkurang dari 0,5684 hingga 0,3853, Permutation Entropy menurun dari 0,5769 ke 0,4987, serta Mean Absolute Value turun dari 0,8212 ke 0,7165. Selain itu, sistem menunjukkan performa efisien dengan rata-rata waktu komputasi 1,9494 detik per segmen, sehingga potensial untuk diterapkan sebagai landasan sistem monitoring kesadaran berbasis fitur objektif.
Analisis Perbandingan Kinerja Metode Retrieval Cosine Similarity dan BM25 pada Chatbot berbasis Retrieval-Augmented-Generation Yusuf, Muhammad
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 2 (2026): Februari 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peraturan Rektor Universitas Brawijaya memiliki struktur dan bahasa hukum yang kompleks sehingga dapat menyulitkan mahasiswa dalam mengakses informasi secara cepat. Penelitian ini mengembangkan Chatbot berbasis Retrieval-Augmented Generation (RAG) untuk merespons pertanyaan terkait peraturan rektor tersebut dengan membandingkan kinerja dua metode retrieval, yaitu Cosine Similarity dan BM25. Sistem dibangun menggunakan Large Language Model Llama 3.3 70B sebagai generator dan dievaluasi dengan metrik Precision untuk retriever, serta metrik Answer Relevancy untuk generator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Cosine Similarity menghasilkan skor Precision@3 0,6070, lebih tinggi daripada BM25 yang mencapai 0,5482. Namun, uji signifikansi statistik terhadap perbedaan kedua metode tersebut menghasilkan nilai p-value 0,4504, yang mengindikasikan bahwa keunggulan Cosine Similarity tidak signifikan secara statistik. Selanjutnya, komponen generator berkinerja konsisten baik dengan Answer Relevancy 1,0, yang membuktikan LLM dapat bekerja efektif dan dapat menjawab pertanyaan terkait Peraturan Rektor Universitas Brawijaya dengan baik.
Fine-Tuning Bert Untuk Named Entity Recognition Pada Dokumen Klinis Gizi Condro Kusuma, Satrio; Noor Fatyanosa, Tirana; Data, Mahendra
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 2 (2026): Februari 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem ekstraksi informasi pada dokumen klinis gizi menggunakan pendekatan Named Entity Recognition (NER) berbasis Bidirectional Encoder Representations from Transformers (BERT). Sistem yang dikembangkan dirancang untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan entitas penting dalam dokumen klinis gizi, meliputi kondisi kesehatan, bahan makanan, kandungan nutrisi, serta informasi pendukung lainnya. Pendekatan ini memungkinkan transformasi data teks tidak terstruktur menjadi informasi terstruktur yang dapat dimanfaatkan dalam analisis klinis dan pengambilan keputusan. Penelitian ini mengevaluasi beberapa model BERT berbahasa Indonesia untuk menentukan model yang paling sesuai pada domain klinis gizi. Proses evaluasi dilakukan melalui perbandingan performa antar model menggunakan metrik precision, recall, dan F1-score, kemudian dilanjutkan dengan proses fine-tuning pada model terpilih untuk meningkatkan kinerja dalam tugas NER. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model BERT mampu memberikan performa yang stabil dan efektif, khususnya dalam mengenali entitas dengan jumlah data yang besar. Namun, performa pada entitas dengan distribusi data terbatas masih menunjukkan kekurangan, terutama pada nilai precision. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis BERT memiliki potensi yang kuat untuk diterapkan dalam pengolahan dokumen klinis gizi, dengan peluang pengembangan lebih lanjut melalui optimalisasi fine-tuning dan penanganan ketidakseimbangan data.
Analisis Komparatif Pendekatan Vector-RAG, GraphRAG, dan Hybrid-RAG untuk Multi-hop Question Answering pada Korpus Publik HotpotQA Aydin, Radithya; Arwani, Issa; Suharsono, Aswin
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 13 (2026): Publikasi Khusus Tahun 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Retrieval-Augmented Generation (RAG) telah menjadi standar industri untuk mengatasi halusinasi pada Large Language Models (LLM). Namun, pendekatan konvensional berbasis vektor (Vector-RAG) sering mengalami kesulitan dalam menangani pertanyaan kompleks yang membutuhkan penalaran bertingkat (multi-hop reasoning). Pendekatan berbasis graf pengetahuan (GraphRAG) dan gabungan keduanya (Hybrid-RAG) diusulkan sebagai solusi potensial untuk menangkap hubungan semantik antar-entitas yang lebih dalam. Kendati demikian, efektivitas integrasi graf pada skala data terbatas dengan model open-source masih belum banyak dieksplorasi secara empiris. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang, membangun, dan mengevaluasi kinerja komparatif dari ketiga arsitektur RAG tersebut menggunakan model generatif Mistral-7B-Instruct pada dataset HotpotQA. Sistem dibangun secara end-to-end menggunakan bahasa pemrograman Python, dengan FAISS sebagai penyimpanan vektor dan NetworkX serta REBEL untuk konstruksi graf pengetahuan. Evaluasi dilakukan menggunakan metode Closed-Set pada 20.000 dokumen dengan metrik F1 Score, Exact Match (EM), serta metrik kualitas semantik berbasis LLM-as-a-Judge (Faithfulness dan Answer Relevancy). Hasil pengujian menunjukkan bahwa pendekatan Vector-RAG justru mengungguli pendekatan lainnya dengan stabilitas kualitas jawaban yang lebih konsisten. Sebaliknya, GraphRAG dan Hybrid-RAG mencatat performa yang lebih rendah dibandingkan baseline vektor. Analisis kritis mengungkap bahwa rendahnya kinerja tersebut disebabkan oleh masalah kelangkaan data (sparsity) pada struktur graf yang menyebabkan terputusnya jalur penalaran, serta fenomena dilusi konteks (context dilution) pada mode hibrida di mana masuknya informasi graf yang tidak relevan justru mendistraksi fokus model. Hasil ini membuktikan bahwa tanpa densitas relasi yang matang, kompleksitas arsitektur hibrida tidak serta-merta menjamin peningkatan akurasi dibandingkan metode vektor tunggal.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 10 No 13 (2026): Publikasi Khusus Tahun 2026 Vol 10 No 01 (2026): Januari 2026 Vol 10 No 2 (2026): Februari 2026 Vol 9 No 13 (2025): Publikasi Khusus Tahun 2025 Vol 9 No 12 (2025): Desember 2025 Vol 9 No 11 (2025): November 2025 Vol 9 No 10 (2025): Oktober 2025 Vol 9 No 9 (2025): September 2025 Vol 9 No 8 (2025): Agustus 2025 Vol 9 No 7 (2025): Juli 2025 Vol 9 No 6 (2025): Juni 2025 Vol 9 No 5 (2025): Mei 2025 Vol 9 No 4 (2025): April 2025 Vol 9 No 3 (2025): Maret 2025 Vol 9 No 2 (2025): Februari 2025 Vol 9 No 1 (2025): Januari 2025 Vol 8 No 13 (2024): Publikasi Khusus Tahun 2024 Vol 8 No 10 (2024): Oktober 2024 Vol 8 No 9 (2024): September 2024 Vol 8 No 8 (2024): Agustus 2024 Vol 8 No 7 (2024): Juli 2024 Vol 8 No 6 (2024): Juni 2024 Vol 8 No 5 (2024): Mei 2024 Vol 8 No 4 (2024): April 2024 Vol 8 No 3 (2024): Maret 2024 Vol 8 No 2 (2024): Februari 2024 Vol 8 No 1 (2024): Januari 2024 Vol 7 No 13 (2023): Publikasi Khusus Tahun 2023 Vol 7 No 9 (2023): September 2023 Vol 7 No 8 (2023): Agustus 2023 Vol 7 No 7 (2023): Juli 2023 Vol 7 No 6 (2023): Juni 2023 Vol 7 No 5 (2023): Mei 2023 Vol 7 No 4 (2023): April 2023 Vol 7 No 3 (2023): Maret 2023 Vol 7 No 2 (2023): Februari 2023 Vol 7 No 1 (2023): Januari 2023 Vol 7 No 14 (2023): Antrian Publikasi Vol 6 No 13 (2022): Publikasi Khusus Tahun 2022 Vol 6 No 12 (2022): Desember 2022 Vol 6 No 11 (2022): November 2022 Vol 6 No 10 (2022): Oktober 2022 Vol 6 No 9 (2022): September 2022 Vol 6 No 8 (2022): Agustus 2022 Vol 6 No 7 (2022): Juli 2022 Vol 6 No 6 (2022): Juni 2022 Vol 6 No 5 (2022): Mei 2022 Vol 6 No 4 (2022): April 2022 Vol 6 No 3 (2022): Mei 2022 Vol 6 No 2 (2022): Februari 2022 Vol 6 No 1 (2022): Januari 2022 Vol 5 No 13 (2021): Publikasi Khusus Tahun 2021 Vol 5 No 12 (2021): Desember 2021 Vol 5 No 11 (2021): November 2021 Vol 5 No 10 (2021): Oktober 2021 Vol 5 No 9 (2021): September 2021 Vol 5 No 8 (2021): Agustus 2021 Vol 5 No 7 (2021): Juli 2021 Vol 5 No 6 (2021): Juni 2021 Vol 5 No 5 (2021): Mei 2021 Vol 5 No 4 (2021): April 2021 Vol 5 No 3 (2021): Maret 2021 Vol 5 No 2 (2021): Februari 2021 Vol 5 No 1 (2021): Januari 2021 Vol 5 No 13 (2021) Vol 4 No 13 (2020): Publikasi Khusus Tahun 2020 Vol 4 No 12 (2020): Desember 2020 Vol 4 No 11 (2020): November 2020 Vol 4 No 10 (2020): Oktober 2020 Vol 4 No 9 (2020): September 2020 Vol 4 No 8 (2020): Agustus 2020 Vol 4 No 7 (2020): Juli 2020 Vol 4 No 6 (2020): Juni 2020 Vol 4 No 5 (2020): Mei 2020 Vol 4 No 4 (2020): April 2020 Vol 4 No 3 (2020): Maret 2020 Vol 4 No 2 (2020): Februari 2020 Vol 4 No 1 (2020): Januari 2020 Vol 3 No 12 (2019): Desember 2019 Vol 3 No 11 (2019): November 2019 Vol 3 No 10 (2019): Oktober 2019 Vol 3 No 9 (2019): September 2019 Vol 3 No 8 (2019): Agustus 2019 Vol 3 No 7 (2019): Juli 2019 Vol 3 No 6 (2019): Juni 2019 Vol 3 No 5 (2019): Mei 2019 Vol 3 No 4 (2019): April 2019 Vol 3 No 3 (2019): Maret 2019 Vol 3 No 2 (2019): Februari 2019 Vol 3 No 1 (2019): Januari 2019 Vol 2 No 12 (2018): Desember 2018 Vol 2 No 11 (2018): November 2018 Vol 2 No 10 (2018): Oktober 2018 Vol 2 No 9 (2018): September 2018 Vol 2 No 8 (2018): Agustus 2018 Vol 2 No 7 (2018): Juli 2018 Vol 2 No 6 (2018): Juni 2018 Vol 2 No 5 (2018): Mei 2018 Vol 2 No 4 (2018): April 2018 Vol 2 No 3 (2018): Maret 2018 Vol 2 No 2 (2018): Februari 2018 Vol 2 No 1 (2018): Januari 2018 Vol 2 No 8 (2018) Vol 2 No 6 (2018) Vol 1 No 12 (2017): Desember 2017 Vol 1 No 11 (2017): November 2017 Vol 1 No 10 (2017): Oktober 2017 Vol 1 No 9 (2017): September 2017 Vol 1 No 8 (2017): Agustus 2017 Vol 1 No 7 (2017): Juli 2017 Vol 1 No 6 (2017): Juni 2017 Vol 1 No 5 (2017): Mei 2017 Vol 1 No 4 (2017): April 2017 Vol 1 No 3 (2017): Maret 2017 Vol 1 No 2 (2017): Februari 2017 Vol 1 No 1 (2017): Januari 2017 More Issue