cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Metodik Didaktik
ISSN : 19076967     EISSN : 25285653     DOI : https://doi.org/10.17509
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 147 Documents
PENERAPAN MODEL MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR Hendawati, Yuyu; Putri, Suci Utami; Pratomo, Suko; Widianingsih, Fitri
Metodik Didaktik : Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Vol 13, No 2 (2018): Metodik Didaktik Januari 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/md.v13i2.9498

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan penguasaan konsep siswa masih rendah, terlihat dari hasil evaluasi penguasaan konsep yang menunjukkan siswa belum mencapai nilai KKM sebesar 70 dan pada proses pembelajaran aktivitas siswa hanya berpusat pada guru. Rumusan masalah yang diangkat pada penelitian ini yakni apakah terdapat perbedaan yang signifikan perihal aktivitas dan penguasaan konsep kelas IV pada pembelajaran IPA materi gaya sebelum dan sesudah menerapkan model pembelajaran Mind Mapping. Penelitian secara umum bertujuan untuk mengetahui aktivitas dan penguasaan konsep dalam pembelajaran IPA materi gaya dengan menerapkan model pembelajaran Mind Mapping. jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindak Kelas (PTK) dengan sistam spiral refleksi design. Penelitian dilaksanakan III siklus, pada setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Ganda Manah Kab. Subang sebanyak 20 siswa. Instrument yang digunakan berupa tes kemampuan penguasaan konsep (pretes dan postes) serta lembar observasi (siswa dan guru). Analisis statistik pada penelitian ini meliputi analisis data hasil tes kemampuan penguasaan konsep, dengan rata-rata aktivitas pada siklus I sebesar 3,15 (A), nilai rata-rata mencapai 74,45 (80%), rata-rata aktivitas pada siklus ke II sebesar 3,81 (A) nilai rata-rata 87,5 (85%), pada siklus III rata-rata aktivitas 3,96 (A) nilai rata-rata mencapai 92,5 (92,5%). Penelitian ini berkesimpulan bahwa dengan menerapkan model Mind Mapping dapat meningkatkan penguasaan konsep siswa pada pembelajaran IPA materi gaya. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi perkembangan dunia pendidikan, khususnya pada pembelajaran IPA di Sekolah Dasar.
PENGARUH METODE GIST TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN DAN KEMAMPUAN MENULIS EKSPOSISI SISWA SEKOLAH Prawiyogi, Anggy Giri; Rosalina, Annita; Rahman, Rahman
Metodik Didaktik : Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Vol 14, No 1 (2018): Metodik Didaktik Juli 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/md.v14i1.11814

Abstract

Hasil studi pendahuluan yang dilakukan peneliti menunjukan rendahnya kemampuan membaca pemahaman dan kemampuan menulis eksposisi siswa di sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh antara metode GIST terhadap kemampuan membaca pemahaman dan kemampuan menulis eksposisi  siswa SD. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan rancangan pretest-postest control group design. Penelitian dilakukan di kelas IV SDIT Cendekia Purwakarta sebanyak 96 orang, masing-masing 48 orang kelas eksperimen dan 48 orang kelas kontrol. Dengan menggunakan instrument pretest, postest, angket dan lembar observasi. Hasil penelitian yang diperoleh adalah : a) proses pembelajaran dengan menggunakan metode GIST mendapatkan hasil belajar yang tinggi ; b) kemampuan membaca pemahaman di kelas kontrol pada kategori rendah sedangkan di kelas eksperimen pada kategori sedang; c) kemampuan menulis eksposisi di kelas kontrol pada kategori rendah sedangkan di kelas eksperimen pada kategori sedang. Hal ini menunjukan dengan menggunakan metode GIST memberikan pengaruh yang positif terhadap  kemampuan membaca pemahaman dan kemampuan menulis eksposisi. Sehingga direkomendasikan untuk diterapkan di kelas tinggi dengan berbantuan media proyektor untuk mengasah keterampilan guru dalam penggunaan teknologi.
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENGEMBANGKAN PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH SLEMAN Widodo, Hendro
Metodik Didaktik : Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Vol 13, No 2 (2018): Metodik Didaktik Januari 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/md.v13i2.8162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) kepemimpinan kepala sekolah dalam mengembangkan pendidikan karakter di Sekolah Dasar Muhammadiyah Sleman; dan 2) Faktor yang menjadi kendala kepala sekolah dalam mengembangkan pendidikan karakter di Sekolah Dasar Muhammadiyah Sleman.Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru dan siswa. Penentuan subjek penelitian dilakukan dengan teknik purpose sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Jenis analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu data reduction, data display, dan data conclusion drawing/verification.Hasil penelitian ini adalah :1) Peran kepala sekolah dalam mengembangkan pendidikan karakter di sekolah sangat menentukan. Peran kepala sekolah sebagai pimpinan di sekolah adalah dalam bentuk melakukan pembinaan secara terus-menerus dalam hal pemodelan (modeling), pengajaran (teaching), dan penguatan karakter (reinforcing) yang baik terhadap semua warga sekolah (guru, siswa, dan karyawan). Nilai karakter yang menonjol dikembangkan di SD Muhammadiyah Sleman yaitu nilai religius, disiplin, gemar membaca, tanggung Jawab, peduli sosial, dan kerjasama, kebersamaan dan gotong royong; 2) Faktor Pendukung dan Penghambat Proses Pendidikan Karakter, yaitu sebagai berikut: a) faktor Pendukung meliputi: (1) pengelola sekolah sangat mendukung terhadap program-program pembinaan karakter pada siswa baik dalam hal bimbingan maupun usulan kegiatan yang harus diprogramkan; (2) guru memiliki kemampuan dalam menyampaikan materi dan bisa menyesuaikan dengan kebutuhan siswa. Guru tidak menjaga jarak dengan siswa. Kedekatan antara Guru dengan siswa memberi dampak yang positif dalam pembelajaran, yaitu siswa merasa nyaman; (3) pihak wali siswa juga sangat mendukung terhadap program-program yang dirancang oleh sekolah bahkan mereka menginginkan nilai-nilai akhlak harus menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan di sekolah; dan b) faktor Penghambat, meliputi:  (1) adanya kebiasaan buruk sebagian siswa di rumah dibawa ke dalam kelas, sehingga mempengaruhi siswa yang lain; (2) guru tidak bisa selalu mengawasi sikap siswa sepanjang hari, oleh karena itu peran orang tua di rumah sangat dibutuhkan guna terbentuknya karakter yang mengakar dalam diri siswa sehingga dapat diimplementasikan ke dalam kegiatan sehari-harinya baik di sekolah, di rumah maupun di lingkungan sekitarnya; dan (3) peran media masa. Tayangan televisi yang kurang mendukung pendidikan anak sehingga dapat menyebabkan pembentukan karakter anak yang tidak sesuai dengan seharusnya.
TRANS MODEL MATHEMATICS EDUCATION (T2ME) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN OPERASI HITUNG PERKALIAN BERBANTUAN TEKNIK SUBATSAGA DI SEKOLAH DASAR Oktafiani, Wilda; Budiarti, Miladi Rizkyah; Solekha, Solekha; Yulistia, Tia Fuja; Oktaviani, Oriza Mutia; Widodo, Suprih
Metodik Didaktik : Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Vol 14, No 1 (2018): Metodik Didaktik Juli 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/md.v14i1.9347

Abstract

This research is conducted to produce a product that can organize learning well and can ease problem solving in learning especially mathematics. The resulting product is the development of learning models and create an easy techniques as a solution to complete multiplication in Elementary School (SD). This is motivated by the low ability to solve various multiplication problem that occurred in the 4th grade in Elementary School (SD). This data was obtained based on observation and interviews conducted with teacher’s classroom at some public Elementary Schools in Purwakarta district. In one of the public Elementary Schools it was found that only 25% of students were able control multiplication. Based on the problems, the research method use is Research and Development (RD) Borg and Gall. Product design that will be developed and applied that is model of learning model of mathematics education model (T2ME) and technique of SuBatSaGa multiplication. Our Product design developed has been approved by the experts. The experts in this research that is lecturer of mathematics. Keywords: multiplication, Trans Model Mathematics Education (T2ME), SuBatSaGa technique.
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS V SD INPRES SAMBERPASI Tasaik, Hendrik Lempe; Tuasikal, Patma
Metodik Didaktik : Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Vol 14, No 1 (2018): Metodik Didaktik Juli 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/md.v14i1.11384

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peran guru dalam meningkatkan kemandirian belajar peserta didik. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data Angket, observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan pada SD Inpres Samberpasi berlokasi di Distrik Aimando Kabupaten Biak Numfor. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru sangat berperan penting dalam pembina dan membentuk sikap kemandiran dalam proses pembelajaran, karena 60% siswa sering nyontek, sedangkan 20% kadang-kadang dan yang tidak melakukan nyontek 0%. Hal demikian mengakibatkan siswa belum mampu secara mandiri dalam proses belajar, dibuktikan dengan hasil penelitian bahwa 60% siswa belum mampu mengerjakan tugas secara mandiri. Oleh sebab itu, guru dituntut untuk berperan penting baik dalam menentukan tema pembelajaran, sehingga mampu membangun kemandirian siswa untuk meningkatkan hasil belajar yang lebih baik.
PENGARUH PERMAINAN GOBAK SODOR TERHADAP KEMAMPUAN JASMANI ANAK Ruswan, Acep; Nikawanti, Gia
Metodik Didaktik : Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Vol 13, No 2 (2018): Metodik Didaktik Januari 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/md.v13i2.9499

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilakukan untuk mengetahi pengaruh permainan gobak sodor terhadap peningkatan kemampuan jasmani anak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi eksperiment). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas I-III SD dengan rentang usia 6-9 tahun dengan menggunakan sampel penelitian sebanyak 60 orang siswa terdiri dari 30 orang siswa kelas eksperimen dan 30 orang siswa kelas kontrol. Kemampuan jasmani anak untuk kelompok yang diberikan permainan gobak sodor secara keseluruhan memiliki rentang skor 3,25-5,00 Melalui permainan gobak sodor kemampuan jasmani anak mempunyai skor rata-rata 4,46; skor modus 4,76; skor median 4,50 dan standar deviasi 0,41. Sedangkan kemampuan jasmani anak yang diberikan perlakuan secara konvensional dengan menggunakan permainan kodok dan bangau memiliki rentang skor 2,50 - 4,00. Melalui permainan kodok dan bangau kemampuan jasmani anak memperoleh skor rata-rata sebesar 3,26; skor modus 3,26; skor median 3,26 dan standar deviasi 0,52. Hipotesis dalam penelitian ini diuji dengan menggunakan uji t. Uji hipotesis ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh permainan gobak sodor terhadap peningkatan kemampuan jasmani anak. Dari hasil pengujian hipotesis diketahui t hitung sebesar 4,243 dengan signifikasi α= 0,05 sedangkan t tabel 2,00. Sehingga t hitung ≥ t tabel maka Ho ditolak dan Ha diterima. Berarti dapat dibuktikan bahwa permaianan gobak sodor dapat meningkatkan kemampuan jasmani anak.
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN EKSPOSITORI PADA MATA PELAJARAN IPS DI KELAS IV SD NEGERI SARIBI Rumbrawer, Yanto; Laka, Beatus M.; Korwa, Maria
Metodik Didaktik : Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Vol 14, No 1 (2018): Metodik Didaktik Juli 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/md.v14i1.10702

Abstract

Tujuan penelitian 1) Mendeskripsikan penerapan strategi pembelajaran ekspositori pada mata pelajarn IPS di kelas IV SD Negeri Saribi, 2) untuk mengetahui upaya-upaya apa yang dilakukan guna menerapkan  strategi  pembelajaran ekspositori  pada mata pelajaran IPS, 3) untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang menjadi kendala dalam penerapan strategi  pembelajaran ekspositori  pada mata pelajarn IPS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah Pelaksanaan pembelajaran IPS dengan menggunakan metode ekspositori   pada mata pelajaran IPS di kelas IV SD Negeri Saribi dapat meningkatkan motivasi belajar  IPS. Guru membimbing siswa dalam memahami materi dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya. Soal kuis diambil dari materi yang sudah diajarkan atau materi yang baru saja dipelajari serta adanya pemberitahuan dari guru bahwa akan diberikan kuis pada setiap pertemuan, agar siswa lebih siap menghadapi soal kuis.
PENGENALAN GREEN BEHAVIOR MELALUI ECOLITERACY PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI DESA ADAT KAMPUNG NAGA KABUPATEN TASIKMALAYA Nikawanti, Gia; Fitriani, Rayi Siti; Bachtiar, Yudi
Metodik Didaktik : Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Vol 14, No 2 (2019): Metodik Didaktik Januari 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/md.v14i2.13860

Abstract

AbstrakPenelitian ini berjudul Pengenalan Green Behavior Melalui Ecoliteracy Pada Anak Usia Sekolah Dasar Di Desa Adat Kampung Naga Kabupaten Tasikmalaya. Objek pada penelitian ini adalah anak yang berusia sekolah dasar di kampung Naga Tasikmalaya dengan waktu penelitian selama 1 tahun. Tim Penelti memilih menggunakan penelitian R D bertujuan untuk terlebih dahulu melakukan research yaitu ingin mengetahui apakah anak usia sekolah dasar di desa adat kampung Naga sudah memiliki green behavior serta ingin mengetahui bagaimanakah cara anak usia sekolah dasar di desa adat kampung Naga menjaga kelestarian alam sekitar. Setelah melakukan research, tim melakukan tahap development yaitu  Melakukan langkah-langkah pengenalan green behavior melalui ecoliteracy untuk anak usia sekolah dasar di desa adat kampung Naga lalu selanjutnya mencari tahu seberapa efektivkah pengenalan green behavior melalui ecoliteracy pada anak usia sekolah dasar di desa adat kampung Naga. Hasil dari penelitian ini akan dijadikan sebagai rencana luaran tim peneliti guna mengembangkan IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) berupa pop up book ramah anak berkaitan dengan pengenalan green behavior melalui ecoliteracy. Keyword: Green behaviour, ecoliteracy anak sekolah dasar
IMPLEMENTATION OF DISCOVERY LEARNING MODEL TO IMPROVE LEARNING RESULT OF NATURAL SCIENCE AT FIFTH GRADE OF SD KATOLIK ST. PAULUS KEMBES Walewangko, Stief Aristo
Metodik Didaktik : Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Vol 14, No 2 (2019): Metodik Didaktik Januari 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/md.v14i2.14013

Abstract

This study was intended to describe the application of Discovery Learning Model on natural science subject and to improve teacher’s skill and learning result of student on fifth grade of Elementary School. This research was classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of planning, action, observation and reflection. Subjects of this research were students at fifth grade of SD Katolik St. Paulus Kembes. The collecting data technique was using test and observation. Technique of analyzing data was using quantitive descriptive analysis and qualitative descriptive analysis. The results showed that: 1) teacher’s skill in first cycle gained score 25 or 71,42% with ‘good’ criteria, and in second cycle obtained score 29 or 82,85% also with ‘good’ criteria; 2) student’s learning result in first cycle was 62,2% and the second cycle was 81,6%. These results concluded that the application of Discovery Learning Model can improve the quality of natural science subject learning, such as: teacher’s skill and learning result of the fifth grade student in SD Katolik St. Paulus Kembes. It was suggested that Discovery Learning model can be used as teacher’s solution to improve the quality of natural science learning.
IMPLEMENTASI PENGAMALAN NILAI-NILAI PANCASILA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DI KELAS 5c SDN CIWANGI HM, Ahmad Saekhu; Prihatono, Yuda
Metodik Didaktik : Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Vol 14, No 2 (2019): Metodik Didaktik Januari 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/md.v14i2.13667

Abstract

Rendahnya pemahaman materi nilai-nilai Pancasila siswa kelas 5C disebabkan oleh metode pembelajaran yang diterapkan oleh guru. Akibatnya, siswa yang kurang fokus selama mengikuti pembelajaran sehingga materi yang disampaikan tidak dapat diserap dengan baik. Alternatif model pembelajaran dalam upaya untuk menciptakan proses pembelajaran yang mendorong siswa aktif dalam penelitian ini adalah dengan menerapkan model  pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw. Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS materi nilai-nilai Pancasila sebelum guru menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, (2) untuk mengetahui aktivitas siswa dalam proses pembelajaran IPS dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, dan (3) untuk mengetahui hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS materi nilai-nilai Pancasila setelah guru menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw.

Page 6 of 15 | Total Record : 147