cover
Contact Name
Alam Budiman Thamsi
Contact Email
alambudiman.thamsi@umi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
geomine@umi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Geomine
ISSN : 24432083     EISSN : 25412116     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Geomine (JG) merupakan jurnal yang memuat artikel-artikel ilmiah yang mengkaji ilmu-ilmu dan pengembangan dalam bidang pertambangan, geologi dan geofisika. Jurnal Geomine (JG) memiliki No.ISSN : 2443-2083 (Cetak) dan No.ISSN : 2541-2116 (Online). Jurnal Geomine diterbitkan oleh Prodi Jurusan Teknik Pertambangan Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia. Terbit 3 (tiga) kali dalam setahun pada Bulan April, Agustus dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 230 Documents
PERBANDINGAN HASIL PRODUKSI BERDASARKAN PENGARUH WORKOVER TERHADAP HASIL PRODUKSI SUMUR WALIO 212 PT. PETROGAS (BASIN) LTD, KABUPATEN SORONG, PROVINSI PAPUA BARAT Emi Prasetyawati Umar; Egi Rianto Pradana; Jamal Rauf Husain; Arif Nurwaskito
Jurnal Geomine Vol 5, No 3 (2017): Edisi Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.1 KB) | DOI: 10.33536/jg.v5i3.142

Abstract

Penurunan laju produksi pada sumur tua umumnya merupakan keadaan yang tidak dapat dihindari. Hal ini bisa disebabkan karena problem yang terjadi selama sumur berproduksi atau karena menurunnya tekanan reservoir dan juga terlalu tingginya produksi air dari pada minyak dan gas. Untuk mengembalikan atau menjaga laju produksi yang turun sebagai akibat adanya problem produksi pada suatu sumur adalah dengan melakukan operasi kerja ulang (workover). Tujuan dari penelitian mengetahui pengaruh sistem kerja workover terhadap hasil produksi sumur walio 212 dan membandingkan hasil produksi sebelum dan sesudah workover. Hasil produksi sebelum workover dalam satu bulan produksi minyak sebesar 14466,434 bbls (barel) dengan produksi tertinggi 63 barel/hari dan gas sebesar 507.750 mmscf (kubik) dengan produksi tertinggi 20.919 kubik/hari. Setelah dilakukan workover, hasil produksi minyak mencapai 1589,000 bbls (barel) dengan produksi tertinggi mencapai 98 barel/hari dan gas sebesar 487.408 mmscf (kubik) dengan produksi tertinggi mencapai 20.777 mmscf/kubik. Hal ini menunjukkan bahwa workover telah meningkatkan laju produksi sumur walio 212 dan mengurangi jumlah produksi air yang berlebihan. Faktor- faktor yang mempengaruhi meningkatnya laju produksi sumur walio 212 ialah berkurangnya produksi air, pembukaan zona interval baru dalam sumur yang membuat tekanan reservoir yang baru keluar terproduksi, dan berkurangnya masalah produksi kepasiran dalam sumur pompa yang menghambat minyak mengalir. 
ANALISIS KONSUMSI ENERGI ROTARY KILN #1 PADA PROSES PENGOLAHAN NIKEL KABUPATEN LUWU TIMUR SULAWESI SELATAN Yusfaldin Yusfaldin
Jurnal Geomine Vol 5, No 1 (2017): Edisi April
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.427 KB) | DOI: 10.33536/jg.v5i1.96

Abstract

Dalam pengolahan nikel laterit menjadi nikel matte perlu tahap proses kalsinasi, maka perlu pembuatan konsumsi energi agar mendapatkan jumlah kebutuhan energi optimum, namun tetap mendapatkan produk kalsin yang optimum pula hal ini guna membuat biaya produksi menjadi optimum. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kelebihan bahan bakar HSFO berdasarkan pemodelan konsumsi energi pada rotary kiln #1. Dalam penelitian ini  digunakan metode analisis deskriptif berupa penggunaan data aktual rotary kiln #1 sebagai input data pada saat perhitungan dilakukan. Data aktual rotary kiln #1 yang telah diperoleh, kemudian diolah dan menghasilkan keluaran berupa nilai energy panas yang dihasilkan. Hasil yang didapatkan yaitu didapatkan energi entalpi total yaitu -40.308.221,89 kJ/h. Nilai ini didapatkan dari perhitungan energi panas tiap reaksi didalam proses reduction kiln #1, perhitungan energi panas yang dibawa oleh material dalam debu, perhitungan energi panas off gas, perhitungan energi kalsin yang tidak berhasil tereduksi, dan perhitungan energi panas yang hilang akibat terserap oleh dinding kiln. Dari jumlah energi yang dihasilkan, terlihat bahwa ada kelebihan panas yang dihasilkan, kesimpulannya adalah energi panas yang dihasilkan didalam rotary kiln #1 berlebih hal tersebut diakibatkan oleh adanya kelebihan bahan bakar HSFO sebesar 1000,25 kg/h.
ANALISIS PROKSIMAT TERHADAP KUALITAS BATUBARA DI KECAMATAN TANAH GROGOT KABUPATEN PASER PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Abd Razak Kadir
Jurnal Geomine Vol 4, No 3 (2016): Edisi Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.725 KB) | DOI: 10.33536/jg.v4i3.75

Abstract

Salah satu dampak merugikan pada pemakaian batubara dalam industri adalah tingginya kandungan pengotor yang terdapat dalam batubara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase hasil analisis proksimatpada batubaradan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap nilai kaloripada batubara. Dilakukan dengan cara mengambil sampel batubara yang akan dianalisis, dari sampel yang ada kemudian dipreparasi untuk menghasilkan sampel siap uji. Dari hasil uji analisis proksimat yang dilakukan dari lima sampel persentase yang didapatkan pada sampel pertama adalah kandungan air15,82%, abu2,90%, zat terbang 42,85%, karbon padat 38,6%dengan nilai kalori 5683 Kcal/kg, sampel kedua kandungan air 18,65%, abu 3,65%, zat terbang 41,76, karbon padat 36,1% dengan nilai kalori 5380 Kcal/kg, sampel ketiga kandungan air 16,89%, abu 2,90%, zat terbang 42,06, karbon padat 38,1% dengan nilai kalori 5635 Kcal/kg, sampel keempat kandungan air 18,48%,abu 3,65%, zat terbang 41,40, karbon padat 36,4% dengan nilai kalori 5380 Kcal/kg dan sampel kelima dengan kandungan air 15,82%, abu 3,09% zat terbang 42,91%, karbon padat 38,1% dengan nilai kalori 5643 Kcal/kg. Dari hasil yang diperoleh disimpulkan bahwa semakin tinggi kandungan airdan abumaka nilai kalori pada batubara akan semakin turun, dan pengaruh zat terbang menunjukan bahwa kadungan zat terbang yang rendah memiliki nilai kalori yang rendah. Sedangkan pengaruh karbon menunjukan bahwa semakin rendah kandungan karbon maka nilai kalori batubara semakin turun.
PERBANDINGAN KADAR ASPAL HASIL PEMBORAN DENGAN STOCKPILE PADA PT. WIJAYA KARYA BITUMEN KABUPATEN BUTON PROVINSI SULAWESI TENGGARA Tri Aspranita Asnur
Jurnal Geomine Vol 2, No 1 (2015): Edisi Agustus
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.433 KB) | DOI: 10.33536/jg.v2i1.28

Abstract

Aspal adalah suatu cairan kental yang merupakan senyawa hidrokarbon dengan sedikit mengandung sulfur, oksigen, dan klor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui selisih kadar aspal hasil pemboran dengan  stockpile dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan kadar. Metodologi penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kwantitatif. Adapun data yang dibutuhkan diperoleh dari analisis extraksi sampel hasil pemboran dan stockpile . Dari penelitian yang dilakukan, kadar aspal hasil pemboran yaitu bitumen 26,18% lebih besar dari pada kadar aspal hasil  stockpile yaitu bitumen 25,61%. Selisih kadar aspal antara hasil pemboran dengan stockpile  adalah bitumen 0,57%.maka diketahui faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan kadar serta faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perbedaan kadar aspal antara hasil  pemboran dengan stockpile adalah penyebaran kadar tidak merata, pengotor pada aspal, pengambilan sampel, air dan bitumen, serta preparasi sampel.
ANALISIS GLYCOL PADA PROSES DEHYDRATION GAS STASIUN G-8 ASET TARAKAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA Nurliah Jafar
Jurnal Geomine Vol 4, No 2 (2016): Edisi Agustus
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.846 KB) | DOI: 10.33536/jg.v4i2.56

Abstract

Dalam kegiatan stasiun pengumpul gas menggunakan sistem separasi untuk memisahkan fluida dan gas, salah satunya dengan menggunakan dehydration unit (DHU). Tujuan dari  penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya losses glycol. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mengkaji secara teknis kondisi dari alat dehidrasi, mengontrol laju sirkulasi dan meghitung laju sirkulasi. Sistem DHU menggunakan chemical TEG (triethylene glycol) yang akan terus ditambahkan selama proses dehidrasi. Banyaknya penggunaan chemical dikarenakan tidak sesuainya inlet wet gas dengan laju alir glycol di contactor. Pada Bulan Agustus Tahun 2016 laju alir glycol mencapai 12 GPM selama proses regenerasi berlangsung. Sedangkan  glycol  yang berhasil diregenerasi hanya memerlukan laju sirkulasi sebesar 2,28 GPM. Hal ini menyebabkan sering terjadinya losses pada saat pengontakan di contactor karena laju sirkulasi yang masuk tidak sama dengan yang keluar. Pemakaian glycol perharinya mencapai 14,3 gallon, sedangkan glycol yang berhasil diregenerasi dan akan masuk kembali kedalam sistem dehidrasi sebesar 0,45 gallon. Dari hasil tersebut diketahui terdapat kesalahan dalam laju sirkulasi dilapangan yang akan mengakibatkan banyak glycol brubah foam didalam contactor, yaitu tempat pengontakan antara glycol dengan gas basah untuk memisahkan kandungan air yang terbawa oleh gas dari sumur produksi.
PENDUGAAN AIR TANAH DENGAN METODE GEOLISTRIK TAHANAN JENIS DI DESA TELLUMPANUA KEC.TANETE RILAU KAB. BARRU SULAWESI- SELATAN Hasbi Bakri
Jurnal Geomine Vol 3, No 1 (2015): Edisi Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (833.002 KB) | DOI: 10.33536/jg.v3i1.19

Abstract

Berdasarkan hasil pemetaan hidrogeologi lembar Pangkajene dan Watampone Bagian Barat (Tjahjadi,B., 1984) menunjukkan adanya sebaran potensi air tanah di Desa Tellumpanua Kecamatan Tanete Rilau Kabupaten Barru Sulawesi-Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kedalaman dan ketebalan lapisan akuifer. Penelitian dilakukan menggunakan metode geolistrik konfigurasi  sclumberger  untuk mengukur beda potensial dan beda arus sebagai data input menentukan nilai tahanan jenis semu, selanjutnya diolah dengan menggunakan  Software Res2dinv untuk mendapatkan nilai resistivitas, kemudian diinterpretasi berdasarkan data singkapan. Pengukuran dilakukan dengan sembilan lintasan di Desa Tellumpanua. Hasil analisa data dari sembilan titik duga diperolah bahwa potensi air tawar berada pada kedalaman antara 33-91,2 meter dibawah permukaan laut dengan ketebalan antara 8,2-58,2 meter.
ANALISIS PROKSIMAT TERHADAP KUALITAS BATUBARA DI KECAMATAN TANAH GROGOT KABUPATEN PASER PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Abd Razak Kadir; Sri Widodo; Anshariah Anshariah
Jurnal Geomine Vol 5, No 2 (2017): Edisi Agustus
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.253 KB) | DOI: 10.33536/jg.v5i2.128

Abstract

Salah satu dampak merugikan pada pemakaian batubara dalam industri adalah tingginya kandungan pengotor yang terdapat dalam batubara.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase hasil analisis proksimatpada batubaradan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap nilai kaloripada batubara. Dilakukan dengan cara mengambil sampel batubara yang akan dianalisis, dari sampel yang ada kemudian dipreparasi untuk menghasilkan sampel siap uji. Dari hasil uji analisis proksimat yang dilakukan dari lima sampel persentase yang didapatkan pada sampel pertama adalah kandungan air15,82%, abu2,90%, zat terbang 42,85%, karbon padat 38,6%dengan nilai kalori 5683 Kcal/kg, sampel kedua kandungan air 18,65%, abu 3,65%, zat terbang 41,76, karbon padat 36,1% dengan nilai kalori 5380 Kcal/kg, sampel ketiga kandungan air 16,89%, abu 2,90%, zat terbang 42,06, karbon padat 38,1% dengan nilai kalori 5635 Kcal/kg, sampel keempat kandungan air 18,48%,abu 3,65%, zat terbang 41,40, karbon padat 36,4% dengan nilai kalori 5380 Kcal/kg dan sampel kelima dengan kandungan air 15,82%, abu 3,09% zat terbang 42,91%, karbon padat 38,1% dengan nilai kalori 5643 Kcal/kg. Dari hasil yang diperoleh disimpulkan bahwa semakin tinggi kandungan airdan abumaka nilai kalori pada batubara akan semakin turun, dan pengaruh zat terbang menunjukan bahwa kadungan zat terbang yang rendah memiliki nilai kalori yang rendah. 
EFISIENSI KERJA PULP PREPARATION PADA SAMPLE HOUSE PT. VALE INDONESIA Tbk. PROVINSI SULAWESI SELATAN Ishar Ishar
Jurnal Geomine Vol 4, No 1 (2016): Edisi April
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.483 KB) | DOI: 10.33536/jg.v4i1.42

Abstract

Efisiensi Kerjamerupakan perbandingan antara waktu kerja efektif yang digunakan untuk berproduksi dengan waktu tertentu, dimanasemakin banyak waktu yang efektif digunakan oleh alat untuk beroperasi maka semakin besar produksi yang dapat dicapai. Tujuandari penelitian ini adalah untuk mengetahui produksi dan efisiensi kerja  pulp preparation pada  sample house.  Metode yang digunakan yaitu pengamatan secara langsung di lapangan, dan adapun data-data yang di butuhkan yaitu data  cycle time pulp preparation, data produksi  pulp preparation dan dokumentasi-dokumentasi gambar kegiatan. Hasil perhitungan di peroleh data  cycle time boyd crusher (1)  6 menit 4 detik,  boyd crusher (2)  6 menit 3 detik,  boyd crusher(3)  6 menit 4 detik, CRM (3) 6 menit 1 detik, CRM (5) 6 menit 1 detik, CRM (6) 6 menit 10 detik, cycle time pulp preparation 6 menit 4 detik, waktu delay 1 menit 5 detik, hasil produksi dari pengamatan yaitu 259 dalam satu  shift , produksi  pulp preparation selama 15 minggu 232 sampel.Dari hasilpengolahan data maka dapat disimpulkan bahwa produksi  pulp preparation yaitu sebesar 259 sampel dalam 1  shift dan efisiensi kerjanya yaitu sebesar 85%.
STUDI TEKNIS PENGARUH PENGGUNAAN SEKAM PADI TERHADAP AKTIVITAS PELEDAKAN DI PT. SEMENBOSOWA MAROS PROVINSI SULAWESI SELATAN Arif Nurwaskito
Jurnal Geomine Vol 1, No 1 (2015): Edisi April
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.783 KB) | DOI: 10.33536/jg.v1i1.8

Abstract

Peledakan adalah suatu kegiatan pemisahan atau pemecahan batuan padat yang bersifat  masive dari batuan induknya untuk memudahkan proses tahapan produksi. Kegiatan penelitian ini dilakukan pada PT. Semen Bosowa Maros yang terletak di Maros Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuanmelakukan kajian pengaruh teknis penggunaan sekam padi terhadap aktivitas peledakan untuk mengetahui pengaruh sekam padi terhadap hasil  peledakan. Peneltian ini menggunakan metodologi analisis deskriptif kuantitatif jenis data yang didapatkan yaitu data dokumentasi fragmentasi Peledakan, data dokumentasi  Zero Oxygen Balance ( ZOB ), data pencampuran ANFO dan sekam padi, data pemakaian ANFO dan sekam padi, Peta Geologi daerahpenelitian, data geometri peledakan, dan ukuran fragmentasi. Cara pengambilan data yaitu dengan cara mengikuti pengamatan secara langsung kegiatan peledakan dan melakukan wawancara dengan  foreman dan pihak lain yang mengetahui tentang peledakan. Hasil ledakan dari penggunaan sekam padi tersebut mencapai  zero oxygen balance (ZOB)  ditandai dengan asap berwarna putih hingga kehitaman dimana tidak menghasilkan gas-gas  (fumes) NO 2  secara berlebihan dengan munculnya asap berwarna kekuningan, hasil Fragmentasi di lapangan sudah memenuhi standar fragmentasi dari perusahaan yaitu maksimal 80 cm atau dapat dipecahkan oleh  giratory crusher. Dengan menggunakan sekam padi pada aktivitas peledakan di PT. Semen Bosowa Maros dapat menghemat ongkos penggunaan Amonium Nitrat yaitu sebesar 20%.
ANALISIS CAPITAL BUDGETING UNTUK MENILAI KELAYAKAN INVESTASI DALAM USAHA PENAMBANGAN BATUBARA PADA PT. TUAH GLOBE MINING PROVINSI KALIMANTAN TENGAH M. Rezky Agung Setiawan; Sri Widodo; Nur Asmiani
Jurnal Geomine Vol 6, No 1 (2018): Edisi April
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.389 KB) | DOI: 10.33536/jg.v6i1.176

Abstract

Perencanaan finansial yang baik memungkinkan tingkat kerugian menjadi lebih kecil dan besaran keuntungan serta pengembalian modal dapat diperkirakan. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu menganalisis kelayakan usaha penambangan batubara yang akan dilakukan oleh PT. Tuah Globe Mining. Metode analsis kelayakan investasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu net present value (NPV) dan internal rate of return (IRR). Data-data penelitian meliputi harga per ton batubara, biaya kapital (investasi) serta biaya operasional penambangan batubara. Dari hasil penelitian dengan memperhitungkan pemasukan dan pengeluaran dalam tiap kegiatan yang dilakukan didapatkan nilai NPV yaitu US$ 109.212.640,12 dan nilai IRR yaitu 46%. Nilai NPV yang lebih besar dari satu (NPV1) menyatakan bahwa proyek penambangan batubara laak untuk dilakukan. Nilai IRR yang lebih besar dari suku bunga yang digunakan yaitu 12% (IRR12%) menyatakan bahwa proyek penambangan batubara sangat layak untuk dilanjutkan.

Page 6 of 23 | Total Record : 230