Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles
109 Documents
Search results for
, issue
"Vol 7, No 4 (2023)"
:
109 Documents
clear
Penggunaan TIK Berbasis Video Animasi dengan Metode Show And Tell pada Perkembangan Bahasa Anak
Nurul Afifah;
Aristiana Prihatining Rahayu;
Nina Veronica;
Ratno Abidin
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.3659
Proses pemerolehan bahasa pada anak usia dini merupakan hal yang sangat penting dan menakjubkan dalam bidang linguistik, namun melalui observasi ditemukan metode yang diberikan untuk menstimulasi kemampuan bahasa pada lembaga pendidikan anak usia dini masih kurang beragam sehingga berpengaruh pada sebagian anak. Tulisan ini bertujuan menerapkan dan mengetahui pengaruh penggunaan TIK berbasis video animasi dengan metode show and tell terhadap kemampuan bahasa anak kelompok B. Menggunakan metode penelitian kuantitatif, pemilihan sampel dengan teknik sampling jenuh dengan jumlah populasi sama dengan dengan jumlah sampel yakni 12 anak kelompok B. Data didapatkan melalui hasil pre-test dan post-test. Pada penelitian ini dapat dibuktikan bahwa terdapat pengaruh penggunaan TIK berbasis video animasi dengan metode show and tell terhadap kemampuan bahasa anak dalam kelompok kontrol yang ditunjukan dari hasil pre-test dan post-test, pada hasil post-test menunjukkan tidak ada lagi anak yang berada pada tahapan Belum Berkembang.
Pengembangan Model Kelas Virtual TV Sekolah dalam Merefleksikan Konsep Merdeka Belajar pada Jenjang PAUD
Sri Watini
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.5019
Pandemic Covid-19 memberikan pelajaran berharga bahwa tanggungjawab pendidikan menjadi tanggungjawab bersama sesuai Konsep Tri Pusat Pendidikan KH Dewantara. Konsep merdeka belajar harus dijalankan di era digital saat ini. Tentunya media IT sangat dibutuhkan. Kelas virtual harus direalisasikan secara nyata. Penelitian ini dalam rangka mengembangkan Model Kelas Virtual TVSekolah untuk jenjang PAUD. Metode yang digunakan adalah R D. Uji coba dilakukan pada kelompok kecil satu lembaga, dan kelompok besar 9 lembaga. Hasil uji efektivitas N-Gain Score diperoleh kesimpulan bahwa Model Kelas VirtualTVSekolah dapat merefleksikan konsep merdeka belajar di PAUD. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan yang signifikan baik dari uji coba kelompok kecil sebesar 76% dan pada uji coba kelompok besar 90,9%. Perubahan yang dapat diamanti adalah anak mampu menggunakan IT sebagai sarana pembelajaran, mandiri dalam belajar berekplorasi dan elaborasi, mandiri berubah dari konvensional ke digital, berani berbagi ilmu dan pengalaman belajar kepada teman sebaya secara ekspresif dan percaya diri.
Pengembangan E-Modul Pengembangan Kurikulum PAUD Berbasis Gamifikasi
Enda Puspitasari;
Yeni Solfiah;
Zulkifli N
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.3672
Berdasarkan evaluasi pembelajaran pada dua angkatan yaitu angkatan 2019 dan 2020 yang mengalami pembelajaran pada masa covid-19, nilai rata-rata mahasiswa yangbelum maksimal. Pasca Covid 19 terjadi perubahan kurikulum untuk lembaga PAUD selain itu sistem pembelajaran juga menggunakan blanded learning, untuk itu dibutuhkan bahan ajar untuk dimanfaatkan di dalam proses belajar blended learning. Tujuan riset ialah untuk menghasilkan sumber belajar berbasis gamifikasi yang menarik dan dapat digunakan pembelajaran dalam pendekatan blended learning. Metode riset yang digunakan adalah penelitian pengembang dengan model ADDIE. E-Modul Ajar divalidasi oleh 2 orang ahli dan di ujicobakan pada 39 orang mahasiswa. Data diambil dengan menggunakan angket serta analisis data menggunakan persentase. Hasil validasi menunjukkan persentasi 96 % dan hasil ujicoba pada mahasiswa mendapatkan persentase 90,3 %. Hasil validasi dan uji coba menunjukkan bahwa E-Modul Ajar Pengembagan Kurikulum PAUD berbasis Gamifikasi dinyatakan layak dan dapat digunakan dalam pembelajaran Mata Kuliah Kurikulum PAUD.
Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui Kemasan Pertunjukan Seni pada Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar
Trimulyani Nurjatisari;
Yudi Sukmayadi;
Trianti Nugraheni
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4836
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pertunjukan seni dan relevansinya dengan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pada sekolah yang menyelenggarakan program pendidikan Kurikulum Merdeka. Deskriptif kualitatif menjadi metode penelitian, kemudian data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan untuk menarik kesimpulan dari fokus penelitian. Hasil penelitian ini menemukan outing class dan Puncak P5 melalui Kemasan Seni Pertunjukan dalam menggali kearifan lokal masyarakat Kampung Seni Edas dengan relevansinya pada tema kearifan lokal dalam Kurikulum Merdeka. Melalui outing Projek P5 memberikan manfaat bagi pelajar untuk tercapainya elemen experiencing, hal ini digunakan guru sebagai sumber belajar untuk fasilitas, bimbingan, dan motivasi projek pengkaryaan seni budaya pada peserta didik di sekolah. Upaya kearifan lokal tersebut merupakan melestarikan seni pertunjukan budaya sunda dan kebiasaan masyarakat dalam memproduksi alat musik bambu yang terus berkarya, berkreasi, dan menghasilkan inovasi-inovasi baru dalam berbagai bentuk. Implikasinya outing class dan Puncak P5 melalui Kemasan Seni Pertunjukan dalam mengeksplorasi kearifan lokal masyarakat sesuai dengan tema kearifan lokal.
Upaya Meningkatkan Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini melalui Bermain Peran
Ade Lasma Harianja;
Rosmaimuna Siregar;
Jumaita Nopriani Lubis
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.5159
Perkembangan sosial emosional merupakan salah satu aspek perkembangan yang sangat penting di stimulasi sejak dini pada anak. Jika tidak berkembang, aspek ini akan berpengaruh pada aspek perkembangan lain. Oleh karena itu, penting bagi guru dan orangtua untuk menstimulasi aspek ini secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bermain peran dalam meningkatkan perkembangan sosial emosional anak. Metode penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus. Adapun subjek dalam penelitian ini yaitu anak usia 5-6 tahun yang berjumlah 12 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian bahwa peningkatan perkembangan sosial emosional anak melalui bermain peran pada pra siklus diperoleh rata-rata 0 %, pada siklus I diperoleh rata-rata 58%, dan pada siklus II diperoleh rata-rata 83%. Kesimpulannya adalah bermain peran secara efektif dapat meningkatkan perkembangan social emosional anak. Implikasi hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan dalam pengembangan metode bermain peran khususnya untuk anak usia dini.
Bagaimana Anak Mempelajari Kemampuan Kewirausahaan Sejak Dini?
Agus Supandi;
Martha Ayerza Esra;
Nurlela Nurlela;
Armi Bakar;
Tony Renhard Sinambela;
Sigit Widiyarto;
Budi Purnomo
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4557
Anak-anak akan lebih mandiri jika kelak dapat menjalankan bisnis sendiri secara alamiah. Siswa tidak diajari secara langsung, namun siswa mempelajari sendiri dengan bimbingan secara berkesinambungan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan kewirausahaan apa saja yang harus diberikan kepada anak sejak dini dan untuk mengetahui bagaimana cara anak mempelajari kewirausahaan. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, dengan menggunakan instrumen wawancara. Teknik analisis data dengan menggunakan reduksi data, display dan kesimpulan. Responden sebanyak 7 orang tua murid yang berprofesi sebagai wirausahawan. Hasil penelitian adalah kemampuan kewirausahaan yang dapat diperkenalkan sejak dini adalah kemampuan berbisnis berdasarkan minat dan hobi yang mereka miliki, dan kemampuan lain seperti literasi keuangan, dasar-dasar digital dan mental tidak mudah menyerah. Anak mampu mempelajari bisnis jika orang tua, membimbing anak untuk berfikir bagaimana mengelola usaha/bisnis dengan terencana. Guru sebagai fasilitator dapat mencatat minat dan bakat siswa. Guru sebaiknya mengembangkan metode belajar yang menggunakan perangkat digital walaupun dalam bentuk sederhana
Implementasi Pembelajaran Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Kemandirian Anak Usia Dini
Ratu Ayuning Suci;
Kartika Nur Fathiyah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.3723
Berbagai sikap yang harus dimiliki anak yaitu salah satunya kemandirian. Anak usia dini memerlukan sikap mandiri sebagai dasar bagi anak untuk dapat mengendalikan dirinya. Kemandirian pada anak usia dini dapat distimulus dengan berbagai metode pembelajaran. Metode pembelajaran berbasis proyek mampu menyampaikan pengetahuan yang menggembirakan bagi anak, metode proyek menciptakan anak untuk menjadi pribadi yang ingin tahu dan dapat bekerja sendiri maupun berkelompok. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan implementasi dari pembelajaran berbasis metode proyek untuk meningkatkan kemandirian pada anak usia dini. Memakai pendekatan kualitatif deskriptif sebagai metode penelitian. Observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data dengan melibatkan guru orang dan kepala sekolah TK Great Rastera School Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan data direduksi, disajikan, dan diambil kesimpulan. Hasil dari penelitian menjunjukkan bahwa penggunaan metode berbasis proyek dapat meningkatkan kemandirian anak usia dini secara signifikan, dan memberikan manfaat untuk anak agar dapat bekerja secara mandiri maupun berkelompok.
Pengembangan Busy Book untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung pada Anak Usia Dini
Tasia Febrisia;
Hadiyanto Hadiyanto
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4837
Kemampuan anak dalam mengenal konsep berhitung masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Busy Book dalam meningkatkan kemampuan Berhitung yang Valid, Prakis dan Efektif sehingga dapat dimanfaatkan Guru dan Orangtua dalam menstimulasi perkembangan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (RD) dengan model pengembangan analysis, desain, development, implementation dan evaluation (ADDIE). Proses uji yang dilakukan dalam penelitian ini adalah uji validitas, praktikalitas dan efektivitas terhadap Media Busy Book. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Media Busy Book dirancang membentuk 1 buku yang utuh. Media Busy Book terdiri dari permainan mengurutkan bilangan, berhitung, mencocokkan benda dan bilangan. Selain itu kemampuan matematika lainnya seperti mengenal berbagai bentuk pola dan warna yang ada pada media Busy Book. Kegiatan bermain menggunakan media ini berupa menempel dan melepaskan angka, menghitung jumlah benda yang tersedia sehingga anak aktif dalam proses pembelajaran.
Pola Komunikasi Keluarga dengan Pembentukan Kemandirian Anak
Devina Dhea Pabundu;
Maulana Rezi Ramadhana
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.5223
Di era modern ini, banyak anak yang tumbuh dalam lingkungan yang serba praktis dan instan. Hal ini menyebabkan anak-anak menjadi kurang terlatih dalam bertanggung jawab atas diri sendiri. Penelitian ini hendak meneliti hubungan komunikasi orang tua anak dan pembentukan kemandirian pada siswa boarding school dan non-boarding school, dengan cara menguji hubungan komunikasi orang tua anak dengan kemandirian anak. Penelitian ini melibatkan 54 siswa boarding school dan 118 siswa non-boarding school. Metode penelitian yang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis metode korelasional yang penelitian dilakukan pada populasi atau sampel tertentu dengan menggunakan alat ukur Kuesioner Komunikasi Orang Tua Anak dan Kuesioner Kemandirian yang dilakukan validasi dengan pearson product-moment correlation coefficient dan reabilitas menggunakan alpha cronbach. Hasil penelitian dari uji korelasi pearson product moment menunjukkan hubungan antara orientasi percakapan dan kemandirian anak berhubungan secara signifikan, sedangkan hubungan orientasi konformitas dan kemandirian anak hanya satu yang menunjukkan hubungan secara signifikan. Hasil penelitian juga menunjukkan terdapat perbedaan antara pola komunikasi orang tua anak dan pembentukan kemandirian anak yang bersekolah di boarding school dan non-boarding school.
Model Kemitraan antara Puskesmas dan Posyandu di Pos PAUD
Arsya Rine Pratami;
Tri Suminar;
Deni Setiawan
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.5239
Pentingnya kerja sama dengan tenaga medis dalam pelaksanaan layanan kesehatan dan gizi di lembaga PAUD ini perlu dilakukan agar anak tidak mendapatkan pelayanan yang salah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis terkait model kemitraan Puskesmas dan Posyandu pada layanan kesehatan dan gizi anak usia dini melalui penerapan PAUD Holistik Integratif di Pos PAUD. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus (Case Study). Peneliti menggunakan wawancara untuk sumber data primer dan dokumentasi untuk sumber data sekunder. Reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sebagai analisis data dan triangulasi sebagai keabsahan data. Model kemitraan antara puskesmas dan posyandu dalam meningkatkan layanan kesehatan, gizi, dan perawatan di Pos PAUD menggunakan model kemitraan mutualistik. Dampak dari kemitraan mutualistik adalah pihak-pihak yang menjalin kemitraan dapat mencapai tujuan secara lebih optimal yaitu memberikan pelayanan kesehatan, gizi, dan perawatan di Lembaga Pos PAUD.