cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 78 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 5 (2024)" : 78 Documents clear
Pendampingan Kepala Sekolah: Efektivitas Penerapan Discrepancy Evaluation Model pada Manajemen Pengawas Taman Kanak-Kanak Zawaqi Afdal Jamil
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i5.5901

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan discrepancy evaluation model (DEM) dalam manajemen pengawas Taman Kanak-Kanak di Tebo. Metode yang digunakan adalah penelitian evaluatif dengan mengadopsi DEM. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan diskusi kelompok terfokus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi manajerial pengawas dalam mendampingi sekolah TK memperoleh skor kriteria 60,1 (kategori C, cukup), dengan discrepancy sebesar 39,9%. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengawas belum sepenuhnya memenuhi standar manajerial yang baik dalam tugas pendampingan. Untuk meningkatkan efektivitas pendampingan, pengawas diharapkan mampu melaksanakan fungsi manajemen secara lebih baik, termasuk perencanaan, pengorganisasian sumber daya, penyusunan langkah pendampingan, pengarahan, dan refleksi. Selain itu, dibutuhkan keterbukaan emosional dan koneksi yang kuat antara pengawas dan pihak sekolah untuk mencapai tujuan pendidikan secara optimal. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan kompetensi manajerial pengawas dalam pendampingan sekolah untuk mencapai hasil yang lebih baik.
Full Day School dalam Menangani Speech Delay Anak Usia Dini Pasca Covid-19 Shinta Nur Dzakia; Raden Rachmy Diana
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i5.5947

Abstract

Pandemi Covid-19 telah memberikan dampak negatif pada tumbuh kembang anak, salah satunya ialah speech delay. Berbagai upaya harus dilakukan dalam menangani permasalahan speech delay pada anak, sebab dapat berdampak pada aspek perkembangan anak lainnya. sebuah penelitian yang ditujukan untuk mendeskripsikan kontribusi layanan pendidikan full day school dalam menangani anak speech delay di Lembaga PAUD. Full Day School dipilih oleh orang tua sebab adanya perubahan budaya, pergeseran jaman dari agraris ke industri, peningkatan single parent dan ibu karir. Adapun penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ialah 5 anak usia dini yang terdiagnosa speech delay. Hasil penelitian menunjukkan bahwa full day school memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan bicara dan perkembangan sosial anak speech delay. Intensitas interaksi antara anak speech delay dengan teman sebaya serta pendidik di full day school secara tidak langsung dapat menangani keterlambatan bicara anak. Eskalasi perkembangan kemampuan bicara anak speech delay tampak pada peningkatan kosakata dan kemampuan menyusun kalimat.
Enhancing Literacy and Numeracy: Developing Snakes and Ladders Oriented Toward Higher Order Thinking Skills Atika Susanti; Abdul Muktadir
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i5.5948

Abstract

This research aims to develop learning media for the snake and ladder game oriented toward higher-order thinking Skills (HOTS) to enhance literacy and numeracy in elementary schools. The method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE model. The subjects of this research are fifth-grade students. The instruments include validation sheets for content and design experts and teacher and student response questionnaires. Instrument testing was conducted using a feasibility validity test. Data collection techniques involve document analysis, observation, interviews, questionnaires, and tests. Data analysis was performed using descriptive analysis and descriptive statistics. The results show that the snake and ladder media received a validation score of 0.91 from content experts and 0.93 from design experts. Teacher responses scored 0.94, while student responses reached 0.93, indicating excellent criteria. This media also enhanced students' literacy and numeracy skills, with average scores of 69.22 in Cycle 1 and 85.55 in Cycle 2. Based on these results, improving game features and increasing the variety of HOTS questions is recommended.
Qualitative Study: Comparison of Implementation of Independent Curriculum in Early Childhood Institutions in Sukoharjo District Bambang Winarji; Upik Elok Endang Rasmani; Siti Wahyuningsih; Novita Eka Nurjanah; Jumiatmoko Jumiatmoko; Nurul Shofiatin Zuhro; Anjar Fitrianingtyas
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i5.6158

Abstract

This study aims to compare the implementation of the independent curriculum of two institutions in Sukoharjo District, namely TK Teladan and RA STIBA AZKIYAA. The study used a descriptive research approach to analyze the implementation of the independent curriculum at Teladan Kindergarten. Data was collected through observation, interview, and documentation techniques. This research was conducted for 3 months and used the principal and accompanying teacher of class B2 of Teladan Kindergarten and RA STIBA AZKIYA as research informants. The differences researchers found in implementing the independent curriculum in TK Teladan show the full utilization of the independent curriculum. In contrast, RA Stiba Azkiya is still in the process of fully implementing the curriculum. The findings suggest that Teladan Kindergarten's approach, which supports active learning, is highly effective in allowing children to explore and develop discipline and responsibility. However, RA Stiba Azkiya needs further time and support to implement the independent curriculum fully. Evaluations differ, with TK Teladan evaluating after each lesson and RA Stiba Azkiya reporting every 3 to 6 months. Both institutions recommended providing more intensive training and support to teachers to improve the implementation of the self-directed curriculum.
Bagaimana Menciptakan Pembelajaran yang Memuat Pengetahuan, Keterampilan dan Kebajikan Warga Negara? Mia Uswa Nugraha; Elan Elan
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i5.6001

Abstract

Penelitian ini membahas pentingnya menciptakan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang mencakup pengetahuan, keterampilan, dan kebajikan warga negara. Selama ini, Pendidikan Kewarganegaraan cenderung berpusat pada guru dengan metode ceramah yang hanya menyampaikan teori tanpa melibatkan pengalaman langsung siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyajikan informasi tentang perlunya integrasi pengetahuan, keterampilan, dan kebajikan dalam pembelajaran kewarganegaraan. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan mengkaji berbagai artikel jurnal ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang efektif dapat diwujudkan melalui model discovery learning, cooperative learning, dan pendekatan aktif Partisipatori. Pendekatan aktif Partisipatori dianggap paling efektif dalam menciptakan pembelajaran yang interaktif dan mampu mengembangkan kompetensi warga negara yang diharapkan.
Efektivitas Positive Parenting Program dalam Mengurangi Temper Tantrum pada Anak dengan Gangguan Bahasa: Studi Kasus Intervensi Elvina Febriyani Chandrawijaya; Johanna Natalia
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i5.5845

Abstract

Kurangnya pengetahuan, ketrampilan, dan kepercayaan diri orang tua anak dengan gangguan bahasa yang mengakibatkan temper tantrum pada anak mendorong perlu diadakannya Positive Parenting Program (Triple P). Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi masalah perilaku anak dengan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri orang tua melalui Triple P. Tahapan penelitian: pre-test, intervensi, post-test, dan follow-up. Pengambilan data kuantitatif dan kualitatif pada dua orang tua anak pra sekolah dengan gangguan bahasa menggunakan Multidimensional Assessment of Preschool Disruptive Behavior (MAP-DB) Temper Loss, Parenting and Family Adjustment Scales (PAFAS), Knowledge of Effective Parenting Scale (KEPS), skala kepercayaan diri orang tua serta observasi dan wawancara. Hasil analisis kuantitatif dan kualitatif menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, kepercayaan diri orang tua, serta penurunan frekuensi temper tantrum anak dengan gangguan bahasa. Triple P cukup efektif menurunkan frekuensi temper tantrum. Adanya cukup pengetahuan, ketrampilan, dan kepercayaan diri orang tua anak dapat mengurangi temper tantrum pada anak. Triple P dapat direkomendasikan untuk diberikan di PAUD, Puskesmas, dan yang melayani anak prasekolah dengan gangguan bahasa.
The Role of Grandparents in Enhancing Children's Spiritual Intelligence: A Unique Case Study in Demak, Central Java, Indonesia M. Ali Mubarok
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i5.5964

Abstract

This study is important to describe the factors underlying the grandparent parenting pattern, how grandparents strengthen children's spiritual intelligence, and how grandparents strengthen children's spiritual intelligence. This study, conducted in the cultural context of Demak, Central Java, Indonesia, uses a qualitative case study approach using interviews, observations, and documentation. The results of this study indicate several factors underlying the occurrence of grandparent parenting patterns, namely the divorce of both parents and the parent's job factor, which causes the care carried out by grandparents. The impact of grandparents in strengthening children's spirituality leads to various outcomes. On the positive side, children exhibit honesty, diligence, regular worship, Quranic studies, mosque attendance, and association with good friends. On the negative side, children may become spoiled and exploit the situation, such as doing work solely for rewards from grandparents. The author recommends that parents and grandparents work together to educate children; if they work together one day, the child will be even better.
Efektivitas Positive Parenting Program dalam Mengurangi Temper Tantrum pada Anak dengan Gangguan Bahasa: Studi Kasus Intervensi Chandrawijaya, Elvina Febriyani; Natalia, Johanna
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i5.5845

Abstract

Kurangnya pengetahuan, ketrampilan, dan kepercayaan diri orang tua anak dengan gangguan bahasa yang mengakibatkan temper tantrum pada anak mendorong perlu diadakannya Positive Parenting Program (Triple P). Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi masalah perilaku anak dengan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri orang tua melalui Triple P. Tahapan penelitian: pre-test, intervensi, post-test, dan follow-up. Pengambilan data kuantitatif dan kualitatif pada dua orang tua anak pra sekolah dengan gangguan bahasa menggunakan Multidimensional Assessment of Preschool Disruptive Behavior (MAP-DB) Temper Loss, Parenting and Family Adjustment Scales (PAFAS), Knowledge of Effective Parenting Scale (KEPS), skala kepercayaan diri orang tua serta observasi dan wawancara. Hasil analisis kuantitatif dan kualitatif menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, kepercayaan diri orang tua, serta penurunan frekuensi temper tantrum anak dengan gangguan bahasa. Triple P cukup efektif menurunkan frekuensi temper tantrum. Adanya cukup pengetahuan, ketrampilan, dan kepercayaan diri orang tua anak dapat mengurangi temper tantrum pada anak. Triple P dapat direkomendasikan untuk diberikan di PAUD, Puskesmas, dan yang melayani anak prasekolah dengan gangguan bahasa.
Geometry Learning Design Through Ethnomathematics of Gandrung Fashion and Accessories Ainia, Vera Masrurotul; Mariana, Neni; Indrawati, Delia
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i5.5846

Abstract

This study aims to describe students' exploration activities regarding Ethnomathematics using student worksheets with the RME approach. This study is a design study designed through the inherent assumptions of the learning trajectory hypothesis analysis framework (HLT), which is then tested in realistic mathematics education (RME). Gandrung is a traditional dance from Banyuwangi. Through Gandrung clothing and accessories, students can learn basic geometry. The design of this study was carried out in three stages, namely, initial design, experimental learning consisting of 2 cycles, and the third stage of analysis, namely retrospective. This study used a sample of 28 second-grade students in the Surabaya area, comprising six students in Cycle I and 22 in Cycle II. Students conducted the study's results to understand the concept of geometry and show that measurements can trigger the occurrence of a learning trajectory. The impact on students can be seen at the learning stage: observing certain parts of the picture, paying attention to exciting patterns/decorations, and aligning parts of the image. Students can simply conclude the results of the formation of basic concepts of flat plane geometry and its transformations.
Pengembangan Peraga Multimedia Huruf untuk Pengenalan Huruf Anak Usia 4-5 Tahun di PAUD Rahayu, Puji Dwi; Turuy, Seh; Husen, Winda Nifia
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i5.5877

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan multimedia dalam kegiatan bermain sambil belajar untuk anak usia 4-5 tahun, khususnya dalam pengenalan huruf. Masalah yang diidentifikasi adalah kurangnya pemanfaatan media pembelajaran yang interaktif, serta penggunaan lembar kerja yang membosankan. Penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE, yang meliputi analisis kebutuhan, desain produk, pengembangan, implementasi, dan evaluasi multimedia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia peraga huruf dari A hingga Z sangat efektif dan praktis digunakan. Uji kepraktisan menunjukkan skor tinggi, dengan respon anak 93,33% dan guru 95%. Uji efektivitas dengan N-Gain Score sebesar 82% mengkategorikan multimedia sebagai efektif. Uji Paired Samples Test juga menunjukkan bahwa multimedia ini berdampak signifikan terhadap peningkatan kemampuan pengenalan huruf pada anak di PAUD An-Nisa. Hasil ini menunjukkan bahwa multimedia huruf dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang efektif dan menyenangkan.