cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 2,744 Documents
Efektivitas Komunikasi Guru terhadap Motivasi Belajar Anak Usia Dini Khairun Nisa; Sujarwo Sujarwo
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.534

Abstract

Komunikasi merupakan hal yang sangat penting dalam kegiatan belajar mengajar. Beberapa peserta didik di PAUD PKBM Mentari mengalami permasalahan dalam belajar yang berakibat pada prestasi belajar mereka yang semakin menurun. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengaruh efektivitas komunikasi guru terhadap motivasi belajar anak usia dini di PAUD PKBM Mentari Kayaarta, Klaten, Jawa Tengah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitaif, sampel berjumlah 30 orang warga belajar PAUD PKBM Mentari, pengumpulan data menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan regresi linier sederhana dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan ? = 1,36 + 0,99X. Hasil uji hipotesis dengan uji t diperoleh nilai yaitu 12,935 1,697. Artinya Efektivitas komunikasi tutor berdampak terhadap Motivasi Belajar anak usia dini di PAUD PKBM Mentari Kayaarta. Hasil temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Semakin efektif komunikasi tutor kepada anak usia dini, semakin meningkat motivasi mereka untuk mengikuti semua proses pembelajaran.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Ekslusif pada Ibu Rizki Rahmawati Lestari
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v2i1.17

Abstract

Pursuant to report result Research Into The Elementary Health (RISKESDAS) 2010 indicating that baby getting ASI ekslusif in Indonesia only 15,3%, while goals of national of coverage of gift of ASI ekslusif of equal to 80%. This research aim to know the education, knowledge, work, age and information from health worker with the gift of ASI Ekslusif. this Desain Research is analytic survey with the approach of cross sectional. Population in this research is Mother having age baby 6-11 month in the Village Petapahan in The Area of Tapung Maintenance Health Center of March period 2013. Technique of Intake sampel is simple random sampling that is as much 56 people. This research is conducted at date of 21-24 June 2013, with the research instrument in the form of kuisioner. Analyse the data used by is Univariat and Bivariate, by using Test of Chi-Square and Yet Correction. Result of research got by frequency of gift of ASI Ekslusif in the Village Petapahan in The Area of Tapung Maintenance Health Center of equal to 41%. P Value of each variable is 0,002, 0,008, 0,758, 0,064 and 0,001. Variable of which deal with gift of ASI Ekslusif that is education, knowledge and information from health worker. While variable which do not correlate is work and mother age .
Pengembangan Multimedia Interaktif Tema Alam Semesta pada Anak Usia 4-6 Tahun Hidayatu Munawaroh; Afifah Yulia Eka Widiyani; Rifqi Muntaqo
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.619

Abstract

Anak usia 4-6 masa emas dimana masa sangat penting diberikan stumulasi yang tepat agar perkembangan anak tercapai secara maximal, namun masih banya guru, orangtua masih mengabaikan. Perlu sarana yang sesuai dengan tingkat usianya. Agar anak usia dini tertarik untuk belajar,dibutuhkan media pembelajaran yang sesuai untuk anak usia dini salah satunya multimedia interaktif. penelitian ini bertujuan merancang multimedia pembelajaran interaktif tema alam semesta dan mengetahui keefektifan implementasinya pada proses pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R&D). Metode pengumpulan data menggunakan; observasi, wawancara, dokumentasi, tes LKA. Analisis data meliputi; uji, perancangan multimedia interaktif menggunakan power point dan persentase, keefektifan, analisis deskriptif. hasil penelitian: (1) Desain multimedia interaktif dalam pembelajaran tema alam semesta dalam bentuk game interaktif, (2) Implementasi multimedia interaktif efektif dalam proses pembelajaran di kelas, ditunjukkan dari hasil penilaian pre test rata-rata 2,07 menjadi 2,73 pada posttest dengan ketuntasan hasil belajar mencapai 80% mengalami kenaikan yang signifikaan.
Meningkatkan Perkembangan Sosial Anak Usia Dini melalui Metode Proyek Hillia Izza
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.483

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan sosial melalui metode proyek. Sampel pada penelitian ini adalah anak kelompok B di Taman Kanak-kanak Aisyiyah Bustanul Athfal IV Kota Jambi yang berjumlah 15 anak yang terdiri dari 9 laki-laki dan 6 Perempuan. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model Kemmis dan Mc.Taggart yang terdiri dari 4 tahap (perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi). Teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif analitik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan perkembangan sosial dengan menggunakan metode proyek selama dua siklus yang dikategorikan berkembang sangat baik (BSB). Kesimpulan pada penelitian ini adalah penggunaan metode proyek dapat meningkatkan perkembangan sosial anak.
Penerapan Metode Demonstrasi pada Pembelajaran IPA Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDS 015 Siabu Musnar Indra Daulay
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v1i1.53

Abstract

The purpose of research to improve student learning outcomes using Demonstration at fourth grade science lessons Private 015 Siabu Salo District of the Academic Year 2013/2014. This study was conducted in 07 to October 21, 2013 with fourth grade students study subjects who were 30 people. The results of this study were obtained by the procedure of collecting and processing the data as needed in order to improve student learning outcomes, in prasiklus obtained average value of 50.0 with 50% mastery, in cycle 1 increase in learning outcomes obtained an average value of 67.7 with the thoroughness of 80 %, and in the second cycle in the improvement of learning the average value of 78.0 with 90% mastery. Data were obtained from the fourth grade with 30 students. It can be concluded that: "The use of the demonstration method can improve learning outcomes in science lessons sisiwa fourth grade 015 Siabu
Problematika Lembaga PAUD dalam Memenuhi Kebutuhan Tenaga Pendidik Sesuai Kualifikasi Ali Iskandar Zulkarnain; Gito Supriadi; Saudah Saudah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.491

Abstract

Pendidik merupakan unsur penting dalam sebuah lembaga, Akan tetapi kenyataan yang terjadi saat ini, masih banyak tenaga pendidik di lembaga PAUD yang belum sarjana PAUD. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan keadaan dan kompetensi tenaga pendidik di PAUD dan mendiskripsikan problematika lembaga PAUD memenuhi tenaga pendidik sesuai kualifikasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, adapun tehnik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, analisis data menggunakan trianggulasi tehnik dan trianggulasi sumber. Hasil Penelitian menunjukan bahwa tenaga pendidik di lembaga PAUD kota Palangka Raya sudah terpenuhi, hal ini diketahui dari 30 lembaga terdapat 202 tenaga yaitu 48 orang SLTA, 141 orang S1 yang terdiri dari 20 orang S1 PAUD, 20 orang proses S1 PAUD, 15 orang S1 BK, 5 orang S1 Psikologi dan 81 orang tidak sesuai keahlian dan orang 3 orang S2. Adapun Problematika lembaga PAUD yakni masih kurangnya sumber daya manusia dan ketersediaan sumber dana dari lembaga PAUD.
Perbedaan Kesiapan Sekolah Anak Usia Dini di Daerah Pesisir Ditinjau dari Status Ekonomi Orang Tua dan Parenting Meyke Garzia; Yufiarti Yufiarti; Sofia Hartati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v3i2.239

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menguji perbedaan status ekonomi orang tua dan child rearing (membesarkan anak) terhadap kesiapan sekolah anak usia dini di daerah pesisir Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. Penelitian ex post facto dengan desaim faktorial 2x2. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling berjumlah 100 orang tua. Penentuan sampel menggunakan rumus indeks kesukaran (rumus Johnson), dilanjutkan menentukan 27% responden yang menjadi kelompok Atas dan 27% menjadi kelompok Bawah (daya pembeda), sehingga diperoleh masing-masing sel menjadi 8 responden dengan total 32 orang tua. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang didesain dalam bentuk skala Likert. Analisis data menggunakan uji F. Penelitian memiliki lima hipotesis. Keseluruhan hipotesis menyimpulkan bahwa kesiapan sekolah dipengaruhi oleh status ekonomi orang tua dengan mempertimbangkan child rearing (membesarkan anak). Orang tua sebagai pendidik pertama dan utama diharapkan mengubah paradigma tentang bagaimana anak belajar dan memperoleh pengetahuan. Koordinasi dan komunikasi perlu terus dibangun dengan guru dalam upaya perbaikan kualitas pendidikan anak usia dini dalam mempersiapkan anak bersekolah.
Penerapan Token Economy dalam Meningkatkan Active Learning Anak Usia Dini Elizabeth Prima; Putu Indah Lestari
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.829

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan active learning pada anak usia dini melalui penerapan teknik token economy. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimental Design dengan rancangan nonequivalent control group design. Pada penelitian ini penentuan kelompok kontrol dan kelompok eksperimen dilakukan secara acak terhadap kelas yang ada. Ada dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, satu mendapatkan perlakuan dan satu kelompok kontrol, keduanya memperoleh pre-test dan post-test. Dari hasil uji-t untuk kelas eksperimen diperoleh thitung = 13,077 dan taraf signifikan 5% dengan derajat kebebasan 38 diperoleh ttabel = 2,538. Dengan membandingkan hasil thitung dan ttabel dapat disimpulkan bahwa thitung > ttabel (13,077 > 2,538), maka H1 diterima dan Ho ditolak. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok yang dibelajarkan dengan penerapan teknik token economy dengan anak yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada anak usia dini. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan token economy dapat meningkatkan active learning pada anak usia dini.
Identifikasi Nilai Pedagogis Tarian Lulo untuk Memperkuat Rasa Persatuan pada Anak Usia Dini Nasir Nasir; Rahmawati Rahmawati; Adam Adam
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.336

Abstract

Penelitian ini mengidentifikasi nilai pedagogis tarian Lulo guna memperkuat karakter persatuan pada anak usia dini. Penelitian dilatarbelakangi oleh berita tentang banyaknya tindakan-tindakan kekerasan dan bullying di kalangan siswa, di mana anak-anak menjadi aktornya. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah nilai yang bisa menguatkan rasa kasih dan persatuan. Melalui pendekatan ethnography, peneliti melibatkan beberapa pihak sebagai sumber informasi, seperti: tokoh masyarakat, ahli kurikulum, administrator sekolah; kepala sekolah dan guru-guru (partisipan FGD). Dokumentasi dari observasi langsung untuk memberikan visual serta mengkonfirmasi data-data dari wawancara. Analisa data dilakukan sesuai prosedur analisa interkatif, analisa domain dan taksonomi Spradley. Peneliti menyimpulkan jika tarian lulo memenuhi prinsip-prinsip kurikulum untuk menjadi media dan atau input pembelajaran di pendidikan anak usia dini, karena tarian lulo berisi unsur kegiatan pikir, olah hati, olah rasa, karsa, serta olah raga dan mengandung nilai-nilai positif. Internalisasi tarian Lulo dalam kurikulum pendidikan membekali anak didik dengan nilai-nilai yang mengajarkan rasa persatuan, saling menghargai, cinta perdamaian, toleransi dan patuh terhadap aturan mutlak diperlukan. Penanaman semangat persatuan tersebut bisa dimulai sejak masa emas (golden age) anak yaitu pendidikan dasar dan usia dini. Di samping itu, kebijakan tersebut adalah upaya memelihara dan melestarikan budaya sebagai warisan yang berharga.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Fisik Motorik Kasar Anak Melalui Kegiatan Melambungkan dan Menangkap dengan Berbagai Media Anak Usia Dini di TK Al- Fajar Pekanbaru Melvi Lesmana Alim
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v1i2.64

Abstract

Berdasarkan hasil observasi peneliti dikelompok B TK Al-Fajar Pekanbaru ditemukan bahwa masih banyak anak yang belum mampu melakukan kegiatan melambungkan dan menangkap dengan berbagai media. Peneliti melihat kemampuan anak ternyata yang sudah mampu melambungkan dan menangkap bola hanya 3 anak (25%) yang belum mampu 9 anak (75%) hal ini terjadi karena guru kurang maksimal memberikan contoh kepada anak. Subyek penelitian adalah TK Al-Fajar Pekanbaru khususnya kelompok B yang berjumlah 12 orang anak, terdiri dari 6 anak perempuan dan 6 anak laki-laki, dengan usia anak 5-6 tahun. Waktu pelaksanaan direalisasikan selama 10 hari. Dalam kegiatan pertama masih banyak anak yang perlu bimbingan yaitu 10 anak (83,3%) sedangkan anak yang sudah bisa melakukan kegiatan ada 2 anak (19,7 %). dipertemuan kedua anak yang sudah bisa melakukan 4 anak (33%), dan 8 anak (87%) masih perlu bimbingan. Dipertemuan ketiga anak yang bisa bertambah menjadi 5 anak (42%), anak yang masih memerlukan bimbingan 7 anak (58,3%) . Pada pertemuan keempat, anak yang sudah bisa 8 anak (67%), yang masih perlu bimbingan 4 anak (33%). Pada pertemuan kelima anak yang sudah bisa bertambah 2 anak (16,7%) anak yang sudah baik menjadi 10 anak (83,3%) dan yang masih perlu bimbingan menjadi 2 anak (16,7%). Pertemuan pertama pada siklus kedua anak melakukan kegiatan Melambungkan dan menangkap bola besar berhadapan, pada kegiatan ini anak yang sudah bisa melakukan 4 anak (33%), yang masih perlu bimbingan 8 anak (67%). Pada pertemuan kedua anak yang sudah bisa melakukan bertambah 2 anak sehingga jumlah anak yang sudah bisa menjadi 6 anak (50%), dan yang memerlukan bimbingan 6 anak (60%). Pada pertemuan ketiga anak yang bisa melakukan bertambah 1 sehingga jumlah anak yang bisa melakukan menjadi 7 anak (58,3%), dan yang masih perlu bimbingan 5 anak (42%). Pada pertemuan keempat anak yang bisa melakukan bertambah 3 anak jadi jumlah anak yang sudah sesuai harapan guru menjadi 9 anak (75%), dan yang masih perlu bimbingan 3 anak (25%). Pada pertemuan kelima anak melakukan kegiatan melambungkan dan menangkap bola sambil lari, pada kegiatan ini anak –anak sudah bisa melakukan kegiatan semua, dan anak yang memerlukan bimbingan sudah tidak ada lagi

Page 12 of 275 | Total Record : 2744