Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles
2,744 Documents
Analisis Penerapan Senam Irama dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini
Amira Adlina Ulfah;
Dimyati Dimyati;
A. Joki Armaini Putra
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.993
Anak usia dini merupakan individu yang sedang mengalami proses perkembangan dengan pesat, sehingga anak prasekolah memerlukan optimalisasi perkembangan motorik kasar salah satunya dengan menggunakan senam irama. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui peranan senam irama dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar pada anak usia dini. Metodologi dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kajian pustaka pada sumber-sumber terpercaya seperti artikel jurnal, buku dan sejenisnya. Kemudian data dilakukan analisis. Diperoleh hasil fakta dan data mengenai penerapan senam irama dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini. Semakin banyak kegiatan yang bervariatif dan inovatif maka peluang untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar pada anak sehingga dapat berkembang dengan optimal. Implikasi temuan dari tulisan ini memberikan gambaran dari penerapan senam irama dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar pada anak usia dini.
Application of Philosophy Values of Bhinci-Bhinciki Kuli in Early Childhood at Wolio Community
La Jeti Jeti;
Manan Manan;
Kadar Risman;
Edison Edison
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.643
This research aimed to describe the application the philosophy values of Bhinci-bhinciki Kuli in early childhood at Wolio community. This research used descriptive method with ethnographic approach. The subjects of this research consisted of the chiefs . This research was conducted at wolio community In Buton. Method of data collection used observation and interviews. Based on the results of data analysis, showed that: The values of Bhinci-bhinciki Kuli included Poma-masiaka which means mutual love, Poangka-kataka which means mutual respect, Pomae-maeaka which means mutual respect for dignity and Popia-piara which means caring for one another. The Family had a very important role in instilling the values of philosophy Bhinci-bhinciki Kuli as a foundation of character through habituation and modelling since early childhood in daily life were accustomed and modelling Poma-masiaka mutual love, Poangka-kataka which means mutual respect, Pomae-maeaka which means mutual respect for dignity and Popia-piara which means caring for one another. Application the philosophy values of Bhinci-bhinciki Kuli in early childhood was to instill the values morality, so that grow up with a personality that had good character.
Pengembangan Model Pembelajaran Saintifik Berbasis Kearifan Lokal untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun
Anida Anida;
Delfi Eliza
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.898
Permasalahan ketika menyusun buku yang diimplementasikan di Taman Kanak-Kanak (TK) Mawar Kelas B1 meliputi pelaksanaan kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) belum optimal dan Guru kurang memahami pendekatan saintifik, yang berdampaknya belum optimalnya perkembangan kognitif anak seperti yang diharapkan. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan model pembelajaran dengan pendekatan saintifik berbasis kearifan lokal untuk perkembangan kognitif Anak Usia 5-6 tahun yang valid, praktis, dan efektif. Kegiatan diterapkan untuk mencapai kemampuan anak dalam mengamati, bertanya, mencoba atau bereksperimen, mencari penalaran dan berkomunikasi melalui pengembangan tema dan indikator dalam Kurikulum PAUD 2013. Riset menggunakan metode R&D dari ADDIE dengan tahapan analyze, design, development, implement, evaluation. Hasil validitas valid dan hasil kelayakan media sangat layak digunakan. Hasil uji kepraktisan produk dinyatakan sangat praktis, produk dinyatakan sangat efektif. Hasil pengembangan dari penelitian ini adalah produk yang dinyatakan valid, praktis dan efektif.
Penggunaan Gadget pada Anak; Tantangan Baru Orang Tua Milenial
Ria Novianti;
Meyke Garzia
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v4i2.490
Generasi abad ke-21 merupakan pengguna teknologi lebih banyak daripada generasi masa lalu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana orang tua di era milenial mendampingi penggunaan gadget pada anak. Responden berjumlah 254 orang tua anak (berusia 2-7 tahun) di Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan statistik deksriptif. Teknik analisis data menyajikan tabel dan grafik. Secara keseluruhan hasil penelitian menunjukkan 40% anak mengamuk jika tidak diberikan gadget. Kondisi ini memperlihatkan ketergantungan anak terhadap gadget yang cukup tinggi. Sedangkan tujuan Ayah/Bunda memberikan gadget pada anak didapatkan persentase sebesar 22% supaya anak lebih pintar, 21% agar anak tidak rewel, sedangkan terbanyak lain-lain sebesar 34%. Tujuan orang tua memberikan gadget pada dasarnya positif, yakni ingin anak mendapatkan manfaat dari teknologi, namun harus dibarengi dengan aturan yang jelas untuk mengurangi dampak negatifnya. Dengan demikian, penting untuk memahami penggunaan teknologi bagi perkembangan otak dan tubuh anak dengan panduan kebijakan penggunaan yang aman dan efektif.
Kesiapan Guru TK Menghadapi Pembelajaran Daring Masa Pandemi Covid-19
Despa Ayuni;
Tria Marini;
Mohammad Fauziddin;
Yolanda Pahrul
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.579
Masa pandemi covid-19 saat ini memberikan dampak dalam bidang apapun termasuk pendidikan. Salah satunya dalam bidang pendidikan anak usia dini yang mengharuskan guru untuk melakukan pembelajaran daring. Tujuan penelitian yaitu untuk mendapatkan informasi kesiapan guru Taman Kanak-kanak menghadapi pembelajaran daring masa pandemi covid-19. Subjek penelitian 10 orang guru TK di Kota Pariaman, Sumatera Barat. Jenis penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data angket dan wawancara. Teknik analisis menggunakan model Miles dan Huberman (Analysis Interactive Model). Hasil menunjukkan 6 dari 10 guru Taman Kanak-kanak sudah siap menghadapi pembelajaran daring, namun 4 dari guru Taman Kanak-kanak belum siap melakukan pembelajaran daring. Hal ini dipengaruhi oleh fasilitas yang kurang memadai dari pihak guru dan orangtua dan masih adanya anggapan bahwa pembelajaran daring ini sulit dilakukan. Kesiapan guru Taman Kanak-kanak melakukan pembelajaran daring pada masa pandemi covid-19 ini sangat diperlukan. Persiapan dimulai dari rencana pembelajaran, mengkomunikasikan dengan orang tua, dan fasilitas pendukung lainnya.
Peningkatan Kecerdasan Logika Matematika melalui Permainan Bingo
Petronela Joan Patricia Suripatty;
Nadiroh Nadiroh;
Yuliani Nurani
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v4i1.282
Penelitian tindakan ini bertujuan untuk menggambarkan proses dan hasil dalam meningkatkan kecerdasan logika matematika anak kelompok B Kelompok Bermain Mawar FKIP Unpatti melalui permainan bingo. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan dengan model Kemmis dan Taggart, yang meliputi perencanaan, tindakan dan pengamatan, refleksi. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B Kelompok Bermain Mawar FKIP Unpatti yang berjumlah 15 orang anak. Penelitian dilakukan dalam dua siklus yang terdiri dari delapan pertemuan pada setiap siklus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan logika matematika anak mengalami peningkatan setelah diterapkan permainan bingo. Skor kecerdasan logika matematika anak pada pra siklus sebesar 51,93% siklus I sebesar 63,93%, dan siklus II sebesar 74,26%. Hasil tersebut memberikan implikasi bahwa kecerdasan logika matematika anak dapat ditingkatkan melalui permainan bingo.
Model Bercerita untuk Peningkatan Keterampilan Menyimak dan Berbicara Anak Usia 5-6 Tahun
Riwayati Zein;
Vivi Puspita
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.581
Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan suatu model pembelajaran bercerita tematik perkembangan bahasa (BTPB) yang dapat peningkatkan keterampilan bahasa anak. Khususnya keterampilan menyimak dan berbicara. Pengembangan ini menggunakan model ADDIE (analysis, desaign, development, implementation dan evaluation) dengan empat tahapan penelitian yaitu 1) Tahap Need Analyze; 2) tahap perancangan; 3) tahap pengembangan 4) tahap implimentasi. Validasi prodak dilakukan oleh ahli bahasa, pakar AUD dengan mengunak angket, lembar instrument observasi dan dokumentasi. Sampel penelitian yaitu TK Adabiah dan TK Adzkia. Responden penelitian terdiri dari 8 orang guru. Berdasarkan hasil validasi ahli diperoleh penilaian dari aspek kelayakan, kebahasaan, kegrafikan dan azas manfaat dengan kriteria sangat valid. Hasil uji coba penelitian penggunaan model BTPB terdapat peningkatan keterampilan menyimak dan berbicara pada kelas eksperimen dari pada anak kelas control, dengan demikian model PTPB dinyatakan layak untuk digunakan dalam pembelajaran di AUD
Peningkatan Kemampuan Sosial Emosional Melalui Permainan Kolaboratif pada Anak KB
Rizki Ananda;
Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v2i1.3
This research begins with the finding that children in the Tuanku Tambusai Play Group tend to experience obstacles in their emotional-social development. On observations made do not look like children are willing to play with peers in one group, the child still shows ego or self-winding attitude, the child can not cooperate with members of his group, still shows the attitude of competing in the play, and the child is not responsible for doing According to the findings, the researcher intends to develop children's emotional social abilities with the application of collaborative games. The research method used is action research. Methods were performed using Kemmis and Taggart's model cycles consisting of 4 stages (planning, action, observation, and reflection). The child's emotional social developmental data in learning was obtained from observations and documentation analyzed by percentage. Research conducted two cycles, each cycle is implemented in three meetings. The results show through collaborative games can improve emotional-social development in children Tuanku Tambusai Play Group
Identifikasi Kontributor Pengembangan Kognitif Anak Prasekolah: Guru, Teman, Lingkungan Fisik Sekolah?
Agustina Hendriati;
Soegeng Santoso
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.757
Studi ini ingin menemukan kontributor modifiabilitas kognisi anak sesuai pilar pendidikan, apakah interaksi dengan guru, teman sebaya atau lingkungan fisik TK. Subjek penelitian adalah 42 anak dan 22 guru TK di Jakarta yang dipilih secara purposif dan dirating dengan instrumen fungsi kognitif (ACFS), interaksi mediatif (MLERS dan MLE teman) serta lingkungan sekolah (ECERS-R), semuanya dalam setting alami. Data diolah dengan analisis regresi. Hasil menunjukkan anak memiliki potensi modifiabilitas kognisi khususnya terkait interaksi mediatif dengan guru dan faktor sosial ekonomi. Ditemukan juga bahwa guru masih perlu meningkatkan keterampilan memediasi perkembangan kognitif, utamanya di kelompok SES menengah bawah. Interaksi mediatif dengan teman sangat terbatas dan lingkungan sekolah belum sesuai dengan prinsip DAP. Pembahasan mengacu pada isu metodologis dan konteks Indonesia.
Building Effective Communication Between Teachers and Early Children In PAUD Institutions
Ditha Prasanti;
Dinda Rakhma Fitriani
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v2i2.96
Effective communication is certainly the dream of everyone who does it. Not separated from the communication process, early childhood also interacts to achieve the desired communication goals. In this article, the author discusses the efforts to build effective communication for teachers and early childhood in the X PAUD institution in Bandung. The author sees this topic as very important because it is an urgency now to express the creation of effective communication between teachers and early childhood in their PAUD institutions. This study uses a qualitative approach to the case study method. The author raises a case about efforts to build effective communication in the PAUD X institution. This study is very suitable to be analyzed with symbolic interaction theory because there is a meaning in the communication process conducted by teachers with early childhood in the PAUD institution. The results showed that there were efforts made to build effective communication between teachers and early childhood, including: (1) PAUD teachers as communicators must have characteristics of patience, willingness to sacrifice, attention, assertiveness, and be able to attract early childhood attention; (2) the existence of media / tools used by PAUD teachers at the X institution to achieve effective communication for teachers and early childhood; (3) PAUD teachers must understand the diverse character of their students