cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 2,799 Documents
Efektivitas Video Cerita Animasi Edukatif terhadap Keterampilan Berbicara Anak Usia Dini Syafira Ferdilla Putri; Dadan Suryana
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8205

Abstract

Pemberkembangan keterampilan berbicara anak usia dini masih belum optimal, salah satunya disebabkan oleh keterbatasan penggunaan media pembelajaran yang kurang variatif dan belum sepenuhnya sesuai dengan karakteristik belajar anak yang bersifat konkret dan visual. Meskipun media audiovisual dinilai potensial dalam mengstimulasi perkembangan bahasa, bukti empiris mengenai efektivitas video cerita animasi edukatif dalam meningkatkan keterampilan berbicara anak usia dini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan video cerita animasi edukatif Risiko The Series terhadap keterampilan berbicara anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen pretest–posttest control group yang melibatkan 34 anak usia 5–6 tahun yang terbagi dalam kelompok eksperimen (n=17) dan kelompok kontrol (n=17). Data di~kumpulkan me~lalui~ observasi terstruktur dan dianalisis me~nggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan skor keterampilan berbicara yang lebih tinggi (mean posttest = 3,45) dibandingkan dengan kelompok kontrol (mean = 2,86) dengan perbedaan yang signifikan (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan video cerita animasi edukatif berpotensi mendukung peningkatan keterampilan berbicara anak usia dini, meskipun interpretasi hasil tetap perlu mempertimbangkan keterbatasan desain kuasi-eksperimen.
Efektivitas Metode Ice Breaking Terhadap Peningkatan Konsentrasi Belajar Anak Usia 5-6 Tahun Dwi Sakiya Handayani; Wahyu Septiadi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8208

Abstract

Rendahnya konsentrasi belajar masih menjadi permasalahan yang sering ditemukan dalam pembelajaran anak usia dini dan dapat menghambat ketercapaian tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas metode ice breaking dalam meningkatkan konsentrasi belajar anak usia 5–6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimental melalui desain one group pretest–posttest. Sampel penelitian terdiri atas 26 anak kelompok B yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes konsentrasi belajar yang disusun berdasarkan indikator konsentrasi belajar anak usia dini dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan bantuan perangkat lunak SPSS, karena data tidak berdistribusi normal dan jumlah sampel relatif kecil sehingga memerlukan uji statistik nonparametrik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan konsentrasi belajar anak setelah penerapan metode ice breaking. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode ice breaking berpotensi menjadi strategi pembelajaran yang mendukung peningkatan konsentrasi belajar anak usia dini, meskipun diperlukan penelitian lanjutan dengan desain yang lebih kuat untuk memperkuat generalisasi temuan.
Pengembangan Keseimbangan dan Kelincahan Anak Usia Dini melalui Permainan Tradisional Engklek Fina Nadia Lila; Mufassirul Alam
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8212

Abstract

Perkembangan motorik kasar anak usia dini, khususnya kemampuan keseimbangan dan kelincahan sebagai bagian dari fundamental movement skills, memerlukan stimulasi yang disesuaikan dengan karakteristik belajar anak melalui kegiatan bermain yang menyenangkan dan bermakna. Dalam praktik pembelajaran, kegiatan motorik kasar seringkali kurang bervariasi sehingga kesempatan anak untuk melatih kemampuan Gerak dasar masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan kemampuan keseimbangan dan kelincahan anak usia dini melalui permainan tradisional engklek sebagai strategi pembelajaran motorik kasar. Penelitian menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan secara bertahap melalui kegiatan bermain yang dirancang sesuai dengan kemampuan anak. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan penilaian perkembangan motorik kasar yang meliputi kemampuan menjaga keseimbangan tubuh dan kelincahan dalam melakukan rangkaian gerak permainan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional engklek mampu meningkatkan kemampuan keseimbangan dan kelincahan anak secara bertahap melalui pengalaman gerak yang terarah dan berulang. Temuan ini menegaskan bahwa permainan tradisional dapat menjadi strategi pedagogis yang relevan dalam mendukung pengembangan fundamental movement skills anak usia dini.
Implementasi Model Ekopedagogik pada Pembelajaran Anak Usia Dini Siti Mahmudah; Suyadi Suyadi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8215

Abstract

Pembelajaran pada pendidikan anak usia dini (PAUD) umumnya belum terintegrasi secara sistematis dengan pendekatan ekopedagogik, sehingga kesadaran lingkungan anak belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan model pembelajaran ekopedagogik dalam konteks pendidikan anak usia dini di TK Al-Muslihah Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian 15 anak usia dini kelompok B (usia 5–6 tahun) dan satu guru kelas. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik serta member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model ekopedagogik mampu menciptakan pengalaman belajar yang kontekstual dan bermakna melalui aktivitas langsung berbasis lingkungan, seperti memilah sampah, merawat tanaman, dan menjaga kebersihan kelas. Temuan menunjukkan adanya perubahan perilaku anak yang ditandai dengan meningkatnya kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, partisipasi aktif dalam kegiatan menjaga lingkungan, serta tumbuhnya sikap tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Penelitian ini menegaskan bahwa model pembelajaran ekopedagogik tidak hanya relevan secara konseptual, tetapi juga efektif dalam membentuk kesadaran dan perilaku ramah lingkungan pada anak usia dini melalui pengalaman belajar yang konkret dan berkelanjutan.
Implementasi Supervisi Akademik Kepala Sekolah dalam Pembinaan Profesional Guru Afrida Yenti; Hendrizal Hendrizal; Rahmatul Hayati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8218

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi supervisi akademik kepala sekolah sebagai proses pembinaan profesional guru pada lembaga pendidikan anak usia dini berbasis Islam terpadu. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan antara konsep ideal supervisi akademik sebagai pembinaan profesional dengan praktik di lapangan yang masih cenderung bersifat administratif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, analisis dokumen, serta kuesioner yang digunakan sebagai instrumen triangulasi untuk memperkuat temuan mengenai persepsi guru terhadap pelaksanaan supervisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik telah dilaksanakan secara sistematis melalui tahap perencanaan, pelaksanaan observasi pembelajaran, komunikasi hasil supervisi, dan tindak lanjut. Namun, praktik supervisi masih berada pada fase transisi paradigma dari pendekatan administratif menuju pendekatan reflektif dan pengembangan profesional. Perencanaan supervisi telah tersusun secara terstruktur, tetapi belum sepenuhnya diferensiatif sesuai kebutuhan guru. Pelaksanaan supervisi melibatkan observasi pembelajaran, meskipun pendekatan evaluatif masih cukup dominan. Komunikasi supervisi cenderung suportif, tetapi belum sepenuhnya dialogis dan reflektif. Tindak lanjut supervisi telah dilakukan, namun belum sepenuhnya terintegrasi dalam program pengembangan profesional berkelanjutan. Kebaruan penelitian ini terletak pada identifikasi fase transisi paradigma supervisi akademik dalam konteks PAUD berbasis Islam terpadu, yang menunjukkan pergeseran praktik supervisi dari fungsi administratif menuju pembinaan profesional yang lebih reflektif dan kolaboratif.
Pengembangan E-Modul Pembelajaran STEAM Berbasis Moderasi Beragama Guna Mendorong Toleransi Anak Usia Dini Nadila Adiansa; Sigit Purnama; Eka Putri Sulistia Hutabarat; Sriyanti Nihi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8227

Abstract

Kasus-kasus perundungan yang melibatkan anak sekolah terus mengalami peningkatan. Hal tersebut menandakan merosotnya toleransi pada anak. Penelitian  ini bertujuan untuk membuat E-Modul guna menumbuhkan toleransi anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode R&D model ADDIE dengan subjek penelitian kelas B6 di TK Annur 3, Kecamatan Depok, Yogyakarta. Hasil penelitian dalam skala kecil (N-Gain) menunjukkan bahwa anak memperoleh rata-rata 56,3% dengan interpretasi sedang. Kemudian, rata-rata N-Gain skala besar anak memperoleh 61,7% interpretasi sedang. Kesimpulan uji hipotesis E-Modul di TK Annur 3, Kecamatan Depok, Yogyakarta, dengan uji t independent sample diperoleh nilai signifikansi (t = 0,00; p < 0,001), maka Ha diterima dan H0 ditolak. Berdasarkan hasil tersebut, E-Modul dapat mendorong karakter toleransi anak usia dini. Integrasi moderasi beragama dalam pembelajaran STEAM untuk anak usia dini dengan konsep digital juga dapat membantu guru dalam menstimulasi literasi digital anak.
Strategi Pembelajaran untuk Mengembangkan Kemampuan Menunggu Giliran (Turn-Taking) di Satuan PAUD Malika Faniyatul Arifiyah; Ali Formen
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan strategi pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kemampuan menunggu giliran (turn-taking) pada anak usia dini melalui tinjauan sistematis. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review dengan pedoman PRISMA 2020, yang menyeleksi 17 artikel dari 654 publikasi tahun 2010–2025. Hasil penelitian menunjukkan empat strategi utama yang konsisten meningkatkan kemampuan menunggu giliran, yaitu permainan tradisional, bermain peran, kegiatan kolaboratif berbasis proyek, serta intervensi regulasi emosi. Permainan tradisional dan role play terbukti paling dominan dalam meningkatkan kesabaran, kepatuhan aturan, dan interaksi prososial anak. Temuan juga mengidentifikasi hambatan yang sering dihadapi guru, seperti regulasi emosi anak yang rendah, kebiasaan instan dari rumah, keterbatasan media, dan tingginya rasio siswa. Sebagai  kontribusi baru, penelitian ini merupakan pemetaan komprehensif yang mensintesis strategi, efektivitas, dan hambatan pengembangan turn-taking pada anak usia dini dalam suatu kerangka analisis tematik terpadu. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran berbasis aktivitas terstruktur berperan penting dalam mengembangkan kemampuan menunggu giliran pada anak usia dini.
Internalisasi Nilai Ketauhidan melaui Storytelling Media TV Kardus Dinda Amalia Aghna Rosyada; Naila Fikrina Afrih Lia
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8244

Abstract

Internalisasi nilai ketauhidan pada anak usia dini merupakan dasar penting yang sering kali terkendala oleh pendekatan konvensional yang terlalu abstrak. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses internalisasi nilai ketauhidan melalui storytelling Nabi Nuh dengan media TV Kardus dalam pembelajaran kisah Nabi Nuh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian delapan peserta didik usia 3-4 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses internalisasi terjadi melalui transformasi konsep tauhid yang abstrak menjadi visualisasi konkret dan interaktif. Media TV Kardus memudahkan anak mengenal Allah sebagai Tuhan Yang Maha Esa, mengenal Nabi, memudahkan anak dalam mengenal Allah sebagai Tuhan Yang Maha Esa, dan memahami bahwa Allah Maha Pencipta. Pemanfaatan Alat Permainan Edukatif (APE) berbasis bahan daur ulang ini menjadi solusi bagi lembaga PAUD untuk mengontekstualisasikan nilai agama secara kreatif, ekonomis, dan bermakna bagi anak usia dini.
Pendekatan Bermain sebagai Metode dalam Pembelajaran Kelas Okupasi pada Anak Usia Dini Gita Gita; Tri Wahyuningsih; Malpaleni Sastriana
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8283

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa efektif metode bermain dalam proses belajar di kelas okupasi untuk anak-anak usia dini. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini adalah anak-anak usia dini yang mengikuti kelas okupasi, dan data dikumpulkan dengan cara mengamati, melakukan wawancara, serta mencatat dokumen terkait. Analisis data dilakukan secara induktif dengan mengikuti beberapa tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bermain dapat meningkatkan partisipasi anak dalam belajar, memperkuat kemampuan gerak motorik, kemampuan sosial dan emosional, serta kemampuan anak dalam menyesuaikan diri dengan aktivitas sehari-hari. Anak semakin rajin, tertarik, dan bisa berkomunikasi dengan sekitar secara lebih baik. Selain itu, bermain juga membantu anak menjadi lebih mandiri dan lebih baik dalam memecahkan masalah. Dengan demikian, bermain terbukti menjadi cara yang efektif dalam pembelajaran di kelas okupasi untuk mendukung pertumbuhan anak usia dini secara menyeluruh. Penelitian ini membantu para pendidik dan orang yang bekerja di bidang pendidikan untuk menciptakan model pembelajaran yang lebih kreatif dan sesuai dengan tumbuh kembang anak.