cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 2,744 Documents
Persepsi Orang Tua Mengenai Junk Food dan Dampaknya terhadap Kesehatan, Fungsi Kognitif, dan Masalah Perilaku Anak Nur Faizah Romadona; Sania Nur' Aini; Asep Deni Gustiana
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1723

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya konsumsi junk food akibat maraknya restoran fast food. Tujuan penelitian adalah menggali persepsi orang tua mengenai junk food dan dampaknya terhadap kesehatan, fungsi kognitif, dan masalah perilaku anak, serta memperoleh gambaran upaya yang dilakukan orang tua untuk mengurangi dampak junk food. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Partisipan dalam penelitian ini adalah tiga orang ibu dari anak berusia 3-6 tahun yang sering mengonsumsi junk food. Pengambilan data menggunakan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Penelitian menunjukan bahwa konsumsi junk food pada anak cukup tinggi, yaitu 5-10 kali perminggu. Persepsi orang tua mengenai dampak junk food terhadap kesehatan adalah mengakibatkan penyakit infeksi seperti diare dan ISPA, juga gigi berlubang. Dampak terhadap fungsi kognitif adalah gangguan memori dan kesulitan berkonsentrasi. Sedangkan dampak terhadap masalah perilaku adalah munculnya gejala perilaku hiperaktivitas. Berbagai upaya telah dilakukan orangtua untuk mengurangi dampak junk food, diantaranya memberikan makanan berserat, membiasakan anak untuk beraktivitas fisik, dan membatasi konsumsi junk food.
e-Dictionaries-based Semantic Gradient: Assisting Preschool Children Connect between Known and New Vocabulary Yohannes Telaumbanua; Nurmalina Nurmalina
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1680

Abstract

The accuracy of selecting learning strategies and the intensive uses of e-dictionaries in Early Childhood Education are the critical points of interest in enhancing preschool children’s linguistic intelligence and digital skills. The facts are both have not yet been priority scales in the children’s ELT programs, however. This study, therefore, aimed at diagnosing the effects of this research on the children’s linguistic intelligence and digital skills. Observation and field-note were the techniques of collecting the data, the (Bogdan Biklen, 2006) model was a technique of data analysis while triangulation was used to verify the data. The 25 preschool children were judgementally selected as research participants. The finding indicated that this study practically affects the children’s linguistic intelligence of “word smarts, “lexical meaning smarts,” “semantic meaning smarts” and “grammatical word order smarts,” “digital awareness,” “digital competence,” “critical thinking skills (HOTS),” and 4C skills. In conclusion, this research enables the children to make connections between known and new words, to distinguish shades of word’s meaning, help them become word choosy, and ease them to gradually understand spoken and written language along with the abilities to talk and write themselves. It also enhances the children knowledge and understanding of related lexis and vocabulary skills, assists them to make connection and predictions, and improve comprehension.
Implementasi Pembelajaran Entrepreneurship di Taman Kanak-kanak Isabella Yusuf; Sofia Hartati; Tjipto Sumadi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1737

Abstract

Pendidikan entrepreneurship sebaiknya dikembangkan pada usia awal atau anak usia dini. Usia dini merupakan tahap yang paling ideal dalam memperkenalkan entrepreneurship untuk mempersiapkan masa depan anak. Tujuan dilakukan penelitian adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan implementasi pembelajaran entrepreneurship di Taman Kanak-kanak. Metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu: observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian bahwa implementasi pembelajaran entrepreneurship di Taman Kanak-kanak khususnya TK School Of Universe, yaitu: melatih kemandirian dan keberanian anak, pembelajaran entrepreneurship merupakan praktik langsung setiap program dan disesuaikan dengan tema, evaluasi penerapan pembelajaran entrepreneurship dirangkum menjadi rapot. Implementasi pembelajaran entrepreneurship menjadi hal yang penting dikembangkan di Taman Kanak-kanak. Selain membuat anak belajar mandiri dan berani, entrepreneurship yang dikenalkan sejak usia dini akan memberikan pengalaman yang penting untuk masa depan anak nantinya.
Pengembangan Buku Ajar Digital Parenting: Strategi Perlindungan Anak Usia Dini Maulidya Ulfah; Maemonah Maemonah; Sigit Purnama; Nur Hamzah; Elfann Fanhas Fatwa Khomaeny
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1773

Abstract

Penggunaan teknologi yang tidak semestinya mengakibatkan adanya digital kidnapping, cyberbulllying, child grooming, kecanduan gawai, pornografi, bahaya kesehatan dan radiasi. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa buku ajar digital parenting sebagai strategi perlindungan anak. Metode yang dipakai adalah penelitian dan pengembangan (RND) mengacu pada model pengembangan 4-D (define, design, develop dan desseminate). Produk divalidasi pakar media dan pakar ahli materi serta diuji cobakan kepada 15 orang tua anak selama 1 bulan. Teknik Pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi, angket, wawancara dan dokumentasi. Analisis tahap pertama dengan analisis deskriptif dan teknik analisis kualitas produk adalah analisis data deskriptif kuantitatif. Pengembangan isi buku yaitu bahaya dunia online, konsep digital parenting, pengasuhan anak, bersahabat dengan media digital dan sinergi peran dari orang tua dan sekolah dalam melindungi anak. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa buku yang dinyatakan layak digunakan dengan hasil dari ahli media 85%, ahli materi 82%, pengguna 88,3% dan nilai rata-rata 85,1%.
Studi Perbandingan Sistem Pendidikan Dasar di Indonesia dan Finlandia Elise Muryanti; Yuli Herman
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1696

Abstract

Indonesia berupaya memajukan pendidikan melalui program merdeka belajar yang memberikan kebebasan bagi guru dalam berinovasi, kreatif, dan belajar mandiri dalam melakukan penyelenggaraan pendidikan. Konsep merdeka belajar mengadopsi sistem pendidikan dari negara Finlandia yaitu memberikan kebebasan guru untuk berinovasi, mandiri, aktif, kreatif, dan inovatif dalam aktivitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan studi deskriptif komparatif yaitu membandingkan sistem pendidikan dasar di Indonesia dan Finlandia. Sumber data adalah data primer yang diperoleh melalui observasi pada anak kelas awal berusia 7-8 tahun. Sedangkan data sekunder menggunakan kajian literatur dan analisis video pelaksanaan kegiatan sistem pendidikan dari dua negara. Kemudian data dianalisis menggunakan metode deskriptif analisis. Berdasarkan hasil yang diperoleh Finlandia memiliki dukungan yang luar biasa dari pemerintah berupa adanya penyediaan fasilitas sekolah, kualifikasi guru, kesetaraan dan pemerataan pendidikan dibandingkan Indonesia. Disisi lain Indonesia dan Finlandia memiliki keunikan sistem pendidikan masing-masing dan telah menerapkan sistem pendidikan yang terbaik sesuai dengan kondisi dan kemampuan masing-masing negara.
Evaluasi Orang Tua Siswa terhadap Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh melalui Youtube Atina Fauzia; Palupi Lindiasari Samputra
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) melalui aplikasi Youtube di Sekolah Dasar Islam Terpadu Annajah Bogor dari penilaian orang tua siswa. Penelitian ini diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan Youtube sebagai media pembelajaran siswa di rumah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian survei. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui google form kepada orang tua siswa kelas 2 yang berjumlah 94 orang yang diolah dengan tehnik analisis faktor. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga faktor yang menentukan keberhasilan PJJ, yaitu faktor penyerapan, faktor pemahaman dan faktor penilaian sesuai dengan Teori Bimo Walgito. Ketiga faktor tersebut dapat dijelaskan dari nilai Loading Factor tertinggi, dimana selama PJJ, faktor yang menentukan keberhasilan yaitu kedisiplinan siswa belajar di rumah, pemahaman materi dengan mudah dan cepat, serta materi dalam Youtube mudah terlihat. Kebijakan PJJ perlu diteruskan dengan intensitas yang lebih sering dan ditujukan kepada kemandirian siswa
Pengaruh Kreasi Media Debog terhadap Kemampuan Kreativitas Anak Usia 5-6 Tahun Rahma Tika; Dadan Suryana
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1747

Abstract

Kreativitas merupakan kemampuan seseorang dalam menciptakan sesuatu hal yang baru  yang terwujud dalam suatu gagasan atau karya nyata. Penelitian ini bertujuan untuk melihat  pengaruh kreasi media debog terhadap kemampuan kreativitas anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain quasy eksperiment. Sampel terdiri dari kelompok B1 dan kelompok B4 masing-masingnya berjumlah 18 orang anak. Teknik pengumpulan data digunakan tes perbuatan, berupa pernyataan sebanyak 5 butir pernyataan dan alat pengumpulan data digunakan lembaran pernyataan. Selanjutnya data diolah dengan uji perbedaan (t-test). Berdasarkan hasil penelitian penggunaan media debog melalui berkreasi terbukti dapat memberikan pengaruh terhadap kemampuan kreativitas dan memperkuat daya imajinasi anak dalam menciptakan sesuatu yang baru serta dapat memotivasi dan menarik minat anak dalam belajar. Kemudian dapat menciptakan pelaksanaan pembelajaran yang kreatif, inovatif dan menyenangkan dalam mengembangkan kualitas pembelajaran di sekolah. Dengan demikian berkreasi menggunakan media debog memberi pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan kreativitas anak usia 5-6 tahun.
Development of a Learning Device Information System for Kindergartens Rohita Rohita; Nila Fitria; Dody Haryadi; Radhiya Bustan
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1378

Abstract

This study aimed to develop a learning device information system, abbreviated as SIPP, as a way of compiling multiple learning devices that include weekly learning implementation plans (RPPM), daily learning implementation plans (RPPH), and learning assessments. The system was built using unified modelling language (UML). After the system was tested at 15 kindergarten institutions in South Jakarta and Tangerang City, the data collected showed that out of 15 teachers, 88% stated that SIPP was very helpful in compiling RPPM and RPPH, as well as conducting assessments and filling out report cards. Additionally, of 15 school principals, 80% strongly agreed that SIPP can help conduct classroom management and monitor and evaluate teachers’ teaching preparations. Based on these findings, it can be concluded that the learning device information system developed can help teachers prepare lesson plans in kindergarten, as well as help school principals monitor teacher performance related to the preparation of lesson plans.
Peran Orang Tua dalam Menyediakan Home Literacy Environment (HLE) pada Anak Usia Dini Novia Sari Hermawati; Sugito Sugito
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1706

Abstract

Perkembangan literasi merupakan salah satu substansi penting bagi perkembangan bahasa anak karena perkembangan bahasa merupakan kemampuan untuk menggunakan semua keterampilan berbahasa manusia yang mencakup kemampuan berbicara, menulis, membaca, dan menyimak sebagai bentuk ekspresi dan memaknai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam menyediakan Home Literacy Environment (HLE) pada anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah 10 orang tua yang memiliki anak usia 3-6 tahun dengan tingkat pendidikan dan sosial ekonomi berbeda di Klaten. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Peran orang tua dalam menyediakan HLE pada anak usia dini adalah sebagai sumber literasi (guru atau pendamping literasi bagi anak), fasilitator literasi (menyediakan ruang baca, buku atau bahan bacaan, dan APE literasi untuk anak), dan sebagai pengatur terlaksananya program literasi. Sedangkan, peran anak adalah sebagai sasaran utama orang tua dalam menerapkan HLE.
Analisis Implementasi Pembelajaran Aljabar pada Anak Usia 5-6 Tahun Febru Puji Astuti; Reza Edwin Sulistyaningtyas; Firdha Faradhita Yogi Fardani; Melati Ariana; Chomisah Nugraheni
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1682

Abstract

Matematika merupakan salah satu fondasi penting dalam perkembangan kemampuan akademik anak. Pembelajaran matematika pada anak tidak hanya berpusat pada angka namun lebih kepada bagaimana membangun pola berfikir anak melalui aktivitas-aktivitas yang memungkinkan anak terpapar pada ide-ide matematika baik secara sederhana maupun komplek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengimplementasian kegiatan pembelajaran aljabar pada tingkat TK B. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survei dengan menggunakan angket sebagai alat pengumpul data. Angket digunakan untuk mendapatkan data berkaitan dengan konteks materi aljabar yang diajarkan oleh guru. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh data sebagai berikut:  implementasi aljabar pada tingkat TK di kabupaten Magelang dikategorikan cukup, materi Aljabar belum semua dikuasai dan diimplementasikan oleh guru, dan faktor penghambat implementasi materi aljabar diantaranya faktor waktu yang terbatas dalam kegiatan belajar dan minimnya buku panduan materi aljabar pada TK. Dengan demikian, materi pembelajaran aljabar perlu lebih dipahami dan dikuasi oleh guru agar pembelajaran dapat lebih maksimal. 

Page 30 of 275 | Total Record : 2744