cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes
Published by Forum Ilmiah Kesehatan
ISSN : 20863098     EISSN : 25027778     DOI : -
Core Subject : Health,
Journal of Health Research "Forikes Voice" is a medium for the publication of articles on research and review of the literature. We accept articles in the areas of health such as public health, medicine, nursing, midwifery, nutrition, pharmaceutical, environmental health, health technology, clinical laboratories, health education, and health popular.
Arjuna Subject : -
Articles 1,733 Documents
Uji Aktivitas Hepatoprotektor Ekstrak Etanol dan Fraksi N-Heksana, Etil Asetat, dan Air Umbi Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia (L.) Merr.) pada Tikus Jantan Galur Wistar Putri Rinda Pratiwi; Wiwin Herdwiani; Tri Wijayanti
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14116

Abstract

Dayak onion bulbs (Eleutherine palmifolia (L.) Merr.) are plants that contain flavonoids which act as high antioxidants. The process of liver damage caused by free radicals can be prevented by the role of antioxidants. This study aims to look at the hepatoprotective effect of the Dayak onion bulbs by looking at the inhibition of SGOT and SGPT levels and looking at the decrease in MDA in vivo. This study used 35 male Wistar rats divided into 7 groups each containing 5 rats. Normal control group, negative control, positive control, ethanol extract of Dayak onion bulbs 162 mg/kgBW, n-hexane fraction at a dose of 2.79 mg/200gBW, ethyl acetate fraction at a dose of 3.06 mg/200gBW, water fraction at a dose of 4.04 mg /200gBB given for 13 days. Then on the 14th day, treatment was given with paracetamol at a dose of 2.5 g/kg BW except for normal controls. Data on levels of SGOT, SGPT, and MDA were tested using Shapiro-Wilk to determine the normality of the data, then analyzed using One Way Anova followed by the Tukey test. The results showed that the ethanol extract and fraction of n-hexane, ethyl acetate and water of Dayak bulbs can reduce levels of SGOT, SGPT and MDA in male rats induced by paracetamol. The dose that was effective in reducing SGOT, SGPT and MDA levels in male rats was the ethyl acetate fraction at a dose of 3.06 mg/200gBW.Keywords: Dayak onion bulbs (Eleutherine palmifolia (L.) Merr.); hepatoprotectors; antioxidants ABSTRAK Umbi bawang dayak (Eleutherine palmifolia (L.) Merr.) merupakan tanaman yang mengandung flavonoid yang beraktivitas sebagai antioksidan yang tinggi. Proses kerusakan hati akibat radikal bebas dapat dicegah dengan peran antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efek hepatoprotektor dari bagian umbi bawang dayak dengan melihat daya hambat terhadap kadar SGOT dan SGPT dan melihat penurunan MDA secara in vivo. Penelitian ini menggunakan 35 ekor tikus jantan galur wistar di bagi dalam 7 kelompok masing-masing berisi 5 ekor tikus. Kelompok kontrol normal, kontrol negatif, kontrol positif, ekstrak etanol umbi bawang dayak 162 mg/kgBB, fraksi n-heksana dosis 2,79 mg/200gBB, fraksi etil asetat dosis 3,06 mg/200gBB, fraksi air dosis 4,04 mg/200gBB diberikan selama 13 hari. Kemudian pada hari ke 14 diberikan perlakuan dengan parasetamol dosis 2,5 g/kgBB kecuali pada kontrol normal. Data kadar SGOT, SGPT, dan MDA diuji menggunakan Shapiro-wilk untuk mengetahui normalitas data, kemudian dianalisi menggunakan One Way Anova yang dilanjutkan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol dan fraksi n-heksana, etil asetat dan air umbi bawang dayak dapat menurukan kadar SGOT, SGPT dan MDA pada tikus jantan galur wistar yang diinduksi parasetamol. Dosis yang efektif dalam menurunkan kadar SGOT, SGPT dan MDA pada tikus jantan yaitu fraksi etil asetat pada dosis 3,06 mg/200gBB.Kata kunci: umbi bawang dayak (Eleutherine palmifolia (L.) Merr.); hepatoprotektor; antioksidan
Minat Global dalam Bidang Konservasi Gigi Sebelum dan Masa Pandemi COVID-19: Analisis Data Google Trends Salmia Atika Desri; Hanim Khalida Zia; Widyawati Widyawati; Valendriyani Ningrum
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2022
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf13nk434

Abstract

The COVID-19 pandemic situation has caused changes in needs and new challenges in dentistry services. Toothache often requires immediate treatment. The source of pain is generally caused by cavities that require conservative measures. The aim of this research is to analyze the changing global interest in dental conservation before and during the COVID-19 pandemic. This research used analytic observational method. The secondary data used came from Relative Search Volume (RSV) Google Trends, from all countries in the world that access search data through the Google database. This study used five keywords related to the field of tooth conservation, namely "tooth decay", dental veneers", "dental filling", "root canal treatment", "fracture tooth". Data from Google Trends was continued with statistical tests using the Wilcoxon test. The top searched topics related to tooth conservation are tooth decay, dental veneers, dental fillings, root canal treatment, fracture teeth. The results of Google Trends data analysis showed that there had been a significant change in interest in searching for information related to the field of dental conservation from before the pandemic to the pandemic worldwide with p-value <0.05 for all keywords. The decrease in keyword searches predicts concerns about dental treatment during a pandemic. Teledentistry is a program that can be used to prepare for effective remote dental services in the future.Keywords: global interest; Google Trends; toothache; tooth conservation; COVID-19 ABSTRAK Situasi pandemi COVID-19 menyebabkan perubahan kebutuhan dan tantangan baru dalam pelayanan kedokteran gigi. Rasa sakit gigi seringkali membutuhkan penanganan segera. Sumber rasa sakit pada umumnya diakibatkan oleh gigi berlubang yang memerlukan tindakan konservatif. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perubahan minat global dalam bidang konservasi gigi sebelum dan masa pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik. Data sekunder yang digunakan bersumber dari Relative Search Volume (RSV) Google Trends, dari seluruh negara di dunia yang mengakses pencarian data melalui Google database. Penelitian ini menggunakan lima kata kunci yang terkait bidang konservasi gigi yakni “tooth decay”, dental veneers”, “dental filling”, “root canal treatment”, “fracture tooth”. Data dari Google Trends dilanjutkan dengan uji statistik menggunakan uji Wilcoxon. Topik teratas pencarian terkait konservasi gigi adalah tooth decay, dental veneers, dental filling, root canal treatment, fracture tooth. Hasil analisis data Google Trends menunjukkan adanya perubahan minat pencarian informasi terkait bidang konservasi gigi secara signifikan dari masa sebelum pandemi hingga masa pandemi di seluruh dunia dengan nilai p <0,05 pada semua kata kunci. Penurunan pencarian kata kunci tersebut memprediksi adanya kekhawatiran melakukan perawatan gigi pada masa pandemi. Teledentistry merupakan program yang dapat dikembangkan penggunaannya untuk mempersiapkan pelayanan kedokteran gigi jarak jauh yang efektif di masa depan.Kata kunci: minat global; Google Trend; sakit gigi; konservasi gigi; COVID-19
Gambaran Kualitas Hidup Penderita Diabetes Melitus pada Masa Pandemi Covid-19 Tahun 2021 Chatarina Hatri Istiarini; Asih Kusumasari Mali Umbu Lado; Elfbriser Bili; Gabriella Febrianti Christine; I Putu Oka Suryana
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14122

Abstract

Diabetes mellitus is a risk factor that increases the severity of Covid-19 infection. Diabetic patients who are not treated properly will affect their quality of life, and low quality of life can reduce the quality of care and cause a decrease in the prognosis and complications of diabetes during a pandemic. This study aimed to describe the quality of life of people with diabetes mellitus during the Covid-19 pandemic in 2021. Respondents were 123 people selected by accidental sampling technique. Data was collected through filling out questionnaires and then analyzed using descriptive statistical methods. The results of the analysis show that most people with diabetes mellitus during the Covid-19 pandemic had a good quality of life (78.9%), both in terms of physical health, mental health, social relationships and environmental health.Keywords: quality of life; diabetes mellitus; Covid-19 ABSTRAK Diabetes melitus merupakan faktor risiko yang meningkatkan keparahan infeksi Covid-19. Pasien diabetes yang tidak dirawat dengan baik akan mempengaruhi kualitas hidup, dan rendahnya kualitas hidup dapat menurunkan kualitas perawatan dan menyebabkan penurunan prognosis dan komplikasi diabetes di masa pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran quality of life penderita diabetes melitus pada masa pandemi Covid-19 pada tahun 2021. Responden adalah 123 orang yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner lalu dianalisis dengan metode statistik deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar penderita diabetes melitus pada masa pandemi Covid-19 memiliki quality of life yang baik (78,9%), baik dari aspek kesehatan fisik, kesehatan jiwa, hubungan sosial dan kesehatan lingkungan.Kata kunci: quality of life; diabetes melitus; Covid-19
Pengetahuan dan Sikap Remaja tentang Pencegahan Hipertensi Melalui Pendekatan Cerdik Mujito Mujito; Andi Hayyun Abiddin; Imam Sunarno
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14111

Abstract

Prevention of hypertension from an early age in adolescents through the "Cerdik" approach is a strategic effort in improving public health. For this reason, it is necessary to assess the ability of knowledge and attitudes of adolescents towards preventing hypertension, bearing in mind that in the last ten years, the incidence of hypertension has begun to be experienced by many adolescents. This study aimed to identify the relationship between knowledge and attitudes of adolescents about hypertension prevention through the "Cerdik" approach. This study used a correlative descriptive method, involving 79 adolescent students aged 17-19 years who were selected by purposive sampling technique. Data was collected by filling out a questionnaire. The results of data analysis showed that the highest level of knowledge was in the sufficient category (64.6%) and the most attitudes were in the negative category (59.5%). The p-value of the Spearman's Rho test was 0.031. It was concluded that there is a significant relationship between knowledge and attitudes of adolescents about preventing hypertension through the "Cerdik" approach.Keywords: hypertension; teenager; knowledge; attitude ABSTRAK Pencegahan hipertensi sejak dini pada remaja melalui pendekatan “Cerdik” merupakan upaya strategis dalam peningkatan kesehatan masyarakat. Untuk itu perlu dilakukan pengkajian kemampuan pengetahuan dan sikap remaja terhadap pencegahan hipertensi, mengingat bahwa dalam sepuluh tahun terakhir ini kejadian hipertensi mulai banyak dialami oleh remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara pengetahuan dengan sikap remaja tentang pencegahan hipertensi melalui pendekatan “Cerdik”. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelatif, yang melibatkan 79 siswa remaja berusia 17-19 tahun yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner. Hasil analisis data menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan terbanyak adalah dalam kategori cukup (64,6%) dan sikap terbanyak adalah dalam kategori negatif (59,5%). Nilai p dari uji Spearman’s Rho adalah 0,031. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan sikap remaja tentang pencegahan hipertensi melalui pendekatan “Cerdik”.   Kata kunci: hipertensi; remaja; pengetahuan; sikap
Evaluasi SIMPUS terhadap Kepuasan Pengguna Menggunakan PIECES Framework di Puskesmas Benculuk Banyuwangi Niyalatul Muna; Latifatud Dini; Atma Deharja; Efri Tri Ardianto
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14124

Abstract

The Benculuk health center has used the health center information system (SIMPUS) but there are still problems such as errors in the system, there is no medical record check-in and entry feature yet, it has not been integrated with several services, there are no restrictions on access rights, and no guidebooks are available. The purpose of this study was to evaluate SIMPUS on user satisfaction using the PIECES Framework method. The design of this study was cross-sectional, involving 37 respondents who were selected randomly. Data were analyzed descriptively and analytically using the regression test. In multivariate terms, a variable with a p value less than 0.05 was information, precisely p = 0.032. It was concluded that information is a determinant of SIMPUS user satisfaction at the Benculuk Banyuwangi Health Center.Keywords: health center information system; PIECES Framework; user satisfaction; information ABSTRAK Pukesmas Benculuk telah menggunakan sistem informasi puskesmas (SIMPUS) namun masih terjadi masalah seperti error pada sistem, belum tersedia fitur pengawas keluar masuknya rekam medis, belum terintegrasi dengan beberapa layanan, belum adanya batasan hak akses, dan belum tersedianya buku panduan. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi SIMPUS terhadap kepuasan pengguna menggunakan metode PIECES Framework. Rancangan penelitian ini adalah cross-sectional, yang melibatkan 37 responden yang dipilih secara random. Data dianalisis secara deskriptif dan analitik menggunakan uji regresi. Secara multivariat, variabel dengan nilai p kurang dari 0,05 adalah information, tepatnya p = 0,032. Disimpulkan bahwa information merupakan determinan dari kepuasan pengguna SIMPUS di Puskesmas Benculuk Banyuwangi. Kata kunci: sistem informasi puskesmas; PIECES Framework; kepuasan pengguna; information
Konsumsi Tablet Fe, Jarak Kehamilan, Umur dan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Tutik Ekasari; Mega Silvian Natalia; Muthmainnah Zakiyyah
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2022
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf13nk433

Abstract

The program of giving Fe tablets to every pregnant woman has not been able to significantly reduce the number of sufferers of anemia in pregnancy. Some factors that can cause anemia in pregnancy include gravida, age, parity, education level, economic status and adherence to consumption of Fe tablets. This study aims to analyze the effect of adherence to consuming Fe tablets, pregnancy spacing and age on the incidence of anemia in pregnant women. The research design was cross-sectional. This study involved 48 pregnant women selected by total population sampling technique. Data collection was carried out using questionnaires and interviews. Data were analyzed using the Chi-square test. Based on the results of the study, it could be concluded that adherence to consuming Fe tablets, pregnancy spacing and age have an effect on the incidence of anemia in pregnant women.Keywords: anemia of pregnancy; consumption of Fe tablets; pregnancy spacing; age ABSTRAK Program pemberian tablet Fe pada setiap ibu hamil masih belum mampu menurunkan jumlah penderita anemia kehamilan secara signifikan. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya anemia kehamilan diantaranya gravida, umur, paritas, tingkat pendidikan, status ekonomi dan kepatuhan konsumsi tablet Fe. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe, jarak kehamilan dan umur terhadap kejadian anemia pada ibu hamil. Rancang bangun penelitian adalah cross-sectional. Penelitian ini melibatkan 48 ibu hamil yang dipilih dengan teknik total population sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan wawancara. Data dianalisis menggunakan uji Chi-square. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe, jarak kehamilan dan umur berpengaruh terhadap kejadian anemia pada ibu hamil.Kata kunci: anemia kehamilan; konsumsi tablet Fe; jarak kehamilan; umur
Temperamen dan Kerentanan Adiksi Smartphone pada Mahasiswa Keperawatan Muhamad Nurmansyah; Dina Mariana Larira; Musfira Ahmad
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14118

Abstract

The percentage of internet usage and smartphone ownership has increased rapidly in the last two years. The high percentage of smartphone ownership raises questions about the dangers of their use. The increasingly reported use of smartphones results in an increased prevalence of sleep disorders, depression and anxiety. In more severe conditions, smartphone use can lead to addiction. In preventing these impacts, of course, in the early stages it is necessary to carry out early detection of disturbances. Early detection should be done by considering individual risk factors, one of which is temperament personality type. The purpose of this study was to determine the relationship between temperament and vulnerability to smartphone addiction in nursing students. This study applied a cross-sectional design. Respondents were 188 nursing students at Sam Ratulangi University. Data was collected by filling out questionnaires and then analyzed by Chi-square test. The results of the analysis for the relationship between novelty seeking temperament and smartphone addiction was p = 0.014, OR = 2.08, r = 0.180, the relationship between reward dependence temperament and smartphone addiction was p = 0.029, OR = 1.93.08, r = 0.159, while the relationship between harm avoidance temperament and smartphone addiction was p = 0.408. It was concluded that smartphone addiction is related to novelty seeking and reward dependence temperament.Keywords: temperament; smartphone addiction; vulnerability: nursing students ABSTRAK Persentase penggunaan internet dan kepemilikan smartphone meningkat dengan pesat dalam dua tahun terakhir. Tingginya persentase kepemilikan smartphone menimbulkan pertanyaan tentang bahaya penggunaannya. Penggunaan smartphone yang semakin sering dilaporkan mengakibatkan peningkatan prevalensi gangguan tidur, depresi dan kecemasan. Pada kondisi yang lebih berat, penggunaan smartphone dapat menimbulkan adiksi. Dalam pencegahan dampak tersebut, tentunya tahapan awal perlu dilakukan deteksi dini gangguan. Deteksi dini sebaiknya dilakukan dengan mempertimbangkan faktor resiko individu, salah satunya yaitu tipe kepribadian temperamen. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara temperamen dengan kerentanan adiksi smartphone pada mahasiswa keperawatan. Penelitian ini menerapkan desain cross-sectional. Responden adalah 188 mahasiswa keperawatan Universitas Sam Ratulangi. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner lalu dianalisis dengan uji Chi-square. Hasil analisis untuk hubungan antara temperamen novelty seeking dengan adiksi smartphone adalah p = 0,014, OR = 2,08, r = 0,180, hubungan antara temperamen reward dependence dengan adiksi smartphone adalah p = 0,029, OR = 1,93,08, r = 0,159, sedangkan hubungan antara temperamen harm avoidance dengan adiksi smartphone adalah p = 0,408. Disimpulkan bahwa adiksi smartphone berhubungan dengan temperamen novelty seeking dan reward dependence.Kata kunci: temperamen; adiksi smartphone; kerentanan: mahasiswa keperawatan
Kesadaran dan Sikap Santri dalam Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19 Nadia Azkal Uyun; Firdawsyi Nuzula; Maulida Nurfazriah Oktaviana
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14123

Abstract

The Covid-19 pandemic is a health problem that has received special attention from the government. The pesantren environment is one of the areas of concern in the spread of the Covid-19 virus because daily activities are carried out in groups. Breaking the chain of transmission of Covid-19 can be prevented with high awareness and a positive attitude in implementing health protocols. So research is needed that aims to analyze the relationship between awareness and attitudes of students with the implementation of the Covid-19 health protocol at the Manbaul Ulum Berasan Muncar Islamic Boarding School, Banyuwangi. This study used a cross-sectional design involving 130 respondents selected by simple random sampling technique, in May 2022. Data was collected by filling out a questionnaire. The results of the analysis show a p value of 0.000, both for awareness and attitude factors. It was concluded that awareness and attitude are related to the implementation of health protocols by the students.Keywords: Covid-19; health protocol; attitude; awareness ABSTRAK Pandemi Covid-19 menjadi masalah kesehatan yang mendapat perhatian khusus oleh pemerintah. Lingkungan pesantren menjadi salah satu atensi dalam penyebaran virus Covid-19 karena aktivitas setiap hari dilakukan secara berkelompok. Pemutusan rantai penularan Covid-19 dapat dicegah dengan kesadaran yang tinggi dan sikap yang positif dalam penerapan protokol kesehatan. Maka diperlukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kesadaran dan sikap santri dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 di Pondok Pesantren Manbaul Ulum Berasan Muncar Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan rancangan cross-sectional yang melibatkan 130 responden yang dipilih dengan teknik simple random sampling, pada bulan Mei 2022. Data dikumpulkan melalui pengisian kuisioner, lalu dianalisis dengan uji Chi-square. Hasil analisis menunjukkan nilai p 0,000, baik untuk faktor kesadaran maupun sikap. Disimpulkan bahwa kesadaran dan sikap berhubungan dengan penerapan protokol kesehatan oleh para santri.Kata kunci: Covid-19; protokol kesehatan; sikap; kesadaran
Tantangan Perawat dalam Menangani Pasien Covid-19 Lansia dengan Komorbid Loriza Sativa Yan; RTS Netisa Martawinarti; Nursalam Nursalam
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2022
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf13nk412

Abstract

Cases of COVID-19 in the elderly have a worse prognosis than the rest of the population. So it is necessary to study the challenges of nurses in treating Covid-19 patients in the elderly with comorbidities. This study is a systematic review, with the keywords “challenge”, “COVID-19 patients” and “elderly with comorbidities” from Scopus, ProQuest, Google Scholar and PubMed databases in 2019-2021. The results of the review of 15 articles identified controversies in health management decision making, lack of health resources in long-term care centers, risk of vulnerable populations in comorbidities, unpredictable mortality and morbidity. It was concluded that elderly patients diagnosed with COVID-19 with comorbidities such as diabetes mellitus, respiratory and cardiovascular diseases have severe mortality. To evaluate the readiness of nurses in making health decisions in treating Covid-19 patients, a better assessment is neededKeywords: COVID-19; elderly; comorbid; nurse; challenge ABSTRAK Kasus COVID-19 pada lansia memiliki prognosis yang lebih buruk dibandingkan populasi lainnya. Maka perlu kajian tentang tantangan perawat dalam menangani pasien Covid-19 pada lansia dengan penyakit penyerta. Studi ini merupakan tinjauan sistematis, dengan kata kunci “tantangan”, “pasien COVID-19” dan “lansia dengan penyakit penyerta” dari database Scopus, ProQuest, Google Scholar, dan PubMed pada tahun 2019-2021. Hasil review pada 15 artikel adalah mengidentifikasi kontroversi dalam pengambilan keputusan manajemen kesehatan, kurangnya sumber daya kesehatan di pusat perawatan jangka panjang, risiko populasi rentan dalam komorbiditas, angka kematian dan morbiditas yang tidak dapat diprediksi. Disimpulkan bahwa pasien lansia yang terdiagnosis COVID-19 dengan komorbid seperti penyakit diabetes melitus, pernafasan dan kardiovaskular memiliki mortalitas yang parah. Untuk mengevaluasi kesiapan perawat dalam pengambilan keputusan kesehatan dalam menangani pasien Covid-19 diperlukan penilaian yang lebih baikKata kunci: COVID-19; lansia; komorbid; perawat; tantangan
Faktor Risiko Kejadian Demam Berdarah Dengue di Indonesia Sulfi Udi; Tri Yunis Miko Wahyono
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14103

Abstract

Dengue hemorrhagic fever is a health problem that is often experienced by tropical and subtropical countries throughout the world. Indonesia is a country with the greatest risk of dengue hemorrhagic fever in the world. This study aims to determine the risk factors for DHF in Indonesia. This study is a literature review involving the ScienceDirect and Google Scholar databases. The keywords used are “Risk Factor” of “Dengue Hemorrhagic Fever” in Indonesia and “Factor” of “Dengue Hemorrhagic Fever” in Indonesia, with inclusion criteria: articles 2021-2022; published between September 2021 to September 2022; speak Indonesian or English; original research; available in full text; discusses the causes of dengue hemorrhagic fever. Of the 8 articles that met the criteria, it was found that the risk factors for dengue hemorrhagic fever in Indonesia were: climate, environmental sanitation, knowledge and attitudes, 3M plus behavior, individual characteristics, and components of vulnerability.Keywords: Aedes aegypti; dengue hemorrhagic fever; risk factor ABSTRAK Demam berdarah dengue merupakan masalah kesehatan yang sering dialami oleh negara-negara tropis maupun subtropis di seluruh dunia. Indonesia merupakan negara dengan risiko kejadian demam berdarah dengue terbesar di dunia. Studi ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor risiko kejadian DBD di Indonesia. Studi ini merupakan kajian literatur yang melibatkan database ScienceDirect dan Google Schoolar. Kata kunci yang digunakan yaitu “Risk Factor” of “Dengue Hemorrhagic Fever” in Indonesia dan “Factor” of “Dengue Hemorrhagic Fever” in Indonesia, dengan kriteria inklusi: artikel tahun 2021-2022; dipublikasikan dalam rentang September 2021 hingga September 2022; berbahasa Indonesia atau Inggris; original research; tersedia dalam full text; membahas faktor-faktor penyebab demam berdarah dengue. Dari 8 artikel yang memenuhi kriteria ditemukan bahwa faktor risiko kejadian demam berdarah dengue di Indonesia yaitu: iklim, sanitasi lingkungan, pengetahuan dan sikap, perilaku 3M plus, karakteristik individu, serta komponen kerentanan.Kata kunci: Aedes aegypti; demam berdarah dengue; faktor risiko

Page 100 of 174 | Total Record : 1733


Filter by Year

2010 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 17, No 1 (2026): January 2026 (up coming) Vol 16, No 4 (2025): Oktober-Desember 2025 Vol 16, No 3 (2025): Juli-September 2025 Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 (up coming) Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 Vol 16, No 1 (2025): Januari-Maret 2025 Vol 15, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024 Vol 15, No 3 (2024): Juli-September 2024 Vol 15, No 2 (2024): April-Juni 2024 Vol 15, No 1 (2024): Januari-Maret 2024 2024 Vol 14, No 4 (2023): Oktober - Desember 2023 Vol 14, No 3 (2023): Juli - September 2023 Vol 14, No 2 (2023): April 2023 Vol 14, No 1 (2023): Januari 2023 2023 Vol 13, No 4 (2022): Oktober 2022 Vol 13, No 3 (2022): Juli 2022 Vol 13, No 2 (2022): April 2022 Vol 13, No 1 (2022): Januari 2022 Vol 13 (2022): Nomor Khusus Februari 2022 Vol 13 (2022): Nomor Khusus Januari 2021 2022 Vol 12, No 4 (2021): Oktober 2021 Vol 12, No 3 (2021): Juli 2021 Vol 12, No 2 (2021): April 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus April 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus November 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus Januari 2021 Vol 12, No 1 (2021): Januari Vol 11, No 3 (2020): Juli 2020 Vol 11, No 2 (2020): April 2020 Vol 11, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Mei-Juni 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Maret-April 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus November-Desember 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Januari-Februari 2020 Vol 11, No 4 (2020): Oktober Vol 10, No 4 (2019): Oktober 2019 Vol 10, No 3 (2019): Juli 2019 Vol 10, No 2 (2019): April 2019 Vol 10, No 2 (2019): April 2019 Vol 10, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 9, No 4 (2018): Oktober 2018 Vol 9, No 3 (2018): Juli 2018 Vol 9, No 2 (2018): April 2018 Vol 9, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 8, No 4 (2017): Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Juli 2017 Vol 8, No 2 (2017): April 2017 Vol 8, No 1 (2017): Januari 2017 Vol 7, No 4 (2016): Oktober 2016 Vol 7, No 3 (2016): Juli 2016 Vol 7, No 2 (2016): April 2016 Vol 7, No 1 (2016): Januari 2016 Vol 6 (2015): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional 2010: Template More Issue