cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes
Published by Forum Ilmiah Kesehatan
ISSN : 20863098     EISSN : 25027778     DOI : -
Core Subject : Health,
Journal of Health Research "Forikes Voice" is a medium for the publication of articles on research and review of the literature. We accept articles in the areas of health such as public health, medicine, nursing, midwifery, nutrition, pharmaceutical, environmental health, health technology, clinical laboratories, health education, and health popular.
Arjuna Subject : -
Articles 1,733 Documents
Analisis Kematangan Psikologi dan Tingkat VO2Max Atlet Kabaddi UNM dalam Menghadapi Pertandingan Kejurnas Kabaddi Indonesia Muslim Muslim; Reza Mahyuddin; Ahmad Rum Bismar; Sahabuddin Sahabuddin
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14120

Abstract

The VO2max condition of UNM kabaddi athletes at the 2019 National Championship was very lacking, as evidenced by the many athletes who experienced fatigue when participating in matches and also the psychological conditions of athletes who were very visible that were not optimal. This study aims to determine the level of psychological maturity and VO2Max of UNM Kabaddi Athletes in facing national championship matches. The research respondents were 20 male athletes from Kabaddi UNM who were selected by total sampling technique. Based on the summary of the results of the psychological analysis of Kabaddi UNM athletes in facing national championship matches, out of 20 samples of athletes, those who had very good categories = 95%, and good = 5%, and there were no athletes who had less, adequate and perfect categories. For the VO2Max level, out of 20 athletes, those who had a less category = 20%, enough = 25%, good = 35%, very good = 15% and perfect = 5%. Thus, it can be concluded that the tendency of psychological maturity is very good and VO2Max is good.Keywords: athlete; psychological maturity; VO2Max ABSTRAK Kondisi VO2max atlet kabaddi UNM pada kejurnas 2019 sangat kurang, yang dibuktikan dengan banyaknya atlet yang mengalami kelelahan pada saat mengikuti pertandingan dan juga kondisi psikologi atlet yang sangat terlihat kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kematangan psikologi dan VO2Max atlet Kabaddi UNM dalam menghadapi pertandingan kejuaraan nasional. Responden penelitian adalah 20 atlet putera Kabaddi UNM yang dipilih dengan teknik total sampling. Berdasarkan rangkuman hasil analisis psikologi atlet Kabaddi UNM dalam menghadapi pertandingan kejuaraan nasional, dari 20 sampel atlet, yang memiliki kategori baik sekali = 95%, dan baik = 5%, serta tidak ada atlet yang memiliki kategori kurang, cukup dan sempurna. Untuk tingkat VO2Max, dari 20 atlet, yang memiliki kategori kurang = 20%, cukup = 25%, baik = 35%, baik sekali = 15% dan sempurna = 5%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kecenderungan kematangan psikologi adalah baik sekali dan VO2Max adalah baik.Kata kunci: atlet; kematangan psikologi; VO2Max
Implementasi Pelayanan Kesehatan dalam Penurunan Angka Kematian Ibu Zainul Arifin
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14102

Abstract

 The problem of maternal and infant health is a national problem that needs to be given top priority. Programs carried out to reduce maternal and infant mortality from the medical, policy and management aspects of health services. The purpose of this study is to determine the implementation of health services in order to reduce maternal mortality. This study is a literature review on maternal mortality based on health services. Literature sources are ScienceDirect, PubMed, and Google Scholar in the last 5 years. The number of articles that met the requirements was 8. We then obtained socio-ecological models, snowball sampling, phenomenological design, sociological theory, before and after controlled studies, global analysis of disparities in maternal mortality/morbidity and reviewed racial and ethnic disparities in maternal morbidity and mortality, involving many sector and pay attention to the intermediary determinants. It was concluded that the implementation of health services in reducing maternal mortality must be carried out using a multi-disciplinary approach or a continuum of care program approach, which can be pursued to deal with maternal and child health problems from pre-conception to pregnancy and the postpartum period as a unit, between mother and child. and child.Keywords: maternal death; health services; implementation ABSTRAK Masalah kesehatan ibu dan bayi merupakan masalah nasional yang perlu mendapat prioritas utama. Program yang dilakukan untuk menurunkan kematian ibu dan bayi dari aspek medis, kebijakan dan manajemen pelayanan kesehatan. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui implementasi pelayanan kesehatan dalam rangka menurunkan angka kematian ibu. Studi ini merupakan tinjauan literatur tentang kematian ibu berdasarkan pelayanan kesehatan. Sumber literatur adalah ScienceDirect, PubMed, dan Google Scholar dalam 5 tahun terakhir. Artikel yang memenuhi syarat berjumlah 8. Selanjutnya didapatkan model sosio-ekologi, snowball sampling, desain fenomenologi, teori sosiologi, studi terkontrol sebelum dan sesudah, analisis global disparitas kematian/morbiditas ibu dan mengulas disparitas ras dan etnis pada morbiditas dan mortalitas ibu, melibatkan banyak sektor dan memperhatikan determinan antara. Disimpulkan bahwa implementasi pelayanan kesehatan dalam penurunan angka kematian ibu harus dilakukan dengan pendekatan beberapa disiplin ilmu atau pendekatan continuum of care program, yang dapat diupayakan untuk menangani masalah kesehatan ibu dan anak mulai pra konsepsi sampai dengan masa kehamilan dan masa pascapersalinan sebagai suatu kesatuan, antara ibu dan anak.Kata kunci: kematian ibu; pelayanan kesehatan; implementasi 
Pengaruh Unsafe Action terhadap Behavior Based Safety pada Pekerja Proyek Konstruksi di Surabaya Aini, Nur; Ardyanto W., Y. Denny; Ro'is, Rachmy Rosyida; Husaini, Ahmad
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2022
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf13nk448

Abstract

Rapid developments in the construction industry make top management of a project pay more attention to workers who are active in the project, especially those related to safety aspects. The problem of work accidents that occur in Indonesia every year is still relatively high. In general, there are two things that cause work accidents, namely unsafe actions and unsafe conditions. Behavior-based safety is one way that can be used to intervene unsafe actions into safe actions in order to get zero injury. This research was conducted with the aim to determine the effect of unsafe action factors on behavior-based safety in construction project workers in Surabaya. This study used a cross-sectional design, involving 30 workers. Data was collected through filling out questionnaires, then analyzed using multiple linear regression tests. The results showed that unsafe action, unsafe action motivation, perceptions of obstacles, regulations and policies, supervision, availability of personal protective equipment and hazard communication simultaneously affect behavior-based safety.Keywords: unsafe action; behavior-based safety; construction workers ABSTRAK Perkembangan pesat industri konstruksi membuat top management pada suatu proyek harus lebih memperhatikan pekerja yang beraktivitas di proyek tersebut, terutama yang berkaitan dengan aspek keselamatan. Permasalahan kecelakaan kerja yang terjadi di Indonesia setiap tahunnya relatif masih tinggi. Secara umum terdapat dua hal yang menjadi penyebab terjadinya kecelakaan kerja yaitu unsafe action dan unsafe condition. Behaviour-based safety adalah salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengintervensi unsafe action menjadi safe action dalam rangka memperoleh zero injury. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh faktor unsafe action terhadap behaviour-based safety pada pekerja proyek konstruksi di Surabaya. Penelitian ini menggunakan rancangan cross-sectional, yang melibatkan 30 pekerja. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner, selanjutnya dianalisis menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsafe action, motivasi unsafe action, persepsi terhadap hambatan, peraturan dan kebijakan, pengawasan, ketersediaan alat pelindung diri dan komunikasi bahaya, secara simultan berpengaruh terhadap behavior-based safety.Kata kunci: unsafe action; behavior-based safety; pekerja konstruksi
Health Promotion Model untuk Meningkatkan Perilaku Pencegahan Penularan Tuberkulosis Rumakey, Ratna Sari; Tukiman, Suryanti
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2022
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf13nk446

Abstract

Tuberculosis is an infectious disease of the top 10 causes of death in the world. The prevalence of pulmonary tuberculosis in Maluku Province is still high, so it must receive serious treatment. This study aims to determine the effectiveness of the health promotion model on behavior to prevent pulmonary tuberculosis transmission at the Hitu Health Center and Hila Health Center, Central Maluku. The design of this study was a non-randomized pretest-posttest with control group, which involved 15 respondents for each group, who were selected by purposive sampling technique. Health education with the health promotion model was carried out and then its impact was evaluated including: knowledge, attitudes and actions. The results showed that the p-value for each effect was: knowledge = 0.00, attitude = 0.01 and action = 0.00. It was concluded that health education based on the health promotion model was effective in increasing knowledge, attitudes and prevention of tuberculosis transmission.Keywords: pulmonary tuberculosis; health promotion models; knowledge; attitude; preventive measure ABSTRAK Tuberkulosis merupakan penyakit menular dari 10 penyakit teratas penyebab kematian di dunia. Prevalensi tuberkulosis paru di Provinsi Maluku masih tinggi, sehingga harus mendapatkan penanganan yang serius. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas health promotion model terhadap perilaku pencegahan penularan tuberkulosis paru di Puskesmas Hitu dan Puskesmas Hila, Maluku Tengah. Rancangan penelitian ini adalah non randomized pretest-posttest with control group, yang melibatkan 15 responden untuk masing-masing kelompok, yang dipilih dengan teknik purpossive sampling. Pendidikan kesehatan dengan health promotion model dilakukan lalu dievaluasi dampaknya meliputi: pengetahuan, sikap dan tindakan. Hasil penelitian menunjukkan nilai p untuk masing-masing dampak yaitu:  pengetahuan = 0,00, sikap = 0,01 dan tindakan = 0,00. Dismpulkan bahwa pendidikan kesehatan berbasis health promotion model efektif untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan tindakan pencegahan penularan tuberkulosis.Kata kunci: tuberkulosis paru; health promotion model; pengetahuan; sikap; tindakan pencegahan
Penggunaan Smartphone Berdasarkan Jenis Pola Asuh Orang Tua pada Remaja di Lingkungan Militer DEPO Pendidikan Kejuruan RINDAM V/BRAWIJAYA Imelia Rohmatul Laidiyana; Nurul Pujiastuti; Tri Anjaswarni
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14117

Abstract

Currently, many teenagers carry out daily activities using smartphones, which sometimes get out of control. Parents play a role in overcoming this through the application of parenting and can synchronize parenting with technological developments. The purpose of this study was to determine differences in smartphone use based on the type of parenting parents in adolescents. This study applied a cross-sectional approach. Respondents were 28 youths in the military environment who were selected by total sampling technique. Data was collected by filling out a questionnaire, then analyzed by Chi-square test. The results of the analysis showed a p-value of 0.09, so there was no difference in smartphone use based on parenting style. Parenting patterns do not determine the use of smartphones in adolescents. It is hoped that parents will continue to provide supervision to adolescents so that smartphone use can still be controlled and problems do not occur due to smartphone use.Keywords: smartphones; teenager; parent; parenting ABSTRAK Saat ini, banyak remaja yang melakukan aktivitas harian menggunakan smartphone, yang terkadang tidak terkendali. Orang tua berperan mengatasi hal tersebut melalui penerapan pola asuh dan dapat mensinkronisasi pola asuh dengan perkembangan teknologi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan penggunaan smartphone berdasarkan jenis pola asuh orang tua pada remaja. Penelitian ini menerapkan pendekatan cross-sectional. Responden adalah 28 remaja di lingkungan militer yang dipilih dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner, lalu dianalisis dengan uji Chi-square. Hasil analisis menunjukkan nilai p = 0,09, sehingga tidak terdapat perbedaan penggunaan smartphone berdasarkan jenis pola asuh orang tua. Pola asuh orang tua tidak menentukan penggunaan smartphone pada remaja. Diharapkan orang tua tetap memberikan pengawasan pada remaja sehingga penggunaan smartphone tetap dapat terkendali dan tidak terjadi masalah karena penggunaan smartphone. Kata kunci: smartphone; remaja; orang tua; pola asuh
Pengaruh Workplace Stretching-Exercise dan Edukasi Postur Kerja Angkat Angkut dengan Keluhan Low Back Pain pada Pengerajin Sepatu Ellysa Okky Gusma; Indasah Indasah
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2022
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf13nk353

Abstract

Fatigue can occur due to manual handling work, lifting and carrying activities that affect health problems or work accidents. One of the most common injuries is low back pain. So research is needed that aims to analyze the effect of giving workplace stretching and education on work postures on carrying and carrying work on complaints of low back pain in shoe craftsmen in Mojokerto. The design of this study was pretest-posttest with control group, which involved 66 shoe craftsmen in Mojokerto who had complaints of low back pain, then divided into two groups, each of 33 people. Measurement results data were analyzed using the Wilcoxon test and the Mann-Whitney test. Based on the Wilcoxon test, the experimental group showed better results with a value of p = 0.000, than the control group. Based on the Mann-Whitney test, it was found that the value of p = 0.000, so that it can be said that there is a difference between the two groups. Thus, there is an effect of giving workplace stretching-exercise and educating work postures on carrying and carrying complaints of low back pain.Keywords: lift-transport; work posture education; low back pain; shoe craftsman; workplace stretching  ABSTRAK                                        Kelelahan dapat terjadi akibat pekerjaan manual handling,kegiatan angkat-angkut beban mempengaruhi terjadinya gangguan kesehatan atau kecelakaan kerja. Salah satu cedera yang sering terjadi adalah low back pain. Maka diperlukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian workplace stretching dan edukasi postur kerja angkat-angkut terhadap keluhan low back pain pada pengrajin sepatu di Mojokerto. Rancangan penelitian ini adalah Pretest-posttest with control group, yang melibatkan 66 pengrajin sepatu di Mojokerto yang memiliki keluhan low back pain, kemudian dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing 33 orang. Data hasil pengukuran dianalisis menggunakan uji uji Wilcoxon dan uji Mann-Whitney. Berdasarkan uji Wilcoxon, kelompok eksperimen menunjukkan hasil lebih baik dengan nilai p = 0,000, daripada kelompok kontrol. Berdasarkan uji Mann-Whitney diperoleh hasil bahwa nilai p = 0,000, sehingga bisa dikatakan bahwa terdapat perbedaan antara kedua kelompok. Dengan demikian, ada pengaruh pemberian workplace stretching-exercise dan edukasi postur kerja angkat-angkut terhadap dengan keluhan low back pain.Kata kunci: angkat-angkut; edukasi postur kerja; low back pain; pengrajin sepatu; workplace stretching
Status Gizi dan Kemampuan Motorik Anak dengan Cerebral Palsy Ika Rosdiana; Lia Nor Hidayah; Wiwik Lestari; Iktamala Silmia
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14121

Abstract

Cerebral palsy will cause motor damage which can be observed through gross motor skills. Neurological disorders in cerebral palsy can cause a lack of nutritional intake so that the nutritional status of children can be disrupted. This study aims to analyze the nutritional status of children with cerebral palsy with motor skills at YPAC Semarang. The subjects of this study were 24 children with cerebral palsy who regularly visited YPAC Semarang to undergo therapy, who were selected by total sampling technique. Nutritional status and motor skills were assessed using the Gillette Functional Assessment Questionnare (FAQ), the Level of Sitting Scale (LSS), and the Gross Motor Function Measure Score dimension A. A sample of children with cerebral palsy had a normal nutritional status of 54.2%. The motor skills of children with cerebral palsy: 33.3% were unable to walk, the score on the LSS level of sitting scale: 41.7% were able to sit without a backrest, while for GMFM: 62.5% were good back muscle strength. It was concluded that the nutritional status of children with cerebral palsy was generally normal, sitting ability and trunk strength were good, but most were unable to walk.Keywords: nutritional status; cerebral palsy; gross motor function measure; gillette functional assessment questionnare; level of sitting scaleABSTRAK Cerebral palsy akan menimbulkan kerusakan motorik yang dapat diamati melalui kemampuan motorik kasar. Gangguan  neurologis pada cerebral palsy dapat menyebabkan kurangnya asupan gizi sehingga status gizi anak dapat terganggu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status gizi anak dengan cerebral palsy dengan kemampuan motorik di YPAC Semarang. Subyek penelitian ini 24 anak dengan cerebral palsy yang rutin berkunjung ke YPAC Semarang untuk menjalani terapi, yang dipilih dengan teknik total sampling. Status gizi dan kemampuan motorik dinilai menggunakan Gillette Functional Assessment Questionnare (FAQ), Level of Sitting Scale (LSS), serta Gross Motor Function Measure Score dimensi A. Sampel anak dengan cerebral palsy memiliki status gizi normal sejumlah 54,2%. Kemampuan motorik anak dengan cerebra palsy adalah: 33,3% tidak mampu berjalan, skor level of sitting scale LSS adalah: 41,7% mampu duduk tanpa sandaran, sedangkan untuk GMFM adalah: 62,5% kekuatan otot punggung baik. Disimpulkan bahwa status gizi anak dengan cerebral palsy secara umum normal, kemampuan duduk dan kekuatan trunkus baik, tetapi sebagian besar tidak mampu berjalan.Kata kunci: status gizi; cerebral palsy; gross motor function measure; gillette functional assessment questionnare; level of sitting scale
Analisis Kepuasan Pasien di Instalasi Gawat Darurat di Masa Pandemi Covid-19 A. Adriana Amal; Saldi Yusuf; Helmi Juwita; Ilham Zulfikar
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14109

Abstract

Patient satisfaction is the most important indicator in the quality of hospital services. This study aims to see an overview of patient satisfaction in emergency departments during a pandemic. This research is a quantitative descriptive study involving 210 patients at the Jaury Jusuf Putra Academic Hospital during a pandemic. Data about the level of satisfaction is collected by filling out a questionnaire. The collected data were analyzed descriptively in the form of frequency and percentage. The results of the analysis showed that 73.8% of patients were satisfied with the doctor-patient relationship, 70% of patients were satisfied with the speed of service and 77.6% of patients were satisfied with the clarity of information. The most dominant dimension of patient satisfaction is in terms of clarity of information. It was concluded that in general, the patients were satisfied with the services provided by the hospital.Keywords: patient satisfaction; service; emergency departments; during the Covid-19 pandemic ABSTRAK Kepuasan pasien merupakan suatu indikator paling penting dalam kualitas pelayanan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran kepuasan pasien di instalasi gawat darurat di masa pandemik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 210 pasien di Rumah Sakit Akademis Jaury Jusuf Putra pada masa pandemik. Data tentang tingkat kepuasan dikumpulkan melalui pengisian kuesioner. Data yang telah terkumpul dianalisis secara deskriptif berupa frekuensi dan persentase. Hasil analisis menunjukkan bahwa 73,8% pasien merasa puas dengan hubungan antara dokter-pasien, 70% pasien merasa puas dengan kecepatan pelayanan dan 77,6% pasien merasa puas dengan kejelasan informasi. Dimensi kepuasan pasien paling dominan pada segi kejelasan informasi. Disimpulkan bahwa secara umum, para pasien puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit.Kata kunci: kepuasan pasien; pelayanan; instalasi gawat darurat; masa pandemi Covid-19
Analisis Metampiron, Vitamin B1, B6, dan B12 secara Simultan menggunakan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi Kolom Zic-HILIC Moh. Rivaldi Mappa; Iswandi Iswandi; Supriyadi Supriyadi
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2022
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf13nk414

Abstract

Determination of dosage levels needs to be done to maintain the quality of the preparation itself, so that the analytical method becomes an important part in examining pharmaceutical formulations in terms of quality control and safety. Therefore, it is necessary to study the determination of the levels of methampyrone, vitamins B1, B6, and B12 in multicomponent drugs simultaneously using Zic-HILIC column high performance liquid chromatography (HPLC). This literature review involved national and international research articles related to the analysis of methampyrone, vitamins B1, B6, and B12 in multicomponent drugs using the Zic-HILIC column HPLC method. Literature was obtained from several Elsevier, National Center for Biotechnology Information (NCBI), and Google Scholar. Based on the results of the literature study, it can be seen that the conditions of high performance liquid chromatography using a Zic-HILIC column which includes the composition of the mobile phase, the velocity of the mobile phase, the type of buffer, the pH of the mobile phase, the concentration of the buffer and the type of organic solvent affect the analysis process of methampyrone, vitamins B1, B6, and B12 simultaneously based on chromatographic parameters namely retention time, selectivity, retention factor, resolution, tailings factor, and the number of theoretical plates. The wavelengths that can be used to detect drug and vitamin mixtures are 272 and 275 nm. The solvent composition that can be used is a mixture of water, acetonitrile and buffer. The best speed of the mobile phase in the analysis process is 0.8 mL/minute. The types of buffers that can be used are ammonium formate, ammonium acetate, sodium dihydrogen phosphate and sodium sulfite with a buffer concentration of 10 mM and a pH of the mobile phase ranging from 3-6.Keywords: high performance liquid chromatography; Zic-HILIC; methampyron; vitamin; multicomponent ABSTRAK Penetapan kadar sediaan perlu dilakukan untuk menjaga mutu dari sediaan itu sendiri, sehingga metode analisis menjadi bagian penting dalam pemeriksaan formulasi sediaan farmasi dalam hal kontrol kualitas dan keamanannya. Maka diperlukan kajian penetapan kadar metampiron, vitamin B1, B6, dan B12 dalam obat multikomponen secara simultan menggunakan kromatografi cair kinerja tinggi (KCKT) kolom Zic-HILIC. Kajian literatur ini melibatkan artikel-artikel penelitian nasional maupun internasional, yang berhubungan dengan analisis metampiron, vitamin B1, B6, dan B12 dalam obat multikomponen menggunakan metode KCKT kolom Zic-HILIC.Literatur diperoleh dari beberapa Elsevier, National Center for Biotechnology Information (NCBI), dan Google Scholar. Berdasarkan hasil studi literatur dapat diketahui bahwa kondisi kromatografi cair kinerja tinggi menggunakan kolom Zic-HILIC yang meliputi komposisi fase gerak, kecepatan fase gerak, jenis buffer, pH fase gerak, konsentrasi buffer dan jenis pelarut organik mempengaruhi proses analisis metampiron, vitamin B1, B6, dan B12 secara simultan berdasarkan parameter kromatografi yakni waktu retensi, selektivitas, faktor retensi, resolusi, faktor tailing, dan jumlah lempeng teori. Panjang gelombang yang dapat digunakan untuk mendeteksi campuran obat dan vitamin adalah 272 dan 275 nm. Komposisi pelarut yang dapat digunakan adalah campuran air, asetonitril dan buffer. Kecepatan fase gerak pada proses analisis yang paling baik adalah 0,8 mL/menit. Jenis buffer yang dapat digunakan adalah amonium format, amonium asetat, natrium dihidrogen fosfat dan natrium sulfit dengan konsentrasi buffer 10 mM serta pH fase gerak berkisar antara 3-6.Kata kunci: kromatografi cair kinerja tinggi; Zic-HILIC; metampiron; vitamin; multikomponen
Faktor yang Berhubungan dengan Partisipasi Keluarga Berencana Selama Pandemi pada Pelaku Perkawinan Dini di Kabupaten Banyuwangi Galuh Sekar Anggraeni; Susy Katikana Sebayang
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2022
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf13nk432

Abstract

The Covid-19 pandemic has had very serious impacts, one of which is the decline in family planning participation during the pandemic. This study aims to analyze factors related to family planning participation during the pandemic among early marriage practitioners in Banyuwangi. The study design was case-control, involving 42 cases (not participating in family planning) and 41 controls. Data were collected through interviews, then analyzed using the Chi-square test. The p-value for predisposing factors, namely interest in family planning during a pandemic, changes in income, perception of risk and general predisposing factors, namely level of knowledge, wanting to get pregnant, having just given birth, and number of children having was <0.05. The p-value for enabling factors, namely the availability of family planning facilities and equipment during a pandemic, was <0.05. The p-value for the reinforcing factor, namely husband's support, was <0.05. It was concluded that predisposing, enabling, and reinforcing factors were significantly related to family planning participation during the pandemic in early marriages.Keywords: family planning; participation; early marriage; pandemic ABSTRAK Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang sangat serius, salah satunya yaitu menurunnya partisipasi keluarga berencana selama pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan partisipasi keluarga berencana selama pandemi pada pelaku perkawinan dini di Banyuwangi. Rancangan penelitian ini adalah case-control, yang melibatkan 42 kasus (tidak berpartisipasi dalam keluarga berencana) dan 41 kontrol. Data dikumpulkan melalui wawancara, lalu dianalisis menggunakan uji Chi-square. Nilai p untuk faktor predisposing yaitu minat KB selama pandemi, perubahan pendapatan, persepsi risiko dan faktor predisposing umum yaitu, tingkat pengetahuan, ingin hamil, baru melahirkan, dan jumlah anak memiliki adalah <0,05). Nilai p untuk faktor enabling yaitu ketersediaan fasilitas dan alat keluarga berencana selama pandemi adalah <0,05. Nilai p untuk faktor reinforcing yaitu dukungan suami adalah <0,05). Disimpulkan bahwa faktor predisposing, enabling, dan reinforcing berhubungan secara signifikan dengan partisipasi keluarga berencana selama pandemi pada pelaku perkawinan dini.Kata kunci: keluarga berencana; partisipasi; perkawinan dini; pandemi

Page 99 of 174 | Total Record : 1733


Filter by Year

2010 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 17, No 1 (2026): January 2026 (up coming) Vol 16, No 4 (2025): Oktober-Desember 2025 Vol 16, No 3 (2025): Juli-September 2025 Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 (up coming) Vol 16, No 1 (2025): Januari-Maret 2025 Vol 15, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024 Vol 15, No 3 (2024): Juli-September 2024 Vol 15, No 2 (2024): April-Juni 2024 Vol 15, No 1 (2024): Januari-Maret 2024 2024 Vol 14, No 4 (2023): Oktober - Desember 2023 Vol 14, No 3 (2023): Juli - September 2023 Vol 14, No 2 (2023): April 2023 Vol 14, No 1 (2023): Januari 2023 2023 Vol 13, No 4 (2022): Oktober 2022 Vol 13, No 3 (2022): Juli 2022 Vol 13, No 2 (2022): April 2022 Vol 13, No 1 (2022): Januari 2022 Vol 13 (2022): Nomor Khusus Februari 2022 Vol 13 (2022): Nomor Khusus Januari 2021 2022 Vol 12, No 4 (2021): Oktober 2021 Vol 12, No 3 (2021): Juli 2021 Vol 12, No 2 (2021): April 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus Januari 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus April 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus November 2021 Vol 12, No 1 (2021): Januari Vol 11, No 3 (2020): Juli 2020 Vol 11, No 2 (2020): April 2020 Vol 11, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Maret-April 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus November-Desember 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Januari-Februari 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Mei-Juni 2020 Vol 11, No 4 (2020): Oktober Vol 10, No 4 (2019): Oktober 2019 Vol 10, No 3 (2019): Juli 2019 Vol 10, No 2 (2019): April 2019 Vol 10, No 2 (2019): April 2019 Vol 10, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 9, No 4 (2018): Oktober 2018 Vol 9, No 3 (2018): Juli 2018 Vol 9, No 2 (2018): April 2018 Vol 9, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 8, No 4 (2017): Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Juli 2017 Vol 8, No 2 (2017): April 2017 Vol 8, No 1 (2017): Januari 2017 Vol 7, No 4 (2016): Oktober 2016 Vol 7, No 3 (2016): Juli 2016 Vol 7, No 2 (2016): April 2016 Vol 7, No 1 (2016): Januari 2016 Vol 6 (2015): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional 2010: Template More Issue