cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes
Published by Forum Ilmiah Kesehatan
ISSN : 20863098     EISSN : 25027778     DOI : -
Core Subject : Health,
Journal of Health Research "Forikes Voice" is a medium for the publication of articles on research and review of the literature. We accept articles in the areas of health such as public health, medicine, nursing, midwifery, nutrition, pharmaceutical, environmental health, health technology, clinical laboratories, health education, and health popular.
Arjuna Subject : -
Articles 1,733 Documents
Kinerja Pengelola Program Stunting Berbasis Pelayanan Gugus Pulau di Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Nurfadila Tutupoho; Sahrir Sillehu; Ratna Wulandari
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14nk208

Abstract

Stunting describes chronic malnutrition during a period of growth and development from the beginning of life. The performance of the management of the island cluster-based stunting program in Maluku is a strategic step in shortening the span of control of access to health services for people who are in the archipelago, as many as 56 island clusters spread across Maluku. In realizing this, competent human resources are needed in their fields. The purpose of this study was to evaluate the performance of stunting program managers in terms of reporting. This type of research was a descriptive study. The data was obtained from reports from the stunting program managers from 11 regencies and cities in Maluku. The data that had been obtained was then analyzed descriptively and presented in terms of frequency and proportion. The results of the analysis showed that there were several districts/cities that had very good stunting reduction coverage, while several other districts had stunting reduction coverage that was not optimal, which was influenced by difficult geographical locations.Keywords: stunting; health program; manager performance; island cluster ABSTRAK Stunting menggambarkan kekurangan gizi yang bersifat kronik pada masa pertumbuhan dan perkembangan sejak awal kehidupan. Kinerja pengelola program stunting berbasis gugus pulau di Maluku merupakan langkah strategis dalam memperpendek rentang kendali akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang berada di kepulauan, sebanyak 56 gugus pulau yang tersebar di Maluku. Dalam mewujudkan hal tersebut dibutuhkan sumberdaya manusia yang kompeten di bidangnya. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi kinerja pengelola program stunting dalam hal pelaporan. Jenis penelitian ini adalah studi deskriptif. Data diperoleh dari laporan pengelola program stunting dari 11 kabupaten dan kota di Maluku. Data yang telah diperoleh selanjutnya dianalisis secara deskriptif dan dipresentasikan dalam bentuk frekuensi dan proporsi. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada beberapa kabupaten/kota yang memiliki cakupan penurunan stunting yang sangat baik, sedangkan beberapa kabupaten lain memiliki cakupan penurunan stunting yang belum maksimal, yang dipengaruhi oleh letak geografis yang sulit.Kata kunci: stunting; program kesehatan; kinerja pengelola; gugus pulau 
Konsumsi Sayur dan Buah untuk Menurunkan Risiko Obesitas pada Remaja di Jakarta Nourmayansa Vidya Anggraini; Sang Ayu Made Adyani
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14nk311

Abstract

Excessive fat accumulation in obesity increases the risk of health problems. Adolescents are at risk of obesity which may persist into adulthood. Obesity that occurs in teenagers may also be caused by low fiber intake. This study aimed to determine the relationship between vegetable and fruit consumption and the risk of obesity in adolescents at SMP X Jakarta. This research applieed an observational study with a cross-sectional design. This research involved 157 teenagers selected using a multistage sampling technique. In the first stage, purposive sampling was applied, then continued with simple random sampling. Vegetable and fruit consumption was measured by filling out a questionnaire, while height and weight were measured directly by researchers. Data were analyzed using the Chi-square test. The analysis results showed the p value = 0.026. It was concluded that there is a relationship between vegetable and fruit consumption and the risk of obesity in adolescents. It is hoped that teenagers will pay more attention to the nutrition contained in the food they consume.Keywords: teenagers; risk of obesity; vegetable and fruit ABSTRAK Penumpukan lemak secara berlebihan pada obesitas meningkatkan risiko gangguan kesehatan. Remaja memiliki risiko obesitas yang kemungkinan dapat terjadi hingga dewasa. Obesitas yang terjadi pada remaja mungkin juga disebabkan oleh asupan serat yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara konsumsi sayur dan buah dengan risiko obesitas pada remaja di SMP X Jakarta. Penelitian ini menerapkan studi observasional dengan rancangan cross-sectional. Penelitian ini melibatkan 157 remaja yang dipilih dengan teknik multistage sampling. Pada tahap pertama diterapkan purposive sampling, lalu dilanjutkan dengan simple random sampling. Konsumsi sayur dan buah diukur melalui pengisian kuesioner, sedangkan tinggi badan dan berat badan diukur secara langsung oleh peneliti. Data dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil analisis menunjukkan nilai p = 0,026. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara konsumsi sayur dan buah dengan risiko obesitas pada remaja. Diharapkan agar remaja lebih memperhatikan gizi yang terkandung di dalam makanan yang dikonsumsi.Kata kunci: remaja; risiko obesitas; sayur dan buah
Fiksasi Nesting untuk Menjaga Stabilitas Tanda Vital Bayi dengan Sepsis (Pendekatan Teori Keperawatan Kolcaba) Dorce Sisfiani Sarimin; Tati S Ponidjan; Ivana Liunsanda; Rolly HS Rondonuwu; Yourisna Pasambo; Robin Dompas
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14nk115

Abstract

Septicemia neonatorum is a condition in which there is a bacterial infection in the blood throughout the body. Based on data collected from the Manado District/City Health Office, it is known that throughout 2016 there were 250 cases of infant death. Causes of death in the perinatal group were Intra Uterine Fetal Death (IUFD) = 29.5% and Low Birth Weight (LBW) = 11.2%. This study aims to apply Nesting Fixation to maintain the stability of vital signs in infants with neonatal sepsis. This research was a qualitative study with a case study approach, which involved 4 infants with neonatal sepsis which were determined based on the researchers' criteria using a purposive sampling technique. The fixation nesting intervention performed on the four babies resulted in changes in respiratory frequency that decreased significantly, the oxygen saturation value increased significantly, and the babies' body temperature was maintained within normal limits. It was concluded that giving nesting fixation can reduce respiratory frequency, increase oxygen saturation and maintain normal body temperature in infants with neonatal sepsis who experience oxygenation problems and are at risk of hypothermia.Keywords: neonate; sepsis; nesting fixation; inhalation; oxygen saturation; body temperature ABSTRAK Septicemia neonatorum adalah suatu kondisi di mana terdapat infeksi bakteri dalam darah di seluruh tubuh. Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Manado, diketahui bahwa sepanjang tahun 2016 terdapat 250 kasus kematian bayi. Penyebab kematian pada kelompok perinatal adalah Intra Uterine Fetal Death (IUFD) = 29,5% dan Low Birth Weight (BBLR) = 11,2%. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan Nesting Fixation untuk menjaga stabilitas tanda vital bayi dengan sepsis neonatal. Penelitian ini merupakan studi kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang melibatkan 4 bayi dengan sepsis neonatorum yang ditentukan berdasarkan kriteria peneliti dengan menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi fiksasi nesting yang dilakukan pada keempat bayi menghasilkan perubahan frekuensi pernapasan yang menurun secara signifikan, nilai saturasi oksigen meningkat secara signifikan, dan suhu tubuh bayi terjaga dalam batas normal. Disimpulkan bahwa pemberian fiksasi nesting dapat menurunkan frekuensi pernafasan, meningkatkan saturasi oksigen serta menjaga kenormalan suhu tubuh bayi dengan sepsis neonatorum yang mengalami masalah oksigenasi dan risiko hipotermia.Kata kunci: neonatus; sepsis; fiksasi nesting; pernafasan; saturasi oksigen; suhu tubuh
Studi Kasus: Cylindrical Grip Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Pasien Stroke Non Hemoragik Dengan Masalah Keperawatan Gangguan Mobilitas Fisik Di Rumah Sakit SwastaYogyakarta Tahun 2022 Rahmawati Vita Kurniasari; Tri Wahyuni Ismoyowati
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v0i0.3113

Abstract

Stroke merupakan penyakit disebabkan karena gangguan pembuluh darah otak yang bermanifestasi berupa defisit neurologi fokal dan global. Salah satu defisit neurologi adalah disfungsi motorik area broadman empat dan enam, pada pasien stroke berakibat mengalami keterbatasan gerak tubuh atau gangguan mobilitas fisik. Hal ini dapat diatasi dengan latihan Cylindrical Grip. Mengetahui Cylindrical Grip terhadap kekuatan otot pasien Stroke Non Hemoragik dengan gangguan mobilitas fisik Di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta Tahun 2022. Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan Stroke Non Hemoragik. Metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien mengalami kelemahan ekstremitas kiri mengakibatkan gangguan mobilitas fisik. Salah satu upaya untuk meningkatkan kekuatan otot dengan cylindrical grip. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kekuatan otot dari 3 menjadi 4 dengan dilakukan Cylindrical Grip. Cylindrical Grip merupakan genggam benda berbentuk silinder yang efektif meningkatkan kekuatan otot, hasil penelitian sebelum dilakukan intervensi kekuatan otot 3 pada tangan kiri setelah intervensi selama 2 hari kekuatan otot 4 di tangan kiri. Bagi peneliti lain penelitian ini dapat dikembangkan dengan teori terbaru terkait nursing management serta didukung jurnal penelitian untuk mengatasi gangguan mobilitas fisik pada pasien stroke.Kata Kunci: Cylindrical Grip; Mobilitas Fisik; Stroke
Analisis Pekerjaan Ibu Hamil yang Berkaitan dengan Pestisida terhadap Kejadian Stunting di Nagari Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok Kurniati Kurniati; Indang Dewata; Skunda Diliarosta; Elsa Yuniarti
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v0i0.3778

Abstract

Stunting is defined by the World Health Organization (WHO) as growth and development abnormalities in children. According to SSGI 2021 data, the Solok district had the highest stunting rate in West Sumatra Province when compared to other urban districts in 2021, with the highest prevalence of stunting being in the working area of the Alahan Panjang Health Center, with 536 cases (37.04%) located in Nagari Sungai Nanam, Lembah Gumanti District, Solok Regency. This research is descriptive, with a qualitative methodology and a cross-sectional design. The population consisted of all pregnant mothers in Nagari Sungai Nanam, Lembah Gumanti District, Solok Regency, with 28 persons chosen randomly (random purposive selection) from 14 jorongs in Nagari Sungai Nanam, Lembah Gumanti District, Solok Regency. The data were gathered through observation, interviews, and documentation using questionnaires. Data were processed using SPSS version 25 with univariate tests, analyzed descriptively, and presented in tabular form. The findings revealed that 20 pregnant women (71.43%) in Nagari Sungai Nanam, Lembah Gumanti District, and Solok Regency were still participating in the agricultural process, from pesticide preparation to agricultural product harvesting. This is due to economic pressures as well as a lack of knowledge.
Pengaruh Activity Daily Living dan Status Kognitif terhadap Kualitas Hidup Lansia di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelayanan Sosial Lanjut Usia Tresna Werdha Glenmore, Banyuwangi Supriyanto Supriyanto; Yuly Peristiowati
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14nk133

Abstract

Cognitive function is a conscious mental activity such as thinking, remembering, using language, and learning. Decreased cognitive function among the elderly is the cause of the inability to carry out normal daily living activities. Elderly with good cognitive function are able to make decisions and can solve problems well, have high motivation in life, and dare to do activities and have high confidence that they can complete tasks well in terms of quality of life. The quality of life of the elderly is one measure of the well-being of an individual. So research is needed which aims to determine the effect of activity daily living and cognitive status on quality of life in the elderly. The research design was cross-sectional. The sample of this study was 200 elderly people in the technical implementation unit (UPT) of Tresna Werdha Elderly Social Services, Glenmore District, Banyuwangi, who were selected using the total population sampling technique. Data was collected by filling out questionnaires for activity daily living using the Barthel index; cognitive status was measured using the MMSE (mini mental status exam); while quality of life was measured by WHOQOL-BREF. Data were analyzed using ordinal regression test. The results of the analysis showed a p-value = 0.000, so that it could be interpreted that activity daily living and cognitive status had a significant effect on the quality of life of the elderly in Tresna Werdha Elderly Social Services, Glenmore District, Banyuwangi.Keywords: elderly; daily living activities; cognitive status; quality of life ABSTRAK Fungsi kognitif merupakan suatu aktivitas mental secara sadar seperti berfiir, mengingat, menggunakan bahasa, dan belajar. Penurunan fungsi kognitif dikalangan lansia merupakan penyebab terjadinya ketidakmampuan dalam melakukan activity daily living secara normal. Lansia dengan fungsi kognitif yang baik mampu membuat keputusan serta dapat menyelesaikan masalah dengan baik, memiliki motivasi tinggi dalam hidup, serta berani melakukan aktivitas dan memiliki keyakinan yang tinggi bahwa dia dapat menyelesaikan tugas dengan baik dalam kualitas hidup. Kualitas hidup lansia termasuk salah satu ukuran kesejahteraan hidup seorang individu. Maka diperlukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh activity daily living dan status kognitif terhadap kualitas hidup pada lansia. Desain penelitian ini adalah cross-sectional. Sampel penelitian ini adalah 200 lansia di Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Pelayanan Sosial Lanjut Usia Tresna Werdha, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi yang dipilih dengan teknik total population sampling. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner untuk activity daily living menggunakan indeks Barthel; status kognitif diukur menggunakan MMSE (mini mental status exam); sedangkan kualitas hidup diukur dengan WHOQOL–BREF. Data dianalisis menggunakan uji regresi ordinal. Hasil analisis menunjukkan nilai p = 0,000, sehingga bisa ditafsirkan bahwa activity daily living dan status kognitif berpengaruh signifikan terhadap kualitas hidup lansia di Pelayanan Sosial Lanjut Usia Tresna Werdha, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi.Kata kunci: lansia; activity daily living; status kognitif; kualitas hidup
Influence Study Of Self-Management and Nursing Services Quality During Covid-19 Pandemi At The Bethesda Lempuyangwangi Hospital Yogyakarta Damas Krismantaka Aji; Vivi Retno Intening; I Wayan Sudarta; Yullya Permina
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v0i0.3335

Abstract

Background: The quality of nursing services is the most important part of creating health services in a hospital. Self-management is one way to be able to change behaviors, thoughts, and feelings. Nurse mentioned that the quality of service had decreased due to the uncomfortable workspace and working atmosphere during Covid-19 Pandemic. Objective: This research aimed to find the effect of self-management on nursing services quality at Bethesda Lempuyangwangi Hospital Yogyakarta. Method: This consisted pre-experimental research design with one-group pre and post-test model. The population was nurses at Bethesda Lempuyangwangi Hospital. The sample obtained was 38 nurses taken with purposive sampling technique. This study used a questionnaire on the quality of nursing services and provided intervention on self-management through online meeting. Data analysis was proceed applying Wilcoxon sign rank test with 95% confidence level. Result: The P-value was 0.074 (p>0.05). The pre-test result showed 23 nurses who were very good (60.5%) and the post-test showed 30 nurses who were very good (78.9%). Conclusion: There is no effect of self-management on the quality of nursing services during the Covid-19 pandemic at Bethesda Lempuyangwangi Hospital Yogyakarta.
Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif Sebagai Dominan Faktor Risiko Ibu pada Kejadian Stunting di Kabupaten Parigi Moutong (Letter to Editor) Hafid, Fahmi
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14nk301

Abstract

Without abstract
Edukasi Berbasis Theory of Planned Behavior untuk Mencegah Perilaku Seksual Berisiko pada Remaja: A Systematic Review Lestari, Wahyu Agustin Eka; Indarwati, Retno; Krisnana, Ilya; Sudarsiwi, Neisya Pratiwindya
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v14i0.3257

Abstract

Introduction: Risky sexual behavior in adolescents is behavior that arises from sexual urges, which can come from one self or from others. Theory of Planned Behavior is one of the important theories that explain the main process of adopting healthy behavior. This study aims to explain the effect of TPB-based education on risky sexual behavior in adolescents in Indonesia. Methods: Systematic review by searching four electronic databases namely Scopus, PubMed, Web of Science, and Science Direct from previous studies using qualitative research designs, cross-sectional studies, experimental studies, randomized control and trial studies, mixed method studies, quasi- experimental and published in the last 5 years (2018-2022). Results: found 8 articles as results. All of them discuss the use of the theory of planned in preventing risky sexual behavior. The text explains why TPB-based education is important, the materials provided and the supportive environment. Conclusion: The results of a systematic review show that educational programs based on the theory of planned behavior in preventing risky sexual behavior are beneficial in increasing knowledge, attitudes, subjective norms and behavior control
Peningkatan Perkembangan Identitas Diri Remaja dengan Terapi Kelompok Terapeutik Sari, Tesha Hestyana; Daulima, Novy H.C; Mustikasari, Mustikasari
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v14i0.3148

Abstract

Perkembangan remaja dikenal sebagai perkembangan krisis pencarian identitas diri yang meliputi aspek perkembangan biologis, psikoseksual, kognitif, bahasa, moral, spiritual, emosional, psikososial, bakat dan kreativitas. Kegagalan remaja dalam  mencapai aspek perkembangan tersebut akan mengakibatkan bingung peran dan dapat berkahir pada gangguan konsep diri. Intervensi untuk  mengoptimalkan pencapaian identitas diri remaja perlu dilakukan stimulasi perkembangan seperti Terapi Kelompok Terapeutik. Tujuan karya ilmiah akhir spesialis ini adalah mendesiminasikan hasil pelaksanaan terapi kelompok terapeutik dalam meningkatkan perkembangan remaja. Metode yang dilakukan menggunakan  case series pada 14 orang remaja. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan kemampuan remaja dalam menstimulasi aspek perkembangan identitas diri. Rekomendasi laporan ini    dilakukan pada tatanan pelayanan kesehatan jiwa dimasyarakat dengan melibatkan perawat puskesmas beserta kader kesehatan jiwa untuk memberikan edukasi dan stimulasi tumbuh kembang remaja untuk mencapai  perkembangan identitas diri yang optimal.

Filter by Year

2010 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 17, No 1 (2026): January 2026 (up coming) Vol 16, No 4 (2025): Oktober-Desember 2025 Vol 16, No 3 (2025): Juli-September 2025 Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 (up coming) Vol 16, No 1 (2025): Januari-Maret 2025 Vol 15, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024 Vol 15, No 3 (2024): Juli-September 2024 Vol 15, No 2 (2024): April-Juni 2024 Vol 15, No 1 (2024): Januari-Maret 2024 2024 Vol 14, No 4 (2023): Oktober - Desember 2023 Vol 14, No 3 (2023): Juli - September 2023 Vol 14, No 2 (2023): April 2023 Vol 14, No 1 (2023): Januari 2023 2023 Vol 13, No 4 (2022): Oktober 2022 Vol 13, No 3 (2022): Juli 2022 Vol 13, No 2 (2022): April 2022 Vol 13, No 1 (2022): Januari 2022 Vol 13 (2022): Nomor Khusus Februari 2022 Vol 13 (2022): Nomor Khusus Januari 2021 2022 Vol 12, No 4 (2021): Oktober 2021 Vol 12, No 3 (2021): Juli 2021 Vol 12, No 2 (2021): April 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus November 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus Januari 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus April 2021 Vol 12, No 1 (2021): Januari Vol 11, No 3 (2020): Juli 2020 Vol 11, No 2 (2020): April 2020 Vol 11, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Maret-April 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus November-Desember 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Januari-Februari 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Mei-Juni 2020 Vol 11, No 4 (2020): Oktober Vol 10, No 4 (2019): Oktober 2019 Vol 10, No 3 (2019): Juli 2019 Vol 10, No 2 (2019): April 2019 Vol 10, No 2 (2019): April 2019 Vol 10, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 9, No 4 (2018): Oktober 2018 Vol 9, No 3 (2018): Juli 2018 Vol 9, No 2 (2018): April 2018 Vol 9, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 8, No 4 (2017): Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Juli 2017 Vol 8, No 2 (2017): April 2017 Vol 8, No 1 (2017): Januari 2017 Vol 7, No 4 (2016): Oktober 2016 Vol 7, No 3 (2016): Juli 2016 Vol 7, No 2 (2016): April 2016 Vol 7, No 1 (2016): Januari 2016 Vol 6 (2015): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional 2010: Template More Issue