cover
Contact Name
Saeful Bahri
Contact Email
lppm.amik.sukabumi@bsi.ac.id
Phone
+622666251992
Journal Mail Official
lppm.amik.sukabumi@bsi.ac.id
Editorial Address
Jln cemerlang no 8 sukakarya kota sukabumi jawabarat
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Swabumi (Suara Wawasan Sukabumi) : Ilmu Komputer, Manajemen, dan Sosial
ISSN : 2355990X     EISSN : 25495178     DOI : 10.31294/swabumi
SWABUMI merupakan jurnal di bidang Ilmu Komputer, Manajemen dan Sosial yang diterbitkan oleh LPPM Universitas Bina Sarana Informatika dan telah memiliki ISSN versi cetak. Jurnal ini berisi tentang karya ilmiah hasil penelitian yang berfokus kepada: Sistem Pakar, Sistem Informasi, Web Programming, Mobile Programming, Games Programming, Data Mining, Sistem Penunjang Keputusan, Manajemen dan Humaniora
Articles 274 Documents
Analisis Pengaruh Person-Environment Fit Terhadap Turnover Intention Karyawan pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Kupang Tallo, Maria Gratiana Yudith; Noach, Robert M.; Batilmurik, Ridolof W.; Bria, Yuliana Hoar
SWABUMI (Suara Wawasan Sukabumi): Ilmu Komputer, Manajemen, dan Sosial Vol 13, No 2 (2025): Volume 13 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika Kota Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/swabumi.v13i2.27368

Abstract

Kesesuaian karyawan dengan lingkungan kerja (Person-Environment Fit ) mencakup pekerjaan, tempat kerja, kelompok kerja dan pimpinan langsung yang mana apabila tidak sesuai maka dapat menimbulkan keinginan karyawan untuk meninggalkan tempat kerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesesuaian  pekerjaan (Person-Job Fit), kesesuaian organisasi (Person-Organization Fit), kesesuaian  kelompok kerja (Person-Group Fit) dan Kesesuaian dengan atasan langsung (Person-Supervisor Fit) terhadap intensi keluar karyawan (Turnover Intention) di Kota Kupang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memperoleh data melalui penyebaran kuesioner kepada responden dan dikuantifikasi menggunakan skala Likert. Pengukuran variabel Person-Environment Fit  menggunakan Perceived Person-Environment Fit  Scale (PPEFS) yang dikembangkan oleh Chuang yang terdiri Person-Job Fit Scale (PJFS), Person-Organization Fit Scale (POFS), Person-Group Fit Scale (PGFS) dan Person-Supervisor Fit Scale (PSFS). Sedangkan variabel Turnover Intention diukur dengan lima item yang menggali informasi mengenai keinginan responden untuk  mencari pekerjaan lain yang dikembangkan oleh Wayne. Pengukuran lima variabel ini menggunakan skala Likert. Hasil uji reliabilitas menunjukkan kelima variabel memiliki nilai Cronbach Alpha di atas 0,7 sehingga dapat disimpulkan bahwa semua alat ukur dalam penelitian ini memiliki nilai reliabilitas yang dapat diterima. Hasil uji empat hipotesis menunjukkan bahwa hanya satu hipotesis yang diterima yaitu     Person-Group Fit (PGF) berpengaruh negatif signifikan terhadap Turnover Intention (TI), sedangkan tiga hipotesis lainnya ditolak karena memiliki nilai signifikansi lebih besar dari 0,05.Employee suitability with the work environment (Person-Environment Fit) includes work, workplace, work group, and immediate supervisor, which, if unsuitable, can cause employees to want to leave their workplace. This study aims to analyze the effect of job fit (Person-Job Fit), organizational fit (Person-Organization Fit), work group fit (Person-Group Fit), and fit with immediate supervisors (Person-Supervisor Fit) on employee turnover intention in Kupang City. The research method used a quantitative approach by obtaining data through the distribution of questionnaires to respondents and quantifying them using a Likert scale. The Person-Environment Fit variable was measured using the Perceived Person-Environment Fit Scale (PPEFS) developed by Chuang, which consists of the Person-Job Fit Scale (PJFS), Person-Organization Fit Scale (POFS), Person-Group Fit Scale (PGFS), and Person-Supervisor Fit Scale (PSFS). Meanwhile, the Turnover Intention variable was measured using five items that explored information about respondents' desire to look for other jobs, developed by Wayne. The measurement of these five variables used a Likert scale. The results of testing the four hypotheses show that only one hypothesis is accepted, namely that Person-Group Fit (PGF) has a significant negative effect on Turnover Intention (TI), while the other three hypotheses are rejected because they have a significance value greater than 0.05.
Komparasi Algoritma Random Forest dan Support Vector Machine dalam Memprediksi Risiko PMS Simarmata, Yohanes; Maylanda, Putri Oktaria; Susanto, Erliyan Redy
SWABUMI (Suara Wawasan Sukabumi): Ilmu Komputer, Manajemen, dan Sosial Vol 13, No 2 (2025): Volume 13 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika Kota Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/swabumi.v13i2.25580

Abstract

Penyakit Menular Seksual (PMS) merupakan permasalahan kesehatan global yang memerlukan deteksi dini untuk pencegahan dan pengobatan yang lebih efektif. Studi ini membandingkan performa algoritma pembelajaran mesin, yaitu Random Forest dan Support Vector Machine (SVM), dalam memprediksi risiko PMS. Dataset yang digunakan mencakup variabel epidemiologis utama dan diklasifikasikan ke dalam dua kategori risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Random Forest memiliki akurasi tertinggi sebesar 99.87%, dengan keunggulan dalam menangani dataset tidak seimbang serta mengenali pola kompleks. Namun, model ini berisiko mengalami overfitting sehingga memerlukan tuning parameter dan validasi silang untuk meningkatkan generalisasi. Sementara itu, SVM memperoleh akurasi 97.96% dan lebih stabil dalam menangani data berdimensi tinggi, tetapi memiliki recall 0.91 untuk kelas risiko tinggi, yang menunjukkan adanya kasus yang tidak terdeteksi secara optimal. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemilihan algoritma bergantung pada kebutuhan spesifik analisis: Random Forest unggul dalam akurasi tinggi, sedangkan SVM lebih seimbang dalam generalisasi data. Studi lebih lanjut disarankan untuk mengoptimalkan kinerja model melalui tuning hyperparameter dan teknik ensemble learning guna meningkatkan akurasi deteksi dini PMS.Keywords: Penyakit Menular Seksual, Machine Learning, Random Forest, Support Vector Machine, Prediksi Risiko.
Dampak Literasi Digital dan Fitur Aplikasi Koperasi Terhadap Kesejahteraan Dosen Riyanto, Andi; Rahayu, Yuri; Ramdhani, Lis Saumi; Hudin, Jamal Maulana
SWABUMI (Suara Wawasan Sukabumi): Ilmu Komputer, Manajemen, dan Sosial Vol 13, No 2 (2025): Volume 13 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika Kota Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/swabumi.v13i2.27274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana literasi digital dosen serta aksesibilitas dan fitur aplikasi koperasi syariah berperan dalam mendukung kesejahteraan dosen. Latar belakang dari studi ini adalah pentingnya transformasi digital dalam pengelolaan koperasi di lingkungan pendidikan tinggi. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada para dosen yang menjadi anggota koperasi syariah di Universitas Bina Sarana Informatika Kampus Kota Sukabumi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman digital dosen saja belum cukup untuk memengaruhi peran koperasi syariah secara langsung. Sebaliknya, kemudahan akses dan kualitas fitur dari aplikasi terbukti menjadi faktor penting yang mendukung efektivitas koperasi dalam memberikan layanan kepada anggotanya. Penelitian ini mempertegas bahwa keberhasilan digitalisasi koperasi lebih ditentukan oleh aspek teknis daripada tingkat literasi digital pengguna. Temuan ini memberikan sumbangsih penting, baik secara akademik maupun praktis, khususnya dalam perancangan sistem koperasi yang responsif terhadap kebutuhan pengguna. Penelitian ini juga merekomendasikan agar pengembangan sistem digital koperasi lebih memperhatikan desain berbasis pengguna serta pelatihan yang menyeluruh untuk mendorong adopsi teknologi yang lebih luas di lingkungan akademik.This study aims to examine the extent to which lecturers’ digital literacy, along with the accessibility and features of Sharia cooperative applications, contribute to supporting lecturer well-being. The research employed a quantitative approach by distributing questionnaires to 25 lecturers who are members of the Sharia Cooperative at Universitas Bina Sarana Informatika, Sukabumi Campus, using a total sampling technique. The research instrument was tested for validity and reliability, while data analysis was conducted through Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) using SmartPLS 3. Data measurement included instrument testing (convergent validity, discriminant validity, construct reliability) and structural model evaluation, without requiring classical assumption tests due to the non-parametric nature of PLS-SEM. The findings reveal that lecturers’ digital literacy does not significantly influence their well-being, whereas accessibility and the quality of application features have a significant positive effect. This study underscores that the success of cooperative digitalization is more strongly determined by technical aspects than by the users’ level of digital literacy. The results provide both theoretical and practical contributions, particularly in designing user-centered digital cooperative systems and strengthening digital literacy training within academic settings.
Dampak Green Supply Chain dan Green Product Melalui Green Consumer terhadap Pembelian Kopi Prayudi, Dicki; Rahayu, Yuri; Riyanto, Andi; Supriadin, Iyad; Umar, Habib
SWABUMI (Suara Wawasan Sukabumi): Ilmu Komputer, Manajemen, dan Sosial Vol 13, No 2 (2025): Volume 13 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika Kota Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/swabumi.v13i2.27503

Abstract

Permasalahan utama UMKM kopi di Kota Sukabumi adalah rendahnya pemahaman konsumen terhadap praktik keberlanjutan dalam rantai pasok dan atribut produk yang memengaruhi keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Green Supply Chain Management (GSCM) dan Green Product Features (GPF) terhadap Green Consumer (GC) serta implikasinya terhadap Keputusan Pembelian (KP). Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS), penelitian melibatkan 118 responden konsumen kedai kopi. Uji validitas, reliabilitas, dan analisis outer serta inner model dilakukan dengan bantuan kecerdasan buatan (ChatGPT) untuk mendukung visualisasi hasil. Temuan menunjukkan bahwa GSCM dan GPF berpengaruh signifikan terhadap GC, sedangkan GC secara signifikan memengaruhi KP. Analisis efek mediasi mengonfirmasi bahwa GC berperan sebagai mediator penuh dalam hubungan GSCM dan GPF terhadap KP. Hasil ini menegaskan bahwa kepedulian lingkungan konsumen merupakan determinan utama dalam keputusan pembelian berkelanjutan. Strategi rantai pasok hijau dan atribut produk ramah lingkungan terbukti dapat memperkuat preferensi konsumen terhadap produk kopi berkelanjutan serta mendorong UMKM mengembangkan strategi pemasaran hijau yang lebih efektif dan kompetitif.The main challenge faced by coffee MSMEs in Sukabumi City lies in consumers’ limited understanding of sustainability practices within both the supply chain and product attributes, which influences their purchasing decisions. This study aims to analyze the effects of Green Supply Chain Management (GSCM) and Green Product Features (GPF) on Green Consumers (GC) and their implications for Purchase Decisions (PD). Employing a quantitative approach through Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS), the study involved 118 coffee shop consumers. Validity and reliability tests, as well as analyses of the outer and inner models, were conducted with the assistance of artificial intelligence (ChatGPT) to support result visualization. The findings reveal that GSCM and GPF have significant effects on GC, while GC significantly influences PD. The mediation analysis confirms that GC acts as a full mediator between GSCM, GPF, and PD. These results highlight consumers’ environmental awareness as a key determinant of sustainable purchasing behavior. Consequently, green supply chain strategies and eco-friendly product attributes can strengthen consumer preferences for sustainable coffee products and provide opportunities for MSMEs to develop more effective and competitive green marketing strategies.