cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area
Published by Universitas Medan Area
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 295 Documents
Model Pelayanan Pajak Penghasilan Orang Pribadi Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Barat Purnama Sari, Restu; Nasution, Irwan
Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area Vol 2, No 2 (2014): PUBLIKAUMA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.768 KB) | DOI: 10.31289/publika.v2i2.1412

Abstract

Pajak merupakan salah satu sumber pendapatan negara yang sangat penting untuk meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu pengelolaan pajak harus dilakukan secara seksama dengan meningkatkan serta seluruh lapisan masyarakat dan dari aparat pajak itu sendiri. Namun saat ini masih banyak wajib pajak yang tidak membayar pajak penghasilan mereka. Dikarenakan kurangnya pemahaman dan kepedulian masyarakat terhadap pajak. Sementara undang-undang mengharuskan mereka membayar pajak. Untuk itu diperlukan suatu cara agar para wajib pajak mau membayar pajak dan menyadari bahwa pajak sangat penting bagi kelangsungan hidup suatu bangsa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan analisa kualitatif dimana data diperoleh dari wawancara dan observasi serta dokumen lainnya. Dari hasil penelitian yang dilakukan bahwa telah dilakukan upaya sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dengan melakukan penyuluhan, seminar maupun iklan
HUBUNGAN KARAKTERISTIK ISTRI, KARAKTERISTIK SUAMI DAN KARAKTERISTIK WILAYAH DENGAN KEMISKINAN RUMAH TANGGA DI KALIMANTAN SELATAN Kartika, Norma Yuni
Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area Vol 6, No 2 (2018): PUBLIKAUMA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.461 KB) | DOI: 10.31289/publika.v6i2.1752

Abstract

The goal of this paper is to review the characteristic of household poverty is South Kalimantan. This research is an analysis of secondary data sourced from the result of Indonesian Demographic and Health Survey (SDKI in Indonesia) in 2012, with 910 respondents of women who married were they are 15-49 years old who is still a couple as husband and wife when this survey took place. Analyzed using logistic regression test which using Software Statistical Package Social Science. Found that wife who didn’t finish their nine years basic education, with their first age marriage under 18 years old and do not working 14,4% of them get risk for their household in poverty. Husband who didn’t finish their nine years basic education and difference of region’s characteristic 22,9% of them get risk for their household in poverty in South Kalimantan. Education improve ment for wife and husband both in rural or urban is a human resourch improvement and opportunities to compete for work, especially for women at once maturing their first age marriage in order their household can be free from poverty.
COLLABORATIVE GOVERNANCE DAN MASYARAKAT DALAM PERBAIKAN PERMUKIMAN KUMUH UNTUK KOTA YANG BERKELANJUTAN Lestari, Mega Puji; Nugroho, Rino Ardhian
Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area Vol 6, No 2 (2018): PUBLIKAUMA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (26.957 KB) | DOI: 10.31289/publika.v6i2.1625

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang bagaimana Collaborative Governance dalam perbaikan permukiman kumuh yang berorientasi pada permukiman yang berkelanjutan dan keterlibatan masyarakat didalamnya. Penelitian ini menggunakan metode systematic review. Dua database penelitian digunakan : Science Direct dan Scopus®. Kajian ini menemukan Collaborative Governance dalam perbaikan permukiman kumuh berupa pelibatan berbagai stakeholders baik pihak pemerintah, swasta dan lokal dalam hal ini masyarakat dalam segala tahap kebijakan / program. Model Upgrading Slum Area (Perbaikan Permukiman Kumuh) di setiap negara berbeda beda ada setidaknya 3 model yang digunakan, yaitu peningkatan keuangan mikro masyarakat, perbaikan arsitektur rumah menggunakan vernacular architecture dan pemenuhan air, listrik dan sanitasi tetapi semuanya memiliki tujuan akhir yang sama yaitu guna mewujudkan permukiman yang berkelanjutan (Sustainability City). Tidak semua negara melibatkan masyarakat dan hasilnya menujukkan bahwa keterlibatan masyarakat sebagai subjek dinilai penting dalam perbaikan permukiman kumuh ini agar perbaikan tersebut menjadi optimal.  Hanya 17% jurnal yang relevan mengungkapkan bahwa penelitian yang sangat terbatas telah dilakukan di bidang kebijakan perbaikan permukiman kumuh dan diharapkan peneliti selanjutnya membahas kebijakan permukiman kumuh khususnya di daerah yang memiliki permukiman kumuh lainnya.
TANTANGAN REFORMASI BIROKRASI BERBASIS E-PROCUREMENT DI INDONESIA Adi, Yusri
Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area Vol 6, No 2 (2018): PUBLIKAUMA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.04 KB) | DOI: 10.31289/publika.v6i2.1635

Abstract

Penggunaan teknologi informasi sebagai media efektif dari segi biaya dan penyederhanaan keseluruhan proses dengan transaksi bisnis online. e-procurement ditetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 54 tahun 2010 di bidang pengadaan barang dan jasa di Indonesia khususnya di pemerintahan. Di Indonesia penerapan e-procument dikenal lembaga khusus LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Pemerintah). Sistem e-procurement di Indonesia lebih di kenal dengan arti LPSE atau Service Pengadaan dengan Elektronik (LKPP, 2016), pengadaan barang serta jasa dengan elektronik dalam pelayanan publik akan menciptakan transparansi, akuntabilitas, tingkatkan akses pasar, persaingan perebutan usaha yang sehat. Penerapan e-procurement dinilai belum menjadi jaminan bebas dari praktek korupsi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan, meskipun proses lelang sudah mulai dilakukan secara elektronik, tidak menjadi jaminan praktek korupsi hilang. Tulisan ini mendeskripsikan tantangan reformasi birokrasi berbasis e-procurement sebagai bentuk dari e-government.
IN SEARCH OF NETWORK MANAGEMENT PATTERNS IN TOURISM DEVELOPMENT POLICY: CASE OF SINGKAWANG MUNICIPALITY, WEST KALIMANTAN, INDONESIA Patriani, Ira; Widianingsih, Ida; Bairus, Arry; Nurasa, Heru
Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area Vol 6, No 2 (2018): PUBLIKAUMA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.661 KB) | DOI: 10.31289/publika.v6i2.1747

Abstract

This paper discusses the network management process (interaction, dynamic, strategy) of tourism policy in decentralised Indonesia. The study was conducted at Singkawang Municipality, West Kalimantan, Indonesia as a resource rich region in the border of Indonesia and Malaysia. In understanding the interaction, dynamic and strategy of the development in the tourism sector, it is important to identify the patterns of network management. This research primarily utilizedthe network management strategy of Kickert, Klijn and Koppenjan (1999) who put emphasize on the interactions between development policy actors. By using a qualitative approach, the research found that in the context of tourism development, the interaction and dynamic patterns among policy actors are developed through linear individual cooperation. Within this pattern, the interaction amongst policy actors tend to involve certain individuals who have authority in controlling resources regardless ofwhich organizations they belonged to. In fact, this pattern is strongly based on family relationships or friendships found in both public and private domains. The research concludes that the strategies used in developing the tourism sector in Singkawang municipality should be developed based on facilitating strategic interaction, preventing the exclusion of strategic ideas, introduction of new strategic ideas, and furthering strategic reflections.
THE INFLUENCE OF EDUCATION LEVEL TO COASTAL AND WATERSHED ZONE OF OPAK RIVER Fallo, Trisno; Pongoh, Jovita Irene; Ginting, Febriyanti Angelia
Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area Vol 6, No 2 (2018): PUBLIKAUMA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.944 KB) | DOI: 10.31289/publika.v6i2.1880

Abstract

Education level contributes to community’s mindset and knowledge in terms of environmental conservation management and awareness. Coastal and watershed zone management of Opak River, Bantul district, is measured based on education level. Coastal and watershed zone management should consider environmental aspects of the watershed region. Watershed zone conservation is determined by community’s mindset, behavior, and awareness. The objectives of this study are (1) to identify the influence of education level to coastal and watershed zone management in Kretek Sub-district, Bantul District. (2) to identify current coastal and watershed zone management in Kretek Sub-district, Bantul District. This study uses a descriptive method using literature study from relevant information sources collected from various literatures. Data collection techniques used in this study are observations, questionnaires, and interviews. Study results show no influence of education level to coastal and watershed zone management of Opak River.
POTENSI DAYA TARIK WISATA AIR TERJUN BUR BULET SEBAGAI DAYA TARIK WISATA ALAM DI TAKENGON ACEH TENGAH Dwi Pramesti, Aprilia; Liana, Yunita
Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area Vol 6, No 2 (2018): PUBLIKAUMA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.607 KB) | DOI: 10.31289/publika.v6i2.1881

Abstract

Air terjun Bur Bulet terletak di Kampung Wih Terjun Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah, Aceh. Berada pada ketinggian 1673 mdpl dengan koordinat N 04o 28’ 39,0”, E 096o 47’ 31,9”. Air terjun Bur Bulet memiliki beberapa potensi yang bisa dikembangkan menjadi daya tarik wisata alam. Inilah yang peneliti ingin ketahui potensi apa yang dimiliki oleh Air Terjun Bur Bulet  yang bisa dikembangkan menjadi objek wisata. Jenis data dan sumber data yang digunakan adalah data kualitatif, kuantitatif, data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dengan cara observasi, perpustakaan, dan menerapkan beberapa fakta yang ada di lapangan. Air Terjun Bur Bulet memiliki potensi alam dan objek wisata yang bisa dikembangkan menjadi daya tarik wisata alam. Potensi alam yang dimiliki wisata Air Terjun Bur Bulet adalah pegunungan, air terjun, dan hutan
Kondisi Ketenagakerjaan Di Provinsi Sumatera Utara Tahun 2008 & 2012 Harahap, Julismin; Hidayat, Nasrullah
Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area Vol 1, No 2 (2013): PUBLIKAUMA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.472 KB) | DOI: 10.31289/publika.v1i2.2490

Abstract

Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui Kondisi Ketenagakerjaan di Provinsi Sumatera Utara Tahun 2008 & 2012. Dari hasil temuan data dan pembahasan menunjukkan bahwa angka pertumbuhan kesempatan kerja selama 4  tahun di Provinsi Sumatera Utara mencapai 8,3 %, hal tersebut mengindikasikan bahwa penduduk yang terserap di setiap lapangan usaha selama empat tahun secara relatif mengalami kenaikan kecuali sektor pertanian. dilihat dari tiga sektor lapangan usaha yang paling dominan atau paling tinggi kesempatan kerja diduduki oleh penduduk berada di sektor jasa dengan pertumbuhan kesempatan kerja sebesar 5,3%. Selain itu, terjadinya perubahan jumlah penduduk usia kerja yang terserap di dalam penduduk angkatan kerja. Tidak hanya itu pergeseran sektor lapangan usaha juga maegalami perubahan yang awalnya  struktur kesempatan kerja paling tinggi dari mulai dari sektor pertanian– industri dan jasa namun pada tahun terakhir di tahun 2012 bergeser menjadi sektor pertanian-jasa dan industri. Penciptaan kesempatan kerja harus menjadi bagian integral dalam pembangunan nasional.
DESAIN DAN KONSTRUKSI ALAT TANGKAP JARING RAJUNGAN (Portunus pelagicus, Spp) SESUAI PERMEN KP No. 1 TAHUN 2015 DI KECAMATAN SUNGAI RAYA,BENGKAYANG -, rasidi -; patriani, ira -
Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area Vol 7, No 1 (2019): List Of Accepted
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (28.577 KB) | DOI: 10.31289/publika.v7i1.2224

Abstract

Ada beberapa cara dalam melakukan penangkapan rajungan, antara lain; alat tangkap bubu, jaring gillnet, jaring arad, pukat garuk, cantrang dll. Jaring arad, pukat garuk dan cantrang masuk kedalam kelompok pukat dasar berkantong yang telah dilarang (PerMen KP No.2 Tahun 2015), sedangkan di kalimantan barat umumnya penangkapan rajungan menggunakan 2 alat tangkap saja, yaitu bubu dan gillnet. Alat tangkap jaring gillnet dapat mencapai 150- 200 kg (dalam 3-4 hari operasi), sihingga di pesisir Kalimantan Barat alat tangkap yang digunakan untuk menangkap rajungan didominasi oleh jaring gillnet, operasi penangkapan rajungan yang dilakukan sepanjang tahun dan penggunaan alat tangkap (gillnet) yang konstruksi berbeda-beda dapat menyebabkan kegiatan penangkapan tidak terkendali. Rajungan (Portunus pelagicus, Spp) merupakan kepiting laut yang banyak terdapat di Perairan Indonesia. Hal ini sesuai dengan kebijakan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan dengan PERMEN KP No.1 Tahun 2015 tentang penangkapan Lobster, Kepiting, dan Rajungan, dimana dalam PerMen ini untuk menjaga populasi Khususnya Rajungan terdapat pelarangan untuk menangkap Rajungan dalam kondisi bertelur dan ukuran lebar kerapas lebih kecil dari 10 cm dengan berat 55gram. Penelitian ini bertujuan untuk membuat alat tangkap jaring gillnet rajungan yang selektif sesuai dengan PerMen KP No.1 Tahun 2015. Berdasarakan hasil pengamatan dan pengukuran di lapangan ukuran mata jarring yang digunakan adalah 5 – 7 inchi, nilai shorthening berkisar 50-70%, ukuran benang 0,35 dan 0,40mm dengan panjang rata-rata 1 meter. Hasil tangkapan rajungan yang didapatkan nelayan ukuran kerapasnya 58% <10cm dan 42%>10cm.
Pandangan masyarakat Kelurahan Sidorejo Hilir Kecamatan Medan Tembung Terhadap Kepemimpinan Wanita Ritonga, Syafruddin; Humaira, Laila
Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area Vol 1, No 2 (2013): PUBLIKAUMA DESEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.734 KB) | DOI: 10.31289/publika.v1i2.2492

Abstract

Penelitian ini mengambil permasalahan tentang “bagaimana pandangan masyarakat kelurahan Sidorejo Hilir Kecamatan Medan Tembung terhadap kepemimpinan wanita”. Untuk membahas permasalahn tersebut maka dilakukan penelitian secara kepustakaan dan penelitian lapangan pada kelurahan Sidorejo Hilir Kecamatan Medan Tembung. Hasil penelitian dan pembahasan menjelaskan kepemimpinan wanita dilingkungan kelurahan Sidorejo Hilir Kecamatan Medan Tembung Kota Medan pada dasrnya melingkupi kepemimpinan didalam rumah tangga, kepemimpinan wanita dibidang pilitik, kepemimpinan wanita sebagai pengusaha, kepemimpinan wanita dalam suatu instansi pemerinytah dan kepemimpinnan wanita di institusi kemasyarakatan. Persepsi masyarakat kelurahan Sidorejo Hilir Kecamatan Medan Tembung Kotaa Medan terhadap kepemimpinan wanita cukup baik selama wanita yang menjadi pemimpin tersebut dapat membagi waktu antara kepemimpinan yan dijalankannya dengan peran kodratinya sebagai ibu rumah tangga dan seorang istri.

Page 8 of 30 | Total Record : 295


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 1 (2025): PUBLIKAUMA, JUNI 2025 Vol. 12 No. 2 (2024): PUBLIKAUMA, DESEMBER 2024 Vol. 12 No. 1 (2024): PUBLIKAUMA, JUNI 2024 Vol. 11 No. 2 (2023): PUBLIKAUMA, DESEMBER 2023 Vol. 11 No. 1 (2023): PUBLIKAUMA , JUNI 2023 Vol. 10 No. 2 (2022): PUBLIKAUMA, DESEMBER 2022 Vol 10, No 1 (2022): PUBLIKAUMA, JUNI 2022 Vol. 10 No. 1 (2022): PUBLIKAUMA, JUNI 2022 Vol 9, No 2 (2021): PUBLIKAUMA, Desember 2021 Vol. 9 No. 1 (2021): PUBLIKAUMA JUNI 2021 Vol 9, No 1 (2021): PUBLIKAUMA JUNI 2021 Vol 8, No 2 (2020): Desember 2020 Vol 8, No 1 (2020): PUBLIKAUMA JUNI 2020 Vol 8, No 1 (2020): PUBLIKAUMA JUNI Vol 7, No 2 (2019): PUBLIKAUMA DESEMBER 2019 Vol 7, No 1 (2019): PUBLIKAUMA JUNI Vol 7, No 1 (2019): List Of Accepted Vol 7, No 1 (2019): PUBLIKAUMA JUNI Vol 6, No 2 (2018): PUBLIKAUMA DESEMBER Vol 6, No 2 (2018): PUBLIKAUMA DESEMBER Vol 6, No 1 (2018): PUBLIKAUMA JUNI Vol 6, No 1 (2018): PUBLIKAUMA JUNI Vol 5, No 2 (2017): PUBLIKAUMA: DESEMBER Vol 5, No 2 (2017): PUBLIKAUMA: DESEMBER Vol 5, No 1 (2017): PUBLIKAUMA: JUNI Vol 5, No 1 (2017): PUBLIKAUMA: JUNI Vol 4, No 2 (2016): PUBLIKAUMA DESEMBER Vol 4, No 2 (2016): PUBLIKAUMA DESEMBER Vol 4, No 1 (2016): PUBLIKAUMA JUNI Vol 4, No 1 (2016): PUBLIKAUMA JUNI Vol 3, No 2 (2015): PUBLIKAUMA DESEMBER Vol 3, No 2 (2015): PUBLIKAUMA DESEMBER Vol 3, No 1 (2015): PUBLIKAUMA JUNI Vol 3, No 1 (2015): PUBLIKAUMA JUNI Vol 2, No 2 (2014): PUBLIKAUMA DESEMBER Vol 2, No 2 (2014): PUBLIKAUMA DESEMBER Vol 2, No 1 (2014): PUBLIKAUMA JUNI Vol 2, No 1 (2014): PUBLIKAUMA JUNI Vol 1, No 2 (2013): PUBLIKAUMA DESEMBER Vol 1, No 2 (2013): PUBLIKAUMA DESEMBER Vol 1, No 1 (2013): PUBLIKAUMA JUNI Vol 1, No 1 (2013): PUBLIKAUMA JUNI More Issue