cover
Contact Name
Mahmudi Siwi
Contact Email
Mahmudi Siwi
Phone
-
Journal Mail Official
mahmudisiwi@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM]
ISSN : 23388021     EISSN : 23388269     DOI : -
JURNAL SAINS KOMUNIKASI DAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT [JSKPM] merupakan jurnal ilmiah nasional yang menyajikan artikel-artikel hasil penelitian, review dan editorial dalam ilmu sosiologi, antropologi, politik, komunikasi, ekologi manusia, psikologi sosial, agraria, kependudukan, pendidikan, penyuluhan, tatakelola sumberdaya alam, pengembangan masyarakat dan corporate social responsibility.
Arjuna Subject : -
Articles 514 Documents
Strategi Hubungan Masyarakat dalam Meningkatkan Citra Organisasi Nirlaba World Wide Fund for Nature – Indonesia Adella Adiningtyas; Aida Vitayala S Hubeis; Dwi Retno Hapsari
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.1.2.223-236

Abstract

Non-profit organizations engaged in environmental issues has been increasingly recognized by many people. The success of non-profit organizations that pursued by increasing the positive image obtained from media relations. This study aimed to analyze the strategy of Public Relations (PR) WWF-Indonesia in improving the image of the organization. This study was conducted with a quantitative approach and qualitative approach. The method used is survay on two student organizations Bogor Agricultural University who worked with WWF-Indonesia, they are from Fisheries Diving Club (FDC) and the Association of Student Interest in Sciences of Communication and Community Development (HIMASIERA). Data analysis included Spearman Rank test and Chi Square used to look at the relationship between PR strategy with the image of a non-profit organization. The results of the study, namely: 1) there is a relationship between individual characteristics with the image of a company that is formed; 2) there is a relationship between the public relation activities undertaken by the company's image.Keywords: environmental issue, media relation, student organizations ------------------------------------------------------------------------------------------ABSTRAKOrganisasi nirlaba yang bergerak di isu-isu lingkungan telah semakin diakui oleh banyak orang. Keberhasilan organisasi nirlaba yang dikejar dengan meningkatkan citra positif yang diperoleh dari hubungan media. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi hubungan masyarakat WWF-Indonesia dalam meningkatkan citra organisasi. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan adalah survai pada dua organisasi mahasiswa Institut Pertanian Bogor yang bekerja dengan WWF-Indonesia yang berasal dari Fisheries Diving Club (FDC) dan Asosiasi Mahasiswa Peminat Ilmu Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat (HIMASIERA). Analisis data termasuk uji Rank Spearman dan Chi Square, digunakan untuk melihat hubungan antara strategi PR dengan citra sebuah organisasi nirlaba. Hasil studi, yaitu: 1) terdapat hubungan antara karakteristik individu dengan citra perusahaan yang terbentuk; 2) ada hubungan antara kegiatan hubungan masyarakat yang dilakukan oleh citra perusahaan.Kata kunci: isu lingkungan, hubungan media, organisasi mahasiswa
Hubungan Komunikasi Pemasaran dengan Tingkat Kualitas Daya Saing UMKM Kerajinan di Kota Bogor Tiffany Diahnisa; Yatri Indah Kusumastuti
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.1.2.237-244

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSME) has an important role in local and national economy. Many MSME’s product penetrated local, national, and international market. This study aims to identify the implementation of marketing communication used by MSMEs craft, identify quality level of competitiveness of MSME’s craft, analyze the relationship characteristics of MSME’s craft with the implementation of marketing communications, and analyze the relationship between the implementation of marketing communications with the quality level of competitiveness of MSME’s craft. This study combined quantitative approach using questioner method and supported by qualitative data using depth interview method. The results showed that the implementation of the marketing communications MSME’s craft in the city of Bogor has classified moderate, while mostly using social media as a communication medium and Word of Mouth (WOM) as the promotion mix, while in terms of the quality competitiveness, MSME’s craft in Bogor has classified moderate in quality level of competitiveness. The conclusion from this study is the implementation of marketing communications especially variety of media communication and promotion mix related quality level of competitiveness.Keywords: communication media, economy, promotion mix ---------------------------------------------------------------------------------------ABSTRAKUsaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian lokal dan nasional. Banyak produk UMKM menembus pasar lokal, nasional, dan internasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pelaksanaan komunikasi pemasaran yang digunakan oleh kerajinan UMKM, mengidentifikasi tingkat kualitas daya saing kerajinan UMKM, menganalisis karakteristik hubungan kerajinan UMKM dengan pelaksanaan komunikasi pemasaran, dan menganalisis hubungan antara pelaksanaan komunikasi pemasaran dengan tingkat kualitas daya saing kerajinan UMKM. Penelitian ini mengkombinasikan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode kuesioner dan didukung oleh data kualitatif dengan menggunakan metode wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kerajinan komunikasi pemasaran UMKM di Kota Bogor telah diklasifikasikan sedang, sementara sebagian besar menggunakan media sosial sebagai media komunikasi dan WOM (mulut ke mulut) sebagai bauran promosi, sedangkan dalam hal daya saing kualitas, kerajinan UMKM di Bogor telah diklasifikasikan sedang dalam tingkat kualitas daya saing. Kesimpulan dari penelitian ini adalah implementasi dari komunikasi pemasaran terutama berbagai media komunikasi dan bauran promosi terkait tingkat kualitas daya saing.Kata kunci: bauran promosi, media komunikasi, perekonomian
Analisis Gender dalam Rumah Tangga Nelayan di Pulau Kelapa Kepulauan Seribu DKI Jakarta Addarquthni Faatihah Wafi; Sarwititi Sarwoprasodjo
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 2 No. 3 (2018)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.2.3.403-414

Abstract

Gender issues have received much attention, in fact gender equality in fishing communities is still experiencing obstacles. The factors that play a role in positioning women as side actors in fishery activities and dominant actors in fisheries are men. This study aims to analyze the characteristics of fishermen households in Pulau Kelapa. In addition, this study aims to find out how the level of gender equality that exist in fishermen households in Pulau Kelapa. The results of this study indicate the majority of residents are at the age of the end of adult education level of women on average smp and men sd, the number of household dependent 4-5 people and income income is very low. In addition, gender inequalities occur because access control benefits and dominant resources are performed by men.Keywords: domestic fishermen, gender analysis, gender equality --------------------- ABSTRAKIsu gender telah banyak mendapat perhatian, kenyataannya kesetaraan gender dalam masyarakat nelayan masih mengalami hambatan. faktor yang berperan dalam memposisikan perempuan sebagai pelaku sampingan dalam kegiatan perikanan dan pelaku dominan dalam perikanan adalah laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik rumah tangga nelayan di Pulau Kelapa. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat kesetaraan gender yang ada di rumah tangga nelayan di Pulau Kelapa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan mayoritas warga berada pada umur dewasa akhir tingkat pendidikan perempuan rata-rata smp dan laki-laki sd, Jumlah tanggungan rumah tangga 4-5 orang serta pendapatan pendapatan yang sangat rendah. Selain itu, terjadi ketimpangan gender Karena akses kontrol manfaat dan sumber daya dominan dilakukan oleh laki -laki.Kata kunci: analisis gender, kesetaraan gender, rumah tangga nelayan 
The Relationship Between Employment Opportunity and the Standard of Living as a Result of Population Mobility Rahma Mutiya Sari; Ekawati Sri Wahyuni; Dina Nurdinawati
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 1 No. 4 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.1.4.537-550

Abstract

Indonesian labor  market continues to develop, it is proved by the increase in the number of jobs and the growth of open unemployment. Job opportunities not only in urban areas but also in the rural areas. Employment opportunities in rural areas could be open due to many  factors, one of them  for their arrivals to the region. The purpose of this research is to analyze the relationship between  employment opportunity with the standard of living because of population mobility.  Employment opportunity divided in to job sectors, job types, and job status. The standard of living divided in to primer, secunder, and tertiary. This research use quantitative and qualitative methods. The result shows that  employment opportunity open because the population mobility become an opportunity for people to improve the standard of living.  Keyword: Employment Opportunity, population mobility, the standard of living=============================================== ABSTRAKPasar tenaga kerja Indonesia terus mengalami perkembangan, hal ini terbukti dengan peningkatan jumlah pekerjaan dan penurunan angka pengangguran terbuka. Kesempatan kerja teryata tidak hanya terjadi di perkotaan, tetapi juga terjadi di pedesaan. Kesempatan kerja yang terbuka di pedesaan dapat terjadi karena banyak faktor, salah satunya karena adanya pendatang ke suatu wilayah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara kesempatan kerja dengan taraf hidup masyarakat karena adanya pendatang. Kesempatan kerta terbagi menjadi tiga, sektor/lapangan pekerjaan, jenis/jabatan pekerjaan, dan status pekerjaan. Taraf  hidup telah dikelompokkan menjadi taraf hidup primer, sekunder, dan tersier. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terbukanya kesempatan kerja karena adanya pendatang menjadi peluang bagi masyarakat guna meningkatkan taraf hidup.Kata kunci: gerak penduduk, kesempatan kerja, taraf hidup
Hubungan Partisipasin Perempuan dalam Pengembangan Desa Wisata Berbasis Masyarakat dengan Kontribusinya terhadap Pendapatan Rumah Tangga Anggoro Wakhid Subkhan Hamid; Titik Sumarti; Hana Indriana
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.4.2.235-248

Abstract

IDG Indonesia is at 70,68 in 2014. In terms of income contribution, women share just 35,64 percent than men 64,36 percent. Rural tourism program giving opportunities to women as a business actor. Women as business actors can contribute to household income. The purpose of this research is to: 1) identify internal and external factors of women participation as business actors in rural tourism; 2) identify the level of women participation as business actor in rural tourism; 3) analyze relation women participation as business actors in rural tourism with its contribution to household income on Kandri Rural Tourism. This research used a quantitative approach supported by qualitative data. The result showed that age, the level of education, length of business actors, and external factors have a correlation with women participation as business actors in rural tourism. The level of women participation as business actors classified in the high. Rank Spearman correlation test shows that there is a significant correlation between the level of women participation as business actors in rural tourism with its contribution to household income. It means, when women participation as business actors in rural tourism is high, its contribution to household income high too.Keywords: tourism, women as business actors, women empowermentABSTRAKPada tahun 2014 IDG Indonesia berada pada angka 70,68. Dalam hal sumbangan pendapatan, perempuan hanya 35,64 persen dibandingkan laki-laki 64,36 persen. Program desa wisata memberikan peluang untuk perempuan sebagai pelaku usaha. Perempuan sebagai pelaku usaha dapat memberikan sumbangan pendapatan bagi rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengidentifikasi faktor internal dan eksternal partisipasi perempuan sebagai pelaku usaha pada desa wisata; 2) mengidentifikasi tingkat partisipasi perempuan sebagai pelaku usaha pada desa wisata; 3) menganalisis hubungan partisipasi perempuan sebagai pelaku usaha pada desa wisata dengan kontribusinya terhadap pendapatan rumah tangga di Desa Wisata Kandri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur, tingkat pendidikan, lamanya usaha, tingkat pengaruh aktor penggerak partisipasi, akses perempuan pada desa wisata, sumber dana usaha, dan tingkat penerimaan budaya patriarki memiliki hubungan yang signifikan dengan partisipasi perempuan sebagai pelaku usaha pada desa wisata. Tingkat partisipasi perempuan sebagai pelaku usaha tergolong tinggi. Uji korelasi rank spearman menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara partisipasi perempuan sebagai pelaku usaha pada desa wisata dengan kontribusinya terhadap pendapatan rumah tangga. Dengan demikian, semakin tinggi tingkat partisipasi perempuan sebagai pelaku usaha pada desa wisata maka semakin tinggi kontribusinya terhadap pendapatan rumah tangga.Kata Kunci: pariwisata, pemberdayaan perempuan, perempuan pelaku usaha
The Effectiveness of The Website And Instagram as a Means of Promotion in Community Based Tourism Area Chikameirani Adhanisa; Anna Fatchiya
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 1 No. 4 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.1.4.451-466

Abstract

The rise of social media users is now a great opportunity for businessmen to exploit it. Social media is often used as a means of promotion is a website and Instagram. Promotion through online media is widely used by the Manager of the tourist including community based tourism area. Online promotion is important to attracting tourists into visiting a tourist area. This research uses a quantitative approach with a survey of the methods supported by the qualitative data and followed by 171 respondents. The results of this study indicate that website and Instagram is only effective to attract attention and interest, while in attracting the desire and action is still lacking. It is influenced by the completeness of the information on the website and the completeness of information and its delivery on Instagram.Keywords : effectiveness, instagram, online promotion, website=================================================== ABSTRAK Meningkatnya pengguna media sosial saat ini menjadi peluang besar bagi pelaku bisnis . Media  sosial yang sering digunakan sebagai sarana promosi adalah website dan Instagram. Promosi melalui media online banyak digunakan oleh pengelola kawasan wisata termasuk kawasan wisata berbasis masyarakat. Promosi online penting untuk menarik minat wisatawan agar mengunjungi kawasan wisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang didukung dengan data kualitatif dan diikuti oleh 171 orang responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa website dan Instagram hanya efektif untuk menarik perhatian (attention), dan menarik keingintahuan (interest), sedangkan dalam menarik keinginan (desire) dan juga tindakan (action) masih kurang. Hal tersebut dipengaruhi oleh kelengkapan informasi pada website dan kelengkapan informasi beserta tata bahasa pada Instagram Kata Kunci : efektivitas,  instagram, promosi online, website 
Pengaruh Partisipasi dalam Pengelolaan Hutan Nagari Simancuang terhadap Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Xezly Fegis Zulevi; Soeryo Adiwibowo
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.2.1.13-28

Abstract

The objective of this research is to analyse the impact of community participation in the village forest management of Simancuang to community welfare. A survey method to 30 respondents combined with qualitative data collection (in depth interviews) are applied in this study. The research located at the forest village Jorong Simancuang, Nagari Alam Pauh Duo, South Solok, West Sumatera. The results showed that the social forestry policy, which in this case protected forest Nagari Jorong Simancuang set as village forest, has generated community participation of Jorong in managing the village forest. Besides that, the result show that the social forestry policy and high participation of the Jorong Simancuang’s community have had a significant impact in increasing household income, housing conditions, and respondent’s residential environment of Jorong Simancuang.Keywords: participation, social forestry policy, income, and housing conditions.-------------------------------- ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh partisipasi dalam pengelolaan hutan nagari Simancuang terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan 30 responden sebagai sumber data primer, dan dikombinasikan dengan pengumpulan data kualitatif. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di Hutan Nagari Jorong Simancuang, Nagari Alam Pauh Duo, Solok Selatan, Sumatera Barat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan Perhutanan Sosial, yang dalam hal ini hutan lindung Nagari Jorong Simancuang ditetapkan sebagai Hutan Desa, telah membangkitkan partisipasi warga Jorong dalam mengelola hutan nagari. Selain itu, hasil penelitian ini juga menunjukkan kebijakan Perhutanan Sosial dan partisipasi tinggi warga Jorong Simancuang telah berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pendapatan, kondisi rumah, dan lingkungan pemukiman responden Jorong Simancuang.Kata Kunci: perhutanan sosial, partisipasi, pendapatan
Partisipasi Pemuda Desa dalam Perkembangan Usaha BUMDES “TIRTA MANDIRI” Morni Kasila; Lala M Kolopaking
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.2.1.43-58

Abstract

ABSTRACTVillage-owned enterprises (BUMDes) is an economic institution of village which aims to move the economies of rural community Local community, especially youth of village had the potential to develop businesses from BUMDes because they had creative ideas. The objectives of this research are analyze level of youth participation in BUMDes “Tirta Mandiri”, analyze the factors that determine of youth participation, and analyze relationship of youth participation to  development businesses of BUMDes “Tirta Mandiri”.  This research used quantitative method and supported by qualitative data. Based on data  collection, it was found that, first the highest youth participation is at the stage of implementation, second communication is a factor that has relationship with youth participation. Therefore, good communication between parties in BUMDes “Tirta Mandiri” can facilitate the youth to working together. Third, the high participation of youth give progress to development businesses of BUMDes “Tirta Mandiri” from the institutional side, member capability and market product expansion.Keywords: BEMDes, youth participation  and business development of BUMDes---------------------------ABSTRAKBadan Usaha Milik Desa (BUMDes) adalah sebuah lembaga ekonomi desa yang bertujuan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat desa. Masyarakat setempat, khususnya pemuda berpontensi untuk mengembangkan usaha dari BUMDes, disebabkan mereka memiliki ide-ide kreatif. Tujuan penelitian adalah menganalisis tingkat partisipasi pemuda dalam BUMDes “Tirta Mandiri”, menganalisis faktor yang menentukan partisipasi pemuda, dan menganalisis hubungan partisipasi pemuda terhadap perkembangan BUMDes “Tirta Mandiri”. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang didukung data kualitatif. Berdasarkan data yang dikumpulkan, ditemukan bahwa pertama, partisipasi pemuda dalam BUMDes paling tinggi pada tahap pelaksanaan. Kedua, tingkat komunikasi adalah faktor yang memiliki hubungan terhadap tingkat partisipasi pemuda, sebab komunikasi yang baik antara pihak didalam BUMDes memudahkan pemuda untuk bekerja sama. Ketiga, tingginya partisipasi pemuda memberikan kemajuan terhadap perkembangan BUMDes “Tirta Mandiri” dari segi kelembagaan, kemampuan anggota dan perluasan pasar produk.Kata kunci: BUMDes, partisipasi pemuda dan perkembangan usaha BUMDes
Strategi Nafkah, Karakter Sosio-Budaya dan Relasi Sosial Rumahtangga Penambang Belerang Muhammad Rifky Afqari; Arya Hadi Dharmawan
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 2 No. 4 (2018)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.2.4.551-566

Abstract

Mining is a buisness that is highly dependent on environmental conditions, climate, and policies are always changing every moment. Social and ecological changes happend more quickly so that the rural miner households in general are often faced with the uncertainties that can lead to vlunerability. Many livelihood systems are used by miner household to survive. In implementating the strategy, of living, miner households take advantage of the five assets or livelihood capital (natural capital, human capital, physical capital, financial capital, and social capital) to make a living strategy for the continuation of life. The purpose of this research is to find out how social capital especially social relation support livelihood structure of sulfur miners household in Tamansari Village, Banyuwangi District, East Java. This study used the quantitative approach using questioner instrument and qualitative approach through depth interview.Keywords: miner household, livelihood assets, livelihood strategies, livelihood structure, social relation ABSTRAKUsaha pertambangan merupakan usaha yang sangat bergantung pada kondisi lingkungan, iklim, dan kebijakan yang selalu berubah-ubah. Perubahan-perubahan sosial maupun ekologi tersebut terjadi semakin cepat sehingga rumahtangga penambang di pedesaan umumnya sering dihadapkan pada ketidakpastian yang dapat menimbulkan kerentanan. Berbagai strategi nafkah digunakan oleh rumahtangga penambang untuk dapat bertahan hidup. Dalam melaksanakan strategi nafkah, rumahtangga penambang memanfaatkan livelihood assets atau modal penghidupan (modal alam, modal manusia, modal fisik, modal finansial, dan modal sosial) untuk keberlangsungan hidup mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana modal sosial terutama relasi sosial mendukung struktur nafkah rumahtangga penambang belerang di Desa Tamansari, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei melalui instrumen kuesioner didukung dengan metode kualitatif melalui wawancara mendalam.Kata kunci: rumahtangga penambang, modal nafkah, relasi sosial, strategi nafkah, struktur nafkah
Hubungan Sikap dan Motivasi Kerja dengan Kinerja Kader Posyandu (Kasus: Desa Coper dan Desa Kutuwetam, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo) Ade Sintya Kusumawardani; Pudji Muljono
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.2.2.223-238

Abstract

Health development is important to build the quality of people in a country, one of them is based health service public participation. Cadres would be seen attitude and her motivation inbeing healthcare community. A affectiver of cadre posyandu can be seen from cognitive aspects, affective, and conative. Attitude and motivation will be connected with the perfomance of Posyandu cadres such as cooperation, utilization of time, attendace rates, quality of work, and quantity of work. This paper aims to find out correlation of attitude and motivation Posyandu participant with the perfomance of Posyandu cadres. This research used a quantitative approach support by qualitative data. Methods used in research this is the method survey with respondents as many as 35 people.The resulut of this research, there are significant corelation between attitude with the motivation work cadres is 0,390, and there are corelation between attitude with the perfomance cadres is 0,322 and there are corelation between motivation work with the perfomance cadres is 0,375. Keyword: attitude, cadres of Posyandu, motivation, perfomance.-------------------------------ABSTRAKPembangunan kesehatan merupakan hal yang penting dalam membangun kualitas manusia di suatu negara salah satunya dengan melakukan pelayanan kesehatan berbasis partisipasi masyarakat. Sikap kader terhadap kegiatan-kegiatan Posyandu mencakup aspek kognisi, afeksi, dan konasi. Aspek motivasi kerja mencakup motivasi eksternal dan internal. Sikap dan motivasi kerja ini akan dihubungkan dengan kinerja kader Posyandu seperti kerjasama, pemanfaatan waktu, tingkat kehadiran, kualitas kerja, dan kuantitas kerja. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sikap dan motivasi dengan kinerja kader. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang didukung dengan data kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan responden sebanyak 35 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan, terdapat hubungan signifikan antara sikap dengan motivasi kerja kader sebesar 0,390 serta hubungan antara sikap denga kinerja sebesar 0,322 dan terdapat hubungan antara  motivasi kerja dengan kinerja sebesar 0,375.Kata kunci: kinerja, kader Posyandu, motivasi, sikap.

Filter by Year

2017 2025