cover
Contact Name
Mahmudi Siwi
Contact Email
Mahmudi Siwi
Phone
-
Journal Mail Official
mahmudisiwi@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM]
ISSN : 23388021     EISSN : 23388269     DOI : -
JURNAL SAINS KOMUNIKASI DAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT [JSKPM] merupakan jurnal ilmiah nasional yang menyajikan artikel-artikel hasil penelitian, review dan editorial dalam ilmu sosiologi, antropologi, politik, komunikasi, ekologi manusia, psikologi sosial, agraria, kependudukan, pendidikan, penyuluhan, tatakelola sumberdaya alam, pengembangan masyarakat dan corporate social responsibility.
Arjuna Subject : -
Articles 514 Documents
Preferensi Penyuluh Pertanian dalam Menggunakan Media Komunikasi Putik Bunga Derana; Hadiyanto Hadiyanto
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 2 No. 6 (2018)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.2.6.803-812

Abstract

Agricultural extension is identical with the use of communication media either in searching for information or for delivering extension material. The objective of this research is to analyze the preferences of agricultural extension workers in using communication media, and how the relation of demographic and psychographic characteristics with the use of communication media. This research used a survey method to all agricultural extension workers of PNS and THL (42 respondents) residing in Balai Penyuluhan Pertanian I, VII, and X Kabupaten Bogor whose research location was chosen purposely. The result of this research shown that most agricultural extension workers have a preference for internet, books, leaflets, tabloids, magazines, and brochures as information media, and flipchart, photos and videos, slides, and leaflets as extension media. Then the demographic and psychographic characteristics tend not to have a correlation to the preferences of agricultural extension workers in using information and extension media.Keywords: agricultural extension workers, communication media, preferenceABSTRAK Penyuluhan pertanian identik dengan penggunaan media komunikasi baik dalam mencari informasi maupun untuk menyampaikan materi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi penyuluh pertanian dalam menggunakan media komunikasi, bagaimana hubungan karakteristik demografis dan psikografis dengan penggunaan media komunikasi. Penelitian ini menggunakan metode survei kepada seluruh penyuluh pertanian PNS dan THL (42 responden) yang berada di Balai Penyuluhan Pertanian I, VII, dan X Kabupaten Bogor yang lokasi penelitiannyanya dipilih secara sengaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penyuluh pertanian memiliki preferensi terhadap media internet, buku, leaflet, tabloid, majalah, dan brosur sebagai media informasi, sedangkan media flipchart, foto dan video, slide, dan leaflet sebagai media penyuluhan. Kemudian karakteristik demografis maupun psikografis cenderung tidak memiliki hubungan terhadap preferensi penyuluh pertanian dalam menggunakan media informasi dan penyuluhan. Kata Kunci: media komunikasi, penyuluh pertanian, preferensi.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI TINGKAT PARTISIPASI DALAM TRADISI SEDEKAH BUMI (Kasus: Kampung Adat Urug Lebak, Desa Urug, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor) Putri, Luthfiah Qurrata A'yun Abdillah; Saharuddin, Saharuddin
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.3.2.%p

Abstract

The tradition of the earth’s alms is important to be preserved as a great value and the identity of the agricultural community in Kampung Adat Urug Lebak. Participation is a key  for erath’s alms to survive, where the level of participation of the citizens influenced with internal factors or the individual characteristics of the society including age, education level, income level, gender and jobs, also the external factors including the head and organizer of kasepuhan. The purpose of this research is to analyse the factors that influenced the level of participation of the community Kampung Adat Urug Lebak. This research uses a quantitative approach to the method of survey through questionnaire and strengthened with qualitative data. The research shows that there is no significant relationship between individual characteristics with level of community participation in the alms of the Earth. Level of community participation is more influenced by the external factors.Keywords: Individual Characteristics, Level of Participation, The Earth’s Alm ABSTRAKTradisi sedekah bumi penting untuk dilestarikan sebagai nilail uhur dan identitas dari masyarakat pertanian di Kampung Adat Urug Lebak. Partisipasi menjadi kunci kebertahanan budaya sedekah bumi dimana tingkat partisipasi masyarakatnya berhubungan dengan faktor internal yaitu karakteristik individu dari masyarakat meliputi umur, tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, jenis kelamin dan pekerjaan,  serta faktor eksternal yaitu ketua adat kasepuhan dan pengurus adat kasepuhan Kampung Urug Lebak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi tingkat partisipasi masyarakat Kampung Adat Urug Lebak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey kuesioner dan dikuatkan dengan data kualitatif. Penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara faktor internal individu dengan tingkat partisipasi masyarakat dalam sedekah bumi. Tingkat partisipasi lebih dipengaruhi oleh faktor eksternal individu.Kata kunci: Karakteristik Individu, Sedekah Bumi, Tingkat Partisipasi
Pengaruh Jenis Perubahan Fungsi Rumah terhadap Taraf Hidup dan Kondisi Sosial Budaya Masyarakat Maulida, Qonita Ayu; Sunito, Melani Abdulkadir
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.3.1.%p

Abstract

The growth of Bogor Agricultural University marked by the increasing number of students has an impact on student settlements. This causes the community around the campus to change the function of their houses from private dwellings into rental housings. The purpose of this study was to: (1) analyze the regional changes due to the increase of student settlements (2) analyze the influence of type of change in house function the living standard of the owners; and (3) analyze the influence of type of change in house function to the socio-cultural conditions of the community. This research interviewed 30 local house owners. The regional changes due to the increasing number of student settlements were decreasing area for wet-rice and dry-land agricultural. Type of change in house function affects owners’ living standard. Further, the condition socio-cultural of the change in aspects of increasing criminalities, economic competition among locals and between locals to migrants, changes in traditions and change of lifestyle.Keywords: the type function change, living standard, socio cultural conditions.ABSTRAKPerkembangan kampus Institut Pertanian Bogor yang ditandai pertambahan jumlah mahasiswa berdampak pada meningkatnya jumlah permukiman mahasiswa. Hal ini membuat masyarakat sekitar kampus mengubah fungsi rumah dari hunian pribadi menjadi hunian mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) menganalisis perubahan wilayah yang terjadi akibat berkembangnya permukiman mahasiswa, (2) menganalisis pengaruh jenis perubahan fungsi rumah terhadap perubahan taraf hidup masyarakat; dan (3) menganalisis pengaruh jenis perubahan fungsi rumah terhadap perubahan kondisi sosial-budaya dalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei didukung dengan data kualitatif. Lokasi penelitian dilaksanakan di Kelurahan Balumbang Jaya dengan sempel berjumlah 30 masyarakat asli pemilik permukiman mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan wilayah di Kelurahan Balumbang Jaya akibat pertumbuhan permukiman mahasiswa membuat semakin sempitnya wilayah persawahan dan tegalan. Jenis perubahan fungsi rumah yang berbeda membuat perbedaan perubahan taraf hidup masyarakat. Selain itu masuknya pendatang membawa perubahan pada kehidupan sosial-budaya dalam hal peningkatan kejadian kriminalitas, persaingan ekonomi, perubahan tradisi serta perubahan gaya hidup.Kata kunci: jenis fungsi rumah, taraf hidup, kondisi sosial budaya
Pengaruh Karakteristik Pengunjung dan Penggunaan Media Komunikasi Pemasaran terhadap Intensitas Kunjungan Agrowisata Taman Bunga Nusantara Hoesni, Teuku Mufadzal; Saleh, Amiruddin
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.3.3.%p

Abstract

The use of marketing communications media is useful to provide information and promote the uniqueness and superiority of agro-tourism objects and their facilities and activities, thereby increasing the intensity of visits. The objectives of this research is to analyze the characteristics of visitors, to analyze the surgery of marketing communication media, and to analyze the two variables on the intensity of the visit of Taman Bunga Nusantara Agro. The research used quantitative approach with qualitative study method with descriptive explanatory technique. Techniques of data collection using accidental sampling where the researcher determines the respondents spontaneously and based on the population based on predetermined criteria. The results of this study indicate that there is influence of visitor characteristics on the use of marketing communication media and there is influence of visitor characteristics and the use of marketing communication media on the intensity of visits Agrotourism Taman Bunga Nusantara  Keywords : agro tourism, intensity of visits ,marketing communication, media usage, the charachteristic of visitors Taman Bunga Nusantara
Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Infrastruktur Desa dan Solidaritas Sosial Masyarakat Utama, Trianka Priya; Agusta, Ivanovich
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.3.2.%p

Abstract

Community participation is crucial in planning, implementing and evaluating infrastructure development. The purpose of this study is to analyze the relationship of individual characteristics and social solidarity with community participation in the village infrastructure development phase and analyze the relationship of community participation in village infrastructure development phases with the level of quality of community participation.This research uses quantitative approach supported by qualitative data, then using Rank Spearman test analysis. The results of this study indicate that individual characteristics with age and income variables are correlated to participation in all stages except the implementation stage that is not correlated to income. The level of education is not correlated to participation in all stages. Social solidarity which consists of the level of help, the level of cooperation, and the level of assistance to rural development correlated to participation in all stages of development except the level of help is not correlated to participation in the planning stage. Participation in the decision-making stage, benefits, and evaluation correlated to the level of quality of participation. Participation in the implementation phase is not related to the level of quality of participation.Keywords : community participation, infrastructure development, social solidarity ABSTRAK Partisipasi masyarakat sangat penting dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan infrastruktur. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan karakteristik individu dan solidaritas sosial terhadap partisipasi masyarakat dalam tahapan pembangunan infrastruktur desa serta menganalisis hubungan partisipasi masyarakat dalam tahapan pembangunan infrastruktur desa dengan tingkat kualitas partisipasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif didukung data kualitatif, kemudian menggunakan analisis uji Rank Spearman. Hasil penelitian ini menunjukkan karakteristik individu dengan variabel usia dan pendapatan berhubungan dengan partisipasi dalam semua tahapan kecuali tahap pelaksanaan yang tidak berhubungan dengan pendapatan. Tingkat pendidikan tidak berhubungan dengan partisipasi dalam semua tahapan. Solidaritas sosial yang terdiri dari tingkat tolong menolong, tingkat kerja sama, dan tingkat bantuan terhadap pembangunan desa berhubungan dengan partisipasi dalam semua tahapan pembangunan kecuali tingkat tolong menolong yang tidak berhubungan dengan partisipasi tahap perencanaan. Partisipasi dalam tahap pengambilan keputusan, menikmati hasil, dan evaluasi berhubungan dengan tingkat kualitas partisipasi. Partisipasi tahap pelaksanaan tidak berhubungan dengan tingkat kualitas partisipasi.Kata Kunci : partisipasi masyarakat, pembangunan infrastruktur, solidaritas sosial
Analisis Gender Rumah Tangga Tenaga Kerja Perempuan dalam Sektor Industri Garmen dengan Sistem Putting Out Dimas Erik Sumilat; Ekawati Sri Wahyuni
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.4.2.167-180

Abstract

Double burden is a situation where a woman works both on reproductive and productive activity for long hours. One of the working systems that allow women to do productive activities at the same time as reproductive is a putting-out system. However, this system may disadvantaged women in terms of wages, which will affect the income and welfare of the household. The objective of this research is to analyze the relationship between the level of gender equality to the household’s income and to the welfare of the household. This research is using a quantitative approach with survey method and supported by qualitative data. The analysis’ unit of this research is the female labours’ household with a putting-out system. This research indicated that woman experiences double burden and inequality in the access and control of resources and benefits. A household with high access and control of benefits have a higher income. A household with high access to resources and control of benefits have higher household’s welfare.Keywords: female workers, gender analysis, putting out system ABSTRAKBeban ganda merupakan situasi di mana perempuan bekerja dalam kegiatan reproduktif dan produktif dengan curahan waktu yang lama. Salah satu sistem pekerjaan yang membuat perempuan melakukan pekerjaan reproduktif dan produktif secara bersamaan adalah sistem putting out. Akan tetapi, sistem ini merugikan perempuan terutama dalam hal pengupahan, yang berakibat juga pada pendapatan dan kesejahteraan rumah tangga tenaga kerja. Tujuan umum dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan kesetaraan gender dalam rumah tangga dengan pendapatan rumah tangga dan kesejahteraan rumah tangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan didukung data kualitatif. Unit analisis penelitian ini adalah rumah tangga tenaga kerja perempuan dengan sistem putting out. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan memiliki beban ganda pada pembagian kerja dan didapati adanya ketidaksetaraan gender pada akses dan kontrol terhadap sumber daya dan manfaat. Semakin tinggi tingkat akses dan kontrol terhadap manfaat dalam rumah tangga, maka semakin tinggi juga pendapatan rumah tangga. Selain itu, semakin tinggi tingkat kontrol terhadap sumber daya dan kontrol terhadap manfaat dalam rumah tangga, semakin tinggi juga kesejahteraan rumah tangganya.Kata Kunci: tenaga kerja perempuan, analisis gender, sistem putting out
Hubungan Motivasi dan Penggunaan Internet dengan Tingkat Kepuasan pada Petani Perempuan Yedha Ristya Rohtianado; Nuraini Wahyuning Prasodjo
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.4.2.249-260

Abstract

Nowadays, the internet as an information and communication technology allows being used by all actors without exception, including those involved in agriculture. The use of the internet in the delivery of agricultural information has the opportunity to transform traditional agriculture into modern agriculture. The use of information and communication technology is very close to the identity of men. Women are often only used as objects and find various obstacles. It is suspected that there are differences among women using internet media. This research aims to analyze the relationship between characteristics and motivation with internet usage and the relation between internet usage with the level of satisfaction by women farmers. This research uses census methods to 33 women farmers KWT Puspa Sari in Kedung Badak Village. The results showed that age and income level has a significant correlation with frequency. Motivation factors have correlations with frequency and intensity. Meanwhile, the intensity has a correlation with satisfaction information.Keywords: internet, satisfaction, motivation, women farmers. ABSTRAKSaat ini internet sebagai teknologi informasi dan komunikasi yang memungkinkan untuk digunakan oleh semua pelaku tanpa terkecuali, termasuk pelaku yang menekuni bidang pertanian. Penggunaan internet dalam penyampaian informasi pertanian berpeluang untuk merubah pertanian tradisional menjadi pertanian modern. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi sangat dekat dengan identitas laki-laki. Kaum perempuan sering hanya dijadikan sebagai obyek dan menemukan berbagai kendala. Diduga terdapat perbedaan di kalangan perempuan dalam menggunakan media internet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan karakteristik dan motivasi dengan penggunaan internet serta bagaimana hubungan penggunaan media internet dengan tingkat kepuasan pada petani perempuan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sensus kepada 33 petani perempuan anggota Kelompok Wanita Tani Puspa Sari di Kelurahan Kedung Badak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor usia dan tingkat penghasilan memiliki hubungan yang signifikan dengan frekuensi. Faktor motivasi memiliki hubungan dengan frekuensi dan intensitas. Sementara itu, intensitas memiliki hubungan dengan kepuasan informasi.Kata kunci: internet, kepuasan, motivasi, petani perempuan.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN KELOMPOK DENGAN GAYA KEPEMIMPINAN KETUA KELOMPOK TANI (Kasus di Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat) Rahman, Zulfikar; Sulistiawati, Asri
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.3.3.%p

Abstract

ABSTRAK Sektor pertanian memegang peranan penting bagi Indonesia. Setiap usahatani membentuk kelompok kecil dalam mengelola pertaniannya. Keberhasilan kelompok tani dalam mencapai tujuan tidak terlepas dari andil karakteristik ketua dan kelompok tani tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu (1) mengidentifikasi karakteristik ketua kelompok tani, (2) mengidentifikasi karakteristik kelompok tani, (3) mengidentifikasi gaya kepemimpinan ketua kelompok tani, (4) menganalisis hubungan karakteristik ketua kelompok tani dan kelompok tani dengan gaya kepemimpinan ketua kelompok tani. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang dengan melibatkan 30 responden. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan data kualitatif. Analisis data menggunakan uji korelasi Rank Spearman dan tabel frekuensi tabulasi silang. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang cukup dan signifikan antara indikator umur kelompok pada karakteristik kelompok tani dengan gaya kepemimpinan. 
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kinerja Penyuluh Pertanian di Kabupaten Ciamis Jawa Barat Kurniawati, Nur Puti; Sadono, Dwi; Wahyuni, Endang Sri
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 4 No. 4 (2020)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.4.4.545-560

Abstract

Agricultural extension agent was the main spearhead in carrying out counseling. A good agricultural extension agent can be reflected in their performance. The purpose of this study were: (1) describe the characteristics of agricultural extension agent, (2) describe the level of competence, level of work motivation, and describe level of performance of agricultural extension agent, (3) analyze the relationship between characteristics of agricultural extention agent and the level of performance of agricultural extension agent, (4) analyze the relationship between the level of competency of agricultural extension agent and the level of performance of agricultural extension agent, (5) analyze the relationship between the level of motivation of agricultural extension agent and the level of performance of agricultural extension agent. Responden in this study were 48 field extension agent who are civil servant in Ciamis Regency West Java and selected by census. Data were analyzed using Rank Spearman correlation test. The results showed that agricultural extension agent in Ciamis Regency were dominated by extension agent who were old, undergraduate educated, had little training, and had a long working period. Agricultural extension agent in Ciamis Regency generally have sufficient competency which tends to be high and generally dominated by the need for achievement motivation. The results also show that there is a relationship between managerial competence and performance, social competence with performance, technical competence with performance, level of competency with performance, and the need for achievement with performance.Keywords: Agricultural Extension Agent,Competence, Motivation, Performance.
PERAN PARTISIPASI TERHADAP KEBERLANJUTAN PROGRAM PADA KOMUNITAS TOGA (TANAMAN OBAT KELUARGA) DI KAMPUNG PULO GEULIS Susanto, Didik Hari; Panjaitan, Nurmala Katrina
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.3.2.%p

Abstract

TOGA Program (Family Medicinal Plants) is a program that aims to solve problems in Kampung Pulo Geulis, but in fact there are many programs implemented but not in accordance with the problems and needs of the community. The success of a program occurs due to the participation of community participants who take part in the program which can make the program sustainable. The purpose of this study was to prove the role of participation in the sustainability of the program at the TOGA community (Family Medicinal Plants) in Kampung Pulo Geulis. The research method used in this study was to use quantitative methods combined with a qualitative research approach. The results of the study found that the participation role was moderate so the TOGA program in Kampung Pulo Geulis did not continue. The sustainability of the TOGA program is recommended to carry out activities such as holding competitions so that the program can run again and be more participatory in holding events related to the TOGA program.Keywords: Participation, Sustainability, TOGA program ABSTRAKProgram TOGA (Tanaman Obat Keluarga) merupakan program yang bertujuan untuk mengatasi masalah yang ada di Kampung Pulo Geulis, namun kenyataanya telah banyak program yang dilaksanakan tetapi tidak sesuai dengan masalah dan kebutuhan pada masyarakat. Keberhasilan suatu program terjadi akibat terdapatnya partisipasi dari peserta masyarakat yang mengikuti program tersebut yang dapat membuat program tersebut bersifat berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan adanya peran partisipasi terhadap keberlanjutan program pada komunitas TOGA (Tanaman Obat Keluarga) di Kampung Pulo Geulis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode kuantitatif dikombinasikan dengan data penelitian kualitatif. Hasil penelitian menemukan bahwa peran partisipasi berada pada kategori sedang sehingga program TOGA di Kampung Pulo Geulis tidak berlanjut. Keberlanjutan dari program TOGA ini disarankan untuk melakukan kegiatan seperti mengadakan lomba-lomba agar program dapat berjalan kembali dan lebih partisipatif dalam mengadakan acara terkait program TOGA.Kata kunci: Keberlanjutan, Partisipasi, Program TOGA

Filter by Year

2017 2025