cover
Contact Name
Mahmudi Siwi
Contact Email
Mahmudi Siwi
Phone
-
Journal Mail Official
mahmudisiwi@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM]
ISSN : 23388021     EISSN : 23388269     DOI : -
JURNAL SAINS KOMUNIKASI DAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT [JSKPM] merupakan jurnal ilmiah nasional yang menyajikan artikel-artikel hasil penelitian, review dan editorial dalam ilmu sosiologi, antropologi, politik, komunikasi, ekologi manusia, psikologi sosial, agraria, kependudukan, pendidikan, penyuluhan, tatakelola sumberdaya alam, pengembangan masyarakat dan corporate social responsibility.
Arjuna Subject : -
Articles 514 Documents
Manfaat Badan Usaha Milik Desa dan Kesejahteraan Masyarakat Lapisan Bawah Kholilah Dzati Izzah; Lala M Kolopaking
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.4.1.37-54

Abstract

The shifting of paradigmn village development pushed the government to establish the village economy through the Village-owned Enterprise (BUMDes). BUMDes has two main functions, namely as an economic institution and social institution.  The existence of BUMDes in Ponggok Village is expected to increase the community’s welfare and to reduce poverty by utilizing local resources in the village. Objectives of this research are 1) to identify household’s welfare level of Ponggok Village; 2) to identify benefits of BUMDes Tirta Mandiri, and 3) to analyze the correlation between benefits of BUMDes to household’s welfare level. This research used a quantitative approach supported with qualitative data. The result indicated a significant correlation between  benefits of BUMDes Tirta Mandiri to household’s welfare level.Keywords: BUMDes, economy, social, welfare, household ABSTRAK Pergeseran paradigma mengenai desa menjadi semangat pemerintah dalam menumbuhkan kembali perekonomian desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Badan usaha milik desa memiliki dua peran utama, yaitu sebagai institusi ekonomi sekaligus intitusi sosial. Kehadiran BUMDes Tirta Mandiri di Desa Ponggok diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kemiskinan melalui pemanfaatan sumber daya lokal.  Tujuan dari penelitian ini adalah 1) mengidentifikasi tingkat kesejahteraan rumah tangga masyarakat Desa Ponggok berdasarkan mata pencaharian utama kepala keluarga; 2) mengidentifikasi bentuk-bentuk manfaat ekonomi dan sosial dari BUMDes Tirta Mandiri; dan 3) menganalisis hubungan tingkat manfaat ekonomi dan sosial BUMDes Tirta Mandiri dengan tingkat kesejahteraan rumah tangga. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara manfaat BUMDes Tirta Mandiri dengan tingkat kesejahteraan rumah tangga masyarakat Desa Ponggok. Kata Kunci : BUMDes, ekonomi, sosial, kesejahteraan, rumah tangga
Hubungan Partisipasi Petani dengan Keberlanjutan Sistem Pertanian Terpadu Mina Padi Esti Ittaqillah; Dwi Sadono; Endang Sri Wahyuni
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.4.1.55-72

Abstract

The government is currently developing an integrated agricultural system for mina padi in order to optimize agricultural land that can increase the productivity of agricultural land, improve the welfare of farmers and support food security. Farmers participation in implementing the mina padi system is expected to support sustainable agriculture in the ecological, economic, social, technology-infrastructure and institutional dimensions. This study aims to analyze the relationship between the level of farmer participation and the sustainability of the integrated mina padi farming system. Data were collected using a questionnaire instrument and analyzed using the Rank Spearman correlation test. The results of the study involving 42 respondents showed that farmers were considered to be quite participatory and the rice mina system was quite sustainable. Farmer characteristic that significantly related to the level of participation is the level of cosmopolitan. The external factors that significantly related to the level of participation, are the role of instructors, market access, and information availability. The level of participation, in general, is significantly related to all dimensions the level of sustainability, including ecological, economic, social, infrastructure-technology, and institutional dimensions.Keywords: sustainability, mina padi, participation, integrated farming. ABSTRAKPemerintah saat ini sedang mengembangkan sistem pertanian terpadu mina padi dalam rangka mengoptimalisasi lahan pertanian yang dapat meningkatkan produktivitas lahan pertanian, menyejahterakan petani dan mendukung ketahanan pangan. Partisipasi petani dalam menerapkan sistem mina padi diharapkan dapat mendukung pertanian berkelanjutan pada dimensi ekologi, ekonomi, sosial, teknologi-infrastruktur dan kelembagaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara tingkat partisipasi petani dengan keberlanjutan sistem pertanian terpadu mina padi. Data dikumpulkan menggunakan instrumen kuesioner dan dianalisis menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian yang melibatkan 42 responden menunjukkan bahwa petani tergolong cukup partisipatif dan sistem mina padi yang cukup berkelanjutan. Karakteristik petani yang berhubungan nyata dengan tingkat partisipasi yaitu tingkat kekosmopolitan. Faktor eksternal yang berhubungan nyata dengan tingkat partisipasi yaitu, peran penyuluh, tingkat akses pasar, dan ketersediaan informasi. Tingkat partisipasi secara umum berhubungan nyata dengan semua dimensi tingkat keberlanjutan, yaitu dimensi ekologi, ekonomi, sosial, teknologi-infrastruktur dan kelembagaan.Kata kunci: keberlanjutan, mina padi, partisipasi, pertanian terpadu.
Hubungan Tingkat Keterdedahan dengan Tingkat Kepuasan Pendengar Radio Komunitas Remaja FM di Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu Reisha Widia Anggiany; Hadiyanto Hadiyanto
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.4.1.73-86

Abstract

This research is motivated by the importance of the role of community radio which is considered quite strategic, inexpensive and simple in providing agricultural information to residents, especially in rural areas. The purpose of this study was to analyze the characteristics of listeners and their relationship with the level of the listenership of the Community Radio Youth, to analyze the relationship between the broadcasts of community radio broadcasts and the level of satisfaction of the Youth Community Radio listeners. The study used a survey research method of 50 listeners to the FM Youth community radio using accidental sampling techniques, using the Chi-Square statistical test and Spearman Rank. The results of the study showed that the characteristics of respondents who had a negative and significant relationship were age with disability level, namely the frequency of listening, while the frequency and duration of listening to the level of listener satisfaction had a relationship but were not too significant.Keywords: community radio, level of involvement, level of satisfactionABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi pentingnya peranan radio komunitas yang dinilai cukup strategis, murah dan sederhana dalam memberikan informasi pertanian untuk penduduk khususnya di pedesaan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis karakteristik pendengar dan hubungannya dengan tingkat keterdedahan pendengar Radio Komunitas Remaja FM,  menganalisis hubungan keterdedahan siaran radio komunitas dengan tingkat kepuasan pendengar Radio Komunitas Remaja FM. Penelitian menggunakan metode penelitian survei kepada 50 orang pendengar radio komunitas Remaja FM dengan menggunakan teknik accidental sampling, menggunakan uji statistik Chi Square dan Rank Spearman. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa karakteristik responden yang memiliki hubungan yang negatif dan signifikan adalah umur dengan tingkat keterdedahan yaitu frekuensi mendengarkan, sedangkan frekuensi dan durasi mendengarkan dengan tingkat kepuasan pendengar memiliki hubungan tetapi tidak signifikan.Kata kunci: radio komunitas, tingkat keterdedahan, tingkat kepuasan.
Analisis Efektivitas Kelompok dalam Sekolah Peternakan Rakyat Muhammad Rezky Fadillah; Sutisna Riyanto
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.4.1.87-98

Abstract

The effectiveness of the groups in the Sekolah Peternakan Rakyat (SPR), which was established by IPB, was an interesting spotlight in this study. The group communication concepts applied in the SPR, one of which is the task function factor. The study aims to analyze group characterization factors and task function factors of farmers in Muara Enim District SPR. In addition to the effectiveness of the SPR group in Muara Enim District group characteristics, and task function factors with group effectiveness in Muara Enim District SPR. Sampling for the SPR group is based on a simple random sample by taking 10 percent of the population as respondents. The results of this study indicate that group effectiveness consists of group productivity and satisfaction of members in the SPR Muara Tigo Manunggal, District of Muara Enim. The existence of a positive relationship between communication with the aim of the existence of Muara Tigo SPR so that the achievement of group goals based on the characteristics of the group and the functions of their respective duties.Keywords: group characteristics factors, group effectiveness, SPR, task function factorABSTRAKEfektivitas kelompok dalam Sekolah Peternak Rakyat yang didirikan IPB menjadi sorotan menarik dalam penelitian ini. Konsep-konsep komunikasi kelompok yang diterapkan dalam SPR, salah satunya adalah faktor fungsi tugas. Penelitian bertujuan untuk menganalisis faktor ciri kelompok dan faktor fungsi tugas anggota peternak di SPR Kecamatan Muara Enim. Selain efektivitas kelompok SPR di Kecamatan Muara Enim, ditinjau pula hubungan faktor ciri kelompok, dan faktor fungsi tugas dengan efektivitas kelompok di SPR Kecamatan Muara Enim. Pengambilan sampel untuk kelompok SPR berdasarkan sampel acak sederhana dengan mengambil 10 persen dari populasi sebagai responden.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa Efektivitas kelompok yang terdiri dari produktivitas kelompok dan kepuasan anggota di SPR Muara Tigo Manunggal, Kecamatan Muara Enim sangat baik. Adanya Hubungan positif antara komunikasi dengan tujuan dari adanya SPR Muara Tigo sehingga tercapainya tujuan kelompok berdasarkan cirri kelompok dan fungsi tugasnya masing-masing.Kata kunci: faktor ciri kelompok, faktor fungsi tugas, keefektifan kelompok, SPR
Pengaruh Program Hutan Kemasyarakatan terhadap Sistem Tenurial dan Pendapatan Petani Pratama, Muhammad Aldy Ilham; Adiwibowo, Soeryo
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 4 No. 3 (2020)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.4.3.275-288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh program Hutan Kemasyarakatan terhadap perubahan sistem tenurial, strategi nafkah, dan pendapatan petani sebagai peserta program. Penelitian ini dilakukan pada Hutan Kemasyarakatan (HKm) yang dilaksanakan di dalam kawasan Hutan Lindung Bukit Daun Register 5, khususnya Kelompok Tani Hutan Kemasyarakatan (KTHKm) Hutan Lestari, Desa Air Lanang, Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif (metode sensus) yang didukung oleh data kualitatif. Data kuantitatif diperoleh dengan cara melakukan wawancara menggunakan kuesioner terstruktur kepada seluruh anggota kelompok. Hasil penelitian menunjukkan, pertama, program HKm mengubah sistem tenurial petani sebelumnya, terutama pada aspek status penguasaan lahan (hak), lama penguasaan lahan, dan pola bagi hasil. Kedua, program HKm mengubah strategi nafkah petani. Sebelum program HKm, sektor off farm dan non farm merupakan nafkah utama petani terutama mereka yang penguasaan lahannya terbatas/sempit di luar kawasan hutan. Namun, setelah program berjalan sektor on farm merupakan nafkah utama. Ketiga, program HKm mengubah secara signifikan pendapatan rumah tangga petani. Rata-rata pendapatan meningkat dari Rp18.390.000/rumah tangga/tahun sebelum mengikuti program, menjadi Rp31.683.000/rumah tangga/tahun setelah mengikuti program HKm.Kata kunci: Hutan Kemasyarakatan, sistem tenurial, strategi nafkah, pendapatan rumah tangga=============ABSTRACTThis study aims to analyze the effect of the Community Forestry Program on the tenurial systems, livelihood strategies, and farmers' household income. The above-mentioned effect is observed at the Community Forest Farmer Group (KTHKm) namely Hutan Lestari located at the Bukit Daun Protected Forest Register 5, Bengkulu. A quantitative approach (sensus method) supported by qualitative data collection is applied. The data obtained through interviews using a structured questionnaire to all member of the mentioned farmer group. The results show that, first, the HKm program change significantly the land tenure system, in particular the land rights, length of tenure, as well as the profit sharing. Secondly, the program changes significantly the livelihood strategy of the farmers. Before the program, the livelihood of the farmer rest upon the non farm and off farm sectors particularly the small farmers. After the HKm, the livelihood of the small farmers shifts to on farm sector.  Third, the average farmer’s income increased significantly from Rp. 18,390,000/household/year before the program; to Rp. 31,683,000/household/year after follow the HKm program.Keywords: Community Forest Program, tenurial system, livelihood strategy, income
Hubungan Kebutuhan Belajar dengan Kemampuan Aksara dan Dampaknya terhadap Pemberdayaan Perempuan Majida, Inas; Muljono, Pudji
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 4 No. 4 (2020)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.4.4.491-502

Abstract

Pemberantasan buta aksara melalui Program keaksaraan dasar adalah salah satu bentuk pemberdayaan perempuan yang akan mempengaruhi pembangunan nasional. Upaya pemberdayaan perempuan bersifat strategis, karena perempuan yang telah melek aksara akan mempunyai kemandirian dan kepercayaan diri dalam mengatur perekonomian keluarga yang secara tidak langsung akan mengurangi kemiskinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan kebutuhan belajar dengan kemampuan aksara warga belajar dan menganalisis dampaknya terhadap pemberdayaan perempuan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif. Analisis data yang digunakan adalah Analisis tabulasi silang dan uji statistik Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kebutuhan belajar internal nonfisik dengan kemampuan membaca dan menulis. Hubungan yang signifikan juga terdapat pada kemampuan membaca dan menulis dengan pemberdayaan meliputi aspek pendidikan, aksesibilitas dan tindakan.Kata kunci: program keaksaraan dasar, kemampuan aksara, pemberdayaan perempuan, kebutuhan belajar=====ABSTRACTEradication of illiteracy through Basic Literacy Programmes is a form of empowerment of women what will affect national development. Women’s empowerment efforts are strategic because women who have literacy will have confidence in the independence and set up a family economy indirectly will reduce the level of poverty. The purpose of this paper is to analyze the relationship of learning needs with the success of the Basic Literacy Program and to analyze the impact on the women empowerment. This research using a quantitative approach that is supported by qualitative data. The analysis of the data used Cross Tabulation Analysis and use Rank Spearman statistic test. The result of the research showed that there is a significant correlation between reading and writing ability. There is a significant correlation between reading and writing ability and empowerment which included aspects of education, accessibility, and action.Keywords: basic literacy program, the effectiveness of the program, the level of women empowerment, the level of fulfilment      
Keefektifan Diseminasi Informasi Cyber Extension melalui Telepon Genggam Robbiansyah, Fathan; Sumardjo, Sumardjo
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 4 No. 4 (2020)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.4.4.503-516

Abstract

Cyber extension merupakan sebuah upaya untuk menggunakan jaringan internet, akses dunia maya dan multimedia interaktif digital, untuk memfasilitasi penyebarluasan berbagai informasi yang dapat membantu menyelesaikan masalah serta mengembangkan pertanian. Perlu diketahui faktor apa yang berperan penting dalam keefektifan penyebaran informasi dan bagaimana hubungannya dengan peningkatan kapasitas petani. Tujuan penelitian ini adalah (1) Menganalisis hubungan setiap indikator karakteristik individu petani dengan keefektifan diseminasi informasi yang dirasakan oleh petani; (2) Menganalisis hubungan antara aksesibilitas informasi petani dengan keefektifan diseminasi informasi yang dirasakan oleh petani; dan (3) Menganalisis hubungan intensitas mengakses informasi dan melakukan komunikasi dalam bidang pertanian dengan keefektifan diseminasi informasi yang dirasakan oleh petani. Pengambilan data dilakukan dengan metode sensus, sebagai data primer dengan panduan kuesioner dan data kualitatif digunakan peneliti dengan melakukan wawancara mendalam kepada responden dan informan menggunakan panduan pertanyaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Karakteristik individu yang menunjukkan hubungan yang sangat kuat dengan keefektifan diseminasi informasi yang dirasakan oleh petani adalah tingkat kekosmopolitan; (2) Aksesibilitas informasi berhubungan sangat kuat dengan keefektifan diseminasi informasi yang dirasakan oleh petani; dan (3) Indikator intensitas komunikasi interaktif dalam bidang pertanian menunjukkan hubungan kuat dengan keefektifan diseminasi informasi yang dirasakan oleh petani.Kata Kunci : aksesibilitas informasi, keefektifan diseminasi informasi, manfaat cyber extension=====ABSTRACT Cyber extension is an effort to use the internet networks, cyberspace access and digital interactive multimedia, to facilitate the dissemination of various information that can help solve the agricultural problem and develop the farming. It is necessary to know what factors play an important role in the effective dissemination of information and how it relates to increasing the capacity of farmers. The objectives of this study are (1) To analyze the relationship between the indicator of farmer individual characteristics and the effectiveness of information dissemination that felt by farmers; (2) Analyzing the relationship between information accessibility and the effectiveness of information dissemination that felt by farmers; and (3) Analyzing the relationship of accessing information and communication intensity in agriculture field with the effectiveness of information dissemination that felt by farmers. Data was collected by the census method as primary data with questionnaire guidance and qualitative data used by researchers by conducting in-depth interviews with informants using question guides. The results showed that (1) Individual characteristics that showed a very strong association with the effectiveness of information dissemination that felt by farmers were the level of cosmopolitanism; (2) Information accessibility has a very strong association with the effectiveness of information dissemination that felt by farmers; and (3) The intensity of interactive communication in agriculture showed a very strong association with the effectiveness of information dissemination that felt by farmers.Keywords: benefits of cyber extensions, the effectiveness of information dissemination, information accessibility
Hubungan Iklim Komunikasi Organisasi dengan Kepuasan Kerja untuk Meningkatkan Kinerja Aparatur Pemerintahan Desa Oktavianita, Bella; Sarwoprasodjo, Sarwititi
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 4 No. 4 (2020)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.4.4.517-526

Abstract

Iklim komunikasi organisasi merupakan persepsi pegawai mengenai peristiwa yang terjadi di lingkungannya. Kantor Desa Cibalung, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor merupakan salah satu kantor desa yang memiliki berbagai prestasi. Prestasi yang sudah diraih tentu saja tidak lepas dari peran kinerja aparatur pemerintahan desa dan masyarakat yang terlibat dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan kepuasaan kerja yang dirasakan. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan iklim komunikasi organisasi dengan kepuasan kerja dan hubungan kepuasan kerja dengan kinerja aparatur pemerintahan desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei dengan kuesioner yang didukung oleh data kualitatif melalui teknik wawancara mendalam dan studi literatur dengan responden sebanyak 36 orang. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat hubungan nyata antara iklim komunikasi organisasi dengan kepuasan kerja dan hubungan sangat nyata antara kepuasan kerja dengan kinerja aparatur pemerintahan desa.Kata Kunci: iklim komunikasi, kepuasan kerja, kinerja, komunikasi organisasi=====ABSTRACTOrganizational communication climate was the employee's perception of events that occurred in their environment. The Cibalung Village Office, Cijeruk Subdistrict, Bogor District was one of the village offices that had various achievements. The achievements that have been achieved certainly could not be separated from the role of the performance of the village government apparatus and the community involved in creating a productive work environment and perceived job satisfaction. Therefore, this study aimed to analyze the relationship of organizational communication climate with job satisfaction and the relationship of job satisfaction with the performance of village government officials. This study used a quantitative approach through a survey method with a questionnaire supported by qualitative data through in-depth interview techniques and literature studies with 36 respondents. The results obtained indicated that there was a real relationship between organizational communication with job satisfaction and the very obvious relationship between job satisfaction by the performance of the village government apparatus.Keywords: communication climate, job satisfaction, performance, organizational communication
Analisis Tingkat Partisipasi dengan Tingkat Kesejahteraan Kelompok Sadar Wisata Pada Pengelolaan Pariwisata Dieng Tsonya Yumna Afifa; Rilus A Kinseng
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 4 No. 5 (2020): JSKPM
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v4i5.629

Abstract

ABSTRACTDieng Kulon Tourism is tourism in Banjarnegara District which is closely related to cultural tourism, historical tourism, and nature tourism. In the development of tourism, the community is involved as a whole so that it has a positive impact on the joints of life. Therefore, this study aims to look at member of Pokdarwis participation that is linked to their well-being. This research uses quantitative research methods supported by qualitative data. The number of respondents in this study were 50 respondents. The results obtained indicate that there is a strong relationship between the level of participation with the level of welfare of Pokdarwis Dieng Pandawa members. Keywords: participation, welfare, tourismABSTRAKPariwisata Dieng Kulon merupakan pariwisata yang ada di Kabupaten Banjarnegara yang erat kaitannya dengan wisata budaya, wisata sejarah, dan wisata alam. Dalam pengelolaan pariwisatanya, masyarakat dilibatkan sehingga menimbulkan dampak positif pada sendi kehidupannya.  Maka dari itu,  penelitian ini bertujuan untuk melihat partisipasi anggota Pokdarwis yang dihubungkan dengan kesejahteraan mereka. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang didukung dengan data kualitatif. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 50 responden. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara tingkat partisipasi dengan tingkat kesejahteraan anggota Pokdarwis Dieng Pandawa.Kata kunci: partisipasi, kesejahteraan, pariwisata
Pengaruh Keragaman Strategi Adaptasi terhadap Tingkat Taraf Hidup Migran Sektor Informal Yusnita, Yusnita; Nurdinawati, Dina
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 4 No. 3 (2020)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.4.3.289-308

Abstract

Migrasi dari desa ke kota biasanya didorong oleh tertinggalnya pertumbuhan desa dibandingkan dengan pertumbuhan kota. Di perkotaan, sektor informal menjadi salah satu alternatif dalam mencari lapangan kerja. Perubahan tempat tinggal dan tempat bekerja dari desa ke kota mengharuskan migran untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keragaman strategi adaptasi terhadap tingkat taraf hidup migran sektor informal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif didukung pendekatan kualitatif. Data kuantitatif diolah menggunakan uji regresi dengan pemilihan responden menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh antara keragaman strategi adaptasi sosial dan ekonomi terhadap tingkat taraf hidup migran. Strategi adaptasi sosial yang dominan diterapkan migran ialah  mengikuti organisasi kedaerahan dan melakukan interaksi sesama pendatang, sedangkan strategi adaptasi ekonomi yang dominan diterapkan ialah memilih jenis barang dagangan yang sama dengan migran terdahulu, berinvestasi dan menghemat pengeluaran.Kata kunci: adaptasi ekonomi, adaptasi sosial, taraf hidup==========ABSTRACTThe migration from rural to urban areas is usually driven by lagging rural growth compared to urban growth. In urban areas, the informal sector is one alternative in finding employment. The change of residence and workplace from village to city requires migrants to adjust to their new environment to get a better life. This study aims to analyze the effect of the diversity of adaptation strategies on the standard of living of migrants in the informal sector. The method used in this research is a quantitative approach supported by a qualitative approach. Quantitative data is processed using a regression test with the selection of respondents using a purposive sampling technique. The results showed an influence between the diversity of social and economic adaptation strategies for migrant living standards. The dominant social adaptation strategy applied by migrants is to follow regional organizations and interact with fellow migrants, while the dominant economic adaptation strategy applied is to choose the same type of goods for sale as previous migrants, invest and save expenses.Keywords: economy adaptation, living standard, social adaptation

Filter by Year

2017 2025