cover
Contact Name
Mahmudi Siwi
Contact Email
Mahmudi Siwi
Phone
-
Journal Mail Official
mahmudisiwi@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM]
ISSN : 23388021     EISSN : 23388269     DOI : -
JURNAL SAINS KOMUNIKASI DAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT [JSKPM] merupakan jurnal ilmiah nasional yang menyajikan artikel-artikel hasil penelitian, review dan editorial dalam ilmu sosiologi, antropologi, politik, komunikasi, ekologi manusia, psikologi sosial, agraria, kependudukan, pendidikan, penyuluhan, tatakelola sumberdaya alam, pengembangan masyarakat dan corporate social responsibility.
Arjuna Subject : -
Articles 514 Documents
Strategi, Kerentanan, dan Resiliensi Nafkah Rumahtangga Petani di Daerah Rawan Bencana Banjir Brigita, Stevani; Sihaloho, Martua
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.836 KB) | DOI: 10.29244/jskpm.2.2.239-254

Abstract

Flooding is a natural disaster that provides various impacts on life, especially for the survival of farm households. Farmers in doing the farming certainly depends on the nature and weather. Floods certainly have an impact because it can make the crops decline even to the occurrence of crop failure. Facing such circumstances requires farmers' households to determine the livelihood structures undertaken and demand that farm households determine how to conduct livelihood strategies in order to maintain and improve existing livelihoods. A livelihood strategy is a person's or a group's way of meeting their needs or achieving an improvement in life. The livelihood strategies undertaken will affect the vulnerability of a household and have a relationship with the resilience of the farm household in the event of a flood disaster. Livelihood structures and livelihood strategies of farm households living in flooded areas may be different from those in other areas not experiencing crisis or flood disaster. The purpose of this research is to analyze the strategy, vulnerability and resilience of household livelihoods of farmers in flood-prone areas.Keywords : farm household, livelihood strategy, resilience, vulnerability---------------------- ABSTRAK Banjir merupakan suatu bencana alam yang memberikan berbagai dampak terhadap kehidupan, khususnya bagi keberlangsungan hidup rumahtangga petani. Petani dalam melakukan usahataninya tentunya sangat bergantung dengan keadaan alam dan cuaca sekitar. Bencana banjir tentunya memberi dampak karena dapat membuat hasil panen menurun bahkan sampai terjadinya gagal panen. Menghadapi keadaan tersebut menuntut rumahtangga petani untuk menentukan struktur nafkah yang dilakukan dan menuntut rumahtangga petani menentukan bagaimana melakukan strategi nafkah dalam upaya mempertahankan dan meningkatkan sumber nafkah yang ada. Strategi nafkah adalah cara seseorang atau kelompok untuk memenuhi kebutuhan mereka atau mencapai peningkatan hidup. Strategi nafkah yang dilakukan akan berpengaruh terhadap kerentanan suatu rumahtangga dan memiliki hubungan dengan ketahanan (resiliensi) rumahtangga petani dalam menghadapi situasi bencana banjir. Struktur nafkah dan strategi nafkah rumahtangga petani yang tinggal di kawasan terpapar banjir dapat saja berbeda dengan wilayah lain yang tidak mengalami situasi krisis atau bencana banjir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi, kerentanan dan resiliensi nafkah rumahtangga petani di wilayah rawan bencana banjir.Kata Kunci : kerentanan, resiliensi, rumahtangga petani, strategi nafkah
Hubungan Sikap dan Motivasi Kerja dengan Kinerja Kader Posyandu (Kasus: Desa Coper dan Desa Kutuwetam, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo) Kusumawardani, Ade Sintya; Muljono, Pudji
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.893 KB) | DOI: 10.29244/jskpm.2.2.223-238

Abstract

Health development is important to build the quality of people in a country, one of them is based health service public participation. Cadres would be seen attitude and her motivation inbeing healthcare community. A affectiver of cadre posyandu can be seen from cognitive aspects, affective, and conative. Attitude and motivation will be connected with the perfomance of Posyandu cadres such as cooperation, utilization of time, attendace rates, quality of work, and quantity of work. This paper aims to find out correlation of attitude and motivation Posyandu participant with the perfomance of Posyandu cadres. This research used a quantitative approach support by qualitative data. Methods used in research this is the method survey with respondents as many as 35 people.The resulut of this research, there are significant corelation between attitude with the motivation work cadres is 0,390, and there are corelation between attitude with the perfomance cadres is 0,322 and there are corelation between motivation work with the perfomance cadres is 0,375. Keyword: attitude, cadres of Posyandu, motivation, perfomance.-------------------------------ABSTRAKPembangunan kesehatan merupakan hal yang penting dalam membangun kualitas manusia di suatu negara salah satunya dengan melakukan pelayanan kesehatan berbasis partisipasi masyarakat. Sikap kader terhadap kegiatan-kegiatan Posyandu mencakup aspek kognisi, afeksi, dan konasi. Aspek motivasi kerja mencakup motivasi eksternal dan internal. Sikap dan motivasi kerja ini akan dihubungkan dengan kinerja kader Posyandu seperti kerjasama, pemanfaatan waktu, tingkat kehadiran, kualitas kerja, dan kuantitas kerja. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sikap dan motivasi dengan kinerja kader. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang didukung dengan data kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan responden sebanyak 35 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan, terdapat hubungan signifikan antara sikap dengan motivasi kerja kader sebesar 0,390 serta hubungan antara sikap denga kinerja sebesar 0,322 dan terdapat hubungan antara  motivasi kerja dengan kinerja sebesar 0,375.Kata kunci: kinerja, kader Posyandu, motivasi, sikap.
Hubungan Tingkat Partisipasi dengan Tingkat Keberhasilan Program Desa Mandiri Pangan Sari, Nadia Yunita; Sadono, Dwi
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 2, No 3 (2018)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.579 KB) | DOI: 10.29244/jskpm.2.3.301-316

Abstract

Desa Mandiri Pangan Program is a community empowerment program under the Food Security. An empowerment program requires community participation for the success of the program. This study aims to, analyze the level of participation in the Program Desa Mandiri Pangan, analyze the success rate Program Desa Mandiri Pangan, and analyze the relationship between level of participation with success rates of Program Desa Mandiri Pangan. The method used in this research is quantitative method with a questionnaire and supported by qualitative data depth interviews with informants and respondents using the guide questions. The number of respondents in this study were 30 respondents were selected using snowball technique. The study states that members of the Village Independent Food program enough to participate in running the Village Independent Food program, especially at the stage to enjoy the results, the factors which have a real connection is the status or position. Desa Mandiri Pangan Program quite successful, but there is a weak correlation between the level of participation by Demapan program's success.Keywords: community development program, success, participation---------------------------ABSTRAKProgram Desa Mandiri Pangan adalah program pemberdayaan masyarakat di bawah Ketahanan Pangan. Program pemberdayaan memerlukan partisipasi masyarakat untuk keberhasilan program. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat partisipasi dalam Program Desa Mandiri Pangan, menganalisis tingkat keberhasilan Program Desa Mandiri Pangan, dan menganalisis hubungan antara tingkat partisipasi dengan tingkat keberhasilan Program Desa Mandiri Pangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan kuesioner dan didukung oleh wawancara mendalam data kualitatif dengan informan dan responden menggunakan pertanyaan panduan. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 30 responden yang dipilih menggunakan teknik snowball. Hasil penelitian menyatakan bahwa anggota program Desa Mandiri Pangan cukup berpartisipasi dalam menjalankan program Desa Mandiri Makanan, terutama pada tahap untuk menikmati hasilnya, faktor-faktor yang memiliki hubungan nyata adalah status atau kedudukannya. Program Desa Mandiri Pangan cukup sukses, namun ada korelasi lemah antara tingkat partisipasi dengan keberhasilan program Demapan.Kata kunci: program pengembangan masyarakat, keberhasilan, partisipasi
Peranan Modal Sosial terhadap Kondisi Kerja dan Pendapatan Pekerja Migran Muda Sektor Informal Setiadiputra, Muhamad Haris Zamaludin; Wahyuni, Ekawati Sri
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 2, No 3 (2018)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.711 KB) | DOI: 10.29244/jskpm.2.3.363-382

Abstract

Agricultural sector are no longer being seen as choice of occupation by the rural youth. Perception and aspiration of parents and rural youth towards agricultural related job has pushed them away to migrate and find job in urban area. Informal job in general has always become the type of job which being dominated by rural youth since they can benefited from the social capital they possesed to gain access, capital, and neccesary skills to enter informal job. One of the aformentioned sector is angkot informal transportation service provider. Angkot working environtment are characterized by flexible working hour, low capital, and organized by informal norms and unregistered institution. The result indicate that social capital play an important role in determining driver’s working environtment which composed of working status, operational cost, and working duration. The findings also shown that driver’s working environtment detrimental towards their level of income.Keywords: Informal Sector, Social capital, Angkot paratransit---------------------ABSTRAKSektor pertanian sebagai sektor dengan penyerapan tenaga kerja yang tinggi di desa saat ini tidak lagi dipandang sebagai pilihan pekerjaan bagi pemuda pedesaan. Perubahan aspirasi orangtua dan persepsi pemuda pedesaan terhadap sektor pertanian mendorong mereka untuk melakukan migrasi dan mencari pekerjaan di daerah perkotaan. Sektor informal merupakan pekerjaan yang umumnya dimasuki oleh pemuda perdesaan karena dapat memanfaatkan modal sosial untuk memperoleh jaminan akses, modal, dan keterampilan untuk masuk ke dalam bidang pekerjaan tersebut. Salah satu bidang dalam sektor informal tersebut adalah bidang transportasi dalam kota dan antar kota yang dikenal sebagai “angkot”. Angkutan Kota “Angkot” memiliki flexibilitas jam kerja dan di organisir oleh asosiasi yang tidak terkena regulasi langsung dari pemerintah. Hasil penelitian menunjukan bahwa modal sosial berperan dalam menentukan kondisi kerja supir angkot yang terdiri dari status supir, biaya operasional, dan durasi bekerja. Pada peneltian ditemukan juga komponen variabel kondisi kerja berperan dalam menentukan tingkat pendapatan supir angkot.Kata kunci: sektor informal, modal sosial, angkutan kota
Halaman Cover Agusta, Ivanovich
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 1, No 4 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1299.86 KB) | DOI: 10.29244/jskpm.1.4.i-iii

Abstract

http://ejournal.skpm.ipb.ac.id/index.php/jskpm/article/view/269
Partisipasi Pemuda Desa dalam Perkembangan Usaha BUMDES “TIRTA MANDIRI” Kasila, Morni; Kolopaking, Lala M
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.198 KB) | DOI: 10.29244/jskpm.2.1.43-58

Abstract

ABSTRACTVillage-owned enterprises (BUMDes) is an economic institution of village which aims to move the economies of rural community Local community, especially youth of village had the potential to develop businesses from BUMDes because they had creative ideas. The objectives of this research are analyze level of youth participation in BUMDes “Tirta Mandiri”, analyze the factors that determine of youth participation, and analyze relationship of youth participation to  development businesses of BUMDes “Tirta Mandiri”.  This research used quantitative method and supported by qualitative data. Based on data  collection, it was found that, first the highest youth participation is at the stage of implementation, second communication is a factor that has relationship with youth participation. Therefore, good communication between parties in BUMDes “Tirta Mandiri” can facilitate the youth to working together. Third, the high participation of youth give progress to development businesses of BUMDes “Tirta Mandiri” from the institutional side, member capability and market product expansion.Keywords: BEMDes, youth participation  and business development of BUMDes---------------------------ABSTRAKBadan Usaha Milik Desa (BUMDes) adalah sebuah lembaga ekonomi desa yang bertujuan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat desa. Masyarakat setempat, khususnya pemuda berpontensi untuk mengembangkan usaha dari BUMDes, disebabkan mereka memiliki ide-ide kreatif. Tujuan penelitian adalah menganalisis tingkat partisipasi pemuda dalam BUMDes “Tirta Mandiri”, menganalisis faktor yang menentukan partisipasi pemuda, dan menganalisis hubungan partisipasi pemuda terhadap perkembangan BUMDes “Tirta Mandiri”. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang didukung data kualitatif. Berdasarkan data yang dikumpulkan, ditemukan bahwa pertama, partisipasi pemuda dalam BUMDes paling tinggi pada tahap pelaksanaan. Kedua, tingkat komunikasi adalah faktor yang memiliki hubungan terhadap tingkat partisipasi pemuda, sebab komunikasi yang baik antara pihak didalam BUMDes memudahkan pemuda untuk bekerja sama. Ketiga, tingginya partisipasi pemuda memberikan kemajuan terhadap perkembangan BUMDes “Tirta Mandiri” dari segi kelembagaan, kemampuan anggota dan perluasan pasar produk.Kata kunci: BUMDes, partisipasi pemuda dan perkembangan usaha BUMDes
Tingkat Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Wisata Berbasis Potensi Desa di Kampung Wisata Situ Gede Bogor Marysya, Popy; Amanah, Siti
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.735 KB) | DOI: 10.29244/jskpm.2.1.59-70

Abstract

ABSTRACT Community participation in tourism management is a thing considered will be a tourism area development booster. In Situ gede is a new tourism which is maximizing the villager around that will be a management tourism area delvelopment booster. The development of a tourist area is supported by community participation in tourism management. The research aim to analyze the relationship of community participation in tourism management based village tourism potential in Situ Gede Bogor. Determining the respondent is using survey method by a spread 30 questionnaires to tourism busniessmen in Situ Gede. The characteristics of respondents are age, number of family members of education and duration of stay. The results of this study indicate that bthere is a significant relationship between age, duration and potential tourism area with participation rate.Keywords: participation community, tourism developent, village based tourism------------------- ABSTRAKPartisipasi masyarakat dalam pengelolaan sebuah pariwisata dianggap sebuah hal yang menjadi pemicu pengembangan suatu kawasan wisata. Kelurahan Situ Gede merupakan tempat wisata baru yang memaksimalkan partisipasi masyarakat sekitar yang menjadi pengelola kawasan dalam pengembangan kawasan wisata. Berkembangnya suatu kawasan wisata didukung dari partisipasi masyarakat dalam mengelolanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan wisata berbasis potensi desa di kawasan wisata Situ Gede, Bogor. Penentuan responden melalui metode survey yang disebar ke 30 pelaku usaha wisata di Situ Gede. Karakteristik responden yaitu umur, jumlah anggota keluarga,pendidikan dan lama menetap. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapatnya hubungan yang signifikan antara umur, lama menetap dan potensi kawasan wisata dengan tingkat partisipasi.Kata kunci: desa wisata, partisipasi masyarakat, pengembangan wisata
Analisis Tingkat Keberlanjutan Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan Daerah Berbasis Masyarakat Muharara, Cindy Pricilla; Satria, Arif
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.14 KB) | DOI: 10.29244/jskpm.2.2.255-270

Abstract

The principles of sustainable development should be implemented in resource management, one of them by developing a Marine Protected Areas (MPA). This paper aims to analyze the sustainability level of community-based resource management in marine protected areas in Lembongan Village, Nusa Penida, Klungkung, Bali Province. The method used in this research is a quantitative approach with survey to 40 respondents and supported by qualitative data. Quantitative data analysis was performed using Multidimensional Scaling (MDS). The results of this research indicate that category from the sustainability level of community-based resource management in MPA of Nusa Penida is good, with stress score is 0.05100 or 5,1 percent, with RSQ is 0.98980 because of Awig-awig’s local wisdom.Keyword: community-based natural resource management (CBM), marine protected areas, sustainable resource management -----------------------ABSTRAKPrinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan hendaknya diimplementasikan dalam pengelolaan sumber daya, salah satunya dengan mengembangkan Kawasan Konservasi Perairan (KKP). Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keberlanjutan dari pengelolaan sumber daya berbasis masyarakat di kawasan konservasi perairan daerah (KKPD) di Desa Lembongan, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 40 responden dan didukung oleh data kualitatif. Analisis data kuantitatif menggunakan Multidimensional Scaling (MDS). Hasil MDS menunjukkan bahwa tingkat keberlanjutan pengelolaan sumber daya alam di KKPD Nusa Penida termasuk dalam kategori baik, dengan nilai stress 0.05100 atau 5,1 persen, dengan RSQ sebesar 0.98980 karena ada kearifan lokal Awig-awig.Kata Kunci: kawasan konservasi perairan, pengelolaan sumber daya alam berbasis masyarakat (PSBM), pengelolaan sumber daya berkelanjutan
Hubungan antara Keterdedahan Tayangan Iklan Komersial Makanan Ringan dan Dukungan Sosial dengan Perilaku Jajan Anak Dewi, Tania Linggarsari; Virianita, Ratri
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.588 KB) | DOI: 10.29244/jskpm.2.2.181-194

Abstract

The purposes of this research are to describe: children’s television snacks advertisment exposure, children’s social support in Tanjungsari Village, and to analize  the relation between  televison commercial  snacks advertisment exposure and social support with children's snacking behavior.This research was conducted in Tanjungsari Village, cijeruk Bogor district. Using quantitave method supported by qualitative data. The results showed high exposure of television snacks commercial advertisement on children, and low social support. The results also showed that there is a relation of televison commercial  snacks advertisment exposure (rs = 0.480 **, ρ < 0.01), and social support (rs = -0.323*, p < 0.05) on snacking behaviorKeyword: advertisment exposure, snacking behavior--------------------------ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: keterdedahan anak usia sekolah dasar pada tayangan iklan komersial makanan ringan di televisi, keadaan dukungan sosial yang dimiliki anak usia sekolah dasar di Desa Tanjungsari, dan menganalisis hubungan keterdedahan anak pada tayangan iklan komersial makanan ringan di televisi dan dukungan sosial dengan perilaku jajan anak usia sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan di Desa Tanjungsari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan didukung oleh data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan keterdedahan anak terhadap tayangan iklan komersial makanan ringan tergolong tinggi, dan dukungan sosial yang dimiliki anak tergolong rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara keterdedahan tayangan iklan komersial makanan ringan (rs = 0.480 **, ρ < 0.01), dan dukungan sosial (rs = -0.323*, p < 0.05) dengan perilaku jajan anak.Kata kunci : keterdedahan iklan, perilaku jajan
Analisis Perilaku Ibu Rumah Tangga Bantaran Sungai Citampian dalam Mengelola Sampah Rumah Tangga Darmawan, Rahmat; Fatchiya, Anna
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol 2, No 4 (2018)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.651 KB) | DOI: 10.29244/jskpm.2.4.431-440

Abstract

The main problems are in Bogor is the pollution of the river dominated by the waste from domestic. Causes of the pollution of the river is the behaviour of the community in managing household garbage. Ecovillage program is one of the effort to reduce the pollution of the river through outreach to the community in managing household garbage. The purpose of this research is to analyze the behaviour of the Riverbanks society Citampian in managing household garbage. The method used was a survey method with the use of quantitative data in the form of interviews with housewives. The result of this research show revenue and support outreach environment affect behaviour of housewives in managing household garbage, exactly on the aspect of cognitive, affective, and action.Keywords : behavior, household garbage, riverbanks society------------------------------ ABSTRAK Permasalahan utama yang berada di Kabupaten Bogor adalah pencemaran sungai yang berasal sebagian besar dari limbah dari domestik. Salah satu penyebab dari permasalahan utama pencemaran sungai adalah perilaku masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga. Program ecovillage merupakan salah satu upaya untuk mengurangi pencemaran sungai melalui penyuluhan kepada masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perilaku ibu rumah tangga Bantaran Sungai Citampian dalam mengelola sampah rumah tangga. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan menggunakan data kuantitatif berupa kuesioner yang didukung oleh data kualitatif berupa wawancara mendalam dengan ibu rumah tangga. Hasil penelitian ini menunjukkan pendapatan rumah tangga dan dukungan penyuluhan lingkungan mempengaruhi perilaku ibu rumah tangga dalam mengelola sampah rumah tangga, tepatnya pada aspek kognitif, afektif, dan tindakan.Kata Kunci : masyarakat bantaran sungai, perilaku, sampah rumah tangga

Page 7 of 52 | Total Record : 514


Filter by Year

2017 2025