cover
Contact Name
Anggi
Contact Email
tiasenja91@gmail.com
Phone
+6281215055579
Journal Mail Official
tiasenja91@gmail.com
Editorial Address
Universitas Padjajaran
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
PRofesi Humas
ISSN : -     EISSN : -     DOI : DOI jurnal: https://doi.org/10.24198/prh
PRofesi Humas published by LP3 Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran. ISSN 2528-6927 (printed), ISSN 2541-3678 (Online). Incorporate with IPRAHUMAS. PRofesi Humas publish selected paper under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Publishes twice a year. PRofesi Humas provide an open access to public for reading abstract and full papers. PRofesi Humas focused on Public Relations studies. Each edition. PRofesi Humas received manuscripts that had focus on the following issues below with interdisciplinary and multidisciplinary approach. Every article that goes to the chief editorial will be send to section editor through Initial Review processes. Then, the articles will be sent to the peer reviewers to get Double Blind Peer Review Process. Then, the articles will be returned to the authors to revise. These processes take few months. In the each manuscript, peer reviewer will be rated from the substantial and technical aspects. The peer reviews have expertise in Political Public Relations, Public Relations Management, Public Relations Crisis, Public Relations and Publics, Public Relations Audit, Marketing Public Relations, Corporate Social Responsibility (CSR), and Human Relations. They were also experienced in the prestigious journal management and publication that was spread around the national and abroad. Jurnal PRofesi Humas accredited by Kemenristekdikti RI (Sinta 2) based on SK No. 10/E/KPT/2019
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 140 Documents
Promosi dan pemasaran pariwisata objek wisata Tirta Sinongko dalam upaya menarik wisatawan Novita Prastiani; Rhesa Zuhriya Pratiwi
PRofesi Humas Vol 5, No 1 (2020): PRofesi Humas Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 10/E/KPT/2019
Publisher : LP3 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.399 KB) | DOI: 10.24198/prh.v5i1.21311

Abstract

Maraknya sejumlah objek wisata lokal di beberapa wilayah Indonesia menjadi penanda terhadap pentingnya aset pariwisata sebuah kota. Konsep pariwisata lokal yang ada merujuk pada pariwisata daerah yang identik budaya masyarakat setempat. Secara tidak langsung, adanya objek wisata lokal mampu memberikan ciri khas bagi sebuah daerah karena merefleksikan hasil cipta, karsa, dan karya atas budaya masyarakat yang berbeda dengan wilayah lainnya. Salah satu indikator yang menunjukkan bahwa objek wisata dinyatakan berhasil adalah dengan banyaknya jumlah wisatawan yang hadir dan mengunjungi lokasi wisata. Dalam hal ini, banyak aspek dapat mempengaruhi bagaimana preferensi orang untuk mengunjungi objek wisata, salah satunya Tirta Sinongko. Tirta Sinongko adalah objek wisata dengan konsep wisata pemandian alam yang terletak di wilayah Ceper, Kabupaten Klaten. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan bagaimana komunikasi pemasaran dilakukan oleh Pemerintah Desa Pokak, Ceper, dalam mengelola Tirta Sinongko untuk menarik wisatawan, terutama melalui BUMDes sebagai manajer operasionalnya. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Untuk hasil penelitian, disimpulkan bahwa komunikasi pemasaran dari Tirta Sinongko dilakukan melalui tiga bentuk strategi utama, yaitu: promosi online yang dilakukan melalui media sosial; penyelenggaraan event khusus untuk meningkatkan daya kunjung dan atensi wisatawan; dan penjualan personal yang dilakukan melalui komunikasi langsung dengan para wisatawan. Ketiga kegiatan tersebut dilakukan terus menerus oleh Pemerintah Desa dan pengelola untuk meningkatkan wisatawan di Tirta Sinongko.
Program Corporate Social Responsibility (CSR) Pada PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Rully Rahmayani; Hana Silvana
PRofesi Humas Vol 2, No 2 (2018): PRofesi Humas
Publisher : LP3 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.767 KB) | DOI: 10.24198/prh.v2i2.13115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Program Corporate social responsibility (CSR) yang dilaksanakan oleh PT Indocement Tunggal Perkasa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu explanatory research, dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dari penelitian ini adalah penerima program Pendampingan Kelompok Batik Pewarna Alam Ciwaringin yang berjumlah 77 orang responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara, dan studi pustaka. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji F-test. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa program corporate social responsibility pada dimensi memperoleh skor rata-rata tertinggi yaitu directionary, hal tersebut menunjukan bahwa masyarakat mengganggap bahwa keberadaan perusahaan memberikan manfaat bagi mereka. Sedangkan dimensi yang memperoleh skor rata-rata terendah adalah personality yang berarti masyarakat belum memahami perusahaan seperti perusahaan dapat dipercaya. Maka dari itu, semakin baik program corporate social responsibility maka semakin baik pula citra perusahaan di masyarakat. oleh karena itu, Perusahaan diharapkan untuk terus mempertahankan program pendampingan kelompok batik pewarna alam Ciwaringin dan meningkatkan komunikasi kepada publiknya, sehingga upaya penyampaian program corporate social responsibility untuk membentuk citra positif perusahaan akan tercapai dengan baik. Sebagai dampak dari CSR yang dilakukan oleh perusahaan kegiatan ini mendapat respons yang positif dari masyarakat sekitar.
Komunikasi pariwisata budaya dalam mempromosikan city branding “Siak the truly Malay” Noor Efni Salam; Nurjanah Nurjanah
PRofesi Humas Vol 4, No 1 (2019): PRofesi Humas Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 10/E/KPT/2019
Publisher : LP3 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (810.422 KB) | DOI: 10.24198/prh.v4i1.22235

Abstract

Kabupaten Siak dikenal dengan slogan Siak the Truly Malay, karena daerah ini merupakan wilayah berbasis budaya Melayu, bahkan sudah berhak memegang hak cipta atas branding Siak the Truly Malay, paten atas branding tersebut, menurut Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Siak sudah terdaftar sejak 27 April 2017. Berdasarkan kenyataan itulah  masyarakat Siak akhir-akhir ini bersemangat untuk mempromosikan city branding Siak the Truly Malay-nya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali, menemukan, dan mendeskripsikankan  berbagai promosi yang digalakan mereka terkait dengan wisata budaya ini. Metode penelitian bersifat kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa komunikasi pariwisata yang dilakukan oleh masyarakat Siak,antara lain: memasarkan objek atau produk-produk budaya Melayu,  baik situs-situs sejarah, kerajinan tradisional, kuliner dan kondisi geografis yang menunjang program tersebut sebagai brand Kabupaten ini, memberdayakan dan meningkatkan ekonomi kreatif yang mengarah kepada city creative; menyelenggarakan berbagai event budaya yang menjadi agenda tahunan, memaksimalkan berbagai saluran komunikasi, seperti situs-situs online, media elektronik, koran lokal dan berbagai publikasi lainnya, memperbaiki dan meningkatkan  sarana dan prasana terutama infrastruktur dan elektrisasi, dan meningkatkan  kerjasama dengan stakehlders. Beberapa rekomendasi untuk meningkatkan program ini, pemerintah sebaiknya memaksimalkan sarana dan prasarana di berbagai tempat wisata yang tengah dikembangkan; masyarakat ikut menjaga dan  mengembangkan potensi ekonomi kreatif yang mereka miliki, stakeholder/Swasta seharusnya memberikan dukungan material secara maksimal terhadap program pemerintah dalam mempromosikan city branding ini.
REPOSISI BRAND DALAM FESTIVAL KRAKATAU OLEH DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA PROVINSI LAMPUNG Yuli Evadianti
PRofesi Humas Vol 2, No 1 (2017): PRofesi Humas
Publisher : LP3 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.478 KB) | DOI: 10.24198/prh.v2i1.10610

Abstract

Selama ini banyak orang berpendapat bahwa Anak Gunung Krakatau milik Banten padahal secara geografis adalah milik Provinsi Lampung, hal ini terjadi karena Anak Gunung Karakatau terletak di antara pulau Jawa dan pulau Sumatera yaitu di perairan Selat Sunda. Pemerintah Daerah Provinsi Lampung khususnya Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung kemudian mengadakan kegiatan yang dinamakan Festival Krakatau, salah satu tujuannya adalah untuk mempromosikan bahwa Anak Gunung Krakatau adalah milik Provinsi Lampung. Penelitian ini membahas tentang reposisi branding Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung melalui Festival Krakatau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang reposisi branding, pemahaman peserta dan aktivitas reposisi branding melalui Festival Krakatau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan purposive sampling yaitu memilih orang-orang tertentu yang sesuai dengan syarat dan kriteria yang ditentukan penulis. Kemudian untuk mengambil datanya dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini diketahui bahwa jumlah wisatawan asing dan domestik dari tahun ke tahun bertambah, antusiasme akan kegiatan ini terlihat dari pertunjukkan budaya dan seni dari berbagai kabupaten/kota Provinsi Lampung dan luar provinsi. Penyelenggaraan Festival Krakatau juga dikatakan berhasil mempromosikan Anak Gunung Krakatau secara geografis adalah milik Provinsi Lampung. Walaupun akses menuju gunung tersebut lebih jauh ketimbang melalui Provinsi Banten, tetapi peminat wisatawan untuk mengunjungi gunung tersebut selalu ramai. 
STRATEGI IMPRESSION MANAGEMENT PINILIH MOJANG 2014-2015 DALAM MEREPRESENTASIKAN KOTA BANDUNG Muhamad Arfi Annafidin; Trie Damayanti; Kokom Komariah
PRofesi Humas Vol 1, No 2 (2017): PRofesi Humas
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.504 KB) | DOI: 10.24198/prh.v1i2.9363

Abstract

Pasanggiri Mojang Jajaka merupakan agenda tahunan pemerintah daerah di Jawa Barat, termasuk Pemerintah Kota Bandung. Kegiatan ini merupakan salah satu ajang untuk lebih mengenalkan karakter budaya tradisional kepada para nonoman (generasi muda). Dengan lebih mengenal budaya sendiri maka diharapkan di kalangan generasi muda akan tumbuh kebanggaan dan kecintaan terhadap budaya sendiri dan memiliki filter terhadap masuknya budaya luar. Sebagai Pinilih Mojang dan Jajaka Kota Bandung, Pinilih harus memenuhi Kriteria Mojang dan Jajaka yang telah ditentukan oleh paguyuban seperti anggun, beribawa, bersih, berwawasan luas, pintar public speaking, dan lancar bahasa Sunda. Tujuan dari Penelitian ini untuk mengetahui strategi impression management Pinilih Mojang 2014-2015 yang meliputi kesan yang dicari, menunjukkan perilaku, dan menyiapkan risiko dari presentasi diri dalam merepresentasikan Kota Bandung. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksploratif dengan data-data kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi kepustakaan. Teknik pengumpulan Key Informant dengan cara purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan tiga analisis yaitu domain, taksonomi dan komponensial. Teknik validitas data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi impression management yang dilakukan oleh Pinilih Mojang 2014-2015 Akasha dan Nabila menampilkan kesan yang dicari dalam Mojang Kota Bandung, lalu Akasha dan Nabila menunjukkan perilaku yang harus dilakukan oleh Mojang Kota Bandung saat bertugas, dan Akasha dan Nabila menerima risiko apa yang terjadi saat menjadi Mojang dan menyiapkan risiko yang akan terjadi saat jadi mojang. Saran yang diberikan melalui penelitian ini adalah tidak semua kompetensi yang dicari dalam Mojang Kota Bandung terdapat pada Akasha dan Nabila seperti anggun dan feminin, namun Akasha dan Nabila harus memperbaiki kompetensi yang tidak ada dalam diri mereka, dan perilaku harus tetap dijaga meskipun tidak saat bertugas sebagai Mojang Kota Bandung.
Strategi Perencanaan Humas Media Sosial Radio OZ sebagai Upaya Transformasi Pendengar Paramitha Wydaswari; Susanne Dida; FX Ari Agung Prastowo
PRofesi Humas Vol 3, No 2 (2019): PRofesi Humas Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 10/E/KPT/2019
Publisher : LP3 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (810.841 KB) | DOI: 10.24198/prh.v3i2.15711

Abstract

Radio memiliki banyak manfaat, dengan menggunakan radio informasi dapat disampaikan dengan cepat ke masyarakat. Manfaat lainnya dari penggunaan radio adanya jangkaunya yang luas dan menghibur karena memiliki keunggulan yakni suara. Persaingan radio saat ini sangat kuat, ditambah dengan kehadiran media sosial, dimana banyak masyarakat saat ini menggunakan media sosial untuk mencari dan menyebarkan informasi. Perkembangan media sosial juga dirasakan oleh Radio OZ. Pada masanya, Radio OZ  sangat populer di kalangan remaja bahkan menjadi referensi gaya hidup remaja masa kini. Agar mampu bersaing di era yang kompetitif, Radio OZ menggunakan digital marketing untuk menjangkau pendengarnya. Oleh karena itu penelitian ini memiliki tujuan bagaimana menggunakan digital marketing dalam hal ini media sosial dengan perencanaan yang baik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, untuk menggambarkan hasil penelitian secara mendalam. Adapun hasil penelitian menemukan enam langkah menggunakan media sosial dengan baik. Enam langkah tersebut adalah analisis situasi, penentuan tujuan, menentukan target, memilih strategi, taktik, dan yang terakhir adalah menyusun waktu penggunaan. Perkembangan digital marketing dalam wujud media sosial memberikan kemudahan bagi pengelola media penyiaran untuk mengkomunikasikan transformasi kepada pendengarnya. Namun demikian tetap harus memperhatikan langkah-langkah pemanfaatan media sosial di antaranya pemahaman situasi dengan mengedepankan penelitian sebagai radar akan kebutuhan pendengar.
Pemahaman komunitas terhadap program community relations di Palimanan dan Citeureup Feliza Zubair
PRofesi Humas Vol 5, No 1 (2020): PRofesi Humas Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 10/E/KPT/2019
Publisher : LP3 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.97 KB) | DOI: 10.24198/prh.v5i1.25901

Abstract

Community relations dalam konteks Public Relations merupakan implementasi dari tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan sekitar atau pihak-pihak yang terdampak kegiatan perusahaan yang disebut komunitas. Kegiatan yang mutlak perlu dilaksanakan oleh perusahaan khususnya perusahaan pertambangan seperti PT. Indocement Tunggal Prakasa, Tbk., salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, yang kerap memberikan dampak kekeringan serta lahan tandus akibat kegiatan penambangan. Sebagai tanggung jawabnya maka perusahaan melakukan revitalisasi lahan bekas galian tambang yaitu pelaksanaan program budidaya tanaman jarak pada lahan pasca tambang. Perusahaan berusaha melihat dari dua sisi kepentingan: yaitu kepentingan perusahaan dan kepentingan komunitas dimana keduanya harus saling mengisi. Namun berkaitan dengan penanganan perusahaan terhadap lahan-lahan bekas galian  tambang tersebut, timbul berbagai pemahaman berbeda dari masyarakat baik di Palimanan maupun Citeureup. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pemahaman komunitas terhadap pelaksanaan program budidaya tanaman Jarak pada lahan bekas galian tambang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan paradigma konstruktivisme, dan jenis studi adalah studi kasus. Subjek penelitian adalah dipilih secara purposif. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi langsung, serta analisis dokumen. Hasil dan pembahasan dimana komunitas mempersepsi tanggung jawab perusahaan dalam bentuk materi atau uang (jangka pendek), sedangkan perusahaan mempersepsi tanggung jawab moral dalam upaya memperkecil dampak buruk dan memperbaiki kondisi yang merugikan akibat operasional perusahaan (jangka panjang). Simpulan menunjukkan bahwa pemahaman terjadi berdasarkan pengalaman dan pengetahuan komunitas mengenai situasi serta kondisi yang terjadi pada lingkungan sekitar akibat kegiatan produksi dari perusahaan.
Pembuatan Tabloid Dinamis Oleh Bagian Humas Setda (Sekretariat Daerah) Kabupaten Ciamis Deni Herdiansah; Yanti Setianti
PRofesi Humas Vol 3, No 1 (2018): PRofesi Humas Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 10/E/KPT/2019
Publisher : LP3 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1197.022 KB) | DOI: 10.24198/prh.v3i1.16468

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui  perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi dari pengelolaan Tabloid Dinamis yang dilaksanakan oleh bagian Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis. Metode penulisan yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan studi pustaka. Objek penelitian adalah Tabloid Dinamis. Tabloid Dinamis merupakan sebuah media komunikasi internal pemerintahan Kabupaten Ciamis untuk publiknya sebagai penyampai informasi pembangunan Kabupaten Ciamis. Proses pembuatan Tabloid Dinamis dibagi menjadi beberapa tahap, yaitu: tahap sebelum produksi Tabloid Dinamis meliputi perencanaan isi dan rubrikasi, pengumpulan informasi Tabloid Dinamis dan proses desain dan layout. Tahap produksi Tabloid Dinamis meliputi frequency, quantity dan proses percetakan Tabloid Dinamis. Tahapan setelah Produksi Tabloid Dinamis meliputi proses peliputan dan evaluasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Humas Setda (Sekretariat Daerah) Kabupaten Ciamis dalam “Pengelolaan Tabloid Dinamis sudah melakukan tahapan-tahapan pengelolaan media dengan baik yaitu meliputi tahap sebe;um produksi, tahap produksi dan tahap setelah produksi. Saran dalam penelitian ini adalah agar lebih efektif sebaiknya memanfaatkan keadaan yang ada seperti pada saat peliputan acara pasti ada protokoler atau staf dari bagian lain yang hadir, lebih  baik bekerjasama dengan staf lain untuk proses peliputan sehingga berita tetap didapatkan meskipun tim peliput tidak ada di lokasi yang sama perlu dibuatnya rubrikasi yang pasti dan baik agar informasi yang disajikan dapat terpilah dan pembaca dapat mencerna dan mencari informasi dengan lebih baik.
Opini publik media massa terhadap masalah penghindaran pajak: perbandingan Indonesia dan Irlandia Rostamaji Korniawan
PRofesi Humas Vol 4, No 2 (2020): PRofesi Humas Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 10/E/KPT/2019
Publisher : LP3 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.274 KB) | DOI: 10.24198/prh.v4i2.20108

Abstract

Surat kabar, sebagai salah satu jenis media massa, yang sering digunakan masyarakat, pemerintah, dan media itu sendiri di dalam menyalurkan opini mereka terhadap isu yang sedang berkembang. Opini tersebut dapat menjadi opini publik yang bisa dibaca oleh siapa pun. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis opini publik terhadap isu penghindaran pajak yang menjadi salah satu permasalahan perpajakan. Penelitian ini menggunakan metodologi analisis perbandingan dua surat kabar terbesar yang ada di Indonesia dan Irlandia. Surat kabar tersebut adalah harian Kompas dan harian Irish Times. Teknik pengumpulan data melalui wawancara terhadap fiskus dan akademisi untuk melihat perspektif mereka terhadap isu perpajakan. Dari perspektif mereka dapat menjadi bagian dari opini publik yang mereka sampaikan secara langsung. Analisis perbandingan dilakukan dengan cara membandingkan kedua format surat kabar yang disampaikan secara online pada periode Januari sampai dengan Desember 2017. Hasil penelitian menemukan adanya kesamaan perspektif diantara para fiskus dan akademisi dalam memahami isu penghindaran pajak sebagai persoalan pajak. Sedangkan kedua surat kabar juga melihat isu penghindaran pajak sebagai persoalan perpajakan. Namun terkait opini publik yang membahas isu kerja sama internasional, surat kabar harian Irish Times kurang menempatkan opini kerja sama internasional sebagai opini yang dominan. Hal ini berbeda dengan surat kabar harian Kompas yang memiliki opini persoalan penghindaran pajak yang sebanding jumlahnya dengan opini penyelesaian masalah penghindaran pajak melalui kerja sama internasional, khususnya Automatic Exchange of Information. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa kedua negara memiliki kesamaan di dalam memandang isu penghindaran pajak. Perbedaan hanya terletak pada kasus penghindaran pajak yang berkembang di masing-masing negara.
Strategi Personal Branding Selebgram Non Selebriti Christhoper Rafael Butar Butar; Dini Salmiyah Fithrah Ali
PRofesi Humas Vol 2, No 2 (2018): PRofesi Humas
Publisher : LP3 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.297 KB) | DOI: 10.24198/prh.v2i2.12029

Abstract

Media sosial Instagram saat ini telah menjadi media alternatif dalam bidang pemasaran maupun promosi. Secara personal, pribadi dapat melakukan bisnis melalui Instagram. Saat ini, selebgram sedang menjadi tren di kalangan pengguna Instagram di Indonesia. Menjadi seorang selebgram harus memiliki keunikan tersendiri untuk dapat berbeda dengan selebgram kompetitor lainnya. Dalam membangunnya, dibutuhkan personal branding yang baik untuk dapat bertahan dalam dunia selebgram di Instagram. Ohim dengan akun @ibrhmrsyd tanpa adanya latar belakang sebagai selebriti turut memperoleh gelar selebgram. Personal branding yang dilakukan Ohim menarik perhatian produk-produk ternama dengan hanya menggunakan Instagram sebagai alat penyampaian pesan komunikasinya. Dirinya dapat dilirik dan menarik perhatian brand ternama di Indonesia dan menjadikannya seorang endorser dalam selebgram. Dirinya menjadi salah satu selebgram di Kota Bandung yang mewakili produk ternama tersebut. Penelitian ini membahas tentang bagaimana strategi personal branding selebgram non selebriti. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan indikator terdiri dari kesebelas karakteristik authentic personal branding oleh Rampersad. Hasil penelitian menyebutkan bahwa strategi personal branding Ohim ialah memiliki nilai, karakter, kode perilaku dan moral, berfokus pada satu bidang, konsisten, memiliki relevansi, memiliki visibilitas, mendapatkan pengakuan, menerapkan hal positif, serta menjadi diri sendiri dengan tetap menjaga eksistensinya dan selalu memelihara hubungan yang terjalin baik dalam akun Instagram @ibrhmrsyd maupun kesehariannya.

Page 3 of 14 | Total Record : 140