cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 2337621X     EISSN : 25810294     DOI : -
Journal of Fisheries and Marine Research (JFMR) is dedicated to published highest quality of research papers on all aspects of : Aquatic Resources, Aquaculture, Fisheries Resources Technology and Management, Fish Technology and Processing, Fisheries and Marine Social Economic and Marine Science. This journal is jointly published by Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University Malang Indonesia and Ikatan Sarjana Perikanan Indonesia (Ispikani). JFMR is a new journal but related to the past journal of Faculty of Fisheries and Marine Science that is Jurnal Penelitian Perikanan (JPP) with ISSN: 2337-621X (print version) and website link of www.jpp.ub.ac.id
Arjuna Subject : -
Articles 627 Documents
Visualisasi 3D Profil Pantai Jolosutro, Blitar Dengan Quantum GIS Untuk Perencanaan Wilayah Pesisir Arief Darmawan; Dhira Kurniawan Saputra; Abu Bakar Sambah
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 3, No 1 (2019): JFMR VOL 3 NO.1
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.983 KB) | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2019.003.01.14

Abstract

Profil pantai dapat didefinisikan sebagai penampang melintang atau cross-sectionpantai.Informasi ini sangat diperlukan karena untuk menggambarkan morfologi pantai ini sering dikuantifikasi menjadi profil pantai yang merepresentasikan relief permukaanatau topografi pantai kearah daratan. Dengan melihat hasil penggambaran profil pantai secara 3 dimensi (3D), perubahan yang paling tampak pada lingkungan pantai karena pengaruh gelombang, arus pantai, pasang surut, angin dan juga aliran sungaidapat divisualisasikan.
DINAMIKA POPULASI LAMUN Thalassia hemprichii PADA PERAIRAN PANTAI LATERI, TELUK AMBON DALAM Charlotha Irenny Tupan
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 3, No 1 (2019): JFMR VOL 3 NO.1
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.333 KB) | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2019.003.01.8

Abstract

Penelitian dinamika populasi telah banyak dilakukan terhadap hewan, namun pada tumbuhan masih jarang. Selama ini penelitian pertumbuhan lamun lebih banyak dilakukan dengan cara pengukuran panjang daun. Namun demikian pertumbuhan lamun dapat diketahui selain melalui panjang daun juga melalui panjang rhizoma. Dengan rhizoma dapat diketahui umur, sekaligus dapat diestimasi laju rekruitmen dan laju mortalitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan rhizoma horizontal dan vertikal, estimasi struktur umur, laju rekruitmen dan laju mortalitas serta menentukan status populasi dari lamun Thalassia hemprichii dengan menggunakan teknik rekonstruksi. Penentuan umur lamun berdasarkan interval plastochrone. Laju rekruitmen diestimasi dari struktur umur tegakkan hidup, sedangkan laju mortalitas diestimasi dari struktur umur tegakkan mati. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2017. Laju pertumbuhan rhizoma horizontal diperoleh sebesar 9.41 cm.thn-1, dan laju pertumbuhan rhizoma vertikal sebesar 1.30 cm.thn-1. Tegakan lamun T. hemprichii paling muda ditemukan berumur 0.08 tahun dan paling tua berumur 7.44 tahun. Distribusi umur memperlihatkan beberapa model, yang mencerminkan adanya kohort. Laju rekruitmen diperoleh sebesar 0.98 thn-1, dan laju mortalitas sebesar 1.12 thn-1. Populasi lamun T. hemprichii Perairan Pantai Lateri, Teluk Ambon Dalam, berada pada kondisi penurunan yang ditunjukkan dengan nilai rekruitmen yang lebih kecil dari pada nilai mortalitas.
N-VIVO TEST OF Chlorella vulgaris EXTRACT AS HEAT SHOCK PROTEINS INDUCTION OF CANTANG GROUPER (Ephinephelus fuscoguttatus-lanceolatus) INFECTED BY VIRAL NERVOUS NECROSIS Amira Masitha; Uun Yanuhar; Asus Maizar Suryanto Hertika
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 3, No 1 (2019): JFMR VOL 3 NO.1
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.14 KB) | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2019.003.01.3

Abstract

Cantang Grouper fish (Ephinephelus fuscoguttatus-lanceolatus) has a high value both in international and local markets. However, these fishes have decreased production due to viral infection of VNN (Viral Nervous Necrosis). In relation to viral infections, heat shock protein (HSP) inducer derived from C. vulgaris is an effort to be used as an anti-inflammatory agent due to VNN infection. The aim of this research to know the potential of C. vulgaris extracts as an inducer of heat shock protein. The method used in this research is experimental method using in-vivo test treatment of C.vulgaris extracts with of 33 μg/ml in Cantang grouper fish with four treatments that are (A) control fish, (B) fish infected with VNN, (C) fish treated with C. vulgaris extracts, and (D) Fish treated with C. vulgaris extracts  and VNN infection. The results showed that in the phytochemical test, C. vulgaris extracts showed that there are three compounds contained are alkaloids, terpenoids, and tannins. Control fish was labelled using IgG anti Hsp 70 anti-mouse inflammatory response no apparent inflammatory reaction, fish treated with  33 μg/ml of C. vulgaris extracts HSP-70 responses was low inflammatory response, and fish treated with  33 μg/ml of C. vulgaris extract and VNN inflammatory response strengthened and tissue inflammatory response only with VNN infection were very strong. The results showed the treatment of 33 μg/ml of C. vulgaris extracts can inhibit the development of the virus also capable reduced the inflammatory response to Cantang grouper infected by VNN.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN KARAKTERISTIK CUKA BUAH MANGROVE PEDADA (Sonneratia alba) Mr. Hardoko; Nur Hasyim Prihanto; Bambang Budi Sasmito
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 3, No 3 (2019): JFMR VOL 3 No. 3
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.764 KB) | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2019.003.03.6

Abstract

Fruit vinegar is made from fermented fruits using microbes used to make vinegar. The functional properties of fruit vinegar are determined by the type of fruit, the amount of sugar, and the length of fermentation carried out. The purpose of this study was to determine the amount of sugar added and the length of fermentation carried out on the antioxidant activity of pedada mangrove fruit vinegar. The research method used was an experiment of adding sugar (22.5%, 25%, 27.5%, 30%) and fermentation time (5, 7 and 9 days). The results showed that the higher the amount of sugar added tended to increase antioxidant activity, but the length of fermentation carried out could increase antioxidant activity only up to 7 days of fermentation and then antioxidant activity decreased after 7 days of fermentation. The best treatment results were obtained at the 7th day of fermentation and 25% sugar addition with the value of antioxidant activity IC50 48.04 ppm, acetic acid 8.17%, pH 3.13, total phenol 91.3 mgGAE/100g, and vitamin C 104.3 mg /100g.
PEMANFAATAN DATA CITRA SATELIT SENTINEL-2 UNTUK ASESMEN HABITAT DASAR PERAIRAN PANTAI SELATAN SEMPU KABUPATEN MALANG Bambang Semedi; Alif Rofiq Syukron B; Oktyas Muzaky Lutfi
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 3, No 2 (2019): JFMR VOL 3 NO 2
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.807 KB) | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2019.003.02.19

Abstract

Terumbu karang merupakan ekosistem yang memiliki peranan penting dalam suatu perairan, ekosistem ini banyak tersebar di perairan dangkal indonesia. Keberadaan ekosistem terumbu karang pada suatu perairan saat ini mengalami penurunan, sehingga perlu dilakukan pemantauan ekosistem terumbu karang  untuk mengetahui distribusi ekosistem terumbu karang tersebut, hal tersebut bertujuan untuk memudahkan pemulihan ekosistem terumbu karang yang mengalami kerusakan. Penginderaan jauh dari satelit merupakan pendekatan alternatif dalam pengamatan terumbu karang tetapi perlu dilakukan validasi dilapangan untuk melihat akurasi dari citra satelit. Pengamatan ini menggunakan data citra satelit Sentinel-2 dengan resolusi 10 meter untuk melihat distribusi terumbu karang di wilayah perairan Pulau Sempu.  Pengamatan  citra satelit ini menerapkan persamaan algoritma lyzenga untuk mengurangi dampak redaman kolom air secara empiris. Pengamatan yang dilakukan dilapangan diantaranya pengukuran tutupan terumbu karang menggunakan point intercept transect (PIT) dan pengukuran kualitas perairan pada perairan. Hasil validasi data citra satelit sentinel 2 didapatkan nilai akurasi sebesar 70.526%. Kondisi tutupan karang pada Pulau Sempu dikategorikan dalam tutupan karang yang sedang hingga baik yaitu sekitar 26.3% hingga 41% dan kesesuaian parameter kualitas perairan dengan kondisi terumbu karang pada lokasi pegamatan mempunya kesesuaian yang cukup baik. Kata Kunci: Penginderaan Jauh, Pulau Sempu, Sentinel 2, Terumbu Karang
POTENSI PANTAI CEMARA, KABUPATEN BANYUWANGI, JAWA TIMUR SEBAGAI KAWASAN EKOWISATA Agustina Tri Kusuma Dewi; Mega Yuniartik
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 3, No 3 (2019): JFMR VOL 3 No. 3
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2019.003.03.10

Abstract

The purpose of this research is to study Cemara Beach, Banyuwangi Regency, East Java in developing responsible and sustainable Ecotourism Areas. The approach used in this study is an analytical descriptive approach with a survey method with sampling on April 7, 2019. From the results of the study, it was found that there are several types of mangrove in Cemara Beach, namely Deruju / Jeruju (Acanthus ilicifolius L), Kambingan (Derris trifoliate), Rhizophora mucronate, and Keranji/ Dadap Laut (Clerodendruminerme) and there are two species of seven species that have protected status, namely Green Turtle (Chelonia mydas) and Lekang Turtle (Lepidochelysolivacea). The minimum NDVI value is -0.53 and the maximum is 0.95 found in the study location. The value of physical and chemical parameters at Cemara Beach also has a good indicator in accordance with the quality standard. The average temperature are 28.8 oC, pH are 5.1, dissolved oxygen are 5.5 mg/ L, and ammonia are 0.07 mg/ L. These parameters are expected to be able to support and provide good indicators in developing the ecotourism sector that trails between turtle conservation areas, mangroves, and tourism.  
INTERAKSI BEBERAPA FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP HASIL TANGKAPAN PER UNIT USAHA ( CATCH PER UNIT EFFORT) ALBAKORA (Thunnus Alalunga Bonnaterre,1788) DI SAMUDRA HINDIA Gussasta Levi Arnenda; Fathur Rochman
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 3, No 3 (2019): JFMR VOL 3 No. 3
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.195 KB) | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2019.003.03.14

Abstract

Produksi sumber daya ikan akan selalu mengalami kenaikan dan penurunan secara alami. Perikanan tuna masih menjadi komoditas ekspor penting di Indonesia. Albakora merupakan spesies tuna yang selalu ada keberadaannya sepanjang tahun. Hasil tangkapan spesies ini adalah yang paling dominan dari spesies tuna lainnya. Pemahaman yang baik tentang interaksi berbagai faktor musim, daerah penangkapan, jumlah pancing antar pelampung dan kombinasi umpan sangat berguna untuk menentukan strategi penangkapannya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi penangkapan dalam upaya penangkapan albacore yang efektif dan efisien.Penelitian dilakukan sepanjang bulan Januari 2006 sampai dengan Oktober 2015 melalui metode pengamatan dan pencatatan spesies albakora secara langsung oleh obsever diatas kapal longline yang berbasis di pelabuhan perikanan muara baru (Jakarta), Pelabuhan ratu (Jawa Barat), Cilacap (Jawa Tengah), dan Benoa (Bali). Hasil penelitian diperoleh faktor umpan memiliki pengaruh terbesar daripada seluruh faktor. Interaksi terbesar adalah antara daerah penangkpan dengan umpan. Pada faktor musim, musin muson barat dan muson timur tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Faktor darah penangkapan, diluar ZEE memiliki nilai rata-rata CPUE lebih tinggi dari  didalam ZEE. Faktor jumlah pancing antar pelampung tidak memiliki pengaruh yangsignifikan. Faktor umpan, ikan layang memiliki nilai signifikan tertinggi.  Interaksi dari beberapa faktor terhadap CPUE hasil tangkapan ALB diketahui bahwa faktor umpan memiliki pengaruh terbesar daripada faktor lainnya, dan interaksi yang paling berpengaruh adalah interaksi anatara faktor umpan dengan faktor daerah penangkapan Strategi penangkapan dapat dilakukan pada daerah penangkapan diluar ZEE dengan umpan iakn layang, baik pada musim muson barat ataupun timur agar penangkapan ikan efektif dan efisien
PENDUGAAN STOK IKAN TUNA (Thunnus spp.) MENGGUNAKAN MODEL PRODUKSI SURPLUS (MPS) DI PERAIRAN SAMUDERA HINDIA (STUDI KASUS: SELATAN JAWA TIMUR) gussasta levi arnenda; Dimas Amirul Kusuma; Dimas Galang Fergiawan
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 3, No 2 (2019): JFMR VOL 3 NO 2
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.591 KB) | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2019.003.02.15

Abstract

Sumberdaya ikan tuna (Thunnus spp.) merupakan salah satu jenis ikan pelagis besar yang dominan ditangkap di Samudera Hindia pada perairan Jawa Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengestimasikan nilai potensi tangkap maksimum lestari(MSY) dan nilai jumlah tangkapan yang diperbolehkan (JTB), status sumberdaya, jumlah stok ikan tuna pada tahun 2015, dan manajemen pengelolaan sumberdaya perikanan untuk mencapai stok ikan tuna yang optimum di perairan Samudera Hindia pada perairan Jawa Timur. Data sekunder menggunakan data statistik perikanan tangkap Jawa Timur tahun 1990-2015. Berdasarkan hasil analisis didapatkan nilai potensi maksimum tangkap lestari dengan menggunakan model Fox (1970) didapatkan nilai fMSY 1.226.054 trip dan nilai YMSY 2.926,59 ton. Kondisi pada saat JTB didapatkan nilai fJTB 578.296 trip dan YJTB 2.341,27 ton. Tingkat pengusahaan sumberdaya ikan tuna dengan acuan nilai fJTB didapatkan nilai 107% dan pemanfaatan biomass dengan acuan nilai JTB yang didapatkan dari non-quilibrium model didapatkan sisa biomass pada tahun 2015 80% dari biomass saat JTB, sehingga didapatkan status perikanan tuna over exploited. Pendugaan stok pada tahun 2015 sebesar 11.990,85 ton atau 80% dari biomass pada saat JTB. Manajemen pengelolaan sumberdaya ikan tuna di Samudra Hindia pada periaran Jawa Timur dengan mensimulasikan upaya penangkapan pada tahun 2016-2025 setara dengan upaya penangkapan tahun 2015 yaitu 486.017 trip dan menghasilkan biomass 12.701,98 ton. 
IDENTIFIKASI PERUBAHAN MORFOLOGI SEL Aeromonas hydrophila TERHADAP PAPARAN EKSTRAK DAUN MANGROVE Rizophora muconata Mikchaell Alfanov Pardamean Panjaitan; Eddy Suprayitno; Mr. Hardoko
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 4, No 1 (2020): JFMR VOL 4 NO 1
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.806 KB) | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2020.004.01.6

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan morfologi sel A. hydrophilamenggunakan scanning electron microscopydan mengetahui senyawa antibakteri dari R. mucronata. Prosedur penelitian meliputi ekstraksi, uji aktivitas antibakteri, uji total fenol, SEM dan LC-MS. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan aktivitas antibakteri pada ekstrak daun R.mucronatayang telah dimurnikan. Uji total fenol menunjukkan peningkatan total fenol dari ekstrak kasar sebesar 7,13 ± 0,04% menjadi 8,55 ± 0,03% dalam ekstrak fraksi metanol. Kerusakan sel A. hydrophilaakibat paparan ekstrak daun R. mucrontadiamati dengan uji SEM. Hasil uji menunjukkan bahwa ada kerusakan sel yang disebabkan oleh paparan ekstrak (pemanjangan ukuran sel, pembengkakan atau pengembungansel, dan pembentukan lubang pada permukaan dinding sel). Uji LC-MS mendeteksi chlorogenic acidterkandung dalam ekstrak R.mucronata, yang diketahui bersifat antibakteri.
KESESUAIAN DAN DAYA DUKUNG EKOWISATA BERBASIS EKOLOGI MANGROVE DI TELUK PANGPANG, BANYUWANGI Lilik Rodiana; Fredinan Yulianda; Mr. Sulistiono
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 3, No 2 (2019): JFMR VOL 3 NO 2
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.399 KB) | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2019.003.02.10

Abstract

Kawasan mangrove Teluk Pangpang merupakan hasil rehabilitasi yang dilakukan sejak tahun 2000. Saat ini luas seluruh kawasan mangrove 571.6 hektar. Tingginya biodiversitas di kawasan mangrove berpotensi untuk dikembangkan sebagai kawasan ekowisata. Tujuan penelitian ini adalah menghitung indeks kesesuaian dan daya dukung kawasan di ekosistem mangrove Teluk Pangpang. Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2017 sampai Februari 2018 dengan delapan titik stasiun pengamatan. Kesesuaian ekowisata mangrove mempertimbangkan lima parameter yaitu ketebalan mangrove, kerapatan mangrove, jenis mangrove, pasang surut, dan Objek biota. Hasil penelitian menunjukkan kesesuaian ekowisata berdasarkan parameter ekologis dalam kategori sesuai dan tidak sesuai. Panjang area yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan tracking adalah  169.23 meter dengan daya dukung 339 orang/hari.

Page 7 of 63 | Total Record : 627