cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Eduhumaniora is a peer-reviewed scientific journal that publishes different kinds of scientific articles based on the research-article and ideas-article. All topics that we received only articles relating to elementary education fields. For research category, articles can be written using quantitative and qualitative approaches, and can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2009 twice a year every January and July, and published by the collaboration between Elementary Teacher Education Program, Kampus UPI di Cibiru and Himpunan Dosen PGSD Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 324 Documents
Pengaruh Penggunaan Multimedia Interaktif Dalam Pembelajaran Matematika Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SD Hakim, Arif Rahman; Windayana, Husen
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 4, No 2: Juli 2012
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v4i2.2827

Abstract

Mata pelajaran matematika merupakan mata pelajaran yang perlu diberikan kepada peserta didik mulai dari sekolah dasar (SD), dengan tujuan untuk membekali peserta didik dengan kemampuan berfikir logis, analitis, sintetis, kritis dan kreatif, serta kemampuan bekerjasama. Beberapa hal yang diperoleh di lapangan berkaitan dengan pembelajaran matematika adalah anggapan siswa bahwa pembelajaran matematika itu membosankan, susah, dan sulit dipahami. Selain itu, dalam pembelajaran matematika kurangnya motivasi siswa dalam belajar. Hal ini akan berdampak pada kurangnya antusiasme sehingga siswa sulit memahami pelajaran. Oleh karena itu, perlu adanya sebuah inovasi dalam pembelajaran matematika. Media pembelajaran khususnya komputer sebagai salah satu sarana untuk menunjang proses pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar dapat menjadi sebuah solusi allternatif dalam pembelajaran matematika di SD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika menggunakan multimedia interaktif berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Selain itu, siswa juga mempunyai sikap yang positif terhadap pembelajaran matematika menggunakan multimedia interaktif. Pada pembelajaran menggunakan multimedia interaktif siswa merasa senang belajar matematika, dan termotivasi untuk belajar matematika. Oleh karena itu, penggunaan multimedia interaktif dapat dijadikan sebagai solusi alternatif dalam pembelajaran matematika di SD.Kata kunci : Multimedia Interaktif, Hasil Belajar, Matematika
Analisis Kemunculan Aspek Keterpaduan dan Penguasaan Konsep Terpadu Siswa Sekolah Dasar Melalui dan Kurikulum 2013 Solihah, Rika
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 7, No 2: Juli 2015
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v7i2.2703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kemunculan aspek keterpaduan yang dilakukan oleh guru dan pencapaian penguasaan konsep terpadu siswa kelas IV SD melalui KTSP dan Kurikulum 2013 pada IPA konsep sumber daya alam. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan metode deskriptif dengan sampel dua SD yang menggunakan KTSP dan dua SD Kurikulum 2013. Instrumen yang digunakan berupa software videograph untuk menganalisis kemunculan aspek keterpaduan dan tes penguasaan konsep terpadu berupa soal pilihan ganda. Berdasarkah hasil kemunculan aspek keterpaduan dalam proses pembelajaran baik KTSP maupun Kurikulum 2013 masih sedikit dalam memunculkan aspek keterpaduan. Sedangkan perhitungan t’ untuk tes penguasaan konsep terpadu KTSP lebih baik daripada Kurikulum 2013. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa pembelajaran terpadu tidak hanya dalam kurikulum 2013 saja, tetapi dalam KTSP pun yang pembelajarannya masih disipliner pembelajaran terpadu dapat dimunculkan.
PENERAPAN STRATEGI PREDICT, DISCUSS, EXPLAIN, OBSERVE, DISCUSS, EXPLAIN (PDEODE) PADA PEMBELAJARAN IPA SD UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN MENURUNKAN KUANTITAS SISWA YANG MISKONSEPSI PADA MATERI PERUBAHAN WUJUD BENDA DI KELAS V Dewi, Suci Zakiah; Suhandi, Andi
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 8, No 1: Januari 2016
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v8i1.5118

Abstract

Abstract: Understanding of concepts in science learning is very important in order to avoid students misconceptions and is one of the requirements for success in learning science. the purpose of this study was to determine the extent of students' understanding of the concept and the ability to decrease the quantity of misconceptions by using learning strategies PDEODE at primary school level precisely in one of the Government Elementary School in the city of Bandung. The method used is quasi-experimental with pretest-posttest control group design. The process of learning happens in the classroom control with traditional learning in the classroom and experiment with strategies PDEODE. Learning takes place during the four meetings of each class and in each of the activities carried out are also observations about the enforceability of the learning activities as described in the steps in the lesson plan. The results showed an increased understanding of the concept as well as a decrease in the quantity of students' misconceptions after learning implemented. T test results showed that between ttabel predetermined with the calculation results tcount discovered show that thitung thitungttabel and means Ho rejected. Furthermore, students' responses to the use PDEODE strategy is positive. Students feel more involved in the learning process and thus deemed not to saturate a given learning can improve understanding of concepts and reconstruct his conception so in accordance with the scientific concept indeed.Keyword: PDEODE Strategy, Conceptual Understanding, Misconception Abstrak: Pemahaman konsep dalam pembelajaran sains merupakan hal yang sangat penting guna menghindari miskonsepsi pada siswa dan merupakan salah satu syarat dalam mencapai keberhasilan belajar sains. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kemampuan pemahaman konsep siswa dan penurunan kuantitas miskonsepsi dengan mengunakan strategi pembelajaran PDEODE di jenjang sekolah dasar tepatnya di salah satu Madrasah Ibtidaiyah di kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan control group pretest-postest design. Proses pembelajaran terjadi di kelas kontrol dengan pembelajaran tradisional dan di kelas eksperimen dengan strategi PDEODE. Pembelajaran berlangsung selama 4 kali pertemuan masing-masing kelas dan dalam setiap kegiatannya dilakukan juga observasi mengenai keterlaksanaan kegiatan pembelajaran seperti tertera dalam langkah-langkah di RPP. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep serta penurunan kuantitas siswa miskonsepsi setelah pembelajaran dilaksanakan. Hasil uji t menunjukkan bahwa antara ttabel yang telah ditentukan dengan hasil penghitungan thitung yang ditemukan menunjukkan bahwa thitungttabel dan artinya Ho ditolak. Selanjutnya tanggapan siswa terhadap penggunaan strategi PDEODE adalah positif. Siswa merasa lebih terlibat dalam proses pembelajaran dan dianggap tidak membuat jenuh sehingga pembelajaran yang diberikan mampu meningkatkan pemahaman konsep dan merekontruksi konsepsinya sehingga sesuai dengan konsep ilmiah sesungguhnya.Kata kunci: Strategi PDEODE, pemahaman konsep, miskonsepsi, perubahan wujud benda
Kemampuan Melakukan Pukulan Smash Dalam Permainan Bulutangkis -, Umar
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 1, No 2: Juli 2009
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v1i2.2739

Abstract

Abstrak  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui  (1) hubungan antara daya ledak otot lengan dan kemampuan melakukan pukulan smash dalam permainan bulutangkis; (2) hubungan antara koordinasi mata‐tangan   dan kemampuan melakukan pukulan smash dalam permainan bulutangkis; dan (3) hubungan antara daya ledak otot lengan dan koordinasi mata‐ tangan   dengan kemampuan melakukan pukulan smash dalam permainan bulutangkis.             Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1)terdapat hubungan positif antara daya ledak otot lengan dengan kemampuan melakukan pukulan smash dalam permainan bulutangkis, (2) terdapat hubungan positif antara  koordinasi mata‐tangan  dengan kemampuan melakukan pukulan smash dalam permainan bulutangkis; dan (3) secara bersama‐sam  terdapat hubungan yang positif  antara daya ledak otot lengan dan koordinasi mata‐tangan dengan kemampuan melakukan pukulan smash dalam permainan bulutangkis dengan koefisien korelasi ® 0,8337, dengan persamaan regresi Ŷ = 23,10 + 0,06 X1 + 2,37 X2.Kata Kunci: daya ledak otot lengan, koordinasi mata‐tangan, kemampuan melakukan smash,     permainan bulutangkis
Pembelajaran Quantum Teaching Untuk Meningkatkan Kreativitas Belajar Siswa Pada Pelajaran IPS Rubiherlan, Yusup
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 2, No 2: Juli 2010
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v2i2.2770

Abstract

AbstrakRumusan masalah yang dikemukakan dalam penelitian ini yaitu bagaimana kreativitas dan hasil belajar siswa dalam membuat peta konsep serta proses pembelajaran yang dikembangkan guru dan siswa dengan model Quantum Teaching, karena pembelajaran Quantum Teaching menekankan kerjasama antara siswa dan guru untuk mencapai tujuan bersama. Model pembelajaran ini juga efektif karena memungkinkan siswa dapat belajar secara optimal, yang pada gilirannya akan dapat meningkatkan kreativitas belajar siswa secara signifikan. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui peningkatan kreativitas belajar siswa melalui pembelajaran Quantum Teaching bagi siswa SD Negeri Pasirhonje Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur.Penelitian dilakukan di SD Negeri Pasirhonje Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas, yang terdiri dari 3 siklus, setiap siklus terdiri dari 2 tindakan. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas VI SD dengan materi gejala alam. Data diambil menggunakan hasil observasi, hasil formatif dan penilaian kreativitas melalui penilaian scoring rubrik.Kata Kunci : Quantum Teaching, Kreativitas Belajar, IPS
Penggunaan Bahasa Lisan Di Pesisir Laut Selatan Syahrudin, Didin
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 4, No 1: Januari 2012
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v4i1.2814

Abstract

AbstrakManusia sebagai makhluk sosial Menggunakan Bahasa sebagai salah satu alat komunikasi. Bahasa merupakan salah satu sarana komunikasi yangsangat vital bagi kehidupan manusia. Manusia dapat menggunakan pikiran perasaan melalui bahsa. Tanpaadanya bahasa manusia tidak akan bisa berkomunikasi secara sempurna, meski pun ada sarana komunikasi yang lain selain bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran umum tentang penggunaan bahasa lisan di  pesisir laut selatan' khususnya para penuturdi kecamatan Pangandaran Kabupaten Ciamis.Hasil dari penelitian ini adalah 1) adanya penggunaan bahasa ( Undak-usuk bahasa) yang digunakan murid sekolah dasar wilayah kecamatan Pangandaran Kabupaten Ciamis, lebih disebabkan oleh perbedaan umur, bukan berdasarkan kelas sosial masyarakat kaya maupun miskin, terpelajar atau cacah; 2) Etnisitas orang tua tidak berpengaruh pada pengunaan bahasa sunda; 3) Para pedagang dan nelayan di pantai Pangandaran umumnya sudah mengenal etika bahasa sunda ( undak-usuk basa), meskipun mereka berasal dari daerah lain ( misalnya jawa).Kata Kunci : Bahasa lisan, para penutur, pesisir laut selatan
Pengembangan Pembelajaran Dengan Menekankan Budaya Lokal Pada Pendidikan Anak Usia Dini Karwati, Euis
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 6, No 1: Januari 2014
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v6i1.2861

Abstract

Anak usia dini merupakan kelompok anak pada rentang usia 0 sampai 8 tahun, adalah sosok individu yang sedang menjalani suatu proses perkembangan dengan pesat dan sangat mendasar bagi kehidupan selanjutnya. Pada rentang usia ini potensi kecerdasan dan dasar-dasar perilaku seseorang terbentuk. Sedemikian pentingnya masa ini sehingga usia dini sering disebut the golden age. Pada masa ini anak diberi rangsangan pendidikan dengan cara bermain sambil belajar. Permainan yang diterapkan sebaiknya menekankan pada budaya lokal daerah setempat, agar dapat melestarikan dan memupuk rasa cinta terhadap budaya sendiri. Melalui bermain anak beraktivitas dan bersosialisasi dengan lingkungan, mereka mendapatkan pengalaman, pengetahuan dan keterampilan. Sesuai dengan tujuan pendidikan anak usia dini yaitu, “anak mampu mengenal lingkungan alam, lingkungan sosial, peranan masyarakat, dan menghargai keragaman sosial dan budaya serta mampu mengembangkan konsep diri, sikap positif terhadap belajar, control diri dan rasa memiliki”.Kata Kunci: anak usia dini, golden age, bersosialisasi, keragaman sosial
Strategi Pengajaran Bahasa Daerah (Sunda) Untuk Mahasiswa Nonsunda Di PGSD UPI Kampus Cibiru Rohayati, Etty
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 1, No 2: Juli 2009
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v1i2.2729

Abstract

Abstrak  Sesuai    pasal no. 36 UUD 1945 yang menekankan bahwa “Di daerah‐daerah yang mempunyai bahasa sendiri yang dipelihara oleh rakyatnya dengan baik‐baik (misalnya bahasa Jawa, Sunda, Madura dan sebagainya) bahasa‐bahasa itu akan dihormati dan dipelihara oleh negara, Bahasa‐bahasa itu pun merupakan sebagian dari budaya Nusantara” dan sejalan pula dengan rekomendasi UNESCO tahun 1999 tentang “Pemeliharaan Bahasa‐bahasa ibu” Salah satunya realisasi dipeliharanya bahasa daerah (Sunda) oleh pemerintah di Jawa Barat, jelas dengan adanya pengajaran bahasa Sunda dari mulai tingkat SD , SLTP, sebagian SMU/SMK, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra di Perguruan Tinggi, misal UPI, UNPAD dan UNPAS. Begitu juga  PGSD UPI Bandung Kampus Cibiru, telah kerjasama dalam pendidikan progran stara ‐1 (S‐1) dengan kabupaten Kaimana,    Propinsi Irian. Dan diantara program pendidikan adanya pendidikan bahasa Daerah (Sunda), pada semester tiga sebanyak tiga SKS. Strategi pembelajaran yang dilaksanakan yaitu secara teoritis, analisis kanstrantif.        Materi perkuliahan yang disampaikan yaitu sesuai dengan empat keterampilan berbahasa di antaranya menyimak secara teoritis mengenai hakekat, kedudukan dan fungsi bahasa daerah, berbicara disesuaikan dengan kebutuhan sehari‐hari (kontekstual dan fungsional), misalnya   dialog; perkenalan, ucapan selamat, ucapan terima kasih dan minta maaf, perbandingan kata‐kata yang berhubungan dengan tubuh, struktur keluarga, peralatan dapur, peralatan pertanian dan pertukangan. Membaca, mengapresiasi dan membandingkan hasil karya sastra, menulis aksara Sunda.  Evaluasi berupa UTS dan UAS, pengembangan materi berupa tugas‐tugas, yang hasilnya cukup memuaskan.Key Word: Bahasa Daerah, Strategi pengajaran, Suku non‐Sunda
DAFTAR ISI VOLUME 8 NOMOR 2 JULI 2016 Editor, Humaniora
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 8, No 2: Juli 2016
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v8i2.6164

Abstract

Eduhumaniora Vol 8, No 2 Juli 2016
Penerapan Model Bengkel Sastra Untuk Meningkatkan Kemampuan Mahasiswa Menulis Dan Mengapresiasi Sastra Rohayati, Etty; Abidin, Yunus
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 2, No 2: Juli 2010
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v2i2.2761

Abstract

Abstrak Some mistake are finding in teaching and learning literature at the schools until today. This condition happened because there is some mistake in teaching and learning literature at the university. Because of that, the process of teaching and learning literature at university must be change by using the effective models of teaching and leaning which can improve student ability in appreciation and writing poetry. One of the models for teaching and learning appreciation and writing poetry at the students university is bengkel sastra model. The problems of this research are (1) how to using bengkel sastra model in teaching and learning process of appreciation and writing poetry?; and (2) how can bengkel sastra model improve student ability in appreciation and writing poetry? The aims of this research are to know (1) the using of bengkel sastra model in teaching and learning process of appreciation and writing poetry; and (2) student ability in appreciation and writing poetry by using bengkel sastra model. Method of this research is classroom action research. The subject of this research is student in Indonesia Language concentration at PGSD Department, UPI Cibiru Campus. Measurement utilizes test and observation. The trigonometry analysis technique is using to analysis the date. Result of this research concludes that (1) bengkel sastra model can improve student ability in appreciation poetry and (2) bengkel sastra model can improve student ability in writing poetry. Thus, bengkel sastra model can using to improving student ability in appreciation poetry by using reader responds approach. Bengkel sastra model can using to improving student ability in writing poetry especially in diction, imagination, sense, and rime, but cannot optimal functions to improve student ability in choosing theme, making message, tone, and felling.Key Word: bengkel sastra model, writing, appreciation poetry

Page 8 of 33 | Total Record : 324