cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
CaLLs : Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 2460674X     EISSN : 25497707     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
CaLLs (Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics) published by Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman and published in June and December. CaLLs welcome articles and research reports utilizing an interdisciplinary approach to the study of culture. The object materials of the study may include aspects of language/linguistics, literature, arts (music and traditional arts).
Arjuna Subject : -
Articles 26 Documents
Search results for , issue "Special Issue "SESANTI 2025"" : 26 Documents clear
Ketahanan budaya Indonesia dalam pertunjukan paduan suara: Studi kasus Immanuel Choir Setiawan, Pieter Very; Mahardiko, Yohanes Dwi Pramono
CaLLs (Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics) Special Issue "SESANTI 2025"
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/calls.v11i0.22656

Abstract

Penelitian ini mengkaji kiprah Immanuel Choir dalam merepresentasikan identitas dan multikulturalisme Indonesia melalui pertunjukan paduan suara. Sebagai grup paduan suara, Immanuel Choir tidak hanya menampilkan musik sebagai seni bunyi, tetapi juga mengintegrasikan unsur visual seperti koreografi, kostum, dan ekspresi tubuh yang memperkuat narasi budaya. Repertoar Nusantara yang dibawakan—berasal dari berbagai daerah dengan latar budaya yang beragam—menjadi simbol kebhinekaan sekaligus sarana pemajuan kebudayaan Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui analisis dokumentasi pertunjukan, wawancara, serta kajian literatur terkait musik, performativitas, dan identitas budaya. Hasil kajian menunjukkan bahwa pertunjukan Immanuel Choir berfungsi tidak hanya sebagai ekspresi artistik, tetapi juga sebagai medium narasi kebangsaan dan ketahanan budaya di era global. Immanuel Choir mampu menghadirkan musik paduan suara sebagai bentuk ketahanan budaya, di mana tradisi lokal diolah dan dipresentasikan ulang secara kreatif. Dengan demikian, Immanuel Choir dapat dibaca sebagai representasi multikulturalisme Indonesia yang merawat kebhinekaan melalui paduan suara. Temuan ini juga menegaskan pentingnya paduan suara sebagai medium pemajuan kebudayaan sekaligus sarana diplomasi budaya Indonesia.
Tarsul dan Bedandeng Kutai dalam membangun identitas budaya masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara Pratama, Zamrud Whidas; Putra, Agus Kastama; Rifaneo, Diva Farnita
CaLLs (Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics) Special Issue "SESANTI 2025"
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/calls.v11i0.22657

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Tarsul dan Bedandeng dalam membangun identitas budaya masyarakat Kutai Kartanegara. Tarsul, sebagai seni tutur yang berkembang dari akulturasi antara tradisi lokal dan pengaruh Islam, berfungsi sebagai simbol keagamaan, spiritualitas, serta pelestarian nilai-nilai adat dalam berbagai acara khusus, seperti perkawinan dan khatam Al-Quran. Sementara itu, Bedandeng muncul sebagai kesenian vokal yang dilantunkan dalam aktivitas sehari-hari, seperti berladang dan mencari ikan, berfungsi sebagai media ekspresi emosi, identitas personal, dan penguatan kohesi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi, meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi praktik budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tarsul dan Bedandeng tidak hanya mempertahankan kontinuitas tradisi, tetapi juga menegaskan identitas budaya yang dinamis dan adaptif terhadap perubahan sosial, sesuai dengan perspektif Stuart Hall (1996) bahwa identitas kebudayaan bersifat prosesual dan selalu dalam tahap “becoming.” Penelitian ini menegaskan bahwa kesenian tradisional berperan sebagai media representasi, negosiasi, dan rekonstruksi identitas budaya masyarakat Kutai Kartanegara.
When local meets global: Exploring multiculturalism beyond code mixing in Indonesian food endorsements on social media Valiantien, Nita Maya; Setyowati, Ririn; Alamsyah, Alamsyah
CaLLs (Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics) Special Issue "SESANTI 2025"
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/calls.v11i0.22573

Abstract

The use of code-mixing in social media has amassed significant attention as social media platforms have become prominent spaces for communication in recent years. This study aims to explore how code-mixing in Instagram captions serves as a reflection of multiculturalism in Indonesia. Through content analysis of posts from the Instagram account which focus on food reviews and endorsements, this research provides insights into the intersection of language, culture, and social media in a diverse, globalized context, The source of data is from Instagram account @sobatjajan.samarinda where the posts were manually reviewed, and captions that included food-related content and employed code-mixing were selected for analysis. The findings revealed 37 relevant captions, categorized into three main themes: (1) content promoting local food from the three major ethnic groups in Samarinda, (2) posts showcasing a broader diversity of Indonesian cuisine, and (3) content featuring foreign food influences. Through a linguistic analysis of these captions, the study illustrates how code-mixing not only serves as a promotional tool but also highlights the multicultural dynamics of the region, blending local and global influences in food culture.
Metafora penyembuhan dalam mantra Sembur Meruo ritual Besambur masyarakat Paser Purwanti, Purwanti; Nasir, Muhammad Alim Akbar; Hamzah, Muhammad Qusairi
CaLLs (Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics) Special Issue "SESANTI 2025"
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/calls.v11i0.22669

Abstract

Ritual besambur dalam masyarakat Paser merupakan salah satu bentuk pengobatan tradisional yang mengandalkan kata, bunyi, dan simbolisme budaya dalam proses penyembuhan bentuk pengobatan tradisional. Pengobatan ini mengandalkan matra sebagai medium penyembuhan spiritual. Dalam banyak tradisi lisan, mantra memiliki strutuktur linguistik khas, penuh dengan metafora, simbol, dan konotasi sakral. Kajian linguistik terhadap matra besambur dapat mengungkapkan: 1) Bagaimana bahasa membangun makna penyembuhan. 2) Bagaimana metafora digunakan untuk memahami penyakit dan proses penyembuhan. 3) Bagaimana hubungan makna mantra dan efektivitas ritual dalam konteks sosial budaya masyarakat Paser. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semantik dan studi etnografi. Analisis semantik digunakan untuk mendekonstruksi makna bahasa dalam mantra ritual besambur terutama pada penggunaan metafora sebagai pola bahasa simbolik penyembuhan. Data diperoleh dari observasi partisipasif saat pelaksanaan ritual besambu, wawancara serta dokumentasi rekaman mantra. Pendekatan etnografi digunakan sebagai pemahaman holistic terhadap konteks sosial budaya masyarakat Paser, yang jadi landasan pemaknaan dan praktik ritual. 
Analisis makna ideasional, interpersonal, dan tekstual dalam cerpen Kalarahu Annisa, Luthf; Prasetyo, Chrisnatama Tangguh
CaLLs (Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics) Special Issue "SESANTI 2025"
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/calls.v11i0.22655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna ideasional, interpersonal, dan tekstual dari sebuah cerita rakyat Jawa yang berjudul Kalarahu. Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif. Pendekatan dalam penelitian ini yaitu linguistik sistemik fungsional. Teknik yang digunakan yaitu teknik pustaka. Data dalam penelitian berupa klausa-klausa dalam cerpen Kalarahu. Data dianalisis berdasarkan makna ideasional, interpersonal, dan tekstual yang melibatkan proses, partisipan, dan sirkumstans. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara ideasional ditemukan bahwa dari 35 klausa, 21 (60%) klausa berbentuk klausa simpleks dan 14 (40%) berbentuk klausa kompleks. Dari 14 klausa kompleks hanya terdapat 3 (21%) klausa hipotaktik dan 11 (79%) lainnya merupakan klausa parataktik. Secara interpersonal, semua klausa yang terpilih dalam cerpen Kalarahu tergolong dalam klausa indikatif-deklaratif-proposisi-memberi informasi. Secara tekstual ditemukan 67 tema dalam teks cerita pendek Kalarahu dengan rincian: 17 (25,4%) tema topikal bermarkah, 33 (49,3%)  tema topikal tak bermarkah, 14 (20,9%) tema teksual, dan 3 (4,4%) tema interpersonal. Dari ketiga makna dapat diketahui bahwa teks cerpen Kalarahu merupakan teks non-ilmiah di mana penulis tidak memiliki keterkaitan dengan tokoh dalam teks. Penulis hanya bertindak sebagai pemberi informasi.
“You must try it”: A forensic linguistics analysis of online gambling promotions in social media comment sections Juanda, Mochammad Rizki; Sambodo, Unggul Putra; Suryatama, Kurniawan
CaLLs (Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics) Special Issue "SESANTI 2025"
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/calls.v11i0.22636

Abstract

This study investigates the persuasive strategies employed in online gambling advertisements circulated through social media comment sections. Drawing on a dataset of 32 interactions from TikTok between 21 August and 23 September 2025, the analysis examines how language constructs trust, credibility, and manipulation. Each dataset entry includes a primary promotional comment, often framed as a testimonial of success, and at least one reply, ensuring dialogic interaction. Using a move analysis approach, the findings reveal systematic patterns of persuasion, including claims of winning, reinforcement from other users, and staged dialogue that collectively simulate authenticity. These patterned linguistic moves demonstrate that the comments are strategically orchestrated rather than spontaneous. The recurrence of testimonial chaining, where initial claims are echoed and validated by follow up comments, emerges as a key marker of deception. Engagement metrics such as likes and replies further amplify visibility, making these illicit promotions harder to detect or remove. This study highlights how forensic linguistic analysis can uncover the structural and interactive dimensions of deceptive discourse, offering insights into the mechanisms of online gambling promotion in Indonesia’s digital landscape

Page 3 of 3 | Total Record : 26