cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek)
ISSN : 22528148     EISSN : 25794604     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 290 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI BERBASIS ANDROID Afif, Agus Prasetyo Faris; Septianingrum, Kartika; Utomo, Andy Widhiya Bayu
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v11i2.2527

Abstract

Abstract: In this development research, the author will develop an Android-based application as a medium for learning PJOK Class IV. Departing from the background of the problem of students not being optimal in understanding the material presented by the teacher and the school allocation provided for PJOK learning is still considered less than optimal. It is hoped that the development of Android-based media can create a special attraction for students towards PJOK learning. The procedure in this research refers to the R&D model proposed by Sugiyono, (2017) which consists of: (1) Information gathering, (2 Planning, (3) developing initial products, (4) Initial testing, (5) Major revisions to the product based on suggestions from trials, (6) small group testing, (7) carrying out revisions, (8) large group testing is conducting operational field tests, (9) Revising the final product, and (10) Making a report. Based on the results validation test by media experts and material experts that the Learning Sports application is an application that is suitable for use by students. Keywords: Development, Media, Sports  Abstrak: Penelitian pengembangan bertujuan mengembangkan sebuah aplikasi berbasis android sebagai media dalam pembelajaran PJOK Kelas IV. Berangkat dari latar belakang masalah peserta didik yang belum maksimal dalam memahami materi yang disampaikan guru serta alokasi sekolah yang disediakan untuk pembelajaran PJOK masih dianggap kurang maksimal. Pengembangan media berbasis android ini diharapkan dapat menciptakan daya tarik tersendiri pada peserta didik terhadap pembelajaran PJOK. Prosedur dalam penelitian ini mengacu pada model R&D yang dikemukakan oleh Sugiyono, (2017) yang terdiri atas: (1) Pengumpulan informasi, (2 Perencanaan, (3) mengembangkan produk awal, (4) Pengujian awal, (5) Revisi utama terhadap produk didasarkan pada saran-saran pada uji coba, (6) uji kelompok kecil, (7) melakukan revisi, (8) Uji kelompok besar adalah melakukan uji lapangan oprasional, (9) Revisi produk akhir, dan (10) Membuat laporan. Berdasarkan hasil uji validasi oleh ahli media dan ahli materi bahwa aplikasi Belajar Olahraga merupakan aplikasi yang layak digunakan pada siswa.Kata Kunci: Pengembangan, Media, Olahraga
PENGARUH LATIHAN TRAINING RESISTANCE XANDER DAN RESERVE CROSSOVER TERHADAP KEMAMPUAN KECEPATAN TENDANGAN SABIT Amelia, Amelia; Adityatama, Firman; Hadiana, Oman
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v11i2.2549

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to compare the effectiveness of TRX training and RC training on the ability of the crescent kick. This study is an experimental method. The subjects of this study were 16 athletes. The results of the t-test study on TRX training obtained a t count of 13,332 and a t table of 4,785 with a sig value of 0.000. The results of the t-test study on RC training obtained a t count of 5,495 and a t table of 4,785 with a sig value of 0.001. So there is a significant increase in the speed of the crescent kick. The magnitude of the increase in TRX and RC training, which can be seen in the t count value (TRX) 13,332 t count (RC) 5,495 is greater than the t table 4,024 (TRX 13,332> 4,024) (RC 5,495> 4024) with a significant value of TRX = 0.000, RC = 0.001 is smaller than 0.05 (sig <0.05) And the results of the effectiveness using a comparison of means on TRX and RC training. The mean test results on the TRX training mean test = 24.63, and on the RC training mean test = 20.75. The results of the comparison test mean TRX and RC training (24.63> 20.75) and the results of the Xander Resistance Training exercise are more significant because the results of the mean test are greater than the Reserve Crossover (Zigzag Run) exercise.Keywords: Xander Resistance Training Exercise and Reserve Crossover Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan efektivitas antara latihan TRX dan latihan RC terhadap kemampuan tendangan sabit. Penelitian ini merupakan metode eksperimen. Subjek dari penelitian ini adalah 16 atlet. Hasil penelitian uji-t pada latihan TRX diperoleh t hitung 13.332 dan t tabel sebesar 4.785 dengan nilai sig 0,000. Dan hasil penelitian uji-t pada latihan RC diperoleh t hitung 5.495 dan t tabel 4.785 dengan nilai sig 0,001. Sehingga terdapat peningkatan yang signifikan terhadap kecepatan tendangan sabit. Besarnya peningkatan dari latihan TRX dan RC, yang mana dapat dilihat pada nilai t hitung (TRX) 13.332 t hitung (RC) 5.495 lebih besar dari pada t tabel 4.024 (TRX 13.332 > 4.024) (RC 5.495 > 4024) dengan nilai signifikan TRX= 0,000, RC= 0,001 lebih kecil daripada 0,05 (sig<0,05) Dan hasil efektivitas menggunakan perbandingkan mean pada latihan TRX dan RC. Hasil uji mean pada latihan TRX uji mean = 24.63, dan pada latihan RC uji mean = 20.75, maka hasil dari ujibanding mean latihan TRX dan RC (24.63 > 20.75) maka hasil dari latihan Training Resistence Xander lebih signifikan karena hasil uji mean lebih besar dibandingkan dengan latihan Reserve Crossover (Zigzag Run).KataKunci: Latihan Training Resistance Xander dan Reserve Crossover
IDENTIFIKASI TINGKAT KEBUGARAN JASMANI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS TUNARUNGU SLB NEGERI MARLOSO KABUPATEN BURU Kurniasih, Kurniasih; Latar, Idris Moh; Tahapary, Johni Melvin
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v11i2.2550

Abstract

Abstract: The aim of this research was to determine the level of physical fitness of Deaf Children with Special Needs at Marloso State Special School, Buru Regency. This research uses quantitative methods. The population in this study amounted to 65 students with special needs. From a population of 65 children with special needs at SLB Negeri Marloso and the sample used in the study the researcher used the porpusive sampling technique by taking samples for certain considerations, namely 11 deaf children out of 65 children with special needs. Samples were taken based on consideration, namely 11 students with special needs level 2 girls totaling 7 students and boys totaling 4 students. The data collection technique in this study used the Indonesian Student Fitness Test (TKSI) test norm. Based on the results of the above research, we can conclude that the level of physical fitness of children with special needs deaf SLB Negeri Marloso Buru Regency on average has a poor level of fitness. Keywords: Physical fitness, children with special needs, deafness Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani Anak Berkebutuhan Khusus Tunarungu SLB Negeri Marloso Kabupaten Buru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi pada penelitian ini berjumlah 65 siswa berkebutuhan khusus. Dari populasi 65 anak berkebutuhan khusus di SLB Negeri Marloso dan sampel yang digunakan dalam penelitian peneliti mengunakan teknik sampling porpusive dengan mengambil sampel atas pertimbangan tertentu yakni anak tunarunggu berjumlah 11 orang dari 65 anak berkebutuhan khusus. Sampel diambil berdasarkan pertimbangan yakni 11 siswa dengan kebutuhan khusus tuanrungu level 2 putri yang berjumlah 7 siswi dan putra berjumlah 4 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini mengunakan norma tes Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI). Berdasarkan hasil penelitian diatas, maka dapat kita simpulkan bahwa tingkat kebugaran jasmani anak berkebutuhan khusus tunarungu SLB Negeri Marloso Kabupaten Buru rata – rata memiliki tingkat kebugaran yang kurang baik.Kata Kunci: Kebugaran Jasmani, Anak Berkebutuhan Khusus, Tunarungu
MENUMBUHKAN KEBERANIA DAN RASA INGIN TAHU PELAJARAN LOMPAT TINGGI MELALUI KEGIATAN OLAHRAGA REKREASI BERBASIS BUDAYA LOKAL PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 NANGA SAYAN Mutaqin, Nur Sulistyo; Anggorowati, Kurnia Dyah; Sartono, Sartono
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v11i2.2552

Abstract

Abstract: The aim in this research is to know increase the courage and curiosity the students high jump. Variable measures used in this study is based recreational sports through the local culture This research is a form of action research using the model cycle . Each cycle consists of four stages, there are planning, implementation, observation and reflection. As for the number of class VII students of SMP Negeri 1 Nanga Sayan 26 students. Based on the research it can be concluded that, there is an increase in courage and Rassa curious students in participating high jump lessons with activities based on local culture. Increasing the courage and curiosity to know the high jump students can be seen from the following: (1) The result of this research at the first and second cycle there is an increase in students in making the high jump with culture-based methods local recreation 69.23 and average value cycle 93.75. (2) Student interest in the learning process is increasing, because of each cycle showed an increase of courage and curiosity to know in doing high jump style straddle on class VII SMP 1 Nanga Sayan. Keywords: High Jump, Courage, curiosity Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan keberanian dan rasa ingin tau lompat tinggi siswa.sedangkan variable tindakan yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui olahraga rekreasi berbasis budaya lokal. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Adapun jumlah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Nanga Sayan 26 siswa. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, ada peningkatan keberanian dan rasa ingin tau siswa dalam mengikuti kegiatan pelajaran lompat tinggi dengan berbasis budaya lokal. Peningkatan keberanian dan rasa ingin tau lompat tinggi siswa dapat terlihat dari hal-hal sebagai berikut: (1) Dilihat dari hasil penelitian pada siklus I nilai rata-rata 69.23 dan siklus II jumlah 2437.5 dengan nilai rata-rata 93.75. Terdapat peningkatan pada siswa dalam melakukan lompat tinngi dengan metode olahraga rekreasi berbasis budaya lokal. (2) Minat siswa dalam proses pembelajaran semakin meningkat, karena dari tiap siklus   menunjukan adanya peningkatan keberanian dan rasa ingin tau dalam melakukan lompat tinggi gaya straddle pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Nanga Sayan.Kata Kunci: Lompat tinggi, keberanian, rasa ingin tahu
PENGARUH VARIASI LATIHAN BERPASANGAN TERHADAP KETERAMPILAN DASAR SEPAK SILA PADA SISWA EKSTRAKULIKULER SMPN 1 KRAMATMULYA Muhlis, Dede Nurhamid; Sartono, Sartono; Atmaja, Nur Moh Kusuma
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v12i1.3298

Abstract

Abstract: This study aims to determine the contribution of paired practice drills to the basic skills of sepak takraw among extracurricular students at SMPN 1 Kramatmulya. This study is a quantitative research using an experimental method and the 'One Group Pretest-Posttest Design' design. The population of this study consists of 15 students participating in the sepak takraw extracurricular activity at SMPN 1 Kramatmulya. The sampling technique used in this study is Total Sampling with a saturated sample type, where all members of the population are used as samples, totaling 15 students. The study was conducted over a period of 6 weeks, with 3 treatments per week. The data collection technique used in this study involves sepak takraw pretest and posttest tests. The results show that there is a significant effect of the application of varied paired practice drills on the basic skills of sepak takraw in the extracurricular sepak takraw activity at SMPN 1 Kramatmulya, as evidenced by the paired sample t-test which obtained a Sig. value of 0.004, which is less than 0.05 (sig < 0.05). The varied paired practice drills were proven effective in helping students master the techniques of sepak takraw better, thereby enhancing their performance in the game of sepak takraw.Keywords: Variations In Pair Training, Sepak Sila, Sepak Takraw Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi dari latihan variasi berpasangan terhadap keterampilan dasar sepak sila pada siswa ekstrakurikuler SMPN 1 Kramatmulya. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen dan menggunakan desain “One Group Pretest-Posttest Design”. Populasi pada penelitian ini sebanyak 15 siswa yang mengikuti ekstrakurikuler dalam cabang olahraga sepak takraw di SMPN 1 Kramatmulya. Teknik sampel dalam penelitian ini yaitu teknik Total Sampling dengan jenis sampel jenuh yang semua anggota populasi digunakan sebagai sampel yaitu sebanyak 15 siswa. Penelitian ini dilaksanakan selama 6 minggu, dengan perlakuan 3 kali dalam satu minggu. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu menggunakan tes sepak sila pretest dan posttest. Hasil menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan variasi latihan berpasangan terhadap keterampilan dasar sepak sila pada ekstrakurikuler sepak takraw di SMPN 1 Kramatmulya, dibuktikan dengan uji paired sampel t-test yang memperoleh nilai Sig. 0,004 lebih kecil dari pada 0,05 (sig<0,05). Latihan berpasangan yang bervariasi terbukti efektif dalam membantu siswa menguasai teknik sepak sila dengan lebih baik, sehingga dapat meningkatkan performa mereka dalam permainan sepak takraw.Kata Kunci : Variasi Latihan Berpasangan, Sepak Sila, Sepak Takraw
PENGARUH LATIHAN SHUTTLE RUN DAN SHADOW TERHADAP KELINCAHAN FOOTWORK DALAM CABANG OLAHRAGA BULUTANGKIS Rahmawati, Sindi; Adityatama, Firman
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v12i1.3299

Abstract

Abstract: This study aims to: (1) Determine the effect of shuttle run and shadow training on footwork agility (2) How much influence shuttle run and shadow training has on footwork agility. (3) Which training method is more effective on footwork agility. This study uses quantitative quasi-experimental design research with a two-group pre-test-post-test control group design. The data collection technique uses a footwork agility test. The statistical analysis technique uses SPSS, the analysis requirements test is carried out, namely the normality test and the homogeneity test. The conclusions of this study: (1) There is an effect of shuttle run and shadow training on footwork agility, with a t table value of -2.993 and sig. (2-tailed) 0.006 < 0.05. (2) There is a fairly effective effect of shuttle run and shadow training on footwork agility, the average value of the shuttle run group is 19.07 and the average value of the shadow group is 21.53. (3) There is a significant influence of shadow training on footwork agility, with an average NGain value of 4.87 and a standard deviation value of 1.407.Keywords: shuttle run training, shadow training, footwork agilityAbstrak: Penelitian ini bertujuan: (1) Mengetahui pengaruh latihan shuttle run dan shadow terhadap kelincahan footwork (2) Seberapa besar pengaruh latihan shuttle run dan shadow terhadap kelincahan footwork. (3) Metode latihan manakah yang lebih efektif terhadap kelincahan footwork. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif quasi-experimental design dengan two-group pretest-post test control group design. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kelincahan footwork. Teknik analisis statistik menggunakan spss, dilakukan uji persyaratan analisis yaitu dengan uji normalitas dan uji homogenitas. Kesimpulan dari penelitian ini: (1) Adanya pengaruh latihan shuttle run dan shadow terhadap kelincahan footwork, dengan nilai t tabel -2,993 dan sig.(2-tailed) 0,006 < 0,05. (2) Adanya pengaruh yang cukup efektif dari latihan shuttle run dan shadow terhadap kelincahan footwork, nilai rata – rata kelompok shuttle run 19,07 dan nilai rata – rata kelompok shadow 21,53. (3) Adanya pengaruh yang signifikan dari latihan shadow terhadap kelincahan footwork, dengan nilai rata – rata NGain 4,87 dan nilai standard deviation 1,407.KataKunci: latihan shuttle run, latihan shadow, kelincahan footwork
PENGARUH LATIHAN PASSING MENGGUNAKAN TARGET TERHADAP KETEPATAN PASSING SEPAKBOLA Nikmatullah, Tubagus; Adityatama, Firman
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v12i1.3300

Abstract

Abstract: The Effect of Passing Practice Using Targets on Football Passing Accuracy. In accordance with the research objectives, this research uses an experimental method. The population male students of extracurricular football at State Junior High School 3 Ulujami Pemalang, totaling 28 students, with the sampling technique used was saturated sampling. The data collection technique was carried out using a test, i.e. the football passing accuracy test. The data analysis technique was carried out by statistical analysis using t-test at a significance level of 5%, to meet the assumptions of the research results, the analysis requirements test was carried out by using the normality test, difference test and percentage increase. there is a significant effect between passing practice using. Targets on increasing football passing accuracy. The final test calculation for the passing practice using targets group, tcount = 8.189 > ttable = 2.052 with a significance 5%.Keywords: Passing Practice Using Targets, Football Passing Accuracy  Abstrak: Penelitian ini bertujuan: Pengaruh Latihan Passing Menggunakan Target Terhadap Ketepatan Passing Sepakbola. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa putra ekstrakurikuler sepakbola SMP Negeri 3 Ulujami Pemalang yang berjumlah 28 siswa, dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes yaitu tes ketepatan passing sepakbola. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis statistik menggunakan uji t pada taraf signifikansi 5%, untuk memenuhi asumsi hasil penelitian dilakukan uji persyaratan analisis yaitu dengan uji normalitas, uji perbedaan dan persentase peningkatan. Penelitian ini menghasilkan simpulan, yaitu ada pengaruh yang signifikan antara latihan passing menggunakan target terhadap peningkatan ketepatan passing sepakbola. Hal ini dibuktikan dari hasil penghitungan tes akhir kelompok latihan passing menggunakan target yaitu thitung = 8.189 lebih besar dari pada ttabel = 2,052 dengan taraf signifikasi 5%.Kata Kunci: Latihan Passing Menggunakan Target, Ketepatan Passing Sepakbola 
ANALISIS PERMAINAN TRADISIONAL RANGKU ALU DAN PENGARUHNYA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN PJOK KELAS X J SMAN 6 SEMARANG Nurhalimah, Siti; Setyawan, Danang Aji; Mujiyono, Eko
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v12i1.3301

Abstract

Abstract: This research aims to analyze the influence of traditional games on the learning motivation of class X J students at SMAN 6 Semarang in learning PJOK. This research uses a qualitative approach with descriptive research type. Data collection techniques were carried out through interviews, questionnaires and observation. The research results show that the use of traditional games in PJOK learning has a positive influence on students' learning motivation. The traditional game Rangku Alu succeeded in creating a fun, active, creative and interactive learning atmosphere, thereby increasing students' enthusiasm, enthusiasm and participation in learning. The student learning motivation questionnaire shows that the majority of students' learning motivation has increased. The percentage of students answering YES from the 10 questions in the questionnaire was 56.7% to 100%. Meanwhile, the percentage data that answered NO was around 0% to 43.3%. It can be concluded that learning methods that involve local cultural elements, such as the traditional game rangku alu, are able to create a challenging and enjoyable learning atmosphere, thereby reducing boredom and boredom among students in following the learning process.Keywords: Traditional Games, Motivation to learn Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh permainan tradisional terhadap motivasi belajar peserta didik kelas X J SMAN 6 Semarang dalam pembelajaran PJOK. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, angket dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan permainan tradisional dalam pembelajaran PJOK memberikan pengaruh positif terhadap motivasi belajar peserta didik. Permainan tradisional rangku alu berhasil menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, aktif, kreatif dan interaktif, sehingga meningkatkan antusiasme, semangat, dan partisipasi peserta didik dalam mengikuti pembelajaran. Angket motivasi belajar peserta didik menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik motivasi belajar mengalami peningkatan. Persentase peserta didik dari 10 pertanyaan yang ada pada angket menjawab YA sebesar 56,7% hingga 100%. Sedangkan data persentase yang menjawab TIDAK sekitar 0% hingga 43,3%. Dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran yang melibatkan unsur budaya lokal, seperti permainan tradisional rangku alu, mampu menciptakan suasana belajar yang menantang dan menyenangkan, sehingga mampu mengurangi kejenuhan, dan kebosanan peserta didik dalam mengikuti proses belajar.Kata Kunci: Pemainan Tradisional, Motivasi Belajar
PENGARUH PENERAPAN METODE INTERVAL TRAINNING TERHADAP PENINGKATAN VO2MAX PEMAIN SEPAK BOLA Suherman, Dias; Mubarrok, Mochamad Zakky; Agustin, Nur Mahfuzah
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v12i1.3302

Abstract

Abstract: This study aims to determine the effect of the application of the interval training method on the increase in VO2Max of football players. The research method used in this study is experimental.  The research design used is "one group pretest-posttest design" with the sample used in this study is PSPS Segeran football team players with a total of 21 players, aged 17-18 years. The test instrument used in the study was an endurance test, namely a balke or running for 15 minutes in a 400 m running track, the results of the 15-minute running achievement became an indicator of the measurement of the results of the player's VO2Max capacity. The treatment provided in this study was in the form of 14 training intervals in an effort to increase VO2Max capacity. Based on the processing and analysis of data related to the results of the study, the results of the calculation of the t paired sample test showed that the tcount value = 8.20 with df = n – 1 = 20 and the sig value 0.00. From the results of the analysis, 0.00 < 0.05 so that the data is declared significant.Keywords: Interval Training, VO2Max, Soccer Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode interval trainning terhadap peningkatan VO2Max pemain sepak bola. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu eksperimen.  Desain penelitian yang digunakan adalah “one group pretest-posttest design” dengan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemain tim sepak bola PSPS Segeran dengan jumlah 21 pemain, umur 17-18 tahun. Instrumen tes yang digunakan dalam penelitian adalah tes kemampuan daya tahan yaitu balke atau lari selama 15 menit dalam lintasan lari 400 m, hasil dari capaian lari selama 15 menit tersebut menjadi indikator pengukuran hasil kapasitas VO2Max pemain. Treatment yang diberikan dalam penelitian ini berupa 14 kali pemberian interval training dalam upaya meningkatkan kapasitas VO2Max. Berdasarkan pengolahan dan analisis data terkait hasil penelitian, Hasil perhitungan t paired sample test hasilnya menunjukkan bahwa nilai thitung = 8,20 dengan df = n – 1= 20 dan nilai sig 0,00. Dari hasil analisis tersebut maka 0,00 < 0,05 sehingga data dinyatakan signifikan.Kata Kunci: Interval Training, VO2Max, Sepak Bola
PENGARUH LATIHAN WALL VOLLEY TERHADAP KETEPATAN PASSING BAWAH SISWA KELAS X SMK PADA MATERI PEMBELAJARAN BOLA VOLI Setyarini, Irma; Kresnapati, Pandu; Prastiwi, Bertika Kusuma; Suwarso, Suwarso
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v12i1.3303

Abstract

Abstract: The research is based on initial findings that students struggled to perform accurate underhand volleyball passes. An effort to address this problem was made by providing wall volley drills to observe their effect. A quantitative approach was chosen with an experimental method and a single-group pretest-posttest design. The study's population consisted of 248 tenth-grade students, with a sample of 30 students selected using cluster random sampling. Data collection was conducted using an underhand passing test instrument and analyzed with a paired sample t-test. The results showed an improvement in the accuracy of underhand passing, with the average pretest score increasing from 4,47 to 7,47 in the posttest. T-test analysis indicated that the calculated tvalue (12.51) > ttable (1.70), and the significance level  (0,00) < 0,05, leading to the rejection of H0 and acceptance of H1. The conclusion is that wall volley drills have a significant impact on the accuracy of students' underhand passing in volleyball. These findings suggest that wall volley drills are effective in improving underhand passing techniques, making them a viable alternative method in teaching basic underhand passing skills in volleyball.Keywords: Wall Volley, Underhand Passing Accuracy, Volleyball Abstrak: Penelitian didasarkan pada temuan awal bahwa siswa kesulitan dalam melakukan passing bawah bola voli dengan tepat. Upaya mengatasi masalah dengan memberikan latihan wall volley untuk melihat seberapa besar pengaruhnya. Pendekatan kuantitatif dipilih dengan metode eksperimen dan desain pretest-posttest kelompok tunggal. Populasi penelitian 248 siswa kelas X, dengan sampel sebanyak 30 siswa dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes passing bawah dan dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil menunjukkan peningkatan ketepatan passing bawah dengan skor rata-rata pretest 4,47 meningkat menjadi 7,47 pada posttest. Analisis uji-t menunjukkan thitung (12,51) > ttabel (1,70) dan nilai signifikansi  (0,00) < 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Kesimpulannya, latihan wall volley berpengaruh signifikan terhadap ketepatan passing bawah siswa pada bola voli. Temuan ini mengindikasikan bahwa latihan wall volley efektif memperbaiki teknik passing bawah sehingga, dapat dijadikan metode alternatif yang efisien dalam pembelajaran teknik dasar passing bawah bola voli.Kata Kunci: Wall Volley, Ketepatan Passing Bawah, Bola Voli