cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek)
ISSN : 22528148     EISSN : 25794604     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 303 Documents
PENERAPAN MODEL MOVEMENT EDUCATION UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN TEKNIK DASAR LOMPAT JANGKIT PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 5 SAYAN Een Wahyudi; Eko Rudiansyah; Kurnia Dyah Anggorowati
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v9i2.814

Abstract

Abstract: This study aims to improve the basic technique skills of multifle jumps in grade VII students of SMP Negeri 5 Sayan. The subjects in this study were 5 students consisting of 4 famale students and I male student. This research is the basic technique ability of multiple jumps in the seventhgrade students of SMP Negeri 5 Sayan. Then the data collection techniques in this study used skills tests and essay questions as well as documentation, the research instruments used observation sheets, student worksheets and learning implementation sheets for APKG I and APKG II which could be assessed by looking for the percentage obtained from the implementation of the learning. The results showed that the first cycle in the learning planning aspect of APKG I god a score of 2.82, in the second cycle it increased to 3.76 in the good category, while in the teaching skills aspect of AFKG II in the first cycle it got a score of 3.05, in the cycle II increased to 4 in the very good category. The results of the assessment of students psychomotor ability in cycle in cycle I was 0%, and cycle II was 100%, an increase from cycle I to cycle II was 100%. The conclusion in this study is that  after applying the movement education model it can improve the basic technique skills of  multiple jumps in grade VII students of  SMP Negeri 5 Sayan. Keywords: Movement Education Model, Basic Technique, Jump Up                                    Abstrack: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknik dasar lompat jangkit pada siswa kelas VII SMP Negeri 5 Sayan. Subjek pada penelitian ini yaitu 5 siswa yang terdiri dari 4 orang siswa perempuan dan 1 orang siswa laki-laki. Penelitian ini adalah penelitian tindaan kelas dengan dua siklus yakni siklus I dan siklus II. Objek pada penelitian ini adalah kemampuan teknik dasar lompat jangkit pada siswa klas VII SMP Negeri 5 Sayan. Kemudian teknik pengumpulan data dalm penelitian ini menggunakan tes keterampilan dan soal essai serta dokumentas, instrumen penelitian menggunakan lembar observasi, lembar kerja siswa dan lembar keterlaksanaan pembelajaran APKG I dan APKG II yang dapat dinilai dengan mencari persentase yang diperoleh dari keterlaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian diperoleh bahwa siklus I pada aspek perencanaan pembelajaran APKG I mendapat skor 2,82 pada siklus II meningkat menjadi 3,76 dengan kategori baik, sedangkan pada aspek keterampilan mengajar APKG II pada siklus I mendapat skor 3,05, pada siklus II meningkat menjadi 4 dengan kategori sangat baik. Hasil penilaian kemampuan psikomotor siswa siklus I sebesar 0% dan siklus II sebsar 100%, mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 100%. Kesimpulan dalam penlitian ini adalah setelah menerapkan model movement education dapat meningkatkan kemampuan teknik dasar lompat jangkit pada siswa kelas VII SMP Negeri 5 Sayan.Kata Kunci: Model Movement Education, Teknik Dasar, Lompat Jangkit
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP KEGIATAN PEMEBELAJARAN MERDEKA BELAJAR DI LINGKUNGAN PRODI PENDIDIKAN JASMANI STKIP MELAWI Nur Moh Kusuma Atmaja; Indria Susilawati; Nur Sulistyo Mutaqin
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v9i2.815

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to describe the understanding and readiness of students in the physical education study program in the implementation of Merdeka Learning - Merdeka Campus (MBKM); and to find out the implementation of the Independent Learning - Independent Campus policy in the physical education study program. This MBKM program is very useful for students in developing insight, knowledge and competence as well as to find a different academic atmosphere. This type of research is descriptive quantitative research. The population and sample of this study were 82 active students in the Physical Education Study Program, STKIP Melawi. The results of this study indicate that most students have understood the policies of the MBKM program of activities as well as the benefits and challenges as well as opportunities for students to develop themselves. Thus, in the future, the implementation of the MBKM program can be carried out thoroughly and provide better socialization of MBKM policies. Keywords: Perception, learning, independent learning. Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pemahaman dan kesiapan mahasiswa program studi pendidikan jasmani dalam implementasi Merdeka Belajar - Kampus Merdeka (MBKM); dan untuk mengetahui pelaksanaan kebijakan Merdeka Belajar - Kampus Merdeka di program studi pendidikan jasmani. Program MBKM ini sangat bermanfaat kepada mahasiswa dalam mengembangkan wawasan, pengetahuan dan kompetensi serta untuk menemukan atmosfer akademik yang berbeda. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dan sampel penelitian ini adalah 82 mahasiswa aktif di program Studi pendidikan Jasmani STKIP Melawi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahsiswa telah memahami kebijakan program kebgiatan MBKM serta manfaat dan tantangan serta kesempatan mahasiswa untuk mengembangkan diri. Dengan demikian untuk kedepannya dalam pelaksanaan program MBKM ini bisa terlaksana secara menyeluruh serta memberikan sosialisasi kebijakan MBKM secara lebih baik lagi.Kata kunci: Persepsi, pembelajaran, merdeka belajar
ANALISIS PEMBELAJARAN PENJAS DI SDN 013/VI TIGA ALUR KECAMATAN PANGKALAN JAMBU Alya Ramadhani Fitri; Wawan Junresti Daya; Yusradinafi
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 13 No 2 (2026)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v13i2.4996

Abstract

Abstract: This study aims to describe the implementation of Physical Education, Sports, and Health (PJOK) learning methods at SDN 013/VI Tiga Alur, Pangkalan Jambu District. The research employed a descriptive qualitative approach involving the PJOK teacher, the principal, and students from grades IV–VI selected through purposive sampling. Data were collected through observation, interviews, and documentation and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the dominant teaching methods used were demonstration, direct practice, and games. Students showed positive responses to the learning process, reflected in their active participation during activities. However, several challenges were identified, including limited sports facilities, restricted field space, and limited instructional time. Therefore, more varied and innovative teaching methods are needed to improve the effectiveness of PJOK learning. Keywords: Elementary School, Learning Methods, Physical Education Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di SDN 013/VI Tiga Alur Kecamatan Pangkalan Jambu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek guru PJOK, kepala sekolah, dan siswa kelas IV–VI yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode yang dominan digunakan adalah demonstrasi, praktik langsung, dan permainan. Respon siswa terhadap pembelajaran cukup baik dan ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan. Namun, pelaksanaan pembelajaran masih menghadapi kendala seperti keterbatasan sarana dan prasarana, luas lapangan yang terbatas, serta alokasi waktu pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan metode pembelajaran yang lebih variatif dan inovatif agar pembelajaran PJOK dapat berjalan lebih efektif. Kata Kunci: Metode Pembelajaran, Pendidikan Jasmani, Sekolah Dasar