cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek)
ISSN : 22528148     EISSN : 25794604     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 321 Documents
PENERAPAN MODEL MOVEMENT EDUCATION UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN TEKNIK DASAR LOMPAT JANGKIT PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 5 SAYAN Een Wahyudi; Eko Rudiansyah; Kurnia Dyah Anggorowati
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v9i2.814

Abstract

Abstract: This study aims to improve the basic technique skills of multifle jumps in grade VII students of SMP Negeri 5 Sayan. The subjects in this study were 5 students consisting of 4 famale students and I male student. This research is the basic technique ability of multiple jumps in the seventhgrade students of SMP Negeri 5 Sayan. Then the data collection techniques in this study used skills tests and essay questions as well as documentation, the research instruments used observation sheets, student worksheets and learning implementation sheets for APKG I and APKG II which could be assessed by looking for the percentage obtained from the implementation of the learning. The results showed that the first cycle in the learning planning aspect of APKG I god a score of 2.82, in the second cycle it increased to 3.76 in the good category, while in the teaching skills aspect of AFKG II in the first cycle it got a score of 3.05, in the cycle II increased to 4 in the very good category. The results of the assessment of students psychomotor ability in cycle in cycle I was 0%, and cycle II was 100%, an increase from cycle I to cycle II was 100%. The conclusion in this study is that  after applying the movement education model it can improve the basic technique skills of  multiple jumps in grade VII students of  SMP Negeri 5 Sayan. Keywords: Movement Education Model, Basic Technique, Jump Up                                    Abstrack: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknik dasar lompat jangkit pada siswa kelas VII SMP Negeri 5 Sayan. Subjek pada penelitian ini yaitu 5 siswa yang terdiri dari 4 orang siswa perempuan dan 1 orang siswa laki-laki. Penelitian ini adalah penelitian tindaan kelas dengan dua siklus yakni siklus I dan siklus II. Objek pada penelitian ini adalah kemampuan teknik dasar lompat jangkit pada siswa klas VII SMP Negeri 5 Sayan. Kemudian teknik pengumpulan data dalm penelitian ini menggunakan tes keterampilan dan soal essai serta dokumentas, instrumen penelitian menggunakan lembar observasi, lembar kerja siswa dan lembar keterlaksanaan pembelajaran APKG I dan APKG II yang dapat dinilai dengan mencari persentase yang diperoleh dari keterlaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian diperoleh bahwa siklus I pada aspek perencanaan pembelajaran APKG I mendapat skor 2,82 pada siklus II meningkat menjadi 3,76 dengan kategori baik, sedangkan pada aspek keterampilan mengajar APKG II pada siklus I mendapat skor 3,05, pada siklus II meningkat menjadi 4 dengan kategori sangat baik. Hasil penilaian kemampuan psikomotor siswa siklus I sebesar 0% dan siklus II sebsar 100%, mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 100%. Kesimpulan dalam penlitian ini adalah setelah menerapkan model movement education dapat meningkatkan kemampuan teknik dasar lompat jangkit pada siswa kelas VII SMP Negeri 5 Sayan.Kata Kunci: Model Movement Education, Teknik Dasar, Lompat Jangkit
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP KEGIATAN PEMEBELAJARAN MERDEKA BELAJAR DI LINGKUNGAN PRODI PENDIDIKAN JASMANI STKIP MELAWI Nur Moh Kusuma Atmaja; Indria Susilawati; Nur Sulistyo Mutaqin
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v9i2.815

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to describe the understanding and readiness of students in the physical education study program in the implementation of Merdeka Learning - Merdeka Campus (MBKM); and to find out the implementation of the Independent Learning - Independent Campus policy in the physical education study program. This MBKM program is very useful for students in developing insight, knowledge and competence as well as to find a different academic atmosphere. This type of research is descriptive quantitative research. The population and sample of this study were 82 active students in the Physical Education Study Program, STKIP Melawi. The results of this study indicate that most students have understood the policies of the MBKM program of activities as well as the benefits and challenges as well as opportunities for students to develop themselves. Thus, in the future, the implementation of the MBKM program can be carried out thoroughly and provide better socialization of MBKM policies. Keywords: Perception, learning, independent learning. Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pemahaman dan kesiapan mahasiswa program studi pendidikan jasmani dalam implementasi Merdeka Belajar - Kampus Merdeka (MBKM); dan untuk mengetahui pelaksanaan kebijakan Merdeka Belajar - Kampus Merdeka di program studi pendidikan jasmani. Program MBKM ini sangat bermanfaat kepada mahasiswa dalam mengembangkan wawasan, pengetahuan dan kompetensi serta untuk menemukan atmosfer akademik yang berbeda. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dan sampel penelitian ini adalah 82 mahasiswa aktif di program Studi pendidikan Jasmani STKIP Melawi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahsiswa telah memahami kebijakan program kebgiatan MBKM serta manfaat dan tantangan serta kesempatan mahasiswa untuk mengembangkan diri. Dengan demikian untuk kedepannya dalam pelaksanaan program MBKM ini bisa terlaksana secara menyeluruh serta memberikan sosialisasi kebijakan MBKM secara lebih baik lagi.Kata kunci: Persepsi, pembelajaran, merdeka belajar
ANALISIS PEMBELAJARAN PENJAS DI SDN 013/VI TIGA ALUR KECAMATAN PANGKALAN JAMBU Alya Ramadhani Fitri; Wawan Junresti Daya; Yusradinafi
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 13 No 2 (2026)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v13i2.4996

Abstract

Abstract: This study aims to describe the implementation of Physical Education, Sports, and Health (PJOK) learning methods at SDN 013/VI Tiga Alur, Pangkalan Jambu District. The research employed a descriptive qualitative approach involving the PJOK teacher, the principal, and students from grades IV–VI selected through purposive sampling. Data were collected through observation, interviews, and documentation and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the dominant teaching methods used were demonstration, direct practice, and games. Students showed positive responses to the learning process, reflected in their active participation during activities. However, several challenges were identified, including limited sports facilities, restricted field space, and limited instructional time. Therefore, more varied and innovative teaching methods are needed to improve the effectiveness of PJOK learning. Keywords: Elementary School, Learning Methods, Physical Education Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di SDN 013/VI Tiga Alur Kecamatan Pangkalan Jambu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek guru PJOK, kepala sekolah, dan siswa kelas IV–VI yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode yang dominan digunakan adalah demonstrasi, praktik langsung, dan permainan. Respon siswa terhadap pembelajaran cukup baik dan ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan. Namun, pelaksanaan pembelajaran masih menghadapi kendala seperti keterbatasan sarana dan prasarana, luas lapangan yang terbatas, serta alokasi waktu pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan metode pembelajaran yang lebih variatif dan inovatif agar pembelajaran PJOK dapat berjalan lebih efektif. Kata Kunci: Metode Pembelajaran, Pendidikan Jasmani, Sekolah Dasar
PENGARUH METODE LATIHAN DRILL DALAM MENINGKATKAN PASSING ATAS PADA CLUB BOLA VOLI PUTRI POVA USIA 14 TAHUN KECAMATAN AYAH KABUPATEN KEBUMEN Yani Aristiani; Ahmad Syarif
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 13 No 2 (2026)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v13i2.5044

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the effect of drill training on improving the passing ability of 14-year-old female volleyball athletes at the Pova Club in the minimally sufficient category. The method used was a quasi-experimental one. The population of this study was 12 14-year-old Pova Club athletes. The sample of this study used a total sampling of 12 athletes with a perposive sampling technique, namely according to age category. Data collection in this study used a volleyball overhead passing test, namely the Brady Volleyball Test. Data analysis used the IBM SPSS version 27 application, with normality testing, homogenity test and t-test steps. The results showed an increase in the average value from 63.41 (pretest) to 90.75 (posttest) with a significance of 0.000 <0.05. In conclusion, after the application of the volleyball passing drill training method in the 14-year-old female volleyball club, there was an increase in the very good category. Keywords: Training Drill, overhead passing, volley ball   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan drill terhadap peningkatan kemampuan passing atlet voli putri usia 14 tahun di Klub Pova pada kategori minimal memadai. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah atlet Club Pova yang berusia 14 tahun dengan jumlah 12 anak. Sampel penelitian ini menggunakan total sampling yang berjumlah 12 atlet dengan teknik pengambilan sampel perposive sampling yaitu sesuai kategori usia. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes passing atas bola voli yaitu brady volley ball tes. Analisis data menggunakan aplikasi SPSS versi 27 IBM, dengan langkah uji normalitas, uji homogen dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan, adanya peningkatan nilai rata-rata dari 63,41 (pretest) menjadi 90,75 (posttest) dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Simpulan, setelah diterapkan metode latihan drill passing atas bola voli pada club bola voli putri usia 14 tahun terjadi peningkatan pada kategori sangat baik.   Kata Kunci: Latihan drill, pasing atas, bola voli
PENGARUH MODEL TEACHING GAMES FOR UNDERSTANDING DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN SEPAK BOLA DI SMP MUHAMMADIYAH SEMPOR Teguh Asnanto; Ahmad Syarif
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 13 No 2 (2026)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v13i2.5063

Abstract

Abstract: This study aims to determine the effect of the Teaching Games for Understanding (TGFU) model on improving the soccer skills of Grade VII A students at SMP Muhammadiyah Sempor. The background of this study is the low mastery of basic techniques and students’ tactical understanding in soccer games. This research used a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group format. The subjects consisted of 20 students divided into an experimental group and a control group. The experimental group received instruction using the TGFU model, while the control group was taught using conventional methods. Data were collected through soccer skill tests conducted before and after the treatment. The results showed that the average posttest score of the experimental group was 10.8, higher than the control group’s 7.6. The t-test analysis indicated a significant difference (p < 0.05). It can be concluded that the TGFU model has a positive and significant effect on improving students’ soccer playing skills. Keywords: Physical Education, Soccer, TGFU, Skills, Games Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Teaching Games for Understanding (TGFU) terhadap peningkatan keterampilan sepak bola siswa kelas VII A di SMP Muhammadiyah Sempor. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya penguasaan teknik dasar dan pemahaman taktis siswa dalam permainan sepak bola. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan bentuk pretest-posttest control group. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diberikan pembelajaran menggunakan model TGFU, sedangkan kelompok kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan sepak bola sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai posttest kelompok eksperimen sebesar 10,8, lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol sebesar 7,6. Hasil uji t menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0,05). Disimpulkan bahwa model TGFU berpengaruh positif dan signifikan dalam meningkatkan keterampilan bermain sepak bola siswa. Kata Kunci: Pendidikan Jasmani, Sepak Bola, TGFU, Keterampilan, Permainan
PENGARUH PENGGUNAAN HANDPADDLE TERHADAP KECEPATAN RENANG GAYA BEBAS 50 METER DI DOLPHIN SWIMMING CLUB Esti Puji Rahayu; Anisa Isna Khusnul Hotimah
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 13 No 2 (2026)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v13i2.5040

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the effect of hand paddle drills on improving 50-meter freestyle swimming speed. The study was conducted at the Dolphin Swimming Club in Kebumen Regency, involving 10 athlete swimmers. The data were analyzed quantitatively using SPSS software. The results showed a significant difference between the pretest and posttest scores. The average pretest score was 69.40, while the average posttest score decreased to 52.50. The normality test yielded a significance value of 0.379 for the pretest and 0.91 for the posttest; both values were greater than 0.05 (p > 0.05), it can be concluded that there is a significant improvement and the data are normally distributed.   Keywords: Hand paddle, Freestyle, Swimming   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menilai seberapa efektif latihan drill dengan menggunakan hand paddle dalam meningkatkan kecepatan renang gaya bebas pada jarak 50 meter. Metode yang diambil adalah kuantitatif dengan desain pre-experimental jenis satu kelompok pretest-posttest. Terdapat 10 atlet renang yang menjadi subjek penelitian dari Dolphin Swimming Club di Kabupaten Kebumen. Analisis data dilakukan menggunakan software SPSS. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan antara hasil pengukuran sebelum dan sesudah. Rata-rata waktu yang ditempuh berkurang dari 69,40 detik menjadi 52,50 detik. Uji normalitas menunjukkan nilai signifikansi 0,379 dan 0,091 (p > 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan signifikan dan data berdistribusi normal.   Kata Kunci: Hand padlle, Gaya Bebas, Renang
PENGARUH AKTIVITAS SMALL-SIDED GAMES TERHADAP PENINGKATAN KEBUGARAN JASMANI MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN JASMANI DALAM PEMBELAJARAN SEPAKBOLA Aidil Putra; Doky Harpinus; Rahmat Gunawan
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 13 No 2 (2026)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v13i2.5037

Abstract

Abstract:    This study aims to examine the effect of Small-Sided Games (SSG) activity on improving the physical fitness of students in the Physical Education Study Program at Universitas Pamulang. A quantitative approach with a quasi-experimental one group pretest-posttest design was employed. Thirty students were selected as the sample through purposive sampling technique. The Indonesian Physical Fitness Test (TKJI) was used as the measurement instrument, covering five components: speed, arm muscle strength, abdominal muscle strength, leg explosive power, and cardiovascular endurance. The intervention was carried out for eight weeks with three sessions per week. The results of the paired sample t-test revealed significant improvements across all physical fitness components (p = 0.000 < 0.05), with a total TKJI score increase of 25.76%. These findings confirm that SSG is an effective active learning strategy that holistically integrates physical development and pedagogical values within higher education physical education courses. Keywords: physical education, physical fitness, small-sided games   Abstrak:  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas Small-Sided Games (SSG) terhadap peningkatan kebugaran jasmani mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani Universitas Pamulang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 30 mahasiswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen pengukuran menggunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) yang mencakup lima komponen: kecepatan, kekuatan otot lengan, kekuatan otot perut, daya ledak tungkai, dan daya tahan kardiovaskular. Intervensi dilaksanakan selama delapan minggu dengan frekuensi tiga kali pertemuan per minggu. Hasil analisis paired sample t-test menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh komponen kebugaran jasmani (p = 0,000 < 0,05), dengan total peningkatan skor TKJI sebesar 25,76%. Temuan ini membuktikan bahwa SSG efektif sebagai strategi pembelajaran aktif yang mengintegrasikan pengembangan fisik dan pedagogik secara holistik dalam perkuliahan pendidikan jasmani. Kata kunci: kebugaran jasmani, pendidikan jasmani, small-sided games
SCHOOL BULLYING PREVENTION: IMPLEMENTATION OF THE TEACHING PERSONAL AND SOCIAL RESPONSIBILITY MODEL IN PHYSICAL EDUCATION Oman Hadiana; Sartono
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 13 No 2 (2026)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v13i2.5304

Abstract

Abstract: This study is motivated by the high prevalence of bullying cases among elementary school students in Indonesia. It aims to implement the Teaching Personal and Social Responsibility (TPSR) model as a preventive strategy against bullying behavior in Physical Education (PE). The research employed an experimental method using a randomized posttest-only control group design. The participants were 83 fifth-grade students, consisting of 42 students in the experimental group who received TPSR instruction and 41 students in the control group who experienced conventional teaching. Data were collected using a Likert-scale questionnaire to assess bullying behavior. The data were analyzed through an independent samples test. The findings indicate that the implementation of TPSR in PE enhances students’ respect for others, empathy, social awareness, assertiveness, and willingness to assist peers facing learning difficulties. In conclusion, the TPSR model is an effective preventive approach to reducing bullying behavior among elementary school students in PE contexts. Keywords: bullying, elementary school, care, physical education Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya kasus perundungan di lingkungan sekolah dasar di Indonesia. Studi ini bertujuan mengimplementasikan model Teaching Personal and Social Responsibility (TPSR) sebagai upaya preventif terhadap perilaku perundungan dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain posttest-only control group secara acak. Subjek penelitian terdiri atas dua kelas V sekolah dasar dengan total 83 siswa, di mana 42 siswa sebagai kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran TPSR, sedangkan 41 siswa sebagai kelompok kontrol menggunakan pendekatan konvensional. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner skala Likert untuk mengukur perilaku perundungan. Analisis data dilakukan menggunakan uji sampel independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan TPSR mampu meningkatkan sikap menghargai orang lain, empati, kepedulian sosial, ketegasan, serta kemampuan membantu teman. Dengan demikian, TPSR efektif sebagai strategi pencegahan untuk meminimalkan perilaku perundungan pada siswa sekolah dasar. Kata Kunci: Perundungan, sekolah dasar, peduli, pendidikan jasmani
TINGKAT KETERAMPILAN SERVIS BADMINTON PADA SISWA KELAS VIII SMP DALAM PEMBELAJARAN PJOK Diana Sari; Nur Moh Kusuma Atmaja
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 13 No 2 (2026)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v13i2.5306

Abstract

Abstrak: The purpose of this study was to determine the backhand serve skills in badminton among eighth-grade students of SMP Swasta Bhinneka and to provide an initial overview of students’ skills in Physical Education (PJOK) learning. This research employed a quantitative descriptive design using a survey method through tests and measurements. The population of the study consisted of 14 students. The instruments used included interviews, an accuracy test, and a backhand serve technique test in badminton. The data analysis technique applied in this study was descriptive analysis based on percentages.Based on the interview results, it was found that students’ level of interest in badminton learning was relatively low due to their limited understanding of the basic techniques of the game. However, in general, the students’ backhand serve ability was categorized as good. The results showed that 8 students (57.14%) were in the very high category and 6 students (42.85%) were in the high category. Based on these results, it can be concluded that the ability of class VIII students of Bhinneka Private Middle School in performing backhand serves in badminton is at a fairly good level. Keywords: basic skills, backhand service, badminton. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterampilan servis backhand badminton pada siswa kelas VIII SMP Swasta Bhinneka dan memberikan gambaran awal keterampilan siswa dalam pembelajaran PJOK. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode survei melalui tes dan pengukuran. Populasi penelitian berjumlah 14 siswa. Instrumen yang digunakan berupa wawancara, tes ketepatan, dan tes teknik servis backhand badminton. Teknik analisis data yang diterapkan dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif berbasis persentase. Berdasarkan hasil wawancara, diketahui bahwa tingkat ketertarikan siswa terhadap pembelajaran badminton tergolong rendah yang disebabkan oleh kurangnya pemahaman mereka terhadap teknik-teknik dasar permainan. Namun, kemampuan servis backhand siswa secara umum berada pada kategori baik. Hasil penelitian menunjukkan 8 siswa (57,14%) berada pada kategori sangat tinggi dan 6 siswa (42,85%) pada kategori tinggi. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa kelas VIII SMP Swasta Bhinneka dalam melakukan servis backhand pada permainan badminton memiliki tingkat yang cukup baik. Kata kunci: keterampilan dasar, servis backhand, badminton
PENGEMBANGAN MEDIA ALAT BANTU AKURASI PASSING ATAS BOLA VOLI Andreas Rukianus; Suyatmin
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 13 No 2 (2026)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v13i2.5307

Abstract

Abstract: This study aims to develop a learning media in the form of a tool to improve the accuracy of overhead passing in volleyball for senior high school students. The research employed a Research and Development (R&D) method using the 4D development model consisting of define, design, develop, and disseminate stages. The research subjects were senior high school students participating in volleyball learning activities. The development process included needs analysis, media design, product development, expert validation, and student trials. The results showed that the validation from material experts reached 77% in the good category, media experts obtained 84% in the good category, and practitioner experts reached 90% in the very good category. Student responses to the use of the tool obtained a percentage of 89.6%, categorized as very good. Therefore, the developed learning media is considered feasible for use in physical education learning. Keywords: earning media, overhead passing, volleyball, 4D model Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media alat bantu akurasi passing atas bola voli pada siswa SMA sederajat. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Subjek penelitian adalah siswa SMA sederajat yang mengikuti pembelajaran bola voli. Proses pengembangan dilakukan melalui analisis kebutuhan, perancangan media, pembuatan produk, validasi ahli, serta uji coba kepada siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh penilaian dari ahli materi sebesar 77% dengan kategori baik, dari ahli media sebesar 84% dengan kategori baik, dan dari ahli praktisi sebesar 90% dengan kategori sangat baik. Selain itu, hasil angket respon siswa menunjukkan persentase sebesar 89,6% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut, media alat bantu akurasi passing atas bola voli dinyatakan layak digunakan dalam pembelajaran pendidikan jasmani di SMA. Kata kunci: media pembelajaran, passing atas, bola voli, model 4D