cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek)
ISSN : 22528148     EISSN : 25794604     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 303 Documents
IMPLEMENTASI LITERASI FISIK MELALUI PEMBELAJARAN PERMAINAN SOFTBALL TERHADAP PENINGKATAN KOGNISI SISWA Bunga Nurgala Sri Trinita; Sucipto; Agus Gumilar
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 13 No 1 (2026)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v13i1.4892

Abstract

Abstract: In the Vocational High School (SMK) Physical Education, physical and cognitive aspects have evolved, yet conventional methods often fail to optimally activate cognitive functions. This study analyzes the implementation of physical literacy through Softball five games on student memory enhancement. Using a quantitative Quasi-Experimental approach with a Nonequivalent Control Group Design, the study involved 66 students from SMK IPTEK South Tangerang, divided equally into experimental and control groups. Instruments included the Digit Span Backward Test for cognition and an adapted PPLA-Q, analyzed via Wilcoxon and Mann-Whitney U tests. Results showed the experimental group achieved a cognition N-Gain of 15.69%, surpassing the control group's 5.87%. With p=0.072, physical literacy-based learning improved fourfold compared to conventional methods. Additionally, the experimental group demonstrated consistent psychological and social improvements, while the control group declined. Conclusively, Softball integrated with physical literacy is more suitable for stimulating cognition and maintaining students' psychological and social stability. Keywords: Physical Literacy, Softball five, Cognition, Working Memory, Physical Education.   Abstrak: Dalam PJOK di SMK, aspek fisik dan kognitif sudah dikembangkan, namun metode konvensional sering kurang optimal dalam mengaktifkan fungsi kognitif siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan literasi fisik melalui permainan Softball five terhadap peningkatan memori siswa. Menggunakan pendekatan kuantitatif Quasi-Experimental dengan desain Nonequivalent Control Group, penelitian melibatkan 66 siswa SMK IPTEK Tangerang Selatan yang dibagi rata ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen meliputi Tes Digit Span Backward dan PPLA-Q adaptasi, dengan analisis uji Wilcoxon dan Mann-Whitney U. Hasil menunjukkan kelompok eksperimen mengalami peningkatan kognisi dengan N-Gain 15,69%, melampaui kelompok kontrol yang hanya 5,87%. Uji perbedaan menunjukkan p=0,072; pembelajaran berbasis literasi fisik meningkat empat kali lipat dibanding metode konvensional. Selain itu, aspek psikologis dan sosial kelompok eksperimen meningkat konsisten, sedangkan kontrol menurun. Disimpulkan, pembelajaran Softball dengan literasi fisik lebih cocok merangsang kognisi serta mempertahankan stabilitas psikologis dan sosial siswa. Kata Kunci: Literasi Fisik, Softball five, Kognisi, Daya Ingat, Pendidikan Jasmani.
PENGARUH METODE BERMAIN DALAM MENINGKATKAN PASSING ATAS BOLA VOLI DI SD NEGERI KEMBANGKUNING Sri Hartati; Ahmad Syarif
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 13 No 2 (2026)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v13i2.5026

Abstract

Abstract: This study was conducted with the aim of determining and analyzing the effect of playing methods in improving volleyball overhead passing. The research location was at Kembangkuning Elementary School, Pituruh District, Purworejo Regency. The research subjects who served as respondents in this study were all upper-grade students totaling 25 students. The data analysis technique used descriptive and comparative methods with the help of the SPSS. The results of the descriptive analysis showed that there was a significant difference in achievement between the pretest and posttest scores. The pretest score had an average value of 58.88. After being given treatment, the average score on the posttest increased to 78.40. From the results of the t-test analysis, the calculated t value was -6.371 with a significance of 0.000 less than 0.05. Hypothesis is accepted, namely that there is a very significant influence of the treatment given on students' volleyball skills. Keywords: Play method, Overhead passing, Volley Ball Abstrak: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh metode bermain dalam meningkatkan passing atas bola voli. Lokasi penelitian dilakukan di SD Negeri Kembangkuning Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo. Subjek penelitian yang dijadikan sebagai responden dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas atas yang berjumlah 25 siswa. Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif dan komparatif dengan bantuan aplikasi SPSS (Statistical Product and Service Solution). Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa terdapat perbedaan capaian yang cukup signifikan antara skor hasil pretest dan posttest. Skor hasil pretest memiliki nilai rata-rata sebesar 58,88. Setelah diberikan perlakuan, skor rata-rata pada posttest meningkat menjadi 78,40. Dari hasil analisis uji t, diperoleh nilai t hitung sebesar -6,371 dengan signifikansi 0,000 kurang dari 0,05. Hal ini menunjukkan terdapat pengaruh yang sangat signifikan dari perlakuan yang diberikan terhadap keterampilan kemampuan bola voli siswa. Kata Kunci: Metode Bermain, Passing Atas, Bola Voli
DESAIN PENGEMBANGAN PEMANASAN PERMAINAN SEPAKBOLA Supianto S; Y Touvan Juni Samodra; Uray Gustian
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v1i1.544

Abstract

Abstract: This study aims to develop a warm-up with games for students of football game material so that students are not easily bored and are more enthusiastic about doing core activities. The method used by the researcher is the R&D method. The sample in this study were students of Tanjungpura University Sports Coaching Education, Pontianak, with 10 students. The research phase includes (1) potential and problems (2) game design (3) product validation (4) product testing. The data collection technique in this study was using a questionnaire and a pulse measurement test. The data were analyzed descriptively by using the ANOVA test. The results of this study are suitable for use with an average value of 3 judges 93% and the average pulse rate of the experimental people reaches 60-75% of the exercise pulse. Conclusion The development of football heating is very feasible to use for warming up.Keywords: Warming up, Pulse, Games Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pemanasan dengan permainan untuk mahasiswa materi permainan sepakbola agar mahasiswa tidak mudah mengalami kebosanan dan lebih semangat untuk melakukan aktivitas inti. Metode yang digunakan peneliti adalah metode R&D. sempel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga Universitas Tanjungpura Pontianak, dengan mahasiswa sebanyak 10 orang. Tahap penelitian meliputi (1) potensi dan masalah (2) desain permainan (3) validasi produk (4) uji coba produk. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan angket dan tes pengukuran denyut nadi. Data dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan uji anova. Hasil penelitian ini layak untuk digunakan dengan rata-rata nilai dari 3 judges 93% dan rata-rata denyut nadi orang coba mencapai 60-75% denyut nadi latihan. Kesimpulan pengembangan pemanasan sepakbola sangat layak digunakan untuk pemanasan.Kata Kunci: Pemanasan, Denyut Nadi, Permainan        
ANALISIS PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN DARING PRODI PENJAS DIMASA PANDEMI COVID-19 Kurnia Dyah Anggorowati; Nur Moh. Kusuma Atmaja; Eko Rudiansyah
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v1i1.545

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to find out the problems of online learning during the pandemic, especially for Physical Education study program students. In addition, to find out the obstacles faced in online learning so that we can anticipate them early. The method used in this research is qualitative, namely the type of survey. Data collection techniques in this study used a questionnaire containing questions that must be answered by respondents.The results of this study are that after giving a questionnaire to 47 students with 9 questions, the following results were obtained: 1) In online learning, students do not understand about using lecture applications so there must be a clear tutorial in its use, 2) Online learning makes students not optimal in learning at home it is proven that 53% of students choose the answer is less, 3) Internet quota costs are relatively expensive and it is difficult to get a network when students carry out lectures from home, even though there is distance learning quota assistance (PJJ).Keywords: Problems, online learning, the pandemic  Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui problematika pembelajaran daring dimasa pandemi khususnya untuk mahasiswa prodi Penjas. Selain itu juga untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi dalam pembelajaran daring sehingga kita dapat mengantisipasi lebih awal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yaitu jenis survei. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket yang berisi tentang pertanyaan yang harus dijawab oleh responden.Hasil penelitian ini adalah setelah memberikan angket kepada 47 orang mahasiswa dengan 9 pertanyaan maka diperoleh hasil sebagai berikut: 1) Dalam pembelajaran daring mahasiswa kurang memahami tentang menggunakan aplikasi perkuliahan sehingga harus ada tutorial secara jelas dalam penggunaannya, 2)Pembelajaran daring membuat mahasiswa tidak optimal belajar dirumah hal ini dibuktikan bahwa 53% mahasiswa memilih jawaban kurang, 3) Biaya kuota internet relative mahal dan susah mendapatkan jaringan bila mahasiswa melaksanakan kuliah dari rumah, meskipun sudah ada bantuan kuota pembelajaran jarak jauh (PJJ).Kata Kunci: Problematika, pembelajaran daring, masa pandemic
PERAN SEKOLAH DALAM PEMBINAAN OLAHRAGA PRESTASI DI SMA DAN SMK SE-KECAMATAN ELLA HILIR Heriyanto Heriyanto; Kurnia Dyah Anggorowati; Suyatmin Suyatmin
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v1i1.546

Abstract

Abstract: Research purpose to know the role of schools in coaching SMA/SMK Ella Hilir performance sports. The study uses a qualitative research witha descriptive approach, meaning a research procedure by illustrating objects based on actual fact thatare happening in today’s situation. This research data source is the principal, the student and sports teacher. Data collection using of interviews, observation and documentation. Data analysis ran a triangulation test, whichis source triangulation and technical triangulation. Based on studies obtained in SMA/SMK of Ella Hilir,of the role of achievements sports that school already play a part in the development of achievement sports, this is established by facilitating the means and infrastructure of sports. To theconclusion that SMA/SMK of Ella Hilir has already played a role in the development of the performance sports, as in shown by the achievement of each school. Keywords: school roles, coaching performance sports.Abstrak: Tujuan penelitian untuk mengetahui peran dari sekolah dalam pembinaan olahraga prestasi di SMA/SMK se-Kecamatan Ella Hilir. Penelitian ini mengunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, maksudnya adalah prosedur penelitian dengan menggambarkan obyek yang di teliti berdasarkan fakta aktual yang terjadi pada keadaan sekarang. Sumber data penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru olahraga dan siswa. Pengumpulan data mengunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data mengunakan uji triangulasi, yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh di SMA/SMK se-Kecamatan Ella Hilir, tentang peran sekolah dalam pembinaan olahraga prestasibahwa sekolah sudah berperan dalam pembinaan olahraga prestasi, hal tersebut dibuktikan dengan memfasilitasi sarana dan prasarana olahraga. Dapat ditarik kesimpulan bahwa SMA/SMK se-Kecamatan Ella Hilir sudah berperan dalam pembinaan olahraga prestasi, hal ini di buktikan dengan perolehan prestasi-prestasi yang diraih di masing-masing sekolah tersebut.Kata Kunci: peran sekolah, pembinaan olahraga prestasi. 
SURVEI SARANA DAN PRASANA PEMBELAJARAN PJOK SMP SE-KECAMATAN PINOH SELATAN Enrico Febrianto; Nur Sulistyo Mutaqin; Nur Moh. Kusuma Atmaja
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v1i1.547

Abstract

Abstract: This study aims to determine the planning, maintenance, treatment, elimination, sports facilities and infrastructure in junior high schools throughout Pinoh Selatan District. The research method uses qualitative. Data collection techniques using observation, interviews and documentation. The research instrument used observation sheets, interview sheets and documentation guidelines. Data analysis techniques include data reduction, data exposure, and drawing conclusions. The validity of the data using triangulation of sources and techniques. The results of the study at SMP Negeri 4 Satap Pinoh Selatan there were 13 types of sports facilities and infrastructure. At SMP Negeri 2 Pinoh Selatan there are 16 types of sports facilities and infrastructure. At SMP Negeri 5 Pinoh Selatan there are 13 types of sports facilities and infrastructure. At SMP Negeri 6 Pinoh Selatan there are 13 types of sports facilities and infrastructure. In the planning aspect, it is done by analyzing, planning, evaluating sports facilities and infrastructure. In the aspect of maintenance carried out by each teacher and student by cleaning learning tools after use. In the aspect of elimination by identifying, recording goods, making reports for facilities that cannot be used. The conclusion is that sports facilities and infrastructure in junior high schools throughout Pinoh Selatan District are good and suitable to be used to support the process of implementing sports and health physical education learning. Keywords: Facilities And Infrastructure, Learning, Physical Education  Abstrak: penelitian bertujuan mengetahui perencanaan, pemeliharaan, perawatan, penghapusan, sarana dan prasarana olahraga di SMP se-Kecamatan Pinoh Selatan. Metode penelitian menggunakan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi, lembar wawancara dan pedoman dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, paparan data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian di SMP Negeri 4 Satap Pinoh Selatan ada 13 jenis sarana dan prasarana olahraga. Di SMP Negeri 2 Pinoh Selatan ada 16 jenis sarana dan prasarana olahraga. Di SMP Negeri 5 Pinoh Selatan ada 13 jenis sarana dan prasarana olahraga. Di SMP Negeri 6 Pinoh Selatan ada 13 jenis sarana dan prasarana olahraga. Pada aspek perencanaan dilakukan dengan menganalisis, merencanakan, mengevaluasi sarana dan prasarana olahraga. Pada aspek pemeliharaan dilakukan oleh setiap guru dan siswa dengan membersihkan alat-alat pembelajaran setelah digunakan. Pada aspek penghapusan dengan mengidentifikasi, pencatatan barang, membuat laporan untuk sarana yang tidak dapat digunakan. Kesimpulannya adalah sarana dan prasarana olahraga di SMP se-Kecamatan Pinoh Selatan baik dan layak digunakan untuk mendukung proses pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan.                                    Kata Kunci: Sarana dan Prasarana, Belajar, Penjasorkes
MODEL PERMAINAN UNTUK PENGEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK TK KELOMPOK B Suyatmin Suyatmin; Kurnia Dyah Anggorowati
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v1i1.548

Abstract

Abstract: This investigation was proposed to books develop social emotional aspect of children in the Group B of Kindergarten by using the game model that were proper as an instructional media. The research and development sourced from Sugiono model which consists of several steps: (1) assessing the needs to identify the purposes; (2) conducting instructional analysis; (3) analyzing learners and material resources; (4) writing the objectives of the performance, (5) develop the instruments for the assessment; (6) developing instructional strategies; (7) developing and selecting the instructional materials; (8) design and do a formative evaluation for the study; and (9) revising the instruction; (10) mass production. The instruments that were used to gather the data were by interviewing, validated media exsperts, material experts, and questionaire to teachers. The specification product from this experimental results can be a book, as a reference for teaching material in order to develop the aspect of social emotional of children in the Group B of Kindergarten. Based on the experts evaluation and some practitioners, this book was appropriate with the curriculum and characteristic, and also effective and feasible to be applied as media for developing social emotional of children in the Group B of Kindergarten. Keywords: model, game, development, social emotional Abstrak: Penelitian ini bertujuan menghasilkan model permainan dalam bentuk buku untuk pengembangan sosial emosional anak TK kelompok B yang layak digunakan sebagai media pembelajaran anak TK. Penelitian dan pengembangan bersumber dari Sugiono, langkah-langkah penelitiannya: (1) menilai kebutuhan untuk mengidentifikasi tujuan; (2) melakukan analisis instruksional; (3) menganalisis peserta didik dan bahan materi; (4) menulis tujuan kinerja; (5) mengembangkan instrumen penilaian; (6) mengembangkan strategi instruksional; (7) mengembangkan dan memilih bahan instruksional; (8) merancang dan melakukan evaluasi formatif pembelajaran; dan (9) merevisi instruksi. (10) produksi masal. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah wawancara, angket skala nilai validasi matari dan ahli media, serta angket bagi guru. Hasil penelitian ini berupa buku yang digunakan guru sebagai acuan untuk mengajar pengembangan sosial emosional pada anak TK. Berdasarkan penilaian ahli materi, media dan praktisi dapat disimpulkan bahwa model permainan untuk pengembangan sosial emosional sesuai dengan kurikulum, karakteristik, serta efektif dan layak digunakan sebagai media pembelajaran pengembangan sosial emosional pada anak TK kelompok B.Kata Kunci: model, permainan, pengembangan, sosial emosional
IMPLEMENTASI MODEL TEACHING PERSONAL AND SOCIAL RESPONSIBILITY (TPSR) DALAM PEMBELAJARAN PJOK UNTUK MENCIPTAKAN RASA TANGGUNG JAWAB PESERTA DIDIK DI TINGKAT SMA Riska Elmeiri; Aref Vai; Hirja Hidayat; Muhammad Imam Rahmatullah; Fekie Adila
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v9i2.573

Abstract

Penelitian berbasis model TPSR ini untuk mengetahui implementasi model pembelajaran Teaching Personal and Social Responsibility (TPSR) yang diterapkan guru PJOK dapat menciptakan rasa tanggung jawab peserta didik. Metode penelitian yang peneliti terapkan adalah penelitian tindakan kelas, Penelitian ini terdiri dari empat tahapan penelitian yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan,  pengamatan serta refleksi dari penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI  berjumlah 59 siswa.Teknik pengambilan sampel yaitu nonprobability sampling dengan purposive sampling yang berjumlah 15 siswa. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif.  Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan pada siklus I  Implementasi dari Model Teaching Personal and Sosial Responsibility (TPSR) dalam Pembelajaran  PJOK  dapat menciptakan rasa tanggung  jawab dengan hasil 64,53 % dan pada Siklus II dengan hasil 89,63 %. Berdasarkan hasil penelitian inidapat disimpulkan bahwa Implementasi Model Pembelajaran Teaching Personal and Sosial Responsibility (TPSR) dalamPembelajaran PJOK dapat menciptakan rasa tanggung jawab pada pembelajaran PJOK. Kata Kunci: Model Pembelajaran, Teaching Personal and Social Responsibility (TPSR), Tanggung Jawab
MANAJEMEN PENGELOLAAN KELAS MATA PELAJARAN PJOK PADA MASA TRANSISI MENUJU POST PANDEMIC COVID 19 Muhammad Imam Rahmatullah; Indah Maharani; Apri Wijaya; Hidiatma Mulyadi; Vivi Aldini
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v9i2.752

Abstract

Penguasaan kelas merupakan hal yang paling substansi dalam mengajar. Kemampuan teknis dalam mengelola kelas tentunya didukung oleh kemampuan serta pengetahuan tentang metode, model pembelajaran, strategi pembelajaran serta kemampuan membaca karakter peserta didik. Dalam penelitian ini peneliti melihat pentingnya manajemen pengelolaan kelas yang efektif menuju masa post pandemic. Peneliti melakukan penelitian di salah satu sekolah di Kota Pekanbaru. Dikarenakan di kota ini sekolah sedang melakukan masa transisi setelah mengalami masa pandemi. Peneliti menggunakan instrument wawancara serta observasi untuk mengukur sistem pengelolaan kelas guru PJOK dalam mengelola kelas. Hasil dari penelitian ini peneliti berkesimpulan bahwasanya guru PJOK menguasai metode, strategi, dan model pembelajaran untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. Adapun kesimpulan dalam penelitian ini adalah, setiap pendidik terutama guru PJOK diwajibkan menguasai berbagai macam instrument pembelajaran agar proses pembelajaran dapar berjalan efektifKata Kunci: Manajemen, pengelolaan kelas, PJOK
STATUS OF BMI AND MACRO NUTRITION CONDITIONS OF PABSI ATHLETES IN WEST KALIMANTAN PROVINCE AT THE XX PON EVENT PAPUA Isti Dwi Puspita Wati; Y. Touvan Juni Samodra; Maharani Fatima Gandasari; Ghana Firsta Yosika; Putra Sastaman
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v9i2.772

Abstract

Adequate food intake is one of the keys that will support athlete performance apart from regular and continuous training. An imbalance in food intake will result in athletes experiencing "debt" or even "hoarding" in the body. Periodically this imbalance will be seen in the body mass index of the athlete concerned. This research is a survey research with test and measurement techniques. The sample used in this study were weightlifters and weightlifters in West Kalimantan. The instrument used is a test and measurement of weight and height, as well as food recall 7 x 24 hours. For food recall data, data were collected and entered in the nutrisurvey application. Data analysis using descriptive statistics and correlation test. The results obtained from this study are that there are no athletes who have a normal body mass index and no athletes who have a low energy intake status (below 50% adequacy). In addition, the relationship between body mass index and adequacy of energy intake has a low level of correlation (sig. 0.363). The conclusion obtained from this study is that although the athlete's energy intake adequacy rate is still below 50%, the athlete has a high body mass index. The energy intake adequacy rate was not correlated with the athlete's body mass index