cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Dasar
Published by STKIP Melawi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 421 Documents
UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI MENULIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK Dasmawarti, Dasmawarti
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.123 KB)

Abstract

Abstract : The purpose of this research is the application of thematiclearning model to improve the competence of students in grade I wrote aState Elementary School 08 Muara Pawan Ketapang. Subjects werestudents of class I SDN 08 Muara Pawan Ketapang many as 21 students.The research object is the competence of the student's writing andimplementation of thematic learning model. The method used in thisresearch is a classroom action research methods sasaranannya researchersas teachers and students of the first grade SDN 08 Muara PawanKetapang.Results of the study are as follows: (1) In the first cycle ofwriting competence of students of class I SDN 08 Muara Pawan based onthe results of the test write 67% of the number of students has reached thecriteria set the gain value ≥70 upwards. While in the second cycle writingcompetence of students of class I SDN 08 Muara Pawan increased by23% to 90%. (2) The effectiveness of the implementation of thematiclearning model is based on the observation of the learning process ofteachers in the first cycle is 75% and increased by 10% so that the secondcycle to 85%. Thus the thematic learning model when applied properlyeffective influence on improving the competence of the students' writingclass I SDN 08 Muara PawanKeywords: Improved writing competence, thematic learning modelAbstrak : Tujuan penelitian ini adalah penerapan model pembelajarantematik untuk meningkatkan kompetensi menulis siswa kelas I SekolahDasar Negeri 08 Muara Pawan Ketapang. Subyek penelitian adalah siswakelas I SDN 08 Muara Pawan Ketapang sebanyak 21 siswa. Sedangkanobyek penelitian adalah kompetensi menulis siswa dan penerapan modelpembelajaran tematik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalahmetode penelitian tindakan kelas dengan sasaranannya peneliti sebagaiguru dan siswa kelas I SDN 08 Muara Pawan Ketapang. Hasil penelitianadalah sebagai berikut: (1) Pada Siklus I kompetensi menulis siswa kelas ISDN 08 Muara Pawan berdasarkan hasil tes menulis sebesar 67% darijumlah siswa telah mencapai kriteria yang ditetapkan yakni memperolehnilai ≥70 ke atas. Sedangkan pada siklus II kompetensi menulis siswakelas I SDN 08 Muara Pawan mengalami peningkatan sebesar 23%menjadi 90%. (2) Efektivitas penerapan model pembelajaran tematikberdasarkan hasil observasi proses pembelajaran guru pada siklus Imencapai 75% dan mengalami peningkatan sebesar 10% sehingga padasiklus II menjadi 85%. Dengan demikian model pembelajaran tematik apabila diterapkan secara baik dan benar berpengaruh efektif terhadappeningkatan kompetensi menulis siswa kelas I SDN 08 Muara PawanKata Kunci: Peningkatan kompetensi menulis, model pembelajarantematik
ANALISIS KESULITAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI ALJABAR DAN GEOMETRI SISWA SMP DI KECAMATAN NANGA PINOH Putri, Rizky Oktora Prihadini Eka; Fitriana, Dina
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.501 KB)

Abstract

Abstract: The aim of this research is to describe the percentage of classVIII students of SMN at Nanga Pinoh who get difficulties in terms of thetype of difficulty based on solving problem steps ontwo mathematical material namely algebra and geometry as well as foreach of such material. This research is research with survey method withthe quantitative approach. The research subject were students ofclass VIII in 2 (two) SMPN at Nanga Pinohnamely SMP Negeri 1 Nanga Pinoh and SMP Negeri 2 Nanga Pinoh,later taken samples based on categories of high, medium and low. Theinstruments used in this research is a test diagnotik math problemsolving difficulties. The research results suggests that: 1) On algebraand geomteri the percentage of students who have reading difficulty is61.8%, comprehension difficulty 65.8%, transformation difficulty 92,1%,process skill difficulty 92,1%, and encoding difficulty 92,1%; 2) On thematerial percentage algebra students who have difficulty reading 85,5%,comprehension difficulty 89,5%, transformation difficulty 93.4%, processskill difficulty 94,7%, and encoding difficulty 94,7%; and 3) On thegeometry of the percentage of students who have difficulty reading73.7%, comprehension difficulty 77,6%, transformationdifficulty 82.9%, process skill difficulty 88.1%, and encodingdifficulty 88.1%.Keywords: analysis of difficulties, math problem solving, algebra, and geometry.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persentase siswa kelasVIII SMP Negeri di Kecamatan Nanga Pinoh yang mengalami kesulitan ditinjaudari jenis kesulitan berdasarkan langkah pemecahan masalah pada dua materimatematika yakni aljabar dan geometri serta untuk masing-masing materitersebut. Penelitian ini adalah penelitian dengan metode survei denganpendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII di 2(dua) SMP Negeri yang ada di Kecamatan Nanga Pinoh yakni SMP Negeri 1Nanga Pinoh dan SMP Negeri 2 Nanga Pinoh, yang kemudian diambil sampelberdasarkan kategori tinggi, sedang dan rendah. Instrumen yang digunakandalam penelitian ini adalah tes diagnotik kesulitan pemecahan masalahmatematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pada materi aljabar dangeomteri persentase siswa yang mengalami kesulitan membaca 61,8%, kesulitanpemahaman 65,8%, kesulitan transformasi 92,1%, kesulitan keterampilanproses 92,1%, dan kesulitan penarikan kesimpulan 92,1%; 2) Pada materi aljabar persentase siswa yang kesulitan membaca 85,5%, kesulitanpemahaman 89,5%, kesulitan transformasi 93,4%, kesulitan keterampilanproses 94,7%, dan kesulitan penarikan kesimpulan 94,7%; dan 3) Pada materigeometri persentase siswa yang kesulitan membaca 73,7%, kesulitanpemahaman 77,6%, kesulitan transformasi 82,9%, kesulitan keterampilanproses 88,1%, dan kesulitan penarikan kesimpulan 88,1%.Kata Kunci: analisis kesulitan, pemecahan masalah matematika, aljabar dan geometri
MENUMBUHKAN KETERAMPILAN BERBICARA MENGGUNAKAN MODEL TIME TOKEN PADA SISWA KELAS III SDN 13 POPAI Ason, Ason; Peterianus, Septian; Widiyasari, Tanti
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 6, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.469 KB)

Abstract

Abstract: This classroom action research aims to determine the growth of speaking skills with Time Token model model. To facilitate the used in applying the Time Token model on the students of class III SDN 13 Popai. The research method used is descriptive method, with type of classroom action research (PTK) which in Kemmis Mc Taggart model. This research is conducted in two cycles, each cycle is divided into 4 steps, consisting of planning, action implementation, observation, and reflection. Data collecting. The technique data used is the observation sheet. The research data is described through the table to see the growth of language skills that are quantitative.The result of this research can be seen by used Time Token model to grow the language training for Indonesian class III SDN13 Popai students. Language equation in cycle I is 66.67%, in cycle II to 87.5%, increase of 20.83%. Keyword: Student Speaking Study, Token Time Model. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tumbuhnya keterampilan berbicara siswa dengan penerapan model Time Token. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tumbuhnya keterampilan berbicara siswa dengan penerapan model Time Token pada siswa kelas III SDN 13 Popai. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang mengacu pada model Kemmis Mc Taggart Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terbagi menjadi 4 langkah, terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data yang dikumpulkan berupa nilai keterampilan berbicara siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi keterampilan berbicara. Data penelitian dideskripsikan melalui tabel untuk melihat tumbuhnya keterampilan berbicara siswa yang bersifat kuantitatif. Hasil penelitian dapat dilihat apakah penerapan model Time Token dapat menumbuhkan keterampilan berbicara pada pembelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas III SDN 13 Popai. Keterampilan berbicara siswa pada siklus I sebesar 50%, pada siklus II menjadi 79.16%, mengalami peningkatan sebesar 29.16%. Kata Kunci: Keterampilan Berbicara Siswa, Model Time Token.
PENGEMBANGAN MATERI BAHAN AJAR PADA MATA KULIAH WAWASAN KEBANGSAAN BERBASIS KARAKTER PANCASILA Usman, Andi
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.466 KB)

Abstract

Abstract: This research is a study on the development of material in the subjectof National Insight based on the character of Pancasila which is referred fromthe National Higher Education Standard (SNPT) and the Indonesian NationalQualification Framework (KKNI). The data were collected from students ofPG-PAUD Study Program, Lecturers of Education Faculty of FKIP Untan,and PG-PAUG Teachers who attended Strata One (S1) in PG-PAUD studyprogram at FKIP Untan. The study material was analyzed based on theinstrument which were filled by 42 respondents, and the result is as follows;(1) On the aspect of Pancasila Philosophy, the respondent's statement (itemscore according to 120) is in scientific study. (2) In the sociology aspect ofrespondent's statement (item score according to 128) in reviewing theapplication of the 1945 Constitution. (3) On the psychological aspect ofrespondent's statement (item score is very suitable 80 and 100) in studyingnational culture of Bhinneka Tunggal Ika. (4) In the aspect of Pancasilacharacter behaviour respondents statements (item score 94 is very suitable andsuitable 89), in reviewing to maintain the integrity of NKRI. (5) Then to thelecturer of the respondent's statement about the teaching materials given in thelearning (item score is suitable 109). The suitability of lecturers who teach thesubjects of National Insight in teaching in PG-PAUD. Then, the researcheralong with the lecturers in the research seminar jointly formulate thesuitability of the material that is based on Pancasila character. For materialharmoniousness developed according to the learning achievement based onKKNI or the Indonesian National Qualification Framework and SNPT orNational Standards of Higher Education. Then as a whole will be produced aLearning Curriculum which is part of curriculum of National Insight subjecton PG-PAUD study program.Keywords: SNPT, KKNI, National Insight, Pancasila Character, learningachievement in PG-PAUD.Abstrak:Penelitian ini merupakan kajian mengenai pengembangan Materibahan ajar pada mata kuliah Wawasan Kebangsaan berbasis karakter Pancasilayang dirujuk dari Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) dan KerangkaKualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Data dikumpulkan dari mahasiswaProdi PG-PAUD, Dosen Ilmu Pendidikan FKIP Untan, serta Guru PG-PAUGyang mengikuti Strata Satu ( S1) pada Prodi PG-PAUD FKIP Untan. Bahankajian dianalisis berdasarkan instrument yang diisi responden dari 42 orang,hasilnya sebagai berikut; (1) Pada aspek Filsafat Pancasila pernyataan responden (item skor sesuai 120) dalam mengkaji secara ilmiah. (2) Padaaspek sosiologi pernyataan responden (item skor sesuai 128) dalam mengkajipenerapan UUD 1945. (3) Pada aspek psikologis pernyataan responden (itemskor sangat sesuai 80 dan sesuai 100) dalam mengkaji budaya nasionalBhinneka Tunggal Ika. (4) Pada aspek pengetahuan berprilaku karakterpancasila pernyataka responden (item skor 94 sangat sesuai dan sesuai 89),dalam mengkaji untuk menjaga keutuhan NKRI. (5) Kemudian kepada dosenpengajar pernyataan responden tentang materi ajar yang diberikan dalampembelajaran (item skor sesuai 109). Kesuaian dosen yang mengampu matakuliah Wawasan Kebangsaan dalam mengajar di PG-PAUD.Kemudian,peneliti bersama teman dosen dalam seminar hasil penelitian secara bersamasama merumuskan kesesuaian materi yang berbaisis karakter Pancasila. Untukkesuaian materi yang dikembangkan sesuai dari capaian pembelajaranberdasarkan KKNI atau Kerangka Kwalifikasi Nasional Indonesia dan SNPTatau Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Kemudian secara keseluruhan akandihasilkan Kurikulum Pembelajaran yang merupakan bagian dari kurikulummata kuliah Wawasan Kebangsaan pada program studi PG_PAUD .Kata kunci: SNPT, KKNI, Wawasan Kebangsaan, Karakter Pancasila,capaian pembelajaran pada PG-PAUD.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PAIR CHECKS TERHADAP HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUN ALAM (IPA) DI KELAS V SDN 04 NANGA PINOH Kurniawati, Rini; Sahputra, Rachmat; Kartini, Kartini
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 6, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.654 KB)

Abstract

Abstract: This study aims to determine how big the influence of learning model pair checks on science learning outcomes. Based on the results of observations and interviews conducted by researchers on 19-27 July 2017 researchers found students are less involved in the learning process because the model of learning in the teacher applied more focused on the book. This resulted in student learning outcomes are still under the KKM, of 26 students only 6 students who scored above the KKM and 20 students whose value is still below the KKM is equal 65. This research is an experimental research, pre-experimental type with One Group Pretest-Posttest design consisting of two meetings. Population in this research is all student of class V SDN 04 Nanga Pinoh, sample use saturated sample technique that is all member of population counted 26 student with details 12 female student and 14 male student. Variable in this research there are two that is independent variable is Pair Checks study model and dependent variable is result of study of science. Techniques and instruments of data collection in this research is a test by using a brief questionnaire consisting of 10 questions of pretest and 10 posttest questions and observation sheet of learning implementation of RPP. Data analysis techniques use written tests. Based on the results of the research note that the average implementation of RPP meeting I is 100% and at the second meeting is 100%. The average pretest is 51.15 and the posttest average is 78.07. So it can be known the difference is 26.92 average. Normality test shows that the value of sig> 0.05 ie pretes 0.144>0.05 and posttest 0.062>0.05 can be concluded normal distributed data. Hypothesis test results obtained tcount> ttable (9.03>1.71) then H0 rejected and H1 accepted, based on the analysis results can be concluded that there is significant average influence before and after given treatment, That is there is influence from the use of learning model Pair Chechks on learning outcomes IPA students. Keywords: Learning Outcomes, Pair Checks Learning Model, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model pembelajaran pair checks terhadap hasil belajar IPA. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan peneliti pada tanggal 19-27 juli 2017 peneliti menemukan siswa kurang dilibatkan dalam proses pembelajaran dikarenakan model pembelajaran yang di terapkan guru lebih berfokus pada buku. Hal ini mengakibatkan hasil belajar siswa masih di bawah KKM, dari 26 siswa hanya 6 siswa yang memperoleh nilai di atas KKM dan 20 siswa nilainya masih di bawah KKM yaitu sebesar 65. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, jenis pre-eksperimental dengan desain One Group Pretest-Posttest yang terdiri dari dua kali pertemuan. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 04 Nanga Pinoh, sampel menggunakan teknik sampel jenuh yaitu semua anggota populasi sebanyak 26 siswa dengan rincian 12 orang siswa perempuan dan 14 orang siswa laki-laki. Variabel pada penelitian ini ada dua yaitu variabel bebasnya adalah model pembelajaran Pair Checks dan variabel terikatnya adalah hasil belajar IPA. Teknik dan instrumen pengumpulan data pada penelitian ini adalah tes dengan menggunakan lembar soal isian singkat yang terdiri dari 10 soal pretest dan 10 soal posttest serta lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran RPP. Teknik analisis data menggunakan tes tertulis. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa ratarata keterlaksanaan RPP pertemuan I yaitu 100% dan pada pertemuan II yaitu 100 %. Rata-rata pretest yaitu 51.15 dan rata-rata posttest yaitu 78.07. Sehingga dapat diketahui selisih rata-ratanya yaitu 26.92. Uji normalitas menunjukkan bahwa nilai sig>0.05 yaitu pretes 0.144>0.05 dan posttest 0.062>0.05 dapat disimpulkan data berdistribusi normal. Hasil uji hipotesis diperoleh thitung>ttabel (9.03>1.71) maka H0 ditolak dan H1 diterima, berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh ratarata yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan perlakuan, Artinya terdapat pengaruh dari penggunaan model pemeblajaran Pair Chechks terhadap hasil belajar IPA siswa. Kata Kunci : Hasil Belajar, Model Pembelajaran Pair Checks, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
PENGARUH PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES TERHADAP HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) DI KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI 03 NANGA PINOH purnamasari, ice; Waridah, Waridah; Etiovia, Rosalyna Yoesi
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.489 KB)

Abstract

Abstract: The purpose of this research were to: (1) Find out studentslearning outcome before and after been taught with process skill approachin the class IV SDN 03 Nanga Pinoh; (2) Find out students learningoutcome before and after been taught with conventional learning methodin the class IV SDN 03 Nanga Pinoh; (3) Find out significant influenceof students learning outcome science subject used skill process approachand conventional learning method in the class IV SDN 03 Nanga Pinoh.This research was quasi experimental, that used Nonequivalent ControlGroup Design. The research population was all students in grade IV SDN03 Nanga Pinoh. The research sample was class IV A consist of 24students as a experiment class and class IV B consist 23 students as acontrol class. The result of research showed that: (1) The studentslearning outcome before and after been taught with process skill approachreach the averages value 30,834 and 73,75; (2) The students learningoutcome before and after been taught with conventional learning methodreach the averages value 30,435 and 33,043; (3) There was significantinfluence on learning outcome of science subject used skill processapproach and conventional learning method thit > ttab, (11,837 > 2,074).Keywords: Process Skill Approach, Learning Outcome.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui hasil belajar IPAsiswa sebelum dan sesudah diajarkan dengan pendekatan keterampilanproses di kelas IV SD Negeri 03 Nanga Pinoh; 2) Mengetahui hasilbelajar IPA siswa sebelum dan sesudah diajarkan dengan metodekonvensional di kelas IV SD Negeri 03 Nanga Pinoh; 3) Mengetahuipengaruh yang signifikan hasil belajar IPA menggunakan pendekatanketerampilan proses dan metode konvensional di kelas IV SD Negeri 03Nanga Pinoh. Jenis penelitian adalah penelitian eksperimen semu dengandesain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian yaituseluruh siswa kelas IV SD Negeri 03 Nanga Pinoh. Sampel penelitianyaitu kelas IV A berjumlah 24 siswa sebagai kelas eksperimen dan IV Bberjumlah 23 siswa sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkanbahwa: 1) Hasil belajar IPA siswa sebelum dan sesudah diajarkanpendekatan keterampilan proses rata-rata 30,834 dan 73,75; 2) Hasil belajar IPA siswa sebelum dan sesudah diajarkan metode konvensionalrata-rata 30,435 dan 33,043; 3) Terdapat pengaruh yang signifikan padahasil belajar IPA menggunakan pendekatan keterampilan proses danmetode konvensional thitung > ttabel (11,837 > 2,074).Kata Kunci: Pendekatan keterampilan proses, Hasil Belajar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TAKE AND GIVE UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS II SD Sela, Sela; Akip, Muhammad; Permatasari, Rindah
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 6, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (708.331 KB)

Abstract

Abstrak : This study aims to improve student learning activities in science subjects in third grade elementary school. The research used is classroom action research (CAR), the procedure of this study uses PTK model Kurt Lewin. The study was carried out in two cycles, each cycle consisting of planning, acting, observing and reflecting. The results of the implementation of teaching and learning activities in the first cycle were 63.88%, the second cycle was 88.57%, and the increase from cycle I to cycle II was 24.69%. The results of classical student learning activities in the first cycle were 64.70%, the second cycle was 88.23%, and the increase from cycle I to cycle II was 23.53%. Keywords: Learning Activities Students, Take and Give Learning Models, Science Learning Abstrak: : Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas III SD. Penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK), Prosedur penelitian ini mengunakan model PTK Kurt Lewin. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan (planning), pelaksaan tindakan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Hasil keterlaksaan kegiatan belajar mengajar (KBM) pada siklus I sebesar 63.88%, siklus II sebesar 88.57%, dan peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 24.69%. Hasil aktivitas belajar siswa secara klasikal pada siklus I sebesar 64.70%, siklus II sebesar 88.23%, dan peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 23.53%. Kata kunci : Aktivitas Belajar Siswa, Model Pembelajaran Take and Give, Pembelajaran IPA.
PENGEMBANGAN TEKS DONGENG LOKAL MASYARAKAT KECAMATAN TUMBANG TITI KALIMANTAN BARAT DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Widya, Agustina Fini; Endraswara, Suwardi
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 6, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1282.804 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengembangkan teks dongeng lokal masyarakat Kecamatan Tumbang Titi Kalimantan Barat dalam pembelajaran bahasa Indonesia untuk siswa Kelas III sekolah dasar, dan (2) mengetahui kualitas materi ajar yang dikembangkan. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan (Research and Development) yang mengacu pada langkah-langkah pengembangan Borg & Gall yang meliputi: (a) analisis kebutuhan, (b) melakukan perencanaan, (c) mengembangkan produk, (d) validasi ahli, (e) revisi I, (f) uji coba skala terbatas, (g) revisi II, (h) uji coba lapangan, (i) revisi III, (j) produk akhir. Subjek uji coba lapangan terdiri dari 66 siswa kelas III SD. Pengumpulan data menggunakan wawancara, rekaman, lembar observasi, dan lembar angket untuk ahli materi, ahli media, guru, dan siswa. Data dalam bentuk skala Likert dianalisis dengan cara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini berupa materi ajar teks dongeng lokal berbentuk buku dengan kualitas baik berdasarkan hasil validasi ahli materi, ahli media, dan hasil uji coba lapangan. Kata kunci: pengembangan, teks, dongeng, masyarakat Abstract: This research aims: (1) to develop Indonesian lesson material on the basis of local folktale of society in Tumbang Titi, West Kalimantan to the third grade students of elementary school, and (2) to know the quality of the developed materials. This research is research and development which refers to Borg & Gall development steps which include: (a) analyzing the need, (b) conducting the planning, (c) developing preliminary from of product, (d) expert validation, (e) first revision, (f) preliminary field testing, (g) second revision, (h) main field testing, (i) third revision, (j) last product. Field try out subject consists of 66 students of third grade. Data collection used interview, recorder, observation sheet, and questionnaire for content expert, media expert, teacher, and student. Data in Likert scale were analyzed using qualitative and quantitative. The result of this research is a book of learning materials of local folk tales text with a good quality based on the validation result of material expert, media expert, and try out result. Keywords: developing, text, folktale, society
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DESKRPSI DENGAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA SISWA KELAS V SDN 05 NANGA PINOH Charles, Charles; Mastiah, Mastiah; Peterianus, Septian
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 6, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.444 KB)

Abstract

Abstract: The purpose of this study was with the Contextual Teaching And Learning Approach (CTL) in Grade V Students of SDN 05 Nanga Pinoh who could improve their essay writing skills on Indonesian subjects. This type of research is Class Action Research (CAR). Data collection techniques used in this study were observations and written tests. The instrument of observation research used the observation plan for the implementation of the RPP and the results of the test writing a description essay.The results of the study showed in the form of achievements in the first cycle with a classic percentage of 88.89% and the second cycle reached a percentage of 100%. The increase from cycle I to cycle II reached 11.11% based on classical learning completeness, thus using the Contextual Teaching And Learning approach can improve the description writing skills of students. Keywords: Contextual Teaching And Learning (CTL) Approach, Indonesian Language Learning, write a description essay Abstrak: Tujuan Penelitian ini adalah dengan Pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL) Pada Siswa Kelas V SDN 05 Nanga Pinoh dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan deskripsi pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan tes tertulis. Instrumen penelitian observasi menggunakan lembar observasi keterlaksanaan RPP dan hasil tes menulis karangan deskripsi. Hasil penelitian menunjukan berupa pencapaiannya pada siklus I dengan persentase Klasikal 88,89 % dan siklus II mencapai persentase 100 %. Peningkatan dari siklus I ke siklus II mencapai 11,11% berdasarkan ketuntasan pembelajaran secara klasikal maka dengan demikian menggunakan pendekatan Contextual Teaching And Learning dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan deskripsi pada siswa. Kata kunci: Pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL), Pembelajaran Bahasa Indonesia, menulis karangan deskripsi.
ANALISIS KETERAMPILAN MENGALIKAN BILANGAN BULAT MENGGUNAKAN METODE JARIMATIKA PADA SISWA KELAS RENDAH Loda, Yuliana Gardo; Rif'at, Mohamad; Sarassanti, Yumi
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 6, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (708.143 KB)

Abstract

Abstract : This research intent to describe jarimatika method purpose utilised analysis skill multiplies integer on student brazes to contemn. This observational method utilize Action Research brazes (PTK) Kurt Lewin method. PTK observational design that consisting of planning, conduct, observation, and this reflection is executed deep one cycle with two-time meet. Analysis result meet I cycle I is 6,67% or 1 student have had skills on pretty good category, 53,33% or 8 categorize students well, and 40,00% or 6 enough category students. Meanwhile, analysis result skill multiplies student on meet II is 33,33% or 5 student have had pretty good category skills, and exists 66,67% or 10 student have skills on good category. Key words: Analysis is skill Multiplies, jarimatika method, and Integer Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan metode jarimatika guna menganalisis keterampilan mengalikan bilangan bulat pada siswa kelas rendah. Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewin. Rancangan penelitian PTK yang terdiri dari perencanaan, perlakuan, observasi, dan refleksi ini dilaksanakan dalam satu siklus dengan dua kali pertemuan. Hasil analisis siklus I pertemuan I adalah 6,67% atau 1 siswa telah memiliki keterampilan pada kategori sangat baik, 53,33% atau 8 siswa dikategorikan baik, dan 40,00% atau 6 siswa kategori cukup. Sedangkan, hasil analisis keterampilan mengalikan siswa pada pertemuan II adalah 33,33% atau 5 siswa telah memiliki keterampilan kategori sangat baik, dan terdapat 66,67% atau 10 siswa memiliki keterampilan pada kategori baik. Key words: Analisis Keterampilan Mengalikan, Metode Jarimatika, dan Bilangan Bulat.

Page 9 of 43 | Total Record : 421