cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Dasar
Published by STKIP Melawi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 421 Documents
PENERAPAN MODEL COURSE REVIEW HORAY (CRH) UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS III SDN 7 KEBEBU Julia, Ani; Permatasari, Rindah; Susilawati, Indria
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 6, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.18 KB)

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to improve student learning activities in learning Natural Sciences through the Class III Course Review Horay (CRH) model at SDN 7 Kebebu.This type of research is Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles and two meetings. Data collection techniques are carried out using observation. The instrument of this research is the observation sheet of student learning activities and teacher activities. Data analysis techniques carried out by researchers by describing data quantitatively.Based on the research value of the number of 15 students who experienced an increase in learning activities by 61.27 with the category of less active in the first cycle and increased to 75.72 with the active category in cycle II. From these results it can be concluded that the Course Review Horay model that is applied in the learning process can increase student activity in science subjects in class III SDN 7 Kebebu. Keywords: Student Learning Activities, Science Learning, Model Course Review Horay (CRH). Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam melalui model Course Review Horay (CRH) kelas III SDN 7 Kebebu. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dan dua kali pertemuan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi (pengamatan). Instrumen penelitian ini adalah lembar observasi aktivitas belajar siswa dan aktivitas guru. Teknik analisis data yang dilakukan oleh peneliti dengan mendeskripsikan data secara kuantitatif. Berdasarkan penelitian nilai dari jumlah 15 orang siswa yang mengalami peningkatan aktvitas belajar sebesar 61,27 dengan kategori kurang aktif pada siklus I dan meningkat menjadi 75,72 dengan kategori aktif pada siklus II. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model Course Review Horay yang diterapkan dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan keaktifan siswa pada mata pelajaran IPA dikelas III SDN 7 Kebebu. Kata Kunci: Aktivitas Belajar Siswa, Pembelajaran IPA,Model Course Review Horay (CRH)
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) TERHADAP HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL SISWA KELAS V SD NEGERI 3 ELLA HULU Fatimah, Fatimah; Khoiri, Ahmad; Rachman, Syaiful
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 6, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.276 KB)

Abstract

Abstract: This study aims to determine the effect of cooperative learning model type Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) on learning outcomes of Social Sciences class V students of public elementary school 3 Ella Hulu before and after applying cooperative learning model type Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). This research was conducted in class V at Ella Hulu 3 Public Elementary School. The type of research was Pre-experimental with the One Group Pretest and Postest design. Validation used was content validation and construct. The sample technique used is saturated sample, which is that all members of the population of 17 people were sampled. Date collection techniques use tests in the formof written tests. To analyze date using the t-test. The results of the research at the first meeting before applying the cooperative learning model type Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) obtained a value of 770 with an average value of 45.29. While the results of the study after applying the model applying cooperative learning model type Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) obtain a value of 1280 with an average value of 75.29. Based on the results of the study it can be concluded that there is a significant effect of applying the cooperative learning model of Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) type on the social science learning outcomes of the fifth grade students of Ella Hulu State Elementary School, namely t count> t table (5,400> 2,042). Keywords: Cooperative Learning Model Type Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC), Learning Outcomes Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terhadap hasil belajar Ilmu pengetahuan Sosial siswa kelas V SD Negeri 3 Ella Hulu sebelum dan sesudah menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC).Penelitian ini dilaksanakan pada kelas V di SD Negeri 3 Ella Hulu. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan deskriptif kuantitatif. Jenis penelitian adalah Pre-eksperimental dengan desain One Group Pretest and Postest. Validasi yang digunakan adalah validasi isi dan konstruk. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik sampel jenuh yaitu semua anggota populasi yang berjumlah 17 orang dijadikan sampel. Teknikpengumpulan data menggunakantesdalambentuktestertulis. Untuk menganalisis data menggunakan uji-t. Hasil penelitian pada pertemuan pertama sebelum menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) memperoleh nilai sebesar 770 dengan nilai rata-rata 45,29. Sedangkan hasil penelitian setelah menerapkan model menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) memperoleh nilai sebesar 1280 dengan nilai rata-rata 75,29. Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terhadap hasil belajar ilmu pengetahuan sosial siwa kelas V SD Negeri 3 Ella Hulu yaitu thitung> ttabel (5,400>2,042). Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC), Hasil Belajar 
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MELAKUKAN GERAKAN SHALAT PADA MATA PELAJARAN PAI DI KELAS IV SD NEGERI 04 MADONG KERANJIK Tanjung, Gusti Arya; Rif'at, Mohamad; Mutazam, Mutazam
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 6, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.06 KB)

Abstract

Abstrak: This classroom action research aims to determine the improvement of students' ability in performing the prayer movement using demonstration method. Specifically this study aims to describe the increase in Student Ability in Praying Movement On the Subject of PAI in Class IV SD Negeri 04 Madong Keranjik. The study was conducted in two cycles, each cycle divided into 4 steps, consisting of planning, implementation of action, observation, and reflection. The research method used is descriptive method, with type of action research class (PTK) which refers to model Kemmis Mc Taggart. The data collected in the form of students' ability in performing the prayer movement. Data collection techniques used are observation sheets. The research data is described in the table to see the level of students' ability to perform quantitative prayer movements. The results of the study can be summarized as follows: 1) learning planning is arranged based on the results of previous cycle reflections conducted on each cycle. 2) after implementation of learning using Demonstration method. 3) the ability of students in performing the movement of prayer in the first cycle of 67%, in the second cycle to 87%, an increase of 20%. Keywords: Ability of students in performing prayer movement, Demonstration Method. Abstrak: Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan siswa dalam melakukan gerakan shalat dengan menggunakan metode demonstrasi. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan Kemampuan siswa dalam melakukan gerakan shalat pada mata pelajaran PAI di Kelas IV SD Negeri 04 Madong Keranjik. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terbagi menjadi 4 langkah, terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif, dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang mengacu pada model Kemmis Mc Taggart, data yang dikumpulkan berupa nilai kemampuan siswa dalam melakukan gerakan shalat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan lembar observasi. Data penelitian dideskripsikan melalui tabel dan diagram untuk melihat tingkat peningkatan kemampuan siswa dalam melakukan gerakan shalat  yang bersifat kuantitatif. Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) perencanaan pembelajaran disusun berdasarkan hasil refleksi siklus sebelumnya yang dilakukan pada setiap siklus. 2) setelah pelaksanaan pembelajaran menggunakan metode Demonstrasi. 3) kemampuan siswa dalam melakukan gerakan shalat pada siklus I sebesar 67%, pada siklus II menjadi 87%, mengalami peningkatan sebesar 20%.Kata kunci: Kemampuan siswa dalam melakukan gerakan shalat, Metode  Demonstrasi 
PENERAPAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP BANGUN DATAR PADA SISWA KELAS II SDN 7 KEBEBU sari, wahyu eka; Waridah, Waridah; Sukardi, Sukardi
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 7, No 1 (2019): EDISI JUNI 2019
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.24 KB)

Abstract

Abstract: The purpose of this research to determine differences in understanding two-dimensional geometry concepts of students before and after application of worksheet in second grade students of SDN 7 Kebebu. This research is an pre-experimental research and used one group pretest-posttest design. Data collection techniques used essay tests. The Worksheet and instrument is validated by two experts namelly material expert and linguists used content validity. To determine reliability instrument data was analyzed used Cronbach Alpha formula, liliefors test for normality of data and t test to determine differences in understanding two-dimensional geometry concepts before and after used worksheet. The result of calculation used the t test showed that the sig value of 0,000 < 0,05 so that Ha is received. It can be conclude that there are significant difference in understanding two-dimensional geometry concept between before and after application of worksheet in second grade students of Elementary School 7 Kebebu.Keywords: worksheet, understanding two-dimensional geometry concept Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep bangun datar siswa sebelum dan sesudah penerapan Lembar Kerja Siswa (LKS). Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimen dan menggunakan desain one group pretest-posttest. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis esai. Lembar kerja siswa (LKS) dan instrumen penelitian divalidasi oleh dua ahli yaitu ahli materi dan ahli bahasa menggunakan validitas isi. Untuk mengetahui reliabilitas instrumen data dianalisis dengan menggunakan rumus Alpha Cronbach, uji liliefors untuk kenormalan suatu data dan uji-t untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep bangun datar sebelum dan sesudah menggunakan lembar kerja siswa (LKS). Hasil perhitungan menggunakan uji-t menunjukkan bahwa nilai sig 0,000 < 0,05 sehingga Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep bangun datar yang signifikan antara sebelum dan sesudah penerapan lembar kerja siswa (LKS) di kelas II Sekolah Dasar Negeri 7 Kebebu.Kata Kunci: Lembar kerja siswa (LKS), pemahaman konsep bangun datar
PENGARUH MODEL NUMBERED HEAD TOGETHER TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Rosyanti, Shinta Dewi; Adam, Fransisco; Yulita, Yulita
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 7, No 1 (2019): EDISI JUNI 2019
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.058 KB)

Abstract

Abstract: This research aims to determine the effect of using the Numbered Head Together model on student learning activities in citizenship education in the third-grade students of SDN 01 Noyan. The research method used was a pre-experiment design with the research design used was one group pretest and posttest design. The data analyzed in this research are student learning activities before and after using the Numbered Head Together model. The results of pretest and posttest data analysis on student learning activities in citizenship education, it obtained that the pretest results was 52,81% with good categories, and the posttest results in ware 76,33% with very good categories. The results of the research showed a value difference between pretest and posttest of 23,43%. While the results of the hypothesis test are obtained t-count it 2,670 > t-table 2,064 then Ho is rejected and Ha is accepted, meaning that there is the influence pf the Numbered Head Together model on learning activities for citizenship education. Keywords: Numbered Head Together, Learning Activities. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model Numbere d Head Together terhadap aktivitas belajar siswa pada pendidikan kewarganegaraan di kelas III SDN 01 noyan. Metode penelitian yang digunakan adalah pre eksperiment design dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah one group pretest posttest design. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah aktivitas belajar siswa sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) menggunakan model Numbered Head Together. Hasil analisis data pretest dan posttest terhadap aktivitas belajar siswa pada pendidikan kewarganegaraan diperoleh hasil pretest 52,81% dengan kategori baik, dan hasil posttest 76,25% dengan kategori sangat baik. Hasil penelitian tersebut menunjukan adanya selisih nilai antara pretest dan posttest 23,43%. Sedangkan hasil uji hipotesis didapat thitung  2,670> ttabel 2,064 maka H0 ditolak dan Ha diterima artinya ada pengaruh model Numbered Head Together terhadap aktivitas belajar pendidikan kewarganegaraanKata kunci: Numbered Head Together, Aktivitas Belajar
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TERPADU TERHADAP PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA DINI DI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) KABUPATEN MELAWI KARTINI, KARTINI; WARIDAH, WARIDAH
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 7, No 1 (2019): EDISI JUNI 2019
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.006 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pembelajaran terpadu pada pendidikan anak usia dini dan pengaruh pembelajaran terpadu terhadap aspek perkembangan kognitif anak. Penelitian ini adalah Penelitian metode kualitatif dengan dengan pendekatan studi kasus yang mendeskripsikan tentang pemahaman terhadap seseorang diberbagai situasi dimana akan menjadi bagian utama dalam penggambarannya. Teknik pengumpulan data pengamatan peran serta, di mana peneliti berfungsi sebagai instrumen yang tak terpisahkan dengan subjek penelitian untuk melakukan wawancara mendalam, pengamatan terus-menerus dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model analisis interaktif yang dilakukan melalui empat kegiatan utama yakni: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan Proses pembelajaran terpadu yang dilakukan belum memperlihatkan keterkaitan antara tema dan dilakukan melalui tahapan: kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pengaruh pembelajaran terhadap perkem-bangan anak, bidang yang paling menonjol adalah bidang sosial emosional dengan pengenalan ?rewards?Kata kunci: pembelajaran terpadu, pendidikan anak usia dini, aspek perkembangan anak Abstract: This study aims to investigate: (1) the implementation of integrated learning in early childhood education, and (2) the impact of integrated learning on the aspects of children?s cognitive development. The study employed the qualitative method with the phenomenological approach in which the illustration of understanding people in different situation becomes the essential point of the data. The data were collected through participant observations, in which the researcher functioned as the instrument inseparable from the research subjects to carry out in-depth inter-views, continuous observations, and documentation study. The data analysis technique was the interactive analysis model conducted in four main activities, namely data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing or verification. The research findings are as follows. (1) The implemented integrated learning process has not shown the relation among themes and was conducted through the stages of activity planning, implementation, and evaluation. In terms of the impact of learning on children?s development, the most outstanding areas are the emotional and social areas using the introduction to rewards.Keywords: integrated learning, early childhood education, aspects of children?s cognitive development
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA PERBATASAN ENTIKONG (INDONESIA-MALAYSIA) RAHMAWATI, PUJI; APSARI, NURUL
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 7, No 1 (2019): EDISI JUNI 2019
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.488 KB)

Abstract

Abstract: The changing process of currency between Rupiah and Ringgit based on observation is research is a serious problem that have to be noticed because it can incur losses in trade if the people do not understand about that. The lack of knowing in mathematics problem solving concept, especially in social aritmatic cause the loss happens easily. That is why, the researcher conducts this research in Suruh Tembawang village. It aims to know the competence of the third grade student?s problem solving in Elementary School No.04 Punti Tapau and in Elementary School No.04 Punti Tapau. The Subjec of this research is all of the 3thgrade students in the public Elementary School No.04 Punti Tapau, and the object is mathematict problem solving competence.Whereas this research used quantitative analysis technique with percentage formula, and the instrument is test with some questions about mathematic problem solving competence. The method of this reasearch was a survey research the result of this research shows that the four steps of Problem Solving Competence based on Polya theory, there are two steps in Elementary School No.04 Punti Tapau. If it calculates in percentage, so that the step of mathematic problem solving competence Polya is 25%.Keywords: Problem Solving Competence, Elementary School,  Entikong (A Border Area between Indonesia-Malaysia) Abstrak: Proses pertukaran mata uang antara rupiah dan ringgit menurut pengamatan peneliti adalah suatu masalah yang harus diperhatikan dan cukup serius, karna sering terjadinya kerugian masyarakat atas jual beli yang terjadi. Dikarenakan kurang mahirnya masyarakat di dalam penguasaan konsep pemecahan masalah matematika pada aritmatika sosial membuat kejadian ini sangat rentan akan terjadi. Terlebih anak-anak yang ikut serta melakukan perdagangan. Untuk itu peneliti melakukan penelitian di desa tersebut dengan tujuan untuk melihat kemampuan pemecahan masalah siswa kelas III di SDN No.04 Punti Tapau. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III di SDN No.04 Punti Tapau, dan objek penelitian ini adalah kemampuan pemecahan masalah matematika. Sedangkan tehnik analisis yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan rumus persentase, dan instrumen yang digunakan adalah soal tes kemampuan pemecahan masalah matematika. Adapun metode yang digunakan adalah penelitian survei dengan jenis penelitian survei catatan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dari keempat tahapan kemampuan pemecahan masalah menurut teori Polya, terdapat dua tahap yang muncul didalam pemecahan masalah yang dilakukannya. Tahapan tersebut adalah tahap memahami dan tahap melaksanakan rancangan solusi dari masalah yang disajikan. Jika dipersentasekan maka langkah kemampuan pemecahan masalah matematika Polya yang dilaksanakan di SDN No.04Punti Tapau adalah sebanyak 25%.Kata kunci: Kemampuan Pemecahan Masalah, Sekolah Dasar, Entikong (Perbatasan Indonesia-Malaysia)
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BAMBOO DANCING TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPA SISWA KELAS VI SDN 11 NANGA PINOH Kastia, Lia; Sahputra, Rachmat; Saputra, Eko Fery Haryadi
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 6, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.656 KB)

Abstract

Abstract: This study aims to see the significance effect of bamboo dancing learning model on learning outcomes in natural science subjects (IPA). The location of this research is at State Elementary School No. 11 Nanga Pinoh. The location of this research is at State Elementary School No. 11 Nanga Pinoh. This type of research is a pre-experiment research with one-group pretest-posttest design. The population of this research is the students of class VI SDN 11 Nanga Pinoh academic year 2017/2018. The sample was obtained by class VI with 29 students. The data analysis technique used is t-test. The result of this research shows that the influence of bamboo dancing learning model on the result of study on the subject of Natural Science (IPA) obtained by t-test calculation is obtained tcount = 3,75> table = 2,10. based on the results of data analysis obtained conclusion from pretest value before applied bamboo dancing learning model that is with average 60,46 and posttest value after applied bamboo dancing learning model that is with average 77,47. meaning the results of this study indicate that the influence of bamboo dancing learning model has a significant effect on the results of learning, especially on subjects of Natural Sciences (IPA). Based on the data analysis of N-Gain High category score of 6 students, medium category as many as 16 students, and low category as many as 7 students. Keywords: Bamboo Dancing Learning Model, Science learning out comesn Nature (Science Learning) Abstrak: Penelitian ini bertujuan Mengetahui hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas VI SDN 11 Nanga Pinoh sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran Bamboo Dancing. Tempat pelaksanaan penelitian ini adalah di Sekolah Dasar Negeri No. 11 Nanga Pinoh. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimen dengan design one-group pretest-posttest. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VI SDN 11 Nanga Pinoh tahun ajaran 2017/2018. Sampel diperoleh kelas VI dengan jumlah 29 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh signifikan pengaruh model pembelajaran bamboo dancing terhadap hasil belajar pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang diperoleh hasil perhitungan uji-t diperoleh thitung = 3,75 > ttabel = 2,10. berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan dari nilai pretest sebelum diterapkan model pembelajaran bamboo dancing yaitu dengan rata-rata 60,46 dan nilai posttest sesudah diterapkan model pembelajaran bamboo dancing yaitu dengan rata-rata 77,47. artinya hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh model pembelajaran bamboo dancing ini berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar khususnya pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Berdasarkan analisis data hasil nilai N-Gain kategori Tinggi sebanyak 6 siswa, kategori sedang sebanyak 16 siswa, dan kategori rendah sebanyak 7 siswa. Kata Kunci: Model Pembelajaran Bamboo Dancing, hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). 
ANALISIS INTERFERENSI LEKSIKAL PADA KALANGAN USIA ORANGTUA MASYARAKAT DAYAK BIDAYUH DI BADAT LAMA (PERBATASAN INDONESIA-MALAYSIA) SLOW, LILIAN; SAPUTRO, EKO FERY HARYADI
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 7, No 1 (2019): EDISI JUNI 2019
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.395 KB)

Abstract

Abstract: Lexical Interference commonly happens in a bilingualism society. The People of Dayak Bidayuh in Badat lama village is a part of bilingualism society. The languages that they used are Bidayuh dialect and Malaysia Language. Most of Badat Lama People master the language but not all of them. The older people masters the languages mostly. The mastering of Malaysia Language affects their competence of Bahasa. Therefore, the aim of this research is to analyze the error of speaking in Bahasa. The error analyzed in word, phrase, and structure and it called as Lexical Interference. This research used a qualitative and quantitative method and it was a survey research. The collecting data technique of this research was by interview record. The result of it shows that there are 19 respondents of 25 respondents do the lexical interference either, word, phrase, and structure. Then, twoof 25 adult respondents do not do lexical interference. And then, only four respondents can not speak Bahasa. It concludes that amount 76% of the older respondents in Badat Lama did the Lexical Interference.Keywords: Lexical Interfernce, Badat Lama    Abstrak: Interferensi Leksikal merupakan hal yang biasa terjadi dalam masyarakat yang menggunakan lebih dari satu bahasa. Masyarakat dayak bidayuh di badat lama termasuk diantara masyarakat yang menguasai lebih dari satu bahasa, yaitu bahasa dayak dialek bidayuh dan bahasa Malaysia. Penguasaan bahasa Malaysia memang tidak dikuasai oleh semua masyarakat Badat Lama, namun sebagian besar dari mereka menguasai bahasa Malaysia terutama dari kalangan usia orangtua. Penguasaan bahasa Malaysia tersebut sangat mempengaruhi kemampuan berbahasa Indonesia mereka. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan atau kekeliruan yang terjadi ketika masyarakat kalangan usia orangtua berbicara berbahasa Indonesia. Kesalahan atau kekeliruan yang dianalisis adalah penggunaan kata, frase, dan struktur kata dalam kalimat atau biasa disebut dengan Interferensi Leksikal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan menggunakan jenis penelitian survey. Teknik pengumpulan data yaitu dengan rekaman wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 25 responden kalangan usia orangtua, terdapat 19 responden yang melakukan interferensi leksikal baik dalam bentuk kata, frase dan struktur dan 2 orang tidak melakukan interferensi leksikal. Terdapat empat responden yang tidak dapat berbahasa Indonesia. Dapat disimpulkan bahwa masyarakat Badat Lama yang melakukan interferensi leksikal sebanyak 76% dari seluruh responden. Kata kunci: interferensi leksikal, Badat Lama
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA BERBASIS SELF-REGULATED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR DI NANGA PINOH PERMATASARI, RINDAH; AKIP, MUHAMMAD
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 7, No 1 (2019): EDISI JUNI 2019
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran IPA berbasis self-regulated learning yang layak untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD di Nanga Pinoh. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengadopsi model 4D thiagarajan dengan menggunakan One Group Pretest-Posttest Design. Sample Populasi penelitian ini adalah siswa SD di Kota Nanga Pinoh dengan teknik cluster sampling berjenjang. Teknik dan Instrument penelitian adalah tes dan non-tes menggunakan Soal tes dan Lembar Observasi keterlaksanaan pembelajaran. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan perangkat pembelajaran sangat valid dengan interval skor penilaian antara 3-4 dan reliabilitas antara 95,3%-98,4%.  Keterlaksanaan pembelajaran berkategori sangat baik dengan interval skor penilaian antara 3,7-4 dengan rerata reliabilitas 96,5%. Rerata nilai siswa pada saat pretest adalah 55,82 dengan kategori Kurang dan meningkat setelah dilakukan treatment sebesar \ 79,25 dengan kategori Baik. Rerata N-gain sebesar 0.68 dengan kriteria sedang, hal ini mengindikasikan adanya peningkatan pengetahuan siswa sebelum dan setelah pembelajaran. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran IPA berbasis Self-Regulated Learning dapat meingkatkan hasil belajar siswa.Kata Kunci:   Pengembangan perangkat IPA, self-regulated learning, hasil belajar siswa Abstract: The awareness of student learning of elementary school in Nanga Pinoh, West Kalimantan still low. Observation results show the mean level of elementary students' metacognitive skills located at level 1 or at risk, meaning that students have not led to metacognitive skills (planning, monitoring, and evaluation) in solving natural knowledge problems. This study aims to produce appropriate science learning based on self-regulated learning and analyze the metacognitive skills of elementary students. This research is a development research that adopts thiagarajan 4D model. The population of this research was elementary students in Nanga Pinoh City with tiered cluster sampling technique. Research techniques and instruments are non-tests and use metacognitive skills questionnaires. Data were analyzed quantitatively descriptively. The results of the study showed that learning devices were very valid with a score interval between 3-4 and reliability between 95.3% -98.4%. The implementation of learning is in very good category with a score score interval between 3.7-4 with an average reliability of 96.5%. The mean of students' pretest metacognitive skills obtained a score of 3.28 with level 1 or at risk and increased to 12.79 with level 4 or ok at posttest. Based on these data it can be concluded that the science learning device based on Self-Regulated Learning can improve the metacognitive skills of elementary school students in Nanga Pinoh, West Kalimantan.Keywords : Development of science equipment, self-regulated learning, metacognitive skills

Page 10 of 43 | Total Record : 421