cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25284967     EISSN : 2548219X     DOI : -
Core Subject : Social,
Aksiologiya merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian. Artikel merupakan hasil dari IbM, IbW, IbPE, IbIKK, atau pengabdian lainnya yang berasal dari non dikti.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2021): Mei" : 15 Documents clear
Kesediaan Membayar Terhadap Destinasi Wisata Omah Iwak Badher Bank Dewa Gede Raka Wiadnya; Sukandar Sukandar; A.P.W Marhendra; Anik Martinah Hariati; Ating Yuniarti; Citra Satrya Utama Dewi; Happy Nursyam; C Anam; Endang Yuli Herawati; muammar Kadhafi
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i2.3729

Abstract

Omah Iwak Badher Bank ialah salah satu destinasi wisata di Kabupaten Blitar yang dikelola oleh POKMASWAS Fajar Bengawan. Penelusuran reviewer pada google.co.id mendapatkan total 77 orang pemberi ulasan dengan rata-rata rating 4.5. Penelitian ini bertujuan untuk menilai rating destinasi terhadap responden terpilih, ialah mahasiswa S1 dan S3 Fakultas Perikanan dan Ilmu kelautan UB Malang. Total responden berjumlah 46 mahasiswa, 33 ialah mahasiswa S1 dan 13 mahasiswa S3. Kedua kelompok responden mendapat kesempatan yang sama untuk mengunjungi destinasi wisata. Rating dan penilaian terhadap destinasi dilakukan dengan memberikan 12 jenis pertanyaan kepada masing-masing resonden. Hasil penelitian mendapatkan bahwa rating responden mahasiswa S1 (3,7±0,57) dan S3 (3,7±0,48) lebih rendah dibandingkan dengan penilaian publik (4,5). Hal ini menunjukkan kualitas destinasi yang menjadi perhatian mahasiswa lebih tinggi dibandingkan dengan umum. Kesediaan membayar mahasiswa S1 (Rp. 150.000 Trip-1) pada destinasi wisata relatif lebih rendah dibandingkan dengan mahasiswa S3 (Rp. 250.000 Trip-1). Sebagai destinasi wisata baru, Omah Iwak Badher Bank perlu melakukan peningkatan jasa untuk meningkatkan kualitas destinasi.Kata Kunci: kesediaan membayar, jasa wisata, wisata alam, POKMASWAS Willingness-To-Pay To Omah Iwak Badher Bank Tourism DestinationABSTRACT Omah Iwak Badher Bank is one of the tourist destinations in Blitar Regency which is managed by POKMASWAS Fajar Bengawan. A reviewer search on google.co.id found a total of 77 reviewers with an average rating of 4.5. This study aimed to assess the destination rating of selected respondents, are undergraduate and doctoral students of the UB’s Faculty of Fisheries and Marine Science Malang. The total respondents were 46 students, 33 were S1 students and 13 were S3 students. Both groups of respondents received the same opportunity to visit tourist destinations. Rating and assessment of destinations was done by giving 12 types of questions to each respondent. The results found that the average rating of undergraduate student respondents was 3.7±0.57, and 3.7±0.48 for S3 students, respectively. These were lower than that of public assessment (4.5). This indivated that the quality of destination that are of concern to students is higher than the public. Willingness-t-pay of undergraduate students (Rp. 150,000 Trip-1) at tourist destinations was relatifly lower compared to doctoral students (Rp. 250,000 Trip-1). As a new tourist destination, Omah Iwak Badher Bank needs to improve its services to improve the quality of the destination.Keywords: willingness-to-pay, tourism services, nature tourism, POKMASWAS
Optimalisasi Keterampilan Menulis Pada Guru Khodijah Hayati; Fitri Amilia
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i2.4271

Abstract

Kemampuan dan keterampilan membaca menulis mutlak menjadi kompetensi yang harus dimiliki setiap guru. Kemampuan membaca dapat diukur dalam kegiatan berbicara dan menulis. Kemampuan menulis mencerminkan keterampilan berbahasa secara keseluruhan. Berdasarkan observasi, dibutuhkan kegiatan pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan keterampilan menulis pada guru di desa Pakusari meliputi keterampilan menulis teks buku ajar dan artikel ilmiah.  Kegiatan pelatihan dan pendampingan ini merupakan rangkaian kegiatan pengabdian Masyarakat (Abdimas) bertema literasi di Desa Pakusari mulai tahun 2017 hingga 2019. Hasil pelaksanaan Abdimas pada guru Sekolah Dasar dan Guru Pendidikan Anak Usia Dini di Desa Pakusari menunjukkan bahwa keterampilan menulis guru sudah baik. Luaran dalam kegiatan ini berupa buku cerita, buku bergambar, dan lembar kerja siswa menjadi bukti konkret keterampilan mereka. Namun, kurangnya motivasi, sarana, dan pembiasaan menulis menjadi hambatan dalam kegiatan menulis. Untuk itu, diperlukan kerja sama semua pihak agar kompetensi guru bisa terus menerus ditingkatkan. Kompetensi guru yang baik akan menjadi dasar dalam pengembangan pendidikan dan pembelajaran.Kata Kunci: menulis; kompetensi guru. Optimization of Teacher's Writing SkillsABSTRACTThe reading and writing skills have absolutely become competency that must be possessed by teachers. Reading ability can be measured through speaking and writing activities. Writing skills reflect overall language skills. Based on observations, training and mentoring activities are needed to improve writing skills of textbook and scientific articles for teachers in Pakusari . This training and mentoring activity is the series of Community Service (Abdimas) on literacy-based theme activities in Pakusari from 2017 to 2019.  This activity was implemented for teachers of Elementary school and Early Childhood Education in Pakusari.  The results of the implementation show that the teacher's writing competency is good. The teachers have been able to create story books, picture books, and student worksheets as the concrete evidence of their ability in writing skills. However, lack of motivation, tools, and habit of writing, have become obstacles in writing activities. For this reason, collaboration between all parties is needed so that teacher’s competencies can continuously be improved. Competent teacher is the basis in the development of education and learning.Key Words: teacher competencies; writing.
Peningkatan Produktivitas Pupuk Kompos Bioaktivator dengan Bahan Baku Limbah Organik Rumah Tangga Mellyta Uliyandari; Emilia Candrawati; Nurlia Latipah
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i2.5555

Abstract

Pertanian yang ramah lingkungan masih menjadi prioritas bagi pemerintah daerah dalam pembangunan berkelanjutan karena diharapkan dapat meningkatkan dan mempertahankan produktivitas tinggi dalam bidang pertanian. Pengabdian ini dilakukan dengan tujuan untuk mewujudkan pertanian ramah lingkungan dengan memanfaatkan limbah organik rumah tangga sebagai bahan baku pembuatan kompos dengan Biokativator. Sasaran kegiatan dalam pengabdian ini adalah Kelompok Wanita Tani (KWT) Nila 4A, KWT Nila 6E dan KWT Lahan Hijau di RT.4 RW.01 Kelurahan Sumber Jaya Kecamatan  Kampung  Melayu Kota Bengkulu dengan jumlah  sasaran sebanyak 45 orang. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini terdiri dari 4 tahapan yaitu, tahap observasi, tahap penyuluhan, tahap monitoring, dan tahap evaluasi. Hasilnya adalah pupuk kompos yang dihasilkan cukup bagus, tidak ada ulat atau belatung, serta tidak terlalu bau., pupuk kompos dengan karakteristik demikian sangat cocok untuk diaplikasikan pada pertanian. Selain pupuk daun, dari kegiatan ini juga dihasilkan pupuk cair organik yang merupakan sisa cairan dari  proses pembuatan pupuk kompos dengan bioaktivator. Setelah kegiatan ini KWT Nila 4A, KWT Nila 6E dan KWT Lahan Hijau di RT.4 RW.01 Kelurahan Sumber Jaya  Kecamatan  Kampung  Melayu Kota Bengkulu diharapkan dapat  membuat kompos bioaktivator dengan kualitas bagus dan berdaya jual tinggi.Kata Kunci: bioaktivator; limbah organik rumah tangga; pupuk kompos. Increasing the Productivity of Bioactivator Compost with Organic Household Waste Raw MaterialsABSTRACTEnvironmentally friendly agriculture is still a priority for local governments in sustainable development because it is expected to increase and maintain high productivity in agriculture. This service was carried out with the aim of realizing environmentally friendly agriculture by utilizing household organic waste as raw material for composting with biocativators. The targets of this service are the Women Farmers Group (KWT) Nila 4A, KWT Nila 6E and KWT Green Land in RT.4 RW.01 Kelurahan Sumber Jaya Sub-district Kampung Melayu Bengkulu City with a total target of 45 people. The method used in this service consists of 4 stages, namely, the observation stage, the counseling stage, the monitoring stage, and the evaluation stage. The result is that the compost produced is quite good, there are no caterpillars or maggots, and does not smell too much. Compost with these characteristics is very suitable for application in agriculture. Apart from foliar fertilizers, this activity also produces organic liquid fertilizer, which is the residual liquid from the compost-making process using a bioactivator. After this activity, KWT Nila 4A, KWT Nila 6E and KWT Green Land at RT.4 RW.01 Kelurahan Sumber Jaya Sub-district Kampung Melayu City Bengkulu City are expected to be able to make bioactivator compost with good quality and high selling power.Keywords: bioactivator; household organic waste; compost. 
Pendampingan Perangkat Desa untuk Pelatihan Pembuatan Infografis Data Kependudukan Desa Etis Sunandi; Dian Agustina; Herlin Fransiska
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i2.3726

Abstract

Keterbukaan informasi merupakan hal yang sangat penting di era digital saat ini. Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan bertujuan untuk peningkatan skill perangkat desa sehingga mampu memberikan informasi yang valid, informatif dan terperinci tentang kependudukan desa. Informasi data desa yang tersaji secara menarik, informatif dan  terperinci akan menjelaskan kondisi desa kepada seluruh masyarakat desa dan umum. Lokasi pendampingan ialah Desa Pekik Nyaring Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah. Desa ini termasuk kedalam daerah pemekaran menjadi kabupaten baru sehingga keterbukaan data penduduk sangat penting. Pelatihan pembuatan publikasi data desa dilakukan dalam tiga tahap yaitu sosialisasi, pelatihan, publikasi hasil pelatihan. Sosialisasi yang disambut baik oleh kepala desa dan perangkatnya menjadikan pelatihan dapat dilaksanakan dengan baik. Data kependudkan desa yang dianalisis secara statistik deskriptif menggunakan Ms.Excel dengan pivot table, chart, data validation, dan fungsi statistika yang telah tersedia.  Selanjutnya hasil analisis deskriptif di analisis dan di desain menjadi menarik dan dipublikasikan. Hasil publikasi dapat menjelaskan semua informasi kependudukan desa seperti jumlah penduduk, pekerjaan, agama, tingkat pendidikan, demografi desa, kepala keluarga dan jumlah penduduk. Pendampingan yang mendapat respon positif dengan ditunjukkannya adanya publikasi data desa pertama kali yang berbentuk infografis desa yang dapat diperoleh di tempat umum.Kata Kunci: data kependudukan; infografis; pendampingan. Assistance of Village Apparatus for Training on Making Village Population Data Infographics ABSTRACTInformation disclosure is very important in the digital era. Community service aims to improve the skills of village officials so that they are able to provide valid, informative and detailed information on village population. The village data information presented in an interesting, informative and detailed manner will explain the condition of the village to all village communities and the general public. The location of the assistance was Pekik Nyaring Village, Pondok Kelapa District, Bengkulu Tengah Regency. This village is a region that has become a new regency so open disclosure of population data is very important. The training on making village data publications was carried out in three stages: socialization, training, publication. The socialization was welcomed by the village head and his apparatus. Village population data were analyzed using descriptive statistics using Ms. Excel with pivot tables, charts, validation data, and statistical functions that were available. Furthermore, the results of descriptive analysis are analyzed and designed to be interesting and published. The results of the publication can explain all village population information such as population, occupation, religion, education level, village demographics, family heads and population. Assistance that received a positive response by showing the existence of the first village data publication in the form of village infographics that can be obtained in public places.Keywords: population data; infographic; accompaniment.
Literasi Perdamaian Melalui “Teologi Al-Hujurat” Pada Aktivis Muhammadiyah Kadirojo Palbapang Bantul Yogyaarta Surwandono Surwandono
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i2.4984

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang pendidikan perdamaian untuk aktivis Muhamamdiyah di Desa Palbapang, Bantul dalam menghadapi tantangan dan dinamika politik keagamaan di masyarakat guna membangun harmoni sosial di masyarakat. Pendidikan perdamaian merupakan proses dari internalisasi nilai perdamaian untuk mengubah struktur sikap dan perilaku melalui pemberian pengetahuan dan nilai baru perdamaian. Pendidikan perdamaian mempergunakan model pendidikan andragogy melalui “Teologi Al-Hujurat”. Pendidikan literasi ditempuh melalui sejumlah tahap seperti pre test, intervensi dan post test. Hasil dari intervensi “Teologi Al-Hujurat”terhadap partisipan menunjukan bahwa pengalaman terstruktur dalam memahami pesan dalam surat Al-Hujurat mempengaruhi terhadap pilihan gaya berkonflik dan berdamai dari partisipan. Pendidikan perdamaian melalui teologi al-Hujurat mampu memobilisasi aspek kolektivitas kelompok untuk mendorong pilihan membangun perdamaian menjadi lebih terstruktur,  dan mengedepankan prinsip moderasi.Kata kunci: muhammadiyah; pendidikan perdamaian; teologi al-hujurat. Peace Literacy through “Al-Hujurat Teology” to Muhammadiyah Activist in Kadirojo, Palbapang Bantul YogyakartaABSTRACTThis article explains peace education for Muhamamdiyah activists in Palbapang Bantul in facing the challenges and dynamics of religious politics in the community in order to build sosial harmony in the community. Peace education is a process of internalizing the value of peace to change the structure of attitudes and behavior through the provision of new knowledge and values for peace. Peace education uses the andragogy education model through al-Hujurat theology. Literacy education is pursued through a number of stages such as pre-test, intervention and post-test. The results of the "al-Hujurat theology " intervention on participants showed that structured experience in deepening the message of al-Hujurat affected the choice of conflict and peace style of the participants. Peace education which mobilizes aspects of group collectivity is able to encourage the choice of building peace to be more structured, and put forward the principle of moderation.Keywords: al-Hujurat theolog; Muhammadiya; peace education.
Pendampingan Perencanaan Keuangan dan Investasi Saham untuk Organisasi Taruna-Taruni Ni Kadek sinarwati; Nyoman Trisna Herawati
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i2.5103

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemandirian finansial taruna-taruni di Desa Antiga Kelod yang dilakukan dengan memberikan pelatihan dan pendampingan perencanaan keuangan dan investasi saham sehingga mereka menjadi generasi muda yang mandiri secara finansial. Taruna-taruni di Desa Antiga Kelod, merupakan komunitas  generasi muda yang mapan secara finansial, namun mereka berperilaku konsumtif/overspending sehingga mereka tidak mandiri secara finansial dan menjadi beban finansial keluarga. Metode pelaksanaan terdiri dari empat  tahap yaitu perencanaan, implementasi, monitoring dan evaluasi. Data yang dikumpulkan absensi peserta, daftar nilai peserta, dokumen perencanaan keuangan dan pembuatan akun investasi saham, dengan menggunakan metode dokumentasi, wawancara, test dan wawancara mendalam. Evaluasi dilaksanakan melalui dua aspek yakni aspek proses dengan indikator kehadiran dan partisipasi aktif peserta selama kegiatan dan aspek produk dengan indikator pemahaman materi dan kemampuan membuat kertas kerja perencanaan keuangan dan akun investasi saham. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa taruna-taruni di Desa Antiga Kelod mendapat manfaat dari kegiatan pelatihan dan pendampingan karena setelah kegiatan, mereka mampu menyusun kertas kerja perencanaan keuangan dan melakukan investasi saham, sehingga dampak kegiatan adalah  generasi muda yang mandiri dan tidak menjadi beban finansial keluarga. Saran ditujukan kepada orang tua taruna-taruni agar berperan mendampingi putra-putrinya dalam memanfaatkan penghasilan dan konsisten dalam mengimplementasikan hasil kegiatan pengabdian masyarakat.Kata Kunci: investasi; pelatihan; pendampingan; saham. Financial Planning and Stock Investment Assistance for Youth OrganizationABSTRACT This community service aims to increase the financial independence of young people in the village of Antiga Kelod by providing training and mentoring in financial planning and stock investment so that they become a financially independent young generation. The young people in the Antiga Kelod Village, were a financially established young generation community, but they were behaving consumptively/overspending, so they were not financially independent and become a financial burden on their family. The implementation method consists of four stages, namely planning, implementation, monitoring and evaluation. Data collected attendance participants, list of participant values, financial planning documents and the creation of a stock investment account, with the method of documentation, interviews, tests and in-depth interviews. Evaluation was carried out through two aspects namely the process aspect with indicators of attendance and active participation of participants during the activity and the product aspect with indicators of understanding material and the ability to make financial planning working paper and create a stock investment account. The results of the activity showed that young people in the Antiga Kelod Village got benefit from training and mentoring activities because after the activity, they were able to prepare financial planning work papers and make stock investments, so that the impact of the activity was to produce independent young people and not become a financial burden on their family. Suggestions were addressed to parents of the young people to play a role in assisting their children in utilizing income and consistent in implementing the result of service society activities.Keywords: investation; training; monitoring; stock.
Peningkatan Kapasitas Paguyuban Sehat Ibu PKK RW 5 Pacarkembang dalam Memberikan Dukungan Sosial kepada Penderita Kanker Tintin Sukartini; Hanik Endang Nihayati; Rifky Octavia Pradipta
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i2.6169

Abstract

Perawatan penderita kanker memiliki perbedaan dengan penyakit lain. Kondisi imunitas yang menurun karena pengobatan kemoterapi, perubahan peran karena tidak dapat bekerja dan penyesuaian kondisi tubuh post kemoterapi menurunkan kesehatan mental dan kualitas hidup secara keseluruhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekitar 632 penderita (82,3%) penderita kanker berada dalam kategori skor Quality of Life (QOL) di bawah rata-rata dan kualitas hidup penderita kanker dipengaruhi oleh gejala yang dilaporkan. Tingginya resiko stress yang berkepanjangan dan gangguan mental pada penderita kanker disebabkan salah satunya karena kurangnya dukungan dari masyarakat. Tindakan pencegahan perlu dilakukan untuk meminimalisir stress baik secara fisik dan mental. Selama ini dukungan yang diberikan kepada penderita kanker utamanya masih dari sesama penderita. Dukungan melalui Paguyuban Sehat yang beranggotakan Ibu PKK RW 5 Pacarkembang bagi penderita kanker diberikan melalui tiga aspek. Aspek yang pertama adalah pengetahuan, dimana pada Paguyuban Sehat akan diberikan informasi terkait kanker, perawatan penderita kanker setelah operasi dan saat pengobatan kemoterapi atau radiasi. Aspek kedua adalah sosial, dimana penguatan dukungan diberikan kepada penderita kanker. Aspek yang ketiga adalah spiritual dimana seseorang mencari makna, tujuan, dan koneksi ke kekuatan yang lebih tinggi, dan memungkinkan individu untuk berfungsi secara efektif menuju tujuan hidupnya. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah dibentuknya kader Paguyuban Sehat yang sadar terhadap resiko kanker payudara dan kanker tiroid. Kader mendapatkan pengetahuan mengenai deteksi dini kanker payudara dan tiroid serta mampu untuk mempraktikan pemeriksaan payudara sendiri dan mengenali tanda-tanda tidak normal pada payudara dan leher.Kata Kunci : kanker; dukungan sosial; kualitas hidup; pemberdayaan Capacity Building for Paguyuban Sehat in PKK RW 5 Pacarkembang in Providing Social Support for Cancer PatientsABSTRACTTreatment of cancer patients is different from other diseases. Decreased immunity due to chemotherapy treatment, changing roles due to inability to work and adjustment to post chemotherapy conditions. decreases mental health and overall quality of life. The results showed that about 632 patients (82.3%) of cancer patients were in the category of Quality of Life (QOL) score below the average and the quality of life of cancer patients was affected by the reported symptoms. The high risk of prolonged stress and mental disorders in cancer patients is due in part to the lack of support from the community. Precautions need to be taken to minimize stress both physically and mentally. So far, the support given to cancer patients mainly comes from fellow sufferers. Support through Paguyuban Sehat for cancer patients is provided in three aspects. The first aspect is knowledge, where the Healthy Paguyuban will be given information related to cancer, treatment of cancer patients after surgery and during chemotherapy or radiation treatment. The second aspect is social, where strengthening support is given to cancer sufferers. The third aspect is spiritual where a person seeks meaning, purpose, and connection to higher powers, and enables the individual to function effectively toward his or her life goals.Keywords: cancer; empowerment; social support; quality of life
Pelatihan Daur Ulang Limbah Botol Plastik Pada Remaja Di Kota Ternate Hamidah Rahman; Rosmila Tuharea
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i2.3521

Abstract

Salah satu sumber pencemaran lingkungan diakibatkan oleh limbah yang tidak dapat dengan mudah terdegradasi di alam, antara lain limbah yang dihasilkan dari minuman kemasan botol plastik. Indonesia adalah negara terbesar kedua yang menghasilkan limbah plastik yang kemudian diketahui sebagian besar terbuang ke laut. Hal ini dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan dan terganggunya ekosistem di laut. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan sosialisasi melalui penyuluhan interaktif kepada siswa di Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 1 Kota Ternate. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan dan sikap yang baik siswa/remaja dalam menggunakan minuman berkemasan botol plastik. Selain itu kegiatan ini juga untuk memperkenalkan konsep 3R (Reuse, Reduce, Recycle) sedini mungkin ke siswa/remaja. Kegiatan juga mengajarkan keterampilan kepada siswa untuk dapat mengolah limbah botol plastik menjadi karya seni yang berguna. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini telah berhasil meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa terhadap konsep 3R sebesar 37% dan 40% berturut-turut. Selain itu pelatihan daur ulang botol minuman kemasan plastik telah meningkatkan keterampilan siswa dalam mengelolah limbah botol plastik menjadi karya seni. Kegiatan ini diharapkan dapat menginisiasi remaja untuk berperan dalam mengurangi pencemaran lingkungan. Program ini direncanakan berkelanjutan dengan sasaran mitra siswa dari sekolah lain dan pada komunitas masyarakat lainnya di kota Ternate. Kata Kunci: Konsep 3R; Plastik, Pencemaran; Remaja. Training on Recycling of Plastic Bottle Waste for Youth in Ternate CityABSTRACTOne source of environmental pollution is caused by waste that cannot be easily degraded in nature, including waste produced from plastic bottles. Indonesia is the second largest country that produces plastic which was later found to be largerly discharged into the sea. This can cause environmental pollution and disruption of the marine ecosystem. The aim of community service is to provide socialization through interactive counseling to students at Muhammadiyah 1 Junior High School in Ternate. This is intended to provide knowledge and good attitude of students/teenagers in using plastic bottle. In addition, this activity is also to introduce the concept of 3R (Reuse, Reduce, and Recycle) as early as possible to students/teenagers. The activity also teaches students with skills to be able to process plastic bottle waste into useful artwork. The results of community service activities have succeeded in increasing students’ knowledge and attitudes about the 3R concept by 37% and 40% respectively. In addition, training in recycling plastic beverage bottle has increased students’ skills in managing plastic bottle waste. This activity is expected to initiate young people to play a role in reducing environmental pollution. The program is planned to be sustainable with the target of student partners from other schools and other communities in Ternate city. Key word: Pollution; Plastics; the 3R concept; Teenagers.
Peningkatan Kemampuan Penyusunan Laporan Keuangan Sesuai SAK-EMKM (Pelatihan untuk Pelaku UMKM Binaan Pemkot Bekasi) Lucia Ari Diyani; Ratna Dewi Kusumawati; Iren Meita
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i2.5046

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh pelaku UMKM secara umum adalah tidak tersedianya laporan keuangan yang dapat digunakan untuk mendapatkan pembiayaan dari bank dan juga institusi keuangan lainnya. Berdasarkan hal tersebut, kegiatan PkM ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dalam membuat laporan keuangan yang sesuai dengan SAK-EMKM untuk peminjaman dana ke bank. Pelatihan dilakukan kepada pelaku UMKM binaan Pemerintah Kota Bekasi. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah pemaparan mater di dalam kelas oleh dosen sebagai narasumber dan dibantu oleh asisten dosen serta mahasiswa sebagai pendamping peserta. Total partisipan sebanyak 40 dan terbagi menjadi dua kelas. Kegiatan PkM dilakukan dari 4 Oktober 2019 hingga 12 Desember 2019. Hasil dari kegiatan ini memuaskan seperti yang terlihat dari hasil kuisioner kepuasan bahwa kegiatan pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan peserta dalam membuat laporan keuanganKata Kunci: Laporan keuangan; SAK-EMKM; UMKM Improvement of Preparing Financial Statements Ability According to SAK-EMKM (Training for SME under Pemkot Bekasi)ABSTRACT The problem faced by SMEs in general is they do not have financial reports that is accepted as a basis to provide loan funds by banks or other financial institutions. For this reason, the PkM activities are carried out with the aim of increasing knowledge in preparing financial statements in accordance with SAK-EMKM for lending funds to banks. Training is given to SMEs that are under Pemerintah Kota Bekasi. The method that used in this training is carried out in a class where each class is guided by a lecturer as a guest speaker and assisted by an assistant lecturer and a student as a participant companion. The total number of participants was 40 and divided into 2 classes. The PkM activity was conducted from October 4th, 2019 to December 12th, 2019. The PkM result is satisfying as seen from the results of the satisfaction questionnaire which stated that this training activity was able to increase their capabilities and their skills related to the preparation of financial statements.Keywords: Financial reporting; SAK-EMKM; UMKM
Penerapan Sistem Informasi Kepegawaian Pada Amal Usaha Muhammadiyah Kota Magelang Rifqi Muhammad; Ahada Nurfauziya; Rizki Hamdani
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i2.3814

Abstract

Sebagai organisasi kemasayarakatan (Ormas) yang besar di Indonesia, Muhammadiyah terus sadar akan pentingnya nilai-nilai pembaharuan (up to date) untuk mengembangkan organisasi yang memiliki amal usaha yang sangat banyak. Amal usaha tersebut melibatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang cukup banyak dengan kompleksitas pengelolaan yang tinggi. Oleh karena itu, program pengabdian ini memiki fokus untuk menyusun sistem informasi kepegawaian muncul di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) Pimpinan Daerah  Muhammadiyah (PDM) Kota Magelang, Jawa Tengah. Pengelolaan kepegawaian yang sebelumnya menggunakan sistem manual dengan jumlah SDM yang dikelola sebanyak 248 dengan status yang beragam. Metode kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu dengan mengidentifikasi masalah yang ada, menganalisis situasi dengan cara observasi lapangan dan wawancara kepada pihak-pihak yang terkait, menetapkan program  yang relevan, membuat model sistem kepegawaian yang relevan, melakukan penilaian kelayakan model sistem kepegawaian, dan membuat aplikasi sistem kepegawaian terintegrasi. Penerapan sistem informasi kepegawaian ini memberikan pengaruh yang signifikan terhadap performance organisasi Muhammadiyah Kota Magelang dan meningkatkan produktivitas para SDM. Program pengabdian ini juga telah membangun manajemen organisasi yang lebih profesional dan akuntabel.Kata Kunci: amal usaha muhammadiyah; Kota Magelang; sistem informasi kepegawaian Application of Personnel Information Systems in Muhammadiyah Business Charities in Magelang CityABSTRACTAs a large social organization (Ormas) in Indonesia, Muhammadiyah continues to be aware of the importance of up-to-date values to develop an organization that has a lot of charitable efforts. This charity business involves quite a lot of Human Resources (HR) with high management complexity. Therefore, this service program has a focus on developing a staffing information system to appear in the Muhammadiyah Business Charity (AUM) Regional Leadership of Muhammadiyah (PDM) in Magelang City, Central Java. Personnel management previously used a manual system with 248 human resources with varying status. The dedication method activity is carried out in several stages, namely by identifying existing problems, analyzing the situation by means of field observations and interviews with relevant parties, establishing relevant programs, making relevant staffing system models, conducting an appropriateness assessment of the staffing system model, and create an integrated staffing system application. The application of the staffing information system has a significant influence on the performance of the Muhammadiyah organization in the City of Magelang and increases the productivity of the human resources. This dedication program has also built organizational management which is more professional and accountable.Keywords: amal usaha muhammadiyah; Magelang City; staffing information system

Page 1 of 2 | Total Record : 15