cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25284967     EISSN : 2548219X     DOI : -
Core Subject : Social,
Aksiologiya merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian. Artikel merupakan hasil dari IbM, IbW, IbPE, IbIKK, atau pengabdian lainnya yang berasal dari non dikti.
Arjuna Subject : -
Articles 817 Documents
Pemanfaatan Citra USGS dan Google Earth untuk Pembuatan Peta Tematik Desa Jambesari Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang Yuniawatika Yuniawatika; Dian Ahmad Sasmito; Tuisda Pratisia; Desi Muliana Sembiring; Marino Ananda
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i4.5354

Abstract

Kebutuhan akan visualisasi  suatu  desa untuk kepentingan tertentu menjadi persoalan yang belum dapat diselesaikan di beberapa desa. Belum tersedianya peta desa, justru hal ini  menjadikan perangkat atau lembaga desa tersebut kurang maksimal dalam perencanaan dan memahami desanya. Desa Jambesari memiliki karakteristik wilayah tersendiri mulai dari letak geografisnya, penggunaan lahan, hingga kenampakan yang ada di desa tersebut. Sehingga perlu adanya visualisasi dalam bentuk 2 dimensi salah satunya berbentuk peta tematik desa. Model pendekatan yang digunakan adalah inderaja dan SIG, dengan mengidentifikasi batas administrasi, jalan, kontur, aliran sungai, dan penggunaan lahan. Pada pembuatan peta tematik desa menggunakan citra satelit yang berasal dari United States Geological Survey (USGS) bagian s08_e112_1arc_v3 (Lembar Malang Raya) dan google earth. Tahapan pembuatan peta tersebut berupa pengumpulan data, pengolahan data, dan penyajian data. Hasil pembuatan peta tematik desa tersebut menghasilkan peta administrasi, peta jalan, peta aliran sungai, peta kontur, dan peta penggunaan lahan. Dengan demikian, peta tematik dapat memberikan pengaruh yang positif bagi masyarakat dan perangkat Desa Jambesari.
Potensi Tanaman Sirih (Betel) sebagai Bahan Baku Pemberdayaan Ekonomi Produktif Masyarakat Retnowati Retnowati; Purwatiningtyas Purwatiningtyas; Sariyun Naja Anwar; Sri Mulyani
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i4.10230

Abstract

Sirih merupakan tanaman yang digunakan sebagai tanaman obat bagi masyarakat di Indonesia. Sirih tumbuh merambat sehingga tidak selalu memerlukan lahan yang luas. Tanaman ini dapat hidup subur di daerah yang dingin. Sidorejo Lor adalah kelurahan di kota Salatiga, yang berudara sejuk, di mana tanaman sirih banyak ditanam oleh masyarakat. Selain memiliki manfaat sebagai obat, sirih juga dapat menjadi bahan dasar produk olahan makanan dan minuman, yang bernilai ekonomi produktif. Masyarakat yang ingin diberdayakan dalam pengabdian pada masyarakat ini adalah kelompok Wanita kreatif (KWK) Seroja, dengan anggota ibu rumah tangga dan memiliki usaha rumahan. Dalam situasi pandemik Covid-19, anggota KWK Seroja berharap tetap berkreasi dengan menghasilkan produk ekonomi tetapi dengan bahan dasar yang mudah dan murah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan contoh aplikatif, bernilai jual, melalui bahan dasar daun sirih, yaitu makanan ringan kripik sirih dan minuman mojito sirih. Selain itu kegiatan ini juga memberikan pemahaman tentang pentingnya produk kemasan sebagai media promosi. Hasilnya menunjukkan bahwa pertama, olahan kripik sirih dan mojito sirih dapat dibuat dengan mudah dan bernilai jual, kedua anggota KWK Seroja paham pentingnya kemasan produk sebagai sasaran pemasaran yang lebih luas.
Peningkatan Kapasitas Unit Usaha BUMDes Melalui Produksi Sabun Cair Lidah Buaya dan Pemasaran Pasar Klithikan Muhammad Fariez Kurniawan; Devany Vinandhita Supriyono; Ahmad Arif Isnan; Amartya Nadhia Annisa; Vitrisia Adienia; Rifki Umami Iskak; Wahdatul Khairat Baeha; Moch Arriyan Firdaus; Adhitya Anisa Rizki Amalia
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i3.14058

Abstract

BUMDEs Makarti berada di Margoluwih, Seyegan, Sleman. BUMDes ini memiliki 3 unit usaha yang meliputi: pertanian, jasa perdagangan, dan pariwisata, namun ketiganya belum berjalan optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas unit usaha pertanian dan unit usaha jasa perdagangan. Metode yang digunakan berupa pelatihan pengolahan hasil pertanian lidah buaya yang dimiliki BUMDes menjadi produk bernilai ekonomis yaitu sabun cair cuci piring dan sabun cair cuci tangan. Metode lain yang digunakan berupa pembuatan artikel dan publikasi untuk mempromosikan adanya Pasar Klithikan setiap hari PON di depan Stadion TGP Margoluwih melalui media massa sehingga dapat mengait pengunjung untuk datang dan mengetahui adanya Pasar Klithikan. Hasil yang didapatkan adalah lahirnya produk inovasi sabun cair cuci piring dan cuci tangan berbahan dasar lidah buaya hasil usaha pertanian milik BUMDes yang berhasil dikomersialisasikan oleh BUMDes Makarti dan semakin dikenalnya keberadaan Pasar Klithikan yang merupakan unit usaha BUMDes Makarti. Kegiatan pengabdian ini berefek kepada peningkatan pendapatan BUMDes Makarti sehingga meningkatan kapasitas BUMDEs Makarti untuk menjadi Badan Usaha Milik Desa Margoluwih yang sehat secara pendapatan dan manajemen
Informasi Kesehatan sebagai Upaya Peningkatan Kompentensi Tim Pelaksana Tugas dan Masyarakat Desa Sehat Berbasis IFHE Diyan Indriyani; Asmuji Asmuji; Triawan Adi Cahyanto; Astrid Maharani; Sri Wahyuni Andriani
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i4.6010

Abstract

Pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan merupakan salah satu bentuk mewujudkan masyarakat sehat dengan mengoptimalkan potensi masyarakat untuk terlibat secara aktif. Prakarsa masyarakat  mencapai tujuan pembangunan kesehatan perlu didorong guna mewujudkan tatanan hidup masyarakat melalui paradigma “Desa Sehat” dengan harapan berimplikasi langsung bagi peningkatan kesehatan masyarakat. Guna mewujudkan cita-cita tersebut di Desa Tutul Kecamatan Balung telah dibangun pola Desa Sehat yang didasari kemandirian keluarga dalam mengevaluasi kesehatan keluarga secara mandiri. Hal ini dioptimalkan dengan peran Tim Pelaksana Tugas (SATGAS) sebagai koordinator manajemen Desa Sehat berbasis Independent Family Health Evaluation (IFHE). Pemberian informasi kesehatan merupakan salah satu upaya meningkatkan kompetensi Tim SATGAS Desa Sehat berbasis IFHE serta masyarakatnya. Menggunakan sampel 47 responden yang terdiri dari Tim Satgas, perwakilan RW dan perwakilan Posyandu, dengan Pra Experiment Pre-Post Test Design dan analisa data Paired T-Test (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan informasi kesehatan meliputi kesehatan komunitas pendukung desa sehat (p value 0,01), optimalisasi gizi dalam pencegahan stunting (p value 0,02), mengenal penyakit gangguan kardiovaskuler (p value   0,01 ), kehamilan risiko tinggi dan pencegahan kematian periode perinatal (p value   0,04 ). Berdasarkan hal tersebut dapat dikatakan bahwa pemberian informasi kesehatan efektif dalam meningkatkan kompetensi pengetahuan Tim SATGAS Desa Sehat Berbasis IFHE serta masyarakat Desa Tutul.
Inovasi Dodol Buah Salak untuk Meningkatkan Kesejahteraan Petani Salak di Desa Bilaporah, Kabupaten Bangkalan Nany Suryawati; Desrina Yusi Irawati
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i4.12770

Abstract

Peningkatan inovasi merupakan modal utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, berkelanjutan serta mensejahterakan secara adil dan merata. Salah satu cara pencapaian pertumbuhan ekonomi di desa adalah dengan melakukan pembinaan kelompok-kelompok dalam masyarakat desa. Di desa Bilaporah, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, terdapat perkebunan salak yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Ibu-ibu PKK pernah mengolah salak menjadi dodol salak. Namun usaha tersebut berhenti dikarenakan kurangnya motivasi masyarakat, dodok salak kurang awet, dan kemasan yang tidak menarik. Sesuai dengan kebiasaan masyarakat Indonesia yang gemar mengkonsumsi makanan ringan, maka dodol salak memiliki peluang untuk dikembangkan. Untuk permasalahan tersebut, solusi yang ditawarkan adalah memfokuskan pada cara memotivasi masyarakat untuk mau melanjutkan usaha mandiri, memberikan pelatihan mengolah dodol yang baik dan benar serta menambahkan natrium benzoate sehingga dodol awet, dan membuat desain label serta kemasan yang menarik. Tahapan pelaksanaan program pengabdian ini adalah tahap penentuan jadwal kegiatan, tahap pelaksanaan, penyuluhan dan pelatihan, monitoring dan keberlanjutan produksi.
Rapid Diagnostic Test (RDT) untuk Mencegah Penularan Covid-19 di Kabupaten Sleman Yogyakarta Siti Fadlilah; Ariyanto Nugroho; Ririn Wahyu Widayati; Cristin Wiyani
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i4.5379

Abstract

Corona Virus Disease 19 (Covid-19) masih menjadi sebuah penyakit pandemi di dunia. Jumlah positif Covid-19 di seluruh dunia 8 Juli 2020 mencapai 11.939.555, sembuh 6.841.773 dan meninggal 545.586. Jumlah kasus di Indonesia per tanggal 8 Juli 2020 sebanyak 68.079, dengan angka kesembuhan 31.585, dan kematian 3.359. Angka kejadian di DI Yogyakarta dikonfirmasi sebanyak 349, dengan kesembuhan 285 orang, dan kematian 8 orang (2,3%). Untuk mencegah penularan Covid-19 diperlukan adanya tes massal untuk penapisan awal pada orang yang dicurigai. penapisan awal dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman dengan melibatkan relawan dari perawat anggota DPD PPNI Kabupaten Sleman. Penapisan awal dengan metode rapid diagnostic test (RDT) antibodi. Relawan perawat bertugas mengambil sampel darah vena yang digunakan untuk pemeriksaan. Pemeriksaan dilakukan dengan peserta kluster salah satu swalayan di Jalan Magelang Yogyakarta. Pemeriksaan RDT dilaksanakan sebanyak 3 tahap dan masing-masing tahap dibagi dua shift petugas. Pemeriksaan RDT didapatkan hasil dari 1.324 peserta, sebanyak 53 orang  (4.0%) dinyatakan reaktif (positif). Peserta dengan hasil RDT reaktif kemudian menjalani tes diagnostik lanjutan.
Pelatihan Pembuatan Konten Kreatif Bagi Disable Motorcycled Indonesia (DMI) Kota Malang Titi Fitrianita; Slamet Thohari
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i4.10249

Abstract

Media sosial memberikan pengaruh yang signifikan terhadap ide-ide positif perubahan salah satunya ide mengenai inklusivitas bagi penyandang disabilitas. Sebagai salah satu komunitas disabel di Kota Malang, Disable Motorcycled Indonesia rutin mengadakan survey tempat wisata dalam rangka promosi inklusi disabilitas. Sayangnya kegiatan tersebut tidak pernah dikemas dalam bentuk konten yang menarik dan dipublikasikan di media sosial sebagai bahan edukasi disability awareness dan isu inklusivitas kepada masyarakat luas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk, satu, membekali DMI Kota Malang tentang teori dan praktek pembuatan konten kreatif. Dua, memberikan perangkat pembuatan konten kreatif sebagai modal DMI Kota Malang. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan secara dua hari ; Sabtu 28 Agustus 2021 dengan metode daring yang diikuti oleh 30 orang dan Senin, 30 Agustus 2021 dengan metode luring yang diikuti oleh 5 orang perwakilan DMI. Adapun output dari pengabdian ini adalah akun media sosial DMI sedangkan outcome dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan kognitif dan praktikal di kalangan DMI terkait dengan pentingnya media sosial dalam menyuarakan disability awareness di kalangan masyarakat luas.
Penguatan Formalitas Usaha Melalui Sosialiasi Perlindungan Hukum Bagi Mahasiswa Penerima P2MW dan IWDM 2022 Tri Siwi Agustina; Made Gitanadya Ayu Ariani
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i4.15369

Abstract

Urgensi mendaftarkan karya kreatif mahasiswa dalam bentuk perlindungan hukum atas Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan Nomor Induk Berusaha (NIB) masih belum menjadi perhatian para mahasiswa yang berwirausaha di Indonesia. Berbagai literatur terdahulu menjelaskan bahwa mahasiswa adalah sebagai pemateri atau penyelenggara. Belum ada literatur yang mengangkat mahasiswa sebagai khalayak sasaran kegiatan abdimas terkait sebagai wirausaha yang melindungi produk dan usahanya secara legal.  Oleh karena itu, aktivitas abdimas ini menyasar pada para 7 tim mahasiswa Universitas Airlangga yang dinyatakan lolos seleksi pembinaan dan pendanaan P2MW dan IWDM Tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemdikbudristek. Materi tentang HKI dan NIB diberikan oleh narasumber yang kompeten, dimana HKI diberikan oleh tenaga ahli dari Kantor Wilayah 7 Kementerian Hukum dan HAM, Provinsi Jawa Timur dan NIB diberikan oleh tenaga ahli dari DPMPTSP Pemerintah Kota Surabaya pada hari Jum’at 14 Oktober 2022 di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga. Manfaat dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah tumbuhnya peningkatan kesadaran dan pengetahuan mahasiswa mulai dari peranan, penyiapan dokumen yang dibutuhkan serta tatalaksana pendaftaran HKI dan NIB.
Implementasi Program Pengendalian Diabetes Mellitus dan Hipertensi Melalui Media Watshapp Selama Pendemi Covid-19 Mahendro Prasetyo Kusumo; Yanuar Primanda Primanda
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i3.14286

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi model pemantauan pasien DM dan HT melalui aplikasi WhatsApp (WA) selama pandemi Covid-19. Kabupaten Bantul merupakan salah satu Kabupaten dengan jumlah PTM tertinggi di DIY, termasuk DM dan HT.Tim dan mitra menyepakati tiga masalah prioritas dalam melakukan pematauan DM dan HT, yaitu rendahnya pengetahuan dan perilaku pasien dalam melakukan pemantauan DM dan HT, dan 2) sulitnya melakukan pemantauan DM dan HT di layanan kesehatan selama pandemi Covid-19. Ada 3 (tiga) tahapan dalam melaksanakan solusi yang ditawarkan untuk mengidentifikasi dan mengatasi permasalahan semakin meningkatnya DM dan HT, yaitu: 1) observasi lingkungan, 2) wawancara dokter, pasien, tokoh masyarakat dan Kader, dan 3) diskusi kelompok pasien HT dan DM di Puskesmas Pundong. Ada tiga tema penting yang dapat digunakan untuk merancang model pemantauan pasien DM dan HT, yaitu: 1) aplikasi WA sebagai media pendukung pemantauan DM dan HT, 2) kemudahan dalam mengendalikan DM dan HT selama pandemi Covid-19, dan 3) kendala penggunaan aplikasi WA. Pemantauan DM dan HT berbasis aplikasi WA merupakan salah satu inovasi yang dapat mempermudah pencegahan komplikasi. Keterbatasan penggunaan aplikasi WA menjadi penghambat dalam penggunaan model ini. Penggunaan aplikasi WA  menggunakan pesan singkat dan video call merupakan model pemantauan DM dan HT yang disukai selama pandemi Covid-19.
Pelatihan Penderita Diabetes Mellitus Tetap Sehat dengan Resistance Exercise di Tengah Pandemi Covid-19 Ratna Yunita Sari; Abdul Muhith; Riska Rohmawati; Imamatul Faizah; Lea Maera Shanty
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i1.9996

Abstract

Kebijakan  pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) selama pandemi Covid-19 guna meminimalisir angka kejadian Covid-19  menyebabkan semua kegiatan mayarakat sangat dibatasi. Hal ini membuat rendahnya aktivitas dan berolahraga sehingga mempengaruhi kesehatan terutama bagi orang penderita diabetes mellitus yang termasuk faktor komorbid jika terinfeksi virus  Covid-19. Menjaga kesehatan penderita diabetes mellitus sangat dianjurkan selama pandemic Covid-19 dengan berolahraga ringan yang membantu meningkatkan imunitas didalam tubuh, memperlancara sirkulasi darah dan mencegah terjadinya neuropati diabetikum. Kegiatan pengabdian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan melatih tentang pentingnya olahraga dirumah guna menjaga statsus kesehatannya selama pandemic Covid-19 dengan resistance exercise. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di lingkup wilayah posyandu Sapta Lestari RW 07 Kelurahan Sidotopo Wetan Kota Surabaya. Metode pelaksanaan kegiatan mengggunakan pendekatan partisipatif dengan cara ceramah, diskusi, curah pendapat serta demonstrasi langsung untuk meningkatkan pengetahuan penderita diabetes mellitus tentang latihan resistance exercise. Analisis yang digunakan untuk mengamati serta mengevaluasi tingkat pengetahuan menggunakan kuesioner pretest dan posttest. Hasil evaluasi didapatkan peningkatan pengetahuan masyarakat penderita diabetes mellitus sebesar 46,84% dari hasil pretest dan posttest yaitu 56,77% menjadi 100%. Kesimpulan dari hasil kegiatan pengetahuan masyarakat penderita diabetes mellitus meningkat tentang resistance exercise yang dapat dilaksanakan secara mandiri diruma yang berguna untuk menjaga kesehatan selama pandemic covid-19.