cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25284967     EISSN : 2548219X     DOI : -
Core Subject : Social,
Aksiologiya merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian. Artikel merupakan hasil dari IbM, IbW, IbPE, IbIKK, atau pengabdian lainnya yang berasal dari non dikti.
Arjuna Subject : -
Articles 817 Documents
Pelatihan Pembuatan Cookies Kulit Jeruk pada Perempuan Kepala Keluarga Miskin; Alternatif Pendapatan Ekonomi Masa Pandemi Laila Azizah; Rohmatun Nisa’; Yuliani Lestari; Fikriyah Shofiah Mawaddah; Mohammad Nida' Alkhoir; Eli Komala Sari Hedrah; Yulianti Muthmainnah
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i1.10316

Abstract

Kulit jeruk bisa dijadikan cemilan berupa cookies bila dikelola dengan baik. Sekaligus menjadi aternatif pendapatan ekonomi perempuan miskin kepala keluarga di masa pandemi. Seperti pembuatan ‘Cookies Kulit Jeruk (C-Trust)’. Metodenya: kajian kulit jeruk yang tepat dijadikan cookies; uji coba pembuatan cookies dari kulit jeruk; perhitungan nilai investasi, keuntungan penjualan cookies; dan perhitungan zakat usaha cookies. Hasilnya disebarluaskan melalui pelatihan untuk perempuan kepala keluarga (mayoritas kelompok mustadhafin) dampingan organisasi perempuan melalui zoom. Hasilnya: hanya kulit jeruk sunkist yang lebih tepat dibuat cookies dari segi rasa, aroma, dan warna; pembuatan cookies yang mudah, bahan-bahan yang murah dan tidak membutuhkan waktu lama; cukup efektif berkontribusi menurunkan sampah kulit jeruk; dan subyek utama penerima manfaat dari pengabdian masyarakat ini para perempuan kepala keluarga miskin, karena mereka memiliki keahlian mengkreasikan pembuatan makanan dan kemampuan mengelola jual beli atau berdagang di komunitasnya sebagai alternatif pendapatan ekonomi mereka di masa covid-19.
Pelatihan Fardhu Kifayah Jenazah Pasien Terpapar Covid–19 pada Perawat Ruang Intensive Care Unit (ICU) Muhammad Jalaluddin Assuyuthi Chalil; Maulana Siregar
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i1.10400

Abstract

Pelaksanaan fardhu kifayah jenazah yang meninggal akibat covid–19 dalam situasi pandemik seperti saat ini tidak jarang menimbulkan masalah serius di masyarakat, yang biasanya dipicu oleh ketidakpercayaan anggota keluarga kepada pihak rumah sakit terhadap kesesuaian pelaksanaan fardhu kifayah itu sendiri berdasarkan Syariat Agama Islam. Perawat di ruang Intensive Care Unit (ICU) isolasi covid-19 memiliki peranan yang sangat penting dalam masalah ini dikarenakan merekalah yang diberi wewenang untuk melaksanakan pemulasaran jenazah terpapar covid-19. Telah dilaksanakan pelatihan terhadap perawat ICU isolasi covid-19 Rumah Sakit Bunda Thamrin dan Columbia Asia Medan, yang bertujuan untuk menghasilkan perawat yang mampu melaksanakan fardhu kifayah jenazah terpapar covid-19 sesuai dengan Syariat Agama Islam namun tidak melanggar prinsip-prinsip protokol kesehatan. Materi pelatihan ini didasarkan pada buku pedoman pemulasaran dan penguburan jenazah akibat covid-19 di masyarakat dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2020 dan Fatwa Majlis Ulama Indonesia tentang pedoman pengurusan jenazah (Tajhiz Al-Janaiz) muslim yang meninggal karena covid-19. Metode pelatihan menggunakan 5 tahapan, diawali pre-test, dilanjutkan dengan pemaparan teoritis, peragaan menggunakan alat peraga dan manikin, dilanjutkan dengan praktek menggunakan metode role play oleh peserta, dan diakhiri dengan post-test. Hasil dari kegiatan ini adalah diperolehnya perawat ICU isolasi covid-19 yang mampu melaksanakan fardhu kifayah berdasarkan pedoman diatas.
Pendampingan Komunitas Karang Taruna dalam Mengurangi Tingkat Kenakalan Remaja di Era New Normal Riyanto Adji; Teuku Rezasyah
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i1.10695

Abstract

Remaja adalah usia yang sangat riskan sekali dalam mengenal kehidupan sosial diluar rumah karena banyak hal baru yang akan ditemukan dalam kehidupan sosial di luar rumah, dan jika kontrol yang rendah dari orang tua maka dapat memicu tindakan kenakalan remaja, sehingga akan terjadi tindakan yang berbeda. Tindakan kenakalan remaja seperti berbohong kepada orang tua, merokok di luar rumah, suka mengeluarkan kata-kata kotor/cemoohan kepada teman lainnya. Sejak merebaknya virus Covid-19 di Indonesia awal tahun 2020 memaksa pemerintah merubah metode pendidikan menjadi online, dab hal ini memaksa orang tua untuk memenuhi kelengkapan belajar online dipenuhi, namun fasilitas belajar tidak dimanfaatkan secara maksimal untuk belajar online, karena sebagian besar waktu kosongnya untuk permainan online. Hal ini merupakan tindakan kenakalan remaja dan perlu dicari jalan keluarnya. Seperti yang terjadi di RW 14 Kampung Babakan Cikeruh Cimekar Cileunyi dan bersama komunitas karang taruna dirangkulah anak-anak remaja dalam kegiatan positif, seperti 1). Menarik iuran sampah, 2). Membantu dalam mengkordinir penjadwalan dan pengumpulan sampah, 3). Mensosilisasikan pentingnya protokol kesehatan dan penyemprotan disinfektan. Kegiatan diatas dapat mengurangi tindakan kenakalan remaja, dan mereka dapat belajar secara langsung mengenai apa yang harus dilakukan dalam bermasyarakat dan bagaimana melakukannya agar dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi masyarakat
Transformasi Penjualan Digital Produk Jamu dan Obat Tradisional pada UKM Jamu di Kabupaten Sukoharjo Anif Nur Artanti; Fea Prihapsara; Esti Suryani; Muhammad Hatta Rahmatul Kholiq; Okid Parama Astirin; Endang Siti Rahayu
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i1.9033

Abstract

Dampak pandemi COVID-19 telah menurunkan pendapatan beberapa industri jamu di Kabupaten Sukoharjo. Industri jamu terkendala dalam proses produksi dan penjualan produknya. Cara pemasaran berubah, terutama saat diberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat darurat (PPKM Darurat). Salah satu cara alternatif untuk meningkatkan kapasitas penjualan adalah melalui pemasaran digital online yang berfokus pada pemasaran digital melalui website yang digunakan sebagai e-commerce, media sosial, mesin pencari, dan membentuk tim reseller untuk menjual produknya. Di masa pandemi, industri jamu harus cepat beradaptasi seiring dengan PPKM Darurat, karena hal ini akan mengubah tren perilaku konsumen dalam membeli produk jamu. Salah satu industri jamu yang menjadi mitra proyek ini adalah Usaha Kecil Menengah (UKM) Ching Lung. Melalui transformasi digital ini dapat menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh UKM Ching Lung saat ini. Selain itu, dengan meningkatkan kreativitas model penjualan produk, UKM dapat bertahan dengan melakukan diversifikasi produk yang sesuai dengan kebutuhan di masa pandemi COVID-19. Bekerjasama dengan UKM Jamu Ching Lung, dibuatlah website online yang dirancang dengan konsep toko online untuk meningkatkan penjualan jamu dan obat tradisional di Kabupaten Sukoharjo. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membantu UKM untuk memasarkan produknya agar dapat dikenal oleh masyarakat luas.
Kelas Ibu Hamil Meningkatkan Partisipasi Suami/Keluarga dalam Pendampingan Persalinan Eva Susanti; Dwie Yunita Baska
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i1.4616

Abstract

Angka kematian ibu dan bayi di Indonesia masih cukup tinggi disebabkan oleh komplikasi selama kehamilan, persalinan dan nifas. Upaya menurunkan angka kematian ibu saat ini telah mengalami pergeseran paradigma, dari mendeteksi dan mengatasi komplikasi, berubah menjadi mencegah, mendeteksi dan mengatasi komplikasi yang ditemukan. Upaya tersebut melalui peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi ibu hamil di Indonesia, yakni dengan melibatkan peran serta suami dalam kegiatan kelas ibu hamil. Permasalahan saat ini masih banyak keluarga/suami yang masih bingung akan perannya sebagai pendamping itu sendiri. Peran pendamping persalinan ini adalah pemberi dukungan emosional, materi, informasi, dan penghargaan terus-menerus. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan peran serta suami/keluarga agar dapat meningkatkan partisipasi suami dan pendamping dalam proses persalinan. Kegiatan dilaksanakan di Praktik Mandiri Bidan (PMB) Kasih Ibu, sebanyak dua kali pertemuan, dengan target peserta melibatkan 10 pasangan suami istri (usia kehamilan ibu 32-36 minggu, primigravida). Metode yang digunakan adalah metode survey lapangan, pre-post test pengetahuan, pengisian materi, diskusi tanya jawab, simulasi pendampingan dan praktik manajemen nyeri persalinan. Solusi yang ditawarkan berkaitan dengan kemampuan suami/pendamping dalam meningkatkan pengetahuan, informasi, dukungan, dan keterampilan dalam pendampingan serta manajemen mengurangi nyeri. Keluaran pengabdian masyarakat ini adalah berupa peningkatan pengetahuan, kualitas pendampingan dan partisipasi suami menjelang proses persalinan, dan memperkaya pendidikan dalam aktivitas kelas ibu hamil.
Pengembangan Produk Inovasi BIMA Tuktuk bagi Mahasiswa Disabilitas di UMSurabaya Satria Unggul Wicaksana Prakasa; Vella Rohmayani; Lukman Hakim; Radius Setiyawan
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i1.15374

Abstract

UMSurabaya juga telah banyak menghasilkan produk inovasi alat bantu disabilitas karya mahasiswa dan dosen sebagai bentuk kepedulian kepada mereka. Produk inovasi alat bantu disabilitas terbaru yang dibuat UMSurabaya berupa BIMA Tuktuk (Inovasi Kursi Roda dengan Kendali Ketukan untuk Mahasiswa Tuna Daksa berbasis Android). Adapun tujuan pembuatan produk ini adalah untuk memberikan kemudahan akses mobilitas yang menunjang penyandang difabel menuju ke ruang pembelajan, meningkatkan efektifitas penggunaan BIMA Tuktuk karena dapat beroprasi secara otomatis, serta meningkatkan partisipasi para mahasiswa disabilitas atas peningkatan fasilitas yang mereka butuhkan. Produk BIMA Tuktuk ini dibuat menggunakan model inovasi yang dilengkapi dengan sejumlah fitur kenyamanan disabilitas dengan adanya sensor presisi tinggi pada bodi, kamera pengenal gambar, dan teknologi AI (Artificial Intelligence), yang memungkinkan BIMA Tuktuk ini beroperasi tanpa memerlukan kendali manusia. Pengembangan produk BIMA Tuktuk diperuntukkan untuk kelas yang menerima mahasiswa disabilitas. Pembuatan produk inovasi ini sebagai bukti bahwa UMSurabaya dapat menjadi contoh kampus inklusif, baik dalam artian kepedulian dan kebijakan, namun juga dalam rangka pengembangan model inovasi yang tepat guna. Harapannya produk inovasi BIMA Tuktuk mampu memberikan kemudahan akses mobilitas menuju ruang pembelajaran, sehingga mereka siap mengikuti pembelajaran secara optimal.
Penguatan Literasi Numerasi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong Ahmad Fadillah; Dian Nopitasari; Westi Bilda; Rika Sukmawati; Yenni Yenni; Prawidi Wisnu Subroto
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i1.10782

Abstract

Literasi numerasi dibutuhkan dalam setiap aspek kegiatan, baik pada rumah, sekolah atau lingkungan masyarakat. pada kehidupan sehari-hari ketika mengatur waktu, memilih lama pekerjaan, berbelanja, merencanakan liburan atau aktivitas lainnya membutuhkan kemampuan literasi numerasi. menggunakan kemampuan literasi numerasi, para PMI akan bisa memecahkan permasalahan yang berkaitan menggunakan matematika. Kemampuan yg terkait ialah kemampuan mengaplikasikan konsep sapta, pengukuran, operasi hitung, geometri, data dan pola serta menginterpretasikan isu kuantitatif yang ada di sekeliling. Guna memperkuat kecakapan numerasi bagi PMI, perlu ditingkatkan aktivitas kegiatan yang sesuai dengan muatan numerasi yaitu dengan mengadakan pelatihan secara online bagi para PMI di Hong Kong. Metode aktivitas ini ialah menggunakan melaksanakan training dan pendekatan pada mitra yang dituju, melaksanakan pelatihan dan evaluasi. hasil evaluasi pelatihan menyatakan bahwa aktivitas pelatihan ini sangat bermanfaat bagi para PMI di Hong Kong.
Pembentukan Karakter Servant Leadership Penerima Beasiswa Yayasan Santo Martinus De Porres Retno Dewi Pulung Sari; Martika Dini Syaputri; Hansen Alandi
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i1.13944

Abstract

Siswa yang mendapat beasiswa telah memiliki niat untuk melanjutkan Pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Keinginan yang besar yang di fasilitasi oleh Yayasan Martin de Porres untuk dapat membantu siswa meraih setiap mimpi mereka. Namun terdapat kendala yang tidak dapat dipungkiri bahwa siswa tidak mudah beradaptasi dengan pola Pendidikan dan karakter yang dibutuhkan agar menjadi siswa yang berprestasi. Metode yang dilakukan adalah pengumpulan data, observasi, membuat program, melaksanakan program serta melakukan evaluasi dari program yang telah dilaksanakan.Setelah program dijalankan selama 6 bulan ternyata belum didapatkan hasil yang signifikan untuk memperoleh karakter servant leadership. Para penerima beasiswa Yayasan Martin de Porres masih berkutat pada pencapaian self leadership yaitu pada disiplin. Sedangan kemajuan yang didapat adalah pengalaman berorganisasi dan penyelesaian masalah dalam kelompok, Untuk menekankan kedisiplinan perlu diberikan metode reward and punishment sehingga dapat menekan ketidakteraturan. Untuk rekomendasi kedepan, diperlukan adanya konsistensi para pendamping kegiatan sehingga dapat memberikan masukan atau solusi yang kurang lebih sama. Pendampingan minimal dilakukan 3 semester berturut-turut untuk mendapatkan hasil yang diinginkan oleh Yayasan Martin de Porres.
Pendampingan Psikososial pada Pasien dengan Penyakit Kronis di Yayasan Kanker Indonesia Uswatun Hasanah; Islam Syarifur Rahman; Imtihanatul Ma'isyatuts Tsalitsah; Faiz Azmi Fauzia
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i1.17247

Abstract

Perawatan pada pasien dengan penyakit kronis merupakan tantangan bagi dunia kesehatan. Kanker merupakan salah satu penyakit kronis dengan prevalensi yang masih tinggi di dunia maupun di Indonesia. Kanker tidak hanya berdampak secara fisik saja, akan tetapi juga mempengaruhi kondisi psikologis penderitanya, dan perawatan penyakit dalam jangka waktu yang lama selain mempengaruhi kondisi penderita juga mempengaruhi kondisi keluarga atau care givernya. Pendampingan psikososial merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk memberikan dukungan bagi individu dan keluarga penderita sebagai upaya dalam meminimalisir dampak psikologis yang muncul. Dukungan psikososial bagi penderita kanker dapat berpengaruh secara holistik terhadap kondisi pasien dan keluarga baik secara biologis, psikologis, sosial dan spiritual. Pendampingan psikososial terhadap pasien kanker ini dilakukan di Yayasan Kanker Indonesia Cabang Jawa Timur. Hasil yang didapatkan selama proses pendampingan diantaranya adalah pasien dan keluarga memahami konsep kanker, cara perawatan pasien, cara melakukan penanganan sederhana terhadap masalah psikososial dan keluarga mampu memberikan dukungan psikososial pada anggota keluarga yang sakit. Rekomendasi: perlu dilakukan lebih banyak kegiatan dan aktivitas yang berfokus pada peningkatan dukungan psikososial pasien dan keluarga, karena masalah psikososial dapat mempengaruhi proses penyembuhan pasien kanker.
Diversifikasi Metode Pemasaran Produk Dengan Pengembangan Toko Online Pada UMKM Galgil Indonesia Sam Farisa Chaerul Haviana; Imam Much Ibnu Subroto; Yusuf Arief Wicaksono
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 2 (2023): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i2.11064

Abstract

Galgil Indonesia atau lebih dikenal dengan Kaos Galgil, adalah salah satu UMKM yang mengangkat identitas kota Tegal dan keunikannya melalui berbagai produk, dimana produk unggulannya adalah kaos dengan desain khas Tegal. Dimasa pandemi dengan pembatasan mobilitas dan penutupan akses ke beberapa wilayah di kota Tegal mengakibatkan penurunan penjualan yang sangat signifikan. Hal ini dikarenakan proses jual beli kaos Galgil selama ini hanya dilakukan melalui toko fisik yang bergantung pada mobilitas konsumen. Manajemen Galgil Indonesia juga telah berusaha memperluas model penjualannya melalui penjualan online dimana dilakukan dengan mendaftarkan diri pada marketplace. Namun langkah tersebut tidak secara signifikan meningkatkan penjualan. Hal inilah yang mendasari pelaksana pengabdian bermitra dengan Galgil Indonesia untuk membangun toko online untuk kaos Galgil sebagai diversifikasi metode pemasarannya dan menjadi solusi bagi permasalahan selama masa pandemi. Menggunakan platform Woocommerce dan Wordpress, pengembangan toko online Galgil Indonesia menjadi lebih cepat, efisien, dan hemat biaya pengembangan. Selain itu toko online menjadi pengukuhan eksistensi Galgil Indonesia di Internet sebagai brand fashion UMKM.