cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
MANAJERIAL
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 366 Documents
MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI LISAN MELALUI METODE STORYTELLING Aulia, Mia; Suwatno, S.; Santoso, Budi
Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 17, No 1 (2018): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/manajerial.v17i1.9780

Abstract

Komunikasi pendidikan adalah proses pertukaran informasi antara dua sumber, salah satu sumber adalah pelajar dan sumber lainnya adalah guru. Komunikasi menjadi sebuah komponen yang sangat penting dalam proses belajar dan mengajar (Ekol, 2005, hlm. 51). Keterampilan komunikasi lisan adalah dimensi penting dari komunikasi pendidikan. Keterampilan komunikasi sangat diperlukan untuk mencapai keberhasilan dalam belajar. Peserta didik akan mudah mengkomunikasikan berbagai hal yang menyangkut materi pembelajaran, baik secara lisan maupun tulisan dengan keterampilan komunikasi (Maryanti, S., 2012, hlm. 2). Keterampilan komunikasi menjadi disiplin ilmu yang eksklusif dalam kurikulum pada bidang akademis. Robert T. Craig menunjukkan bahwa tidak ada teori komunikasi khusus dalam bidang pendidikan. Tetapi munculnya globalisasi telah membuka jalan di bidang pendidikan dengan fokus khusus pada kemampuan komunikasi (Mishra & Azeez, 2016, hlm. 55). Komunikasi pendidikan menjadi berkaitan dengan aspek komunikatif belajar mengajar dalam berbagai situasi dan konteks (Morreale et al., 2014, hlm. 344).The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) (1999) membuat sebuah pernyataan bahwa keterampilan berkomunikasi termasuk mengekspresikan diri dalam berbagai cara, secara lisan maupun dalam bentuk tertulis, serta memahami secara lisan maupun tertulis isi dari penyataan orang lain. Keterampilan berkomunikasi menjadi sangat penting karena setiap orang mempunyai kebutuhan untuk mengemukakan ide, membantu dalam proses penyusunan pikiran, juga merupakan dasar untuk memecahkan masalah. Uraian tersebut memberikan gambaran bahwa komunikasi merupakan salah satu jantung dalam pembelajaran, sehingga perlu diimplementasikan dalam aktivitas belajar.Semua yang terjadi di kelas tercipta dan berkelanjutan melalui proses komunikasi. Rencana pelajaran, metode pengajaran, strategi disiplin, dan kritik terhadap karya peserta didik terjadi melalui pertukaran komunikasi antara guru dan peserta didik (Powell, 2010, hlm. 7). Metode belajar adalah panduan untuk merancang kegiatan pendidikan, lingkungan dan pengalaman serta menentukan pola mengajar (Petrina, 2011, hlm. 127). Cara individu mengkomunikasi pengalamannya, memahami pengalaman orang lain, membebaskan imajinasinya, dan memahami dunia dan posisi diri sendiri didalamnya dapat disebut storytelling (Maynard, 2005, hlm. 1).
PENGARUH KOMPETENSI GURU TERHADAP KINERJA MENGAJAR GURU SMKN BIDANG KEAHLIAN BISNIS DAN MANAJEMEN DI KOTA BANDUNG Sobandi, Ade
Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 9, No 2 (2010): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/manajerial.v9i2.1799

Abstract

Inti kajian penelitian ini adalah kinerja mengajar guru Sekolah Menengah KejuruanNegeri (SMKN) bidang keahlian Bisnis dan Manajemen di Kota Bandung. Banyak faktor yangmempengaruhi kinerja mengajar guru. Faktor yang mempengaruhi kinerja mengajar guru yangdikaji dalam penelitian ini adalah kompetensi guru. Berdasarkan hal tersebut, pokok masalahyang diungkap dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh kompetensi guru terhadapkinerja mengajar guru. Penelitian ini merupakan tipe penelitian verifikatif dengan metodeyang digunakan adalah Explanatory Survey Method. Hasil penelitian menunjukkan bahwaKinerja mengajar guru SMKN bidang keahlian Bisnis dan Manajemen di kota Bandung beradapada kategori sangat baik. Kompetensi guru SMKN bidang keahlian Bisnis dan Manajemen dikota Bandung berada pada kategori baik. Hal ini menunjukkan kompetensi guru berpengaruhterhadap kinerja mengajar guru.
SURVEI PENELUSURAN PENGGUNA LULUSAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MANAJEMEN PERKANTORAN Sarino, Alit; M.Pd, Adman; TS, Uep
Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 11, No 1 (2012): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/manajerial.v11i1.2124

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji Program studi Program Studi PendidikanManajemen Perkantoran sudah melakukan studi pelacakan kepada pihak pengguna lulusan dengan caramenyebarkan angket atau questioner dan penjaringan informasi melalui jejaring sosial (facebook) untukmengevaluasi kinerja lulusan oleh pihak pengguna lulusan. Penyebaran angket ini diberikan melaluilulusan yang sudah bekerja maupun melalui Ikatan Alumni Program Studi Pendidikan ManajemenPerkantoran.Tracer dilakukan oleh tim yang ditunjuk di bawah koordinasi ketua Program Studi PendidikanManajemen Perkantoran yang hasilnya didistribusikan ke kelompok bidang ilmu sebagai referensi dalammelakukan evaluasi dan penyempurnaan terhadap kurikulum. Untuk melakukan verifikasi terhadaphasil angket dilakukan kegiatan seminar dengan mengundang pengguna untuk dapat memberikanmasukan kepada program studi.Hasil diskusi ini merupakan salah satu dasar dalam melakukan review dan revise kurikulum.Metode penelitian yang digunakan adalah survey eksploratif. Sumber data adalah para pengguna lulusanprogram studi Pendidikan Manajemen Perkantoran. Pengumpulan data dilakukan melalui teknikwawancara, observasi, studi dokumentasi, dan penyebaran angket melalui media internet.Analisis data dilakukan dengan menggunakan presentasi relatif. Yaitu memperhitungkandan membandingkan dari satuan analisis dengan jumlah maksimal skore yang diperoleh. Selanjutnyavalidasi dilakukan melalui diskusi terbatas (focused group discussion), untuk memperoleh pemahamanyang bermakna dari konteks yang diteliti. Dengan demikian hasil penelitian dapat ditafsirkan secarakreatif, terbuka, dan bermakna bagi perbaikan mutu pendidikan.
KESIAPAN BELAJAR MANDIRI KONTRIBUSINYA PADA PRESTASI BELAJAR MATAKULIAH STENOGRAFI MAHAMAHASISWA ANGKATAN 2011 KLS A PADA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MANAJEMEN PERKANTORAN Supardi, Endang
Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 15, No 1 (2016): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/manajerial.v15i1.9491

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada Mahasiswa Angkatan 2011 Kls A  Pada  Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran Universitas Pendidikan Indonesia.Permasalahan yang menjadi kajian dalam penelitian ini adalah rendahnya prestasi belajar stenografi Mahasiswa Angkatan 2011 Kls A  Pada  Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran. Bukti empiris masalah tersebut dapat dilihat dari  rendahnya nilai ujian akhir semester (UAS) yang berada di bawah kriteria kelulusan. Nilai ini menjadi sebuah gambaran dan juga merupakan sebuah tolak ukur dalam tingkat keberprestasian belajar. Penelitian ini terdiri dari dua variabel yaitu minat kesiapan belajar mandiri (X) dan prestasi belajar mahasiswa (Y). Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh  gambaran tingkat minat kesiapan belajar mandiri, tingkat prestasi belajar mahasiswa, dan juga untuk mengetahui apakah ada hubungan antara minat kesiapan belajar mandiri dengan prestasi belajar stenografi  Mahasiswa Pendidikan Manajemen Perkantoran Angkatan 2011 Kelas A.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan penelitian-verifikatif dengan  teknik survey, dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran angket, skala pengukuran yang digunakan yaitu ratting scale, angket dikumpulkan dari responden  dengan  ukuran populasi 47 Mahasiswa Angkatan 2011 Kls A  Pada  Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji koefiesien kontingensi.Berdasarkan prestasi penelitian, peneliti mendapatkan informasi bahwa tingkat minat kesiapan belajar mandiri berada pada kategori sedang dan tingkat prestasi belajar mahasiswa berada pada kategori sedang. Dari prestasi uji hipotesis diperoleh bahwa terdapat hubungan positf dan signifikan antara tingkat minat kesiapan belajar mandiri mahasiswa dengan tingkat prestasi belajar Mahasiswa Angkatan 2011 Kls A  Pada  Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran
PENERAPAN DESAIN KURIKULUM SISTEMIK UNTUK MENGEMBANGKAN KURIKULUM PROGRAM PRODUKTIF SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Purwana, Bayu Hikmat
Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 9, No 1 (2010): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/manajerial.v9i1.1202

Abstract

Penelitian ini bertitik tolak dari permasalahan pokok mengenai bagaimana menghasilkan kurikulum program produktif di SMK yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Kurikulum dikembangkan menggunakan model kurikulum sistemik dari Romiszowski (1981:20), hasil penelitian menggambarkan sosok desain kurikulum program produktif  pada Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan yang memiliki frame work sistemik, comprehensive, intercorrelation, observable dan measureable.
PENGARUH LAYANAN SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP KINERJA GURU PENDIDIKAN JASMANI (Studi pada Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Majalengka) Guru, Nursih
Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 10, No 1 (2011): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/manajerial.v10i1.1825

Abstract

Masalah yang ada pada guru SD pendidikan jasmani Kabupaten Majalengka, pengaruhlayanan supervisi kepala sekolah dan motivasi berprestasi terhadap kinerja guru pendidikanjasmani SD se-Kabupaten Majalengka masih rendah. Tujuannya untuk mengetahui besarnyapengaruh layanan supervisi kepala sekolah dan motivasi berprestasi terhadap kinerja guru penjasSD se-Kabupaten Majalengka.Metode penelitian survei dengan pendekatan kuantitatif. Sampel 83 responden populasisejumlah 478 guru Penjas SD Negeri Kabupaten Majalengka. Instrumen angket Skala Likert,analisis yang digunakan korelasi Pearson Product Moment dan korelasi ganda.Hasil penelitian terbukti sangat kuat bahwa, Layanan Supervisi Kepala Sekolah danmotivasi berprestasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru adalah 0,889kontribusi sebesar 79,1% sedangkan sisanya 20,9% ditentukan oleh variabel lain seperti saranadan prasarana kompetensi guru; dan disiplin guru. Direkomendasikan(1) Layanan SupervisiKepala Sekolah terhadap guru secara terus menerus (2) motivasi berprestasi harus terusdipelihara oleh setiap guru Penjas (3) kepala sekolah mendukung dan memberikan kesempatanseluas-luasnya bagi para guru untuk meneruskan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi.
PENGARUH BUDAYA KERJA DAN GAYA KEPEMIMPINAN DEMOKRATIS TERHADAP KINERJA WIDYAISWARA (STUDI KASUS DI PPPPTK-BOE/VEDC MALANG) Supriyanto, S.
Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 15, No 1 (2016): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/manajerial.v15i1.9469

Abstract

Pusat Pengembangan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan atau sering disebut dengan Vocational Education Development Center (VEDC) Malang, yang disingkat PPPPTK-BOE/VEDC Malang merupakan pusat pengembangan dan pemberdayaan guru khususnya Guru SMK, serta pendidikan dan pelatihan skill melalui program “skill training” untuk tenaga profesional dari industri dan masyarakat umum. Berdasarkan pengamatan pada umumnya peraturan disiplin kerja dan keteraturan kerja sudah dituangkan dalam prosedur-prosedur kerja yang lengkap dan dapat dilaksanakan dengan baik, tidak sebatas formalitas belaka. Kinerja dalam bentuk perbuatan nyata, dedikasi dan loyalitas aparatur negara teraktualisasi dalam keseharian, bahkan melahirkan prestasi yang patut dibanggakan. Disamping karena kuatnya budaya kerja institusi adanya kepemimpinan yang demokratis, tupoksi yang jelas, manajemen yang solid, kepakaran para widyaiswara, staf karyawan terkembangkan, inilah yang sangat mendukung terwujudnya suasana kerja yang ergonomis (ergonomic atmosphere) sehingga memungkinkan PPPPTK-BOE/VEDC Malang sebagai Institusi pemerintah yang mampu membangun sebuah kinerja yang beratmosfir Industri.Sampel penelitian diambil secara acak pada kelompok berdasarkan unit kerja yang ada di PPPPTK BOE/VEDC Malang. Pengujian dilakukan melalui teknik analisis regresi berganda guna mengetahui pengaruh antara variabel Budaya Kerja , Gaya Kepemimpinan Demokratis , yang masing-masing sebagai variabel bebas, terhadap Kinerja Widyaiswara sebagai varibel tergantungnya.Hasil dari pengujian hipotesis yang telah dijelaskan pada bagian sebelumnya,   diketahui bahwa dari semua variabel  yang diteliti semuanya mendukung hipotesis yang telah diajukan, yang diwakili oleh variabel Budaya Kerja (X1), dan Gaya Kepemimpinan Demokratis (X2), terhadap Kinerja Widyaiswara (Y) diperoleh nilai sebesar 71,1% sedangkan sisanya, yaitu 28,9%, dijelaskan oleh variabel lain di luar persamaan model. Kontribusi Budaya Kerja 26.30 %,  dan kontribusi Gaya Kepemimpinan Demokratis 23.71 %, dan dapat disampaikan bahwa karyawan PPPPTK - BOE / VEDC Malang dapat mengambil manfaatnya , terbukti dengan memberi pengaruh yang positif terhadap kinerja widyaiswara
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED INSTRUCTION UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PESERTA PADA KEGIATAN DIKLAT DI PPPPTK BMTI BMTI, Pandi
Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 11, No 2 (2012): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/manajerial.v11i2.2170

Abstract

Tujuan kegiatan penelitian ini secara umum adalah untuk memperoleh deskripsi tentang penerapanmodel problem based instruction sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman peserta diklat padapembelajaran Implementasi KTSP pada kegiatan diklat penyusunan bahan ajar periode 04 s.d. 16 Juli2011 di PPPPTK BMTI. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian tindakankelas. Untuk mencapai tujuan tersebut dikembangkan prosedur penerapan model pengajaranberdasarkan masalah. Sejumlah peserta (n = 12) terlibat sebagai subjek. Dalam Penelitian TindakanKelas (PTK) ini, Permasalahan yang dijadikan penelitian ialah menyangkut bagaimana bentukperencanaan, pelaksaanaan, dan hasil pembelajaran dengan menggunakan model pengajaran berbasismasalah. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif. Data yang dikumpulkan merupakan datakualititatif yang dikumpulkan dari lingkungan nyata dengan peneliti sebagai instrument utama.Langkah-langkah penelitian terdiri atas beberapa tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, danrefleksi. Subjek penelitian adalah peserta diklat di PPPPTK BMTI sebanyak 12 orang. Hasil pengolahandata yang dilakukan peneliti sebanyak dua siklus. Setelah melaksanakan evaluasi proses dan evaluasihasil belajar, diperoleh simpulan bahwa penggunaan model pengajaran berbasis masalah dalampembelajaran implentasi KTSP dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta.
MAHASISWA SEBAGAI KO-PRODUSER JASA PENDIDIKAN TINGGI Studi Pada FMIPA Perguruan Tinggi BHMN di Jawa Barat (Bagian I) Arief, Meta
Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 9, No 2 (2010): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/manajerial.v9i2.1804

Abstract

Kebijakan pemerintah merestrukturisasi sistem pengelolaan Perguruan Tinggi Negeridengan cara memberikan otonomi yang lebih luas melalui status Badan Hukum Milik Negara(BHMN) selain didasari oleh masalah keterbatasan pemerintah mendanai biaya pendidikantinggi secara memadai, juga bertujuan untuk mendorong Perguruan Tinggi Negeri agar dapatlebih leluasa merancang strategi guna pengembangan lembaga dan membangun kemampuanbersaing di era globalisasi.Pengalaman yang panjang dalam mengelola pendidikan, kampus yang luas dengankemegahan bangunan lama maupun barunya yang terletak di lokasi strategis, fasilitas penunjangbelajar yang lengkap, kualifikasi dosen berpendidikan mayoritas S2 dan S3, serta sejumlahprofesor sebagai guru besar membuat sumber daya PTBHMN amat memadai dibandingkanPerguruan Tinggi Negeri maupun Perguruan Tinggi Swasta yang ada di Indonesia. Kesemuakeunggulan sumber daya PTBHMN tersebut menjadi daya tarik yang teramat besar bagicalon mahasiswa, setelah menjadi mahasiswa, maupun saat menjadi alumni. Oleh karena itupenerimaan mahasiswa baru melalui jalur khusus yang sampai saat ini masih menjadi polemikpun karena mahalnya, peminatnya tidak berkurang.
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI Djuwita, Tita Meirina
Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 10, No 2 (2011): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/manajerial.v10i2.2161

Abstract

Investasi yang paling penting bagi organisasi adalah sumber daya manusia, di mana sumberdaya manusia merupakan kunci keberhasilan organisasi agar tetap bertahan dan berkembangdengan baik. Agar sumber daya manusia yang dimiliki organisasi dapat memberikan kontribusiyang maksimal, maka sumber daya manusia itu perlu dikembangkan baik melalui pendidikandan pelatihan. Pengembangan pegawai dapat terjadi secara formal ataupun informal dan sangatpenting untuk individu maupun organisasi. Pengembangan tersebut dibutuhkan sebagai bentukpenyesuian diri dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, oleh sebab itu programpengembangan pegawai harus dilakukan secara berkelanjutan dan dinamis. Anggapan terhadapproduktivitas kerja dapat dilihat sebagai sikap mental yang selalu mempunyai pandangan bahwakehidupan hari ini harus lebih baik daripada kemarin dan hari esok harus lebih baik daripada hariini. sikap yang demikian membuat seseorang selalu memperbaiki diri dan melakukan berbagaipeningkatan kualitas dirinya. Pegawai yang mempunyai sikap demikian akan terdoronng untukmenjadi dinamis, kreatif, dan terbuka di samping tetap kritis dan tanggap terhadap berbagaiide baru dan perubahan. Untuk hal tersebut diperlukan strategi pengembangan sumber dayamanusia yang tepat.

Page 6 of 37 | Total Record : 366


Filter by Year

2002 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 23, No 2 (2024): Manajerial Volume 23 No. 2 Vol 23, No 1 (2024): Manajerial Volume 23 No. 1 Vol 22, No 2 (2023): MANAJERIAL Volume 22 No. 2 Vol 22, No 1 (2023): Manajerial Volume 22 No. 1 Vol 21, No 2 (2022): Vol 21, No 2 Vol 21, No 1 (2022) Vol 20, No 2 (2021): Manajerial: Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 20, No 1 (2021): Manajerial: Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 19, No 2 (2020): Manajerial: Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 19, No 1 (2020): Manajerial: Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 18, No 2 (2019): Manajerial: Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 18, No 1 (2019): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 18, No 1 (2019): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 17, No 2 (2018): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 17, No 2 (2018): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 17, No 1 (2018): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 17, No 1 (2018): JURNAL MANAJERIAL Vol 17, No 1 (2018): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 16, No 2 (2017): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 16, No 2 (2017): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 16, No 1 (2017): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 16, No 1 (2017): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 15, No 1 (2016): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 15, No 1 (2016): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 11, No 2 (2012): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 11, No 2 (2012) Vol 11, No 2 (2012): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 11, No 1 (2012): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 11, No 1 (2012): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 10, No 2 (2011): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 10, No 2 (2011): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 10, No 1 (2011): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 10, No 1 (2011): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 9, No 2 (2010): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 9, No 2 (2010): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 9, No 1 (2010): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 9, No 1 (2010): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 7, No 2 (2008) Vol 6, No 2 (2007): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 6, No 2 (2007): JURNAL MANAJERIAL Vol 6, No 2 (2007): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 6, No 1 (2007): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 6, No 1 (2007): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 4, No 2 (2005): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 4, No 2 (2005): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 4, No 2 (2005) Vol 4, No 1 (2005): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 4, No 1 (2005): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 3, No 1 (2004): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 3, No 1 (2004): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 3, No 1 (2004) Vol 2, No 2 (2003): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 2, No 2 (2003): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 2, No 1 (2003): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 2, No 1 (2003): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 1, No 1 (2002): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi Vol 1, No 1 (2002): Manajerial : Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi More Issue