cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Published by Universitas Wiralodra
ISSN : 20852487     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam is published by the Faculty of Islamic Studies Wiralodra University Indonesia. Focus of Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam is on publishing original empirical research articles and theoretical reviews of Islamic education and Islamic Studies. The empirical research includes studies on the implementation of Islamic education in educational Islamic institution while theoretical study covers historical studies, expert finding and Islamic education content analysis from al-qur’an and hadist.
Arjuna Subject : -
Articles 40 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 3 (2023)" : 40 Documents clear
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dalam Falsafah Angkola-Mandailing “Poda Na Lima” Karnada Nasution; Zulhimma; Zulhammi; Erlina Sari Siregar; Usman
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i3.487

Abstract

Masyarakat Angkola-Mandailing telah lama mengenal falsafah kehidupan Poda Na Lima sebagai warisan leluhur yang dijunjung tinggi pengamalannya. Poda Na Lima merupakan petuah yang mengajarkan tentang pentingnya menjaga kebersihan yaitu membersihkan hati, membersihkan badan, membersihkan pakaian, membersihkan rumah dan membersihkan pekarangan. Pendidikan karakter merupakan suatu usaha yang dilakukan dalam membina, membentuk dan memperbaiki karakter anak ataupun siswa. Dalam pendidikan karakter terdapat 18 nilai seperti nilai religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, kreatif dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter dalam falsafah Poda Na Lima di mana terdapat 5 nilai yaitu nilai religius, nilai jujur, nilai peduli lingkungan, nilai peduli sosial dan nilai tanggung jawab. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kepustakaan (Library Research) yaitu melihat dan membaca buku-buku, jurnal dan thesis yang menjadi referensi dalam penelitian ini.
Perkembangan Emosional Anak Usia Dini 0-6 Tahun Dalam Pengasuhan Orang Tua Yang Menikah Di Usia Muda Eni Nuraeni; Miftachul Jannah; Enjang
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i3.518

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai perkembangan emosional anak dalam pengasuhan orang tua yang menikah usia muda Di Desa Pawenang. Kemudian membahas pola asuh yang di terapkan oleh ibu yang menikah usia muda tersebut juga memapaerkan bagaimana perkembangan pola emosi anak yang cebderung terlihat di sekitarnya. Penelitian ini menggunkan metode kualitatif dengan pendekatan Fenomenologo dengan waktu pelaksanaan 5 bulan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu menggunkan teknik wawancara mendalan dan observasi. Partisipan peneliti menggunkan 3 ibu muda yang menikah di usia rentang 14-17 tahun dengan syarat telah memiliki anak berusia 4-6 tahun. Hasil penelitian dianalisiskan gounded theory. Hasil analisis menghasilkan gambaran ibu yang menikah di usia muda , dan faktor yang menjadikannya menikah di usia muda, kemudian dari 3 ibu muda menggunakan pola asuh yang berbeda-beda yang keluarga 1 menggunakan pola pengasuhan otoriter, keluarga 2 menggunkan pola pengasuhan permisif, dan keluarga 3 menggunkan pola pengasuhan demokratis. Hasil perkembangan emosional anak ketiga pola pengasuhan ini sangat berbeda-beda juga, pola pengasuhan otoriter, emosional anak cenderung negatif, pola asuh permisif , emosional anak cenderung juga negatif sedangkan pola pengasuha demokratis, emosinal anak sangan baik dan bagus atau positif.
Fenomena Moderasi Beragama Di Indonesia Perspektif Islam Kosmopolitan M. Fethullah Gulen Bobby Rachman Santoso
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i3.519

Abstract

Artikel ini ditulis dengan tujuan untuk memberikan penjelasan lebih detail mengenai fenomena moderasi beragama perspektif pemikiran tokoh M. Fethullah Gulen. Moderasi beragama di Indonesia didasarkan atas tujuan untuk menciptakan kerukunan dan harmonisasi di tengah keberagaman di Indonesia. Hal ini selaras dengan konsep Islam kosmopolitan Fethullah Gulen dalam menciptakan nilai-nilai toleransi dan keterbukaan atas perbedaan dalam kehidupan manusia. Artikel ini menggunakan metode kualitatif dalam pengumpulannya dengan teknik analisis kritis. Rumusan masalah yang akan dikaji yaitu bagaimana fenoma ,oderasi beragama di Indonesia? Bagaimana Islam cosmopolitan M. Fethullah Gulen? Bagaimana fenomena moderasi beragama di Indonesia perspektif Islam kosmopoloitan M. Fethullah Gulen? Hasil dari penelitian ini adalah moderasi beragama di Indonesia perspektif Islam kosmopolitan Fethullah Gulen merupakan konsep berkehidupan yang saling berkaitan dalam menyikapi berbagai konflik khususnya adanya keberagaman sehingga akan mampu menjadi solusi maupun penangkal atas sikap-sikap yang tidak selaras dengan tujuan agama maupun negara dan menjadikan kehidupan manusia semakin tertata dan harmonis dengan berbagai keberagaman.
Batasan Aurat Perempuan Dalam Fikih Klasik Dan Kontemporer Arip Purkon
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i3.542

Abstract

Perdebatan tentang batasan aurat perempuan terus berlangsung sejak masa klasik sampai modern. Hal ini disebabkan karena masalah batasan aurat perempuan mempunyai implikasi pada masalah lain, seperti pemakaian cadar, suara perempuan dan pergaulan perempuan dengan laki-laki. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara detail batasan aurat perempuan dan hal-hal lain yang berkaitan dengannya. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kualitatif melalui studi pustaka. Penelitian dilakukan dengan menganalisis konsep dan batasan aurat perempuan menurut pendapat 4 mazhab, yaitu Mazhab Hanafi, Maliki, Syafii dan Hanbali. Selain itu juga mengkaji pendapat ulama kontemporer tentang aurat perempuan tersebut. Tulisan ini menyimpulkan bahwa dalam batasan aurat perempuan, ada yang hal-hal yang disepakati para ulama dan ada pula hal-hal dimana para ulama berbeda pendapat di dalamnya.
Tahlil Kematian Sebagai Tradisi Dalam Ajaran Islam Perspektif M. Quraish Shihab Nur Halimatus; Ummi Aida; Febri Ana Nurfanisa
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i3.551

Abstract

Tradition is one way to perpetuate Islamic teachings, in Indonesia with its many tribes, races and also cultures and even religions, of course it is clear that traditions are born in each region, such as the tahlil tradition of death, which almost all Muslims in Indonesia carry out this tradition, regardless of the affiliation with  death or not, recently it has been debated regarding the tradition of tahlil death is not an Islamic teaching by reflecting that it was not carried out by the prophet and the sequences that were burdensome to the executors, so it is important to disclose to the public regarding the design of the tradition carried out, as well as its conformity with Islamic teachings.  This study uses a descriptive qualitative method that guides research to explore broadly, using two data sources.  Primary and secondary, the primary data source is the leader of the implementation of the death tahlil tradition, the secondary data source comes from the executors and the participating community, while the method of data collection uses observation and interviews by reducing data as concentration, then presentation, and finally drawing conclusions.  With the result that the tahlil tradition of death has been carried out for a long time and is based on the request of the host, based on beliefs that are oriented towards the Al-Quran and Sunnah, with the corridors of Islamic teachings, because it has the scope of characteristics described by M Quraish Shihab;  Rabbaniyah, Insaniyah, Alamiyah, Wasathiyah, Waqi'iyah, Al-Wudhuh, 'Adam Al-Haraj.
Metodologi Pemikiran Rene Descartes (Rasionalisme) Dan David Hume (Empirisme) Dalam Pendidikan Islam Nur Faizi
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i3.554

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk membahas aliran rasionalisme dan empirisme Rene Descartes dan David Hume, serta metodologi pemikiran kedua tokoh tersebut dalam pendidikan Islam. Metode penelitian yang digunakan dalam tulisan ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan penelitian pustaka (Library Research). Sumber data dalam tulisan ini berasal dari buku-buku dan jurnal ilmiah yang membahas tentang rasionalisme dan empirisme Rene Descartes dan David Hume. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam tulisan ini adalah dilakukan dengan cara membaca, menelaah, dan menganalisis berbagai literature yang berkaitan dengan rasionalisme dan empirisme Rene Descartes dan David Hume. Hasil dan pembahasan dalam tulisan ini adalah secara epistemologi terdapat dua paham aliran mengenai ilmu pengetahuan yaitu. rasionalisme meyakini  bahwa rasio merupakan sumber utama dalam mencari kebenaran. Sedangkan empirisme meyakini bahwa hanya pengalaman indrawi yang membawa pengetahuan yang benar. Konsep pemikiran Descartes memiliki hubungan yang erat dengan landasan pokok pendidikan islam. Hal ini dikarenakan penggunaan akal dalam pemikiran Descartes sesuai dengan apa yang diisyaratkan di dalam Al-Qur’an. Sedangkan, pemikiran David Hume bertolak belakang dengan apa yang diajarkan di dalam Islam, dikarenakan pandangan empirisme yang menjadikan indra atau pengalaman sebagai sebuah kebenaran tidak sesuai dengan Islam yang sumber kebenarannya dari Al-Qur’an dan hadist.
Program Pendidikan Tasawuf Untuk Rohis Tingkat Sekolah Menengah Atas Supradijono; Akhmad Alim; Hasbi Indra
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i3.556

Abstract

Program pendidikan tasawuf sebagai pokok masalah pada penelitian ini karena pada dewasa ini umat Islam pada umumnya kurang memahami secara benar akan agamanya, akibat kurangnya pemahaman spiritual ini timbul banyak perilaku kehidupan yang menyimpang dari ajaran agamanya, paradigma materialis dan hedonis sangat terasa pada generasi umat pada saat ini, seolah tidak mempedulikan Allah SWT yang mengatur alam raya ini. Tujuan penelitian ini adalah ilmu untuk mensucikan jiwa dengan melakukan proses latihan dalam kesungguhan  (riyadhah, mujahadah), dalam memperdalam kerohanian untuk mendekatkan diri (taqarub) kepada Allah. Menurut Buya Hamka  tujuan pendidikan adalah untuk kebahagiaan dunia dan akhirat dengan cara menggabungkan antara ilmu dunia dan akhirat. Metode penelitian kualitatif  bercorak study pustaka (library research) dan penelitian lapangan (field research), sumber data dari naskah dokumen dan data lapangan. “Tasawuf Modern” karya  Buya Hamka merupakan sumber data utama pada penelitian ini.. Sudah bukan rahasia lagi bahwa masalah pendidikan agama Islam pada hampir setiap sekolah (negeri) adalah sangat kurang dalam segalanya, kurang waktunya, kualitas pembinaannya dan sarananya, Ini harus kita sadari dan mencarikan solusi. Rohis dengan kegiatan ektrakurikuler tasawuf sebagai salah satu solusi untuk dapat menambah pemahaman dan pelatihan pratek ibadah secara mendalam (esoteric). Ajaran Islam dibangun atas tiga hal penting yaitu :  Islam, Iman dan Ihsan, maka dari “Ihsan” melahirkan ilmu akhlak atau tasawuf. Diharapkan siswa akan mempunyai “karakter religius” yang tertermin dalam sikap kehidupannya diantaranya : 1).kekhusu’an komunikasi dengan Allah, 2) ketaatan dalam beragama, 3) keikhlasan, 4) selalu dalam kebaikan, 5)  mencintai sesama manusia.
Application of Chained Verse Learning in Improving Ability to Memorize Al-Quran Verses Anita Suryani; Rahmat Mulyono
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i3.558

Abstract

As a basic education institution that implements the 2013 curriculum, SD N Karangtengah IV has an obligation to equip students with basic competencies in demonstrating memorizing letters in the Koran. The learning process carried out is directed to the success of students in understanding the subject matter. Student success in learning is marked by students being able to achieve KKM scores. Based on student learning outcomes for the ability to memorize on basic competencies, it shows that the memorization of the Al Quran Surah At Tiin only reaches an average. The number of students who were able to achieve a score equal to or exceeding the KKM that had been set was only 33% of the fifth grade students at SD N Karangtengah IV.  The application of the Chained Verse Learning Model (ABer) aims to improve the results of memorizing QS. At Tiin For Class V Students of SD N Karangtengah IV Gunungkidul Regency for the 2022/2023 Academic Year. This research was conducted at SD N Karangtengah IV with the subject of fifth grade students totaling 25 students. Data collection was carried out using observation techniques, document analysis, and tests. Data analysis used is descriptive analysis technique. The research was carried out in two cycles which included the planning, implementation, observation and interpretation stages, as well as the analysis and reflection stages. Based on the results of the study it can be concluded that there is an increase in the success of learning to memorize QS. At Tiin which was marked by an increase in the average score of 64 in the pre-cycle, in the first cycle it increased to 74 and in the second cycle to 83.  
Metode Cooperative Script Meningkatkan Keaktifan Siswa Belajar Bacaan Qalqalah Sidig Triyono; Rahmat Mulyono
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i3.561

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui keaktifan belajar siswa, mengetahui penggunaan metode Cooperative Script dalam pembelajaran, mengetahui dan menganalisa hasil penggunaan Metode Cooperative Script dalam meningkatkan keaktifan siswa belajar. Metode penelitian yang digunakan penelitian tindakan kelas di SMP Negeri 3 Saptosari dengan tindakan dua siklus, masing-masing siklus melalui tahap perencanaan, pelaksanaan dan pengamatan serta refleksi. Untuk pelaksanaan siklus kedua di maksudkan untuk perbaikan siklus yang dilakukan pada tahap pertama. Hasil penelitian bahwa ada peningkatan rata-rata nilai untuk keaktifan siswa siklus I sebesar 17,70 dan siklus II menjadi 21,46. Peningkatan ini antara lain siswa memiliki rasa percaya diri, mau menjawab pertanyaan dan bertanya kepada guru, terambil dalam mendemontrasikan pembelajaran, terjadi komunikasi edukatif yang terarah. Pelaksanaan tindakan kelas menghasilkan peningkatan kelancaran dalam proses belajar mengajar, rata-rata nilai untuk kelancaran proses belajar meningkat sebesar 0,58 yang dipengaruhi dengan guru menggunakan metode dengan tepat, dan adanya peningkatan kemampuan penguasaan materi.
Implementation Of Independent Curriculum Toward Quality Early Child Education Erna Sutamini; Rahmat Mulyono
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i3.562

Abstract

The problem of improving the quality of PAUD institutions' services is almost evenly distributed in all PAUD institutions. One of the causes of this problem is the mindset of the implementers of the PAUD program who still view that quality PAUD is one that physically has complete buildings and facilities. This is supported by facts or testimonies from the public who see infrastructure as an important thing in determining the quality of an institution. The implementation of the independent curriculum as one of the embodiments of the new learning paradigm applied in the Mobilizing School Program (PSP) is very effective as a solution for PAUD institutions to achieve quality PAUD.

Page 1 of 4 | Total Record : 40


Filter by Year

2023 2023


Filter By Issues
All Issue Vol. 3 No. 1 (2106): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 3 No 1 (2106): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 4 (2025) Vol. 11 No. 3 (2025) Vol. 11 No. 2 (2025) Vol. 11 No. 1 (2025) Vol. 10 No. 4 (2024) Vol. 10 No. 3 (2024) Vol. 10 No. 2 (2024) Vol. 10 No. 1 (2024) Vol. 9 No. 4 (2023) Vol. 9 No. 3 (2023) Vol. 9 No. 2 (2023) Vol. 9 No. 1 (2023) Vol. 8 No. 4 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 3 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 2 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol 8 No 1 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 1 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 2 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 7 No. 2 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 7 No. 1 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 1 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol 6 No 2 (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 6 No. 2 (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 6 No. 1, March (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 6 No 1, March (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 5 No. 2, Sept (2019): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 2, Sept (2019): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 1, March (2019): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 5 No. 1, March (2019): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 4 No. 2, Sept (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 4 No 2, Sept (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 4 No 1, March (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 4 No. 1, March (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 2 No 1 (2015): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2015): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 1 No 1 (2014): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 1 No. 1 (2014): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam More Issue