cover
Contact Name
Adhie Tri Wahyudi
Contact Email
adhie@setiabudi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
tekinfo@setiabudi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Tekinfo | Scientific Journal of Industrial and Information Engineering
Published by Universitas Setia Budi
ISSN : 23031476     EISSN : 23031867     DOI : -
Scientific Journal of Industrial Engineering and Information (Tekinfo) is a journal managed by Study Programme of Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Setia Budi. Tekinfo published every six months, in May and November in each year. Our published manuscript covers disciplines of Industrial Engineering and Information Technology. We are open to readers and researchers to contribute submit the articles. It is our hope that research published at Tekinfo provide a meaningful contribution to the development of science and technology. Our thanks to all the researchers who participated also to the readers of the Tekinfo journal. Each article published in Jurnal Tekinfo is Open Access. Full text can be freely accessed, but still observes the principles of literacy in terms of citations or references.
Arjuna Subject : -
Articles 169 Documents
Sistem Pendukung Keputusan untuk Penentuan Beasiswa Penuh dan Beasiswa Bantuan Belajar Bagas Andi Wibowo; Adhie Tri Wahyudi
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 4 No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1365.078 KB) | DOI: 10.31001/tekinfo.v4i2.115

Abstract

Penetapan beasiswa belajar dan beasiswa bantuan belajar memiliki potensi akan tingginya unsur subjektivitas Decision Maker (DM) pada prosesnya. Selain itu, tingginya minat pendaftar beasiswa juga menimbulkan potensi ketidaktelitian pada proses pengolahan data berkas calon penerima beasiswa. Sistem Pendukung Keputusan (DSS) dapat dimanfaatkan untuk meminimalkan potensi subjektivitas yang mungkin terjadi dalam proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh DM. Metode DSS yang digunakan untuk menentukan calon penerima beasiswa adalah metode profile matching. Metode tersebut dipandang tepat untuk menyelesaikan permasalahan karena mampu merumuskan komponen seleksi atau persyaratan kelayakan calon penerima beasiswa sesuai dengan kebutuhan dan keinginan DM. Setelah bobot dan rumus perhitungan syarat kelayakan penerima beasiswa (kriteria) ditetapkan maka DSS mampu menilai kelayakan berkas-berkas calon penerima beasiswa yang mendaftar. Output yang diberikan oleh DSS adalah ranking calon penerima beasiswa. DM dapat menetapkan calon penerima beasiswa dengan berdasarkan output yang dihasilkan oleh DSS tersebut. DSS dapat digunakan oleh DM sebagai alat bantu pemroses dan pengolah data hingga menghasilkan output ranking calon penerima beasiswa. Dengan demikian, potensi subjektivitas DM dan juga potensi ketidaktelitian DM pada saat proses pengolahan data dapat dihilangkan.
Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Untuk Pemilihan Pemasok Nata De Coco Dengan Metode Weighted Product (WP) Dian Eko Hari Purnomo; Ag. Eko Susetyo
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 4 No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1741.505 KB) | DOI: 10.31001/tekinfo.v4i2.116

Abstract

Dunia industri saat ini berkembang dengan pesat, sehingga memerlukan suatu kerjasama dengan bebagai pihak untuk tetap menjalan suatu sitem produski di suatu perusahaan. Salah satu contoh kerjasama perusahaan dengan pihak lain adalah dengan pemasok bahan baku. Sebagai contoh pemasok nata de coco lembaran bagi CV. Agrindo Suprafood Yogyakarta merupakan suatu bagian yang penting bagi perusahaan. Saat ini, di perusahaan dalam melakukan pemilihan pemasok tidak kontrak menjadi pemasok kontrak terkadang mengalami kesulitan. Kesulitan terebut terjadi karena belum adanya kriteria yang secara rinci dapat dipergunakan untuk pemilihan pemasok. Sehingga pada penelitian ini akan berusahaan menemukan kriteria-kriteria yang berpengaruh dalam pemilihan pemasok. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan metode Weighted Product (WP). Selain itu, model yang telah dibuat akan diimplementasikan menjadi suatu sistem pendukung keputusan. Kriteria yang dapat mempengaruhi pemilihan pemasok adalah jumlah total, jumlah total kualitas satu, jumlah total kualitas dua, jumlah total nata rusak, jumlah pengiriman maksimal, jumlah maksimal kualitas satu, jumlah maksimal kualitas dua,jumlah maksimal rusak, jumlah pengiriman minimal, jumlah minimal kualitas satu, jumlah minimal kualitas dua, jumlah minimal rusak, kerutinan, harga kualitas satu dan harga kualitas dua. Di samping itu, berdasarkan hasil pengujian sistem pendukung keputusan yang telah dibuat diperoleh kesimpulan bahwa sistem yang telah dibuat dapat dipergunakan oleh CV. Agrindo Suprafood Yogyakarta.
Total Productive Maintenance (TPM) pada Perawatan Mesin Boiler Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) Jono Jono
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 3 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.107 KB)

Abstract

PT. XY Yogyakarta merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Pembuatan Gula dan Spirtus, dalam produksinya tidak lepas dari masalah yang berhubungan dengan efektivitas mesin yang diakibatkan oleh belum tepatnya penanganan dan pemeliharaan mesin. Hal ini dapat terlihat dengan frekuensi kerusakan yang terjadi pada mesin Boiler, akibat dari kerusakan tersebut targetproduksi tidak tercapai. Pengukuran efektivitas penggunaan mesin Boiler dengan menggunakan metode OEE (Overall Equipment Effectiveness) yang kemudian dilanjutkan dengan perhitungan OEE six big losses dapat mengetahui besarnya efisiensi yang hilang pada masing-masing faktor six big losses. Dari keenam faktor dapat diketahui faktor apa yang memberikan kontribusi terbesar yang mengakibatkan rendahnya efisiensi. Berdasarkan hasil perhitungan menunjukkan bahwa besarnya nilai OEE pada mesin Boiler sudah memenuhi standar JIPM sebesar ≥ 85%, Performance Efficiency sudah memenuhi standar ≥ 95%, Rate Quality ≥ 99%, tetapi nilai Availability pada periode ke VII dan IX belum memenuhi standar sebesar ≥ 90%. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi nilai OEE tersebut dan menjadi prioritas utama untuk dieliminasi oleh pihak perusahaan pada mesin Boiler adalah Equipment Failure 80,08% dan Set-up and adjustment losses 13,83%.
Model Persediaan Komponen Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) pada PT. Qumicon Indonesia menggunakan Pendekatan Heuristic Lot Sizing Yohanes Anton Nugroho
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 3 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.217 KB)

Abstract

PT. Qumicon Indonesia merupakan industri manufaktur lampu penerangan jalan dan rambu lalu lintas. Persediaan di dalam perusahaan belum direncanakan secara optimal, karena penentuan persediaan hanya didasarkan asumsi dan pengalaman. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan merencanakan persediaan komponen lampu penerangan jalan umum (LPJU) tenaga surya 40 watt yang lebih optimal bagi perusahaan. Simulasi digunakan menganalisis dan memilih metode lot sizing, mempertimbangkan tingkat permintaan yang bervariasi serta total biaya persediaan. Metode lot sizing terpilih selanjutnya digunakan dalam perencanaan. Perencanaan persediaan komponen LPJU tahun 2013 menghasilkan total variable cost untuk masing-masing komponen sebesar Rp. 1.853.004 /tahun, sehingga total biaya persediaan menjadi sebesar Rp. 7.412.016. Apabila dalam perencanaan menerapkan safety stock pada service level 90%, maka akan diterapkan safety stock komponen tiang 1 lengan sebanyak 9 unit, komponen tiang 2 lengan sebanyak 21 unit untuk, komponen lampu dan kelistrikan sebanyak 43 unit untuk, serta komponen solar cell sebanyak 25 unit. Penambahan safety stock dengan service level 90% akan menyebabkan penambahan biaya persediaan menjadi sebesar Rp. 49.850.500.
Metode Gravity Location Models Dalam Penentuan Lokasi Cabang Yang Optimal Di PT. ABC Elly Wuryaningtyas Yunitasari
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 3 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.866 KB)

Abstract

Implementation of Supply Chain strategy can only take place effectively if the Supply Chain has a network with the appropriate configuration. This means that the structure or network configuration can determine wheter a Supply Chain can be responsive or efficient. If want a responsive Supply Chain, the network configuration must be supported by production and warehouse facilities are more numerous and scattered in various locations marketing. Likewise, if the Supply Chain wants to efficiently then there is a relatively centralized network with fewer amenities. The purpose of this study is to obtain an optimal local warehouse position that minimizes transportation costs. Gravity location models used to determine the location or position of a facility (such as a warehouse or factory) which became a liaison between sources of supply and markets several locations. The steps in this research is to calculate the distance ji to all i (that is the location of the facility and the location of candidate sources of supply or market i), determine the coordinates of the location and when two successive iterations produce nearly the same coordinates, the iteration stops and select it as the location coordinates facilities. If not, repeat the iteration start step 1. Local warehouse optimal position that minimizes transportation costs are (0,04;0,07).
Sistem Informasi Pemetaan Lokasi Distribusi Guna Menentukan Jalur Terpendek Dengan Menggunakan Arc View Muhammad Yusuf
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 3 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.64 KB)

Abstract

Penggunaan komputer dalam berbagai bidang dan telah dilengkapi dengan berbagai software-software yang kemampuannya semakin bertambah dan lebih dipermudah dengan kualitas grafis yang mengagumkan telah sangat membantu. Salah satunya adalah aplikasi untuk mendapatkan rute terpendek, sehingga dapat meminimumkan biaya distribusi. Dalam arc view suatu jalur atau rute distribusi, id agent atau outlet, jarak distribusi dapat diaplikasikan dalam bentuk grafis, sehingga memudahkan perusahaan dalam membuat suatu keputusan untuk menentukan jalur distribusi. Sedangkan program dinamis digunakan sebagai pendukung untuk mendapatkan rute terpendek yang telah diketahui dari hasil dalam arc view. Setelah dilakukan perancangan sistem dengan arc view maka dilakukan perhitungan jarak terpendek dengan menggunakan network analysis pada arcview dari CV. ke masing-masing outlet dan programa dinamis didapat hasil untuk biaya transportasi terpendek armada 2 adalah 7-8-9-10 dengan jarak 20,37 km dan biaya transportasi Rp 1.698.607,5 dan biaya transportasi terpanjang armada 5 adalah 1-2-20-21 dengan jarak 50,02 km dan biaya transportasi Rp 1.987.695,0.
Penilaian tingkat kontribusi teknologi pada Perusahaan jasa menggunakan model teknometrik Ida Giyanti
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 3 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.468 KB)

Abstract

This research aims to assess technology contribution level at service company running in the modern management based on information technology. Technometric model developed by UNESCAP was used to evaluate the contribution of the technology component consist of technoware, humanware, infoware, and orgaware. This evaluation yields technology contribution coefficient (TCC) value. Based on the analysis of data,it is known that company TCC value is 0,619. It can be infered that the technological level of the company is semi- modern. Technology component evaluation result shows that contribution of humanware was the highest (H=0,87) among others. The next contribution ranking were technoware (T=0,69), infoware (I=0,38), and orgaware (O=0,26) respectively. Humanware also got the highest valueof technology contribution intensity with the value Bh =0,488 . The next technology contribution intensity value were technoware ( Bt =0,206 ) and infoware ( Bi =0,208 ) which valued the same. The lowest technology contribution intensity value was orgaware ( Bo =0,098 ). Based on this technology assessment, it is suggested that, in short term, the company should focus their resources to strengthen the capability of technoware and infoware. While in long term, control attention of thecompany can be focused on orgaware.
Pemodelan Tarif Rumah Sakit Berdasarkan Intangible Factors Selly Pinangki; Subagyo Subagyo
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 3 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.311 KB)

Abstract

Tarif rumah sakit merupakan suatu elemen yang amat esensial bagi rumah sakit yang tidak dibiayai penuh oleh pemerintah atau pihak ketiga. Pada prinsipnya, tarif yang ditetapkan harus dapat menutup semua biaya baik biaya materiil dan non materiil, serta memberikan keuntungan yang wajar bagi rumah sakit. Dalam penentuan tarif, banyak sekali faktor yang harus dipertimbangkan. Faktor-faktor yang dipertimbangkan dalam penentuan tarif rumah sakit adalah biaya-biaya serta nilai intangible rumah sakit. Ruangan rawat Inap yang digunakan untuk penelian adalah VIP dan VVIP. Pemodelan tarif rumah sakit ini menggunakan beberapa bentuk umum yang diurutkan sesuai dengan intangible yang ada. Metode pembangunan model yang digunakan adalah metode regresi linier berganda. Bentuk umum model yang paling sederhana melibatkan dua parameter, sedangkan yang paling kompleks melibatkan lima parameter. Penentuan parameter dilakukan dengan metode minimasi total kuadrat jarak. Kebaikan model ditentukan berdasarkan kriteria total kuadrat jarak (SSres), koefisien determinasi (Adjusted R2), dan jumlah paramater yang terlibat. Penelitian ini menghasilkan beberapa model, dari beberapa intangible rumah sakit yang digunakan, yaitu jumlah dokter spesialis yang ada, jumlah ruangan VIP/VVIP, tahun swadana, dan BOR, yang menghasilkan model terbaik Y = -5,598 + 1,300X1 + 1,123X2 – 1,528X3 – 3,017X4 + 0,004 X5, dengan adjusted R2sebanyak 0,81 dan SSres sebanyak 0,0228.
PERANCANGAN PDF VIEWING SECARA ONLINE PADA USBLIB Adhie Tri Wahyudi; Tri Putra Bangsawan
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.872 KB)

Abstract

Digital library system menjawab kebutuhan user (pengguna) dalam hal pelayanan digital pada perpustakaan. Digital library system di Universitas Setia Budi(USBLib) memberikan nilai tambah tersendiri dapat diakses melalui internet tanpa mengenal waktu dan tempat. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk membuat rancangan PDF Viewing pada USBLib secara online. Proses analisis dan desain rancangan dilakukan dengan menggunakan metode pengembangan perangkat lunak waterfall. Penambahan fitur viewing file PDF pada USBLib ini menggunakan tools yang disediakan oleh Google, yaitu Google docs viewer. Fitur ini kemudian diintegrasikan dengan USBLib sehingga user (pengguna perpustakaan) dapat mengakses koleksi perpustakaan Universitas yang terdapat file PDFnya secara online melalui komputer pribadinya. Dengan demikian terdapat peningkatan aksesibilitas user terhadap koleksi yang ada. Dan diharapkan dapat membantu rencana pengembangan perpustakaan Universitas Setia Budi dalam mengurangi koleksi hardcopy tugas akhir dan mengalihkannya menjadi koleksi softcopy.
ANALISIS ANTRIAN SERVICE MOTOR DI DEALER RESMI YAMAHA KONDANG SIMO DENGAN SIMULASI ARENA Erni Suparti; Septiana Dwi Wulandari
Tekinfo: Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.682 KB)

Abstract

Perusahaan yang baik adalah perusahaan yang selalu mempertahankan kualitasnya. Kualitas perusahaan dapat diukur dari tingkat pelayanan kepada pelanggan. Pelayanan yang berkualitas dapat dilihat dari waktu antrian dan panjang antrian. Dealer Motor Resmi Yamaha Kondang Simo merupakan salah satu instansi yang selalu ingin mempertahankan kualitas layanannya dengan memperhatikan antrian pelanggan. Motor Resmi Yamaha Kondang Simo memiliki backlift yang berjumlah 8 namun hanya aktif 6 backlift saja. Kondisi antrian di Dealer Yamaha Kondang Simo fluktuatif, jika sedang ramai panjang antrian mencapai 5 – 10 pelanggan. Di saat sepi, tidak terdapat antrian namun banyak karyawan yang kemudian menganggur. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di bagian servis Bengkel Motor Resmi Yamaha Kondang Simo, diperoleh informasi karakteristik antrian pelanggan servis motor di Dealer Motor Resmi Yamaha Kondang Simo adalah infinite (populasinya tidak terbatas), panjang antrian juga tidak terbatas, polakedatangan pelanggan berdistribusi lognormal, pelayanan pelanggan berdistribusi Beta, Triangular dan Normal. Dengan software Arena dilakukan simulasi untuk memperoleh skenario usulan yang terbaik. Skenario usulan yang terbaik yaitu skenario usulan 1 (penambahan 1 server) dilihat dari total waktu pelanggan dalam sistem yaitu sebesar 1,06 dan dan waktu menunggu dalam antrian pada masing – masing server kebanyakan berkurang. Utilisasi server 1 (0,95), server 2 (0,78), server 3 (0,79), server 4 (0,75), server 5 (0,71), server 6 (0,99) dan server 7 (0,98).

Page 2 of 17 | Total Record : 169