Articles
350 Documents
MENINGKATKAN KEMATANGAN KARIR REMAJA MELALUI BIMBINGAN KARIR BERBASIS LIFE SKILLS
Lestari, Indah
JURNAL KONSELING GUSJIGANG Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Konseling Gusjigang Juni 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (326.124 KB)
|
DOI: 10.24176/jkg.v3i1.859
Adolescence is a very important phase in the life cycle of individual development, because lead to a healthy adulthood. This period shows clearly the nature of the transition from the status of childhood to adulthood. Many of the problems that arise at this stage, one problem kesipana career. This becomes a logical consequence of the development of adolescents where there are demands for those preparing for a career. Career problems that occur in adolescents is usually associated with the choice of education, which leads to the selection of the type of work in the future, this problem is very important to note in relation to the number of kebinggungan experienced by adolescents in determining the course of his career,To meet the career needs teenagers, needs to be done pemdampingan intensively from professionals such as counselors in the provision of guidance and counseling services, the needs assessment needs to be linked to the demands of the present, the main curriculum pendiidkan based life skills (life skills), which has become a fundamental issue teenagers, It is necessary for life skills-based career guidance in an effort to improve career kematanga teenagers.
Biblio Counseling To Reduce The Effectiveness Of Student Academic Procrastination Force Of Guidance And Counseling
Prakoso, Erik Teguh;
Kristianti, Wida Reni
JURNAL KONSELING GUSJIGANG Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Konseling Gusjigang Juni 2018
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24176/jkg.v4i1.2322
Academic Procrastination is a manifestation form of avoidance in a task that should be done by an individual. Procrastinator deliberately to delay the work or tasks that should be solved. This study use a quantitative approach to design Quasi Experiment patterns pretest and posttest Group. The subjects in this study is the Student Guidance and Counseling Program 2015 University Kanjuruhan Malang forces amounting to 5 students. The research instrument uses a scale of academic procrastination. The results showed that based on the analysis of different test Wilcoxon between pretest and posttest generate value significant (two-tailed) <0.05 is 0.043, which means the provision of treatment through counseling biblio effective to reduce the level of student academic procrastination. Based on the results of data presentation can be concluded that the study subjects experienced the difference after the treatment is done, so it can be said that the biblio effective counseling to reduce the level of academic procrastination.
MODEL BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK LIFE MODEL UNTUK MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI ATLET PERSINAS ASAD KABUPATEN KUDUS TAHUN 2015
Kiswantoro, Arista
JURNAL KONSELING GUSJIGANG Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Konseling Gusjigang Desember 2015
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (218.978 KB)
|
DOI: 10.24176/jkg.v1i2.402
Bimbingan Kelompok adalah Salah Satu jenis Layanan Bimbingan dan Konseling yang memungkinkan setiap anggota kelompok untuk berinteraksi dalam sebuah dinamika layanan sehingga terjadi transfer pengetahuan satu dengan yang lain. Teknik Life Model digunakan sebagai alat penguatan informasi yang diperoleh melalui interaksi kelompok sehingga semakin terinternalisasi dalam sikap dan perilaku anggota kelompok. Kepercayaan Diri adalah factor penting yang dapat menunjang pencapaian prestasi seorang atlit. Bimbingan Kelompok dengan Teknik Modeling memungkinkan atlit yang tergabung dalam kegiatan bimbingan kelompok belajar cara menumbuhkan kepercayaan diri sehingga dapat termotivasi untuk menvapai prestasi terbaik.
MODEL BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK BERMAIN PERAN UNTUK MENINGKATKAN INTERAKSI SOSIAL SISWA
Andriati, Novi
JURNAL KONSELING GUSJIGANG Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Konseling Gusjigang Desember 2016
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (318.708 KB)
|
DOI: 10.24176/jkg.v2i2.698
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan bimbingan kelompok di SD Negeri 13 Pontianak dan mengetahui tingkat interaksi sosial siswa sebelum diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik bermain peran, menemukannya model bimbingan kelompok dengan teknik bermain peran untuk meningkatkan interaksi sosial siswa SD Negeri 13 Pontianak, dan mengetahui tingkat efektifitas model bimbingan kelompok dengan teknik bermain peran untuk interaksi sosial anak TK. Penelitian ini adalah sebuah penelitian dan pengembangan. Model bimbingan kelompok dengan teknik bermain peran untuk meningkatkan interaksi sosial siswa diujicobakan kepada 10 anak sebagai subjek penelitian yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model bimbingan kelompok dengan teknik bermain peran efektif meningkatkan interaksi sosial siswa. Hal ini ditunjukkan dengan perubahan tingkat interkasi sosial sebelum diberikan perlakuan (pre-test) dan setelah diberikan perlakuan (post-test) sebesar 6,27%. Peneliti menyarankan guru dapat lebih aktif mengikuti pelatihan-pelatihan yang berkaitan dengan model bimbingan kelompok, agar guru dapat memiliki wawasan lebih mengenai bimbingan dan konseling khususnya bimbingan kelompok.
PERBEDAAN MOTIVASI BELAJAR ANTARA SISWA YANG BERASAL DARI JAWA DAN DARI PAPUA
Arumsari, Rindang;
Setyawati, Sri Panca;
Gumilang, Galang Surya
JURNAL KONSELING GUSJIGANG Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Konseling Gusjigang Desember 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (82.101 KB)
|
DOI: 10.24176/jkg.v3i2.1315
Peneliti menemukan permasalahan yang dilatar belakangi pengalaman PPL peneliti di SMAN 1 Kediri, yaitu adanya perbedaan perilaku yang menggambarkan motivasi belajar antara siswa Jawa dan Papua. Siswa Jawa terlihat penuh antusias, tekun, lebih berminat, dan kritis dalam belajar dibandingkan dengan siswa Papua.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Motivasi belajar siswa Jawa (2) Motivasi belajar siswa Papua (3) Perbedaan motivasi belajar antara Siswa yang Berasal dari Jawa dan Papua.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik penelitian komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMAN 1 Kediri yang berjumlah 1.027 siswa. Teknik pengambilan sampel Papua dilakukan dengan teknik purposive sample dengan jumlah sampel penelitian yaitu 7 siswa, sedangkan teknik pengambilan sampel Jawa dilakukan dengan teknik sampling kuota dengan jumlah sampel penelitian yaitu 7 siswa. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan kuesioner motivasi belajar.Analisis data secara deskriptif menunjukkan rata-rata motivasi belajar siswa Jawa dengan nilai 131 (kategori sangat tinggi) dan siswa Papua dengan nilai 107 (kategori tinggi).Analisis data menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi < 0.05 (0.018 < 0.05).Hal ini berarti ada perbedaan motivasi belajar antara siswa yang berasal dari Jawa dan Papua. Motivasi belajar siswa Jawa lebih tinggi dibandingkan motivasi belajar siswa Papua.Berdasarkan simpulan hasil penelitian, bahwa siswa Papua memiliki motivasi belajar yang lebih rendah dibandingkan siswa Jawa maka diharapkan guru BK dapat memberikan layanan bimbingan dan konseling guna meningkatkan motivasi belajar seluruh siswa khususnya siswa Papua. Kata Kunci: Motivasi Belajar, Siswa Jawa, Siswa Papua
PENGEMBANGAN LAYANAN INFORMASI TEKNIK SYMBOLIC MODEL DALAM MEMBANTU MENGEMBANGKAN KEMANDIRIAN BELAJARANAK USIA SEKOLAH DASAR
Lestari, Indah
JURNAL KONSELING GUSJIGANG Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Konseling Gusjigang Juni 2015
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (273.076 KB)
|
DOI: 10.24176/jkg.v1i1.261
Kemandirian belajar yang rendah merupakan gejala yang masih nampak sebagai permasalahan yang serius, khususnya di Sekolah Dasar. Siswa dengan kemandirian belajar yang rendah tidak bisa memperoleh prestasi yang maksimal. Alternatif pelayanan bimbingan dan konseling yang dapat membantu meningkatkan kemandirian siswa adalah Layanan Informasi. Layanan informasi konvensional berorientasi pemberian informasi satu arah. Dalam upaya meningkatkan kemandirian belajar, seorang guru tidak bisa hanya memberikan ceramah dan arahan, dibutuhkan teladan yang memungkinkan siswa belajar mengenai hal-hal yang tidak bisa dipelajari hanya melalui proses ceramah. Salah satu teknik yang bisa diterapkan dalam kegiatan tersebut adalah modeling symbolic. Oleh karena itu, perlu dikembangkan layanan yang memungkinkan lebih banyak siswa untuk mengikuti kegiatan dengan memanfaatkan teknik modeling simbolik. Layanan informasi dianggap pola layanan tepat untuk dikembangkan dengan teknik modeling simbolik karena paling memungkinkan untuk diselenggarakan secara klasikal. Sehingga, lebih banyak peserta yang dapat mengikuti kegiatan dan berinteraksi dengan model yang disediakan.
PICTORIAL RIDDLE MELALUI PEMBELAJARAN ATTENTION, RELEVANCE, CONFIDENCE, SATISFACTION (ARCS) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN MOTIVASI BERPRESTASI SISWA
Masfuah, Siti
JURNAL KONSELING GUSJIGANG Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Konseling Gusjigang Juni 2016
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (423.58 KB)
|
DOI: 10.24176/jkg.v2i1.563
Penelitian ini bertujuan mengetahui penerapan metode pictorial riddle melalui pembelajaran ARCS untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan motivasi berprestasi siswa. Metode pictorial riddle yang digunakan adalah jenis komik sains sederhana yang berisi tentang cerita petualangan yang dihubungkan dengan materi sains. Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimen dengan desain one shot case study karena tidak ada kelas kontrol. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 4 Rendeng Kudus yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Variabel bebas penelitian ini adalah metode pictorial riddle dengan jenis komik sains yang diterapkan pada model pembelajaran ARCS, sedangkan variabel terikatnya adalah kemampuan pemecahan masalah dan motivasi berprestasi siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t satu sampel yang dibandingkan nilai KKM. Berdasarkan analisis data diketahui bahwa rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa sebesar 82,75, sedangkan rata-rata motivasi berprestasi siswa sebesar 80,31. Berdasarkan pengujian hipotesis, rata-rata kemampuan pemecahan masalah dan motivasi berprestasi siswa kelas V SD Negeri 4 Rendeng lebih dari atau sama dengan 75. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode pictorial riddle melalui pembelajaran ARCS dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan motivasi berprestasi siswa.
KONSELING HUMANISTIK: SEBUAH TINJAUAN FILOSOFI
Zulfikar, Zulfikar;
Hariko, Rezki;
Muwakhidah, Muwakhidah;
Aritonang, Nikon
JURNAL KONSELING GUSJIGANG Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Konseling Gusjigang Juni 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (374.776 KB)
|
DOI: 10.24176/jkg.v3i1.1655
It self counseling humanistic philosophy emphasizing musings about what it means to be human. Humans have the ability to think consciously and rationally in controlling biological desires, as well as in achieving their maximum potential. humans are responsible for their own life and actions and have the freedom and ability to change their own attitudes and behavior. Humanistic approach to counseling techniques do not have a strictly defined. In the existential-humanistic counseling main concern is to do with the client. The counseling process with the humanistic approach very concerned of the therapeutic relationship by seeing the counselor and client as a human being. The process and results of the intervention counseling humanistic aspects are very related and complementary. The goal of counseling is to make the client aware of its existence in an authentic manner. Broadening the client's self-awareness in order to take a free choice and responsibility. Helping clients to be able to deal with anxiety in connection with the decision of his choice and accept the fact that he is more than just victims of forces influence from outside himself. The point is how a counselor could humanize by exploiting all the potential that is in him.
KONSELING BAGI POPULASI TRANSGENDER
Lestari, Indah;
Sefitri, Siti
JURNAL KONSELING GUSJIGANG Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Konseling Gusjigang Juni 2016
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (290.152 KB)
|
DOI: 10.24176/jkg.v2i1.554
?Perubahan dinamika kehidupan masyarakat modern saat ini telah menciptakan persepsi atau pemikiran sejumlah konsep, istilah dan teori baru yang disebabkan oleh gaya hidup di era globalisasi. Fenomena lesbian, gay, biseksual dan transgender atau biasa disebut LGBT merupakan salah satu gaya hidup modern yang memberikan dampak positif maupun negatif pada beberapa masyarakat terutama dalam kalangan remaja di Indonesia. Hal tersebut menciptakan berbagai masalah yang tidak hanya pada remaja saja, namun juga keluarga, dan lingkungan konseli. Masalah-masalah yang timbul dalam konteks ini adalah belum adanya langkah tepat untuk koselor dan psikiater menolong konseli dengan latar belakang lesbian, gay, biseksual dan transgender. Tujuan artikel ini untuk mengetahui persoalan-persoalan khususnya masalah penerimaan diri transgender serta layanan bimbingan dan konseling terhadap persoalan tersebut.
ANALISIS AKTIVITAS BELAJAR SISWA
Aliwanto, Aliwanto -
JURNAL KONSELING GUSJIGANG Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Konseling Gusjigang Juni 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (388.524 KB)
|
DOI: 10.24176/jkg.v3i1.1112
Penelitian ini dilakukan pada siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Tanah Pinoh Barat Kabupaten Melawi Tahun 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kejelasan informasi yang objektif mengenai aktivitas belajar siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Tanah Pinoh Barat Kabupaten Melawi. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian survei. Teknik pengumpul data yang digunakan adalah teknik komunikasi langsung dan teknik komunikasi tidak langsung dengan alat pengumpul data berupa panduan wawancara, dan angket. Populasi penelitian ini adalah 32 orang siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Tanah Pinoh Barat Kabupaten Melawi “Cukup Baik”.