cover
Contact Name
Cucuk Nur Rosyidi
Contact Email
performa@ft.uns.ac.id
Phone
+62271-632110
Journal Mail Official
performa@ft.uns.ac.id
Editorial Address
Gedung I, Lantai 1 Fakultas Teknik UNS Jl. Ir. Sutami 36A, Surakarta, 57126 , Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
PERFORMA : Media Ilmiah Teknik Industri
ISSN : 14128624     EISSN : 26206412     DOI : https://doi.org/10.20961/performa
Core Subject : Engineering,
PERFORMA : Media Ilmiah Teknik Industri merupakan jurnal teknik industri yang menyajikan artikel orisinil pada bidang teknik dan manajemen industri. Tema naskah yang diterbitkan mencakup: Manufacturing System, Operation Research, Product Design and Development, Manufacturing Technology, Work Study, Ergonomic, Logistic System, Business System, Quality and Reliability Engineering, Information System and Knowledge Management, System Modelling, Small-medium Enterprise Optimization, Public Sector Optimization, and Industrial Engineering Education . Naskah yang dimuat dapat berupa hasil penelitian, analisis, kajian ilmiah, opini, dan makalah teknik.
Articles 156 Documents
Evaluasi Kriteria Pemilihan Supplier Material Auxiliary Engine Shipyard Menggunakan Metode Cut-off point Sari, Santika; Mubaroq, Rizqi
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 22, No 1 (2023): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.22.1.54263

Abstract

Supplier selection is one of the most important activities for increasing the company's effectiveness and efficiency in supplying raw materials from suppliers. In this study, problems were found in the procurement of auxiliary engine material, which is one of the most important materials in the long-term part of the ship, which is carried out every 1-2 years with a level of ordering 10 to 20 materials per message to avoid errors in the supplier selection criteria. This study aims to determine and identify the criteria and sub-criteria for consideration used in the selection of suppliers. The study uses the Cut-off point method to evaluate supplier criteria. Based on the calculation results of the natural Cut-off point obtained each criteria and sub-criteria as follows: price: X11; quality: X21, and X23; shipping: X33 and X34; response: X41 and X42; and services: X52, X53, and X54. Obtained results from 20 sub-criteria to 10 sub-criteria that are of concern and relevance to the company in the selection of suppliers of auxiliary engine shipyard materials
Perancangan Konsep Desain Kemasan Makanan Kucing Menggunakan Metode Kansei Engineering Puspasari, Risma Ayu; Amelia, Cindy; Pangestu, Bayu Prayogo; Sari, Novi Purnama
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 22, No 2 (2023): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.22.2.80744

Abstract

Kemasan pada Makanan Kucing saat ini masih menggunakan plastik flexible tanpa dilengkapi dengan beberapa fitur seperti buka tutup sehingga menyulitkan dalam proses penggunaan, mudah bercecer, dan mempercepat proses oksidasi pada produk. Sebanyak 83,4% responden konsumen Makanan Kucing menyatakan bahwa kemasan tersebut masih kurang layak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsep desain kemasan Makanan Kucing berdasarkan preferensi konsumen. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu Kansei Engineering dengan analisis metode Principal Component Analysis (PCA). Kansei Engineering merupakan salah satu metode pengembangan kemasan yang mampu menginterpretasikan emosional konsumen. Hasil dari penelitian ini menghasilkan 46 sampel kemasan dan 50 Kansei Word yang dievaluasi menggunakan kuesioner Semantic Differential dengan 30 responden. Hasil konsep yang diperoleh adalah 2 PC yang terdiri dari PC 1, yaitu “Useable & Safety” dan PC 2, yaitu “Menarik & General”.
Rancang Bangun Kursi Ergonomis Untuk Mengurangi Muscoloskelatal Pada Pengrajin Songket Palembang Patradhiani, Rurry; Kurniawan, Budi; Rosyidah, Masayu
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 22, No 2 (2023): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.22.2.78370

Abstract

Proses pembuatan kain songket Palembang yang sebagian besar pengerjaannya dilakukan oleh tenaga manusia. Pada aktivitas pengrajin kain songket ini seringkali menimbulkan masalah seperti muscoleskeletal disorder karena posisi kerja yang tidak ergonomis dan ketidaksesuaian pengrajin dengan lingkungan kerjanya. Pada penelitian ini untuk merancang bangun kursi ergonomis untuk pengrajin songket Palembang guna mengurangi musculoskeletal disorder pada pengrajin. Dengan penerapan antropometri dalam merancang alat bantu pengrajin songket ini didapatkan ukuran untuk kursi ergonomis pada sandaran belakang berdasarakan nilai tinggi duduk tegak 76 cm, tinggi sandaran tangan berdasarkan tinggi siku duduk yaitu 25 cm, lebar kursi berdasarkan lebar bahu 40 cm, dan lebar dudukan berdasarkan lebar pantai poliental 50 cm. Setelah penerapan alat bantu ini pada pengrajin maka keluhan yang sebelumnya dirasakan pengrajin mulai berkurang dan produktivitas menjadi meningkat seberas 50%, sehingga menunjukkan bahwa alat bantu ini sukses untuk mengurangi masalah musculoskeletal pada pengrajinkain songket Palembang. 
Formulation and Analysis of Handwritten Batik Wax Quality from Recycled Materials Rahmad, Dodi; Herliansyah, Muhammad Kusumawan; Sudiarso, Andi; Haerudin, Agus
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 23, No 1 (2024): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.23.1.83540

Abstract

Used cooking oil can be utilized as an alternative raw material for making batik wax. Recycling batik wax involves using recycled materials such as used wax, used cooking oil, and other substances like paraffin, microwax, colophonium resin, and damar resin. The recycling of used wax and the utilization of used cooking oil are crucial for the batik industry as they reduce production costs and environmental pollution. A combination of Taguchi and Grey Relational Analysis (GRA) method is employed to obtain optimal values for the response characteristics of line width continuity and permeability of wax. Recycled and new wax is applied to mori fabric and compared based on batik quality criteria. The research results indicate that the optimal composition for recycled wax consists of 510 grams of used wax (41.5%), 36 grams of used cooking oil (2.9%), 102 grams of paraffin (9.8%), 84 grams of microwax (6.8%), 300 grams of colophonium resin (24.4%), and 180 grams of damar resin (14.6%). According to batik experts' assessments, the quality of recycled batik wax is equivalent to that of new batik wax. Recycled batik wax has the melting point of 67.9 °C, the viscosity value of 90.15 cP, and the production cost of Rp 30.909,00.
Penerapan Sistem Kontrol Kualitas dengan Mengunakan Model CNN Transfer Learning VGG 19 pada Inspeksi Kain di Industri Tekstil Hernandoko, Nauval; Laksono, Pringgo Widyo; Rosyidi, Cucuk Nur
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 23, No 2 (2024): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.23.2.86589

Abstract

Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) merupakan salah satu industri tertua di Indonesia. Tujuan industri ini dibangun awalnya yaitu untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan ekspor. Kualitas produk dan produktivitas merupakan menjadi kunci keberhasilan sistem produksi dalam dunia industri. Hasil produk atau jasa yang memiliki kualitas tinggi menjadi faktor utama agar industri tersebut dapat bersaing dalam bisnis serta prospek jangka panjang. Adanya kontrol kualitas secara otomatis akan membantu dalam pekerjaan bagian inspeksi karena dalam industri tekstil proses inspeksi dilakukan tanpa teknik sampling sehingga kualitas inspeksi yang dilakukan manusia akan menurun seiring waktu inspeksi yang semakin banyak. Hasil dari penelitian ini yaitu model CNN VGG19 dapat dijadikan sebagai model untuk otomatisasi proses inspeksi yang dilakukan di industri tekstil karena akurasi testing yang mencapai 88% serta tidak terjadinya overffiting dalam proses training validation.
Analisis Kapasitas Produksi Parfum Neelam dengan Metode Time Study Asmadi, Didi; Erwan, Friesca; Rauzah, Siti; Lufika, Raihan Dara
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 22, No 1 (2023): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.22.1.74462

Abstract

Pengukuran kerja merupakan tata cara penetapan keseimbangan antara aktivitas manusia yang dikontribusikan dengan unit output yang dihasilkan. Pengukuran waktu kerja menghasilkan waktu baku untuk menyelesaikan suatu pekerjaan dalam kecepatan kerja dan kondisi kerja yang normal. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung waktu kerja pada proses produksi parfum Neelam secara langsung dengan metode time study sehingga diperoleh kapasitas produksi parfum per-siklus pekerjaan dan per-bulan. Perhitungan waktu baku diawali dengan pemetaan proses kerja dalam bentuk peta proses operasi, kemudian melakukan pengukuran pendahuluan, pengujian keseragaman dan kecukupan data, penentuan faktor penyesuaian dan kelonggaran, menghitung waktu siklus, waktu normal dan waktu baku. Waktu baku yang diperoleh kemudian dianalisis sehingga diperoleh informasi bahwa 1 siklus pekerjaan produksi parfum Neelam membutuhkan waktu 157,925 menit atau setara dengan 2,62 jam dengan jumlah produksi 111 botol parfum. Jika dibandingkan dengan jumlah permintaan parfum dalam 1 bulan, waktu baku produksi parfum Neelam telah memenuhi permintaan.Work measurement is a procedure for determining the balance between human activities contributed and the output units produced. Measurement of work time produces standard time to complete a job at average working speed and working conditions. This study aims to calculate the working time in the production process of Neelam perfume directly with the time study method to obtain perfume production capacity per-work cycle and per-month. The calculation of standard time begins with mapping the work process in the form of an operation process map, then taking preliminary measurements, testing the uniformity and adequacy of data, determining adjustment factors and allowances, calculating cycle time, normal time and standard time. The standard time obtained is then analyzed so that information is received that 1 cycle of Neelam perfume production work takes 157.925 minutes or the equivalent of 2.62 hours with the production of 111 bottles of perfume. Compared to the number of perfume requests in 1 month, the standard time for Neelam perfume production has met demand.
Analisis Terhadap Faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Keselamatan Berkendara pada Siswa SMA di Magelang Raharja, Yudha Tri Bayu; Suhardi, Bambang; Iftadi, Irwan
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 23, No 1 (2024): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.23.1.83711

Abstract

Keadaan semakin kompleks dan serius ketika datang ke masalah kecelakaan lalu lintas di jalan raya. Hal ini terbukti dari peningkatan jumlah kecelakaan dari tahun ke tahun. Data dari Bidang TI Subbid Tek Info Polda Jawa Tengah mengungkapkan bahwa wilayah Magelang menduduki peringkat ke tiga yang memiliki total korban terbanyak (korban meninggal, luka berat, dan luka ringan) di wilayah Jawa Tengah pada tahun 2018 dan 2019, yaitu sebanyak 1413 dan 1950 korban. Selain itu, Magelang juga menduduki peringkat ke empat yang memiliki korban terbanyak di wilayah Jawa Tengah di tahun 2020 yaitu sebanyak 1330 korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan Perilaku Safety Riding siswa SMA di Magelang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode Cross Sectional. Sampel pada penelitian ini adalah siswa-siswi SMA kelas XII yang bersekolah di Magelang dengan jumlah sampel sebanyak 129 siswa. Pegambilan sampel menggunakan teknik sampling dengan Kuota Sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa variabel sikap, pengalaman berkendara, dan peran teman sebaya secara simultan berpengaruh positif terhadap perilaku keselamatan berkendara siswa. Diharapkan dapat diadakan penyuluhan dan pelatihan mengenai Safety Riding di sekolah untuk meningkatkan pengetahuan, pengalaman, dan sikap tentang Safety Riding pada siswa.
Implementasi Six-Sigma pada Produksi Kain Rayon Lebar PT XYZ Khoiri, Halwa Annisa; Kusuma, Yudha Adi; Aryaningtyas, Fanny Diantina
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 23, No 2 (2024): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.23.2.85010

Abstract

PT XYZ is a textile industry company whose products are wide rayon fabric. In the production period from January 2022 to April 2023, the number of fabric produced was 2,347,646 yards and defect fabric was 333,136 or 14.2%. In the production process, this value exceeds the control limit so a lot of fabric has to be reprocessed. The sigma value of the current production process is 3.172, meaning that system improvements need to reduce the number of defective products. This research aims to minimize product defects using the Six Sigma method. The Six Sigma stages in this research are the define stage to identify types of defects and it was found that there were 18 types of defects, the measure stage to determine the largest percentage of defects and calculate the sigma value, the analyze stage to find out the root cause of defects using a fishbone diagram, the improve stage to formulate proposed improvements using the 5W+1H approach, and the control stage to supervise the implementation of proposed improvements using the Poka Yoke method. The proposed improvements based on the 5W+1H method and the Poka Yoke method are cleaning machines in a row and carried out on a scheduled basis, rescheduling the number of workers per shift to reduce worker negligence, scheduling machine repairs, providing regular training to workers, and adding lighting in the room. production. After implementing this proposed improvement, it is hoped that can increase the sigma value of the production process carried out.
Analisis Produktivitas Proses Produksi Gondorukem Menggunakan Metode Objective Matrix (OMAX) di PT. XYZ Kamila, Nadya Syafa; Fahma, Fakhrina
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 22, No 1 (2023): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.22.1.67653

Abstract

Persaingan industri yang semakin ketat menyebabkan perlunya dilakukan pengukuran produktivitas agar perusahaan dapat meningkatkan performansinya di segala aspek. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat produktivitas proses produksi gondorukem di PT. XYZ menggunakan metode Objective Matrix (OMAX). Langkah-langkah pengukuran produktivitas dengan metode OMAX meliputi penentuan kriteria dan rasio performansi, penentuan skala performansi, penentuan score, weight, dan value, serta perhitungan indikator performansi. Terdapat tiga kriteria yang diukur pada penelitian ini, yaitu kriteria efektivitas produksi, kriteria pemakaian energi listrik, dan kriteria pemakaian bahan baku. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat 6 bulan dengan performa yang tergolong kurang untuk kriteria pertama (46%), 4 bulan performa kurang untuk kriteria kedua (31%), dan 3 bulan dengan performa kurang untuk kriteria ketiga (23%). Analisis produktivitas perusahaan menunjukkan kenaikan nilai produktivitas tertinggi terjadi pada bulan Februari ke Maret sebesar 82% dan penurunan nilai produktivitas terbesar terjadi pada bulan November dengan indeks produktivitas sebesar -32%. Jika dilihat dari nilai produktivitasnya, nilai tertinggi dicapai pada bulan Desember dengan nilai 6,85, sedangkan nilai terendah dicapai pada bulan Agustus dengan nilai 0,45.
Perancangan Dashboard Performansi di Bidang Kemahasiswaan dan Lulusan Murtiastuti, Noviana Dwi; Liquiddanu, Eko; Priyandari, Yusuf
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 22, No 2 (2023): Performa: Media Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.22.2.80764

Abstract

Higher education institutions often face a number of challenges in managing data and reporting information effectively, such as limited availability and distribution of information. This also happened in the Industrial Engineering Study Program at Sebelas Maret University (PSTI UNS). PSTI UNS needs a performance monitoring platform for study programs in the field of student and graduate affairs to support study program management and quality assurance activities. The information system currently provided by UNS is not yet able to complete PSTI's needs for monitoring and quality assurance functions at the study program level. A solution that has been proven to be able to solve similar problems is through the use of an information dashboard or dashboard. The unavailability of dashboards and PSTI's urgent need for study program performance monitoring activities led this research to design a dashboard in accordance with PSTI's needs and ensure that the design developed could be used immediately. To ensure the success of the design, this research uses a user-centric method in the design process and heuristic usability testing as an evaluation stage. This research produced a dashboard design, data filling template, and a guidebook that was used to make dashboard use easier. The successfully designed dashboard has more complete study program level information from the information system provided by UNS and has succeeded in meeting the needs of PSTI users with a user satisfaction level of 7.6. Based on the level of implementation readiness, this dashboard scored 86.83% for its usability test with minor problems. The root of the problem identified has been found and repaired.