cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 207 Documents
FAKTOR PENYEBAB ADANYA KENDALA BELAJAR YANG DIALAMI SISWA PEDESAAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA PADA MASA PANDEMI Mudyasari, Rinda Vera; Markhamah, Markhamah
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 6, No 2 (2022): BASINDO Journal, Volume 6 Nomor 2
Publisher : Departemen Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um007v6i22022p187-200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untukmengidentifikasi faktor penyebab adanya kendala belajar yang dialami siswa pedesaan sekolah menengah pertama. Metode deskriptif merupakan metode yang manggambarkan serta menjabarkan fenomena yang sedang terjadi dengan prosedur ilmiah. Pendekatan kualitatif digunakan untuk penelitian yang berupa kalimat atau narasi. Data dalam penelitian ini adalah kendala belajar yang dialami oleh siswa Sekolah Menengah Pertama di Pedesaan. Sumber data penelitian ini adalah siswa sekolah menengah pertama. Hasil penelitian ini menunjukan faktor kendala belajar yaitu faktor tempat tinggal, tidak jelasnya pemberian materi oleh guru, guru melakukan pekerjaan lain, ekonomi, kelalaian siswa mengisi paket data, harus mengurus keponakan yang masih kecil, faktor adiknya, dan orang tua memiliki dua pekerjaan dalam satu waktu.
KRITIK NOVEL ISLAMMU ADALAH MAHARKU KARYA ARIO MUHAMMAD PENDEKATAN RELIGIUS Angelica, Novita
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 7, No 1 (2023): Basindo: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya
Publisher : Departemen Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um007v7i12023p126-134

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkritik salah satu judul novel yaitu Islammu adalah Maharku Karya Ario Muhammad untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan yang ada di dalamnya dengan menggunakan pendekatan religius. Sedangkan untuk metode yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunaka data yang berupa isi dan penggambaran cerita yang terdapat di dalam novel. Untuk teknik pengumpulan data yang dipilih dalam penelitin ini adalah berupa teknik pustaka, simak dan catat. Hasil yang telah didapatkan dari penelitian ini nantinya akan berupa analisis penggambaran cerita yang terdapat di dalam novel Islammu adalah Maharku Karya Ario Muhammad dengan kesesuaian pada nilai – nilai agama yang ada di kehidupan sehari – hari. yang meliputi: 1) Nilai agama yang terkandung di dalam novel Islammu adalah Maharku Karya Ario Muhammad 2) Keterjalinan teori yang digunakan dengan isi cerita di dalam novel Islammu adalah Maharku Karya Ario Muhammad. Adapun kritik terhadap novel Islammu adalah Maharku Karya Ario Muhammad yaitu terletak pada pemilihan topik pembicaraan yang disampaikan oleh pengarang di dalam novel.
Tindak Tutur Ekspresif Dalam Film Imperfect: Karir, CInta, dan Timbangan Nur Fariza, Risqina Aprilia
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 7, No 1 (2023): Basindo: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya
Publisher : Departemen Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um007v7i12023p1-12

Abstract

Tindak tutur ekspresif adalah jenis tindak tutur yang mengungkapkan apa yang ingin dirasakan oleh penutur. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan metode ini. Data dalam penelitian ini mengadopsi bentuk dialog dalam film “Imperfec: Karir, Cinta, dan Timbangan”. Penutur menggunakan tindak tutur untuk mengungkapkan sesuatu dengan maksud atau tujuan yang harus disampaikan kepada mitra tutur, yaitu khalayak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tindak tutur ekspresif dalam film “Imperfect: Karir, Cinta Dan Timbangan”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada banyak jenis tindak tutur ekspresif. Penelitian ini menemukan empat tindak tutur ekspresif dalam film “Imperfect: Karir, Cinta dan Timbangan”, yaitu: (1) tindak tutur menghina, (2) tindak tutur kritis, (3) tindak tutur mengeluh, dan (4) ) memuji tindak tutur.Kata Kunci: tindak tutur, tindak tutur ekspresif, film.
SEMINAR SEBAGAI SARANA PENINGKATAN LITERASI DIGITAL BAGI MAHASISWA UNTUK INDONESIA BERKEMAJUAN Sartika, Santi
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 6, No 2 (2022): BASINDO Journal, Volume 6 Nomor 2
Publisher : Departemen Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um007v6i22022p376-384

Abstract

ABSTRAK: Mahasiswa cenderung sering melakukan literasi dengan digital atau literasi digital. Munculnya literasi digital menambah daftar baru kegiatan yang dilakukan untuk terciptanya sebuah literasi. Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) bekerja sama dengan LLPA dan Universitas Ahmad Dahlan mengadakan Seminar Nasional Literasi Digital, dalam rangka mengantisipasi tersebarnya berita hoaks. Makalah ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi dan dokumentasi. Penulis berharap dengan adanya makalah ini, dapat meningkatkan nilai literasi, ketelitian dalam mengolah suatu berita, dan menangulanginya.
Perjuangan Perempuan Dalam Novel Tutur Dedes Doa dan Kutukan Karya Amalia Yunus: Kritik Sastra Feminis Sapitri, Pepi
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 7, No 1 (2023): Basindo: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya
Publisher : Departemen Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um007v7i12023p106-115

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap perjuangan tokoh perempuan yang tertuang dalam novel Tutur Dedes Doa dan Kutukan karya Amalia Yunus menggunakan pendekatan feminisme dan dikaji melalui teori kritik sastra feminisme. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa novel tersebut memiliki fungsi sebagai sarana pencitraan perlawanan simbolis, diantaranya yaitu: 1) perlawanan simbolis melalui perjuangan tokoh perempuan dalam pendidikan; dan 2) perlawanan simbolis melalui perjuangan tokoh perempuan dengan masuknya perempuan ke arena publik.
REPRESENTASI METAFORA DAN KULTURAL DALAM NYANYIAN TOLAK BALA FESTIVAL SEKARBANJAR Taufiqurrahman, Febri; Pramitha, Salsabilla Amanda Ayu; Amanda, Tarisa Della; Ho, Natalie Vivian; Nurrohman, M. Yusuf; Panemalae, Abdulroya
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 8, No 1 (2024): Basindo: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya
Publisher : Departemen Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um007v8i12024p169-180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menemukan represetasi kultural dan metafora dalam nyanyian yang berjudul Tolak Bala pada Festival Sekarbanjar, Sumberserut, Kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui pendekatan etnografis untuk mengambil, mengolah, dan menganalisis data secara akurat. Sumber data penelitian ini berupa rekaman audio-visual nyanyian Tolak Bala yang diambil langsung pada kegiatan Festival Sekarbanjar yang dilaksanakan pada tanggal 6 Oktober 2023. Teori yang digunakan dalam analisis penelitian adalah teori metafora George Lakoff. Hasilpenelitian ini ditemukan representasi kultural dan metafora melalui makna leksikal, gramatikal, dan kultural yang terkandung dalam nyanyian Tolak Bala Festival Sekarbanjar, Sumberserut, Kota Malang. Hasil temuan penelitian ini adalah makna leksikal, makna gramatikal, bentuk metafora dan skema citra, serta makna kultural dalam nyanyian Tolak Bala yang merupakan tembang pepudyan dan donga pepudyan masyarakat Sumberserut agar terhindar dari malapetaka. Masyarakat menjadikan ‘Sang Kyai’ sebagai sarana, media, tempat dan perantara untuk menjembatani doa harapan masyarakat kepada Tuhan/Hyang Widhi.
ANALISIS TINDAK TUTUR EKSPRESIF PADA SINIAR DEPAN PINTU EPISODE 32 BERJUDUL “TERBEBANI STATUS CUCU NABI?” Awalia, Nur Avivatul; Kusuma, Emy Rizta
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 8, No 1 (2024): Basindo: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya
Publisher : Departemen Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um007v8i12024p43-55

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menemukan dan mendeskripsikan bentuk-bentuk tindak tutur ekspresif yang terdapat pada siniar Depan Pintu episode 32 bersama Habib Jakfar dengan judul tayangan “Terbebani Status Cucu Nabi?” di kanal YouTube milik Kaesang Pangarep. Pada artikel ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pisau bedah pragmatik, serta disajikan dalam bentuk uraian kata-kata (deskriptif). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam artikel ini yaitu metode simak dengan teknik baca dan catat. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat sebanyak 5 bentuk tindak tutur ekspresif, yaitu tindak tutur ekspresif permohonan maaf, tindak tutur ekspresif menghina, tindak tutur ekspresif mengeluh, tindak tutur ekspresif suka atau tidak suka, dan tindak tutur ekspresif sindiran.
KEMAMPUAN MENGINFERENSI DAN MENGEVALUASI DALAM PEMBELAJARAN LITERASI MEMBACA TEKS NARASI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 BULULAWANG Ummah, Maslakhatu Nurul; Harsiati, Titik; Hadi, Ridho Riski
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 7, No 2 (2023): Basindo: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya
Publisher : Departemen Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um007v7i22023p256-278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan menginferensi dan kemampuan mengevaluasi dalam pembelajaran literasi membaca teks narasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Bululawang. Penelitian berfokus pada kemampuan menginferensi dalam sub indikator: (1) kemampuan menginterpretasi, (2) kemampuan menyimpulkan, dan (3) kemampuan membandingkan teks narasi; serta kemampuan mengevaluasi dalam sub indikator: (1) kemampuan mengevaluasi dan (2) kemampuan merefleksi teks narasi. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan tes menggunakan teks narasi. Validitas ditentukan dengan validitas isi, yaitu kisi-kisi instrumen uji reliabilitas dengan hasil signifikan sangat tinggi sebesar 0.936 untuk kemampuan menginferensi dan 0.922 untuk kemampuan mengevaluasi. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan menginferensi dan kemampuan mengevaluasi pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Bululawang tergolong rendah. Kemampuan menginferensi pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Bululawang diperoleh rata-rata 67.34, yaitu sub indikator kemampuan menginterpretasi rata-rata 72.12, kemampuan menyimpulkan rata-rata 71.53, dan kemampuan membandingkan rata-rata 58.45. Kemampuan mengevaluasi pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Bululawang rata-rata 54.04, yaitu sub indikator kemampuan mengevaluasi rata-rata 46.02 dan kemampuan merefleksi rata-rata 62.42. Dapat disimpulkan bahwa siswa kelas VII SMP Negeri 1 Bululawang memiliki kemampuan menginferensi kategori rendah dengan nilai rata-rata 67.34 pada interval 60.00--69.00 dan kemampuan mengevaluasi kategori sangat rendah dengan nilai rata-rata 54.04 pada interval <60. Keduanya berada di bawah standar KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) mata pelajaran Bahasa Indonesia yang ditentukan, yaitu 76.00.
ANALISIS KONFLIK PARA TOKOH DALAM NASKAH DRAMA TOLONG! KARYA PUTU WIJAYA: TINJAUAN PSIKOLOGI SASTRA Addina, Qinthara Muftie; Barokah, Ade Lutfiana; Hamzah, Ghafariza Aqifa; Sani, Wildan Nurul
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 8, No 1 (2024): Basindo: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya
Publisher : Departemen Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um007v8i12024p111-128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek surealisme dan psikologi sastra pembentuk identitas tokoh pada naskah tersebut berdasarkan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Hubungan antara surealisme dalam naskah Tolong! yang berasal dari ketidakpercayaan pada kenyataan yang terjadi, lalu alam bawah sadar mengubah fokus pada hal tak realis. Pada dasarnya surealisme menggunakan pendekatan psikoanalisis Sigmund Freud untuk menyampaikan maksud dan mengeksplorasi alam bawah sadar, yakni alam sadar manusia sebagai sebuah ekspresi dari keinginan manusia tersebut. Struktur Mekanisme pertahanan dan konflik menjadi aspek pembangun dalam menganalisis aspek psikologi dari tokoh-tokoh dalam naskah Tolong! tersebut. Gambaran konflik yang dihadapi Isah sangat bertubi-tubi saat ia hidup kembali. Tak sadar dunia yang sebelumnya ia miliki dihempas begitu saja setelah kematian sebelumnya.
BENTUKAN KATA PADA TEKS EKSPOSISI KARYA SISWA SMA SUNAN KALIJOGO JABUNG KABUPATEN MALANG Anggraini, Diyah Ratri; Fawzy, Ary
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 7, No 2 (2023): Basindo: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya
Publisher : Departemen Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um007v7i22023p345-366

Abstract

Penelitian memiliki tujuan untuk mendeskripsikan ragam bentukan kata, kelas kata, dan sifat bentukan kata pada teks eksposisi karya siswa SMA Sunan Kalijogo Jabung. Pendekatan yang digunakan kualitatif deskriptif berbasis studi dokumen dengan sumber data teks eksposisi. Hasil penelitian menunjukkan ada tiga macam ragam bentukan kata yakni kata berimbuhan, kata ulang, dan kata majemuk; Kelas kata ada enam macam yakni verba, nomina, adjektiva, adverbia, preposisi, dan numeralia; Sifat bentukan kata ada dua yakni inflektif dan derivatif.