cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 207 Documents
KARAKTERISTIK STIMULUS DAN RAGAM TES ASESMEN APRESIASI SASTRA DALAM BUKU AJAR BIPA SAHABATKU INDONESIA Aswan, Aswan; Harsiati, Titik; Basuki, Imam Agus
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 7, No 2 (2023): Basindo: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya
Publisher : Departemen Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um007v7i22023p180-198

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan karakteristik stimulus dan ragam soal asesmen apresiasi sastra yang digunakan dalam buku ajar BIPA Sahabatku Indonesia. Penelitian ini penting untuk dilakukan untuk memberi gambaran karakteristik asesmen dalam buku ajar BIPA Sahabatku Indonesia. Buku ajar tersebut merupakan buku ajar BIPA yang paling populer dan telah dikaji dalam berbagai perpektif. Meskipun demikian, aspek yang belum dikaji adalah asesmen sehingga penelitian ini memiliki urgensi dan kebaruan. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik dokumentasi. Adapun tahapn pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan buku, membaca, mencatat, dan mereviu. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik analisis model analisis interaktif. Data penelitian ini adalah buku Sahabatku Indonesia yang bersumber dari laman Badan Bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stimulus soal yang digunakan antara lain audio, gambar, video, dan narasi teks. Stimulus soal tersebut diintegrasikan dengan batang kode (barcode) beserta transkripnya. Adapun ragam soal yang digunakan juga memunculkan karakteristik tersendiri, yaitu tes uraian, pilihan ganda, dan performansi-produk yang dilakukan dengan mengacu pada keterampilan berbahasa dan dikemas melalui unit-unit sastra. Penggunaan asesmen apresiasi sastra dalam buku Sahabatku Indonesia merepresentasikan aktivitas prakegiatan, menyimak, berbicara, membaca, dan menulis.
TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM FILM PENYALIN CAHAYA KARYA WREGAS BHANUTEJA: KAJIAN TEORI TINDAK TUTUR ILOKUSI SEARLE Cahyarani, Amelia Shabrina; Kusuma, Emy Rizta
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 8, No 1 (2024): Basindo: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya
Publisher : Departemen Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um007v8i12024p56-68

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui adanya tindak tutur ekspresif dalam film Penyalin Cahaya karya Wregas Bhanuteja. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik simak dan teknik catat. Hasil artikel ini menunjukkan ada 20 data tentang tindak tutur ekspresif yaitu 6 data tindak tutur ekspresif meminta maaf, 3 data tindak tutur ekspresif terima kasih, 1 data tindak tutur ekspresif memuji, 6 data tindak tutur ekspresif menyalahkan, 2 data tindak tutur ekspresif mengucapkan selamat, 1 data tindak tutur ekspresif kesedihan, dan 1 data tindak tutur ekspresif kesenangan.
PERANTI KOHESI DALAM TEKS EKSPOSISI KARYA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 TUMPANG, KABUPATEN MALANG Kusumawardani, Aulia Rachma; Fawzi, Ary
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 7, No 2 (2023): Basindo: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya
Publisher : Departemen Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um007v7i22023p279-300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan dua peranti kohesi, yaitu gramatikal dan leksikal dalam teks eksposisi yang disusun oleh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tumpang. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data bersumber dari karangan siswa kelas VIII dalam bentuk kata dan frasa sebagai peranti kohesi leksikal dan gramatikal. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan ditemukan tiga indikator dalam kohesi gramatikal, yaitu 1) referensi, 2) substitusi, dan 3) konjungsi. Selanjutnya kohesi leksikal yang ditemukan, yaitu 1) reiterasi, 2) sinonimi, 3) antonimi, dan 4) hiponimi.
ALEGORI DALAM LIRIK LAGU BERMAKNA RELIGIUSITAS GUNA MENINGKATKAN PEMAHAMAN Nur Khasanah, Dwi Faradylla; Listiawati, Rima; Khasanah, Khofifah Nur; Sudiatmi, Titik
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 8, No 1 (2024): Basindo: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya
Publisher : Departemen Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um007v8i12024p129-141

Abstract

Penggunaan gaya bahasa dalam sebuah karya sastra khususnya lagu bertujuan untuk meningkatkan efek estetika atau keindahan sehingga memberikan kesan menarik perhatian seseorang untuk membaca atau mendengarkan. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna lagu religi melalui penggunaan gaya bahasa alegoris. Deskriptif kualitatif digunakan sebagai metode penelitian ini. Objek lagu ketiga yang digunakan dalam penelitian ini diambil melalui media YouTube pada tahun 2024, antara lain lagu Saujana berjudul “Sepohon Kayu”, lagu Chrisye “Ketika Tangan dan Kaki Berkata”, dan lagu Fatin Shidqia berjudul “Oh Tuhan”. Data tersebut digunakan untuk mengetahui makna religiusitas dalam lirik lagu. Peneliti menggunakan teknik dokumen dalam mengumpulkan bahan penelitian yang tentunya valid. Selain itu peneliti juga menggunakan teknik menyimak, teknik mencatat, dan teknik analisis data. Setelah dilakukan penelitian, penelitian ini menunjukkan penggunaan gaya bahasa alegoris dalam lagu-lagu tersebut dan membuktikan pemahaman makna religiusitas di dalamnya. Melalui penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik dan menjadi alat yang ampuh untuk menyampaikan pesan-pesan spiritual atau religi dalam lagu yang bermakna religiusitas.
LINTAS MULTIMEDIA INTERAKTIF PEMBELAJARAN MENULIS TEKS DESKRIPSI UNTUK SISWA KELAS VII SMP Mellinia, Eka Fitria; Widyartono, Didin; Guterres, Charles Fátima
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 8, No 1 (2024): Basindo: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya
Publisher : Departemen Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um007v8i12024p1-18

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan materi dan komponen lintas multimedia interaktif pembelajaran menulis teks deskripsi. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model ADDIE untuk menghasilkan dihasilkan produk lintas multimedia interaktif pembelajaran menulis teks deskripsi yang berisi materi mengenal teks deskripsi, struktur, kebahasaan dan langkah menulis teks deskripsi. Komponen lintas multimedia interaktif meliputi infografik, motion graphic, video explainer, salindia, kuis, lembar kerja digital berupa Wizer.me dan Padlet, serta KBBI, PUEBI, dan ejaan.id. Penelitian ini menunjukkan bahwa lintas multimedia interaktif sangat layak dan dapat diimplementasikan dalam pembelajaran.
NARASI KEEGOSENTRISAN DALAM ANTOLOGI CERPEN YANG BERJUDUL “KENYATAAN YANG TAK NYATA” KARYA M. WILDAN WIJAYA Dewi, Fitriana Amelia
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 7, No 2 (2023): Basindo: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya
Publisher : Departemen Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um007v7i22023p199-218

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai kondisi psikologi atau kejiwaan yang berupa emosi yang berasal dari pikiran bawah sadar para tokoh yang diceritakan dalam sebuah karya fiksi. Menurut Sigmund Freud hal tersebut dipengaruhi oleh Id dalam diri mereka. Konsep Id yang dikemukakan dirinya dalam teori psikoanalisis yaitu mengkaji mengenai pikiran bawah sadar yang mengendalikan keinginan-keinginan dasar, seperti nafsu, hasrat seks, dan agresi. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan deskripsi data menggunakan sumber data cerpen Indonesia yang terkumpul dalam Kenyataan yang Tak Nyata : Antologi Cerpen karya M. Wildan Wijaya (2021). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi psikologi yang dialami tokoh yaitu berupa hasrat ketidakseimbangan dalam emosi. Emosi tersebut dapat terlihat dari berbagai peristiwa yang dialami tokoh dengan berbagai sikap, tindakan, dan perbuatan yang impulsif dalam antologi cerpen Kenyataan yang Tak Nyata. Kata kunci: psikologi, emosi, ketidaksadaran. Abstract:This study aims to describe the psychological or psychological conditions in the form of emotions originating from the subconscious minds of the characters told in a work of fiction. According to Sigmund Freud, this is influenced by the Id within them. The concept of Id which was put forward by him in psychoanalytic theory is to study the subconscious mind which controls basic desires, such as lust, sexual desire, and aggression. The method used is a qualitative method with data descriptions using Indonesian short story data sources collected in Kenyataan Yang Tak Nyata: An Anthology of Short Stories by M. Wildan Wijaya (2021). The results of the study show that the psychological condition experienced by the character is in the form of an imbalanced desire in emotions. These emotions can be seen from the various events experienced by the characters with various attitudes, actions, and impulsive actions in the short story Anthology Kenyataan Yang Tak Nyata.Keywords: psychology, emotion, unconscious. 
ANALISIS PRINSIP KESOPANAN BAHASA PADA LIRIK LAGU “NEMEN” VERSI NDX A.K.A Syahdila, Rifda; Kusuma, Emy Rizta
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 8, No 1 (2024): Basindo: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya
Publisher : Departemen Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um007v8i12024p69-80

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis maksim dari prinsip kesopanan dan untuk mengetahui maksim apa saja yang terkandung di dalam lirik lagu “Nemen” versi NDX A.K.A. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini, yaitu dengan teknik baca, teknik lihat dan teknik catat. Sumber data dalam penelitian ini berupa penggalan lirik atau kalimat yang mengandung kesantunan berbahasa. Adapun sumber data utama yang menjadi rujukan penelitian ini adalah lirik dari lagu “Nemen” versi NDX A.K.A. Hasil analisis berupa pengelompokan kalimat-kalimat berdasarkan jenis-jenis dari maksim-maksim yang ada di dalam prinsip kesopanan. Hasil data yang telah ditemukan pada lagu “Nemen” versi NDX A.K.A. ini paling banyak mengandung maksim penyimpangan bentuk pujian, karena dari kata-kata atau lirik yang terkandung di dalam lagu “Nemen” versi NDX A.K.A. ini mengandung banyak kata cacian atau olokan untuk lawan bicara.
VARIASI PENGGUNAAN KONFIKS DALAM PIDATO PRESIDEN RI TAHUN 2021: METODE LINGUISTIK KORPUS Dhika JR, Vicno Triwira
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 7, No 2 (2023): Basindo: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya
Publisher : Departemen Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um007v7i22023p301-315

Abstract

Penelitian ini berisikan telaah tentang analisis penggunaan afiksasi jenis konfiks di dalam pidato Presiden RI tahun 2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan linguistik korpus deskriptif kualitatif, karena memanfaatkan aplikasi linguistik korpus KORTARA (Korpus Nusantara). Penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi berupa file-file korpus pidato Presiden RI di aplikasi KORTARA (Korpus Nusantara). Dalam penganalisisan data penelitian, teknik yang digunakan berupa analisis linguistik komputasi, yang memanfaatkan aplikasi linguistik korpus KORTARA. Aplikasi ini peneliti gunakan mulai pada tahap identifikasi data, klasifikasi data, interpretasi data, dan kesimpulan hasil temuan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, temuan variasi penggunaan konfiks dalam naskah pidato Presiden RI tahun 2021 dapat berupa konfiks ber-/-an, ber-/-kan, di-/-kan, ke-/-an, me-/-kan, meN-/-kan, peN-/-an, dan per-/-an. Hasil penelitian ini juga mengungkapkan bahwa penggunaan afiksasi jenis konfiks (awalan-akhiran) digunakan dalam naskah pidato Presiden RI tahun 2021 untuk membangun konsep kekayaan tata bahasa Indonesia yang digunakan di ranah politik dan formal.
ANALISIS VARIASI BAHASA (ALIH KODE & CAMPUR KODE) KANAL YOUTUBE “NIHONGO MANTAPPU” Rahmah, Nabilatur; Wicaksono, Helmi
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 7, No 2 (2023): Basindo: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya
Publisher : Departemen Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um007v7i22023p142-152

Abstract

Ragam bahasa dapat menjadi alasan untuk memilah kata yang tepat dalam berkomunikasi. Penelitian ini bertujuan mengkaji fenomena alih kode & campur kode pada kanal Youtube Nihongo Mantappu. Dengan metode analisis data untuk mendeskripsikan secara sistematis berdasarkan data yang sebenarnya melalui teknik simak dan catat. Hasil kajian menunjukkan adanya ragam bahasa yang menimbulkan sebuah variasi bahasa dalam bertutur. Beberapa faktor lainnya sebab dari pihak tutur dan lawan tuturnya.
PERSPEKTIF KORAN KOMPAS TERHADAP NILAI TOLERANSI DALAM PEMBERITAAN PILKADA DKI JAKARTA 2017 Puspito, Pitrus
BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Vol 8, No 1 (2024): Basindo: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya
Publisher : Departemen Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um007v8i12024p142-156

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perspektif koran Kompas terhadap nilai toleransi di Indonesia melalui pemberitaan selama masa Pilkada DKI Jakarta tahun 2017. Perspektif koran Kompas itu dilihat melalui penggunaan modalitas dalam pemberitaannya, terutama pada headline dan tajuk rencananya. Penelitian ini memakai pendekatan analisis wacana kritis Halliday (1992) dan Widharyanto (2000). Penelitian ini tergolong ke dalam penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan perspektif positif koran Kompas yang setuju atau mendukung nilai toleransi di Indonesia.