cover
Contact Name
M. Maulana Masudi
Contact Email
alhikmah@um-surabaya.ac.id
Phone
+6281250614657
Journal Mail Official
alhikmah@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
Kantor Prodi Perbandingan Agama FAI UMSurabaya,Universitas Muhammadiyah Surabaya Gedung Tauhid Lt. 4, Jl. Sutorejo 59 Surabaya, Tlp, (031) 38111966, fax (031) 3813096
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
AL-Hikmah: Jurnal Studi Agama-agama
ISSN : 24079146     EISSN : 25495666     DOI : http://dx.doi.org/10.30651/ah.v7i2.7044
Journal of Al-Hikmah: a journal of studies of religions that publishes the results of studies and original research with the latest editions in the religious and social fields from a multidisciplinary perspective. This journal aims to expand and create concepts, theories, paradigms, perspectives and methodologies in the religious and social fields. Scope of Al-Hikmah : Journal of Religious Studies 1. World religions 2. socio-religious 3. Islam 4. Religious organizations
Articles 165 Documents
Akhlaq Dalam Perspektif Islam Imtihanatul Ma’isyatuts Tsalitsah
Al Hikmah Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.995 KB) | DOI: 10.30651/ah.v6i2.6464

Abstract

Akhlak  adalah suatu sifat yang tertanam dalam jiwa yang daripadanya timbul perbuatan-perbuatan dengan mudah dan gampang tanpa memerlukan pemikiran dan pertimbangan. Maka bila sifat itu memunculkan perbuatan baik dan terpuji menurut akal dan syariat maka sifat itu disebut akhlak  yang baik atau akhlakul karimah, dan bila yang muncul dari sifat itu perbuatan-perbuatan buruk maka disebut akhlak yang buruk atau akhlakul mazhmumah.Krisis akhlak juga terjadi pada sesama manusia dan lingkungan sekitar. Contohnya  memudarnya sopan santun kepada guru dan orang tua, nada bicara kepada orang tua disamakan dengan berbicara sesama mereka, melontarkan kata-kata kotor kepada orang lain bahkan kepada orang tua sendiri. Kurangnya Akhlak terhadap lingkungan juga terjadi saat ini, diantaranya membuang sampah sembarangan, pembakaran hutan liar, dan masih banyak lagi  fenomena lainnya yang berakibat merusak lingkungan.Maka kedudukan akhlak dalam agama Islam ini sangat tinggi sekali. Bahkan Nabi kita Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ketika ditanya tentang apa yang paling banyak memasukkan seseorang ke dalam surga, beliau mengatakan: “Bertaqwa kepada Allah dan berakhlaklah dengan akhlak yang baik.”
Miniatur Tuhan Dan Termenologi Teks Bible Ditinjau Dari Sudut Pandang Islam Eko Nopriyansa
Al Hikmah Vol 7 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.262 KB) | DOI: 10.30651/ah.v7i1.4098

Abstract

ABSTRACT Characteristics of Religion, can not be separated from the influence of the sacred text of the scriptures as an Absolute belief and principle. The role of various initiators of religious figures in past civilizations seems to have a major influence on the future of religion. Furthermore, if we examine various religious literature, religion seems to be a spirit for world civilization, the majority of people consider that religion can be a solution and alternative in political polemics, social dilemmas to conflicts between nations. Furthermore, no less interesting is that the two religions have relevance and terminology that contain a lot of similarities, but differ in substance and point of view. the truth of knowledge, to several Prophetic legends. Departing from some previous patterns and explanations, it is the responsibility of every religious community to clarify the existence of their respective religions in accordance with their respective characteristics and beliefs, therefore, efforts in the preparation of this article are in order to explain the position of Islam as the last religion has claims to perfect and correct various deviations of the previous scriptures, especially in seeing the Manifesto of God contained in the Bible believed by Christians today as the Gospel, as well as the validity of Islamic statements in the review of the Bible. Keyword: God Miniature, Bible Text, Islam, Abstrak : Karakteristik Agama, tidak lepas dari pengaruh teks sakral kitab suci sebagai suatu keyakinan Absolut dan prinsip. Peran berbagai inisiator tokoh- tokoh agama dalam peradaban masa lampau, nampaknya memiliki pengaruh besar terhadap masa depan Agama. Lebih jauh, jika menela’ah berbagai literature keagamaan, nampaknya Agama menjadi suatu ruh bagi peradaban dunia, mayoritas manusia menganggap Agama dapat menjadi suatu solusi dan alternative dalam polemic politik, dilemma sosial hingga konflik antar bangsa. Lebih jauh, yang tidak kalah menariknya bahwah kedua Agama ini memiliki relevansi dan termenologi yang mengandung banyak sekali kemiripan, namun berbeda secara subtansi dan sudut pandang, sebut saja ketika membicarakan tokoh seperti Ibrahim, Legenda pengorbanan putra Ibrahim, Termenologi konsep teologis, kesesuaian teks dan konteks kebeneran ilmu pengatahuan, hingga pada beberapa Legenda kenabian. Berangkat dari beberapa pola dan penjelasan sebelumnya, menjadi suatu tanggung jawab setiap umat beragama untuk memperjelas eksistensi agamanya masing-masing sesuai dengan karakteristik dan keyakinan masing-masing, oleh karena itu, upaya dalam penyusunan artikel ini adalah dalam rangka menjelaskan posisi Islam sebagai Agama terakhir yang memiliki klaim menyempurnakan serta memperbaiki beragai penyimpangan kitab suci sebelumnya, terutama dalam melihat Maniatur tuhan yang terdapat dalam Al-kitab yang diyakini umat Kristen saat ini sebagai kitab Injil, serta keabsahan akan pernyataan Islam dalam tinjauan Al-kitab.
Manfaat Puasa Dalam Perspektif Islam Dan Sains Anita Widiasari Partini; Agus Fakhruddin
Al Hikmah Vol 7 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.473 KB) | DOI: 10.30651/ah.v7i1.6981

Abstract

Fokus kajian ini terletak pada manfaat puasa dalam perspektif islam dan sains. Riset ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka (library research). Puasa “saumu” menurut bahasa arab adalah “menahan dari segala sesuatu”, seperti makan, minum, nafsu, menahan bicara yang tidak bermanfaat dan sebagainya. Menurut istilah yaitu “menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkannya, satu hari lamanya, mulai dari terbit fajar sampai terbenam matahari dengan niat dan beberapa syarat. Setiap ibadah yang diperintahkankan oleh Allah Swt selalu bermanfaat baik untuk urusan akhirat atau dunia seperti yang diajarkan dalam islam yang tertuang dalam Al-quran atau hadist dan juga lebih spesifiknya keberkahan puasa yang akan dirasakan manfaatnya bagi kesehatan dalam perspektif sains.
Studi Pemikiran Ibnu Rusyd Terhadap “Filsafat Sains” Mahmud Muhsinin; Syamsul Arifin
Al Hikmah Vol 7 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.868 KB) | DOI: 10.30651/ah.v7i1.8473

Abstract

Filsafat sains membantu menggali konsep-konsep yang mendasari ilmu pengetahuan, seperti penyelidikan tentang apa itu "penjelasan ilmiah", apakah ada "realitas" di luar apa yang dapat diamati, dan bagaimana teori-teori ilmiah dapat diuji dan dikonfirmasi. Ini adalah disiplin yang terus berkembang seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan memiliki dampak yang signifikan dalam membantu memahami batasan, etika, dan implikasi sosial dari ilmu pengetahuan. Ibnu Rusyd merupakan salah satu tokoh filsafat Islam yang berbicara mengenai ilmu pengetahuan dan agama. Bagaimana pandangan Ibnu Rusyd tentang filsafat sains ? Penelitian ini berusaha menelusuri pandnagan Ibnu Rusyd tentang filsafat sains. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan. Hasil penelitian meliputi : agama dan sains berasal dari sumber yang sama, keduanya tidak bisa dipertentangkan, keduanya akan selalu melengkapi. Sains menggunakan akal sebagai sarana untuk mendapatkan kebenaran, namun akal manusia terbatas untuk bisa menyentuh semua hal kebenaran. Oleh karena itu ada agama yang menjadi pelengkap dan membantu mendapatkan kebenaran secara lengkap.
Ragam Pendekatan Studi Islam Prespektif Richard C. Martin Sholihul Huda
Al Hikmah Vol 7 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.15 KB) | DOI: 10.30651/ah.v7i1.8483

Abstract

Kajian Islam (Islamic Studies) di abad ke-19 dan 20 menemukan momentum “kebaruan” dan “penyegaran” baik dalam hal tema kajian maupun metodologi pendekatan. Perekembangan Islamic Studies disebabkan bahan kajian berupa literature teks dan tradisi komunitas Muslim dinamis, luas dan kaya, ditambah dengan persentuhan dengan kajian Barat dengan beragam metodologi, mulai dari pendekatan filsafat, sosiologis, antropologis, hermenutika, sejarah, filologi, dan kritik. Beragam pendekatan tersebut tentu menjadikan perubahan luar biasa pada Islamic Studies pada Studi Agama (Religions Studies) dan para sarjana luar “Outsider” (Orientalis) dan sarjana dalam “insider” (Muslim) dalam memahami Islam dan tradisinya. Pada awalnya sarjana luar (Orientalis) melakukan kajian Islam sering menempatkan Islam pada posisi distorsi dan prasangka (peyoratif) politik dan sebagainya, sehingga image Islam selalu jelek, jadul, dan berbahaya. Berawal dari ini kemudian Richard C martin berusaha untuk menjebatani jurang tersebut dengan menerbitkan buku dengan judul “Approach to Islam in Religious Studies”, (Pendekatan Kajian Islam dalam Studi Agama) buku tersebut hasil sutingan dari beberepa esai atau artikel dari sumber pemikiran para Islamiss dan sarjana Muslim yang banyak mengulas tema kajian Islam dan beragam pendekatan dalam kajian Islam. Dari latar tersebut, maka tujuan kajian ini adalah fokus pada mendiskripsikan sistematika pendekatan kajian Islam dan mendiskripsikan pendekatan metodologi kajian Islam dalam studi agama (religions studies) dalam karya Richard C Martin Approach to Islam in Religious Studies.
Simbol Agama Dalam Realita Islam Dan Kristen Hamdan Hidayat
Al Hikmah Vol 7 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.51 KB) | DOI: 10.30651/ah.v7i1.6365

Abstract

Abstrak Simbol dalam realita antara Islam dan Kristen memanglah sudah bisa dirasakan dan dilihat dengan tanpa harus menggunakan tenaga ekstra dalam membedakannya. Simbol dalam agama Islam dan Kristen ini menunjukkan eksistensi bahwa agama tidak akan terpisah dari simbol, melainkan simbol sudah melekat dalam Islam dan Kristen. Banyak simbol dalam Islam dan Kristen, akan tetapi penulis membaginya kedalam dua bagian, yaitu simbol materi dan simbol non-materi. Simbol materi mencakup tempat ibadah, kitab suci, dan ritual keagamaan lainnya yang menandakan bahwa itu adalah agama Islam ataupun agama Kristen. Sedangkan simbol non-materi yaitu simbol yang berupa sebuah pemberitahuan bahwa ibadah baik dalam agama Islam ataupun Kristen pertanda sebagai bentuk penghambaan kepada Tuhan.
Studi Etnografi Gerakan Dakwah Di Sidoarjo Muhammad Wahid Nur Tualeka; Romelah Romelah
Al Hikmah Vol 7 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.323 KB) | DOI: 10.30651/ah.v7i1.8534

Abstract

Muhammadiyah adalah salah satu dari dua asosiasi Islam yang signifikan di Indonesia. Sejak didirikan pada tanggal 18 November 1912 di Yogyakarta oleh K.H. Ahmad Dahlan Muhammadiyah dikenal sebagai Pembina Dakwah Islam 'Amar ma'ruf nahi munkar (menyambut kebaikan dan mencegah keburukan) untuk mengkomunikasikan pelajaran Islam dari perspektif humanis dan kembali kepada Al-Qur'an dan Hadits, karena model pembangunan ini menjadikan Muhammadiyah kurang penting bagi kelompok umat Islam secara keseluruhan, karena keteladanan masyarakat Jawa yang kental dengan adat Hindu dan Buddha yang berpadu dalam sifat-sifat keislaman duniawi. Motivasi di balik pemeriksaan ini adalah untuk memutuskan model pengembangan dakwah ketat Muhammadiyah di Rezim Sidoarjo. Dengan menggunakan cara subjektif untuk menghadapi model etnografi, berarti menggambarkan keadaan perkembangan dakwah Muhammadiyah yang ketat. Kajian ini dibatasi pada bagaimana model pengembangan dakwah Muhammadiyah yang tegas di tingkat cabang dan cabang Muhammadiyah di Rezim Sidoarjo. Kebetulan, dari hasil pemeriksaan, sangat baik dapat dilacak bahwa model pengembangan dakwah ketat Muhammadiyah di tingkat cabang dan cabang dimulai dari pembangunan sosial, khususnya membuat gerakan nyata untuk membantu daerah sekitarnya.
Intervensi Komunitas Majelis Pemberdayaan Masyarakat Muhammadiyah Pada Kelompok Marginal Piyungan Yogyakarta Siti Nur Fitriyani; Tri Ahmad Faridh
Al Hikmah Vol 7 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.289 KB) | DOI: 10.30651/ah.v7i1.7551

Abstract

Majelis Pemberdayaan Muhammadiyah Pimpinan Pusat (MPM PP) Muhammadiyah telah melaksanakan intervensi untuk memperbaiki kualitas kesejahteraan hidup para kaum marginal, yakni pemulung di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan dengan menerapkan dua model intervensi komunitas, yakni model pengembangan masyarakat lokal dan model perencanaan sosial. Kajian ini hendak menggambarkan keterkaitan antar komponen model intervensi komunitas dalam merealisasikan kombinasi model-model intervensi komunitas yang diterapkan sebagai usaha memperbaiki kesejahteraan kelompok marginal tersebut. Kajian ini adalah kajian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Uraian komponen model intervensi akan dideskripsikan dalam komponen model intervensi yang dikembangkan oleh Jack Rothman dan kawan-kawan. Hasil kajian menggambarkan bahwa kombinasi kedua model intervensi diselenggarakan karena tuntutan struktur dan masalah yang ada juga mencerminkan kebutuhan lahirnya kedua model intervensi tersebut, sehingga terjadi sinergi tujuan model-model intervensi yang diterapkan. Tentu dengan demikian, menjadikan komponen strategi dasar, taktik dan teknik perubahan yang diterapkan juga akan terhubung pada tujuan-tujuan tersebut. Selain itu terjadi pemanfaatan komponen intervensi secara lebih efisien, karena dapat menunjang penerapan model-model intervensi secara sekaligus.
Penyucian Diri Dalam Agama Buddha, Hindu Dan Islam Ali Mursyid Azisi; M. Yusuf
Al Hikmah Vol 7 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.101 KB) | DOI: 10.30651/ah.v7i1.5101

Abstract

Manusia diciptakan oleh Tuhan supaya mengenal dan mengakui keagungan Tuhan, karena ia Maha segalanya. Untuk itu Sebagai manusia yang beragama, pastilah ada yang mengalami ketakutan dan kekhawatiran yang mengancam dirinya baik fisik maupun batinnya, maka di setiap Agama pasti membutuhkan Tuhan sebagai tempat bersandar dan juga tempat berlindung. Dalam proses penyujian diri, Agama Buddha mengajarkan bertapa, upasatha, dan meditasi. Agama Hindu mengajarkan peribadatan atau ritual hari-hari besar Sang Hayang Widhi, seperti upacara Melasti, selain itu juga bisa dilaksanakan dengan melakukan sembahyang yang berisikan Puja, (doa) pratana, japa dan juga mantra. Sedangkan agama Islam mengajarkan proses tazkiyatun nafs dengan jalan tasawuf.
Pengaruh Animisme: Hilangnya Kaharingan Dalam Pilihan Agama Di Indonesia Muhammad Sandi Rosyadi
Al Hikmah Vol 7 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.519 KB) | DOI: 10.30651/ah.v7i1.6317

Abstract

artikel ini memuat tentang peranan teori animisme serta pendefinisian agama yang merupakan hasil pemekiran dari pemikir barat yang berimbas pada standarisasi agama.

Page 8 of 17 | Total Record : 165