Southeast Asian Journal of Islamic Education
Southeast Asian Journal of Islamic Education (Online - ISSN: 2621-5861, Print - ISSN: 2621-5845) is an Islamic Education Journal published by Faculty of Education and Teacher Training of IAIN Samarinda, Indonesia. It is a peer-reviewed journal of Islamic Education, including: Teaching and Learning, English Language Teaching, Curriculum Development, Islamic Education, Indonesian Islamic Education and Education Management. The journal is published twice a year.
Articles
55 Documents
Identifikasi dan Optimalisasi Permainan Outdoor dalam Pembelajaran pada Taman Kanak-Kanak di Desa Bakungan Kecamatan Loa Janan
Dahlan, Dwi Nur Aini
Southeast Asian Journal of Islamic Education Southeast Asian Journal of Islamic Education, Vol. 1(2), 2019
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (473.603 KB)
|
DOI: 10.21093/sajie.v1i2.1488
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan inventaris, frekuensi penggunaan dan bagaimana menggunakan permainan outdoor dalam pembelajaran di taman kanak-kanak di desa Bakungan, Kecamatan Loa Janan. Pembelajaran efektif anak usia dini berorientasi pada bermain. Game edukasi anak-anak adalah salah satu permainan outdoor yang berfungsi dalam mengoptimalkan berbagai jenis kemampuan anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penelitian lapangan, wawancara dan dokumentasi. Teknik pencapaian kredibilitas yang digunakan adalah perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan dan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa permainan outdoor seperti ayunan, jungkat-jungkit, slide, bar monyet, bola dunia, mangkuk berputar dan terowongan ban. Game yang sering digunakan adalah ayunan, slide, dan mangkuk berputar dengan kondisi baik. Game yang jarang digunakan adalah jungkat-jungkit dan terowongan ban, dan yang tidak pernah digunakan adalah jaring laba-laba dan game dengan kondisi buruk. Penggunaan permainan luar dalam pembelajaran tidak optimal karena tidak menerapkan prinsip-prinsip pembelajaran dan tidak didokumentasikan.
RETRACTED: Peran Kurikulum Pengkaderan HMI UIN Sunan Kalijaga dalam Pembentukan Karakter Mahasiswa
Bustomi, Ahmad
Southeast Asian Journal of Islamic Education Southeast Asian Journal of Islamic Education, Vol. 1(2), 2019
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (506.452 KB)
|
DOI: 10.21093/sajie.v1i2.1444
Telah ditemukan pelanggaraan etika publikasi dari artikel yang diterbitkan dalam Southeast Asian Journal of Islamic Education yang berjudul "Peran Implementasi Kurikulum Pengkaderan HMI UIN Sunan Kalijaga dalam Pembentukan Karakter Mahasiswa" Volume 1, Nomor 2, hlm. 181-194, Juni 2019 dan telah ditarik kembali. Artikel tersebut ditemukan memiliki kesamaan di sebagian besar bagian artikel, yakni bagian pendahuluan, landasan teori, metode penelitian, dan referensi. Tim Redaksi menyelidiki dan menemukan bahwa artikel yang kemiripannya tinggi ini telah diterbitkan dalam Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran Volume 7. Dokumen dan isinya telah dihapus dari Southeast Asian Journal of Islamic Education.
Hermeneutic Of Pesantren With The " Fusion Of Horizons " Gadamer’s Theory
Taufikin, Taufikin
Southeast Asian Journal of Islamic Education Southeast Asian Journal of Islamic Education, Vol. 1(1), 2018
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (782.096 KB)
|
DOI: 10.21093/sajie.v1i1.1335
Islamic boarding schools (Pesantren) are an Islamic educational institution that has been established for a long time before Indonesia's independence, the existence of pesantren has been tested despite the conditions that are often not impartial. This simple paper aims to examine the early history of the emergence of pesantren to date with a focus on the forms. The hermeneutical approach of Hans Georg Gadamer's "Fusion of Horizons" theory is used to analyze more about the pesantren from its ince ption until present . The result of this study is that pesantren were initially established because of a cleric and santri who were interacting in learning, to be able to make it Islamic boarding school ( huts , dormitories , surau, dayah, rangkang, and meruasa). As the santri rise, the kyai lifts the teacher (ustadz) to help him. Then the pesantren self-characterized in accordance with the results of understanding and interpretation of the kyai adapted to the context, so that now ap pears the pesantren Qur'an, pesantren salaf and modern pesantren. The alternative researcher " a contemporary boarding school " that is not only based on salaf, Qur'an, Science and Technology, but also makes santri the solution provider towards every pattern of life.
Partisipasi Masyarakat dalam Gerakan Kelas Inspirasi
Nuryanto, Sidik
Southeast Asian Journal of Islamic Education Southeast Asian Journal of Islamic Education, Vol. 1(2), 2019
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (83.456 KB)
|
DOI: 10.21093/sajie.v1i2.1442
Profesi atau cita-cita adalah hal yang ingin dicapai seseorang setelah mendapatkan pendidikan. Saat ini masih banyak anak yang tidak tahu kapan mereka bekerja sebesar cita-citanya itu. Indonesia Mengajar hadir dengan salah satu tujuannya untuk memperkenalkan jenis profesi yang ada. Gerakan ini mengundang para profesional yang sukses untuk turun tangan dalam berbagi cerita dan pengalaman kerja selama sehari di Hari Inspirasi. Begitu kutipan kalimat yang terdapat pada gerakan Indonesia mengajar.Kelas inspirasi adalah salah satu bagian dari program Indonesia Mengajar, mengundang para pemimpin profesional di bidangnya untuk berbagi pengalaman mereka tentang profesi mereka dan berbagi cerita tentang pengalaman mereka di tingkat sekolah dasar selama satu hari. Kelas inspirasi adalah manifestasi dari partisipasi masyarakat dalam mendukung keberhasilan pendidikan di Indonesia. Pendidikan tidak hanya mendominasi dengan pencapaian nilai-nilai kognitif, tetapi juga perlu membekali anak-anak dengan berbagai nilai dan keterampilan untuk menjadi bekal kehidupan masa depan mereka. Partisipasi masyarakat berarti tindakan yang mengambil bagian atau berpartisipasi dalam proses pendidikan. Ini dapat dilakukan dengan melibatkan mental dan emosional untuk berkontribusi pada pendidikan. Sumbangsih tidak harus materi, tetapi segala sesuatu yang dapat mendukung kesuksesan pendidikan dapat diberikan. Dengan partisipasi masyarakat terhadap pendidikan, ini menyiratkan bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya guru.
The Effectiveness of E-Learning Using Edmodo at Islamic Higher Education (PTKI) in East Kalimantan
Saugi, Wildan;
Maesaroh, Dwi Titi
Southeast Asian Journal of Islamic Education Southeast Asian Journal of Islamic Education, Vol. 1(1), 2018
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (673.165 KB)
|
DOI: 10.21093/sajie.v1i1.1333
A face to face instruction or lecture could not always be held for spontaneous activities such as a sudden meeting, faculty’s or institute’s activities or students’ activities which collide with the schedule. Teaching and learning activities become less effective since the lecture plans that have been set through the Semester Learning Plan could not run as planned and it influences the learning outcomes. Therefore, it needs an alternative solution that is utilizing e-learning using Edmodo because it is easy and familiar to use.This research is a pre-experimental design (non-design) using one-group pretest-posttest research design. The number of the samples was 76 students from IAIN Samarinda and STAI Sangatta. The instruments were pre-test, post-test, and questionnaires.The result of this research indicates that Edmodo based e-learning at PTKI in East Kalimantan is effective for the learning process. The two sample paired sign test towards pre-test and post-test shows that Z score is -7.330 with sig. of 0.000 and since sig. of 0.000 < 0.05, it means effective. In addition, the analysis towards questionnaires filled out by students show that Edmodo based e-learning at PTKI in East Kalimantan is effective for learning, with score percentage of 81.25% that has a very strong Score Interpretation Criteria.Â
Development of Plants and Animals Puppet Media Based on Conservation Values in Learning to Write Creative Drama Scripts in Elementary Schools
Ibda, Hamidulloh
Southeast Asian Journal of Islamic Education Southeast Asian Journal of Islamic Education, Vol. 1(2), 2019
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (668.725 KB)
|
DOI: 10.21093/sajie.v1i2.1564
This research is motivated dissatisfaction of teachers and students on learning media in school. The purpose of this study is (1) describe the development needs of plants and animals puppet media, (2) determining the value of the puppet characters of plants and animals, (3) describe the use of plants and animals puppet media, (4) test the effectiveness of the use of plants and animals puppet media. The method used is Research and Development (R & D). The eight stages covering explore the potential and problems, analyze the needs, preparation of media design, media validation, revision, testing a limited scale, revision back, and wide-scale trials. The results of this study indicate that (a) the needs of the media by the learner, including packaging, contents, materials, physical, and values contained in the media; (B) the character of the value of plants and animals puppet media is conservation values; (C) the utilization of plants and animals puppet media carried out in groups with one group consists of 2-3 people; (D) the development of plants and animals puppets charged effective conservation for students fifth grade elementary school.
Upaya Kepala Sekolah dalam Peningkatan Profesionalisme Guru di Madrasah
Gianto, Gianto
Southeast Asian Journal of Islamic Education Southeast Asian Journal of Islamic Education, Vol. 1(1), 2018
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (7116.957 KB)
|
DOI: 10.21093/sajie.v1i1.1264
Dalam upaya Madrasah At-Tarbiyah untuk mendidik siswanya menjadi manusia yang mulia tidak bisa dilepaskan dari peranan guru. Dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai tenaga pendidik, guru dituntut sedapat mungkin bertindak sebagai agen pembelajaran yang profesional. Sejalan dengan berbagai tuntutan yang dialamatkan bagi setiap guru, maka keberadaannya sangat diharapkan memberikan pembelajaran didasarkan pada kompetensi yang harus dimiliki. Adapun komptensi tersebut meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi professional. Disinilah pentingnya sosok pemimpin selaku penanggung jawab pengelolaan administrasi dan teknis pembelajaran yang diharapkan mampu bertindak menumbuh kembangkan kompetensi guru lewat pemberdayaan kompetensi guru melalui bentuk penghargaan seperti pemberian kesempatan sertifikasi guru, pendidikan dan latihan profesi, penyediaan sarana pendukung pembelajaran, pemerataan jam pembelajaran, pemberian insentif berdasarkan tugas dan tanggung jawabnya serta pemenuhan jaminan kenyamanan dan keamanan dalam menjalankan tugas pembelajarannya. Permasalahan yang akan diteliti adalah upaya kepala sekolah dalam peningkatan profesionalisme guru Madrasah At-Tarbiyah Kabupaten Kutai Kertanegara.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Fokus penelitian ini adalah upaya kepala sekolah dalam peningkatan profesionalisme guru Madrasah Ibtida’iyah At-Tarbiyah Kutai Kertanegara. Sumber data adalah kepala sekolah dan guru Madrasah Ibtida’iyah At-Tarbiyah Kutai Kertanegara yang jumlahnya 7 orang yang terdiri dari 1 orang kepala Sekolah, Wakasek 1 orang dan guru 5 orang. Dari penelitian yang dilakukan di Madrasah At-Tarbiyah Kabupaten Kutai Kertanegara upaya kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru di MI At-Tarbiyah diantaranya Kelompok Kerja Guru (KKG), kegiatan Diklat (pelatihan), penataran serta lokakarya dan kuliah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.Dari hasil penelitian tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa proses pendidikan dan pengajaran sudah berjalan dengan baik yang mana sesuai dengan program yang telah ditetapkan kepala madrasah.
Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran IPS Mengunakan Model Pembelajaran Picture and Picture
Syarifuddin, Syarifuddin
Southeast Asian Journal of Islamic Education Southeast Asian Journal of Islamic Education, Vol. 2(1), 2019
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1213.662 KB)
|
DOI: 10.21093/sajie.v2i1.1657
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar IPS siswa kelas IV SDN Sungai Sandung 1 dengan menerapkan model pembelajaran picture and picture. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang meliputi dua siklus tindakan. Penelitian ini menggunakan sampel penelitian dengan teknik cluster random class. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Sungai Sandung 1 tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 19 siswa dengan memberikan tindakan menggunakan model pembelajaran picture and picture. Instrumen pengumpulan data penelitian ini menggunakan lembar tes bentuk pilihan ganda dan lembar observasi. Berdasarkan data hasil penelitian yang diperoleh, maka hasil prasiklus menunjukkan bahwa sebanyak 3 siswa mendapatkan nilai ≥70 dengan prosentase ketuntasan sebesar 16%. Hasil siklus I menunjukkan bahwa tidak ada perubahan hasil belajar siswa yakni jumlah siswa yang tuntas sama dengan pada saat pra siklus yakni 3 siswa yang mendapatkan nilai ≥70 atau 16% prosentase ketuntasannya. Sedangkan hasil siklus II menunjukkan bahwa siswa yang memperoleh nilai ≥70 mengalami peningkatan yang siginifikan yakni sebanyak 16 siswa dengan prosentase ketuntasan belajar sebesar 84%. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar IPS siswa dengan menggunakan model pembelajaran picture and picture pada kelas IV SDN Sungai Sandung 1.
Efektifitas Pelatihan Keterampilan Membuat Pertanyaan pada Guru Di SD Negeri 1 Kuluran
Dahlan, Dwi Nur Aini
Southeast Asian Journal of Islamic Education Southeast Asian Journal of Islamic Education, Vol. 2(1), 2019
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (736.339 KB)
|
DOI: 10.21093/sajie.v2i1.1654
Peningkatan keterampilan, pengetahuan kemandirian diperlukan bagi pendidik sebagai wujud pengembangan diri yang dapat di lakukan melalui pelatihan. Pelatihan menjadi salah satu cara efektif dalam waktu singkat yang memberikan dampak positif. Prinsip-prinsip dalam pelatihan meliputi participation, repetition, relefence, tranference dan feedback. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanakan kegiatan pelatihan membuat pertanyaan pada guru SDN 1 Kuluran dan untuk mengetahui efektifitas pelatihan terhadap keterampilan membuat pertanyaan pada guru SDN 1 Kuluran. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif semi deskriptif. Populasi dalam penelitan ini adalah seluruh guru SDN 1 Kuluran yang berjumlah 12 orang.Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji T. Pengujian menggunakan SPSS 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap-tahap pelatihan ini diantaranya adalah introduction, connection, aplication, reflection dan extention. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penelitian adalah persiapan, pengalokasian dan konsistensi waktu, keaktifan peserta (pemateri sebagai fasilitator), dan lingkungan yang kondusif. Nilai signifikansi yang didapatkan berdasarkan hasil pretest dan post test adalah 0.00 < 0,05 yang berarti pelatihan efektif terhadap keterampilan membuat pertanyaan guru di SD Kuluran.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Keterampilan Hidup Montessori pada Anak Kelompok A di PAUD Islam Silmi Samarinda
Fajriani, Kartika
Southeast Asian Journal of Islamic Education Southeast Asian Journal of Islamic Education, Vol. 2(1), 2019
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (766.448 KB)
|
DOI: 10.21093/sajie.v2i1.1489
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan keterampilan hidup Montessori. Berdasarkan realita di lapangan, anak-anak kelompok A di PAUD Islam Silmi Samarinda masih menemui hambatan untuk keterampilan motorik halusnya. Anak lebih senang dengan kegiatan bermain di luar daripada kegiatan yang memerlukan ketenangan dan motorik halus. Dari 12 anak, hanya ada 4 anak yang bisa memegang pensil dengan benar.Penelitian dilaksanakan dengan model penelitian tindakan kelas (classroom action research). Subyek penelitian adalah kelompok A dengan teknik analisis yang digunakan adalah nilai rata-rata, persentase dan grafik. Untuk mendapatkan hasil yang valid dilaksanakan dengan teknik penelitian melalui langkah siklus sebanyak dua siklus, dan masing-masing siklus terdiri dari empat tahap, yaitu Perencanaan (planning), Pelaksanaan (acting), Pengamatan (observing) dan Refleksi (reflecting).Berdasarkan hasil penelitian ternyata kegiatan peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan keterampilan hidup Montessori di PAUD Islam Silmi Samarinda terlihat meningkat dengan kategori baik. Hal ini dilihat dari hasil akhir pelaksanaan siklus I yang berkategori Baik hanya 40%. Kemudian pada siklus II, jumlah anak yang berkategori baik meningkat hingga 92%. Dengan adanya perbaikan tersebut anak mendapat kesempatan mengembangkan kemampuan motorik halusnya melalui kegiatan keterampilan hidup Montessori. Dengan demikian, kegiatan keterampilan hidup Montessori memang membantu dalam pengembangan kemampuan motorik halus anak.