cover
Contact Name
Southeast Asian Journal of Islamic Education
Contact Email
sajiejournal@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
sajiejournal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Southeast Asian Journal of Islamic Education
ISSN : 26215845     EISSN : 26215861     DOI : -
Core Subject : Education,
Southeast Asian Journal of Islamic Education (Online - ISSN: 2621-5861, Print - ISSN: 2621-5845) is an Islamic Education Journal published by Faculty of Education and Teacher Training of IAIN Samarinda, Indonesia. It is a peer-reviewed journal of Islamic Education, including: Teaching and Learning, English Language Teaching, Curriculum Development, Islamic Education, Indonesian Islamic Education and Education Management. The journal is published twice a year.
Arjuna Subject : -
Articles 55 Documents
Upaya Meremediasi Konsep Fisika pada Materi Suhu dan Kalor Sofianto, Eko Wahyu Nur; Irawati, Ratna Kartika
Southeast Asian Journal of Islamic Education Southeast Asian Journal of Islamic Education, Vol. 2(2), 2020
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (898.142 KB) | DOI: 10.21093/sajie.v2i2.2188

Abstract

Miskonsepsi adalah salah satu masalah dalam pembelajaran fisika. Miskonsepsi fisika terjadi pada materi suhu dan kalor. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan review terkait upaya yang telah dilakukan beberapa peneliti untuk meremediasi miskonsepsi materi suhu dan kalor. Materi yang diremediasi adalah suhu dan kalor. Metode penelitian kualitatif artikel review pada remediasi konsep suhu dan kalor. Hasil dari penelitian ini adalah review miskonsepsi fisika dalam kompetensi dasar suhu dan pemuaian, kalor dalam perubahan wujud, Azas Black dan perpindahan kalor. Miskonsepsi pada materi suhu dan kalor biasa terjadi pada konsep ukuran benda, perubahan wujud, gejala Azas Black dan proses perpindahan kalor. Upaya remediasi yang biasa dilakukan adalah dengan model pembelajaran, perangkat pembelajaran dan problem solving. Remediasi dapat dilakukan dengan membahas konsep sesuai dengan pemahaman awal siswa terhadap materi suhu dan kalor.
Index Subject & Author Saugi, Wildan
Southeast Asian Journal of Islamic Education Southeast Asian Journal of Islamic Education, Vol. 2(2), 2020
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1003.777 KB) | DOI: 10.21093/sajie.v2i2.2387

Abstract

Pengembangan Video Pembelajaran Animasi 3D Berbasis Software Blender Pada Materi Medan Magnet Caesaria, Cut Ayuanda; Jannah, Misbahul; Nasir, Muhammad
Southeast Asian Journal of Islamic Education Southeast Asian Journal of Islamic Education, Vol. 3(1), 2020
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sajie.v3i1.2918

Abstract

Materi medan magnet merupakan salah satu materi fisika yang relatif rumit. Secara umum, peserta didik memandang materi ini adalah salah satu materi fisika yang sulit dipahami. Kesulitan tersebut terletak pada fenomena magnetik yang tidak dapat “ditangkap” oleh indera audio dan visual, sehingga dibutuhkan media pembelajaran berbentuk video animasi 3D agar dapat memvisualisasikan konsep yang abstrak sehingga mudah dipahami peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain video pembelajaran animasi 3D dan menilai kelayakan video pembelajaran animasi 3D. Metode penelitian yang digunakan yaitu Design and Development Research (DDR) dengan melibatkan 2 validator media dan 2 validator materi. Instrumen pnelitian ini terdiri dari lembar validasi media dan lembar validasi materi yang dianalisis dengan persentase. Produk yang dihasilkan dari penelitian ini adalah video pembelajaran animasi 3D berbasis software blender pada materi medan magnet. Penilaian kelayakan berada pada kriteria sangat layak, dimana hasil validasi ahli media sebesar 89,6% dan hasil validasi ahli materi sebesar 94,63%, sehingga dapat dinyatakan bahwa video 3D berbasis software Blender layak digunakan sebagai media pembelajaran.
Proses Pembuatan Tempe Home Industry Berbahan Dasar Kedelai (Glycine max (L.) Merr) dan Kacang Merah (Phaseolus vulgaris L.) di Candiwesi, Salatiga Suknia, Septi Lailia; Rahmani, Tara Puri Ducha
Southeast Asian Journal of Islamic Education Southeast Asian Journal of Islamic Education, Vol. 3(1), 2020
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sajie.v3i1.2780

Abstract

Di Indonesia, Tempe merupakan salah satu makanan yang disukai oleh masyarakat. Bahan baku pembuatan tempe berasal dari kedelai maupun non kedelai. Usaha pembuatan tempe di Indonesia banyak dilakukan di industri rumahan atau home industry, salah satunya adalah di Industri Pembuatan Tempe di Candiwesi, Kelurahan Bugel, Kecamatan Sidorejo Salatiga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tata cara pembuatan tempe kedelai (Glycine max (L.) Merr) dan kacang merah (Phaseolus vulgaris L.) berdasarkan contoh prosedur dari home industry pembuatan tempe di Candiwesi, Salatiga, serta memberikan pembahasan mengenai fungsi dari tiap perlakuan pada proses pembuatan tempe. Artikel ini juga merupakan luaran penelitian dalam rangka KKL (Kuliah Kerja Lapangan) mahasiswa Biologi UIN Walisongo Semarang di Candiwesi, Salatiga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan tempe berbahan dasar kedelai di Home Industry Candiwesi, Salatiga memiliki prosedur yang dapat diterapkan pada bahan baku kacang merah sebagai alternatif kedelai. Hasil produk tempe berbahan dasar kedelai dan kacang merah dibandingkan secara morfologi dan terdapat persamaan serta perbedaan kualitas tempe dengan kedua bahan baku tersebut. Berdasarkan durasi fermentasi, diketahui bahwa lamanya fermentasi tempe kedelai lebih cepat dibanding dengan tempe kacang merah. Dari hasil pengamatan, dapat disimpulkan bahwa tempe kacang merah (Phaseolus vulgaris L.) memiliki potensi sebagai alternatif untuk tempe berbahan dasar kedelai (Glycine max (L.) Merr).
Peningkatan Kemampuan Shalat Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Film Animasi Dodo Syamil Rahmatunnisa, Sriyanti; Sari, Diah Andika; Nurhayati, Sri
Southeast Asian Journal of Islamic Education Southeast Asian Journal of Islamic Education, Vol. 3(1), 2020
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sajie.v3i1.2914

Abstract

Mengajak anak untuk bisa tenang melakukan shalat tidak terlalu mudah. Mereka berlari-larian, bercanda dan tidak bisa diam saat diajak untuk melakukannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan anak dalam melakukan kegiatan ibadah shalat dengan benar melalui film animasi Dodo Syamil. Penelitian ini menggunalan metode penelitian tindakan kelas. Dilakukan pada kelas B, di RA Al-Muhajirin, Koja, Jakarta Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan shalat anak yang pada awalnya memiliki rata-rata skor kemampuan shalat sebesar 44,75. Setelah diberikan tindakan dengan kegiatan menonton film animasi Dodo Syamil, terlihat mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Pada siklus 1 diperoleh skor rata-rata kemampuan shalat anak sebesar 78,57. Meningkat pada siklus 2 skor rata-rata kemampuan shalat anak menjadi 97,06. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media film Dodo Syamil dapat meningkatkan kemampuan shalat anak usia 5-6 tahun di RA Al-Muhajirin, Koja, Jakarta Utara.
Student Motivation in Thematic Learning at Elementary Schools Utama, Mohamad Maulidin Alif
Southeast Asian Journal of Islamic Education Southeast Asian Journal of Islamic Education, Vol. 3(1), 2020
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sajie.v3i1.2877

Abstract

The purpose this article is to describe learning motivation in the application of integrative thematic learning, relationship between the implementation of thematic learning and student motivation, and thematic learning in fostering learning motivation. As a reflection of the development of increasingly advanced educational technology, changes in learning from conventional learning approach to thematic learning implementation is an innovation process in learning as an improvement effort in improving education. Therefore, the implementation of thematic learning is an important aspect in the success of student learning, especially in improving students' learning arousal or student learning motivation. The method used is library research and the result is discussed descriptively. The application of thematic learning can foster student motivation. Students will pay more attention to the lesson. With the advantages of thematic learning, it is very suitable if thematic learning is a beacon in motivational growth, as thematic learning becomes the guidance in fostering student learning motivation.
Pola Asuh Orang Tua dalam Menstimulasi Kemandirian Anak Usia Dini Kartika, Aji Dinda Amelia; Malik, Lina Revilla; Saugi, Wildan
Southeast Asian Journal of Islamic Education Southeast Asian Journal of Islamic Education, Vol. 3(1), 2020
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sajie.v3i1.2919

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui bagaimana pola asuh orang tua dalam menstimulasi kemandirian anak usia dini di Mangkujenang Dalam Simpang Pasir Palaran, Samarinda. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 10 orang tua dan 10 anak. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan tringulasi sumber dan triangulasi metode. Tehnik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa orang tua di Mangkujenang Dalam, menggunakan pola asuh yang berbeda-beda dalam menstimulasi kemandirian anak, sebagai berikut: (1) Orang tua sangat dominan dalam mengambil keputusan dan aturan, Orang tua membuat peraturan secara sepihak tanpa melibatkan anak, Orang tua memiliki kontrol  yang ketat terhadap perilaku anak, dan Orang tua sering mengancam atau menghukum melalui lisan maupun fisik. Cara seperti ini merupakan ciri-ciri pola asuh otoriter. (2) Orang tua mendorong anak untuk membicarakan keinginan, cita-cita, dan kebutuhan anak, Orang tua berkerja sama dengan anak, Orang tua mengarahkandan membimbing anak, dan Orang tua tidak kaku terhadap kontrol anak. Cara seperti ini merupakan ciri-ciri pola asuh demokratis. (3) Orang tua memberikan kebebasan penuh pada anak dalam bertindak, Anak lebih mendominasi, Orang tua memiliki sikap bebas, Orang tua tidak membimbing dan mengarahkan anak. Cara seperti ini merupakan ciri-ciri pola asuh permisif.  Pola asuh demokratis, permisif dan otoriter bisa menstimulasi kemandirian anak. Pola asuh demokratis dan permisif lebih mendominasi dalam menstimulasi kemandirian anak dari pada pola asuh otoriter di Mangkujenang Dalam.
Strategi Komunikasi Kiai dalam Membangun Komitmen Guru di Pesantren Nabil Husein Samarinda Muadin, Akhmad; Zamroni, Zamroni
Southeast Asian Journal of Islamic Education Southeast Asian Journal of Islamic Education, Vol. 3(1), 2020
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sajie.v3i1.2890

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan pola komunikasi kiai dalam membangun komitmen guru di Pesantren Nabil Husein Samarinda. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Kiai di Pesantren Nabil Husein Samarinda telah berhasil menjalankan fungsi-fungsi kepemimpinan Pesantren khususnya dalam membangun komitmen guru. Hal tersebut dapat dicapai melalui strategi komunikasi edukatif-persuasif. Strategi komunikasi edukatif-persuasif dalam membangun komitmen guru di Pesantren Nabil Husein Samarinda dilakukan dengan empat (4) cara yaitu: Pertama, memanfaatkan kekharismatikan kiai, kiai dalam memberikan uswah (keteladanan) bagi guru dalam hal nilai-nilai spiritual, diantaranya dari hal adab, ibadah yang langsung dicontohkan oleh kiai. Kedua, guru di Pesantren memiliki komitmen terhadap pesantren karena melihat keluasan ilmu kiai lebih utama ilmu dalam bidang agama (tafaqquh fiddin) dan ilmu hikmah yang dimiliki  kiai. Ketiga, Kiai memotivasi guru untuk terus meningkatkan kompetensi melalui pendidikan, pelatihan, pembinaan, pengembangan karier dan lain-lain. Keempat, guru di Pesantren memiliki komitmen terhadap Pesantren karena melihat sikap  kiai serta kedekatan kiai dengan guru dan masyarakat Pesantren Nabil Husein Samarinda.
Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah dalam Rangka Peningkatan Prestasi Sekolah di MTs Al Muna Samarinda Sumaningsih, Sumaningsih
Southeast Asian Journal of Islamic Education Southeast Asian Journal of Islamic Education, Vol. 1(2), 2019
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sajie.v1i2.3253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) langkah kepala sekolah menyusun rencana kerja bersama dalam rangka peningkatan prestasi sekolah di MTs Al Muna Samarinda, (2) kegiatan kepala sekolah dalam dalam rangka peningkatan prestasi sekolah mengimplementasikan rencana kerja di MTs Al Muna Samarinda, (3) faktor yang mendukung dan menghambat kepala sekolah dalam memimpin MTs Al Muna Samarinda di Kota Samarinda. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sumber data adalah kepala sekolah, guru, staf, dan komite sekolah. Dalam penelitian kualitatif ini, peneliti menggunakan instrumen wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah Pertama, rencana kerja yang dilakukan kepala sekolah dalam manajemen berbasis sekolah terhadap peningkatan prestasi sekolah adalah kepala sekolah menyusun program sekolah yang berkaitan dengan komponen manajemen pendidikan yaitu bidang kurikulum, bidang kesiswaan, Staf TU, guru, bidang sarana dan bidang hubungan masyarakat. Proses penyusunan program tersebut memiliki tujuan utama untuk dapat mewujudkan Visi, Misi dan Tujuan Sekolah. Dalam pelaksanaan program MBS menekankan transparasi, partisipatif dan akuntabilitas untuk peningkatan prestasi sekolah. Kedua, implementasi yang dilakukan sekolah dalam manajemen berbasis sekolah terhadap peningkatan prestasi sekolah  adalah melakukan kegiatan kurikulum, kesiswaan, tata usaha, guru, sarana dan prasarana dan humas. Implementasi perencanaan kerja tersebut tidak terlepas dari keterlibatan semua unsur/komponen Team Work yang kompak dan transparan didalam setiap kegiatan untuk menunjukan adanya kepercayaan masyarakat kepada sekolah. Ketiga, Faktor Pendukung dan Penghambat kepemimpinan Kepala Sekolah. Faktor pendukung yang menonjol adalah dukungan guru. Dukungan guru tersebut merupakan kemampuan kepala sekolah dalam membentuk team work yang kompak dan transparan. Sedangkan faktor penghambatnya adalah kurangnya dukungan dari pihak sekitar sekolah dalam kegiatan ekstra kurikuler karena dianggap mengganggu.
Adaptasi Sosial-Religius Mahasiswa Muslim Kost dalam Meraih Prestasi Akademik dan Non Akademik Sukino, Sukino; Erwin, Erwin; Sulpriatni, Beno
Southeast Asian Journal of Islamic Education Southeast Asian Journal of Islamic Education, Vol. 3(2), 2021
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sajie.v3i2.3331

Abstract

Kajian ini membahas tentang proses sosio-religi mahasiswa muslim kost dalam meraih prestasi akademik dan non akademik. Prestasi merupakan manifestasi dari suatu totalitas kepribadian unggul pada seseorang yang dilalui dengan proses adaptasi. Mahasiswa kost merupakan komunitas yang dinilai banyak mengalami tantangan berat dalam lingkungannya seperti membangun keberanian mengatasi masalah, menyiapkan perlengkapan hidup sendiri serta kontrol diri yang tinggi. Untuk itu perlu melakukan proses adaptasi agar tujuan meraih prestasi akademik dan non akademik tercapai. Fokus kajian ini adalah menganalisis proses adaptasi sosio-religi mahasiswa muslim yang kost dalam meraih prestasi akademik dan non akademik. Pendekatan dalam kajian ini adalah kualitatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa di beberapa perguruan Tinggi di kota Pontianak. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan molel Miles & Huberman yakni koleksi data, kondensasi data, display data dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan pencapaian prestasi akademik dan non akademik mahasiswa muslim yang kost dilakukan melalui dua tindakan progresif. Pertama yaitu proses adaptasi sosio-religi yakni meningkatkan spiritualitas dengan ibadah dan internalisasi nilai-nilai ibadah sebagai kekuatan dalam menghadapi problem di lingkungan barunya. Kedua yaitu silaturahim dalam perspektif yang lebih luas yakni menjalin interaksi (komunikasi interpersonal dan komunal) yang dilandasi dengan sikap toleran, simpatik dan solidaritas yang tinggi sehingga mudah untuk mendapatkan modal sosial yang dapat dimanfaatkan untuk meraih prestasi.