cover
Contact Name
Southeast Asian Journal of Islamic Education
Contact Email
sajiejournal@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
sajiejournal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Southeast Asian Journal of Islamic Education
ISSN : 26215845     EISSN : 26215861     DOI : -
Core Subject : Education,
Southeast Asian Journal of Islamic Education (Online - ISSN: 2621-5861, Print - ISSN: 2621-5845) is an Islamic Education Journal published by Faculty of Education and Teacher Training of IAIN Samarinda, Indonesia. It is a peer-reviewed journal of Islamic Education, including: Teaching and Learning, English Language Teaching, Curriculum Development, Islamic Education, Indonesian Islamic Education and Education Management. The journal is published twice a year.
Arjuna Subject : -
Articles 55 Documents
Learning Model For Special Needs Children (ABK) in Inclusive Primary Schools Rahmawati, Indriana; Basith, Abdul; Toba, Rostanti
Southeast Asian Journal of Islamic Education Southeast Asian Journal of Islamic Education, Vol. 3(2), 2021
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sajie.v3i2.3354

Abstract

The learning process of students with special needs requires a model that adapts to the specificity of students. Therefore, the learning of students with special needs must be formulated by choosing the right model, so that the delivery of subject matter is well understood. So that education for students with special needs is met the same as students in general. This research was conducted to determine the learning model of students with special needs inclusive elementary schools in Gresik district, namely SDN 263 Gresik and SDN 13 Gresik. Data collection was carried out using interviews, observation, and documentation. There are seven primary data sources, including the head of the Gresik district resource center, the principal, the teacher in charge of the inclusion program, and the special companion teacher (GPK). The research was conducted for nine months, from July 2019 to April 2020. Qualitative was chosen as the research analyzer. The results of the study found that the use of the ABK learning model in the two schools is; a) Individual learning model, b) Pull out learning model or learning model in regular classes, c) Team teaching-learning model, d) Learning Model in the resource room, e) Modification of the learning curriculum.
Transmisi Nilai-Nilai Inklusif Melalui Character Building pada Mapel Sains di MI Islamiyah Bantul Wibowo, Tri
Southeast Asian Journal of Islamic Education Southeast Asian Journal of Islamic Education, Vol. 3(2), 2021
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sajie.v3i2.3487

Abstract

Ruang lingkup kajian riset ini ialah nilai-nilai inklusif yang diejawantahkan dalam nilai-nilai karakter bangsa yang berjumlah 18 nilai karakter hasil kajian empirik-sistematis dari Pusat Kurikulum Kemendiknas. Tujuan penelitian untuk mengetahui dan mengkaji transmisi nilai-nilai inklusif pada jenjang pendidikan dasar Islam (Madrasah Ibtidaiyah/MI) melalui character building dalam pembelajaran Sains studi kasus di MI Al Islamiyah Bantul, serta nilai-nilai inklusif yang ditransmisikan pada pembelajaran Sains melalui character building di MI Al Islamiyah Bantul. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif berkategori jenis riset lapangan (field research) dan pendekatan deskriptif kualitatif. Peneliti berposisi sebagai instrumen kunci dalam riset dengan proses mengambil sumber data dilakukan menggunakan teknik pengambilan sampel (purposive and snow ball sampling). Teknik pengumpulan data yang dipakai yaitu teknik observasi, teknik wawancara dan teknik dokumentasi. Hasil riset menunjukkan bahwa (1) transmisi nilai-nilai inklusif pada pendidikan dasar Islam (MI) melalui character building dalam kegiatan pembelajaran Sains di MI Al Islamiyah Bantul dilakukan melalui tiga tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap evaluasi dan tindak lanjut. (2) Nilai-nilai inklusif prioritas yang ditransmisikan dalam pembelajaran Sains melalui character building di MI Al Islamiyah Bantul terdiri atas nilai jujur, disiplin, toleransi, kerja keras dan tanggung jawab.
Ekologi Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMP Alam Banyuwangi Islamic School Utama, Mohamad Maulidin Alif; Rahmawati, Destiani; Niamullah, Muhammad; Jamil, Siti Nurlaeli
Southeast Asian Journal of Islamic Education Southeast Asian Journal of Islamic Education, Vol. 3(2), 2021
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sajie.v3i2.3516

Abstract

Krisis ekologi diyakini turut andil dalam hancurnya kelangsungan hidup manusia, yaitu suatu kondisi dimana sistem ekologi terganggu atau bahkan tidak seimbang. Melalui dunia pendidikan yang menumbuhkan karakter ekologis diharapkan dapat menjadi solusi atas fenomena tersebut. Tujuan Penelitian ini adalah mendeskripsikan penggunaan media ekologis pembelajaran di SMP Alam Banyuwangi Islamic School pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitiatif. Adapun hasil penelitian ini adalah penggunaan media ekologis pembelajaran di SMP Alam Banyuwangi Islamic School yaitu media grafis, media teks, teknologi, media lingkungan, dan media manusia. Interaksi ekologis peserta didik dengan media pembelajaran di SMP Alam Banyuwangi Islamic School yaitu interaksi yang berfungsi untuk menarik perhatian (atensi), interaksi yang berfungsi untuk merubah sikap (afektif), interaksi yang berfungsi untuk merubah pengetahuan (kognitif), interaksi yang berfungsi untuk kompensatoris, dan interaksi yang berfungsi untuk sustainability.
Advantages and Weaknesses of Online Lecturing During Covid 19 Outbreak in Indonesia: Students’ Perception Cahyadi, Ani
Southeast Asian Journal of Islamic Education Southeast Asian Journal of Islamic Education, Vol. 3(2), 2021
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sajie.v3i2.3552

Abstract

This study researches the advantages and weaknesses of applying online lecturing during the pandemic period. The purposes of this research are to describe the platforms and learning applications used by lecturer-students and the advantages and weaknesses in having online lecturing. This study used descriptive case study design with 117 participants. The samples were the Islamic University of Antasari Banjarmasin, the Islamic University of Walisongo Semarang, and the University of PGRI Semarang. The writer used data reduction, data display, and data conclusion. The writer analyzed the data used a tool of qualitative data namely ATLAS.TI8. The results of this research show that the applications in conducting the online lecture are; google classroom, zoom, google meet, LMS Post Graduate, Youtube, WAG, and telegram. The advantages are that online lecturing is easy to do anywhere and more flexible, it saves pocket money, energy, time and place, materials could be repeated and saved, it only takes short time and is also fun, paperless and timeless, no need to stay at the campus, and it saves the transportation fee. The weaknesses are the time is sometimes very limited and students’ quota is sometimes insufficient, the voice is unclear, the network is easy to trouble, there is no direct feedback and evaluation, it needs adequate smartphone and quota, it has more assignments and less discussion, and the materials are difficult to understand and too short explanation.
Efektivitas Metode Diskusi Berdasarkan Kepribadian Pada Masa Pandemi Fadil, Fuad; Afandi, Nur Kholik; Sukriyanto, Hanif; Yusuf, Taufan; Munirah, Munirah; Adawiyah, Rabiatul
Southeast Asian Journal of Islamic Education Southeast Asian Journal of Islamic Education, Vol. 3(2), 2021
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sajie.v3i2.3556

Abstract

Masa Pandemi Covid 19 berefek pada seluruh lini kehidupan, tidak terkecuali pendidikan. Hal ini menyebabkan proses pembelajaran hampir di seluruh sekolah menggunakan metode diskusi berbasis online. Penggunaan media pembelajaran atau aplikasi tatap muka, terkadang tidak memberikan hasil yang memuaskan terhadap siswa, dikarenakan kurangnya penyesuaian sistem pembelajaran terhadap siswa. Selain itu, siswa memiliki tipe kepribadian yang berbeda yang menyebabkan gaya belajar siswa menjadi lebih beragam. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kuantitatif yang lokasi penelitiannya berada di SMK Ketopong, Tenggarong dengan total partisipan berjumlah 64 siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tipe kepribadian siswa dan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan efektivitas metode diskusi secara daring pada tiap-tiap kepribadian siswa untuk pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Pengujian hipotesis dengan menggunakan analisis komparatif dua sampel independen (tak berkolerasi) atau uji beda (uji t – dua sampel). Hasil yang diperoleh berdasarkan pengujian ialah tidak adanya perbedaan efektivitas metode diskusi secara daring pada pembelajaran PAI berdasarkan tipe kepribadian siswa. Hasil analisis komparatif dua sampel independen (tak berkolerasi) atau uji beda (uji t – dua sampel), yang dibantu dengan IBM SPSS Statistic 22.0 For Windows, menunjukkan bahwa thitung sebesar -0,156. Jika dibandingkan dengan ttabel dengan perbandingan -ttabel  ttabel dan besar ttabel sebesar 1,99 maka dapat diperhitungan yaitu -1,199 . Berdasarkan perbandingan dan perhitungan tersebut maka H0 diterima, yaitu tidak ada perbedaan efektivitas metode diskusi secara daring pada pembelajaran PAI jika berdasarkan tipe kepribadian.
Strategi Pengoptimalan Suasana Religius di Sekolah: Studi Kasus SMP Plus Melati Samarinda Mahmud, Muchammad Eka
Southeast Asian Journal of Islamic Education Southeast Asian Journal of Islamic Education, Vol. 3(2), 2021
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sajie.v3i2.3566

Abstract

Pendidikan Agama Islam menghadapi berbagai tantangan dalam menciptakan iklim religius di sekolah, baik itu tantangan eksternal maupun internal. Oleh karena itu, perlu adanya solusi untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut yaitu melalui implementasi strategi pengoptimalan budaya religius di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk, strategi dan kebijakan pimpinan sekolah dalam pengoptimalan budaya religius di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Plus Melati Samarinda. Penelitian ini termasuk dalam penelitian lapangan (field work research) dengan desain penelitian kualitatif. Penelitian berlokasi di SMP Plus Melati Samarinda. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan teknik analisis data kualitatif model Miles dan Huberman yaitu kondensasi data, model data (data display), penarikan/verifikasi kesimpulan dan dipresentasikan dengan teknik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengoptimalan suasana religius di SMP Plus Melati Samarinda dengan membangun mindset seluruh civitas SMP Plus Melati Samarinda, membangun komitmen pimpinan, guru dan warga sekolah, melalui kebijakan strategis sejak awal berdirinya sekolah didesain untuk menciptakan lulusan yang berkualitas dan memiliki imtaq (perilaku religius) yang kuat, mewajibkan semua guru mata pelajaran untuk mengaitkan materi keagamaan dengan materi yang diajar, mewajibkan asrama, dan pendampingan siswa.
Inovasi Pembelajaran Aktif di Perguruan Tinggi : Studi Kasus di Institut Agama Islam Negeri Jember Mashudi, Mashudi
Southeast Asian Journal of Islamic Education Southeast Asian Journal of Islamic Education, Vol. 4(1), 2021
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sajie.v0i0.3765

Abstract

Pendidikan tinggi masih sering mendapatkan kritikan karena menerapkan pembelajaran yang terfragmentasi dari masalah kehidupan nyata. Sehingga perlu adanya pendekatan pembelajaran yang mampu menjembatani kesenjangan antara pendidikan di perguruan tinggi dengan praktik di kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran yang lebih luas tentang praktik inovasi pembelajaran di perguruan tinggi dengan mengidentifikasi potensi dan kelemahan, serta melakukan refleksi lebih lanjut untuk meningkatkan praktik pembelajaran di perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui teknik wawancara dan observasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data model Miles & Huberman, yaitu pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan metode pembelajaran yang diterapkan yaitu blended learning, pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran kooperatif dan/atau kolaboratif, penggabungan teknologi baru dan riset. Pembelajaran aktif dan inovatif berkontribusi pada pengembangan kreativitas, analisis kritis dan kemandirian dalam mencari pengetahuan yang sesuai dengan perkembangan zaman dan terus mengalami perubahan.
How To Be An Ideal Teacher? : A Content Analysis of Ki Hadjar Dewantara’s Thoughts Taufikin, Taufikin
Southeast Asian Journal of Islamic Education Southeast Asian Journal of Islamic Education, Vol. 4(1), 2021
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sajie.v0i0.3771

Abstract

The Industrial Revolution 4.0 era to the Society 5.0 era requires adaptation for the teacher’s competencies. So, the primary objective of this paper is to look into Ki Hadjar Dewantara's thoughts on the qualifications to be an ideal teacher. This study is a content analysis of Ki Hadjar Dewantara's thoughts regarding teachers. The result, according to Ki Hadjar Dewantara, suggests that education necessarily requires the presence of a teacher who meets comprehensive competency qualifications, particularly the exoteric/outer and esoteric/inner dimensions. Teacher has both physical (body) and intellectual (rationale) intelligence, while the esoteric dimension is a pure heart and noble character. A teacher's mandatory task is to educate in the three centers of education: family, school, and community, with comprehensive competencies should be introduced to the four teacher competencies (pedagogic, personality, professional, and social), and two dimensions competencies (esoteric and exoteric). So that teachers can recognize students with a noble character, an intelligent conscience, and are physically healthy in their daily lives.
أهداف تعليم اللغة العربية المستخدمة في المدرسة الإبتدائية الإسلامية الحكومية الأولى سمارندا Syarifaturrahmatullah, Syarifaturrahmatullah; Farida, Farida
Southeast Asian Journal of Islamic Education Southeast Asian Journal of Islamic Education, Vol. 1(2), 2019
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sajie.v1i2.3810

Abstract

Penelitian ini dilakukan atas dasar penambahan pemahaman pembaca tentang tujuan pembelajaran Bahasa Arab dan penambahan pengetahuan tentang Taksonomi Bloom, dengan narasumber utama salah satu guru di MIN 1 Samarinda, penelitian ini diharapkan dapat menjadi refrensi dalam kegiatan belajar mengajar dan menambah wawasan terkait tujuan pembelajaran dan Taksonomi Bloom. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tujuan pembelajaran Bahasa Arab yang digunakan guru bahasa Arab di MIN 1 Samarinda dan untuk mengetahui evaluasi tingkatan Taksonomi Bloom yang digunakan oleh guru pada tujuan pembelajarannya. Jenis dari penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan metode penelitian deskriptif evaluatif. Dengan sumber utama penelitian oleh guru mata pelajaran Bahasa Arab di MIN 1 Samarinda. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara, dokumentasi dan keabsahan data dengan triangulasi. Hasil dari penelitian ini adalah guru menerapkan tujuan pembelajaran Bahasa Arab sesuai dengan buku acuan guru. Termasuk didalamnya standar kompetensi, yang dispesifikan lagi menjadi kompetensi dasar dan indikator persubbab keterampilan bahasa Arab. Digolongkan menjadi tiga ranah taksonomi Bloom, tujuan pembelajaran yang digunakan guru di MIN 1 Samarinda pada aspek sikap yang terdiri dari lima tingkatan kemampuan mengembangkan emosi pada taksonomi Bloom, siswa diharapkan mampu mencapai hingga tingkat ketiga (Menghargai), pada aspek pengetahuan dalam taksonomi Bloom terbagi menjadi enam tingkatan, siswa diharapkan mampu mencapai pada tingkat ketiga (Mengaplikasikan), dan pada aspek keterampilan terdiri dari lima tingkatan kemampuan dalam teori taksonomi Bloom, tujuan yang diterapkan oleh guru siswa diharapkan mampu mencapai hingga tingkat kedua (Memanipulasi). Sedangkan menurut tingkatan kompetensi kurikulum 2013 yang terbagi menjadi enam tingkatan kemampuan, tujuan pembelajaran yang dilaksanakan di MIN 1 Samarinda pada mata pelajaran Bahasa Arab masuk pada tingkat kedua (jenjang kelas 4 MI) dan tingkat tiga (jenjang kelas 5 MI) dan didalamnya sudah mencakup tiga aspek pencapaian kemampuan. Penyebutan aspek pencapaian tujuan pada Kurikulum 2013 berbeda dengan Taksonomi Bloom, pada kurikulum 2013 dinamakan aspek sikap (spiritual dan sosial), aspek pengetahuan dan aspek keterampilan, sedangkan pada Taksonomi Bloom disebutnya dengan ranah afektif, ranah kognitif dan ranah psikomotorik.
الاستثناء في سورة الإسراء (دراسة تحليلية نحوية) Nurraqmi, Nurraqmi; Yamin, Muhammad
Southeast Asian Journal of Islamic Education Southeast Asian Journal of Islamic Education, Vol. 1(2), 2019
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sajie.v1i2.3811

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dari potensi al quran sebagai objek kajian dalam ilmu bahasa arab, seperti nahwu dan shorof. Penelitian ini bertujuan untuk mencari makna ististna’ dalam surat al isra. Peneliti mengunakan metode analisis yaitu meneliti kandungan isi dari nash-nash, artikel, dan buku-buku sehingga terkumpullah data dari literature tersebut. Peneliti mengumpulkan data dari kitab-kitab nahwu dan tafsir yang mempunyai keterkaitan dengan judul Hasil penelitian menunjukan bahwa ististna’ dalam surat al isra’ ada di 24 tempat. 20 ististna’ mufarrag, 3 manfi, dan 1 taam. Perbedaan yang terjadi dalam 3 hal ini adalah tergantung muttasil dan munqoti’ nya.