cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran
ISSN : 25499203     EISSN : 25499114     DOI : -
Core Subject : Education,
PEMBELAJAR menerbitkan hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh pakar, pendidik, ilmuan, dan praktisi pendidikan pada bidang Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Volume 5 Nomor 2 Oktober 2021" : 9 Documents clear
Hubungan Mastery Experience dan Adaptability Skill Terhadap Kesiapan Karir Sebagai Calon Guru di Era Revolusi Industri 4.0 Pada Mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang Mohammad Husein An Nabawi; Wahyu Sakti Gunawan Irianto; Yuni Rahmawati
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 5 Nomor 2 Oktober 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v5i2.16068

Abstract

Era revolusi industri 4.0 telah berdampak besar pada berbagai bidang, salah satunya adalah dunia pendidikan. Universitas Negeri Malang merupakan salah satu dari LPTK yang bertujuan menempa mahasiswa sebagai calon guru agar memiliki kapasitas yang mumpuni serta berkompeten di bidangnya. Mahasiswa sebagai calon guru ditunut mampu mempersiapkan karirnya dengan baik sehingga dapat menjadi guru yang profesional. Faktor yang dapat mempengaruhi kesiapan karir sebagai calon guru di era revolusi industri 4.0 (Y) adalah mastery experience (X1) dan adaptability skill (X2). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Deskripsi X1, X2, dan Y; (2) Hubungan X1 dengan Y; (3) Hubungan X2 dengan Y; dan (4) Hubungan X1 dan X2 dengan Y. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif korelasional. Sampel penelitian sebanyak 86 mahasiswa yang ditentukan dengan berpedoman pada teknik sampling jenuh. Variabel X1, X2, dan Y memiliki tingkat reliabilitas secara berurutan adalah 0.930, 0.957, dan 0.920. Secara berurutan nilai sumbangan efektif pada X1 dan X2 adalah 53,6% dan 18,3%. Secara berurutan nilai sumbangan relatif pada X1 dan X2 adalah 75% dan 25%. Kesimpulan hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu (1) X1, X2, dan Y dalam kategori tinggi; (2) terdapat hubungan positif dan signifikan antara X1 dan Y, X2 dan Y, dan X1 dan X2 secara simultan dengan Y.
Implementasi Program Literasi Dalam Intepretasi Novel Gadis Pantai Karya Pramoedya Ananta Toer Bagi Siswa Kelas XI Maria Saraswati Setyaningrum
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 5 Nomor 2 Oktober 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v5i2.17449

Abstract

Abstrak :  Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif adalah penelitian terhadap status, sikap, pendapat kelompok individu, perangkat kondisi dan prosedur, suatu sistem pemikiran atau peristiwa dalam rangka membuat deskripsi atau gambaran secara sistematik  dan analitik yang dapat digunakan untuk memecahkan suatu masalah aktual saat ini. Data yang bersifat deskriptif dapat dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi. Penelitian tentang sejauh mana siswa memahami buku yang dibaca dapat diketahui bahwa melalui program literasi. Melalui penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa siswa kelas X IPA dan IPS memunyai beberapa perbedaan saat mereka membaca dan memahami isi buku yang dibaca selama kegiatan literasi. Secara keseluruhan, siswa kelas X IPA maupun IPS telah memunyai bekal kosakata secara umum dan mereka menuliskan kosakata baru yang dijumpai selama membaca novel sastra. Dalam hal ini dapat diartikan bahwa para siswa memunyai niat untuk terbuka terhadap pengetahuan baru, yaitu kosakata baru. Dalam hal durasi waktu membaca, terdapat perbedaan antara siswa kelas X IPA dan siswa kelas X IPS. Siswa kelas X IPS membutuhkan waktu lebih lama untuk membaca dibandingkan siswa kelas X IPA. Perbedaan durasi waktu yang dibutuhkan oleh para siswa berpengaruh pada saat siswa diminta mencerita ulang isi buku yang baca secara lisan.  Kata kunci: literasi, pemahaman, bacaan, tingkat keberhasilan  Abstract :  This research is a qualitative descriptive study. Descriptive research is research on the status, attitudes, opinions of individuals or groups, sets of conditions and procedures, a system of thoughts or events in order to make descriptions or images systematically and analytically that can be used to solve an actual current problem. The researcher uses research questions that will be answered after the analysis has been carried out in order to draw a further conclusion. Descriptive data can be collected through questionnaires, interviews, and observations. The research on the extent to which students understand the books they read can be seen through literacy programs. Through this research, it can be concluded that X Science and Social students have several differences when they read and understand the contents of the books during literacy activities. Overall, X science and social students have a general vocabulary bank and they write down new vocabulary they encounter while reading literary novels. In this case, it can be interpreted that students have the intention to be opened to new knowledge, namely new vocabulary. In terms of the reading duration, there is a difference between X Science students and X Social students. X Social students take a longer time to read than X Science students. The difference in the duration required by students has an effect when the students are asked to retell the contents of a book they read orally. Keywords: literacy, comprehension, reading, level of success.
Pemahaman Konsep Karakter Tanggung Jawab pada Mahasiswa PPKn FKIP UAD Wiwik Okta Susilawati; Olga Frida Zwastikawati
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 5 Nomor 2 Oktober 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v5i2.17724

Abstract

This study aims to determine the overall understanding of the concept of responsibility in students. This type of research is quantitative research. The research sample consisted of 51 students, who came from active students of the PPKn FKIP UAD class of 2012-2014 who had taken the Ethics course. Data collection was carried out through multiple choice test instruments. Before being used for research, the test instrument has been tested for validity and reliability first. The data analysis method used is descriptive statistical analysis. These results were obtained from one aspect, namely understanding the concept of responsibility for students. This aspect has a good tendency with the following descriptions: Interpreting responsibility (62.5%), exemplifying the attitude of responsibility (75.5%), classifying the kinds of responsibilities (57%), summarizing the indicators of responsibility (77.5 %), summed up the equations of personal, social, and responsibility towards God (63%), compared personal, social, and responsibility towards God Almighty (82%) and explained the concept of responsibility (39%).
Gambaran Kualitas Pembelajaran Daring, Pelayanan Akademik, dan Tingkat Kepuasan Mahasiswa di Masa Pandemi COVID-19 Dita Agustia; Abdul Aziz Hakim; Anindya Mar’atus Sholikhah; Ratna Candra Dewi; Nanda Rimawati
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 5 Nomor 2 Oktober 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v5i2.16064

Abstract

This research aims to evaluate the online lecture process during the pandemic period, as well as measure the level of student satisfaction towards the implementation of online lectures at the Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Surabaya. This research was descriptive study with a survey research model. Sample withdrawal was done by purposive sampling method, which determines the class of 2017- 2020 as a research respondent. The student assessment and satisfaction questionnaire were measured using the Likert scale with alternative answers 1 (dissatisfied) to 4 (very satisfied). The data was descriptively analyzed and bivariate using independent t-test and Anova one way tests. A total of 50.5% of students have a  good internet conditions. Lack of concentration is the most common problem (28.1%). The next problem is more lectures give students many assignments (17.6%). Overall, students' assessment of the online lecture process during the COVID 19 pandemic was good, While the level of student satisfaction with online lectures in the faculty of sports science is in the satisfied category. This result will be evaluated for lecturers and education personnel to continuously improve the quality of service to students.
Model Pembelajaran SCL (Student Center Learning) pada Siswa Lamban Belajar (Slow Learner) Sekolah Menengah Pertama Alexius Andiwatir; Florianus Aloysius Nay; Rudobertus Talan
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 5 Nomor 2 Oktober 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v5i2.19595

Abstract

SCL (Student Center Learning) merupakan salah satu model pembelajaran yang memberikan acuan untuk melibatkan peserta didik dalam kegaiatan pembelajaran.Model ini memberikan kesempatan kepada anak untuk mengenal potensi diri dan mampu menggali dan menemukan pengetahuan yang dimilikinya.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model pembelajaran SCL (Student Center Learning) yang diterapkan bagi anak lamban belajar (slow learner). Aspek yang diteliti meliputi model pembelajaran yang diberikan oleh guru dan pelaksanaannya dalam pembelajaran serta hasil belajar anak lamban belajar (slow learner). Metode penelitian ini menggunakan instrument identifikasi untuk mengungkapkan masalah belajar siswa , kesulitan yang dialami, dan tindakan – tindakan yang telah diusahakan oleh guru dengan acauan teori Konstruksivisme. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus intrinsik. Subjek penelitan terdiri dari dua guru mata pelajaran yaitu, Matematika dan IPA Terpadu. Berdasarkan hasil penelitaian pada subjek – subjek tersebut, disimpulkan bahwa model pembelajaran SCL yang diterapkan untuk membantu meningkatkan hasil belajar siswa slow learners adalah Metode Cooperative Learning.
Pengaruh Evaluasi Pembelajaran Daring Terhadap Motivasi Belajar Siswa SMK Yadika 13 Dalam Masa Pandemi Ananda Prasetyani; Nabila Tiara Putri; Sry Retnayu; muhammad Azka Hambali; Hadid Maslahat; Rihan hanafia
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 5 Nomor 2 Oktober 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v5i2.18251

Abstract

Ditemukan suatu virus yang dinamakan virus COVID-19 (Corona Virus Desease 2019) di kota Wuhan, China. Virus ini merupakan virus yang belum pernah ditemukan sebelumnya dan belum ditemukan pula penawarnya. Pemerintah memutuskan untuk menerapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) guna memutus rantai virus covid-19 yang dapat dengan mudah menyebar lewat kerumunan. diantara nya yang terkena dampak nyata dari pandemic covid-19 ini ialah sektor Pendidikan , Pendidikan Indonesia di pertengahan bulan maret mulai memberlakukan PJJ ( Pembelajaran Jarak Jauh) yang mengharuskan tiap guru atau pengajar dan siswa untuk tetap tinggal dirumah. Evaluasi pembelajaran yang dilakukan oleh SMK Yadika 13 Bekasi dilakukan dengan tes tulis yang berisikan kumpulan soal terdiri dari essay dan pilihan secara daring yang dilakukan di media yang dibuat oleh SMK Yadika 13 Bekasi yakni E-learning.  Penilitian ini menggunakan metode campuran yang merupakan gabungan antara metode kuantitatif dan juga metode kualitatif. Penggunakan metode campuran ini bertujuan agar bisa mendapatkan gambaran yang luas dari berbagai sudut pandang mengenai permasalahan yang sedang diteliti. Penilitian ini dilakukan dengan beberapa teknik pengumpulan data yang dilakukan, diataranya adalah menggunakan metode observasi, metode dokumentasi, dan metode wawancara.
Teknik Deep Breathing Relaxation Untuk Menurunkan Kecemasan Pada Mahasiswa Saat Bimbingan Skripsi Nurhidayah Usman; Widyastuti Widyastuti; Ahmad Ridfah
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 5 Nomor 2 Oktober 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v5i2.19411

Abstract

Mahasiswa yang sedang menyusun skripsi seringkali mengalami kecemasan saat akan mengonsultasikan skripsi dengan dosen pembimbing, sehingga penting untuk dilakukan intervensi untuk menurunkan kecemasan mahasiswa agar tidak  menghambat komunikasi dengan dosen pembimbing dan penyelesaian skripsi mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas deep breathing relaxation untuk menurunkan tingkat kecemasan pada mahasiswa bimbingan skripsi. Partisipan dalam penelitian ini adalah empat orang mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan UNM yang sedang bimbingan skripsi. Desain yang digunakan pada penelitian ini yaitu single case experimental design. Pelatihan dilakukan secara e-learning melalui aplikasi google meet. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Kecemasan Bimbingan Skripsi yang disusun berdasarkan aspek-aspek yang dikemukakan oleh Calhoun & Acocella dengan nilai reliabilitas sebesar 0,944. Metode analisis yang digunakan adalah visual inspection; analisis kualitatif diperoleh berdasarkan wawancara dan daily record partisipan. Hasil analisis kuantitatif menggunakan grafik visual inspection menunjukkan adanya penurunan skor kecemasan partisipan sebelum dan sesudah pelatihan. Berdasarkan analisis tersebut diperoleh kesimpulan bahwa terjadi penurunan tingkat kecemasan pada partisipan sebelum dan sesudah. Teknik deep breathing relaxation efektif digunakan untuk menurunkan kecemasan mahasiswa bimbingan skripsi.
Menanggulangi Dekadensi Moral Generasi Z Akibat Media Sosial Melalui Pendekatan Living Values Education (LVE) leli patimah; Yusuf Tri Herlambang
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 5 Nomor 2 Oktober 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v5i2.18359

Abstract

Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dibidang informasi seperti media sosial menjadi problematika baru. Ketidaksiapan masyarakat khususnya generasi z  terhadap arus perkembangan tersebut menimbulkan distorsi perilaku, perbuatan serta akhlak seperti bullying, pergaulan bebas, pencurian, tawuran, miras dan narkoba, social media anxiety sampai pada kasus kematian akibat kekerasan. Hal tersebut merupakan gejala dari dekadensi moral yang banyak menyelimuti kalangan generasi z di Indonesia. Guna menanggulangi permasalahan tersebut living values education muncul sebagai salah satu pendekatan yang bisa digunakan oleh para pendidik, orangtua ataupun fasilitator yang bertujuan untuk meminimalisir dekadensi moral yang semakin hari semakin memprihatinkantan. Living values education menekankan pada pencarian makna hidup seseorang untuk lebih bernilai serta mengembangkan potensi agar menjadi manusia berkualitas dan menumbuhkan nilai – nilai kemanusiaan.
Pemerolehan Kanji Bahasa Jepang bagi Pengajar dan Pembelajar Non-Kanji: Studi Tentang Beliefs dan Strategi Belajar Dian Bayu Firmansyah; Eko Kurniawan; Ita Fitriana
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 5 Nomor 2 Oktober 2021
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v5i2.20100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti tentang beliefs dan strategi belajar-mengajar dari pengajar dan pembelajar Bahasa Jepang yang tidak memiliki latar belakang budaya huruf kanji. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif, dengan pendekatan kuantitatif untuk proses pengolahan data. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket tertutup, dengan skala penilaian Lickert-scale dan pengolahan data dilakukan dengan menggunakan aplikasi statistik. Responden dalam penelitian ini yaitu pengajar dan pembelajar Bahasa Jepang yang tidak memiliki latar belakang budaya huruf kanji. Dari hasil penelitian diketahui bahwa terdapat korelasi positif antara beliefs pembelajar dan pengajar dalam pembelajaran kanji, yang menunjukkan bahwa materi kanji walaupun dianggap sulit, tetapi tetap dapat dikuasai dengan bantuan metode ajar yang variatif dari pengajar. Penelitian ini juga menemukan bahwa banyak metode belajar-mengajar yang telah dilakukan, untuk menemukan metode yang paling efektif dalam mempelajari dan menguasai materi kanji. Peran pengajar dalam menciptakan lingkungan belajar yang memudahkan pembelajar untuk menguasai mater kanji juga sangat vital, sehingga perlu terus didorong untuk melakukan perbaikan-perbaikan dalam hal penggunaan metode pengajaran terbaru.  This study examines Japanese teachers beliefs and teaching strategies and learners who do not have a kanji cultural background. The method used in this study is the descriptive method, with a quantitative approach to the data processing process. The research instruments used are closed questionnaires, with Lickert-scale assessment scales and data processing carried out using statistical applications. Respondents in this study were Japanese teachers and learners who did not have a kanji cultural background. The study results show that there is a positive correlation between the beliefs of learners and teachers in kanji learning, which shows that kanji material, although considered difficult. However, Japanese learners can still master it with the help of varied teaching methods from teachers. The study also found that teachers have developed many teaching and learning methods to find the most effective ways of studying and mastering kanji material. Teachers' role in creating a learning environment that makes it easier for learners to master mater kanji is also vital, so it is necessary to continue to be encouraged to make improvements in terms of the use of the latest teaching methods.

Page 1 of 1 | Total Record : 9