cover
Contact Name
Didik Supriyanto
Contact Email
didiksupriyanto21@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmodeling@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI
ISSN : 24423661     EISSN : 2477667X     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,344 Documents
Evaluasi dan Penguatan Kebijakan Riset Sosial Humaniora di UPM Soshum ITS Surabaya Wahyuddin Wahyuddin; Choirul Mahfud; Soedarso Soedarso; Zainul Muhibbin
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 3 No 2 (2016): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.539 KB)

Abstract

Terhitung mulai tahun 2017, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH). Dalam konteks ini, perlu dan penting untuk dievaluasi dan dibahas lebih lanjut bagaimana potret sesungguhnya (das sollen) dan seharusnya (das sein) mengenai kebijakan riset agama, sosial humaniora dan sumber daya manusia di UPT Soshum ITS agar selalu sesuai harapan, kepentingan dan kebutuhan kampus ITS PTNBH untuk menjadi bagian world class university. Oleh karena itu, kajian ini fokus pada permasalahan tentang kebijakan riset sosial humaniora dan sumber daya manusia di UPT PMK Soshum ITS Surabaya. Penelitian ini ditulis dengan menggunakan data kualitatif yang bersumber pada referensi dan literatur buku, berita, jurnal dan opini di media massa serta sumber lain yang relevan dalam penelitian ini. Penelitian ini memfokuskan pada pertanyaan-pertanyaan penting berikut ini: Pertama, apa dan bagaimana kebijakan riset sosial humaniora dan sumber daya manusia di UPT PMK Soshum ITS Surabaya menuju world class university? Kedua, bagaimana faktor pendukung dan penghambat kebijakan tentang riset sosial humaniora dan sumber daya manusia di UPT PMK Soshum ITS Surabaya? Ketiga, apa solusi dan rekomendasi kebijakan tentang riset sosial humaniora dan sumber daya manusia di UPT PMK Soshum ITS Surabaya menuju world class university?
Hubungan Metode Bermain, Cerita, dan Menyanyi (BCM) dengan Prestasi Belajar Siswa SD menurut Persepsi Mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Purniadi Putra
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 4 No 2 (2017): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.48 KB)

Abstract

The use of play methods, stories and singing (BCM) is expected to be easily understood and can increase the child's motivation for the child to get a good achievement. In line with this statement that one way to move the child's achievement is to create a fun learning condition because if the child is happy with the lesson they are going through then their children get a good achievement. This research method using quantitative research. Research location in UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. The results describe the amount of variance that can be explained by the fakor formed in each variable. The value of communalities for the play method is 0.979 means that 98% of the factors formed are able to explain the variance of the facility attributes that support the singing method. Communalities for the story method variable is 0.719 meaning that 79% of the factors formed are able to explain the variance of the facility attributes that support the story method, and for the singing method variable is 0.60 means that 60% of the factor is able to explain the variance of the attribute that supports the singing method.
Analisis Wacana Kritis Model Teun A. Van Dijk “Siswa Berprestasi Jadi Pembunuh” Nurul Musyafa'ah
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 4 No 2 (2017): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.786 KB)

Abstract

Discourse analysis is a study that examines or analyzes the language used by nature, both in written and spoken from. By analysis a discourse, easily we known the ideology that is hidden behind the text of a news. In this discourse analysis will reveal some questions 1. How the process of critical analysis discourse from a news? 2. How does the context of news discourse of criminality “Student Achievement be a killer” in theory Van Dijk? This study is qualitative descriptive research with basic research using the method of critical discourse analysis Teun Van Dijk. Descriptive data are collected in the form words, images, and not numbers. Therefore the research report will contained the data to illustrated the presentation of the report. The result of this discussion is by using discourse analysis is able to maintain security and orderliness country so that not easily provoked by a news before further analyze the purpose of such report and compare it to the news published by other media, in this problem can conclude that the news that published by kompas is trying to accentuate the perpetrator by giving describe in each of what is there have a connection with him.
Integrasi Higher Order Thinking Skill (HOTS) dengan Model Creative Problem Solving Abd Hamid Wahid; Rizka Afkarina Karimah
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 5 No 1 (2018): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.284 KB)

Abstract

Creative Problem Solving (CPS) becomes one of alternatives for educators to develop HOTS. It is because CPS is a learning model centered on problem-solving skills, followed by strengthening the creativity and thinking skill of learners to master high-level thinking skills. This study discussed the integration of higher order thinking skill (HOTS) through creative problem solving (CPS). This research used qualitative method of case study type with the site of Madrasah Tsanawiyah Nurul Jadid Paiton Probolinggo. It focused on fiqih subject. The result showed that there is an increasing of students 'learning motivation, the increasing of students' learning interest and the process of teaching and learning is very fun to create joyful learning.
Manajemen Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Akhmad Sirojudin
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 6 No 2 (2019): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.537 KB) | DOI: 10.36835/modeling.v6i2.162

Abstract

Madrasah mulai didirikan dan berkembang pada abad ke 5 H atau abad ke-10 atau ke-11 M. pada masa itu ajaran agama Islam telah berkembang secara luas dalam berbagai macam bidang ilmu pengetahuan, dengan berbagai macam mazhab atau pemikirannya. Pembagian bidang ilmu pengetahuan tersebut bukan saja meliputi ilmu-ilmu yang berhubungan dengan al-Qur’an dan hadis, seperti ilmu-ilmu al-Qur’an, hadits, fiqh, ilmu kalam, maupun ilmu tasawwuf tetapi juga bidang-bidang filsafat, astronomi, kedokteran, matematika dan berbagai bidang ilmu-ilmu alam dan kemasyarakatan.[1] Aliran-aliran yang timbul akibat dari perkembangan tersebut saling berebutan pengaruh di kalangan umat Islam, dan berusaha mengembangkan aliran dan mazhabnya masing-masing. Maka terbentuklah madrasah-madrasah dalam pengertian kelompok pikiran, mazhab atau aliran. Itulah sebabnya sebahagian besar madrasah didirikan pada masa itu dihubungkan dengan nama-nama mazhab yang masyhur pada masanya, misalnya madrasah Syafi’iyah, Hanafiyah, Malikiyah atau Hanbaliyah. Berdasarkan keterangan di atas, jelaslah bahwa penggunaan istilah madrasah, sebagai lembaga pendidikan Islam maupun sebagai aliran atau mazhab bukanlah sejak awal perkembangan Islam, tetapi muncul setelah Islam berkembang luas dan telah menerima pengaruh dari luar sehingga terjadilah perkembangan berbagai macam bidang ilmu pengetahuan dengan berbagai macam aliran dan mazhabnya. Pada awal perkembangan Islam, terdapat dua jenis lembaga pendidikan dan pengajaran, yaitu kuttab yang mengajarkan cara menulis dan membaca al-Qur’an, serta dasar-dasar pokok ajaran Islam kepada anak-anak yang merupakan pendidikan tingkat dasar. Sedangkan masjid dijadikan sebagai tingkat pendidikan lanjutan pada masa itu yang hanya diikuti oleh orang-orang dewasa. Dari masjid-masjid ini, lahirlah ulama-ulama besar yang ahli dalam berbagai ilmu pengetahuan Islam, dan dari sini pulalah timbulnya aliran-aliran atau mazhab-mazhab dalam berbagai ilmu pengetahuan, yang waktu itu dikenal dengan istilah “madrasah”. Kegiatan para ulama dalam mengembangkan ajaran Islam di tengah-tengah masyarakat Islam maju dengan pesatnya, bahkan dari satu periode ke periode berikutnya semakin meningkat.
Reward dan Punishment bagi Pengembangan Kecerdasan Emosional Anak Usia MI Ni'mah Afifah
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 4 No 2 (2017): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.206 KB)

Abstract

Masa anak adalah masa yang sangat signifikan dalam menentukan perkembangan kehidupannya di kemudian hari. Kecerdasan emosional menjadi sangat signifikan untuk diperhatikan dalam masa tumbuh kembang anak utamanya semakin diperkuat dengan fenomena pada masa ini, dimana angka statistik degradasi moral dan stress pada anak melonjak drastic .Salah satu metode untuk mengoptimalkan kecerdasan emosi anak adalah metode pemberian reward (ganjaran) dan punishment (hukuman). Persoalan timbul ketika dalam pemberian reward dan punishment, para pendidik tidak menerapkan dengan semestinya. Tidak jarang terjadi ketidakefektifan metode tersebut bagi pengembanganEQ anak. Terdapat asumsi ibarat pemberian obat, terkadang terjadi salah dosis, ataupun penyamarataan dosis pada setiap anak. Sehingga penerapan reward dan punishment yang diharapkan akan memunculkan perubahan perilaku yang semakin positif, termasuk semakin cerdas dalam mengelola emosi, justru menghasilkan perilaku sebaliknya. Penelitian ini ingin menelitilebih jauh bagimana peran metode Reward dan punishment dalam pengembangan kecerdasan anak, khususnya dalam aspek kecerdasan emosional anak usia MI. Juga meneliti bagaimana indikasi indikasi yang harus dipenuhi dalam penerapannya kepada anak usia MI.
Improving Ability to Memorize Mufradat Arabic with Snakes and Ladders Game Media in Class IV Elementary School Bustanul Ulum Batu City Devi Wahyu Ertanti
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 5 No 1 (2018): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1112.083 KB)

Abstract

Selection and proper use of media in the learning process can build the student's character and determine the achievement of student learning goals. The ladder snake game media is an innovative media development used to stimulate students' ability to memorize, remember, and understand the learning topics being studied. This study applies an interesting and meaningful learning media for learners, with the application of play based media while learning can stimulate students in memorizing Arabic mufrodat with more fun. This research is a qualitative research with type of PTK which is implemented with several cycles. Data collection techniques used were observation, interview, documentation and test instruments (pre-test and post-test). Result of the research: (1) learning activity was carried out in two cycles, with the result of the students learning on average got 87,2 in cycle II; (2) game media of snake ladder can improve the ability of Arabic mufrodat memorization with student mastery 70,5% in cycle I increase to 88% in cycle II.
Pembelajaran Bahasa Arab dengan Menggunakan Model Cooperative Learning Ida Miftakhul Jannah
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 5 No 1 (2018): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.52 KB)

Abstract

Teaching and Learning is an activity which there are two subjects “Teachers and Learners”, and it is a systematic and systemic activity. Teacher's duty is to manage the learning effectively, efficiently and positively, which is characterized by the existence of active awareness and involvement between two subjects, so that will create learning society. The teaching and learning process requires the creativity of teachers in organizing and implementing learning well. Therefore, teachers must master many models, strategies and learning methods of Arabic language, so the teaching and learning runs effectively, efficiently and fun. Cooperative learning is one of the teaching and learning models that can be applied in the process of Arabic Teaching and learning in the classroom, and it is a form of learning by way of learners learn and work in small groups collaboratively, whose members consist of four to six peoples with a structure groups that are hiterogenic. There are several types of cooperative learning models, these types can be implemented in Arabic teaching and learning, namely Student Team Achievement Division (STAD), Jigsaw, Think Pair Share (TPS) and Team group turnamens (TGT).
Pengaruh Tawakal terhadap Pencarian Rezeki sebagai Guru Muhammad Syahrul Munir
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 5 No 1 (2018): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.85 KB)

Abstract

Profession of teacher do not make as a basical subject of livelihood. But must be consciously that teach as a obligation to channel of knowledge. Because of that, this papper research have a tawakal implanted in a teacher attitude? Which their attitude dominated by sincerity. This research used method of qualitative research with psychology approach. This research found that tawakal still dominate of teacher attitude, although sometime there are feeling unsincerity and unsatisfaction with their wage.
Analisis Ketepatan Penggunaan Imbuhan Ke-An dan Imbuhan di- Pada Karangan Eksposisi Tuti Masitoh
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 5 No 1 (2018): Maret
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.146 KB)

Abstract

Tulisan ini berisi ringkasan hasil penelitian yang berusaha mengungkapkan analisis ketepatan penggunaan imbuhan ke-an dan imbuhan di- pada karangan eksposisi. Jenis penelitian ini tergolong deskriptif. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas X Madrasah Aliyah Negri 1 Garut tahun ajaran 2009-2010. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik analisis kualitatif yaitu teknik yang berhubungan dengan kualitas atau kemampuan dalam menulis karangan eksposisi. Pengolahan data dilakukan dengan cara menganalisis seluruh karangan yang dibuat siswa kelas x mulai dari membaca karangan, meneliti, menggaris bawahi, menghitung jumlah imbuhan ke-an dan imbuhan di-serta menganalisis ketepatan dan tidaktepatan pada karangan eksposisi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penguasaan kemampuan menggunaan imbuhan ke-an dan imbuhan di- pada karangan eksposisi siswa kelas X MAN 1 Garut tergolong cukup baik, dalam menggunaakan imbuhan ke-an dan imbuhan di- pada karangan eksposisi. Dengan kata lain, jika sering mengasah keterampilan menulis, maka tingkat kesalahan akan semakin berkurang.

Page 7 of 135 | Total Record : 1344